cover
Contact Name
Rikky Gita Hilmawan
Contact Email
rikky.hilmawan@bku.ac.id
Phone
+628122087308
Journal Mail Official
lppm.psdkutasikmalaya@bku.ac.id
Editorial Address
Jl RE Martadinata No 142 Kota Tasikmalaya Email: lppm.stikesmk@gmail.com Telp/Fax (0265) 339772
Location
Kab. tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Mitra Kencana Keperawatan dan Kebidanan
ISSN : 25990055     EISSN : 26151987     DOI : 10.54440
Core Subject : Health,
Jurnal Mitra Kencana di bawah Universitas Bhakti Kencana PSDKU Tasikmalaya, merupakan sarana publikasi ilmiah yang terbit setiap enam bulan dan sudah memiliki nomor ISSN yang cetak maupun elektronik dengan nomor pISSN 2599-0055 dan eISSN 2615-1987. Terbitan pertama Jurnal Mitra Kencana pada bulan November 2017. Jurnal Mitra Kencana (JMK) dapat menerima artikel penelitian asli yang relevan pada bidang Ilmu Keperawatan dan Kebidanan. Format artikel penelitian terdiri atas halaman judul, abstrak (Bahasa Indonesia), pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan dan saran, dan daftar pustaka.
Articles 70 Documents
GAMBARAN KADAR HEMOGLOBIN DAN SATURASI OKSIGEN PADA REMAJA DI SMK B Iis Sopiah Suryani; Meti Sulastri
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2019): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v3i2.83

Abstract

ABSTRAK Background: Masa era globalisasi terjadi persaingan yang ketat diberbagai aspek, diperlukan sumber daya manusia yang berkualitas. SDM yang berkualitas dapat terhambat karena kesehatan dan status gizi. Terutama pada wanita, remaja cenderung mengalami anemia karena sedang dalam masa transisi dan juga karena menstruasi. Penyebab anemia ada beberapa factor diantaranya kurangnya asupangizi, selain itu pola menstruasi, pengetahuan tentang anemia, zat besi bias dipenuhi dengan mengkonsumsi zat fe, akan tetapi mengkonsumsi suplemen yang mengandung zat besi dalam jumlah banyak dapat merusak lapisan usus. Cara agar dapat memenuhi kebutuhan zat besi dalam tubuh yaitu dengan cara mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung zat besi misalnya kacang hijau dan kacang kedelai. Kacang hijau dan kacang kedelai dapat diolah menjadi makanan serta minuman segar. Jugabanyak terdapat dipasaran sehingga lebih gampang diperoleh. Aim: Untuk mengetahui gambaran kadar Hemoglobin dan Saturasi Oksigenpada remaja di SMK B.Method: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Sampel pada penelitian ini diambil dengan menggunakan metode purpossive sampling yang memenuhi criteria inklusi dan ekslusi. Instrumen pada penelitian ini menggunakan Hemoglobin Testing System Quick Check set dan Oxymetri. Sample pada penelitian ini terdiri dari 32siswi di SMK B. Result: Hasil penelitian pada pemeriksaan kadar hemoglobin dalam darah remaja putri di SMK B menunjukan nilai minimum sebesar 9,30 gr/dl dan kadar Hb maksimum sebesar 16,90 gr/dl dengan rerata 12,7676 dan standar deviasi sebesar 1,66200. Dan hasil penelitian pemeriksaan saturasi oksigen dalam darah remaja di SMKB memiliki nilai minimum saturasi oksigen sebesar 93% dan nilai maksimum sebesar 99% dengan rerata97,6176 dan standar deviasi sebesar 1,39294. Conclusion: Gambaran kadar hemoglobin dalam darah dan saturasi oksigen dalam darah pada remaja siswi di SMK B dalam kategori normal.hanya ada beberapa siswa yang kadar hemoglobin nya kurang. Kata Kunci: Remaja, Hemoglobin, Saturasi Oksigen
GAMBARAN PENGETAHUAN MAHASISWA /I TINGKAT I TENTANG TERAPI AKUPRESUR PADA PASIEN STROKE DI AKPER BHAKTI KENCANA BANDUNG 2019 Dede Nur Azis Muslim
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Mitra Kencana
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v4i1.92

Abstract

ABSTRAKMenurut data dari World Health Organizaton (WHO) pada tahun 2011 terdapat 15.000.000 orang di dunia yang mengalami stroke setiap tahunnya. Pada tahun 2014 di Kota Bandung dengan jumlah 3.612 kasus (4,49%) dari jumlah keseluruhan 80.478 kasus (100%), sedangkan pola kematian akibat penyakit stroke di Kota Bandung menempati peringkat pertama sebanyak 68 kasus (20,36%) dari jumlah keseluruhan 334 (100%). Selain itu The National Institute of Health di Amerika merekomendasikan akupresur dalam program rehabilitasi stroke. Akupresur diketahui mempercepat penyembuhan dan pemulihan kembali gerak motorik dan keterampilan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan mahasiswa/i tentang terapi akupresur pada pasien stroke di Akper Bhakti Kencana Bandung. Pengetahuan adalah merupakan hasil tahu dan ini terjadi setelah orang mengadakan penginderaan terhadap suatu objek tertentu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel 50 responden. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner dengan 100% seluruh responden dapat mengisi kuesioner. Hasil penelitian menunjukan hampir seluruh responden yaitu 44 responden (88%) memiliki pengetahuan kurang dan sebagian kecil dari responden yaitu 6 responden (12%) memiliki pengetahuan cukup tentang terapi akupresur pada pasien stroke. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan pengetahuan responden terhadap terapi akupresur pada pasien stroke adalah kurang. Diharapkan peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian lebih lanjut tentang motivasi pasien penderita stoke terhadap terapi akupresur.Kata Kunci : Pengetahuan, Stroke, Akupresur
GAMBARAN PELAKSANAAN PENILAIAN ALDRETE SCORE PADA PASIEN POST OPERASI DI RUANG RECOVERY ROOM RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. SOEKARDJO KOTA TASIKMALAYA Aida Sri Rachmawati
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i2.55

Abstract

ABSTRAKDampak yang ditimbulkan dari tindakan post operatif di ruang perioperatif cukup serius sehingga diperlukan observasi atau penilaian terhadap kondisi fisik dan psikologis pasien sampai pengaruh anestesi berkurang dan kondisi umum stabil. Penilaian tersebut dapat  dilakukan menggunakan  Aldrete Score. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pelaksanaan penilaian Aldrete Score pada pasien post operasi di ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan menggunakan pendekatan prospektif. Pengambilan sampel dengan total sampling sebanyak 12 orang perawat anestesi. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa gambaran pelaksanaan penilaian Aldrete Score pada pasien post operasi di ruang Recovery Room Rumah Sakit Umum Daerah dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya tahun 2016 sebanyak 7 responden (58,3%) yang melakukan sesuai dengan prosedur penilaian di Ruang Recovery Room, dan 5 responden (41,7%) yang tidak melakukan. Berdasarkan hasil  tersebut  diharapkan  perawat  melaksanakan  asuhan  keperawatan  kepada pasien post operasi, hendaknya perawat melakukan observasi dan evaluasi kondisi pasien dengan menggunakan Aldrete Score untuk meningkatkan pelayanan keperawatan profesional.Kata kunci                  : aldrete score, post operasi, recovery room
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG KESEHATAN GIGI DENGAN PERILAKU PERAWATAN GIGI ANAK USIA SEKOLAH DASAR KELAS 4-6 DI SD DESA CIHERAS KECAMATAN CIPATUJAH KABUPATEN TASIKMALAYA Budy Nugraha; Doni Doni
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v5i1.120

Abstract

Karies gigi merupakan masalah gigi dan mulut yang masih jadi permasalahan kesehatan dan menjadi kan nya salah 1 dari 20 Penyakit Tidak Menular di Kabupaten Tasikmalaya. Prevalensi kasus tertinggi dengan 10.990 kasus. Data yang diperoleh dari Bagian Pelayanan Klinik Umum Puskesmas Cipatujah didapatkan anak yang berobat ke Puskesmas pada tahun 2019 karena sakit gigi mencapai 875 orang, sebagian besar yaitu 52% diantaranya adalah anak usia sekolah dasar dan sisanya anak usia pra sekolah. Salah satu penyebab timbulnya masalah kesehatan gigi dan mulut pada masyarakat adalah faktor perilaku atau sikap mengabaikan kebersihan gigi dan mulut. Tujuan penelitian ini adalah untuk meneliti adakah hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan perilaku perawatan gigi anak usia sekolah dasar kelas 4-6 di SDN Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantittaif dengan metode analitik dengan teknik pendekatan Crossectional. Sampel yang diambil dalam penelitian ini siswa/siswi kelas 4-6 di Sekolah Dasar di Desa Ciheras dengan metode Random Sampling. Uji Statistik menggunakan metode Chi-Square. Hasil penelitian didapatkan sebanyak (51,4%) siswa/siswa berpengetahuan baik dengan perilaku perawatan gigi sebagian besar sudah baik dengan prevalensi (68.6%). Hasil uji Statistik didapatkan hubungan antara tingkat pengetahuan tentang kesehatan gigi dengan perilaku perawatan gigi anak usia sekolah dasar kelas 4-6 di SDN Desa Ciheras Kecamatan Cipatujah Kabupaten Tasikmalaya dengan p value 0,000 < 0,005. Berdasarkan hasil penelitian tersebut perlunya edukasi dan konseling lebih lanjut pada anak oleh pihak puskesmas setempat guna meningkatkan pengetahuan yang semakin baik pada anak.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN KEMAMPUAN KETERAMPILAN SOSIAL ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS (TUNARUNGU) DI SLB YAYASAN BAHAGIA KOTA TASIKMALAYA Asep Mulyana; Ade Iwan Mutiudin
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 2 (2018): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i2.45

Abstract

ABK tunarungu memiliki masalah yang menonjol pada kemampuan keterampilan sosial karena keterbatasan kemampuan mendengar mereka. Kemampuan keterampilan sosial dapat ditingkatkan dengan adanya dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kemampuan sosial ABK; tunarungu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian non-eksperimen dengan desain penelitian deskriptif korelasional dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi adalah 34 wali murid di SLB Yayasan Bahagia Kota Tasikmalaya. Metode samplingnya adalah total sampling. Variabel penelitian adalah dukungan keluarga, kemampuan keterampilan sosial ABK; Tunarungu. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner. Hasil penelitian menggunakan uji statistik product momen person, Analisis univariat menunjukan 21 (61.8%) responden dukungan keluarga yang baik, 13 (38.2%) responden dukungan keluarga yang kurang, dan kemampuan keterampilan sosial terdiri dari 20 (58.8%) anak mempunyai kemampuan keterampilan sosial baik dan 14 (41.2%) anak mempunyai kemampuan keterampilan sosial kurang. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan dukungan keluarga dengan kemampuan keterampilan sosial dengan nilai p-value 0.001 menunjukkan kekuatan tingkat hubungan korelasinya sedang dan searah berarti semakin baik dukungan keluarga maka semakin baik pula kemampuan keterampilan sosial yang dimiliki anak tunarungu. Kemampuan keterampilan sosial yang kurang pada anak tunarungu dapat diminimalisir oleh keluarga karena keluarga adalah orang yang paling dekat dan mempunyai intensitas baik untuk bersama dengan anak tunarungu.
HUBUNGAN KONSUMSI JUNK FOOD DENGAN STATUS GIZI Iis Sopiah Suryani; Meti Sulastri; Hasrinurhidayat Hasrinurhidayat
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Mitra Kencana
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v4i1.101

Abstract

ABSTRAK Remaja pada usia 10-18 tahun mengalami fase pertumbuhan dan perkembangan pesat dalam hal fisiologis, psikologis, dan sosial. Periode yang rentan gizi karena berbagai sebab ada di masa remaja . Masalah gizi merupakan masalah kesehatan masyarakat, namun penanggulangannya tidak dapat dilakukan dengan pendekatan medis dan pelayanan kesehatan saja. Gaya hidup modern cenderung menyebabkan status gizi anak di atas normal, sehingga anak menjadi gemuk atau obesitas. Junk food dideskripsikan sebagai makanan yang tidak sehat atau memiliki kandungan gizi yang tidak seimbang. Untuk mengetahui hubungan konsumsi junk food dengan status gizi dengan gizi lebih Jenis penelitian yang digunakan adalah non eksperimen dengan desain penelitian korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas VII, VIII, dan IX di Sekolah Menengah Pertama S yang berjumlah 90 siswa dengan tenik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisa data yang digunakan adalah Uji Chi-square. Penelitian memperlihatkan hubungan antara konsumsi junk food dengan status gizi dapat dijabarkan bahwa dengan menggunakan hasil p value sebesar 0,867. Sehingga dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang bermakna antara konsumsi junk food dengan status gizi di Sekolah Menengah Pertama S. Dari hasil penelitian yang diperoleh, dapat dilihat dan disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang bermakna antara konsumsi junk food dengan status gizi pada siswa di Sekolah Menengah Pertama S.Kata Kunci : Junk food, Status gizi
PENGARUH PEMBERIAN INHALASI MINYAK ANGIN AROMA TERAPI CITRUS LEMON TERHADAP PENGURANGAN EMESIS IBU HAMIL TRIMESTER PERTAMA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS CIKAJANG KABUPATEN GARUT Meti Sulastri
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 1, No 1 (2017): JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v1i1.4

Abstract

Emesis Gravidarum terjadi pada 60-80% primigravida dan 40-60% terjadi pada multigravida. Satu diantara seribu kehamilan gejala-gejala lain menjadi berat. Hasil presurvey yang dilakukan pada tanggal  18 juli 2017 di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Ciakajang Garut didapat data pada bulan juni 2017 terdapat 131 orang ibu hamil yang memeriksakan kehamilannya, dari 131 orang ibu hamil yang disurvei 67 diantaranya mengalami emesis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inhalasi minyak angin aromaterapi  citrus lemon terhadap emesis pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas DTP Ciakajang Garut. Rancangan penelitian ini menggunakan Quasi eksperimen. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 67 ibu hamil yang mengalami emesis, pengambilan sampling dengan menggunakan total sampling sebanyak 67 ibu hamil. Data dalam penelitian ini data primer penelitian langsung terhadap ibu hamil. Analisis data yang digunakan pre-test dan post-test. Dari hasil penelitian yang dilakukan pada ibu hamil di Puskesmas DTP Cikajang Kabupaten Garut tahun 2017 menunjukkan bahwa ada pengaruh inhalasi aromaterapi lemon terhadap emesis pada kelompok ibu hamil dengan nilai P-Value 0.000˂0.05. Oleh karena itu bagi masyarakat (ibu hamil) yang mengalami emesis dapat menerapkan pengobatan herbal dengan aromaterapi yang tepat untuk menurunkan gejala emesis salah satunya menggunakan lemon inhalasi aromaterapi agar dapat mengurangi emesis sehingga mengurangi seringnya penggunaan farmakologi yang begitu banyak efek sampingnya.Kata kunci : Inhalasi minyak angin aromaterapi lemon, penurunan emesis pada kehamilan
HUBUNGAN IMUNISASI, ASI EKSKLUSIF DAN PERAN KADER DENGAN TUMBUH KEMBANG BALITA DI PUSKESMAS RANCAEKEK TAHUN 2019 Agung Sutriyawan; Merfiana Andini; Ratna Dian
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 2 (2019): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v3i2.87

Abstract

ABSTRAK Prevalensi kasus balita pendek di Indonesia tahun 2018 sebanyak 29,9%, balita kurus sebanyak 10,2% dan gizi kurang sebanyak 17,7%. Angka tersebut menunjukkan bahwa Indoensia berada diatas prevalensi secara global dan di atas target. Berat badan kurang di Puskesmas Rancaekek DTP tahun 2018 sebanyak 6%, balita pendek sebanyak 8,6% dan balita kurus sebanyak 1,7%. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan imunisasi, pemberian ASI eksklusif dan peran kader dengan tumbuh kembang balita 12-24 bulan di Puskesmas Rancaekek DTP tahun 2019. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif jenis observasional, dengan desain penelitian cross sectional. Jumlah populasi penelitian ini adalah 1140 ibu balita dan diambil sampel sebanyak 78 ibu balita dengan menggunakan teknik purposive sampling.Kuesioner yang digunakan menggunakan skala likert.Teknik analisis yang digunakan adalah chi square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar balita (71,8%) tumbuh kembangnya sesuai. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan status imunisasi dengan tumbuh kembang balita 12-24 bulan (p value = 0,002) dan adanya hubungan ASI eksklusif dengan tumbuh kembang balita 12-24 bulan (p value = 0,000) serta tidak adanya hubungan peran kader dengan tumbuh kembang balita 12-24 bulan (p value = 0,964). Disarankan agar Puskesmas dapat mengoptimalkan program-program seperti meningkatkan cakupan dan penyuluhan imunisasi, meningkatkan cakupan dan penyuluhan ASI eksklusif serta mengoptimalkan kader dan posyandu. Kata Kunci :ASI Eksklusif, Peran Kader, Imunisasi, Tumbuh Kembang
SHALAT MALAM DALAM AL-QURAN DAN PENGARUHNYA TERHADAP KESEHATAN MENTAL Asep Muksin
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 3, No 1 (2019): JURNAL MITRA KENCANA
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v3i1.71

Abstract

ABSTRAK Shalat malam diungkapkan dalam al-Quran diungkapkan dengan beberapa redaksi, diantaranya diungkapkan dengan lafadz tahajjud dan n?syiah yang terletak pada dua surat yang berbeda, yaitu terdapat pada surat Al-Isra ayat 79 dan terdapat juga di dalam surat al-Muzzammil ayat 6. Kedua lafadz tersebut yang terdapat di dalam dua surat yang berbeda keduanya dimaknai dengan shalat malam. Lafadz tahajjud, dimaknai dengan shalat malam yang dilaksanakan dengan didahului dengan tidur, sedangkan an-N?syiah menunjukan kepada makna shalat sunnah yang dilaksanakan dimalam hari setelah bangun tidur baik didahului dengan tidur atau tidak. Shalat malam yang diungkapkan dengan dua lafadz yang berbeda di atas pada hakikatnya memiliki fungsi yang sama, kedua-duanya akan menghadirkan nilai pahala yang begitu istimewa, yaitu ditinggikan derajatnya (maqam) sebagai hamba-hambanya muttaqin, diberikan ketenangan jiwa (ruh) dan kesehatan mental yang baik. Sedangkan kesehatan mental adalah menurut bahasa berasal dari kata mental dan Hygeia yang memiliki makna jiwa, nyawa, roh, dan semangat. Menurut istilah kesahatan, mental adalah terwujudnya kesrasian yang sungguh-sungguh antara fungsi kejiwaan dan terciptanya penyesuaian diri antara manusia dengan dirinya dan lingkungan berlandaskan keimanan dan ketaqwaan serta bertujuan untuk mencapai hidup yang berakna dan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Kesehatan mental juga dimaknai dengan terwujudnya keharmonisan yang sungguh-sungguh antara fungsi jiwa, serta mempunyai kesanggupan untuk menghadapi problem-problem yang biasa terjadi, dan merasakan secara positif kebahagiaan dan kemampuan dirinya. Dalam kajian ini penulis mencoba memaparkan bagaimana implikasi shalat malam dalam kehidupan sehari-hari serta pengaruhnya terhadap kesehatan mental dengan menggunakan metode tematik yang menghimpun ayat-ayat al-Quran yang berkaitana dengan tema shalat malam dalam al-Quran dan pengaruhnya terhadap kesehatan mental. Sumber data peneliitian ini terdiri dari sumber primer dan sekunder. Sumber yang diambil dari ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan tema penelitian merupakan sumber primer. Sedangkan kitab tafsir dan buku-buku yang berkaitan dengan tema penelitian adalah sumber sekunder. Kata Kunci : Al-Quran, Mental, dan Shalat Malam
HUBUNGAN KENAIKAN BERAT BADAN IBU SELAMA KEHAMILAN DENGAN BERAT BADAN BAYI LAHIR DI DESA CIBUNAR KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT Sumarni Sumarni; Lina Marlina
JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN Vol 5, No 1 (2021): JURNAL MITRA KENCANA KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : LPPM Universitas Bhakti Kencana Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54440/jmk.v5i1.118

Abstract

Penyebab kematian bayi di Indonesia adalah BBLR 29 persen, asfiksia 27 persen, tetanus 10 persen, infeksi 5 persen, gangguan hematologik 6 persen, masalah pemberian makan 10 persen, dan lain lain 13 persen. Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) merupakan rangking pertama penyebab tingginya angka kematian bayi. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya BBLR, diantaranya yaitu : faktor ibu, faktor kehamilan, faktor janin. Pertumbuhan dan perkembangan kesehatan bayi serta berat badan bayi saat lahir dipengaruhi oleh status kesehatan ibu selama hamil dan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan. Tujuan Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kenaikan berat badan ibu selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif analitik dengan pendekatan crossectional, dengan instrumen penelitian menggunakan lembar isian. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu melahirkan yang berdomisili di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut Bulan Nopember 2018 sampai Oktober 2019 sebanyak 144 orang. Tehnik pengambilan sampel penelitian dengan menggunakan purposive sampling. Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kenaikan berat badan ibu selama kehamilan di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut sebagian besar termasuk kategori normal, Berat Badan Bayi Lahir di Desa Cibunar Kecamatan Malangbong Kabupaten Garut sebagian besar termasuk kategori normal dan ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir (r value = 0,000). Berdasarkan hasil penelitian di ketahui bahwa ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan selama kehamilan dengan berat badan bayi lahir (r value = 0,000).