Articles
392 Documents
Identifikasi Telur Cacing pada Feses Sapi Peranakan Ongole (PO) dan Sapi Bali dengan Metode Natif dan Sedimentasi
Fanni Khoirillah;
Dian Fita Lestari;
Siti Istiqomah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.284
Peternakan di Indonesia cenderung rentan terhadap berbagai jenis penyakit. Salah satu ancaman penyakit pada hewan ternak terhadap kesehatan manusia yaitu zoonosis. Salah satu cara untuk mengidentifikasi parasit gastrointestinal dari ternak yaitu dengan melakukan pemeriksaan atau pengujian feses sapi secara rutin. Pentingnya mengetahui jenis cacing yang menginfeksi ternak agar dapat segera dilakukan pengobatan dengan jenis obat antiparasit yang tepat, sehingga pengobatannya menjadi lebih efektif. Sehingga tujuan penelitian ini untuk memeriksa feses sapi untuk mengetahui infeksi jenis cacing. Sampel feses sapi didapatkan dari Laboratorium Peternakan Universitas Bengkulu dan UPTD Pembibitan dan Pakan Ternak (PPT) Bengkulu menggunakan sapi jenis Peranakan Ongole (PO) dan sapi bali. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan dua metode yaitu metode natif dan sedimentasi. Hasil penelitian yang didapatkan menunjukkan bahwa 3 individu sapi menunjukkan positif terinfeksi berbagai jenis cacing. Hasil metode natif ditemukan beberapa jenis cacing yang paling banyak berupa nematoda yang meliputi A. lumbricoides, Strongyloides papillosus, Strongylid dan Toxocara spp., trematoda berupa Schistosoma bovis, dan cestode berupa Taenia sp. Sedangkan dengan metode sedimentasi juga menunjukkan lebih banyak positif terinfeksi trematoda yang meliputi Schistosoma sp., Fasciola sp, Eurytrema spp, Paramphistomum sp, serta cestoda berupa Taenia sp. Pola pemeliharaan sapi secara intensif mampu menekan penyebaran parasit cacing jauh lebih baik jika dibandingkan dengan pola pemeliharaan sapi secara semi intensif.
Senyawa Bioaktif pada Daun Lemba (Curculigo racemosa Ridl.)
Pienyani Rosawanti;
Fahruddin Arfianto
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.286
Salah satu jenis keanekaragaman hayati yang tumbuh dan persebarannya cukup banyak di Kalimantan Tengah adalah tumbuhan lemba salah satunya dari jenis Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae. Selama ini masyarakat menggunakan tumbuhan lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae) sebagai bahan untuk penyembiuhan penyakit, dan belum ada penelitian terkait kandungan dari tumbuhan lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif daun lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae). Metode penelitian yang dilakukan adalah identifikasi sampel seluruh bagian tanaman di Laboratorium Karakterisasi Botani di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kandungan bioaktif daun lemba yang diuji berupa tanin, alkaloid, saponin dan flavonoid. Hasil pengujian senyawa bioaktif secara kualitatif menunjukkan senyawa bioaktif yang terkandung pada daun lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae) adalah senyawa tanin, saponin, flavonoid dan kalkon,. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar uji lanjut mengenai identifikasi kandungan senyawa bioaktif secara kuantitatif dan uji efektivitas ekstrak daun.
Pengembangan LKPD Berbasis Discovery Learning pada Materi Ekosistem untuk Meningkatkan HOTS Siswa Kelas X SMA
Nurhani Afdilani Sitompul;
Nirwana Anas;
Lailatun Nur Kamalia Siregar
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.289
Pentingnya HOTS terhadap peserta didik adalah guna mencapai keberhasilan dalam mencapai kompetensi. HOTS juga menjadi tuntutan pendidikan dalam pengaplikasian pembelajaran menggunakan kurikulum merdeka. Kemampuan HOTS inilah sejatinya menjadi orientasi dari merdeka belajar. Berdasarkan hasil observasi di SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan diketahui bahwa kurikulum merdeka sudah diterapkan di sekolah tersebut, namun belum adanya media pembelajaran yang diaplikasikan guru dengan tujuan untuk meningkatkan HOTS dengan berbasis model pembelajaran yang mendukungnya. Berdasarkan permasalahan tersebut penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan LKPD berbasis discovery learning pada materi ekosistem untuk meningkatkan HOTS siswa kelas X SMA. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode Research and Developent (RnD) dengan model penelitian 4D, namun hanya sampai pada tahap Development. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase kevalidan diperoleh dengan rata-rata nilai sebesar 84,65% kategori valid. Kemudian, persentase kepraktisan diperoleh dengan rata-rata nilai sebesar 85,5% kategori sangat praktis. Selanjutnya, persentase keefektifan diperoleh melalui tes berupa hasil pretest dibandingkan dengan posttest dengan nilai N-gain sebesar 0,83 kategori tinggi dan presentasi sebesar 83% kategori efektif. Dengan demikian, maka LKPD berbasis discovery learning dinyatakan layak untuk digunakan dalam proses pembelajaran.
Pengembangan Booklet Insecta sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Siswa Kelas X MA Tri Bhakti At-Taqwa
Rimaya Shofa;
Tika Mayang Sari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.297
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi insecta pada mata pelajaran biologi. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru saat mengajar adalah buku cetak milik guru dan LKS siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet insecta di MA Tri Bhakti At-Taqwa sebagai media pembelajaran siswa kelas X MA. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dan validasi produk menerapkan teknik analisis kualitatif deskriptif dan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran booklet insecta sangat layak digunakan. Hasil presentase yang diperoleh masing-masing diantaranya yaitu ahli media sebesar 91,67%, ahli materi sebesar 90%, respon guru sebesar 90%, uji coba produk pada kelompok kecil siswa sebesar 90% dan semua menujukkan hasil bahwa booklet insecta termasuk kategori “Sangat layakâ€.Â
Pengaruh Pendekatan Kontekstual dengan Berbantukan PPT terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Harapan Bhakti Makassar
Arwin Arif;
Herlina Herlina
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.302
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi disekolah tujuan yaitu masih rendahnya motivasi, minat serta masih banyak siswa yang masih bermalas-malasan dalam mengikuti pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajarnya dengan KKM yang masih jauh dari standar yang telah ditentukan yaitu 70. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendekatan kontekstual dengan berbantukan PPT terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas control. Populasi dalam penelitian ini menggunakan seluruh siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti yang berjumlah 3 kelas. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIIIA dan siswa kelas VIIIB. Teknik pengumpulan data menggunakan dua cara yaitu tes kemampuan awal siswa (pretest) dan tes akhir (posttest) sementara itu teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pendekatan konstektual berbantukan PPT adalah 85,00 sedangkan hasil belajar siswa tidak berbantukan PPT adalah 81,83. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai thitung >ttabel atau 2,218 >1,67 dan besar nilai signifikan <0,05 yang berarti bahwa hipotesis H1 diterima dan H0 di tolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan konstektual berbantukan PPT pada siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti.
Analisis Kelayakan LKPD Keanekaragaman Makhluk Hidup Berbasis Mind Mapping Dengan Pemanfaatan Taman Kebon Rojo Kota Blitar
Luthfiya 'Aqidatu Shoolikhah;
Devita Sulistiana;
Eva Nurul Malahayati
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.305
Pelaksanaan kurikulum merdeka bertujuan untuk mengejar adanya ketertinggalan pembelajaran dan kesenjangan pembelajaran pasca pandemi Covid-19. Berdasarkan analisis kebutuhan peneliti menemukan permasalahan yaitu kurangnya bahan ajar serta adanya potensi untuk penelitian yaitu Taman Kebon Rojo Kota Blitar. Bentuk upaya yang dilakukan adalah dengan mengembangkan bahan ajar LKPD dengan memberikan muatan berupa mind mapping serta memasukkan potensi flora dan fauna Taman Kebon Rojo. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (R&D) dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Desain penelitian ini mengacu pada ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Pada tahapan implementasi dibatasi hingga uji keterbacaan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui analisis kelayakan produk yang didasarkan hasil uji validitas dan keterbacaan guru serta siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa angket sedangkan teknik analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil uji kelayakan dari 3 validator ahli diperoleh persentase sebesar 90% untuk validasi materi, 93% untuk validasi bahasa, dan 88,05% untuk validasi media dengan kriteria ketiganya sangat layak. Pada uji coba skala kecil (uji keterbacaan) kepada 4 guru dan 5 siswa diperoleh persentase sebesar 91,5% dan 97% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil uji kelayakan produk LKPD yang dikembangkan sangat layak digunakan dalam pembelajaran biologi materi keanekaragaman makhluk hidup.
Analisis Kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai Bahan Ajar Biologi Kelas X SMA/MA
Nuris Fu'aida;
Eva Nurul Malahayati;
Devita Sulistiana
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v5i1.306
Pada proses pembelajaran ada beberapa komponen pembelajaran salah satunya adalah bahan ajar. Bahan ajar memiliki peran penting untuk membantu siswa memahami materi pembelajaran. Analisis masalah di lapangan menunjukkan 37% dari 90 sampel siswa SMA/MA kesulitan memahami dan membedakan struktur virus maupun bentuk virus yang ada di buku paket. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan Modul Virus dalam Kehidupan sebagai bahan ajar biologi kelas X SMA/MA. Metode penelitian menggunakan model penelitian ADDIE yang dibatasi hingga tahap Development (pengembangan). Pengambilan data kelayakan Modul Virus menggunakan angket lembar validasi ahli materi, ahli media, dan ahli bahasa yang dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi ahli media rata-rata sebesar 78%, rata-rata hasil validasi ahli materi sebesar 84%, dan rata-rata hasil validasi ahli bahasa sebesar 79%, dapat disimpulkan bahwa Modul Pembelajaran Virus Dalam Kehidupan termasuk dalam kriteria layak dan dapat dilanjutkan ke tahap Implementation atau uji coba produk. Dengan adanya modul pembelajaran virus ini, diharapkan pembelajaran lebih menarik dan siswa lebih antusias belajar sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
The Suitability of the Components of the Daily Assessment Book for Junior High School IPA Teachers (Biology) in Bekasi
Adisti Ratnapuri;
Fajar Adinugraha
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v4i3.307
The Teacher's Daily Assessment Book is a form of teacher management. In fact, not all teachers are able to complete it. Therefore, the purpose of this study was to determine the format of the teacher's daily assessment book and to describe the suitability of the components of the daily assessment book in junior high school science teachers (biology). The research method used was field research with observation and interview techniques. The informants in the study were 10 junior high school science teachers (Biology) in Kecamatan Rawalumbu, Bekasi. All the respondents (100%) have document completeness in books 1 and 4. Unfortunately, not all the respondents have document completeness in books 2 and 3. Looking at the document completeness in book 2, only 50% of the respondents have document completeness. In Book 3, none of the respondents had 100% document completeness. The range of document completeness was from 69.23% to 84.62%. Finally, not all teachers have 100% complete documents in the workbook. This may be due to the administrative burden. This research is expected to provide insight into the need to balance the quality of teaching and the administrative burden on teachers.
Pengaruh Joyful Learning Berbantuan Metode Mind Maps terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI MIA SMAN 1 Pancurbatu
Jeneri Puspita Sari Br. Lingga;
Syarifah Widya Ulfa;
Reflina Reflina
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v5i1.323
Proses pembelajaran pada beberapa sekolah belum dilaksanakan secara optimal. Saat melakukan observasi lapangan, sesuai kenyataan yang terjadi di temukan beberapa hal seperti, 1) guru belum memusatkan pembelajaran, 2) kurangnya peran siswa dalam proses pembelajaran, 3) suasana yang kurang kondusif. Dalam hal ini pendekatan pembelajaran yang cocok untuk digunakan yaitu kombinasi pendekatan Joyful Learning berbantukan metode Mind Maps dalam kombinasi pendekatan dan metode ini maka akan terlihat bagaimana siswa dapat berperan aktif dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan Joyful Learning terhadap hasil belajar pada materi sistem koordinasi kelas XI MIA SMA NEGERI 1 PANCURBATU. Jenis penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperiment dengan menggunakan desain pretest posttes control group design dengan dua kelas yaitu eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen tes yang berupa piliha berganda. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan “Independent sample t test†dan uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 < 0,05, dan nilai R² 0,976, maka dapat disimpulkan bahwa H₀ ditolak dan H₠diterima. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi sebagai dasar pertimbangan, pendukung dan sumbangan pemikiran untuk penelitian berikutnya.
Keanekaragaman Pterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu
Febrina Kusuma Wardhani;
Abdul Rahman Singkam;
Abas Abas
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55241/spibio.v5i1.327
Pterygota merupakan subkelas dari Insekta yang ciri khasnya memiliki sayap. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui keanekaragaman pterygota baik kelompok endopterygota maupun eksopterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu. Pengumpulan data menggunakan purposive sampling dengan metode jelajah. Penelitian ini dilakukan mulai dari Februari hingga April 2023. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif berdasarkan morfologi dari pterygota berupa warna tubuh, bentuk tubuh, bentuk sayap, tipe kepala dan tipe mulut. Hasil penelitian ditemukan 85 individu, 19 jenis pterygota dari 6 ordo dan 15 famili. Anggota Libelludidae merupakan ordo dari pterygota yang paling sering dijumpai. Jenis yang paling sering dijumpai adalah Nyctemera lacticinia dengan kelimpahan relatif sebesar 10,58%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa keanekaragaman pterygota di Taman Sains Air Sempiang Bengkulu tergolong cukup banyak karena didapatkan spesies sebanyak 19 jenis dari famili yang berbeda-beda. Implikasi penelitian ini dalam perkembangan ilmu pengetahuan agar semakin banyak jenis-jenis dari pterygota yang dapat diketahui di Indonesia khususnya wilayah Sumatera.