cover
Contact Name
Asrul Ismail
Contact Email
asrul.ismail@uin-alauddin.ac.id
Phone
+6285255912413
Journal Mail Official
jurnal.farmasi@uin-alauddin.ac.id
Editorial Address
Jl. H. M. Yasin Limpo No. 36 Romangpolong, Kabupaten Gowa Jurusan Farmasi Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Location
Kab. gowa,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Jurnal farmasi UIN Alauddin Makassar
ISSN : 23559217     EISSN : 27215210     DOI : 10.24252/jfuinam
Core Subject : Health, Science,
Jurnal Farmasi diterbitkan oleh Jurusan Farmasi UIN Alauddin Makassar. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun dengan tema seputar ilmu kefarmasian, yang mencakup Sains Farmasi, Farmasi Klinik dan Komunitas, serta Manajemen Farmasi.
Articles 225 Documents
KETERTARIKAN MASYARAKAT TERHADAP APOTEKER SEBAGAI INFORMER OBAT BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI 4.0 Asrul Ismail
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 8 No 1 (2020): Jurnal Farmasi Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v8i1.18556

Abstract

Pelayanan kefarmasian telah menjadi bagian vital dalam sistem pelayanan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Apoteker merupakan tenaga kesehatan yang berperan dalam pelayanan kefarmasian. Salah satu peran apoteker yaitu sebagai informer obat dalam kegiatan pelayanan informasi obat dan konseling. Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat menjadi tantangan dan peluang tersendiri bagi profesi apoteker dalam melaksanakan tugas dan fungsinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran ketertarikan masyarakat terhadap peran apoteker dalam menggunakan teknologi informasi sebagai informer obat. Penelitian berbentuk deskriptif secara cross sectional yang dilakukan dengan survey kepada 210 masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 98.6% responden yang menggunakan smartphone dalam mengakses survey ini, sedangkan 1.4% menggunakan laptop. Sebanyak 94.8% responden telah mengetahui eksistensi dan tugas profesi apoteker. Masyarakat mencari tau obatnya secara mandiri sebesar 76.2% dan mencari apoteker ketika membeli obat 52.4%. Keinginan berkonsultasi obat secara daring sebanyak 92.3%. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat memiliki ketertarikan terhadap pelayanan informasi obat menggunakan teknologi informasi melalui internet.
UJI AKTIVITAS ANTIMIKROBA HASIL FRAKSINASI EKSTRAK ETANOL DAUN PATIKALA (ETLINGERA ELATIOR) TERHADAP BEBERAPA MIKROBA UJI Faridha Yenny Nonci; A Tenriugi Daeng; Hasnia A
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 2 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v4i2.2244

Abstract

The purpose of this study was to determine the activity of ethanol extract of leaves patikala fraction (Etlingera elatior) as an antimicrobial in some microbes and identify the components of compounds in the leaves patikala which acts as an inhibitor of the microbes. The research was done by using KLT-Bioautografi. Simplicia leaves patikala macerated with maceration method stratified by using solvent n-hexane and ethanol 96%, then the test screening of bacteria which then extract fractionation actively performed by the method of KCV (Vacuum Liquid Chromatography), chromatographic separation of compounds results then carried TLC -Bioautografi are placed on the surface of the solidified medium. After 15-30 minutes plates (chromatogram) is appointed and removed from the medium, were incubated for 1 x 24 hours at 37 ° C for bacteria and 3 x 24 hours at room temperature for mushrooms. Results showed that the microbes could be reversed after tested KLT- Bioautografi there are 5 bacterium is Escherichia coli, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, and Pseudomonas aeruginosa. Further quantitative research to determine the level of effectiveness of the results of the leaf fraction patikala to determine the value of MIC (Minimum Inhibitory Concentration) and the sensitivity of the most active fraction against microbes Escherichia coli, Bacillus subtilis, Staphylococcus aureus, Streptococcus mutans, and Pseudomonas aeruginosa. 
UJI AKTIVITAS UMBI PORANG (Amorphophallus oncophyllus) TERHADAP PENURUNAN KADAR KOLESTEROL PADA MENCIT (Mus musculus) JANTAN Afrisusnawati Rauf; Surya Ningsi; Ulfa Utami Amrus
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 2 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i2.3291

Abstract

Telah dilakukan penelitian      tentang Uji Aktivitas Umbi      Porang (Amorphophallusoncophyllus)TerhadapPenurunanKadarKolesterolPadaMencit (MusMusculus)Jantan.Penelitianinibertujuanuntukmengetahuidosisoptimumumbi porangyangdapatdigunakanuntukmenurunkankadar kolesteroldarah.Padapenelitianinidigunakan15ekor mencityangdibagimenjadi5 kelompokperlakuan.Seluruhmencitdibuathiperkolesterolemiadenganmemberi lemakkambing.Setelahkadarkolesteroldarahawalmencitdiukur,padakelompokIII, IV,danVdiberisuspensiumbiporangdengandosis berturut-turut4mg/gBB,8mg/gBBdan12mg/gBB,kelompokIdiberikanNa-CMC 1%sebagaikontrolnegatifdankelompokIIdiberikanatorvastatinsesuaiberatbadan mencitsebagaikontrolpostifselama1minggu,lalukadarkolesterolmencitdiukur. DarihasilujistatistikRancanganAcakLengkap(RAL)danujiBNT dapat disimpulkanbahwaUmbiPorangdapatmenurunkan kadarkolesterol,dosis4mg/gBBdenganpresentasepenurunanyaitu7,06%,8mg/g BBdenganpresentasepenurunanyaitu15,50%dan12mg/gBBdenganpresentase penurunanyaitu21,80%.Namun,ketigadosisinibelumseefektifatorvastatindalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah
UJI EFEKTIVITAS IMUNOMODULATOR EKSTRAK ETANOL KORTEKS KAYU JAWA (Lannea coromandelica Hout .Merr.) TERHADAP AKTIVITAS DAN KAPASITAS FAGOSITOSIS MAKROFAG PADA MENCIT (Mus musculus) JANTAN Haeria Haeria; Nurshalati Tahar; Nur Hikmah Ramadhani
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 4 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i4.4515

Abstract

Korteks kayu jawa merupakan salah satu bahan obat yang banyak digunakan di masyarakat sebagai obat tradisional dalam pengobatan seperti luka, mengatasi memar, diare, opthalmia, asam urat, keseleo dan disentri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas imunomodulator ekstrak etanol korteks kayu jawa (Lannea coromandelica Hout Merr) terhadap aktivitas dan kapasitas fagositosis makrofag pada mencit (Mus musculus) jantan. Digunakan 15 ekor mencit jantan yang dibagi secara acak menjadi 5 kelompok. Kelompok 1 kontrol negatif yaitu Na CMC 1%, kelompok 2 kontrol positif yaitu Imboost Force®, kelompok 3  ekstrak 50 mg/kg BB, kelompok 4 ekstrak korteks 150 mg/kg BB, dan kelompok 5 yaitu ekstrak 450 mg/kg BB masing-masing diberikan selama tujuh hari dan pada hari ke delapan diinjeksikan suspensi bakteri Staphylococcus aures secara intraperitoneal. Mencit dibedah dan diambil cairan peritoneumny untuk diamati di bawah mikroskop menggunakan hemasitometer. Berdasarkan analisis statistik aktivitas fagositosis makrofag, pada dosis 150 mg/kg BB dan 450 mg/kg BB tidak beda nyata atau dikatakan memiliki efek yang sama dengan kontrol positif Imboost Force®. Sedangkan pada analisis statistik kapasitas fagositosis sel makrofag tidak berbeda nyata antara variasi ekstrak dosis dengan kontrol positif Imboost force®. Namun, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui pengaruh pemberian ektrak korteks kayu jawa pada manusia secara in vivo sebagai efek imunomodulator.
PENETAPAN KADAR TANIN TOTAL EKSTRAK BIJI JINTAN HITAM (Nigella sativa) SECARA SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS Mukhriani Mukhriani; Faridha Yenny Nonci; Mumang Mumang
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 2 No 4 (2014): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v2i4.2162

Abstract

Researched about The Total Tannin Assay Extract of Black Cumin Seeds (Nigella sativa) with Ultraviolet-Visible Spectrophotometry. This research aims to determine the levels of total tannin extract of black cumin seeds (Nigella sativa). The method used is multilevel macerationusing n-hexane and ethanol 70%. Extracts were identified using FeCl3reagent and gelatin solution showed positive resultscontaining tannin onthe ethanol70%extract.The extracts thatpositive containing tannins diluted, added Folin Deanis reagent and saturated sodium carbonate, then read at 740  nm wavelength. Forming reaction was the oxidation reduction where tannin as reductant and Folin Denis as an oxidant. The results of oxidation will form a blue color that can be read at maximum wavelength. Based on the regression y = 0.004 x + 0.097 and 0.996 for determination coefficient, was gained an average of tannin levels in the ethanol extract of black cumin seeds (Nigella sativa) is 4, 13 %.
PEMANFAATAN LIMBAH KERTAS SEBAGAI SUMBER ETANOL MENGGUNAKAN ENZIM XILASE Yurike Kin Fatimala; Hestri Parenrengi; Sumiana Ambari
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 7 No 2 (2019): Jurnal Farmasi Volume 7 Nomor 2
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v7i2.11575

Abstract

Kertas memiliki urgensi yang sangat tinggi. Penggunaan kertas yang banyak d masyarakat, menimbulkan produksi kertas meningkat. Selulosa merupakan komposisi terbesar dari kertas. Selulosa dapat dikonversi menjadi alkohol melalui beberapa tahapan. Dalam penelitian ini, metode yang dilakukan adalah pengolahan sampel, pemisahan tinta dari kertas menggunakan enzim xilase, hidrolisis dengan H2SO4, uji kadar glukosa, fermentasi, destilasi, pengukuran kadar alkohol, dan analisis gugus OH. Melalui tahapan tersebut dihasilkan etanol yang dapat digunakan sebagai antiseptik, desinfektan, dan bahan laboratorium.
FORMULASI PASTA SERBUK KOPI DENGAN VARIASI KONSENTRASI SEBAGAI DAYA HAMBAT TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS Viani Anggi
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 4 No 3 (2016): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v4i3.2231

Abstract

Formulation have been conducted Pasta coffee powder with variation concentration Southwestern As inhibitory against Staphylococcus aureuss, this study to determine whether the coffee powder can be formulated into a paste and to determine which are most effective concentration to inhibit the growth of Staphylococcus aureus. Pasta coffee powder made by vary the concentration of coffee powder that is Formula I, II, III, and IV with coffee beans concentration 0%, 30%, 35%, and 40% were tested on inhibition against Staphylococcus aureus using the diffusion method with filter paper. From the results of this study indicate that coffee powder can be formulated into dosage pasta and able to inhibit the growth of Staphylococcus aureus, the results of the statistical Ansira test result that of formula I, formula II, formula III and formula IV there are significant differences. The results were further using HSD test showed that the concentration of 30% most effectively inhibit the growth of Staphylococcus aureus.
UJI EFEK HIPOGLIKEMIK EKSTRAK ETANOL BATANG PARANG ROMANG (Boehmeria virgata (Forst) Guill) TERHADAP MENCIT (Mus musculus) JANTAN Muhammad Rusdi; Jumratul Jannah; Sitti Fauziah Noer; Hasyim Bariun
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 1 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i1.2374

Abstract

Telah dilakukan Penelitian uji efek hipoglikemik ekstrak etanol batang  Parangromang terhadap mencit jantan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui efek hipoglikemik dari beberapa macam konsentrasi ekstrak etanol batang  Parangromang terhadap penurunan glukosa darah pada mencit jantan. Sampel diekstraksi dengan metode refluks menggunakan etanol 96%. Penelitian ini menggunakan hewan uji mencit jantan sebanyak 18 ekor yang dibagi dalam 6 kelompok pengujian. Mencit dipuasakan selama       4 jam sebelum pengujian, kemudian pengukuran kadar glukosa awal, setelah itu diinduksi dengan glukosa 10% dan diukur kadar glukosa setelah induksi.  Kelompok I diberi suspensi Na-CMC 1% sebagai kontrol negatif, kelompok II, III, IV, dan V masing-masing diberikan perlakuan suspensi ekstrak etanol batang parang romang 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, dan kelompok VI diberi suspensi dari tablet glibenklamid 0,017 mg/kg BB sebagai kontrol positif. Pemberian dilakukan peroral dengan volume pemberian 1 mL. Kemudian kadar glukosa darah diamati setelah pengujian dengan menggunakan glukometer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ekstrak etanol batang parang romang dengan dosis 50 mg/kg BB, 100 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, 200 mg/kg BB, memiliki efek hipoglikemik lebih besar bila dibandingkan dengan kontrol negatif (Na-CMC 1%) dan efeknya berbeda nyata dengan tablet glibenklamid 0,017 mg/kg BB.
TEKNIK SINTESIS POVIDON Nursalam Hamzah
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 5 No 3 (2017): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v5i3.4358

Abstract

Povidon telah luas digunakan dalam bidang farmasi. Mekanisme sintesisnya berdasarkan reaksi polimerisasi adisi. Teknik sintesisnya sangat luas meliputi metode massal, larutan, suspensi, emulsi dan endapan. Metode massal dan larutan kadang menghasilkan povidon dengan bobot molekul yang rendah. Sedangkan metode endapan menghasilkan povidon dengan bobot molekul yang tinggi. Selain itu, inisiator yang digunakan untuk reaksi adisi juga beragam, tetapi senyawa turunan peroksida merupakan inisiator reaksi yang paling luas digunakan. Hal ini karena bobot molekul yang dihasilkan lebih tinggi dan strukturnya tidak mengalami percabangan.Povidon dapat ditingkatkan kualitasnya dengan membentuknya menjadi kopolimer dan ikat silang. Molekul yang dihasilkan dapat memperbaiki higroskopisitas, kekentalan dan daya rekatnya. Tetapi terkadang mempengaruhi kemampuannya dalam mengikat air. Povidon telah luas digunakan dalam dunia farmasi sebagai bahan penghancur dalam tablet dan penstabil suspensi. Selain itu digunakan juga dalam campuran obat luka.
PENENTUAN POTENSI TABIR SURYA EKSTRAK KLIKA ANAK DARA (Croton oblongus Burm F.) Haeria Haeria; Surya Ningsi; Israyani Israyani
Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar Vol 2 No 1 (2014): Jurnal Farmasi
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/jurfar.v2i1.2148

Abstract

A study concerning the determination of the potential sunscreen extract cortex anak dara (Croton oblongus Burm f.) UV-Vis spectrophotometry. This study aims to determine the SPF value, percent transmission erythema (% Te), and the percent transmission of pigmentation (% Tp) of the extract cortex anak dara (Croton oblongus Burm f.) with use spectrophotometer UV-Vis. Determination of potential sunscreen SPF value is determined based on the calculation of %Te and %Tp. The measurement results indicate that the SPF value of the extract with a concentration of 300 ppm = 2,991. Value of %Te = 22, 655%, and the value of %Tp = 26.837%. SPF value can be determined extract cortex anak dara (Croton oblongus Burm f.) at a concentration of 300 ppm has a minimum level of protection and sunscreen for the result value %Te and %Tp extract cortex anak dara (Croton oblongus Burm f.) is said to not be able to hold the skin to prevent redness / erythema, but can withstand pigmentation or darkening of the skin.

Page 10 of 23 | Total Record : 225