cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 181 Documents
PENGARUH E-WOM, EASE OF USE AND TRUST TERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN SECARA ONLINE MELALUI LIFESTYLE PADA PENGGUNA E-COMMERCE SHOPEE DI SURAKARTA handayani, asih; Aris Eddy Sarwono; Desinta Pratiwi
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4665

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh Electronic Word of Mouth (E-WOM), Ease of Use dan Trust terhadap Lifestyle serta dampaknya terhadap keputusan pembelian pelanggan Shopee di Surakarta. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Ease of Use, E-WOM, Trust berpengaruh terhadap gaya hidup. E-WOM dan Trust berpengaruh terhadap keputusan pembelian tetapi berbeda dengan Ease of Use tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian. Kesimpulannya, Lifestyle merupakan variabel intervening yang dapat memediasi pengaruh variabel E-WOM dan Ease of Use terhadap keputusan pembelian.
Pelajaran Agama Pada Tingkat Primary School (Studi Komparatif Indonesia Dan Amerika) Niswatin Khoiriyah; Nur Kholis; Nur Maslikhatun Nisak
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4828

Abstract

Setiap negara mengeluarkan kebijakan berkaitan dengan pendidikan yang meliputi kurikulum dan tata kelola. Salah satu sisi yang dapat dijadikan sebuah contoh dari Negara Amerika Serikat pada baiknya pengelolaan lembaga pendidikan. Sejarah masuknya Islam serta perkembangannya di Amerika Serikat mengungkapkan hal menarik untuk dipelajari. Artikel ini membahas tentang materi pelajaran agama tingkat pendidikan anak usia dini studi kasus Indonesia dan Amerika. Kajian ini memberikan gambaran tentang perbandingan pelajaran agama di sekolah Indonesia dan Amerika. Metode penelitian menggunakan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa materi pendidikan agama di Amerika tentang sejarah agama-agama sedangkan untuk isi dari kitab setiap agama serta keyakinannya tidak diperbolehkan diajarkan di sekolah umum karena amerika menganut sistem Freedom of Religon, agama merupakan usur yang bersifat pribadi. Di sekolah yang berbasis agama diperbolehkan mengajarkan pendidikan agama sesuai basis lembaga pendidikannya. Sedangkan di Indonesia karena negera dengan penganut Islam terbesar dunia maka pendidikan agama Islam diajarkan pada sekolah berbasis agama islam dan sekolah umum. Kata Kunci : Primary School, Pendidikan Agama Amerika dan Indonesia
A Kontribusi Ilmu Balaghah terhadap Makna dan Sastra yang Terkandung dalam Ayat-Ayat Al-Qur’an : The Contribution of Balaghah Science to the Meaning and Literature Contained in the Verses of the Qur'an Shabriyah, Nabila Shema; Muhammad Nuruddien
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4830

Abstract

Terbelakangnya kaum Arab zaman dahulu yang mempunyai pikiran dan percaya bahwa al-Qur’an bukanlah berasal dari wahyu Allah tetapi berasal dari Nabi Muhammad SAW sendiri. Hal tersebut membuat para ilmuwan-ilmuwan muslim atau teolog mengkaji lebih dalam kebahasaan dan kesusastraan yang terdapat dalam al-Qur’an dan ternyata bahasa al-Qur’an memang menggunakan bahasa yang sangat tinggi dan sangat agung. Dari situ barulah kaum Arab zaman dahulu mempercayai bahwasanya al-Qur’an merupakan sumber wahyu yang berasal dari Allah SWT. Hal tersebut membuat ilmu kesusastraan dan balaghah berkembang semakin pesat hingga sekarang. ilmu tersebut dinamakan ilmu Balaghah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatid dengan pendekatan induktif, yang kemudian melalui pengumpulan data yang dilakukan dengan literature review, mengutip, dan menganalisis terhadap sumber-sumber data yang terkait. Keterkaitan dan relevansi ilmu Balaghah terhadap al-Qur’an sangat minim sekali dibahas baik didalam artikel-artikel ilmiah. Banyaknya penelitian yang mengkaji mengenai pengaplikasian surat-surat tertentu ke dalam cabang ilmu balaghah, apa saja cabang dari ilmu balaghah, membuat kurangnya artikel yang membahas mengenai bagaimana kontribusi ilmu balaghah sendiri didalam pemaknaan ayat-ayat Al-Qur’an. Penelitian ini fokus pada kontribusi ilmu balaghah terhadap makna dan sastra yang terkandung didalam Al-Qur’an.
PERNIKAHAN DAN DISPENSASI (Kajian Analitik Maslahah terhadap Problematika di Pengadilan Agama Ponorogo Tahun 2020) M. Muhsin
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 01 (2022): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i01.4896

Abstract

Penelitian ini melihat bagaimana Hakim dalam memutuskan perkara tentang dispensasi pernikahan di Pengadilan Agama Ponorogo tahun 2020. Di mana ditemui permohonan dispensasi pernikahan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan jumlah perkara yang masuk selama bulan Januari sampai Desember mencapai 236 perkara. Dalam hal ini hakim memutuskan perkara tersebut dengan berbagai cara salah satunya dengan menggunakan Maslahah Mursalah. Maka dari itu, peneliti menganalisisnya dengan penelitian lapangan (field research) di Pengadilan Agama Kabupaten Ponorogo menggunakan pendekatan kualitatif dengan berfikir induktif dan memanfaatkan teori Maslahah Mursalah. Dari hasil penelitian dapat diesimpulkan, pertama, maksud dan tujuan dispensasi perkawinan adalah untuk membantu calon suami dan istri serta menghindari dosa zina yang dilarang oleh agama. Kedua, hakim dalam memutuskan untuk setiap putusan atau penetapan yang dibuat dalam suatu perkara yang mempunyai alasan hukum, yakni didasarkan pada atas masalah dispensasi nikah ini adalah Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2019 yang mengatur tentang batasan usia untuk menikah, dan penetapan hakim juga berdasarkan prinsip fiqhiyah.
Penerapan Bi’ah Lughawiyah sebagai penunjang Kebahasaan di MI An Najihah Babussalam Mojorejo Kebonsari Madiun Kuswoyo; Wiranto; Abdika Arif
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i2.5045

Abstract

The Arabic and English language environment or Bi'ah Lughawiyah is a Program or a madrasah agenda that has a language character, or a madrasah that has superiority in the field of Arabic and English. This Program is a container in which there are various other supporting activities, including: Language motivation (Tasyjiul Lughah), linguistic meeting (Dauroh Lughah), the linguistic Safari (Safari Lughah), Day language (Language Day), Ambassadors of Languages (Qudwah Lughah), Meet and Greet and others. These supporting activities must be carried out, and the evaluation of this Lughawiyah. So that with all the fields/activities described above, the Bi'ah Lughawiyah in the Madrasah will be created and will be preserved.
IMPLEMENTASI MANAJEMEN PENDIDIKAN PESANTREN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER SANTRIWATI DI PONDOK MODERN DARUSSALAM GONTOR PUTRI 1 Agus Yasin; Wiwik Dwi FebrianaWati; Bahrudin Fahmi
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i02.5086

Abstract

ABSTRAK Penelitian manajemen pendidikan pesantren ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara jelas tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembentukan karakter santriwati di Pondok Modern Darussalam Gontor Putri 1. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, peneliti melakukan observasi terlebih dahulu dan menentukan objek yang akan diteliti, sedangkan untuk proses pengumpulan data yang diperlukan peneliti menggunakan cara triangulasi, analisis data bersifat induktif/kualitatif dan hasil penelitian kualitatif lebih menekankan makna daripada generalisasi. Penelitian menunjukkan bahwa manajemen pendidikan pesantren yang dikelola oleh pondok modern Darussalam Gontor Putri 1 dalam pembentukan karakter santriwati terlaksana dengan baik, diantara metode yang digunakan adalah: 1. Pengarahan 2. Pelatihan 3. Penugasan 4. Pembiasaan 5. Pengawalan 6. Uswah hasanah 7. Pendekatan Kata kunci: Manajemen pendidikan pesantren, pembentukan karakter santriwati
STUDI EKSISTENSI WANITA KARIR DALAM BATASAN DOMESTIFIKASI PADA Q.S. AL-AHZAB: 33 Nasrulloh; Nabila Anisya
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i02.5087

Abstract

Abstrack : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pandangan Islam mengenai wanita karir serta dampak yang dibawanya kepada keluarga berdasarkan Q.S. al-Ahzab: 33. Penelitian ini termasuk pada kategori studi kepustakaan dengan pendekatan kualitatif dan metode tafsir tahlili. Peneliti menggunakan Tafsir al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili sebagai acuan perspektif penafsiran dan proses analisis. Sebagai hasil penelitian ini ditemukan bahwa Islam tidak memberikan larangan secara tegas mengenai wanita karir. Hukum wanita untuk berdiam diri di rumah atau tidak diperbolehkannya keluar dari rumah untuk berkarir itu ketika mereka keluar dengan keadaan tabarruj. Pada dasarnya setiap wanita berhak untuk keluar rumah dalam rangka memenuhi kebutuhannya, termasuk untuk berkarir sebagai bentuk aktualisasi diri salama masih berada dalam koridor syariah. Namun berkarirnya seorang wanita juga memberikan dampak negatif dan positif terhadap kesejahteraan keluarganya. Dampak negatifnya yaitu anak menjadi kurang mendapat perhatian, wanita seringkali tidak dapat menyesuaikan diri di lingkungan karirnya, rentan menghadapi problem keluarga dan dihadapkan pada berbagai masalah kesehatan mental. Sedangkan dampak positifnya yaitu berperan dalam meningkatkan ekonomi keluarga, dapat mengaktualisasikan diri, terpenuhinya kebutuhan akan bersosialisasi, meningkatkan sumber daya manusia. Kata kunci: wanita karir, tafsir al-munir, domestifikasi.
AGAMA DAN MEDIA MASSA (ANALISIS FRAMING KASUS PENISTAAN AGAMA SULE PADA KOMPAS.COM) Lina Amiliya
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i02.5090

Abstract

Abstrak : Adanya ideologi, visi misi, latarbelakang pemilik media massa berpengaruh terhadap cara media dalam mengkonstruksi suatu realitas. Dalam memobilisasi publik, media massa sering menjadikan agama sebagai instrumennya. Menurut pandangan media, agama memiliki efek sosial politis yang tinggi, hal ini tentu tidak terlepas dari posisi dan tingkat pemahaman agama yang lazim dimiliki masyarakat. Baru-baru ini, tepatnya pada bulan November 2022 media massa digemparkan dengan kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Sule. Dalam penelitian ini, Kompas.com adalah media yang dipilih sebagai objek penelitian. Sebab Kompas.com adalah media yang tidak hanya berfokus terhadap pemberitaan melalui media online tetapi juga pada Televisi. Selain itu, pemilik kompas.com adalah penganut agama Katolik. Penelitian ini berupaya untuk mengetahui bagaimana agama dalam pemberitaan yang diterbitkan oleh Kompas.com, apakah bahasa agama memiliki kepentingan tertentu serta apakah media memberitaan dengan sudut yang berbeda terhadap kasus ini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis framing dengan model Gamson dan Modigliani. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa framing Kompas.com adalah dengan memberikan porsi yang dominan terhadap agama. Selain itu, juga mengarah pada upaya membangun wacana yang didalamnya terdapat misi perdamaian umat, keberagaman agama, nilai-nilai Agama Islam, serta dimensi beragama. Kata kunci: Agama, media massa, framing
KEWENANGAN LEMBAGA PENYELESAIAN SENGKETA EKONOMI SYARIAH TERHADAP NASABAH NON-MUSLIM Ita’ Fi’la Rusyida
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i02.5096

Abstract

Abstrak Indonesia termasuk pada negara berkembang dengan pertumbuhan penduduk yang pesat. Masyarakat di Indonesia termasuk pada masyarakat yang konsumtif. Sehingga menimbulkan persaingan di antara pelaku usaha, untuk berinovasi dengan usaha agar dilirik oleh konsumen. Untuk berinovasi atau mengembangkan usahanya, para pelaku usaha membutuhkan suntikan dana atau penambahan modal. Sumber modal yang dapat digunakan adalah dengan cara meminjam uang kepada perbankan dengan cara mengadakan perjanjian kredit. Perbankan Syariah menjadi salah satu pilihannya. Walaupun di perbankan Syariah tetap dapat terjadi suatu sengketa. Sengketa ekonomi Syariah adalah permasahan dalam bidang perbankan Syariah atau lembaga keuangan Syariah lainya. Masyarakat yang beragama non islam, banyak yang tertarik untuk menggunakan jasa dari perbankan Syariah. Dalam prakteknya, ada dua cara untuk menyelesaikan sengketa ekonomi Syariah yaitu litigasi dan non litigasi. Litigasi melalui lingkungan peradilan, yaitu pengadilan agama, sesuai dengan ketentuan yang ada pada UU No. 3 tahun 2006, dan non litigasi menggunakan cara diluar pengadilan yaitu dengan cara : musyawarah, mediasi, arbitrase, dan basyarnas. Jika terjadi sengketa terhadap nasabah non-muslim maka penyelesaian dapat dilakukan di Pengadilan Agama atau dengan diluar pengadilan, sesuai dengan pilihan hukum kehendak para pihak yang tercantum dalam perjanjian. Kata Kunci : Sengketa, Litigasi, Non-litigasi
MODEL PEMBINAAN ANAK PELAKU TINDAK PIDANA KEJAHATAN JALANAN (KLITIH) DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK KELAS II A YOGYAKARTA Gilang Kresnanda Annas
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 10 No. 02 (2022): Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v10i02.5097

Abstract

Abstrak Perlindungan anak merupakan kegiatan untuk menjamin anak memperoleh hak-haknya agar dapat hidup tumbuh dan berkembang tanpa adanya kekerasan dan diskriminasi. Perlindungan anak wajib diberikan kepada siap pun termasuk anak yang berhadapan dengan hukum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui model pembinaan pelaku kejahatan jalanan (klitih) serta hambatan yang dialami oleh Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Yogyakarta. Metode penelitian ini menggunakan yuridis-empiris. Pembinaan terhadap anak pelaku tindak pidana kejahatan jalanan (klitih) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II A Yogyakarta mengedepankan pada pemberian pendidikan. Selain pendidikan anak juga diberikan pembinaan dalam bentuk kepribadian berupa penguatan terhadap mental dan spiritual serta pembinaan kemadirian. Hambatan yang dialami dalam melakukan pembinaan anak didik pemasyarakatan diantaranya masih kurangnya tenaga kesehatan, tenaga psikolog serta peran dari masyarakat untuk menerima kembali anak-anak yang sudah selesai menjalani masa pidana. Kata Kunci: Pembinaan, Perlindungan Anak, Hak-hak Anak