cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS PENYEBARAN UMKM KULINER BERBASIS WEB DI KELURAHAN TANAH SEREAL JAKARTA BARAT Lewenusa, Irvan; Leonardo
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27374

Abstract

Kelurahan Tanah Sereal Jakarta Barat sebagai salah satu wilayah perkotaan yang padat penduduk, memiliki potensi besar dalam sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satu bidang yang berpotensi berkembang pesat adalah usaha kuliner. Pada saat ini, Kelurahan Tanah Sereal belum memiliki sistem yang mampu memberikan informasi yang ditampilkan secara spasial mengenai pesebaran lokasi UMKM. Hal ini berakibat pertumbuhan bisnis kuliner seringkali terhambat karena kurangnya aksesibilitas informasi terkait sebaran usaha dan preferensi konsumen. Untuk mengatasi hambatan ini, penggunaan Sistem Informasi Geografis (SIG) dianggap sebagai solusi yang nantinya dapat memberikan informasi yang dapat dijadikan bahan pertimbangan yang tepat dalam menentukan kebijakan yang berkaitan dengan pertumbuhan UMKM di Kelurahan Tanah Sereal, fokus utamanya adalah membangun alat yang dapat membantu pemerintah setempat, pelaku bisnis, dan masyarakat dalam mengambil keputusan yang lebih baik terkait pengembangan UMKM seperti pengadaan pelatihan usaha, pemberian modal usaha, pelacakan tren konsumen dan pemahaman mendalam tentang dinamika pasar lokal. Pendekatan ini didasarkan pada Upaya meningkatkan keterlibatan Masyarakat dalam pengelolaan informasi yang relevan untuk perkembangan ekonomi lokal. Dalam kegiatan pengabdian kepada Masyarakat (PKM), tim akan mengembangkan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk Kelurahan Tanah Sereal yang dapat memfasilitasi pemetaan penyebaran UMKM Kuliner dan memberikan akses informasi kepada masyarakat setempat yang berencana membangun bisnis UMKM kuliner atau mencari informasi tempat kuliner diwilayah Tanah Sereal Jakarta Barat.
PROGRAM PENDAMPINGAN DINAMIKA ORGANISASI DAN NEGOSIASI BISNIS PRODUK OLAHAN MAWAR MASYARAKAT SAPUANGIN Wintriarsi, Debora; Nila Sari, Nadia; Suprapto, Budi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27389

Abstract

Sapuangin is an area in the Klaten region, Central Java. As an area around Mount Merapi National Park, Sapuangin is famous for its potential for rose plants, which can grow well in people's homes. Although roses can be marketed as flowering plants, seasonal and unpredictable events unfortunately mean this potential cannot be maximized. The Community Service Team from the Faculty of Techn biology, Faculty of Industrial Engineering, and Faculty of Business and Economics, Universitas Atma Jaya Yogyakarta, were working together to assist the community by giving training on processing various products made from roses as well as counseling on effective marketing strategies. Furthermore, the Team observed a need for a better understanding of organizational dynamics and negotiation skills. The Role-Playing method was used to provide an understanding of the more professional management of the processed rose flower product business. Meanwhile the survey method was used to determine the input and level of residents' knowledge regarding the material provided. A number of residents were gathered and given their respective roles according to the sections often found in Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs). After understanding their roles, the Team provides scenarios and directs residents to interact and negotiate between units. The results that can be observed are that some residents still experience difficulties in carrying out professional interactions due to the high level of interpersonal relationships that exist between residents. From these results, the Team provided counseling regarding the importance of understanding roles in business organizations, as well as the basics of the negotiation process. Due to this Role Playing and Counseling activity, residents felt helped and increased their confidence in running a rose processing business for the wider community. ABSTRAK Sapuangin merupakan suatu kawasan di wilayah Klaten, Jawa Tengah. Sebagai kawasan di sekitar Taman Nasional Gunung Merapi, Sapuangin terkenal dengan potensi tanaman bunga mawar, yang dapat tumbuh subur di rumah warga. Meskipun bunga mawar dapat dipasarkan sebagai bunga tabur, namun peristiwa musiman dan tidak menentu membuat potensi tersebut tidak dapat dimaksimalkan. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Fakultas Teknobiologi, Fakultas Teknik Industri, dan Fakultas Bisnis dan Ekonomika Universitas Atma Jaya Yogyakarta bekerja sama untuk memberikan pendampingan berupa pelatihan pengolahan berbagai produk berbahan utama bunga mawar hingga penyuluhan strategi pemasaran yang efektif. Lebih lanjut, situasi yang berhasil diobservasi oleh Tim adalah kurangnya pemahaman mengenai dinamika organisasi serta kemampuan negosiasi. Metode Role Playing digunakan untuk memberi pemahaman pengelolaan bisnis produk olahan bunga mawar yang lebih professional. Sementara itu metode survei digunakan untuk mengetahui masukan dan tingkat pemahaman warga pada materi yang diberikan. Sejumlah warga dikumpulkan dan diberi peran masing-masing sesuai dengan bagian yang sering ditemui di dalam Usaha Mikro kecil dan Menengah (UMKM). Setelah memahami perannya, Tim memberi skenario dan mengarahkan warga untuk melakukan interaksi dan negosiasi antar bagian. Hasil yang dapat diamati adalah sebagian warga masih mengalami kesulitan untuk melakukan interaksi secara professional, karena tingginya hubungan antar personal yang ada di antara warga. Dari hasil tersebut, Tim memberikan penyuluhan mengenai pentingnya memahami peran dalam organisasi bisnis, serta dasar-dasar proses negosiasi. Atas aktivitas Role Playing dan Penyuluhan ini warga merasa terbantu dan meningkatkan kepercayaan diri untuk menjalankan bisnis hasil olahan bunga mawar kepada masyarakat luas
PENCEGAHAN DIABETES MELALUI PEMERIKSAAN GULA DARAH DAN KONSELING PADA MASYARAKAT DEWASA USIA PRODUKTIF DI JAKARTA BARAT Santoso, Alexander Halim; Rumawas, Marcella E.; Limanan, David; Akhmad, Fariz Azril Khaidar; Putra, Heri Yanto; Marcellino, Marcellino; Teguh, Stanislas Kotska Marvel Mayello
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27412

Abstract

Diabetes mellitus (DM) is a chronic metabolic disorder characterized by persistent hyperglycemia due to impaired insulin secretion (type 1 DM), or due to resistance to insulin in peripheral tissues (type 2 DM). According to the International Diabetes Federation (IDF), in 2021, around the world there will be around 537 million adults (20-79 years) living with diabetes. The number of people with diabetes is projected to increase to 643 million by 2030 and 3 in 4 adults with diabetes live in low- and middle-income countries. Routine health checks are recommended because early detection of risk factors can help take proactive steps to prevent or delay type 2 diabetes. Tomang Village is a sub-district under the Faculty of Medicine, University Tarumanagara. Based on previous community service reports, it was found that the prevalence of type II DM in Tomang Village was 4.8%. This community service activity is aimed at adults of productive age in Tomang Village in the form of blood sugar measurements and counselling, so that the prevalence of type II diabetes mellitus can be determined and education related to the prevention and control of type II diabetes mellitus. The planning method used is the PDCA method. The community service activity was attended by 90 participants, and it was found that the prevalence of people with Type II DM was 5.6%. Based on the results obtained, further activities are needed to increase public awareness of DM and monitor changes in community behavior. ABSTRAK: Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme kronis yang ditandai dengan hiperglikemia persisten akibat gangguan sekresi insulin (DM tipe 1), atau akibat resistensi terhadap insulin di jaringan perifer (DM tipe 2). Menurut International Diabetes Federation (IDF), pada tahun 2021, di seluruh dunia dilaporkan ada sekitar 537 juta orang dewasa (20-79 tahun) hidup dengan diabetes. Jumlah penderita diabetes diproyeksikan meningkat menjadi 643 juta pada tahun 2030 dan 3 dari 4 orang dewasa dengan diabetes tinggal di negara berpenghasilan rendah dan menengah. Pemeriksaan kesehatan rutin dianjurkan karena deteksi dini faktor risiko dapat membantu mengambil langkah proaktif untuk mencegah atau menunda diabetes tipe 2. Kelurahan Tomang merupakan kelurahan binaan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara. Berdasarkan laporan kegiatan pengabdian yang lalu didapatkan prevalensi DM tipe II di Kelurahan Tomang sebesar 4,8%. Kegiatan Pengabdian ini ditujukan bagi masyarakat dewasa usia produktif di  Kelurahan Tomang dalam bentuk pengukuran gula darah dan konseling sehingga dapat diketahui prevalensi diabetes melitus tipe II dan edukasi terkait pencegahan dan pengendalian diabetes melitus tipe II. Metode perencanaan yang digunakan adalah metode PDCA. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 90 peserta, dan didapatkan prevalensi masyarakat dengan DM Tipe II sebesar 5,6%. Berdasarkan hasil yang didapatkan diperlukan adanya kegiatan lanjutan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap DM dan memantau perubahan perilaku masyarakat.
PENGOLAHAN LIMBAH BIOMASSA SERBU PENGOLAHAN LIMBAH BIOMASSA SERBUK GERGAJI KAYU DAN SAMPAH DAUN MENJADI BRIKET AROMATIK SEREH UNTUK MASYARAKAT KRUKUT KOTA DEPOK Sulasminingsih, Sri; Fahrudin, Fahrudin; Juwariyah, Tatik; Sari, Retna
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.27431

Abstract

The Community Partnership Program (PKM) is implemented at the Waste Bank through the use of wood sawdustand leaf waste into aromatic lemongrass briquette products. The results of observations carried out in thecommunity environment aimed at community service programs still found leaf litter in house yards. The habit thatpeople often have with scattered leaf waste is burning it, thus having a negative effect on the environment. The aimof this activity is to apply technology by processing wood sawdust waste with leaf waste as material for makingbiomass briquettes. The process of making briquettes is carried out by applying processing technology that is simpleand easy to apply to the target communities for community partnership program activities. The service method iscarried out in the form of counseling, discussion and practice which begins with the process of burning leaf wasteand wood sawdust, then crushing, pounding, and sieving, then mixing with starch and molding and drying processesusing sunlight. The results achieved from this activity, a good briquette making process can be carried out that willhave uniform shape. The addition of lemongrass leaves is an innovation in making these briquettes, so that it can beused as an alternative solution for utilizing biomass waste to make briquette products with aromatic lemongrass.This activity can have a positive impact on the environment as well as an effort to improve the community's economy. ABSTRAKProgram Kemitraan Masyarakat (PKM) dilaksanakan pada Bank Sampah melalui pemanfaatan serbuk gergaji kayudan sampah daun menjadi produk briket aromatik sereh. Hasil observasi yang dilakukan pada lingkunganmasyarakat pada sasaran program pengabdian kepada masyarakat masih ditemukan sampah daun padapekarangan rumah. Kebiasaan yang sering dilakukan masyarakat terhadap sampah daun yang berserakan adalahdibakar, dengan demikian memberi efek negatif bagi lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah melakukan penerapanteknologi melalui pengolahan limbah serbuk gergaji kayu dengan sampah daun sebagai bahan pembuatan briketbiomassa. Proses pembuatan briket dilakukan dengan penerapan teknologi pengolahan yang sederhana dan mudahditerapkan pada masyarakat sasaran kegiatan program kemitraan masyarakat. Metode pengabdian dilaksanakandalam bentuk penyuluhan, diskusi, dan praktik yang diawali dengan proses pembakaran sampah daun dan serbukgergaji kayu, selanjutnya dilakukan penghancuran dan penumbukan serta pengayakan, kemudian dicampur dengankanji dan dilakukan proses pencetakan serta pengeringan dengan memanfaatkan sinar matahari.. Hasil yangdicapai dari kegiatan ini dapat dilakukan proses pembuatan briket yang baik akan memiliki keseragaman bentuk,penambahan daun sereh menjadi inovasi dalam pembuatan briket ini, sehingga dapat dijadikan sebagai alternatifsolusi pemanfaatan limbah biomassa sebagai pembuatan produk briket dengan aromatic sereh. Kegiatan ini dapatmemberi dampak positif terhadap lingkungan sekaligus sebagai upaya peningkatan ekonomi masyarakat.
POTISASI UNTUK KETAHANAN PANGAN DI LAHAN TERBATAS PERKOTAAN Samsu Hendra Siwi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i2.27558

Abstract

The “potisasi” program is a planting program with pot planting media of various sizes due to limited land in urban areas. For areas with limited land, planting with potting media is a solution besides that plants can be moved around and plants don't require a large area of land. Related to the Proklim program, increasing plants as oxygen producers and tackling pollution, and improving environmental quality is a program that has been launched. In addition, increasing food crops as a measure of environmental food security is a program derived from Proklim. Choosing plants to plant in pots can be done with the following criteria: small plants (shrubs) such as kale, spinach, pokcoy, and the like with a short growing period to be harvested; vines such as cucumbers, pumpkins, long beans, and the like with a short growing season to harvest, fruit plants with cambium, but from the propagation system of grafts/cuttings, plants with a growing diameter are not relatively large. This time the PKM is a planting program assistance with a “potisasi” system for vines. “Potisasi” of these vines requires a frame on the pot for the plant to propagate. Besides the potential to support the food security program, it is also aimed at having aesthetic value because RW 11 Pekayon Jaya as a Partner has declared the area to be an Environmentally Friendly Educational Tourism Village. The method used is in-depth interviews and making a frame and pot design model. The results of this PKM answer Partners' problems for food security in the Proklim program, namely by planting pots (“potisasi”) as well as beautifying the environment as an environmental education tourism village. ABSTRAK Program politisasi adalah program bertanam dengan media tanam pot dari berbagai ukuran dikarenakan keterbatasan lahan di perkotaan. Bagi kawasan dengan lahan terbatas, menanam dengan media pot ini menjadi solusi di samping tanaman bisa dipindah-pindah juga tanaman tidak membutuhkan lahan yang luas. Terkait dengan program Proklim, memperbanyak tanaman sebagai produsen oksigen dan menanggulangi polusi serta meningkatkan kualitas lingkungan menjadi program yang dicanangkan. Di samping itu, perbanyak tanaman pangan sebagai langkah ketahanan pangan lingkungan merupakan program turunan dari proklim. Memilih tanaman untuk ditanam di pot dapat dilakukan dengan kriteria: tanaman kecil (perdu) seperti kangkung, bayam, pokcoy dan sejenisnya dengan masa tanam pendek untuk dipanen; tanaman merambat seperti timun, labu, kacang panjang dan sejenisnya dengan masa tanam pendek untuk dipanen, tanaman buah berkambiuM namun dari perkembangbiakan sistem cangkok/ stek, tanaman dengan diameter tumbuh tidak relatif besar. PKM kali ini adalah bantuan program bertanam dengan sistem potisasi pada tanaman pangan rambat. Potisasi tanaman rambat ini membutuhkan rangka pada pot untuk merambatnya tanaman. Disamping potisasi mendukung program ketahanan pangan juga ditujukan bernilai estetik karena RW 11 Pekayon Jaya sebagai Mitra mencanangkan daerahnya sebagai Kampung Wisata Edukasi Berwawasan Lingkungan. Metode yang dipakai adalah wawancara mendalam serta membuat model desain rangka dan pot. Hasil dari PKM ini menjawab permasalahan Mitra untuk ketahanan pangan dalam program Proklim yaitu dengan tanam pot (potisasi) sekaligus memperindah lingkungan sebagai kampung wisata edukasi lingkungan.
Pelatihan PELATIHAN AKUNTANSI : PENGARUH TRANSAKSI DALAM JURNAL UMUM DI SMA Tri Ratna sufiyati, Sufiyati; Andrea, Karen Andrea; Natalia, Natalia
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 2 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.27866

Abstract

Accounting science is used by all fields of business, both large and small companies. Accounting is very useful for all users of financial reports and for all forms of business. During our visit to Tri Ratna High School and based on the results of discussions with the Tri Ratna High School economics teacher regarding economics, class X students had not yet received material on accounting transaction analysis and the effects of transactions in general journals. This material is very important to open Tri Ratna High School students' insight into the influence of accounting transactions in general journals. This material is the first stage in the accounting cycle. By understanding the effects of transactions in a general journal, students can learn more about the accounting cycle and prepare financial reports. The achievement of this training is that class X students at Tri Ratna High School have an understanding of accounting, especially how accounting transactions affect general journals. This training is equipped with a module containing related theory accompanied by examples and practice questions in the hope that students will better understand the material. The next step is to coordinate the training implementation schedule. During the training, students were quite active in discussing and seemed enthusiastic about learning this material. The conclusion obtained is that students can understand the material on the influence of transactions in the journal, reflected in the results of the quiz given after the training and broaden their knowledge/insight regarding accounting science. ABSTRAK Ilmu akuntansi digunakan oleh semua bidang usaha baik perusahaan besar maupun perusahaan kecil. Akuntansi sangat bermanfaat bagi semua pengguna laporan keuangan dan bagi semua bentuk usaha. Dalam kunjungan kami ke SMA Tri Ratna  dan berdasarkan hasil diskusi dengan guru ekonomi SMA Tri Ratna terkait dengan ilmu ekonomi, siswa kelas X belum memperoleh materi analisis transaksi akuntansi dan pengaruh transaksi dalam jurnal umum. Materi ini sangat penting untuk membuka wawasan siswa SMA Tri Ratna bagaimana pengaruh transaksi akuntansi dalam jurnal umum. Materi ini merupakan tahap pertama dalam siklus akuntansi.  Dengan memahami pengaruh transaksi dalam jurnal umum, siswa dapat mempelajari lebih lanjut siklus akuntansi sampai menyusun laporan keuangan. Capaian dari pelatihan ini adalah siswa kelas X SMA Tri Ratna, memiliki pemahaman mengenai akuntansi khususnya bagaimana transaksi akuntansi mempengaruhi jurnal umum. Pelatihan ini dilengkapi dengan modul yang berisi teori terkait disertai dengan contoh dan latihan soal dengan harapan siswa lebih memahami materi.. Langkah berikutnya adalah  melakukan koordinasi untuk jadwal pelaksanaan pelatihan. Dalam pelaksanaan pelatihan, siswa cukup aktif dalam berdiskusi dan terlihat antusias mereka untuk mempelajari materi ini. Kesimpulan yang diperoleh adalah siswa dapat  memahami materi  pengaruh transaksi dalam jurnal, tercermin dari hasil kuis yang diberikan setelah pelatihan dan memperluas pengetahuan/wawasan  mereka mengenai ilmu akuntansi.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT PIROLISIS SAMPAH ORGANIK DI PANTAI BARU BERSAMA BUMKAL MUKTI LESTARI PONCOSARI Ma'arif, Syamsul; Susetyo, Agustinus Eko; Nurhadi, Nurhadi; Purnomo, Tri Aji; Pratiwi, Emi; Utama, Alfandy Alif; Abdurrahman, M. Akyas
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.28027

Abstract

With the increasing number of tourist visitors to the Baru Beach Tourism Area, a severe issue arises regarding organic waste when not managed properly. To address this negative impact, a community service activity related to organic waste management is conducted. The main objectives of this community service activity are to enhance public understanding and empower the community in the Baru Beach Tourism Area to participate in the management of organic waste actively. Additionally, it aims to introduce innovative solutions through the utilization of waste processing technology. The community service activity collaborates with BUMKal Mukti Lestari Poncosari, which has previously engaged in waste sorting activities in the Poncosari Urban Village. The implementation method involves training in the operational procedures of pyrolysis equipment for the management committee of BUMKal Mukti Lestari. The training is facilitated by students and lecturers from Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. The activity took place on September 1, 2023, with the venue located in the Baru Beach Tourism Area for proximity to the source of organic waste. The success of the activity is measured through participant attendance and the enhancement of understanding, evaluated using questionnaires before and after the event. The processed data results indicate a significant improvement in participants' understanding after the training. However, the overall percentage of participant understanding remains below 56%. This suggests that while the training has a positive impact, further improvement is needed, particularly in actively involving participants during the pyrolysis equipment demonstration. ABSTRAK: Seiring meningkatnya jumlah pengunjung wisatawan di Kawasan Wisata Pantai Baru, menimbulkan permasalahan serius terkait sampah organik apabila tidak dikelola dengan baik. Untuk mengatasi dampak negatif tersebut, maka dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat terkait pengolahan sampah organik. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan memberdayakan masyarakat di Kawasan Wisata Pantai Baru agar berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah organik, serta memperkenalkan solusi inovatif melalui pemanfaatan teknologi pengolahan sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini berkolaborasi dengan BUMKal Mukti Lestari Poncosari yang sudah lebih awal melakukan kegiatan pemilahan sampah di Kalurahan Poncosari. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat yaitu pelatihan tata cara pengoperasian alat pirolisis kepada para pengurus BUMKal Mukti Lestari. Kegiatan pelatihan ini dipandu oleh mahasiswa dan dosen dari Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 1 September 2023 dengan lokasi kegiatan di Kawasan Wisata Pantai Baru agar dekat dengan sumber sampah organik. Keberhasilan kegiatan diukur melalui tingkat kehadiran peserta dan peningkatan pemahaman, yang dievaluasi dengan menggunakan kuesioner sebelum dan setelah kegiatan. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa ada peningkatan pemahaman peserta secara signifikan setelah kegiatan pelatihan. Meskipun demikian, persentase keseluruhan pemahaman peserta masih berada di bawah 56%. Hal ini mengindikasikan bahwa sementara pelatihan memberikan dampak positif, namun masih perlu peningkatan lebih lanjut, khususnya dalam melibatkan peserta secara aktif pada saat demonstrasi alat pirolisis.
COVER VOL 6 No.3 November 2023 COVER VOL 6 No.3 November 2023
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

COVER VOL 6 No.3 November 2023
PERENCANAAN RUANG DALAM DAN PELAKSANAAN PEMBANGUNAN MASJID JAMI AT-TAUFIQ TANJUNG GEDONG Solikhah, Nafiah
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 6 No. 3 (2023): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v6i3.28527

Abstract

The Jami At-Taufiq Mosque is located in Tanjung Gedong Village, Tomang Village, Grogol District, precisely on theeast side of Tarumanagara University (Untar) Campus I at a distance of 500 meters which is used by residents forreligious activities and social education. The Jami At Taufiq Mosque was chosen as the location for the CommunityService (PKM) partner based on the consideration of its location not being too far from Untar so that this PKMactivity could benefit the community around the Untar campus and be more ef ective in implementation andsupervision. There are two problems faced by partners. First, the limiting element of internal space is structuraldegradation, especially at the roof junction point. Second, the elements that fill the interior space are a result of theproblematic elements that divide the interior space, so that the interior space of the At Taufiq mosque cannot beutilized for activities optimally. The solution given to the problem of outdoor space dividing elements is by providingtechnical design and implementation proposals for the roof meeting area so that it is responsive to the flow ofrainwater and filling the interior space elements by applying Islamic planning, namely separating men's andwomen's areas in the form of partitions with geometric pattern elements. . The activity stages include: identifyinginternal space problems, preparing draft interior space planning drawings, determining implementation prioritiesas design realization, and stages of implementing design realization according to priorities. Based on the results ofthe activity, it is known that the elements dividing the interior space at the At Taufiq Mosque in the form of structuraldegradation, especially at the roof junction point, are the main problems that have been resolved by designing andrealizing renovations that take into account the roof elevation. PKM activities also produced furniture designproposals to optimize activities in the space inside the At-Taufiq Mosque. ABSTRAK: Masjid Jami At-Taufiq terletak di Kampung Tanjung Gedong, Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol, tepatnya disisi timur Universitas Tarumanagara (Untar) Kampus I dengan jarak 500 meter yang dimanfaatkan oleh wargauntuk aktivitas keagamaan maupun edukasi sosial kemasyarakatan. Masjid Jami At Taufiq dipilih sebagai lokasimitra Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) berdasarkan pertimbangan lokasinya yang tidak terlalu jauh dariUntar sehingga kegiatan PKM ini bisa bermanfaat bagi lingkungan masyarakat sekitar kampus Untar dan menjadilebih efektif dalam pelaksanaan dan pengawasan. Terdapat dua permasalahan yang dihadapi oleh mitra. Pertama,elemen pembatas ruang dalam berupa degradasi struktur terutama pada titik temu atap. Kedua, elemen pengisiruang dalam sebagai dampak dari elemen pembatas ruang dalam yang bermasalah, sehingga ruang dalam padamasjid At Taufiq tidak bisa dimanfaatkan untuk aktivitas secara optimal. Solusi yang diberikan pada permasalahanelemen pembatas ruang luar yaitu dengan memberikan usulan desain teknis dan pelaksanaan pada area pertemuanatap agar responsif terhadap aliran air hujan dan pengisian elemen ruang dalam dengan menerapkan Islamicplanning yaitu pemisahan area laki-laki dan perempuan berupa partisi dengan elemen pola geometris. Tahapankegiatan meliputi: identifikasi masalah ruang dalam, penyusunan draft gambar perencanaan ruang dalam,penentuan prioritas pelaksanaan sebagai realisasi desain, dan tahapan pelaksanaan realisasi desain sesuaiprioritas. Berdasarkan hasil kegiatan, diketahui bahwa elemen pembatas ruang dalam pada Masjid At Taufiqberupa degradasi struktur terutama pada titik temu atap merupakan permasalahan utama yang telah diselesaikandengan desain dan realisasi renovasi yang mempertimbangkan elevasi atap. Kegiatan PKM juga menghasilkanusulan desain furniture untuk mengoptimalkan kegiatan di ruang dalam Masjid At-Taufiq.
PERANCANGAN INTERIOR ‘AREA TERAPI BERMAIN’ DENGAN KONSEP MULTISENSORI DI SEKOLAH INKLUSI SD ‘X’ KEBON JERUK JAKARTA Hartini Laswandi; Nikki Indah Andraini
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.32316

Abstract

nclusive elementary school SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk Jakarta is not facilitated with a play therapy area. So far, the inclusive elementary school SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk has not had a play therapy facility. The inclusive elementary school SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk, led by Bekti Widiyaningsih, plans to redesign the play therapy area for students who are in a bad mood, lack motivation and are angry or having a tantrum. However, with limited funds from the School Operational Assistance, the head of SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk really hopes that the availability of this play therapy area can be realized, so that learning can run more effectively. In connection with this, the assistance of an Interior Designer is needed to plan a play therapy area or redesign a safe and comfortable play therapy area. The method of implementing Community Service (PKM) in the form of designing the interior of the play therapy area begins with data collection by providing socialization to the principal and teachers that the play therapy area facility is important. The method of designing the interior of the play therapy area includes analyzing student activities when they are not in the mood, having a tantrum or losing concentration, continuing to devine, design and development. The result of PKM is the availability of ergonomic, safe and comfortable play therapy area for users. The multisensory concept is applied to the materials used including floor elements, seats, and play equipment. This PKM activity is recommended for wider inclusive schools, teachers who teach in inclusive schools. ABSTRAK Sekolah dasar inklusi SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk Jakarta tidak difasilitasi area terapi bermain. Selama ini sekolah dasar inklusi SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk belum memiliki sarana terapi bermain. Sekolah dasar inklusi SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk, pimpinan Bekti Widiyaningsih berencana akan mengadakan redesain area terapi bermain bagi siswa yang moodnya kurang baik, kurang motivasi dan sedang marah atau tantrum. Tetapi dengan dana terbatas dari Bantuan Operasional Sekolah, pimpinan SDN Sukabumi Selatan 07 Kebon Jeruk sangat mengharapkan ketersediaan area terapi bermain ini terealisasi, agar pembelajaran berjalan lebih efektif. Sehubungan dengan hal itu maka dibutuhkan bantuan Desainer Interior untuk merencanakan area terapi bermain atau redesain area terapi bermain yang aman dan nyaman. Metode pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa perancangan interior area terapi bermain diawali dengan pengumpulan data dengan memberikan sosialisasi kepada kepala sekolah dan guru bahwa fasilitas area terapi bermain penting. Metode perancangan interior area terapi bermain meliputi analisis aktivitas siswa saat tidak mood, tantrum atau kehilangan konsentrasi, selanjutnya devine, design, dan development. Hasil PKM adalah ketersediaan area terapi bermain yang ergonomis, aman, dan nyaman bagi pengguna. Konsep multisensori diterapkan material yang digunakan meliputi elemen lantai, dudukan, dan media bermain. Kegiatan PKM ini direkomendasikan untuk kepala sekolah, dan guru di sekolah inklusi.