cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Catatan Keberadaan dan Persebaran Cerioporus squamosus di Indonesia Ivan Permana Putra
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 2 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i2.124

Abstract

Cerioporus squamosus adalah jamur liar yang dimanfaatkan sebagai bahan pangan dan telah dibudidayakan di beberapa negara. Di alam, jamur ini umumnya tumbuh di kayu baik pada hutan ataupun daerah yang dekat dengan kegiatan manusia. Jamur ini jarang dilaporkan keberadaan dan persebarannya di Indonesia, dan sebagian besar publikasi yang ada masih mencantumkan identitas taksonomi yang belum diperbaharui. Selain itu, laporan yang ada seringkali tanpa disertai dengan deskripsi yang lengkap sehingga jamur ini menjadi kurang populer di kalangan masyarakat Indonesia. Tulisan ini bertujuan untuk menyediakan informasi keberadaan C. squamosus yang ditemukan di Yogyakarta beserta deskripsi makroskopis, data persebaran lainnya di Indonesia, serta potensi pemanfaatannya. Hingga saat ini, jamur ini telah dilaporkan sebnyak 10 kali di Indonesia pada 9 lokasi yang berbeda. Informasi ini merapihkan data keragaman C. squamosus dan potensi pemanfaatannya di Indonesia.
Komposisi, Keragaman dan Struktur Vegetasi Rawa Lebak Tanjung Senai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan Putri Afriani; Juswardi Juswardi; Hanifa Marisa
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 2 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i2.167

Abstract

Tanjung Senai Ogan Ilir Sumatera Selatan merupakan kawasan rawa lebak musiman yang unik, mempunyai banyak potensi seperti perikanan, peternakan, pertanian, perkebunan dan ekowisata. Potensi yang menarik untuk dikembangkan pada kawasan ini salah satunya yaitu potensi ekowisata dengan aspek flora, fauna dan landscape. Upaya untuk mempertahankan fungsi ekologis dan memanfaatkan potensi yang ada di rawa kawasan Tanjung Senai Ogan Ilir secara berkelanjutan maka aspek flora perlu dikaji lebih lanjut dengan penelitian, karena keanekaragaman flora belum banyak dieksplorasi pada kawasan rawa dengan karakteristik tergenang secara musiman. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi, keragaman dan struktur jenis-jenis tumbuhan penyusun rawa lebak Tanjung Senai Ogan Ilir. Komposisi vegetasi rawa lebak Tanjung Senai Ogan Ilir disusun oleh 9 spesies tumbuhan yang terdiri dari 6 famili diantaranya famili Cyperaceae terdapat 3 spesies, Poaceae terdapat 2 spesies, Loganiceae, Myrtaceae, Phyllanthaceae, dan Rubiaceae masing-masing terdapat 1 spesies. Keragaman vegetasi rawa lebak Tanjung Senai Ogan Ilir termasuk kategori rendah dengan nilai indeks keanekaragaman (H’) 0.72. Struktur vegetasi rawa lebak Tanjung Senai dikuasai oleh tumbuhan tingkat tiang yaitu Melaleuca cajuputi Powell (dengan nilai penting 218,6%), tingkat pancang Hymenocardia punctata Wall. ex Lindl. (178,5%) dan tingkat semai Fimbristylis acuminata Valh. (150,1%). Dapat disimpulkan bahwa berdasarkan komposisi, keragaman dan struktur vegetasi rawa lebak Tanjung Senai maka dalam pengelolaan, pengembangan dan pemanfaatannya harus memperhatikan fungsi ekologis kawasan tersebut.
Pengukuran Kualitas Air Berbasis Teknologi Digital di Tambak Millenial Shrimp Farming (MSF) Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar, Sulawesi Selatan Yohanes Savianus; Sofia Dhengi; Barnabas Pablo Puente Wini Bhokaleba
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 2 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i2.117

Abstract

Budidaya udang Vaname merupakan andalan dan prioritas akuakultur Indonesia. Pemanfaatan teknologi digital sangat dibutuhkan dalam upaya peningkatan produksi udang nasional dalam 5 tahun kedepan. Salah satu komponen penting budidaya udang Vaname adalah kualitas air yang sangat berpengaruh pada kelangsungan hidup dan kecepatan pertumbuhan udang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara penggunaan alat ukur kualitas air di Tambak Millenial Shrimp Farming, Balai Perikanan Budidaya Air Payau Takalar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif Kualitatif. Hasil penelitian menyatakan bahwa budidaya pembesaran udang Vaname di Tambak MSF, BPBAP Takalar menerapkan pengukuran kualitas air dengan sistem pencatatan data secara digital sehingga setiap pengambilan keputusan didasarkan pada data teknis yang terukur. Hasil rekaman data kualitas air selama satu minggu meliputi nilai pH dengan kisaran 7,4-8,3; salinitas dengan kisaran 27-32 ppt; suhu dengan kisaran 27,2-30,10C; dan nilai DO dengan kisaran 4,33-6,5 mg/L. Seluruh komponen nilai pengukuran kualitas air pada Kolam Millenial BPBAP Takalar berada pada titik optimal bagi pertumbuhan dan kelangsungan hidup udang Vaname.  
Pengaruh Pencemaran Linear Alkylbenzene Sulfonate (LAS) dan Tembaga (Cu) terhadap Produksi Klorofil pada Tanaman Daun Tombak (Sagittaria lancifolia) Salsa Nabila; Alfin Fatwa Mei Afifudin; Rony Irawanto
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 2 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i2.162

Abstract

Pencemaran lingkungan merupakan isu global yang mendesak untuk diselesaikan, terutama oleh detergen dan logam berat. Salah satu strategi yang efektif dalam membersihkan atau mengurangi polutan dalam lingkungan adalah melalui pemanfaatan tumbuhan atau fitoremediasi. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi respons tanaman daun tombak (Sagittaria lancifolia) terhadap pencemaran Linear alkylbenzene sulfonate (LAS) dan tembaga (Cu) serta dampaknya terhadap kadar klorofil. Metode penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan delapan perlakuan dan tiga pengulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (S0), LAS dengan konsentrasi 10 ppm (S1), 30 ppm (S2), dan 50 ppm (S3), tembaga dengan konsentrasi 3 ppm (S4), serta kombinasi LAS dan tembaga dengan konsentrasi yang sama (S5-S7). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian LAS dengan konsentrasi rendah (10 ppm) merangsang produksi klorofil pada tanaman daun tombak, sementara konsentrasi yang lebih tinggi (30 ppm dan 50 ppm) menghambatnya. Pemberian tembaga tunggal dengan konsentrasi 3 ppm meningkatkan produksi klorofil. Interaksi antara LAS dan tembaga pada beberapa kombinasi perlakuan menghasilkan efek yang berbeda pada kadar klorofil. Tanaman pada kontrol menunjukkan kadar klorofil yang stabil selama periode pengamatan.
Keanekaragaman Pohon Riparian di Beberapa Mata Air Desa Soba Kabupaten Kupang Emiliana Eka Bano; Yoseph M Laynurak; Chatarina Gradict Semiun; Yulita Iryani Mamulak
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.281

Abstract

Vegetasi pohon riparian merupakan salah satu komposisi penyususun ekosistem riparian yang memiliki peranan vital dalam menjaga keanekaragaman hayati. Pohon riparian dapat ditemukan di sekitar sumber mata air. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui keanekaragaman vegetasi pohon riparian di mata air desa Soba kecamatan Amarasi Barat kabupaten Kupang. Metode yang di gunakan adalah Point-Quarter, dengan penarikan transek menjadi empat kuadran pengamatan. Di setiap kuadran dicatat jenis dan jumlah pohon, kemudian dilakukan pengukuran terhadap tinggi, diameter dan stratifikasi pohon, dan indeks lingkungan (Indeks Naturalness dan Indeks Hemeroby). Data yang di peroleh di analisis untuk memperoleh Indeks Kekayaan Jenis Margalef, Indeks Nilai Penting, dan Indeks Keankeragaman Shanon-Wiener. Hasil penelitian ditemukan 16 jenis pohon riparian dari 11 famili meliputi Euphorbiaceae, Arecaceae, Fabaceae, Myrtaceae, Annonaceae, Meliaceae, Menispermaceae, Moraceae, Malvaceae, Verbenaceae, dan Anacardiaceae. Famili Arecaceae merupakan jenis pohon riparian yang paling sering dijumpai. INP tertinggi mata air Oe Kou  dan Oe Kiu ditemukan pada pohon pinang (Areca sp.), dan mata air Oras pada pohon Kananga (Cananga odorata). Keanekaragaman vegetasi pohon riparian pada ketiga mata air desa Soba tergolong buruk dan sangat buruk, sedangkan  kekayaan jenis tergolong rendah sampai sedang.
Senyawa Bioaktif pada Daun Lemba (Curculigo racemosa Ridl.) Pienyani Rosawanti; Fahruddin Arfianto
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.286

Abstract

Salah satu jenis keanekaragaman hayati yang tumbuh dan persebarannya cukup banyak di Kalimantan Tengah adalah tumbuhan lemba salah satunya dari jenis Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae. Selama ini masyarakat menggunakan tumbuhan lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae) sebagai bahan untuk penyembiuhan penyakit, dan belum ada penelitian terkait kandungan dari tumbuhan lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa bioaktif daun lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae). Metode penelitian yang dilakukan adalah identifikasi sampel seluruh bagian tanaman di Laboratorium Karakterisasi Botani di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Kandungan bioaktif daun lemba yang diuji berupa tanin, alkaloid, saponin dan flavonoid. Hasil pengujian senyawa bioaktif secara kualitatif menunjukkan senyawa bioaktif yang terkandung pada daun lemba (Curculigo racemosa Ridl. Hypoxidaceae) adalah senyawa tanin, saponin, flavonoid dan kalkon,. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar uji lanjut mengenai identifikasi kandungan senyawa bioaktif secara kuantitatif dan uji efektivitas ekstrak daun.
Pengaruh Pendekatan Kontekstual dengan Berbantukan PPT terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Harapan Bhakti Makassar Arwin Arif; Herlina Herlina
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.302

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi disekolah tujuan yaitu masih rendahnya motivasi, minat serta masih banyak siswa yang masih bermalas-malasan dalam mengikuti pembelajaran sehingga berdampak pada hasil belajarnya dengan KKM yang masih jauh dari standar yang telah ditentukan yaitu 70. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya pengaruh pendekatan kontekstual dengan berbantukan PPT terhadap hasil belajar siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang melibatkan dua kelas yaitu kelas eksperimen dan kelas control. Populasi dalam penelitian ini menggunakan seluruh siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti yang berjumlah 3 kelas. Sampel yang digunakan adalah siswa kelas VIIIA dan siswa kelas VIIIB. Teknik pengumpulan data menggunakan dua cara yaitu tes kemampuan awal siswa (pretest) dan tes akhir (posttest) sementara itu teknik analisis data yang digunakan yaitu teknik analisis deskriptif dan teknik analisis inferensial. Hasil penelitian diperoleh rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pendekatan konstektual berbantukan PPT adalah 85,00 sedangkan hasil belajar siswa tidak berbantukan PPT adalah 81,83. Hasil uji t menunjukkan bahwa nilai thitung >ttabel atau 2,218 >1,67 dan besar nilai signifikan <0,05 yang berarti bahwa hipotesis H1 diterima dan H0 di tolak. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan konstektual berbantukan PPT pada siswa kelas VIII SMP Harapan Bhakti.
The Suitability of the Components of the Daily Assessment Book for Junior High School IPA Teachers (Biology) in Bekasi Adisti Ratnapuri; Fajar Adinugraha
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.307

Abstract

The Teacher's Daily Assessment Book is a form of teacher management. In fact, not all teachers are able to complete it. Therefore, the purpose of this study was to determine the format of the teacher's daily assessment book and to describe the suitability of the components of the daily assessment book in junior high school science teachers (biology). The research method used was field research with observation and interview techniques. The informants in the study were 10 junior high school science teachers (Biology) in Kecamatan Rawalumbu, Bekasi. All the respondents (100%) have document completeness in books 1 and 4. Unfortunately, not all the respondents have document completeness in books 2 and 3. Looking at the document completeness in book 2, only 50% of the respondents have document completeness. In Book 3, none of the respondents had 100% document completeness. The range of document completeness was from 69.23% to 84.62%. Finally, not all teachers have 100% complete documents in the workbook. This may be due to the administrative burden. This research is expected to provide insight into the need to balance the quality of teaching and the administrative burden on teachers.
Studi Meta Analisis : Efektivitas Penerapan Model Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Peningkatan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Wahyu Badarudin; Ananda Putri; Falya Adnin; Sekar Kinasih; Salma Junifah
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.280

Abstract

Keberhasilan dalam sebuah proses pembelajaran dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa dapat dipengaruhi oleh penerapan model pembelajaran yang digunakan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan model guided inquiry dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada jenjang SMA mata Pelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode meta analisis dengan mengumpulkan studi-studi. Populasi yang digunakan merupakan data dari sebuah jurnal ataupun skripsi yang menerapkan guided inquiry dalam pembelajaran biologi pada siswa SMA. Pengumpulan data dengan melakukan pencarian di google schoolar menggunakan kata kunci “Efektivitas model guided inquiry terhadap hasil belajar” biologi SMA Analisis data menggunakan software Microsoft Excel dan JASP. Terdapat 8 studi yang dipilih, 4 studi memiliki nilai effect size dengan kategori sangat tinggi yaitu 1.86, 1.91, 1.33 dan 1.15. Hasil analisis data menggunakan model random effect menunjukkan bahwa terdapat pengaruh signifikan Ketika menerapkan guided inquiry terhadap hasil belajar biologi dengan nilai p-value 0,01<0,05 dan termasuk kategori tinggi dengan nilai mean effect size 0,969. Jadi dapat disimpulkan bahwa penerapan guided inquiry efektif dalam meningkatkan hasil belajar biologi siswa SMA.
Pengembangan Booklet Insecta sebagai Media Pembelajaran Biologi untuk Siswa Kelas X MA Tri Bhakti At-Taqwa Rimaya Shofa; Tika Mayang Sari
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 3 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i3.297

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yaitu kurangnya pemahaman siswa terhadap materi insecta pada mata pelajaran biologi. Media pembelajaran yang digunakan oleh guru saat mengajar adalah buku cetak milik guru dan LKS siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan booklet insecta di MA Tri Bhakti At-Taqwa sebagai media pembelajaran siswa kelas X MA. Dalam penelitian ini digunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dengan menggunakan model pengembangan 4-D. Instrument pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, angket, dan dokumentasi. Teknik analisis data dan validasi produk menerapkan teknik analisis kualitatif deskriptif dan analisis kuantitatif deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan media pembelajaran booklet insecta sangat layak digunakan. Hasil presentase yang diperoleh masing-masing diantaranya yaitu ahli media sebesar 91,67%, ahli materi sebesar 90%, respon guru sebesar 90%, uji coba produk pada kelompok kecil siswa sebesar 90% dan semua menujukkan hasil bahwa booklet insecta termasuk kategori “Sangat layak”. 

Page 8 of 18 | Total Record : 180