cover
Contact Name
Anis Hidayatul Imtihanah
Contact Email
jurnalelwasathiya@gmail.com
Phone
+682136673531
Journal Mail Official
jurnalelwasathiya@gmail.com
Editorial Address
STAINU MADIUN JL. JEND. SUDIRMAN, NO. 08 MADIUN
Location
Kota madiun,
Jawa timur
INDONESIA
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama
ISSN : 23389648     EISSN : 2527631X     DOI : -
El-Wasathiya: Journal of Religious Studies is a scientific journal which contains articles and working papers that discuss about religious studies in a portrait of the contemporary problems of the Ummah. The El-Wasathiya Journal was published by the Research and Community Service Center (P3M) of the Nahdlatul Ulama Islamic High School (STAINU) Madiun. The El-Wasathiya Journal is published once a semester or two editions in one year.
Articles 189 Documents
STRATEGI PEMANFAATAN MEDIA PEMBELAJARAN Wildan Nafi'i
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1574.79 KB)

Abstract

Media pendidikan itu secara ideal digunakan dengan menggunakan perencanaan yang sistematis. Sebuah media digunakan bila media itu mendukung tercapainya tujuan instruksional yang telah dirumuskan serta sesuai dengan sifat materi instruksionalnya yang telah dirumuskan. Dalam memanfaatkan sebuah media pembelajaran diperlukan sebuah strategi yang tepat agar pembelajaran dapat dilakukan secara optima dan mencapai tujuan yang diinginkan. Secara teknis strategi dalam memanfaatkan media pembelajaran dibagi menjadi tiga tahapan yaitu persiapan sebelum menggunakan media, kegiatan saat menggunakan media dan yang terakhir adalah kegiatan tindak lanjut setelah penggunaan media. Kata Kunci: Strategi, Media Pembelajaran, Pendidikan.
LINGKUNGAN SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA ARAB Jepri Nugrawiyati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1512.831 KB)

Abstract

Pembelajaran yang efektif perlu didukung oleh penggunaan media pembelajaran yang memadai. Selain berfungsi sebagai alat bantu bagi guru dalam mengajar, media pembelajaran juga dapat menjadi alat bantu bagi siswa agar siswa lebih mudah memahami materi pelajaran yang dipelajari. Untuk menigkatkan hasil belajar, maka media pembelajaran perlu dijadikan sebagai sumber belajar bagi siswa, termasuk di dalamnya adalah media lingkungan sekitar sebagai media dan sekaligus sumber belajar. Untuk memanfaatkan lingkungan sebagai media pembelajaran terdapat beberapa metode, diantaranya adalah karya wisata, manusia sumber, survei desa, pengabdian sosial dan berkemah. Dalam pelaksanaan beberapa metode tersebut diperlukan adanya prosedur atau langkah-langkah pelaksanaan, seperti perencanaan dan persiapan. Adapun jenis lingkungan sebagai media pembelajaran adalah lingkungan sosial masyarakat, lingkungan alam dan lingkungan buatan. Kata Kunci: Lingkungan, Media Pembelajaran
BAHASA DAN PIKIRAN Muh. Busro
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1306.725 KB)

Abstract

Bahasa adalah alat yang sistematis untuk menyampaikan gagasan atau perasaan dengan memakai tanda-tanda, bunyi-bunyi atau tanda-tanda yang disepakati yang mengandung makna yang dapat dipahami. Menurut definisi tersebut, bahasa mencakup semua hal yang digunakan sebagai alat untuk berkomunikasi, baik berupa tanda verbal maupun non-verbal. Sedangkan berpikir adalah satu keaktifan pribadi manusia yang mengakibatkan penemuan yang terarah pada suatu tujuan. Kita berpikir untuk menemukan pemahaman atau pengertian yang akan kita kehendaki.Kata Kunci: Komunikasi, Bahasa, Pikiran.
DUALISME HAKEKAT-MAJAZ Kuswoyo Kuswoyo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1797.145 KB)

Abstract

Ulama Balaghah berpendapat, bahwa asal dari uslūb majaz adalah uslūb  tasybih  (Tasyabaha). Contohnya: رأيت محمدا و محمد كالبدر فى المسجد  (Saya melihat Muhammad, dan Muhammad bagaikan rembulan di dalam masjid). Uslūb  tersebut adalah uslūb  tasybih, karena terdapat طرفى التشبية   (musyabbah: محمد, dan musyabbah bih: البدر ). Sekarang lihat contoh ini: رأيت البدر فى المسجد  (saya melihat rembulan di dalam masjid), rembulan adalah seseorang dengan sifat-sifat seperti yang dimiliki rembulan. Perbedaan antara uslūb  tasybih  dengan majaz? Kalau uslūb  tashbih musyabbah dan musyabbah bih-nya harus ada dalam kalimat, bila majaz hanya ada salah satu diantara keduanya. Untuk lebih jauh memahami tentang majaz dan dualisme maknanya dalam tulisan ini akan dibahas hakekat dan majaz.  Kata Kunci: Dualisme, Hakekat, Majaz.
BAHASA DALAM IKLAN LAYANAN MASYARAKAT Nur Fadly Hermawan
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 1 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1767.952 KB)

Abstract

Iklan diwujudkan dalam bentuk yang bervariasi (deklaratif, interogatif, imperative atau gabungan darinya), namun kesemuanya menyatakan fungsi meminta atau mengajak untuk melakukan sesuatu. Hal ini sesuai dengan sifat iklan yang bersifat persuasive. Kemudian, ragam bahasa yang digunakan adalah ragam usaha, serta pada umumnya iklan disajikan dengan bahasa sederhana dan gaya yang cukup menarik, yang antara lain terlihat pada aspek tipografi, ungkapan yang puitis, dan penggunaan repetisi. Sebagai bentuk wacana, bahasa iklan memiliki ciri dan karakter tertentu. Dalam iklan, penggunaan bahasa menjadi salah satu aspek penting bagi keberhasilan iklan. Oleh karena itu bahasa iklan harus mampu menjadi manifestasi atau presentasi dari hal yang tujuannya ialah untuk mempengaruhi masyarakat agar tertarik dengan sesuatu yang diiklankan. Kata Kunci: Iklan, Penggunaan Bahasa 
PEMBELAJARAN BERBASIS MULTIPLE INTELEGENCE Wildan Nafi'i
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2945.548 KB)

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelegence diawali dengan memilah-milah dan mengidentifikasi kecerdasan setiap anak, lalu merumuskan tema/topik pembelajaran kemudian menguraikan kecerdasan apa yang bisa dikembangkan dari topik itu dan kegiatan apa yang bisa dilakukan. Dengan kata lain, pendidik perlu memberdayakan semua kecerdasan pada satu tema pelajaran tertentu. Kemudian mengoptimalkan capaian pada tema/pelajaran tertentu berdasarkan masing-masing kecerdasan siswa. Dan juga pendidik harus membuat kelas sevariatif dan sekreatif mungkin. Pelaksanaan pembelajaran berbasis multiple intelegence sebenarnya telah direpresentasikan melalui implementasi kurikulum tematik K13. Namun kurikulum ini tidak dapat survive karena sulitnya menyesuaikan perubahan-perubahan dalam banyak hal, termasuk paradigm kurikulum, kemampuan SDM, ketersediaan sarana dan prasarana serta sumber belajar yang riil, karena pembelajaran tematik sifatnya adalah faktual dan konkret, bukan konseptual abstrak. Sehingga tidak banyak sekolah-sekolah di Indonesia yang bisa menerapkan pembelajaran berbasis multiple intelegence. Kata Kunci: Kurikulum, Pembelajaran, Multiple Intelegence
PENGEMBANGAN KURIKULUM PENDIDIKAN BAHASA ARAB DI PTAI Muhammad Muchlish Huda
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2709.697 KB)

Abstract

Kemampuan berkomunikasi interpersonal, baik secara aktif maupun pasif bisa diibaratkan as the core of the bahasa Arab, dan begitu juga bahasa-bahasa lain. Namun, fakta berbicara, kurikulum-kurikulum bahasa Arab Madrasah atau pondok pesantren di Indonesia, ternyata sebagian besar masih berorientasi pada pembelajaran bahasa Arab preskriptif bukan deskriptif dan kurang concern terhadap fenomena bahasa Arab yang dewasa ini berkembang pesat dengan segala bentuk transformasi kosakata, maupun pemakaiannya. Bahasa Arab di Indonesia, dalam konteks pembelajaran, sepertinya masih baru diposisikan pada tataran preskriptif saja. Pembelajaran bahasa Arab terutama di pesantren-pesantren tradisional masih saja merangkak dan belum beranjak dewasa. Kurikulum dilihat dari aspek teori hubungannya dengan komponen-komponen penunjangnya, memiliki empat elemen penting, di mana keempat element tersebut dapat dijadikan sebagai “lahan basah” dalam kegiatan pengembangan kurkulum yang berkelanjutan demi terciptanya sebuah formulasi kurikulum yang sesuai dengan landasan filosofis serta selaras dengan tujuan institusional lembaga penyelenggara pendidikan. Keempat elemen tersebut adalah purpose (Goals and Objectives), content or subject matter, methods or learning experiences, evaluation. Kata Kunci: Kurikulum, Pendidikan Bahasa Arab, PTAI
SUPERVISI KLINIS SOLUSI MEMPERTEMUKAN IDEALITAS-REALITAS PERILAKU MENGAJAR GURU Arif Shaifudin
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2115.327 KB)

Abstract

Perilaku mengajar guru merupakan salah faktor penting dalam mencetak out put pendidikan yang berkualitas. Banyaknya guru yang belum bisa merealisasikan idealitas perilaku mengajar yang seharusnya dalam perilaku nyata ketika mengajar merupakan pekerjaan rumah serius yang harus segera diselesaikan oleh dunia pendidikan di negara ini. Hal ini penting, karena bermutu tidaknya peserta didik sebagai generasi masa depan bangsa sebagian besar ditentukan oleh berkualitas tidaknya kempetensi mengajar seorang guru. Di sinilah posisi strategis supervisi klinis yang berfungsi untuk memberikan bimbingan kepada guru dalam mengatasi segala problem pengajaran yang mereka alami. Supervisi klinis berupaya membantu para guru dengan proses sistematis untuk menghilangkan kesenjangan antara perilaku nyata mengajar guru dengan perilaku mengajar yang ideal. Kata Kunci: Supervisi Klinis, Idealitas-Realitas, Perilaku Mengajar Guru
PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jepri Nugrawiyati
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1911.262 KB)

Abstract

Metode pembelajaran pada hakikatnya adalah tehnik-tehnik dalam menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik yang jenisnya beragam dan pemanfaatannya disesuaikan dengan kebutuhan. Begitu pula halnya dengan pembelajaran bahasa Arab khususnya kosakata (mufrodat) ini menuntut adanya metode-metode dasar yang dapat diterapkan tanpa mengharuskan adanya sarana-sarana yang tidak terjangkau oleh lembaga-lembaga pendidikan yang mengajarkan bahasa Arab. Namun bila ada sarana dan media yang memadai tentunya akan lebih baik dan sangat membantu suksesnya metode-metode dan tehnik-tehnik pembelajaran yang digunakan. Pembelajaran bahasa Arab memiliki banyak unsur yang harus dipelajari, karena unsur-unsur tersebut tidak dapat dipisahkan. Salah satu unsur pentingnya adalah unsur kosakata. Meskipun kosakata tidak termasuk dalam empat kemahiran berbahasa, namun ia adalah komponen penting untuk membantu tercapainya kemahiran tersebut. Penguasaan kosakata yang banyak dan mumpuni dapat menentukan keberhasilan seseorang dalam hal menggunakan bahasa itu sendiri, baik lisan maupun tulis. Kata Kunci: Pembelajaran Kosakata, Bahasa Arab
PENDEKATAN PRAGMATIK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA Kuswoyo Kuswoyo
El-Wasathiya: Jurnal Studi Agama Vol. 3 No. 2 (2015)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1354.609 KB)

Abstract

Pendekatan pragmatik berdasar pada fungsi bahasa sebagai alat komunikasi merupakan suatu kajian bahasa dengan melibatkan berbagai aspek di luar bahasa yang mampu memberikan makna. Komunikasi adalah kebutuhan setiap orang. Apapun yang kita katakan, akan dianggap sebagai pesan oleh orang lain yang mencermati gerak-gerik kita dan menganggapnya sebagai simbol dari apa yang kita pikirkan agar kita memperoleh sedikit gambaran atas apa yang sedang orang lain pikirkan. Dengan mempelajari komunikasi, kita bisa melakukan prediksi itu secara lebih terorganisasi dan terstruktur. Biasanya tidak banyak orang yang mempermasalahkan bagaimana bahasa dapat digunakan sebagai media berkomunikasi yang efektif, sehingga sebagai akibatnya penutur sebuah bahasa sering mengalami kesalahpahaman dalam suasana dan konteks tuturannya. Sudut pandang pragmatik merupakan salah satu cara untuk mengetahui tentang hal tersebut. Berdasarkan dari hal-hal tersebut di atas. Dalam makalah ini, akan dipaparkan beberapa hal yang berkaitan dengan pragmatik dari pendekatan, batasan, prinsip, aspek ujaran dan teori pragmatik serta contoh penerapannya.Kata Kunci: Pendekatan, Pragmatik, Komunikasi

Page 3 of 19 | Total Record : 189