cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 180 Documents
Meta Analisis Pengaruh Media Audio-Visual terhadap Hasil Belajar IPA Aulia Hafifah
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 3, No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.73

Abstract

Abstrak. Guru dan buku teks tidak lagi menjadi sumber belajar satu-satunya yang utama dan tidak ada bandingannya. Bahkan dengan beberapa tombol keyboard, para pelajar dapat menjelajahi berbagai informasi dunia, memperoleh akses dari perpustakaan dan sekumpulan informasi penting lainnya untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan barunya. Proses pembelajaran harus disesuaikan dengan perkembangan psikologis peserta didik pada berbagai tingkatan usia. Proses pembelajaran akan lebih efektif dan berhasil jika pendidik mampu untuk menciptakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan jenjang usia peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa dengan metode penelitian ini adalah Meta-analisis dari 20 artikel terkait dengan melihat nilai pretest-postest kemudian menggunakan analisa Gain. Perolehan rata-rata untuk pretest adalah 50,11065 dan rata-rata posttes adalah 77,39465. 
Extraction Methods and Bioactivity of Essential Oils from Kesum Leaves (Persicaria odorata): A Short Review Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Jatmiko Eko Witoyo; Dikianur Alvianto; Nelsy Dian Permatasari
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 3, No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.82

Abstract

Persicaria odorata (Synonym of Polygonatum odoratum and Polygonum minus) leaves, locally known as Kesum leaves, is one of Indonesia's biodiversity species, particularly on Kalimantan Island, and it is contained a high concentration of essential oils. The extraction of essential oil from Kesum leaves commonly uses various methods, including solvent extraction, steam distillation, hydro-distillation, supercritical fluid extraction, microwave-assisted extraction, ultrasonic-assisted extraction, and so on, with various extract characteristics produced. Several studies reported that Kesum leaves essential oil has numerous advantages, including anti-bacterial, hepatoprotective, anti-tyrosinase, antioxidant properties, and so on. Future research will require additional and new techniques, particularly non-thermal extraction technology and other bioactivity tests, to improve yield and maintain the essential oil composition of Kesum leaves. 
Meta-Analisis Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Materi Biologi di Jenjang SMA Niken Ari Anggraeni; Nani Sunarmi
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 3, No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.74

Abstract

Model pembelajaran discovery learning telah banyak diterapkan dalam proses pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan. Namun, belum diketahui bagaimana efektivitas model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis terkhususnya mata pelajaran Biologi di jenjang SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana meta-analisis model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis, terhadap materi pelajaran Biologi, dan berdasarkan wilayah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis yaitu dengan menganalisis kembali hasil penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis besaran pengaruh (effect size) dengan rumus Glass. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 11 hasil publikasi ilmiah berupa jurnal penelitian, skripsi, dan tesis. Berdasarkan hasil analisis rata-rata, hasil perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis yaitu sebesar 0,55 dan termasuk kedalam kategori yang besar. Perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning terhadap materi pelajaran Biologi yaitu sebesar 0,55 dan termasuk kedalam kategori yang besar. Perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning berdasarkan wilayah di Indonesia untuk wilayah pulau Jawa sebesar 0,42 dan termasuk kedalam kategori besar, sedangkan untuk wilayah pulau Sumatera sebesar 0,61 dan termasuk kedalam kategori besar, untuk wilayah pulau Sulawesi nilai effect size sebesar 0,68 dan termasuk kedalam kategori besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning sangat efektif apabila diterapkan pada pembelajaran Biologi di jenjang SMA karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Pembelajaran Berbasis Masalah Diintegrasikan dengan Teknik Pemetaan Pikiran: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Sistem Imun Muhammad Ardiansyah; Khairuna Khairuna; Lailatun Nur Kamalia Siregar
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 3, No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.84

Abstract

Bersumber pada hasil riset PISA serta observasi awal penelitian, kemampuan pemecahan masalah siswa pada kajian biologi tergolong masih rendah, sehingga tidak relevan dengan tujuan utama pendidikan Abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran berbasis masalah diintegrasikan dengan teknik pemetaan pikiran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem imun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, hingga didapatkan XI MIA 1 selaku kelas eksperimen dan XI MIA 2 selaku kelas kontrol. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian post-test control group. Instrumen penelitian berupa tes esai yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Purnamasari & Setiawan. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dan uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 ≤ 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,914, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Ditafsirkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah diintegrasikan dengan teknik pemetaan pikiran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem imun dengan pengaruh sebesar 91,4%.
Analisis Kendala Siswa Dalam Pembelajaran Tatap Muka pada Materi Ekosistem di SMA Negeri 1 Lohbener Idah Hamidah; Anilia Ratnasari; Tri Ratna Dewi
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.87

Abstract

Selama masa pandemi pembelajaran dilakukan secara daring. Namun dengan menurunnya angka pasien covid, pembelajaran dilakukan secara tatap muka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan kendala siswa dalam pemeblaaran tatap muka setelah pandemipada materi ekosisitem. Metode peneleitiannya yaitu kualitatif deskriptif. Sumber penelitian dari penelitian ini terdiri dari sumber data primer melitputi data hasil pengisian angket, wawancara dan sumber data skunder berupa data dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu indikator dengan presentase terbesar 18,26 % pada indicator siswa tidak mampu menguasai materi ekosistem, 17,3% pada indkator siswa tidak mencapai prestasi belajar, 17,2 % pada pembelajaran dibatasi pada materi ekosistem, dan 15,38 %pada indicator menurunya motivasi belajar siswa. Dengan demikian siswa mengalami kendala belajar pada saat pembelajaran tatap muka setalah pandemi.
Pemanfaatan Tumbuhan sebagai Obat oleh Masyarakat di Desa Lor-Lor, Kepulauan Aru, Provinsi Maluku Hastuti Hastuti; Hasria Alang; Adriani Adriani
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.108

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan tingkat keragaman tumbuhan yang sangat tinggi.  Terdapat sekitar kurang lebih 40.000 spesies tumbuhan obat yang dilaporkan berada di Indonesia. Namun seiring dengan perkembangan zaman pengetahuan mengenai penggunaan tanaman sebagai tumbuhan obat ikut berkurang. Pengetahuan ini hanya diketahui terbatas pada para orang tua yang masih mempraktekkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendokumentasikan jenis tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat  Desa Lor-Lor, Kepualauan Aru, Provinsi Maluku sebagai tumbuhan obat, mengetahui organ tumbuhan yang digunakan serta cara pengolahan dan jenis penyakit yang dapat diobati. Penelitian ini merupakan penelitian deskritif kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan masyarakat yang masih mempraktekkan pengobatan dengan menggunakan tumbuhan sebagai obat. Analisis data dilakukan membuat tabulasi dalam bentuk tabel dan dianalisis secara deskriptif.  Identifikasi tumbuhan dilakukan dengan mencocokkan jenis tumbuhan dengan referensi baik dari buku seperti buku flora, Taksonomi Tumbuhan obat maupun sumber-sumber lain yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 23 spesies tumbuhan obat yang digunakan oleh masyarakat desa Lor-lor untuk mengobati penyakit. Organ yang digunakan dalam mengobati penyakit yaitu daun, rimpang, akar dan buah. Cara pengolahan obat yaitu direbus, diparut dibakar, ditumbuk, diremas dikunyah dan dioles.
Analisis Kendala Pembelajaran Biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada Masa Pandemi Covid-19 Yosefina Ngongo; Yohanes Bare; Mansur S
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.94

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan masyarakat Indonesia salah satunya dunia pendidikan, sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang objektif, faktual, akurat dan sistematis dari setiap masalah yang akan dideskripsikan dalam bentuk kata–kata. Sumber data dalam penelitian yaitu guru mata pelajaran biologi dan peserta didik kelas XI dan XII MIPA SMAS St. Petrus Kewapante yang merupakan narasumber utama bagi peneliti dalam mendapatkan informasi atau data mengenai kendala dan solusi dalam kegiatan pembelajaran biologi di masa pandemi covid-19. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, penyebaran angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, kendala yang dialami peserta didik berbeda-beda diantaranya : aspek pemahaman : 2,94 termasuk kategori baik, aspek kuota internet atau jaringan : 2,70 termasuk kategori baik, aspek pelaksanaan : 2,29 masuk kategori tidak baik, aspek pembelajaran : 3,0 masuk kategori baik dan aspek media pembelajaran 2,5 masuk dalam kategori tidak baik. Kendala-kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi pada masa pandemi covid-19 membuat pembelajaran tidak maksimal, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan memiliki konsribusi sebagai evaluasi maupun bahan acuan agar pembelajaran kedepannya lebih baik.
Keragaman dan Potensi Tumbuhan Pakan Kerbau Rawa (Bubalus bubalis L.) di Tanjung Senai Ogan Ilir, Sumatera Selatan Putri Kartikawati; Dwi Puspa Indriani; Juswardi Juswardi
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.112

Abstract

Rawa lebak di Tanjung Senai, Ogan Ilir, Sumatera Selatan memiliki fauna yang menjadi daya tarik karena keunikannya ialah kerbau rawa. Untuk dikembangkan sebagai kawasan ekowisata keberadaan dari kerbau rawa perlu dipertahankan, sehingga ketersediaan pakan penting untuk diketahui sebagai upaya mengetahui daya dukung kawasan penggembalaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman, kelimpahan dan potensi tumbuhan pakan kerbau rawa, sebagai upaya pengembangan ekowisata terkait dengan daya dukung kawasan penggembalaan kerbau rawa di Tanjung Senai. Penentuan lokasi pengamatan dilakukan secara purposive sampling dengan membuat 10 plot berukuran 1x1 m yang terbagi menjadi 5 plot pada lokasi rawa dan 5 plot pada lokasi darat. Analisis data meliputi keanekaragaman, kelimpahan dan potensi tumbuhan pakan. Berdasarkan hasil penelitian, jenis tumbuhan pakan kerbau rawa di Tanjung Senai berasal dari famili Cyperaceae yaitu Eleocharis geniculata (L.) Roem. & Schult., Eleocharis dulcis (Burm. f.) Trin. ex Hensch., dan Fimbristylis schoenoides (Retz.) Vahl., dan Poaceae adalah Paspalum eglume Morrone & Zuloaga dan Paspalum vaginatum Sw. Nilai kerapatan pada jenis tumbuhan E. geniculata, E. dulcis, F. schoenoides, dan P. eglume pada lokasi rawa dalam kategori melimpah, kecuali jenis P. vaginatum pada lokasi rawa memiliki nilai kerapatan dalam kategori sesekali, sedangkan pada lokasi darat memiliki nilai dalam kategori melimpah. Nilai indeks keanekaragaman, indeks kekayaan, dan indeks kemerataan tumbuhan pakan kerbau rawa pada lokasi rawa lebih tinggi dari lokasi darat. Tumbuhan pakan kerbau rawa pada musim kemarau cukup tersedia dengan jumlah total ketersediaan 5.481,1kg/ha dengan produksi 1.165,1kg/ha. Berdasarkan kerapatan, indeks keanekaragaman, kekayaan, kemerataan, ketersediaan dan produksi tumbuhan pakan kerbau rawa maka jenis tumbuhan yang ada di Tanjung Senai cukup berpotensi sebagai pakan kerbau rawa.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Sistem Pernapasan Manusia SMP Kelas VIII Yosefina Suryanti Hejo; Yohanes Bare; Sukarman Hadi Jaya Putra
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.93

Abstract

Media Lembar Kerja Pesera Didik (LKPD) berperan dalam membantu siswa dalam memadukan latihan fisik dan mental, pengetahuan peserta didik selama sistem pembelajaran. Tinjauan ini dimaksudkan untuk menganalisis Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdasarkan model pembelajaran STAD pada materi  sistem pernafasan manusia Kelas VIII SMP. Penelitian lanjutan ini mengacu pada model 4-D, yang terdiri dari beberapa tahap antara lain: tahap pendefinisian (Define), tahap perencanaan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Dessemination). Materi yang dikembangkan telah disetujui oleh para ahli materi, media dan bahasa dengan aktegori sangat valid dan kemudian diujicobakan di kelas kecil yang diberikan kepada satu guru sains dan sepuluh siswa dengan skor 88 dan 54,4 dengan klasifikasi yang sangat layak. Setelah kelas kecil, dilanjutkan kelas besar yang diberikan kepada dua orang guru IPA dan 22 siswa dengan nilai 86 dan 56,7 dengan klasifikasi yang sangat layak. Produk Lembar Kerja Peserta DidikBerbasis Model Pembelajaran STAD pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas VIII SMP ini sangat valid dan sangat layak untuk dimanfaatkan sebagai sumber media pembelajaran di sekolah.
Identifikasi Kandungan Kadmium (Cd) di Dalam Tanaman Area Bekas Terbakar di Taman Nasional Baluran Tasafima Tesari; Suhadi Suhadi; Agus Dharmawan
SPIZAETUS: JURNAL BIOLOGI DAN PENDIDIKAN BIOLOGI Vol 4, No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.119

Abstract

Baluran, sebagai Taman Nasional yang memiliki fungsi melindungi seluruh kehidupan ekologis (termasuk spesies dan ekosistem pendukungnya) menghadapi permasalahan kebakaran hutan setiap tahunnya. Sementara itu menurut penelitian sebelumnya, peristiwa akibat kebakaran hutan menyebabkan tanah bekas lokasi kebaran memiliki kandungan logam berat yang dapat terserap oleh akar tanaman, dan dapat membahayakan fauna yang terlindungi. Salah satu logam berat yang terkandung yaitu Kadmium (Cd) pada tanah kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variasi kandungan logam berat Kadmium (Cd) pada tumbuhan di area terbakar berdasarkan perbedaam waktu terjadinya kebakaran. Adapun waktu terjadinya kebakaran dalam penelitian ini yakni, kebakaran di bulan Juni, Juli dan Agustus Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah deskriptif komparatif. Penelitian ini diawali dengan tahap observasi lapangan, dilanjutkan dengan analisis vegetasi tumbuhan di lokasi terbakar dengan menentukan INP tertinggi, pengambilan sampel data tumbuhan, identifikasi spesimen tumbuhan, dilanjutkan dengan analisis tumbuhan yang dikonsumsi satwa, kemudian yang terakhir dilakukan pengujian logam berat Kadmium yang terkandung. Berdasarkan hasil penelitian kandungan logam berat kadmium pada E. ruderalis merupakan kandungan kadmium tertinggi pada area terbakar pada bulan Juni, sedangkan kandungan kadmium tertinggi pada I. cylindrica merupakan kandungan kadmium tertinggi pada area terbakar pada bulan Juli.

Page 6 of 18 | Total Record : 180