cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 181 Documents
HAMBATAN DAN TANTANGAN PARTAI POLITIK: PERSIAPAN MENUJU PEMILIHAN UMUM 2024 Aji, M. Prakoso; Indrawan, Jerry
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v8i2.4235

Abstract

Partai politik adalah kunci dari demokrasi. Peran mereka dalam mewujudkan demokrasi yang substansial, tidak hanya prosedural, amatlah penting. Di Indonesia, sejak runtuhnya rezim Orde Baru jumlah partai politik menjamur. Mulai pemilu 1999 hingga 2019, peserta pemilu di Indonesia selalu lebih dari 10 partai, bahkan sempat sebanyak 48 partai pada pemilu 1999. Fakta ini menunjukkan bahwa partai politik memang bagian integral dari berjalannya demokrasi di sebuah negara. Sayangnya, meningkatnya kuantitas partai di Indonesia belum sejalan dengan meningkatnya kualitas dari partai politik itu sendiri. Kita masih menemukan partai yang meninggalkan ideologinya demi kepentingan pragmatis, merekrut kader yang hanya memiliki uang dan popularitas, bahkan partai yang korupsi karena membutuhkan dana untuk mengarungi ketatnya pesta demokrasi di negeri ini. Dengan demikian, partai politik di Indonesia perlu berbenah. Partai tidak boleh hanya digunakan untuk kepentingan sesaat. Partai harus dikelola secara profesional agar menghasilkan kader-kader yang potensial untuk nantinya menduduki jabatan-jabatan publik. Atas dasar itulah, penelitian ini akan membahas tentang hambatan dan tantangan apa saja yang akan dihadapi partai politik sebagai persiapan menuju pemilihan umum 2024 mendatang. Kata Kunci: Partai Politik, Ideologi, Rekrutmen, Kaderisasi, dan Pendanaan Partai
PEMBINAAN KEROHANIAN ISLAM KEPADA TAHANAN DAN NARAPIDANA DI RUMAH TAHANAN NEGARA KELAS II B PONOROGO Suyudi, M.; Prasetyo, Davit
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 8 No. 2 (2020)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v8i2.4236

Abstract

Pembinaan rohani Islam dapat menyadarkan dan menumbuhkan semangat hidup untuk menjadi manusia yang baik serta untuk bermuhasabah kepada Allah SWT. ada beberapa tahanan dan narapidana Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Ponorogo yang merasakan cemas, gelisah, dan menderita maka untuk mengatasi hal ini mutlak di berikan pembinaan kerohanian Islam. Hasil dari pembinaan kerohanian Islam ini akan membentuk jiwa yang lebih religius.Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan metode deskriptifAdapun rumusan masalah yang ingin dikaji adalah: 1. Bagaimana bentuk kegiatan pembinaan kerohanian Islam di rumah tahanan Ponorogo ? 2. Bagaimana sikap narapidana dalam mengikuti pembinaan kerohanian Islam di rumah tahanan Ponorogo ? 3. Apakah hasil kegiatan kerohanian Islam terhadap perubahan perilaku narapidana ? Kesimpulan: 1) Bentuk kegiatan pembinaan kerohanian Islam meliputi: Pembelajaran al-Qur’an, Pengajian, Praktek shalat atau bimbingan sholat wajib dan sunnah dan Istighosah atau doa bersama. 2) Sikap tahanan dan narapidana dalam mengikuti pembinaan kerohanian Islam ada tahanan yang peduli dengan sekitarnya. 3) Hasil pembinaan kerohanian Islam terhadap perubahan perilaku tahanan dan narapidana di Rumah Tahanan Negara Kelas II B Ponorogo banyak yang mendapat hidayah, banyak hikmah, sadar diri, tidak mengulangi kesalahan. Kata Kunci: Pembinaan, Kerohanian Islam Hidup
EDUCATION SERVICE MARKETING STRATEGY IN INCREASING THE NUMBER OF STUDENTS IN THE VOCATIONAL SCHOOL OF EDUCATION VOCATIONAL SCHOOL OF BP (PESANTREN BASED) SUBULUL HUDA KEBONSARI, MADIUN Mella Mardayanti; Bambang Mursito; Sudarwati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4394

Abstract

Abstract: This study aims to increase the number of students at SMK BP (Pesantren-based) Subulul Huda Kebonsari, Madiun City, and the existence of competition between educational institutions. So this research was carried out aimed at (1) Knowing the marketing strategy of educational services at SMK BP (Based on Islamic Boarding Schools) Subulul Huda Kebonsari, Madiun City (2) Knowing the supporting and inhibiting factors in the marketing strategy of educational services at SMK BP (Pesantren-based) Subulul Huda Kebonsari Kota Madiun (3) Knowing the implementation of the education service marketing strategy at SMK BP (Pesantren-based) Subulul Huda Kebonsari, Madiun City (4) Knowing the extent of the success achieved. This research uses a descriptive qualitative approach. This research was conducted at SMK BP (Pesantren based) Subulul Huda Kebonsari, Madiun City. The subject of this research is the Principal of the School. The informants of this study were the Head of Administration, Public Relations, Student Affairs, and Students. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation and checking the validity of the data used triangulation of sources and methods. The data analysis technique uses an interactive analysis model consisting of data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that: (1) The marketing strategy of educational services carried out by SMK BP (Pesantren-based) Subulul Huda Kebonsari, Madiun City is: (a) Direct marketing, namely by utilizing IT, print, and electronic media. (b) Indirect marketing, namely by conducting outreach to SMP / MTS and the community. (2) Supporting factors, among others, teachers teach according to their fields, geographic location, low prices, high trust from the community. While the inhibiting factors include the number of competitors between institutions, and there are still students who are forced to go to school because of parents (3) The results achieved can compete in terms of products, processes, human resources and have the characteristics of Islamic Boarding School-Based Vocational Schools in both extracurricular and intracurricular fields.
PENYELESAIAN SENGKETA PERBANKAN SYARIAH MELALUI BADAN ARBITRASE SYARIAH NASIONAL Amanda Tikha Santriati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4395

Abstract

Dalam sengketa perbankan syariah, lembaga yang berwenang menyelesaikan sengketa adalah Pengadilan Agama yang merupakan jalur litigasi, sedangkan pada jalur non-litigasi ada beberapa seperti musyawarah, mediasi, dan arbitrase syariah. Badan Arbitrase Syariah Nasional (BASYARNAS) merupakan lembaga arbitrase yang berdasar pada hukum Islam. Namun dalam perjalanannya, lembaga ini tidak menunjukkan peningkatan penanganan perkara yang cukup signifikan. Penelitian kepustakaan ini berupaya menjelaskan kedudukan BASYARNAS dan proses penyelesesaian sengketa di dalamnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa penyelesaian sengketa perbankan syariah melalui Badan Arbitrase Syariah Nasional tidak jauh berbeda dengan penyelesaian melalui lembaga peradilan, hanya saja harus berdasarkan pada klausul perjanjian bahwa jika ada sengketa yang timbul maka akan diselesaikan melalui forum arbitrase syariah. Putusan BASYARNAS yang bersifat final dan mengikat dapat menjadi pilihan penyelesaian sengketa. Kurangnya pengetahuan masyarakat tentang adanya BASYARNAS merupakan kendala utama mengapa BASYARNAS kurang dipilih oleh para pelaku bisnis dalam menyelesaikan sengketanya. Salah satu solusi yang paling tepat adalah dengan sosialisasi tentang peran penting BASYARNAS dalam penyelesaian sengketa perbankan syariah
PERLINDUNGAN HUKUM ATAS LAGU DALAM APLIKASI TIKTOK DAN PENGGANDAANNYA DALAM MEDIA SOSIAL LAINNYA Dhea Yulia Maharani
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4396

Abstract

Abstrak: Penggandaan lagu yang dilakukan oleh pengguna aplikasi TikTok dalam Sosial Medianya, tanpa disadari membawa implikasi hukum, karena kurangnya pemahaman pengguna tentang konsep hak cipta pada ciptaan lagu tersebut. Permasalahan yang dikaji dalam artikel ini adalah hubungan hukum para pengguna aplikasi TikTok dengan pemegang Hak cipta atas lagu yang diunggah pada aplikasi TikTok serta penggandaannya dalam Media Sosial. Artikel dalam ini menggunkan kajian ranah yuridis normatif dengan menggunakan metode pendekatan perundang-undangan (statute approach), teknis analisis yang digunakan adalah deksriptif analisis. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa lagu yang digunakan dalam aplikasi TikTok dan penggandaannya dalam media social mempunyai hak cipta dan ada dasar perlindungan hukumnya serta pelanggarnya dapat dikenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Aplikasi TikTok telah bekerjasama dengan pemilik laku dengan perjanjian lisensi, karenanya pengunggah konten hanyalah pihak ketiga sebagai pengguna atas manfaat perjanjian lisensi. Sehubungan dengan perlindungan hukum, penggunaan lagu di TikTok telah sesuai dengan Undang-Undang Hak Cipta. Selain itu, dalam skala internasional, perjanjian internasional di bidang perlindungan hak cipta perlu diterapkan sebagai bentuk perlindungan hukum bagi pemilik hak cipta lagu.
CURRICULUM DEVELOPMENT MANAGEMENT OF AMANATULLAH BANYUWANGI MADRASAH DINIAH AND ITS RELEVANCE IN THE SCOPE OF NATIONAL EDUCATION Muhammad Ghafar
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4397

Abstract

This article results from field research that reveals the implementation of the Madrasah Dinah Amanatullah Banyuwangi curriculum and its relevance within the scope of national education. In this study, data analysis was carried out from the time of data collection, checked again to ensure the validity of the data. The results of the study concluded that the implementation of the madrasah diniah curriculum management in the Amanatullah Islamic boarding school Banyuwangi, was carried out by; involve all parties in planning, implementation, and organization; lastly, by evaluating the curriculum. Involving stakeholders in setting goals, selecting educational experiences (learning), determining the subject matter, organization and integration, and evaluation is known as p development of a decentralized grassroots model of curriculum. This model allows competition in improving the quality and education system nationally, giving birth to humans who are more independent and creative.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN ADAB DI KUTTAB AL FATIH SIDOARJO Niswatin Khoiriyah; Isa Anshori
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4398

Abstract

Abstrak: Pendidikan di Indonesia dihadapkan pada permasalahan pendidikan yang kompleks. Mulai dari permasalahan kurikulum hingga hasil pendidikan. Realita yang ada Adab perserta didik terhadap guru sangatlah kurang, guru diposisikan sebagai pegawai, yang lebih parah lagi diposisikan sebagai pembantu karena strata ekonomi guru jauh lebih rendah dari orangtua peserta didik, tidak ada sopan santun dan sikap memuliakan guru sebagaimana bentuk memuliakan ilmu yang dimiliki. Hal ini banyak dijumpai di sekolah-sekolah Indonesia. Banyaknya keluhan orangtua sebab adab peserta didik, sangat susah diatur serta diingatkan, hingga orangtua merasa tidak mampu lagi dalam mendidik putra-putrinya dan mengambil langkah sepunuhnya diserahkan kepada lembaga pendidikan. Maraknya siswa dan santri mengidolakan tokoh fiktif dan artis korea, yang mana notabenenya adalah orang-orang kafir. Lembaga pendidikan yang memperhatikan pendidikan adab adalah Kuttab Al-Fatih Sidoarjo. Lembaga ini setingkat pendidikan Sekolah Dasar (SD), dengan usia belajar peserta didik lima - dua belas tahun. Kuttab dalam pembelajarannya mengedepankan pendidikan adab. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan mendiskripsikan implementasi pendidikan adab di Kuttab Al Fatih Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan. Metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Metode Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif-analitis, melalui proses induksi-interprtetasi-konseptualisasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : implemantasi dari pendidikan adab berlangung sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, yaitu dengan pembekalan keilmuan, teladan dan pembiasaan. Para santri sangat berbaikti kepada orang tua, gurunya dan cinta serta mengidolkan Rasulullah, ummul mukminin serta sahabat dan sahabiyah. Setiap kalimat yang santri ucapkan selalu memilik unsur keimanan yang sempurna.
ETNISITAS DAN KEARIFAN LOKAL: PENERAPAN NILAI-NILAI BUDAYA SUNDA DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER GENERASI MILENIAL Maulia D. Kembara; Rama Wijaya A. Rozak; Vini A. Hadian; Dadi M. Nugraha; M. Rindu Fajar Islami; Muhamad Parhan
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4400

Abstract

Fenomena degradasi etika dan moral sudah menjadi pembahasan dan keluhan setiap masyarakat. Nilai-nilai kesantunan yang menjadi inti seorang manusia seakan terpinggirkan oleh hegemoni perkembangan ipteks. Tidak ada yang salah dengan perkembangan ipteks, tetapi masyarakat seakan belum siap menerima gempuran budaya-budaya baru dan latah mengadopsinya. Penelitian ini ingin mengetahui tingkat penerapan nilai-nilai Sunda dalam interaksi masyarakat sehari-hari. Selain itu, mengukur kepedulian masyarakat dalam mentransferkan nilai-nilai Sunda kepada generasi muda. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data-data didapat menggunakan google form yang diisi oleh 117 responden. Data tersebut diisi oleh mayoritas responden rentang usia 19-21 tahun, sisanya adalah responden berusia 25-50 tahun. Data menunjukkan bahwa mayoritas responden masih menerapkan nilai-nilai Sunda dalam keseharian dan tidak merasa gengsi. Data juga menunjukkan bahwa mayoritas dari responden ikut bagian dalam mentransferkan nilai-nilai kearifan lokal tersebut, minimalnya adalah nilai kesopanan yang secara teknis dilakukan dalam kebutuhan interaksi. Misalnya dalam bertutur kata baik kepada orang yang lebih tua, berterima kasih, dan mengucap permisi ketika bermasyarakat. Hal tersebut jika diajarkan dan dibiasakan di setiap lapisan masyarakat maka akan membentuk karakter kebangsaan yang harmonis. Karakter kebangsaan menjadi modal utama dan bernilai jika dimiliki oleh individu. Memiliki hal tersebut akan menjadi daya beda dirinya dengan orang lain dan menjadi identitas khas. Masih terdapat masyarakat yang peduli dengan pelestarian nilai-nilai kearifan lokal, hanya ditransfer dengan cara berbeda. Hal tersebut disebabkan karakter masyarakat juga telah bergeser karena berbagai macam perkembangan zaman.
PENGAKUAN ASET WAKAF OLEH WAKIF PERUSAHAAN DALAM PRODUK CASH WAKAF LINKED SUKUK (SINKRONISASI LAPORAN KEUANGAN NADZHIR DAN WAKIF DALAM PSAK 112) Wildan Rahmansyah
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i1.4401

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk membandingkan model pengakuan aset wakaf oleh Nadzhir dan wakif dalam PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf. Kedua, menemukan solusi atas problem administratif pencatatan wakif perusahaan atas aset wakaf ketika ingin berinvestasi dalam produk cash waqf linked sukuk. Dalam artikel ini penulis menggunakan metode library research dengan pendekatan komparatif untuk membandingkan ketentuan aset wakaf dalam PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf dan pendekatan korelatif untuk menemukan jawaban atas problem administratif yang terjadi. Berdasarkan analisis yang dilakukan, hasil penelitian menujukkan bahwa berdasarkan PSAK 112 aset wakaf diakui oleh Nadzhir sebagai liabilitas jangka pendek dan/atau jangka panjang. Sedangkan oleh wakif di akui sebagai aset yang dibatasi penggunaannya. Selanjutnya, dalam mengatasi problem administratif pencatatan aset wakaf oleh perusahaan dalam produk cash waqf linked sukuk, perusahaan dapat menggabungkan dua model pengakuan yaitu pengakuan aset wakaf oleh wakif berdasarkan PSAK 112 tentang Akuntansi Wakaf dan pengakuan dana sosial berdasarkan model pencatatan Corporate Social Responsibility.
THE PROJECTION OF INDONESIAN ISLAMIC COMMERCIAL BANKS DURING THE COVID-19 PANDEMIC USING CAMEL APPROACH: study in islamic commercial bank registered at otoritas jasa keuangan Basyir, Zahrotu A'yunin
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 9 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35888/el-wasathiya.v9i2.4362

Abstract

Bank Umum syariah harus mengelola stabilitas kinerja bank untuk menjaga nasabah dan investor percaya, terutama pada saat pandemi Covid-19. Deskriptif analisis dilakukan kepada 5 Bank Umum Syariah Indonesia yang mendapatkan "Info Bank Awards" pada tahun 2020 dengan menggunakan data sekunder dari kuartal 1 hingga 3 tahun 2020. Hasilnya dengan menggunakan metode analisis CAMEL (Capital, Assets, Management, Earning and Liquidity) dengan perhitungan rasio CAR, NPL, BOPO, ROA, ROE dan FDR didirikan bahwa kelima bank umum syariah selama pandemi Covid-19 pada periode 2020 didasarkan pada kondisi yang cukup sehat (PK-3), nilai persentase komposit sebesar 70% berdasarkan peringkat matriks komposit untuk tingkat Namun hanya satu bank umum syariah yang memiliki peringkat sangat bagus (PK-1), yaitu PT BTPN Syariah Tbk yang memiliki persentase sebesar 93,33%. Ini berarti bahwa bank komersial syariah. Artinya Bank Syariah Indonesia harus meningkatkan pengelolaan aset yang berkualitas, mengendalikan biaya dan efektif dalam mengelola permodalan.