cover
Contact Name
Betty Masruroh
Contact Email
betty.masruroh@um.ac.id
Phone
+6285733562345
Journal Mail Official
jrpf.journal@um.ac.id
Editorial Address
Physics Department Faculty of Mathematics and Science Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No.5, Sumbersari, Kec. Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Riset Pendidikan Fisika
ISSN : -     EISSN : 25487183     DOI : -
Core Subject : Science, Education,
The scope of this journal covers all areas included in physics and science education including (but not limited to): Innovative Pedagogical Approaches in Physics Education Physics Education in Industrial Revolution 4.0 Physics Learning Media Lesson Study Physics Teacher Professionality Development Physics Assessment Theoretical Review
Articles 89 Documents
Pengaruh Strategi Think Pair Share pada Pembelajaran Guided Inquiry terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Agus Hadi Nuryanto; Parno Parno; Wartono Wartono
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p76-82

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh strategi think pair share pada pembelajaran guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis. Jenis penelitian adalah eksperimen semu dengan rancangan pretest dan posttest control design. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan kemampuan berpikir kritis antara siswa yang belajar menggunakan strategi think pair share dengan siswa yang belajar tanpa strategi think pair share. Kemampuan berpikir kritis siswa yang belajar menggunakan strategi think pair share lebih tinggi dibandingkan dengan siswa yang belajar tanpa strategi think pair share.
Analisis Penguasaan Konsep dan Kesulitan Belajar Materi Alat-Alat Optik pada Siswa Kelas XI MAN Tuban Qurrotul Ainiyah; Lia Yuliati; Parno Parno
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p24-29

Abstract

Penguasaan konsep erat kaitannya dengan penyelesaian masalah. Permasalahan yang dihadapi siswa dengan penguasaan konsep yang akan memicu kesulitan belajar. Penelitian menggunakan desain penelitian deskriptif dengan subyek penelitian sebanyak lima kelas yang terdiri dari 184 siswa. Penelitian menunjukkan penguasaan konsep fisika siswa kelas XI MAN Tuban masih rendah. Kesulitan belajar yang diidentifikasi meliputi kesulitan siswa dalam melakukan percobaan alat-alat optik, kesulitan dalam mempelajari alat-alat optik di kelas maupun di luar kelas, kesulitan dalam memahami penerapan materi alat-alat optik dalam kehidupan sehari-hari, kesulitan siswa dalam membuat diagram jalannya sinar pada pemantulan dan pembiasan cahaya, dan kesulitan siswa dalam menyelesaikan soal secara matematis.
Korelasi Penalaran Ilmiah dengan Penguasaan Konsep Siswa pada Topik Usaha dan Energi Surayatum Muchoyimah; Sentot Kusairi; Nandang Mufti
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 4, No 2 (2019): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v4i2p104-109

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengetahui korelasi penalaran ilmiah dengan penguasaan konsep usaha dan energi siswa. Survey dilakukan dengan memanfaatkan instrumen tes penalaran ilmiah dan penguasaan konsep. Tes dilakukan terhadap 97 siswa SMA Negeri 1 Lawang yang telah mempelajari materi usaha dan energi. Hasil tes menunjukkan nilai rata-rata hasil tes penguasaan konsep adalah 45,59 dalam rentangan 0-100, sementara hasil penalaran siswa rata-rata 5 dari rentangan 0-13 yang dapat dikategorikan sebagai transisi awal. Penelitian menemukan bahwa penalaran ilmiah dan penguasaan konsep siswa berkorelasi positif sebesar 0,4 dengan kategori sedang. Penalaran ilmiah siswa perlu mendapat perhatian dalam rangka mendukung siswa dalam menguasai konsep fisika khususnya usaha dan energi.
Pengaruh Penerapan Diagram pada Pembelajaran STEM terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Materi Suhu dan Kalor Mifta Rahmadiyah; Hari Wisodo; Parno Parno
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v6i1p37-46

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan diagram dalam pembelajaran STEM terhadap kemampuan pemecahan masalah siswapada topik materi suhu dan kalor. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods. Penelitian kuantitatif menggunakan quasi-experimental design yang dipilih dengan purposive sampling dengan tipe posttest-only design dan penelitian kualitatif berupa wawancara menggunakan teknik purposive sampling. Subjek penelitian adalah siswa-siswi salah satu SMA di kota Malang kelas XI semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Sebelum penelitian dilakukan, kemampuan siswa antar kelas diuji menggunakan Mann-Whitney. Setelah kedua kelas diberikan intervensi berbeda, pengaruhnya diukur menggunakan effect size. Kemampuan pemecahan masalah siswa antar kelas ekperimen dan kontrol menunjukkan hasil berbeda. Pada kelas eksperimen, pengaruh kemampuan pemecahan masalah tergolong medium effect. Proses pembangunan solusi dalam pemecahan masalah fisika menjadi peran diagram dalam melatih kemampuan pemecahan masalah siswa. Discovery learning sebagai metode pembelajaran yang diterapkan pada kelas eksperimen membantu guru untuk menerapkan STEM yang berfokus pada penyelesaian masalah.
Meningkatkan HOTS Siswa Melalui Penerapan LKS Berbasis Open-Ended Problem dalam Pembelajaran IPA Sunaryo Romli; Agustiawan Agustiawan
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p113-118

Abstract

Penelitian ini bertujuan meningkatkan HOTS siswa melalui penerapan lembar kerja siswa (LKS) berbasis open-ended problem pada materi fluida statis. Jenis penelitian ini adalah penilaian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-A SMP IT Ar-Raihan Bandar Lampung sejumlah 25 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes dengan instrument HOTS, dan dokumentasi. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode. Teknik analisis data dilakukan pada pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus. Masing-masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Penelitian ini dikatakan berhasil jika memenuhi indikator keberhasilan, yaitu (1) HOTS siswa pada siklus I meningkat dari prasiklus dan meningkat dari siklus I ke siklus berikutnya, dan (2) nilai tes HOTS siswa mencapai KKM yaitu ≥ 75 dengan ketuntasan klasikal ≥ 85%. Hasil penelitian menunjukkan hasil tes siswa dalam menyelesaikan soal-soal HOTS sebelum tindakan sebanyak 10 siswa tuntas (40%) dengan nilai rata-rata kelas 46,81 dan predikat keterampilan HOTS sedang. Setelah tindakan menjadi 22 siswa tuntas (88%) dengan rata-rata kelas 82,38 dan predikat keterampilan HOT tinggi. Kesimpulan penelitian ini adalah penerapan LKS berbasis open-ended problem pada pembelajaran IPA terbukti efektif meningkatkan HOTS siswa.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Usaha dan Energi Siswa SMA dengan Pembelajaran Inquiry Sifatus Sholikah; Eny Latifah; Sutopo Sutopo
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p53-58

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang harus dimiliki siswa yang diimplementasikan dalam memecahkan permasalahan yang terjadi di lingkungan sekitar.  Pembelajaran fisika khususnya materi usaha dan energi hendaknya menjadi agen pendongkrak kemampuan pemecahan masalah. Dengan demikian dilakukan penelitian yang  bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pemecahan masalah usaha dan energi siswa yang belajar menggunakan pembelajaran inquiry dengan siswa yang belajar menggunakan model pembelajaran direct instruction. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperimen dengan menggunakan rancangan penelitian nonequivalent control group design. Pengumpulan data dilakukan sebelum dan sesudah penelitian pada kelas eksperimen (inquiry) dan kelas control (direct instruction). Pretest digunakan sebagai data awal siswa dan posttes setelah pembelajaran digunakan sebagai data untuk uji beda menggunakan  ANCOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan kemampuan pemecahan masalah usaha dan energi antara kelas yang menggunakan model pembelajaran inquiry dengan kelas yang menggunakan model direct instruction. Kemampuan pemecahan masalah usaha dan energi siswa dapat meningkat dengan menggunakan pembelajaran Inquiry. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa kelas eksperimen lebih baik daripada kelas kontrol.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbantuan Swishmax 4 untuk Membantu Siswa dalam Menganalisis Besaranbesaran Fisis pada Gerak Lurus Atik Nur Aminah; Dwi Haryoto
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 3, No 2 (2018): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v3i2p20-26

Abstract

Penelitian dan pengembangan produk ini memiliki tujuan untuk menghasilkan media pembelajaran dan mengetahui keterlaksanaan pengembangan media pembelajaran berbantuan swishmax 4 untuk membantu siswa dalam menganalisis besaran-besaran fisis pada gerak lurus. Metode penelitian yang digunakan adalah model Thiangrajan, dimana model penelitian dan pengembangan tersebut dinamakan 4D yang terdiri dari 4 tahap yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Desminate (penyebarluasan). Pada penelitian ini hanya sampai pada tahap Develop (pengembangan), karena penelitian ini hanya sampai pada uji terbatas (validasi ahli dan uji coba terbatas oleh siswa), sehingga pada tahap Desminate (penyebarluasan) tidak digunakan. Hasil penelitian ini menunjukkan validasi media sebesar 3,5 dengan kriteria valid, validasi materi sebesar 3,1 dengan kriteria cukup valid, dan angket respon siswa sebesar 90,0% dengan kriteria sangat layak.
Pengaruh E-Modul Berbasis TPACK-STEM terhadap Literasi Sains Alat Optik dengan Model PBL-STEM Disertai Asesmen Formatif Dini Mahirotul Aulia; Parno Parno; Sentot Kusairi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 6, No 1 (2021): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v6i1p7-12

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa SMA Negeri 9 Malang kelas XI yang belajar menggunakan E-Modul berbasis TPACK-STEM yang disajikan dengan model PBL-STEM disertai asesmen formatif pada materi alat optik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimrn semu (quasi experiment) dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Instrument yang digunakan berupa soal uraian materi alat optik dengan reliabilitas 0,87. Data diperoleh dari nilai pretest dan posttest. Analisis data diperoleh nilai rata-rata pretest sebesar 25,18 dan nilai rata-rata posttest sebesar 36,26. Berdasarkan hasil analisis data paired sampel test  diperoleh t hitung > t tabel = 41,858>2,024 dan nilai sigifikansi lebih kecil dari 0,05 maka maka H0 ditolak dan H1 diterima. Maka dapat disimpulkan bahwa kemampuan literasi sains setelah diberi perlakuan lebih tinggi dari pada kemampuan literasi sains sebelum diberi perlakuan.
Pengaruh PjBL-STEM Disertai Asesmen Formatif terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah pada Materi Elastisitas dan Hukum Hooke Sartika Dewi Lukitawanti; Parno Parno; Sentot Kusairi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 2 (2020): November
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i2p83-91

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui kemampuan pemecahan masalah siswa yang belajar dengan model PjBL-STEM disertai asesmen formatif dibandingkan dengan siswa yang belajar dengan model PjBL. Rancangan penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain pretest posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Butir soal uraian kemampuan pemecahan masalah digunakan sebagai tes untuk mengetahui hasil kemampuan pemecahan masalah siswa setelah diberi perlakuan. Terdapat lima indikator yang digunakan, yaitu “Useful description”, “Physics approach”, “Specific application of physics”, “Mathematical procedures”, dan “Logical progression”. Berdasarkan hasil uji t-dua pihak, didapatkan hasil thitung = 5,549 > ttabel = 1,996 dengan  Xeksperimen = 72,81 > Xkontrol = 65,94 yang menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa yang belajar dengan model PjBL-STEM disertai asesmen formatif lebih tinggi daripada dengan model PjBL. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model PjBL-STEM disertai asesmen formatif berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah pada pokok bahasan elastisitas dan hukum Hooke.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa pada Pembelajaran Structured Inquiry Berbantuan Socratic Questioning: Materi Optika Geometri Sintia Arianti; Sentot Kusairi
Jurnal Riset Pendidikan Fisika Vol 5, No 1 (2020): Mei
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um058v5i1p30-37

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis dan kesulitan siswa yang mengikuti pembelajaran Structured Inquiry berbantuan Socratic Questioning. Metode dalam penelitian berupa mixed method dengan desain embedded experimental. Subjek penelitian adalah 29 orang siswa kelas XI IPA 4 SMAN 9 Malang. Tes uraian kemampuan berpikir kritis digunakan sebagai instrumen untuk mengetahui kemampuan berpikir kritis siswa sebelum dan sesudah pembelajaran. Didapatkan peningkatan nilai rata-rata kemampuan berpikir kritis siswa saat pretestt sebesar 24,65 dan saat posttest sebesar 66,29. Didapatkan pula normalized gain sebesar 0,55 serta d effect size sebesar 3,76. Disimpulkan bahwa pembelajaran structured inquiry berbantuan socratic questioning dapat mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa. Masih ditemukan masalah diantaranya siswa belum bisa melukiskan proses pembentukan bayangan dua lensa dan belum bisa membedakan sifat lensa dan cermin ketika diterapkan pada permasalahan.