cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 392 Documents
Identifikasi Jenis Pohon Riparian di Sumber Mata Air Desa Merbaun Kecamatan Amarasi Barat Chatarina Gradict Semiun; Yulita Iryani Mamulak
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.352

Abstract

Pohon riparian merupakan salah satu komponen penyusun ekosistem riparian (seperti mata air). Riparian terrmasuk sebagai daerah konservasi khusus yang perlu dipertahankan vegetasi aslinya karena jika vegetasi riparian semakin menyusut yang berdampak pada penurunan keanekaragaman hayati dan hilangnya fungsi vegetasi riparian tersebut Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis pohon ripaian yang terdapat di sumber mata air desa merbaun, kecamatan Amarasi barat, kabupaten Kupang, Nusa tenggara Timur. Penggumpulan data terdiri dari tingkat kealamian dan  keanekaragaman spesies. Pengumpulan data jenis tingkat kealamian terhadap pohon riparian  mengunakan indeks naturaliness dan indeks hemeroby). penarikan sampel pohon menggunakan metode kuadrat (Quadrat Sampling Technique) yang dilakukan secara acak. Di setiap plot, dilakukan identifikasi tumbuhan. Pengenalan nama tumbuhan menggunakan nama lokal, yang dirujuk ke nama ilmiah atau nama binomial. Analisis data terdiri dari status endemisme, indeks kekayaan jenis (Dmg), indeks keanekaragaman Shanon- Wiener (H’), dan indeks dominansi (D). Hasil penelitian ditemukan 15 jenis pohon yang terdiri dari 11 jenis endemik dan 4 jenis eksotik. Dmg dan H’ tergolong sedang, dengan tidak ada jenis pohon yang mendominasi.
Pengaruh Penggunaan Media Pop Up Cell Card pada Materi Sel terhadap Hasil Belajar Peserta Didik Kelas XI SMA Negeri 6 Takalar Sri Alfira; Andi Maulana; Syamsul Syamsul
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.357

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan wawancara disekolah yang diketahui media yang digunakan masih sederhana karena tidak informatif menyebabkan hasil belajar peserta didik kurang, tampak dari nilai KKM klasikal hasil ulangan harian yang masih kurang memuaskan karena beberapa di antaranya belum mencapai nilai yang ditentukan (78). Tujuan penelitian ini, mengetahui hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan media Pop Up Cell Card pada materi sel kelas XI SMA Negeri 6 Takalar, mengetahui hasil belajar peserta didik yang diajar menggunakan media Charta pada materi sel kelas XI SMA Negeri 6 Takalar, mengetahui pengaruh penggunaan media Pop Up Cell Card pada materi sel terhadap hasil belajar peserta didik kelas XI SMA Negeri 6 Takalar. Jenis penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Populasi yang digunakan seluruh peserta didik kelas XI. kelas XI 2 dan kelas XI 3 dipilih menjadi sampel dengan masing-masing terdiri dari 32 peserta didik. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan hasil belajar peserta didik kelas eksperimen (XI 2) adalah 84,13, sedangkan nilai pre-test sebesar 34,88. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media Pop Up Cell Card pada materi sel terhadap hasil belajar peserta didik.
Keanekaragaman Jenis Capung (Ordo Odonata) di Kecamatan Rancah Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat Pathiyatul Azkia; Insan Kurnia; Yun Yudiarti
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.360

Abstract

Capung (Ordo Odonata, Insecta) merupakan bagian penting ekosistem sebagai predator serangga hama, indikator kualitas perairan, serta standar penilaian kerusakan lingkungan Capung dapat dijumpai pada berbagai lingkungan termasuk pedesaan.  Penelitian bertujuan menganalisis keanekaragaman jenis capung di Kecamatan Rancah.  Penelitian dilaksanakan pada Maret-Mei 2022 di 10 tipe habitat mencakup 152 lokasi dan 677 jalur.  Data capung diambil dengan metode jalur berukuran 100x20 meter.  Analisis kuantitatif dilakukan dengan (1) uji chi-square, (2) indeks keanekaragaman jenis (H’), (3) indeks kemerataan jenis (E), dan (4) indeks kesamaan komunitas (IS).  Jenis capung yang dijumpai sebanyak 17 jenis dari dua sub-ordo dan lima suku.  Jenis paling banyak dijumpai di habitat Sungai (14 jenis) sedangkan yang paling sedikit dijumpai di habitat kebun singkong, kebun cokelat, dan permukiman yaitu masing-masing sebanyak empat jenis.  Uji chi-square untuk jumlah jenis dan jumlah individu berbeda signifikan antar tipe habitat.  Nilai H’ untuk seluruh lokasi yaitu sebesar 1,72 dan nilai E sebesar 0,61.  Nilai IS berkisar antara 0,27-1,00.  Tiga tipe habitat yaitu habitat kebun talun, hutan sengon, dan lapangan memiliki nilai IS=1,00.  Nilai IS yang digambarkan dengan dendogram, menunjukkan dua kelompok komunitas capung, yaitu komunitas capung habitat akuatik dan komunitas capung habitat terestrial.
Keragaman Koloni Jamur Mikroskopis pada Rizosfer Pohon Kelapa Sawit di Lingkungan Lahan Basah Annisa Widyana Mentari; Aulia Ajizah; Sri Amintarti
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.362

Abstract

Rizosfer merupakan daerah di sekitar perakaran tanaman yang menjadi tempat ideal bagi hidupnya mikroba tanah. Tempat ini biasanya terdapat pada perkebunan kelapa sawit yang menjadi lahan penelitian serta mempunyai ciri khas, di mana pohon-pohon tersebut tumbuh di tepi-tepi sungai sehingga menunjukkan bahwa pohon kelapa sawit hidup di lingkungan lahan basah. Penelitian bertujuan untuk mengetahui keberagaman koloni jamur mikroskopis pada rizosfer pohon kelapa sawit serta untuk mengetahui pentingnya membedakan morfologi antara koloni yang satu dengan yang lain. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif dengan pengambilan sampel di perkebunan kelapa sawit Desa Jelapat I Kecamatan Tamban, Barito Kuala. Sampel tanah dibiakkan pada medium Potato Dextrose Agar dan hasil keragaman koloni jamur yang didapatkan dideskripsikan berdasarkan morfologi dan sifat-sifat koloni. Hasil penelitian ditemukan 13 jenis koloni jamur mikroskopis yang tumbuh pada medium Potato Dextrose Agar. Koloni yang tumbuh memiliki berbagai bentuk di antaranya circular, irregular, filamentous dan rhizoid dengan permukaan koloni yang ditemukan terdiri dari raised, umbonate, flat, crateriform dan convex. Koloni yang ditemukan bertepi filiform, undulate, entire dan lobate dan di antaranya memiliki warna filamen yang berbeda-beda yaitu coklat, putih, kuning, dan hijau. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai referensi penunjang mata kuliah Mikrobiologi.
Video Pembelajaran Berbasis Powtoon: Pengaruh Media terhadap Kemandirian Belajar Biologi Siswa A. S. Alonemarera
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 1 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i1.363

Abstract

Kemandirian belajar memiliki peran yang sangat penting dalam pembentukan karakter dan kesuksesan akademis siswa. Kemandirian belajar biologi siswa di SMAN 4 Sidrap dinilai rendah, diduga akibat pembelajaran biologi yang kurang melibatkan teknologi informasi sehingga terkesan bersifat konvensional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pelibatan video pembelajaran berbasis aplikasi powtoon terhadap kemandirian belajar biologi siswa di SMA Negeri 4 Sidrap. Penelitian berjenis quasi eksperimen, memiliki populasi seluruh siswa kelas X IPA SMA Negeri 4 Sidrap berjumlah 45 orang. Melalui teknik complete sampling, ditetapkan seluruh populasi sebagai sampel penelitian yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol dengan desain post-test control group. Data dikumpulkan dengan teknik angket menggunakan instrumen lembar angket kemandirian belajar. Data dianalisis secara deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan nilai rata-rata kemandirian belajar kelas kontrol sebesar 40,40 dan kelompok eksperimen sebesar 73,83. Hasil uji independent sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0,00 Sig. < 0,05. Dengan demikian, disimpulkan bahwa pelibatan video pembelajaran berbasis powtoon memiliki pengaruh positif terhadap kemandirian belajar biologi siswa. Dalam pengembangan ilmu pengetahuan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan metode pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi video dan alat pembuatan animasi seperti Powtoon. Ini dapat membuka jalan untuk eksplorasi dan pengembangan metode pembelajaran baru yang lebih efektif.
Identifikasi Arthropoda di Kawasan Hutan Desa Talang-Taling, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Sumatra Selatan Sila Ibrahim; Ika Afidah; Muhammad Dhavin; Indriyani Fitri; Ambaria Latifah; Anggun Wicaksono
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.364

Abstract

Sumatera Selatan merupakan provinsi yang memiliki tingkat biodiversitas yang tinggi. Ada banyak potensi dan keanekaragaman yang belum diidentifikasi termasuk Arthropoda yang ada di kawasan hutan di sekitar Desa Talang Taling, Gelumbang, Muara Enim. Oleh sebab itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi Arthropoda di kawasan perhutanan Desa Talang Taling. Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2023 sampai dengan selesai. Pengumpulan data menggunakan metode jelajah yakni pengamatan dengan menelusuri secara langsung dan mencatat objek temuan pada kawasan perhutanan tersebut. Arthropoda yang ditemukan diidentifikasi morfologinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada Kawasan hutan ditemukan sebanyak 16 spesies individu Arthopoda. Adapun jenis Arhtropoda yang diperoleh yaitu Trigoniulus corallines, Heterometrus spinifer, Valanga nigricornis, Blattella asahinai, Bactrocera tryoni, Gryllus bimaculatus, Antheraea polyphemus, Bothrogonia ferruginea, Polistes Canadensi, Pseudempusa pinnapavonis, Blatta americana, Megalodacne fasciata, Leptocorisa acuta, Phaneroptera falcate, Cercyonis pegala, dan Xylocopa latipes. Kontribusi penelitian ini terhadap ilmu pengetahuan dapat dijadikan sebagai salah satu referensi atau acuan terhadap ilmu pengetahuan.
Pengaruh Video Pembelajaran Perkembangbiakan Vegetatif pada Tumbuhan (PERVETUM) terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VI B SDK Bhaktyarsa Kristina Kristina; Maria Helvina; Desi Maria El Puang
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.365

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA siswa kelas VI B di mana sebanyak 50% siswa belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Hal ini disebabkan oleh penggunaan media pembelajaran yang belum menarik dan bervariasi sehingga siswa cepat bosan, tidak aktif dan tidak memiliki minat untuk belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan video pembelajaran pervetum terhadap hasil belajar siswa kelas VI B SDK Bhaktyarsa.  Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen jenis Pre Eksperimental Design tipe one shot case study dengan subyek penelitian adalah siswa SDK Bhaktyarsa kelas VI B yang berjumlah 34 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes. Sementara itu teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai hasil belajar siswa sebelum menggunakan media video pembelajaran sebesar 68, sedangkan rata-rata nilai hasil belajar yang diperoleh siswa setelah menggunakan video pembelajaran sebesar 82. Maka dapat diambil kesimpulan bahwa penggunaan media video pembelajaran pervetum memiliki pengaruh dalam meningkatkan hasil belajar IPA siswa kelas VI SDK Bhaktyarsa.   
Analisa Kandungan Tembaga (Cu) pada Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) di Sungai Asahan Tanjungbalai Sonia Faras Pakpahan; Husnarika Febriani; Syukriah Syukriah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.366

Abstract

Sungai Asahan Tanjungbalai merupakan sungai yang menghasilkan ekspor laut dan perairan seperti kerang, ikan, dan udang. Akumulasi tembaga yang berlebihan di dalam tubuh organisme dapat menganggu proses fisiologis dan metabolisme. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kadar logam berat tembaga (Cu) pada air dan daging udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Penelitian ini menggunakan penelitian observasi, penentuan lokasi pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling, pengujian sampel air dan daging menggunakan Sepktrofotometer Serapan Atom (SSA). Analisis data menggunakan perhitungan BCF (Bioconcentration Factor). Hasil yang didapatkan pada uji logam air yaitu: stasiun I (0,0095 mg/L), stasiun II (<0,006 mg/L) dan stasiun III (0,0012 mg/L) yang kadarnya masih dibawah baku mutu (PPRI No. 22 Tahun 2021). Hasil yang didapatkan pada uji logam pada daging udang yaitu: stasiun I (9,09 mg/L), stasiun II (11,79 mg/L) dan stasiun III (9,55 mg/L) yang kadarnyamasih di bawah baku mutu (Direktur Jendral POM No. 03725 / B / SK / VII / 89). 
Potensi Bakteri Lipolitik Sebagai Biofertilizer Secara In Vitro Dari Limbah Cair Pabrik Kelapa Sawit Widya Assura Putri; Ulfayani Mayasari; Rasyidah Rasyidah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.367

Abstract

Limbah cair pabrik kelapa sawit merupakan salah satu jenis limbah organik yang dapat digunakan sebagai pupuk karena mengandung unsur hara. Adapun tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui potensi bakteri lipolitik sebagai biofertilizer secara In vitro dari limbah cair pabrik kelapa sawit. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan kuantitatif yang terdiri dari isolasi bakteri lipolitik, karakteristik bakteri lipolitik yaitu pengamatan makroskopi bakteri pada media lipid, uji aktivitas kuantitatif lipolitik, uji potensi bakteri lipolitik sebagai biofertilizer meliputi uji penambat nitrogen, kemampuan melarutkan fosfat dan kalium, serta pengamatan fisiologi bakteri meliputi pewarnaan gram dan uji biokimia yang terdiri atas uji katalase, uji methyl red, ujimotilitas, uji indol dan uji Triple Sugar Iron Agar (TSIA). Hasil isolasi bakteri lipolitik menunjukkan bahwa isolat BLCP 02, BLCP 04, BLCP 07, BLCP 08 dan BLCP 09 mempunyai kemampuan lipolitik terbesar berdasarkan indeks zona bening yang dihasilkan yaitu BLCP 02 memiliki IL sebesar 0,56 mm, BLCP 04 memiliki IL sebesar 0,75 mm, BLCP 07 memiliki IL 0,63 mm, BLCP 08 memiliki IL sebesar 0,73 mm dan BLCP 09 memiliki IL sebesar 0,68. Uji potensi sebagai agen biofertilizer juga didapatkan pada isolat BLCP 02, BLCP 04, BLCP 07, BLCP 08 dan BLCP 09 karena kelima isolat tersebut memiliki kemampuan lipolitik, pemfiksasi nitrogen, dan kemampuan dalam melarutkan fosfat dan kalium. Hasil dari identifikasi bakteri lipolitik terdapat 5 genus bakteri yang dinyatakan sebagai genus dari bakteri Lipolitik yaitu BLCP 02 Genus Micrococcus, BLCP 04 Genus Paracoccus, BLCP 07 Genus Actinomycetes, BLCP 08 Genus Bacillus dan BLCP 09 Genus Lysinibasillus. Penelitian dapat dijadikan referensi untuk ke depannya kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan bakteri lipolitik sebagai biofertilisasi dari limbah cair kelapa sawit. 
Siphonaxanthin, Keto-Karoteonid Alga Hijau, Kandidat Potensial Antidiabetes Dewi Ratih Tirto Sari; Lailatus Sarifah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 2 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i2.370

Abstract

Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolisme kronik yang disebabkan oleh peningkatan glukosa dalam darah. Mekanisme terjadinya diabetes mellitus sangat kompleks, salah satunya melalui aktivasi fosforilasi jalur MAPK. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi senyawa siphonaxantin sebagai antidiabetes melalui penghambatan protein kinase C (PKC) dalam mekanisme fosforilasi secara in silico. Penelitian menggunakan pendekatan in silico dengan molecular docking. Struktur 3D protein kinase C (PKC) diunduh dari database Protein Data Bank dengan kode akses PDB ID 3TXO. Struktur siphonaxantin diunduh dari PubChem NCBI dengan ID 11204185. Senyawa 2,6 – Naphthyridines  digunakan sebagai kontrol pembanding yang diperoleh dari protein data Bank 3TXO. Protein, senyawa pembanding dan siphonaxanting di docking dengan program molegro virtual docker dan dianalisis dengan PyMol 2.3 dan Discovery Studio ver.21.1..1. Senyawa siphonaxanthin berikatan dengan protein kinase C pada beberapa residu dengan 4 ikatan hydrogen dan 11 interaksi hidrofobik. Siphonaxantin juga menunjukkan daerah ikatan yang sama dengan 2, 6 – Naphthyridines, inhibitor control pada residu VAL369 dan PHE366. Berdasarkan energi ikatan, senyawa siphonaxanthin menunjukkan energi ikatan yang lebih rendah dari 2,6 napthyridines, yakni -258,6 kJ/mol. Penelitian ini disimpulkan bahwa siphonaxantin berpotensi sebagai kandidat obat antidiabetes dengan menghambat aktivasi fosforilasi oleh protein kinase C (PKC). Penelitian in vitro dan in vivo diperlukan untuk identifikasi lebih lanjut.Â