cover
Contact Name
Dede Salim Nahdi
Contact Email
salimnahdi15@gmail.com
Phone
+6285224977367
Journal Mail Official
bernas@unma.ac.id
Editorial Address
https://ejournal.unma.ac.id/index.php/bernas/editorialteam
Location
Kab. majalengka,
Jawa barat
INDONESIA
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Published by Universitas Majalengka
ISSN : 2716442X     EISSN : 27219135     DOI : http://dx.doi.org/10.31949/jb
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Bernas: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: 1. Community Services, People, Local Food Security; 2. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 3. Community Empowerment, Social Access; 4. Student Community Services; 5. Border Region, Less Developed Region; 6. Education for Sustainable Development; Poverty alleviation based on local resources; 7. Economic Development, Entrepreneurship, Cooperatives, Creative Industries, and SMEs; 8. Development of environmentally friendly technology; 9. Health, nutrition, tropical diseases, and herbal medicines, arts, literature and culture, as well as national integration and social harmony.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 248 Documents
Search results for , issue "Vol. 4 No. 1 (2023)" : 248 Documents clear
Edukasi Mengenal Obat Sejak Usia Dini Pada Pesentren di Kelurahan Gebang-Jember Shinta Mayasari; Wima Anggitasari; Iski Weni Pebriarti
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4340

Abstract

Obat merupakan bahan kimia yang dapat digunakan untuk menyembuhkan keluhan atau penyakit dengan dosis tertentu. Obat bisa dikatakan sebagai racun jika kita tidak menggunakan obat secara bijak. Apoteker merupakan salah satu profesi tenaga kesehatan yang ahli dalam bidang obat. Apoteker bertugas memberikan informasi obat kepada masyarakat yang menerima obat ketika berobat secara swamedikasi atau dengan penggunaan resep. Obat terdiri dari beberapa bentuk sediaan obat seperti tablet, kapsul, puyer, sediaan injeksi dan beberapa bentuk sediaan lainnya. Obat sering dijumpai oleh anak-anak sejak usia dini saat berada di rumah, namun ketika orang tua tidak menjelaskan arti dari obat akan berdampak pada sesuatu yang tidak dikehendaki. Tujuan pegabdian masyarakat ini adalah memberikan edukasi kepada kalangan anak sekolah untuk meningkatkan pengetahuan akan obat. Metode pengabdian masyarakat yang dilakukan adalah dengan ceramah dan diskusi dan tanya jawab, diawali dengan pre-test dan diakhiri dengan post-test yang dilakukan di mushola Al-Hikmah kelurahan Gebang-Jember. Hasil pengabdian masyarakat ini adalah meningkatnya pengetahuan anak sekolah akan obat dari apoteker yang memberikan edukasi tentang jenis sediaan obat, penyimpanan obat, cara penggunaan obat, dan khasiat obat. Apoteker adalah profesi tenaga kesehatan yang memberikan informasi obat untuk meningkatkan pengetahuan obat agar bijak dalam penggunaannya.
Pelatihan Menulis Produk Jurnalistik dan Cerpen di Media Massa Hasan Busri; Mohamad Badrih; Abdul Rani; Khoirul Muttaqin
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4355

Abstract

This community service with the title "Training on Writing Journalistic Products and Short Stories is a community service carried out by PBSI FKIP Unisma lecturers at MA Al-Maarif Singosari, Malang Regency. This service is carried out by the trainer method, namely there is a process of approach, facility provision, training, and evaluation. This was motivated by the principal's information that said that almost no students wrote in the mass media outside the school. Even though the school is a well-known school in the region and it will be very important to write in the mass media outside the school. The results of the service explained that the students were very enthusiastic in the training. There are two stages of training, namely the delivery of material and the evaluation of written products. The master coffee technique is used in this platihan. It is used to trigger students to be able to write well according to the example of writing by writers who are experts. Students are also able to write by making changes to almost all parts of the modeled. The result of this devotion is that there is a product that deserves to be sent to the mass media by having to go through editing first.
Peningkatan Manajemen LPKK Puteri Mandiri melalui Implementasi Manajemen Keuangan Susantiningrum Susantiningrum; Irsyadul Ibad; Nur Rahmi Akbarini; Dyah Yuni Kurniawati
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4361

Abstract

Lembaga Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Puteri Mandiri telah berdiri pada tahun 2011 di Desa Jendi Kecamtan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Usaha yang dijalankan yaitu pembuatan getuk goreng, jamu-jamuan, jamur krispi, tempe kripik, dan lain-lain. Selama Sembilan tahun berdiri, administrasi yang dilakukan di LPKK Puteri Mandiri masih mengandalkan pencatatan keuangan secara manual. Hal tersebut mengakibatkan sering terjadi ketidaksesuaian antara pencatatan dengan kondisi riil keuangan yang dikarenakan salah dalam menghitung secara manual. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan manajemen khususnya keuangan dengan menggunakan aplikasi keuangan sederhana. Implementasi aplikasi keuangan tersebut diharapkan mampu (1) Meningkatkan kemampuan pengurus dalam menggunakan aplikasi keuangan sederhana, (2) Meningkatkan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan, (3) Menyusun laporan keuangan mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. Metode pelaksanaan yaitu in-class dengan konsep pemberdayaan masyarakat. Adapun kegiatan pemberdayaan yang diberikan yaitu pelatihan manajemen keuangan secara manual dan aplikasi, pemberian buku administrasi keuangan (manual), serta pendampingan manajemen keuangan. Hasil yang diperoleh yaitu terjadinya peningkatan kemampuan pengurus dan anggota dalam menggunakan pencatatan keuangan sederhana, peningkatan kerapian dan ketertiban administrasi keuangan hingga tersusunnya laporan keuangan yang mengacu pada ketentuan dasar-dasar ilmu akuntansi. tersedianya dokumen keuangan fisik berupa dokumen nota penjualan. Sehingga dapat disimpulkan bawha kegiatan yang diberikan sangat bermanfaat bagi LPKK Putri Mandiri.
Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru Dalam Pembuatan Karya Ilmiah Pada SD Inpres Dulanpokpok Ardhiansyah Mualo; Hasan Basri
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4372

Abstract

Along with the times, human development has also increased, not only the environment and needs, but also has an impact on the level of education. If in the past our parents' education only reached high school or college because of economic limitations, access to transportation, and access to information, then it's different from now where we can easily get all of these accesses, besides that there's no word not being able to continue our education. to a higher level because at this time the opportunity to get a scholarship is very wide open. For this reason, education is the main thing to deal with the current rapid development of the times and technology. In addition to providing quality education in accordance with competence, Higher Education also provides additional knowledge to improve competence by pouring it into the form of scientific work. Scientific work is very important for teachers, because it can function as an addition to insight or disseminate knowledge. Writing scientific papers helps teachers become more productive in reading and writing, practicing integrating various references and presenting them well, broadening knowledge, and providing intellectual satisfaction. Therefore, the level of professionalism of teachers needs to be increased and teachers can carry out their duties in a trained manner. With scientific work it is expected to increase competence so that teachers become professional in carrying out their duties and responsibilities. Furthermore, teachers who can improve their professional quality must be rewarded with promotions/grades. SD Inpres Dulanpokpok is one of the schools that really supports increasing teacher competence in making scientific work, the location of this school is approximately 7 km from the center of Fakfak city but does not close itself to synergizing with the Fakfak State Polytechnic to carry out teacher competency development. However, the distance that can be said is quite far so that the service activities carried out by the Fakfak State Polytechnic and surrounding universities did not reach SD Inpres Dulanpokpok.
Pemberdayaan Kader dan Keluarga dalam Perawatan Lansia Hipertensi Defrima Oka Surya; Vivi Syofia Sapardi; Ria Desnita; Yenny Sugiarti; Vanesha Apitri; Nabila Nabila; Agung Putri Azmir
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4375

Abstract

Penatalaksanaan hipertensi dapat mencegah munculnya komplikasi hipertensi pada lansia. Dalam penatalaksanaan hipertensi, lansia membutuhkan dukungan dan motivasi dari keluarga, petugas kesehatan dan kader. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader dan keluarga dalam merawat lansia hipertensi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan memberikan pelatihan kepada kader dan keluarga tentang penatalaksanaan hipertensi pada lansia. Sasaran kegiatan ini adalah kader dan keluarga lansia hipertensi dengan jumlah 20 orang. Lokasi kegiatan adalah di RW 08 Kelurahan Gunung Sarik, Kota Padang, Sumatera Barat. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dari tanggal 7 September – 7 November 2022. Hasil dari kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan sasaran, 90% kader dan keluarga memiliki pengetahuan yang baik tentang hipertensi setelah kegiatan. Kader dan keluarga diharapkan dapat merawat lansia hipertensi sehingga tekanan darah lansia terkontrol.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Menumbuhkan dan Meningkatkan Kompetensi Berwirausaha Pasca Pandemi COVID-19 Agus Khazin Fauzi; Baiq Desthania Prathama; Sopian Saori; I Nengah Arsana; Yusi Faizhatul Octavia
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4388

Abstract

Since the occurrence of Covid-19, many people in the surrounding community have lost their jobs or the bussines they are involved in have closed so that the impact on income has decsreased. As an effort to overcome this,in order to survive and produce an economy for the family, it is necessary that the community has entrepreneurial competencies including innovation and creativity. Because, so far in the field there are still many hamlet or village potentials that have not been optimized. On the other hand, there are many business actors who have been around for a long time but the haven't developed because they are not well known by the wider community. Through this community service, the community is empowered by being trained to utilize waste glass bottles or peanuts to produce new products that are more efficient and have added value, the community is introduced to the use of social media and the importance of having a product brand so that it's better known to the wider community. So, when living in the age of technology, information on facilities and support possessed by business actors, such as QRIS accounts, is useful when consumers make non-cash transactions. Do not forget too, the importance of business actors in terms of financial management so that they know the development of their business. The result of this community service is that the entrepreneurial competence of the community is growing, such as producing new products, using information technology media as a means of promotion and non-cash transactions as well as financial management insights so that they are able to compete with other businesses.
Sosialisasi Pembelajaran Paradigma Baru dalam Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Faisal Sadam Murron; Dwi Heryanto; Mubarok Somantri; Mela Darmayanti; Ani Hendriyani; Ruswandi Hermawan
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4411

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh minimnya pemahaman guru-guru SD di lingkungan Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran terkait Paradigma Pembelajaran Baru dalam Kurikulum Merdeka. Dengan jumlah responden sebanyak 172 orang guru-guru SD di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Berdasarkan hasil wawancara, hal ini dikarenakan masih mininnya sosialisasi dan workshop yang mengkaji paradigm pembelajaran baru dalam kurikulum merdeka di kecamatan Parigi. Disamping itu sosialisasi yang dilakukan di daerah tersebut terkait Kurikulum Merdeka masih belum dilakukan secara masif. Hasil kuisiner (uji kompetensi awal) terhadap pemahaman guru-guru SD di Kecamatan Parigi masih pada kategori belum paham sebanyak 62%. Tujuan dari penelitian ini yaitu meningkatkan literasi guru-guru SD di Kecamatan Parigi terkait Paradigma Pembelajaran Baru sesuai Kurikulum Merdeka untuk diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tahapan pra Tindakan, Tindakan dan pasca tindakan terhadap subjek penelitian yakni guru-guru SD di Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran. Intrumen yang digunakan dalam pengumpulan data yakni kuisioner dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian (uji kompetensi akhir) pemahaman guru-guru SD di lingkungan Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran terkait Paradigma Pembelajaran Baru dalam Kurikulum Merdeka menunjukkan peningkatan yaitu sangat paham sebesar 64%. Kegiatan sosialisasi workshop seperti ini harus terus dilaksanakan supaya kpengetahuan dan pemahaman guru terus terupgrade.
Pentingnya Legalitas Usaha dan Sosialisasi Pembuatan NIB Bagi Pelaku UMKM Desa Karangasem Kecamatan Leuwimunding Gilang Bhirawa Noraga; Burhanudin Rabani; Dadang Sudirno; Hani Sri Mulyani
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v4i1.4412

Abstract

Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah mempunyai peran yang sangat penting dalam pertumbuhan pembangunan ekonomi Indonesia serta dapat mengatasi masalah pengangguran. Berkembangnya usaha mikro akan di ikuti dengan bertambahnya kesempatan kerja dan pendapatan. Perlindungan hukum bagi Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah juga sangat penting untuk menjamin kelangsungan usaha mereka, oleh karena itu legalitas sangat diperlukan oleh para pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah. Selain sebagai perlindungan hukum, legalitas juga bisa membantu Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah untuk mempermudah dalam hal akses permodalan melalui pemberian kredit. Pada dasarnya perihal legalitas untuk usaha saat ini sudah mulai bisa diperoleh dengan prosedur yang tidak begitu sulit, tetapi sebagian besar pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah enggan mengurus legalitas usahanya karena keterbatasan pengetahuan dan informasi, masih banyak pelaku Usaha Menengah Mikro Kecil dan Menengah yang berpandangan pengurusan perizinan usaha dan legalitas adalah hal yang rumit. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan kepekaan dan membangun kerangka berpkir mengenai pentingnya legaliatas usaha dan memberikan pengetahuan menegenai tata cara pembuatan Nomor Induk Berusaha.