cover
Contact Name
Endah Setyaningsih
Contact Email
baktimas@untar.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
baktimas@untar.ac.id
Editorial Address
Sekretariat: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Tarumanagara (LPPM - UNTAR). Gedung M, Lt. 5, Kampus 1 Universitas Tarumanagara Jl. Letjen S Parman no 1 Jakarta 11440
Location
Kota adm. jakarta barat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
ISSN : 26210398     EISSN : 26207710     DOI : 10.24912/jbmi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia (P-ISSN 2620-7710 dan E-ISSN 2621-0398) merupakan jurnal yang menjadi wadah bagi penerbitan artikel-artikel ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu : 1. Psikologi 2. Komunikasi 3. Hukum 4. Budaya 5. Bahasa 6. Seni Rupa dan Design Jurnal ilmiah ini diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara. Dalam satu tahun, jurnal ini terbit dalam dua nomor, yaitu pada bulan Mei dan November. Jurnal ini terutama memuat artikel hasil-hasil penelitian ilmiah, termasuk penelitian normatif.
Articles 675 Documents
PENERAPAN METODE DRILL DALAM PEMBELAJARAN AKUNTANSI JURNAL PENYESUAIAN Suhendah, Rousilita; Lie, irene kim; widjaja, karen
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.27359

Abstract

Adjusting entries is the more hardly accounting materials. High school students need a high level of understanding mastering this material. Adjusting entries is related to preparing work balance sheets and financial reports. Therefore, the team carried out training activities regarding adjusting entries. This training can increase high school students' understanding of adjustment journal material, so high school students are  be able to apply this material to make financial reports. The team will provide training method on adjusted journal materials using the drill learning method. This drill learning method will divided into several stages. The first stage is giving a pretest, where high school students will get a pretest to see their initial understanding of adjusting journals. The next step is to provide teach on adjustment journal material, and ends with giving a posttest. The average pretest score was 44.54, and the posttest was 86.36. It means that the Adjustment Journal training using the Drill method shows that there is an increase in the understanding and abilities of the students participating in the training before and after learning to use the drill method. Accounting is  very difficul subject because this subject is a cycle that relates one material to another. It means that teaching strategies and methods are needed that are appropriate to the circumstances in providing accounting material to students. This activity focuses on applying the drill learning method and adjusting journal accounting to students. The drill method is a teaching method that involves conducting repeated exercises with intensive focus. ABSTRAK Jurnal penyesuaian adalah materi akuntansi yang tersulit. Siswa-siswi SMA memerlukan tingkat pemahaman yang tinggi dalam menguasai materi ini. Jurnal penyesuaian berkaitan dengan penyusunan neraca kerja dan laporan keuangan. Oleh karena itu, tim PKM melakukan kegiatan pelatihan mengenai jurnal penyesuaian. Pelatihan ini dapat memperluas  pengetahuan siswa SMA terhadap konten jurnal penyesuaian, sehingga siswa SMA mampu menerapkan materi tersebut untuk membuat laporan keuangan. Tim PKM akan memberikan pelatihan materi jurnal penyesuaian dengan metode pembelajaran drill. Metode pembelajaran drill ini akan dibagi menjadi beberapa tahap. Tahap pertama adalah pemberian pretest, dimana siswa SMA akan mendapatkan pretest untuk melihat pemahaman awal mengenai jurnal penyesuaian. Langkah selanjutnya adalah memberikan pengajaran materi jurnal penyesuaian, dan diakhiri dengan pemberian posttest. Rata-rata nilai pretest adalah 44,54 dan nilai posttest 86,36. Ini berarti metode kegiatan pengabdian kepada Masyarakat adalah berupa pelatihan untuk materi Jurnal Penyesuaian dengan metode Drill menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kemampuan siswa yang mengikuti pelatihan sebelum dan sesudah pembelajaran menggunakan metode Drill. Akuntansi adalah topik  yang sangat sulit karena merupakan suatu siklus yang menghubungkan topik yang satu dengan topik yang lain. Artinya diperlukan strategi dan metode pengajaran yang sesuai dengan keadaan dalam memberikan materi akuntansi kepada siswa. Kegiatan ini fokus pada penerapan metode drill pada pembelajaran  akuntansi jurnal penyesuaian akuntansi jurnal kepada siswa. Metode drill adalah metode pengajaran yang melibatkan pelaksanaan latihan berulang-ulang dengan fokus yang intensif.
LATIHAN MENGGAMBAR DASAR DOODLE UNTUK SISWA SMP DI DESA CIHERANG, CIANJUR nashir, muhammad; Jap Tji Beng; Sri Tiatri; Maitri Widya Mutiara; Lygia Teresa Timoria Natan; Muhammad Irfan Pradana; Octarifa Angela; Vania Yori Wakano
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.28698

Abstract

Community Service activities are carried out together with a team of lecturers, a team of students, and junior high school students in Ciherang Village, Cianjur. The problem faced by junior high school students in Ciherang Village is none other than the impact of the earthquake disaster in the Cianjur area. As a result, post-earthquake trauma and junior high school students' activities tend to be undirected due to collapsed school buildings and houses. As a solution, Community Service conducted a 'doodle' drawing activity in the emergency tent. 'Doodle' is a free drawing activity to express oneself and describe personal experiences, circumstances, and current surrounding situations. The 'doodle' drawing activity aims to direct students to be more productive with the introduction of 'doodle' and reduce post-earthquake trauma because 'doodle' is a form of art therapy. The method used in this Community Service is the demonstration method through a group discussion approach by students with junior high school students. The method of implementation is to divide junior high school students into several groups, distribute bags containing tools for activities, follow the direction of the lecturer who demonstrates making various forms of lines in various directions while accompanied by students, students create their own creations by making the composition of the lines that have been practiced, and coloring their 'doodles' with soft pastels and watercolors. As a result of the implementation of this activity, students who were previously more often in refugee tents have more organized activities. ABSTRAK  Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat dilaksanakan bersama dengan tim dosen, tim mahasiswa, dan siswa SMP di Desa Ciherang, Cianjur. Permasalahan yang dihadapi oleh siswa SMP di Desa Ciherang tidak lain adalah dampak dari bencana gempa bumi di wilayah Cianjur. Akibatnya, trauma pasca gempa dan kegiatan siswa SMP yang cenderung tidak terarah karena bangunan sekolah dan rumah yang runtuh. Sebagai solusi, PKM melaksanakan kegiatan  menggambar ‘doodle’ di tenda darurat. ‘Doodle’ merupakan sebuah aktivitas menggambar bebas untuk mengekspresikan diri serta menggambarkan pengalaman pribadi, keadaan, dan situasi sekitar saat ini. Kegiatan menggambar ‘doodle’ bertujuan untuk mengarahkan siswa agar lebih produktif dengan dikenalkannya ‘doodle’ dan mengurangi trauma pasca gempa lantaran ‘doodle’ merupakan bentuk dari terapi seni. Metode yang digunakan dalam PKM ini ialah metode demonstrasi melalui pendekatan diskusi kelompok oleh mahasiswa dengan siswa SMP. Metode pelaksanaan yang dilakukan adalah membagi siswa SMP menjadi beberapa kelompok, membagikan tas berisi alat untuk kegiatan, mengikuti arahan dosen yang melakukan demonstrasi membuat beragam bentuk garis dengan berbagai arah sembari didampingi mahasiswa, siswa berkreasi sendiri dengan membuat komposisi garis yang sudah dipraktekan, dan mewarnai ‘doodle’ mereka dengan soft pastel dan watercolor. Hasil dari pelaksanaan kegiatan ini siswa yang sebelumnya lebih sering berada di tenda pengungsian menjadi punya kegiatan yang lebih terarah dan produktif yaitu menggambar ‘doodle’ . Dengan kegiatan menggambar ‘doodle’ juga mengurangi rasa trauma mereka pasca gempa yang dilihat dari ekspresi siswa saat mengikuti rangkaian kegiatan ini.
PELATIHAN AKUNTANSI PERUSAHAAN JASA BAGI SISWA/I YAYASAN PRIMA UNGGUL DI JAKARTA TIMUR Nugroho, Vidyarto; Marcelia; Chang, Michelle
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.30300

Abstract

The role of accounting is needed by companies because accounting is the foundation for making the right decisions. Accounting provides critical guidance for management in identifying optimal financial resources, setting competitive selling prices, determining profitable investments, and so on. For this reason, the understanding of service company accounting and its application in practice needs to be continuously improved. Accounting evaluates the activities carried out by the company to find out the weaknesses contained in the company. With the evaluation carried out, internal and external parties will be able to find out more easily what is happening in the company and can make decisions for the continuation of the company. PKM activities carried out with PKM partners of the Prima Unggul Foundation are one of the efforts to meet these demands. The PKM, which was carried out via zoom meeting used interactive lecture and discussion methods. The material provided in this PKM is the definition of accounting and service company, characteristics of accounting in service companies, accounting basics, double entry, and the accounting cycle of service companies including examples of transaction journals and financial statements so that students gain insights, knowledge, and practices of service company accounting. This knowledge is envisioned to serve as a valuable educational for students on how to record journals, financial statements, and the proper application of accounting in service companies. The results of this PKM show that this PKM was successful in providing understanding to students because they were enthusiastic and active in listening to the presentation of the PKM material, asking questions, and being able to answer quiz questions.   ABSTRAK Peranan akuntansi sangat dibutuhkan perusahaan karena akuntansi menjadi fondasi untuk pengambilan keputusan yang tepat. Akuntansi memberikan panduan yang kritis bagi manajemen dalam mengidentifikasi sumber daya keuangan yang optimal, menetapkan harga jual yang kompetitif, menentukan investasi yang menguntungkan, dan sebagainya. Untuk itu, pemahaman tentang akuntansi perusahaan jasa dan penerapannya dalam praktik perlu terus ditingkatkan. Akuntansi mengevaluasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui kelemahan-kelemahan yang terdapat dalam perusahaan. Dengan adanya evaluasi yang dilakukan, pihak internal dan eksternal akan dapat lebih mudah untuk mengetahui yang terjadi dalam perusahaan dan dapat mengambil keputusan untuk kelanjutan perusahaan. Kegiatan PKM yang dilakukan bersama mitra PKM Yayasan Prima Unggul merupakan salah satu upaya untuk memenuhi tuntutan tersebut. PKM yang dilakukan melalui zoom meeting tersebut, menggunakan metode ceramah dan diskusi interaktif. Materi yang diberikan dalam PKM ini meliputi pengertian akuntansi dan perusahaan jasa, ciri – ciri akuntansi pada perusahaan jasa, dasar akuntansi, double entry, dan siklus akuntansi perusahaan jasa termasuk contoh – contoh jurnal transaksi dan laporan keuangannya agar para siswa memperoleh wawasan,  pengetahuan, dan praktik akuntansi pada perusahan jasa. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan dapat menjadi bekal pengetahuan untuk para siswa mengenai cara pencatatan jurnal, cara membuat laporan keuangan, dan penerapan akuntansi yang tepat dalam perusahaan jasa. Hasil PKM ini memperlihatkan bahwa PKM ini berhasil memberikan pemahaman kepada para siswa karena mereka antusias dan aktif mendengarkan pemaparan materi PKM, mengajukan pertanyaan-pertanyaan, dan mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan kuis.
PERBAIKAN JALAN LINGKUNGAN PERUMAHAN MENGGUNAKAN PERVIOUS CONCRETE BANJAR WIJAYA RW 07 KELURAHAN CIPETE, KECAMATAN PINANG, KOTA TANGERANG Kushartomo, Widodo; Owen, Frigion; Kurniawan, Rivaldo; Saputra, Stenley Jordan
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.31802

Abstract

Pervious concrete is highly porous concrete used for work applications that allows water from rainfall and other sources to pass through easily. The use of permeable concrete can reduce water runoff and can replenish groundwater levels. Pervious concrete is traditionally used in parking areas, low-traffic areas, walkways and greenhouses and contributes to sustainable construction.  PkM collaboration partners are in the RW 07 Cipete Village, Pinang District, Tangerang City, with problems faced in the form of damage to environmental roads. The community asked for help in overcoming this problem, so the PkM TEAM from Tarumanagara University offered a solution using pervious concrete to overcome the problem of damaged roads.  In the PkM carried out, the Pervious concrete offered was the result of research at the UNTAR Concrete Technology laboratory using a cement to water ratio of 0.3 gravel using 19-10 sized gravel with a ratio of 1.3 : 0.9, without using sand, and using a superplasticizer 0.5% of cement weight. The resulting pervious concrete has a cavity volume ranging from 18% - 35% with a compressive strength of 20 MPa. Mixing of materials at the PKM location is carried out using a molen truck with a volume of 7.5 m3. The area of ​​the repaired road measures 6 m x 24 m with a thickness of 0.06 m. The results of PkM's work show that Pervious Concrete was successfully used to repair potholes in Banjar Wijaya Housing RW 07, Cipete Village, Pinang District, Tangerang City. ABSTRAK Beton tembus air adalah beton berpori tinggi yang digunakan untuk aplikasi pekerjaan yang memungkinkan air dari curah hujan dan sumber lain dapat melewatinya dengan mudah. Penggunaan beton tembus air dapat mengurangi limpasan air dan dapat mengisi kembali permukaan air tanah. Beton tembus air secara tradisional digunakan di area parkir, area dengan lalu lintas rendah, jalur pejalan kaki, dan rumah kaca serta berkontribusi terhadap konstruksi berkelanjutan.  Mitra kerjasama PkM ada di wilayah RW 07 Kelurahan Cipete Kecamatan Pinang Kota tangerang dengan permasalah yang dihadapi berupa kerusakan jalan lingkungan. Masyarakat memerlukan bantuan dalam mengatasi persoalan tersebut sehingga TIM PkM dari Universitas Tarumanagara menawarkan solusi penggunaan pervious concrete atau beton tembus air guna mengatasi persoalan jalan yang rusak tersebut.  Pada PkM yang dilakukan, Pervious concrete yang ditawarkan merupakan hasil penelitian di laboratorium Teknologi Beton UNTAR menggunakan  perbandingan semen terhadap air sebesar 0,3 kerikil menggunakan kerikil berukuran 19-10 dengan perbandingan 1,3 : 0,9, tanpa menggunakan pasir, dan menggunakan superplasticizer  0,5% terhadap berat semen. Pervious concrete yang dihasilkan memiliki volume rongga berkisar antara 18% - 35% dengan kuat tekan 20 MPa. Pencampuran material di lokasi PKM dilakukan menggunakan truk molen dengan volume 7,5 m3. Luas jalan yang diperbaiki berukuran 6 m x 24 m dengan tebal 0,06 m. Hasil kerja PkM menunjukkan Beton Pervious berhasil digunakan untuk pengecoran perbaikan jalan berlubang di Perumahan Banjar Wijaya RW 07 Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.
DESAIN TEMPAT PENDIDIKAN TAHFIDZ AL QUR’AN LEMBAGA FIKRATUSSALAM II Samsu Hendra Siwi
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.32488

Abstract

In Islam, the activity of teaching and learning the Quran is a deed that is glorified in the sight of Allah. Therefore, the growth of institutions engaged in the field of Quran education is fertile to educate the community so that they are not illiterate in the Quran. The Fikratussalam Educational Institution under the auspices of the Fikratussalam Foundation located in Pondok Pekayon Indah, South Bekasi, is engaged in the tahfidz Quran education and has around 520 students from adult and children's classes. The teaching system at this tahfidz Quran educational institution consists of 10 students each class with 1 teacher. This building (Fikratussalam II) is intended for child students. Classroom learning is only 2 hours per class. The obstacle faced by the partner, namely the Fikratussalam Foundation, is the creation of a design for the development of this Educational Institution in a new location that is in accordance with the needs of tahfidz Quran educational activities. The method of implementing PKM is carried out in the planning and then design steps, namely by initial measurement of the plot (site), then also in-depth interviews with the principal and head of the foundation and observations in the field. From this data, architectural design is then made. This design was then consulted with Mitra to get input, then followed up in the design. The result of PKM is an assistance in the architectural design drawing for the development of the Design of the Tahfidz Quran Education Place of the Fikratussalam II Institution (Jl. Ketapang Pondok Pekayon Indah, South Bekasi, Bekasi City). ABSTRAK Dalam agama Islam, kegiatan mengajarkan dan belajar al Quran merupakan sebuah amal yang dimuliakan di sisi Allah. Oleh karena itu, tumbuhnya lembaga yang bergerak dibidang pendidikan al Quran menjadi subur untuk mencerdaskan masyarakat agar tidak buta huruf al Quran. Lembaga Pendidikan Fikratussalam dibawah naungan Yayasan Fikratussalam yang berlokasi di Pondok Pekayon Indah, Bekasi Selatan bergerak di bidang pendidikan tahfidz Al Quran mempunyai murid sekitar 520 orang dari kelas dewasa dan anak-anak. Pada pembangunan gedung ini (Fikratussalam II) diperuntukkan bagi siswa anak-anak. Sistem pengajaran pada lembaga pendidikan tahfidz ini masing-masing kelas terdiri 10 murid dengan 1 guru. Pembelajaran di kelas hanya 2 jam tiap kelasnya. Kendala yang dihadapi mitra yaitu Yayasan Fikratussalam adalah pembuatan desain untuk pengembangan Lembaga Pendidikan ini di lokasi baru yang sesuai dengan kebutuhan kegiatan pendidikan tahfudz al Quran. Metoda pelaksanaan PKM yang dilakukan langkah perencanaan kemudian perancangan yaitu dengan pengukuran awal kavling (tapak), kemudian juga wawancara mendalam dengan kepala sekolah dan ketua yayasan serta pengamatan di lapangan. Dari data ini kemudian dibuatlah gambar perancangan (desain arsitekturnya). Desain ini kemudian dikonsultasikan pada Mitra untuk mendapatkan masukan, kemudian ditindaklanjuti dalam desain. Hasil PKM adalah bantuan gambar perancangan arsitektur pengembangan Desain Tempat Pendidikan Tahfidz al Qur’an Lembaga Fikratussalam II (Jl. Ketapang Pondok Pekayon Indah, Bekasi Selatan Kota Bekasi).
MURAL: MEDIA KREATIVITAS MEMPERINDAH DINDING SEKOLAH SDN BABAKAN RADEN 01 CARIU BOGOR JAWA BARAT Kusuma, Heru Budi; Andreas; Benedict, Justin Owen
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i1.32489

Abstract

A mural is a work of art created on the surface of a wall or wall using various media, such as paint, markers, or other suitable materials. Blank, monotonous walls can be transformed into eye-catching works of art and liven things up. Our partner in this PKM activity is SDN Babakan Raden 01 Cariu, Palasari Village, Sukajadi Village, Cariu District, Bogor Regency, West Java Province. From the results of observations, it was discovered that Mitra had an empty wall on the side of the school building which looked dirty because the paint on the walls was peeling, making it unsightly. The partners have long had the desire to process the empty wall by drawing on it so that it looks clean and beautiful. The activity of creating mural works can be carried out as a community service activity carried out by lecturers at the Faculty of Fine Arts and Design, Tarumanagara University. Lecturers who have a background in fine arts and design education are expected to be able to provide scientific contributions to teachers through this program which is tailored to teaching needs at the elementary school level. The approach method in this community service program is practically applicable. The point is to apply the students' skills in drawing or painting that they acquired during college. Practical means direct practice in the field. The main characteristic of mural-making activities is the emphasis on a creative process that involves exploration, problem solving, and critical thinking, as well as providing space for students to express themselves freely. The output resulting from the activity of creating mural works is an article that will be published in the National Journal and a module for creating mural works whose copyright is registered. ABSTRAK Mural adalah sebuah karya seni yang dibuat di atas permukaan dinding atau tembok menggunakan berbagai media, seperti cat, spidol, atau bahan-bahan lain yang sesuai. Dinding yang kosong dan monoton dapat diubah menjadi karya seni yang menarik dan menghidupkan suasana. Mitra kami dalam kegiatan PKM ini adalah SDN Babakan Raden 01 Cariu, Kampung Palasari, Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Dari hasil observasi, diketahui bahwa mitra memiliki dinding kosong di bagian sisi Gedung sekolah yang sudah tampak kumuh karena cat dindingnya sudah mengelupas sehingga kurang sedap dipandang. Pihak mitra sudah lama memiliki keinginan untuk mengolah dinding kosong tersebut dengan menggambarnya agar terlihat bersih dan indah. Kegiatan membuat karya mural dapat dilaksanakan sebagai kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh dosen Fakultas Seni Rupa dan Desain Universitas Tarumanagara. Dosen-dosen yang memiliki latar pendidikan seni rupa dan desain diharapkan dapat memberikan kontribusi keilmuan kepada para guru melalui program tersebut yang disesuaikan dengan kebutuhan pengajaran di tingkat sekolah dasar. Metode pendekatan dalam program abdimas ini adalah aplikatif praktis. Maksudnya adalah mengaplikasikan keahlian mahasiswa dalam menggambar atau melukis yang diperolehnya di masa kuliah. Praktis maksudnya adalah praktek langsung di lapangan. Karakteristik utama dari kegiatan membuat mural adalah penekanan pada proses kreatif yang melibatkan eksplorasi, pemecahan masalah, dan pemikiran kritis, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengungkapkan diri secara bebas. Luaran yang dihasilkan dari kegiatan membuat karya mural adalah artikel yang akan dipublikasikan di Jurnal Nasional dan Modul membuat karya mural yang didaftarkan hak ciptanya
PELATIHAN PEMBUATAN PAPAN LEMBARAN DAUR ULANG SAMPAH PLASTIK BAGI MASYARAKAT PEDULI LINGKUNGAN KELURAHAN LIMO KOTA DEPOK Martana, Budhi; Hernawati, Erna; Venus, Anter; Pradana, Sigit; Hadi, Prasetyo; Fahrudin, Fahrudin
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.27571

Abstract

The population that continues to increase every year has a great influence on the increasing amount of garbage piles. The problem of garbage has always been a topic of conversation that has not been resolved until now, because people's behavior in the process of sorting waste from waste sources has not been carried out optimally, plastic waste processing has not been optimally carried out by the community to produce products that have useful value, in addition, there is no appropriate technology for processing plastic waste, and the creativity and creativity of the community in making products based on plastic waste is still lacking. This community service activity aims to provide training in making recycled plastic waste sheet boards that can be used by the community for a long time, and become a solution to efforts to reduce plastic waste. The target community trained is the environmentally conscious community in Limo Village, Limo District, Depok City who are currently not productive or do not have a fixed income, and are prioritized for empowering environmentally conscious communities. The stages of this training begin with socialization, training, practice, and evaluation activities. The results of the training activities, namely partners have the ability to sort waste independently, there is an increase in participant skills in using plastic waste processing equipment to produce sheet board products based on recycled plastic waste and have a positive impact on tackling household plastic waste, and the creation of business opportunities for recycled plastic waste sheet boards. ABSTRAK Jumlah penduduk yang terus mengalami peningkatan pada setiap tahunnya, sangat berpengaruh terhadap jumlah tumpukan sampah yang semakin meningkat. Permasalahan sampah selalu menjadi topik pembicaraan yang sampai saat ini belum dapat terselesaikan, disebabkan perilaku masyarakat dalam proses pemilahan sampah dari sumber sampah belum dilakukan secara maksimal,  pengolahan sampah plastik belum secara optimal dilakukan masyarakat untuk menghasilkan produk yang memiliki nilai manfaat, selain itu belum tersedianya alat teknologi tepat guna untuk pengolahan sampah plastik, serta kreativitas dan daya cipta masyarakat dalam membuat produk berbasis sampah plastik masih kurang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberikan pelatihan pembuatan untuk menghasilkan papan lembaran daur ulang sampah plastik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk jangka waktu yang lama, dan menjadi solusi upaya pengurangan sampah plastik. Masyarakat sasaran yang dilatih adalah masyarakat peduli lingkungan Kelurahan Limo, Kecamatan Limo, Kota Depok yang saat ini belum produktif maupun belum memiliki penghasilan tetap, serta diutamakan bagi pemberdayaan Masyarakat peduli lingkungan. Tahapan pelatihan ini diawali dari kegiatan sosialisasi, pelatihan, praktek, dan evaluasi. Hasil kegiatan pelatihan, yaitu mitra memiliki kemampuan dalam memilah sampah secara mandiri, terjadinya peningkatan keterampilan peserta dalam menggunakan peralatan pengolahan sampah plastik untuk menghasilkan produk papan lembaran berbasis daur ulang sampah plastik serta berdampak positif bagi penanggulangan sampah plastik rumah tangga, dan  penciptaan peluang usaha papan lembaran daur ulang sampah plastik.
SKRINING KESEHATAN DAN TUMBUH KEMBANG ANAK USIA PRASEKOLAH DI LA PRESCHOOL JAKARTA PUSAT Pambudi, Wiyarni; Kurniawati, Bernice Helsa; Yuliavita, Shelvy
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.28605

Abstract

Golden age is considered as essential period in a child’s growth and development, especially the first three years of life. Stunting which remains as the main indicator of growth in children, where based on Basic Health Research (RISKESDAS) in 2018, 30,8% toddlers in Indonesia had stunting. While indicator of successful toddler development can be seen in toddler’s mental, emotional, social, and independence behavior according to their age. Stimulation, Detection, Early Intervention for Growth and Development Disorders (SDIDTK) as a screening of children's growth and development, needs to be carried out to tell children’s status more objectively. SDIDTK activity was given to 13 (92,9%) children in LA Preschool, involving pediatricians and clerkship students to carry out anthropometric measurement, head to toe physical examination, accompanied by one-on-one interactions to fulfil children’s growth and development examination, with the help of parents to fill g-form questions consists of Developmental Pre-Screening Questionnaire (KPSP) and Emotional Behavior Problem Questionnaire (KMPE) previously. Result of assessment showed children’s growth and development status, followed by stimulating activities for each parent. From the growth screening was found 8 (61,5%) children had good nutritional status, although there were several students with wasting, overweight, underweight, and short stature. In development screening, it was found that all children had normal KPSP and KMPE. Clean and healthy living behavior such as feeding rules, dental and oral health care, prevention of Influenza Like Illness-Severe Acute Respiratory Infections (ILI-SARI), sleep patterns were almost fully applied in LA Preschool students   ABSTRAK Golden age dianggap sebagai periode penting dalam tumbuh kembang anak, terutama dalam tiga tahun kehidupan. Hingga saat ini stunting masih menjadi tolak ukur pencapaian pertumbuhan balita, dimana berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) tahun 2018 sebesar 30,8% balita Indonesia mengalami stunting. Sementara indikator keberhasilan perkembangan balita dilihat dari aspek mental, emosional, sosial, dan kemandirian balita secara optimal sesuai usianya. Kegiatan Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Penyimpangan Tumbuh Kembang (SDIDTK) yang merupakan skrining tumbuh kembang anak perlu dikerjakan sebagai salah satu upaya menyampaikan kondisi anak secara lebih objektif. Pelayanan SDIDTK diberikan kepada 13 (92,9%) anak LA Preschool yang melibatkan kerjasama dari praktisi kesehatan anak dan mahaanak kepaniteraan Program Studi Profesi Dokter untuk melakukan pengukuran antropometri, pemeriksaan fisik dari kepala hingga kaki, disertai interaksi untuk melengkapi data tumbuh kembang anak, yang sebelumnya sudah diisi oleh orang tua dalam g-form yang berisikan pertanyaan Kuesioner Pra Skrining Perkembangan (KPSP) dan Kuesioner Masalah Perilaku Emosional (KMPE). Hasil asesmen memaparkan status tumbuh kembang anak, disertai dengan kegiatan stimulasi yang perlu diupayakan oleh masing-masing orang tua. Dari skrining pertumbuhan didapatkan 8 (61,5%) anak berstatus gizi baik, walau masih ditemui anak dengan gizi kurang, gizi lebih, underweight, serta perawakan pendek. Pada skrining perkembangan didapatkan 100% anak memiliki hasil KPSP sesuai usia dan KMPE normal. Kebiasaan perilaku hidup bersih dan sehat meliputi aturan makan (feeding rules), perawatan kesehatan gigi dan mulut, pencegahan Influenza Like Illness-Severe Acute Respiratory Infections (ILI-SARI), dan pola tidur secara keseluruhan sudah dapat diterapkan dengan baik oleh anak LA Preschool.
PEMANFAATAN ALAT SURVEI GPS GEODETIK CHCNAV i50 TERHADAP AKURASI DATA JARINGAN PIPA PAM JAYA Fakhruddin, Faris; Prabowo, Andy
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.29997

Abstract

One of the activities of the PAM JAYA GIS (Geographic Information System) team is to conduct surveys and measurements in the West and East regions of PAM JAYA's service area using the CHCNAV i50 Geodetic GPS to produce accurate and precise pipe network position data. Regional Public Company (Perumda) Air Minum Jaya, commonly known as PAM JAYA, is a company engaged in the field of clean water supply services. This project is undertaken considering the numerous layered pipe networks owned by PAM JAYA buried under concrete/asphalt, thus facilitating PAM JAYA's partner vendors in locating points or coordinates of buried pipe networks in the streets of the DKI Jakarta and Thousand Islands areas. PAM JAYA chose the CHCNAV i50 Geodetic GPS because it has a receiver accuracy of 20 cm radius, making it suitable for detecting the dimensions of PAM JAYA's accessories measuring 40 x 60. This research is a quantitative type utilizing secondary data consisting of plotting results obtained from ABD (as-built drawing) by the PAM JAYA construction team and the results of Geodetic GPS surveys. The technique used to analyze the data is to compare the calculation results from the Euclidean Distance method, which applies the Pythagorean concept, to the actual results from the use of CHCNAV i50 Geodetic GPS. The comparison results indicate a discrepancy between the plotting results from the Pythagorean calculations and the GPS survey results, with a displacement radius of less than 20 meters ABSTRAK Salah satu kegiatan tim GIS (Geographic Information System) PAM JAYA yaitu melakukan survei dan pengukuran di Wilayah Barat dan Timur. Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Jaya yang biasa disebut PAM JAYA adalah perusahaan yang bergerak dibidang pelayanan penyediaan air bersih.  Pelayanan PAM JAYA menggunakan GPS Geodetik CHCNAV i50 untuk menghasilkan data posisi jaringan pipa yang akurat dan tepat. Proyek ini dilaksanakan mengingat banyaknya jaringan pipa berlapis milik PAM JAYA yang tertimbun beton/aspal, sehingga memudahkan vendor mitra PAM JAYA dalam mencari titik atau koordinat jaringan pipa yang tertanam di jalan-jalan area DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu. PAM JAYA memilih GPS Geodetik CHCNAV i50 karena memiliki ketelitian receiver radius 20 cm, sehingga cocok untuk mendeteksi ukuran  panjang dan lebar aksesoris PAM JAYA 40 x 60. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan data sekunder berupa data hasil plotting yang diperoleh dari ABD (as built drawing) dari tim konstruksi PAM JAYA dan hasil survei GPS Geodetik. Teknik yang digunakan untuk menganalisis data yaitu membandingkan hasil perhitungan dari metode Euclidean Distance yang menerapkan konsep phytagoras terhadap hasil aktual dari penggunaan GPS Geodetik CHCNAV i50. Hasil perbandingan menunjukkan adanya selisih hasil ploting dari perhitungan pythagoras terhadap hasil survei GPS yang memiliki radius pergeseran kurang dari 20 meter
EDUKASI KEPADA SISWA SMAN 2 DALAM MENYUSUN LAPORAN KEUANGAN USAHA DAGANG Widyasari; Ningsih, Rinanti
Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jbmi.v7i2.30319

Abstract

ABSTRACT The current generation faces challenges in creating job prospects due to a surplus of labor and a scarcity of job opportunities. Therefore, it is crucial for them to develop business acumen and entrepreneurial skills early on. Teachers can help students prepare for these challenges by teaching future-ready skills, such as money management and financial reporting. A company's financial statements communicate information about its assets and financial status as a result of its operational efforts as part of an integrated data system. Understanding financial reporting is essential when starting a company. To better prepare the next generation of the nation in handling the finances of the business they will lead in the future, students of SMAN 2 Jakarta need to be taught how to prepare financial statements for trading companies. This Community Service Program (PKM) aims to educate SMAN 2 Jakarta students on preparing financial statements for trading companies. Through methods including theoretical explanations, practice problems, and quizzes, students are guided to deeply understand financial statement concepts. The results of the activity show that students can understand the material well and answer the quiz questions correctly. The 13 students from the Social Sciences department of SMAN 2 Jakarta who filled out the questionnaire distributed by the PKM team also showed that they could understand the material presented well so that it could be said that the PKM objectives were achieved. It is hoped that this activity can be continued with more diverse materials to improve students' accounting understanding ABSTRAK Generasi sekarang menghadapi tantangan dalam menciptakan peluang kerja karena surplus tenaga kerja dan kurangnya lapangan kerja. Oleh sebab itu, penting bagi mereka untuk mengasah keterampilan bisnis dan kewirausahaan sejak dini. Guru dapat membantu siswa mempersiapkan diri menghadapi tantangan ini dengan mengajarkan keterampilan masa depan, seperti mengelola uang dan menyusun laporan keuangan. Laporan keuangan perusahaan mengkomunikasikan informasi tentang aset dan status keuangannya sebagai hasil dari upaya operasionalnya sebagai bagian dari sistem data yang terintegrasi. Memahami pelaporan keuangan sangat penting ketika memulai sebuah perusahaan. Untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa yang lebih baik dalam menangani keuangan bisnis yang akan mereka pimpin di masa depan, siswa SMAN 2 Jakarta perlu diajarkan bagaimana mempersiapkan laporan keuangan perusahaan dagang. Program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang penyusunan laporan keuangan perusahaan dagang kepada siswa SMAN 2 Jakarta. Melalui metode yang mencakup penjelasan teori, latihan soal, dan kuis, siswa diajak untuk memahami konsep laporan keuangan secara mendalam. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa dapat memahami materi dengan baik dan menjawab pertanyaan kuis dengan tepat. Dari 13 siswa yang berasal dari jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial SMAN 2 Jakarta yang mengisi kuesioner yang dibagikan tim pkm juga menunjukan bahwa mereka dapat memahami materi yang dipaparkan dengan baik sehingga dapat dikatakan bahwa tujuan PKM tercapai. Diharapkan kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan materi yang lebih beragam untuk meningkatkan pemahaman akuntansi siswa.