cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
edusaintek@stkippgri-situbondo.ac.id
Editorial Address
Jalan Argopuro Gg. VII Mimbaan Panji Situbondo 68322 Telp. (0338) 4591781 Hp. 085258173692
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 1858005X     EISSN : 26553392     DOI : -
Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media Pembelajaran, Pendidikan Virtual, Perangkat lunak pendidikan, Teknologi digital dalam pendidikan, Pembelajaran Multimedia, ELearning ,Massive Open Online Course (MOOC), Rapid Learning.
Articles 40 Documents
Search results for , issue "Vol 12 No 4 (2025)" : 40 Documents clear
PEMANFAATAN LIMBAH PERTANIAN SEBAGAI BIOMASSA RAMAH LINGKUNGAN UNTUK MENDUKUNG PENGEMBANGAN DESA RAMAH LINGKUNGAN: STUDI KASUS DI ACEH UTARA Alfianingsih, Yesika; Silfiani, Humaira; Salsabila, Nulqia; Ayubbi, Irham Al; Fatonah, Siti
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2073

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis potensi pemanfaatan limbah pertanian sebagai bahan baku eko-biomassa untuk mendukung pengembangan desa ramah lingkungan di pedesaan Aceh Utara. Permasalahan utama yang diangkat adalah tingginya volume limbah pertanian, seperti jerami, sekam padi, dan batang jagung, yang belum dimanfaatkan secara optimal sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan dan hilangnya potensi ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data meliputi observasi lapangan, wawancara dengan masyarakat dan perangkat desa, serta dokumentasi kegiatan pengolahan limbah pertanian. Analisis data dilakukan secara induktif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eko-biomassa yang diolah dari limbah pertanian dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian masyarakat. Secara ekologis, pemanfaatan limbah menjadi biomassa dapat mengurangi emisi karbon dan mencegah pencemaran akibat pembakaran terbuka. Secara ekonomi, kegiatan ini meningkatkan pendapatan masyarakat melalui produksi dan distribusi briket biomassa bernilai tinggi. Lebih lanjut, pelaksanaan program eko-biomassa juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian lingkungan dan kemandirian energi desa. Dengan demikian, studi ini menegaskan bahwa pengembangan eko-biomassa dari limbah pertanian merupakan solusi inovatif dan berkelanjutan untuk menciptakan desa ramah lingkungan. Program ini dapat dijadikan model pemberdayaan masyarakat berbasis prinsip ekonomi hijau dan partisipasi lokal. Rekomendasi penelitian ini mendorong pemerintah daerah dan lembaga pendidikan untuk memperluas pelatihan dan sosialisasi teknologi pengolahan limbah pertanian guna mencapai manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
ANALISIS PERUBAHAN LUAS HUTAN MANGROVE MENGGUNAKAN METODE NDVI (NORMALIZED DIFFERENCE INDEX) DI KECAMATAN BALIKPAPAN BARAT KOTA BALIKPAPAN Sahdian, Iitra Achbar; Keliwar, Khairi Ahza Hail; Luthfi Saud, Muhammad Nur Ibnu; Al Hakim, Muhammad Abdul Ghofur; Nugroho, Bayu Ashari; Kholifah, Puspa Indah Nur; Safitri, Rosita Dewi
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2130

Abstract

Mangrove ecosystems are a crucial component of coastal areas, serving both strategic ecological and economic functions; however, their existence is vulnerable to human activities and the dynamics of coastal environments. The Balikpapan Barat subdistrict is one of the areas in Balikpapan City that features various types of activities, including settlements, industrial activities, and port activities, which have the potential to impact the condition of the mangrove forests. This study aims to analyse changes in the area and density of mangrove forests in 2019 and 2025 using the Normalised Difference Vegetation Index (NDVI) method based on Sentinel-2A satellite imagery. The research method comprises three stages: image pre-processing, NDVI value calculation, and classification of mangrove density into three classes: low, medium, and high. The analysis results indicate a decline in the distribution area of mangroves in West Balikpapan District, primarily due to anthropogenic activities such as infrastructure development, settlement expansion, and coastal industrial activities. However, some areas still exhibit moderate to high vegetation density, indicating the presence of natural regeneration processes and the role of conservation areas in maintaining mangrove ecosystems. This study confirms that the use of remote sensing imagery and the NDVI method is effective in supporting spatial and sustainable mangrove monitoring, and can serve as a basis for planning the management and conservation of mangrove ecosystems in coastal areas.Keywords: mangrove, NDVI, Sentinel-2, Area, Density, West Balikpapan.
THE IMPACT OF THE IMPLEMENTATION OF THE HUMAN RESOURCE INFORMATION SYSTEM (HRIS) ON EMPLOYEE PERFORMANCE Ulfa, Nadia; Anggraini, Rafikha; Apriadi, Deni; Rifanda, Haikal
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2152

Abstract

Rapid technological advances have led to significant changes in organizational work patterns and systems. Based on these conditions, this study aims to examine the impact of the implementation of the Human Resource Information System (HRIS) on labor performance. This research applies a qualitative approach through literature study methods and literature review as the main data source. The discussion focused on the analysis and comparison of various theories and relevant research findings in order to expand the understanding of the concepts and frameworks used. The results of the literature review show that the implementation of HRIS has a strategic role in the management of human resource administrative activities, including attendance management, payroll systems, benefits, and employee incentives. The use of HRIS allows the entire process to run in an integrated and real-time basis, thus making a real contribution to improving the efficiency and effectiveness of the Human Resources Department (HRD) performance in managing employee data and information.
PERBEDAAN HASIL BELAJAR IPA MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF DI UPTD SMP NEGERI 1 GUNUNGSITOLI ALO’OA Gulo, Ros Neli; Harefa, Agnes Renostini; Gulo, Hardikupatu; Waruwu, Toroziduhu
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) antara siswa yang mengikuti pembelajaran berdiferensiasi dan siswa yang mengikuti pembelajaran kooperatif di UPTD SMP Negeri 1 Gunungsitoli Alo’oa. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Quasi Eksperimen (eksperimen semu). Sampel dalam penelitian ini terdiri dari kelas VIII-A sebagai kelas eksperimen I (E1) dan kelas VIII-B sebagai kelas eksperimen II (E2) yang dipilih melalui teknik sampel jenuh (saturated sampling) yaitu teknik pengambilan sampel di mana seluruh anggota populasi penelitian diikutsertakan sebagai sampel karena keterbatasan jumlah populasi. Instrumen yang digunakan dalam pengumpulan data adalah tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran berdiferensiasi memperoleh nilai rata-rata 83,33 untuk kelas eksperimen 1 dan pembelajaran kooperatif memperoleh nilai rata-rata 79,17 untuk kelas eksperimen 2. Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan signifikan secara statistik antara capaian hasil belajar peserta didik yang diajarkan pembelajaran berdiferensiasi dan peserta didik yang diajarkan pembelajaran kooperatif.
ANALISIS BUTIR SOAL ELEMEN KESELAMATAN, KESEHATAN KERJA DAN LINGKUNGAN HIDUP (K3LH) MENGGUNAKAN APLIKASI ANATES Sari, Sri Indah Kurnia; Hakim, Luqman; Pratiwi, Vivi; Nazwa Sofia, Cinta; Handayani, Sonia; Jannah, Miftakhul; Khoiroturrosidah, Zulfa; Nisa'i Sholikha, Zahrotun; Endah Kurniawati, Sherly
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2118

Abstract

Evaluasi pembelajaran merupakan tahap penting untuk menjamin objektivitas dan akurasi dalam pengukuran hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris kualitas butir soal mata pelajaran Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan Hidup (K3LH) menggunakan perangkat lunak Anates secara menyeluruh dan sistematis. Pendekatan deskriptif kuantitatif diterapkan dengan melibatkan 20 peserta didik sebagai sampel uji coba. Analisis difokuskan pada parameter psikometrik yang mencakup validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, daya pembeda, serta efektivitas pengecoh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meski sebagian besar butir soal tergolong baik, terdapat kelemahan signifikan, yaitu validitas rendah, daya pembeda lemah, dan pengecoh yang tidak efektif, sehingga tidak mampu membedakan kemampuan peserta didik secara optimal. Temuan ini menegaskan pentingnya pemanfaatan Anates sebagai alat diagnostik yang efektif untuk mendeteksi kelemahan konstruksi soal. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan instrumen berbasis data empiris guna menghasilkan soal K3LH yang valid, reliabel, dan akurat, sehingga dapat meningkatkan kualitas evaluasi pembelajaran dan mendukung mutu pendidikan secara menyeluruh.
BRIDGING EDUCATION AND WORK: BENEFITS AND CHALLENGES OF ONLINE LEARNING FOR WORKING STUDENTS Herlyna, Herlyna
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.1937

Abstract

To keep ahead in the highly competitive employment market of today, working professionals need to constantly improve their skills. One effective way to accomplish this is by pursuing higher education. This study explores both the benefits and challenges faced by working students who are enrolled in online college courses. Using a descriptive qualitative approach, the researcher examines insights from 15 participants, attending online classes in Pertiwi University, Jakarta. Data was collected through a combination of questionnaires, as well as students' scores and attendance records. These data were analyzed to identify key insights regarding the benefits and challenges experienced by students in an online learning environment. The results provide valuable understanding of the benefits and challenges that these students experience while pursuing their education online. The online learning offers significant advantages, such as ease of access; however, the online learning also has disadvantages, such as the limited interactions with peers and lecturers. Based on these findings, the study recommends further research to explore the relationship between students’ perceptions of online learning and their academic performance, as well as to investigate strategies that can be implemented by the institutions to better support the students in the online learning setting.
ANALISIS KUALITAS AIR LIMBAH GEDUNG FISIP UIN JAKARTA TAHUN 2022 DAN 2023 Wijayanti, Lilis
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2120

Abstract

Gedung FISIP UIN Jakarta berdiri di atas lahan sekitar 1 hektar dengan luas bangunan 12.200 meter persegi, terdiri dari enam lantai dan satu basement. Di sebelah timur, gedung FISIP UIN Jakarta berbatasan dengan Situ Gintung. Pembuangan air limbah gedung FISIP dialirkan ke selokan di pinggir perairan tersebut. Menariknya, air limbah dari gedung FISIP dimanfaatkan oleh sebagian warga di sekitar Situ Gintung untuk keperluan sehari-hari karena airnya yang jernih, tidak berbau dan tidak berasa. Berkaitan dengan hal tersebut, perlu dilakukan uji kualitas air limbah Gedung FISIP UIN Jakarta supaya bisa diambil tindakan yang tepat sehingga tidak merugikan manusia dan lingkungan sekitar. Pengujian dilakukan pada tahun 2022 dan 2023. Hasil pengujian menunjukkan bahwa parameter fisika dan kimia untuk kedua tahun memenuhi syarat yang ditetapkan dalam Permenkes Nomor 32 Tahun 2017. Sementara itu pengujian parameter mikrobiologi pada tahun 2022 tidak memenuhi syarat karena Total Coliform mencapai lebih dari 60 CFU/100 mL sementara batas maksimalnya adalah 50 CFU/100 mL. Bakteri E. coli ditemukan sebanyak 6 CFU/100 mL, angka ini melebihi baku mutu yang ditetapkan yaitu 0 CFU/100 mL. Pengujian parameter mikrobiologi pada tahun 2023 menunjukkan bahwa air limbah Gedung FISIP UIN Jakarta aman digunakan sebagai air bersih.
PERI-URBAN AREA IDENTIFICATION WITHIN THE KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA Hidayat, Fathiyah Rahmi; Keliwar, Khairi Ahza Hail; Muhammad, Ummu Kultsum; Pramita, Juwita
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2131

Abstract

The expansion of urban functions fosters the creation of new activity centers beyond existing built-up areas, thereby transforming rural landscapes into semi-urban zones. Driven by rapid globalization, technological advancements, and population growth within urban areas, peri-urbanization—as a manifestation of urban expansion—has become an inevitable phenomenon. This phenomenon is evident in the Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY), which administratively encompasses three jurisdictions: Yogyakarta City as the urban core, along with portions of Sleman and Bantul Regencies. Currently, the trajectory of urban sprawl is shifting southward toward Bantul Regency. This study aims to delineate the peri-urban zones within the Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY). This research employs a quantitative approach utilizing Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis. Regional clustering was performed using the k-means algorithm based on four primary variables: percentage of built-up land, net population density, percentage of non-agricultural households, and availability of public facilities. The results indicate that peri-urban areas in the KPY are no longer confined by administrative boundaries but have significantly expanded southward into Bantul Regency. The study classifies the region into four distinct zones: (1) urban core, (2) urban fringe, (3) peri-urban, and (4) rural. These findings indicate a substantial transformation of agricultural land into non-agricultural use within the peri-urban zone. Consequently, this study recommends the integration of cross-regional spatial planning policies within the KPY to control land conversion and ensure sustainable development in these transitional areas.
KEBERLANJUTAN HUNIAN TRADISIONAL MELALUI ADAPTASI RUANG: STUDI KASUS RADAKNG BETANG SAHAPM, KABUPATEN LANDAK Mandayu, Claudia Olla; Wiyatiningsih, Wiyatiningsih
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2207

Abstract

penelitian ini mengeksplorasi keberlanjutan Radakng Betang Sahapm, Kalimantan Barat melalui adaptasi ruang yang dilakukan oleh penghuni. Adaptasi ini meliputi penambahan ruang dan penyesuaian material untuk memenuhi kebutuhan penghuni saat ini. Transformasi yang terjadi, merupakan proses dari penyesuaian masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan yang menyesuaikan perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghuni Radakng melakukan adaptasi ruang dengan mempertimbangkan fungsionalitas ruang dan penggunaan material yang menyesuaikan ketersediaan dan efisiensi saat ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi ruang dalam Radakng Betang Sahapm tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penghuni nya, melainkan untuk mendukung keberlanjutan masyarakat setempat.
PROYEKSI TINGKAT BAHAYA BANJIR BERDASARKAN SKENARIO POLA RUANG: ANALISIS SPASIAL DI KOTA BENGKULU (2025–2041) Anugerah, Aria Panji; Pattiasina, Cannavaro Vicenzo Richardo; Satria, Handika Dwi
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2209

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menjadi permasalahan serius di wilayah perkotaan, termasuk Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat ancaman bahaya banjir di Kota Bengkulu pada tahun 2025 sebagai kondisi baseline dan tahun 2041 sebagai kondisi proyeksi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan melalui metode skoring dan overlay terhadap beberapa parameter yang memengaruhi bahaya banjir, yaitu elevasi, kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, kerapatan sungai, dan penggunaan lahan. Perbedaan utama antara kedua tahun analisis terletak pada variabel penggunaan lahan yang disesuaikan dengan rencana pola ruang Kota Bengkulu Tahun 2021–2041. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2025 maupun 2041, sebagian besar wilayah Kota Bengkulu berada pada tingkat ancaman bahaya banjir sedang hingga tinggi. Proyeksi tahun 2041 memperlihatkan peningkatan luasan kelas bahaya tinggi yang signifikan, terutama di kecamatan yang mengalami peningkatan kawasan terbangun. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan akibat pembangunan berperan penting dalam meningkatkan ancaman banjir di Kota Bengkulu.

Page 4 of 4 | Total Record : 40