cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
edusaintek@stkippgri-situbondo.ac.id
Editorial Address
Jalan Argopuro Gg. VII Mimbaan Panji Situbondo 68322 Telp. (0338) 4591781 Hp. 085258173692
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 1858005X     EISSN : 26553392     DOI : -
Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media Pembelajaran, Pendidikan Virtual, Perangkat lunak pendidikan, Teknologi digital dalam pendidikan, Pembelajaran Multimedia, ELearning ,Massive Open Online Course (MOOC), Rapid Learning.
Articles 513 Documents
PERI-URBAN AREA IDENTIFICATION WITHIN THE KAWASAN PERKOTAAN YOGYAKARTA Hidayat, Fathiyah Rahmi; Keliwar, Khairi Ahza Hail; Muhammad, Ummu Kultsum; Pramita, Juwita
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2131

Abstract

The expansion of urban functions fosters the creation of new activity centers beyond existing built-up areas, thereby transforming rural landscapes into semi-urban zones. Driven by rapid globalization, technological advancements, and population growth within urban areas, peri-urbanization—as a manifestation of urban expansion—has become an inevitable phenomenon. This phenomenon is evident in the Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY), which administratively encompasses three jurisdictions: Yogyakarta City as the urban core, along with portions of Sleman and Bantul Regencies. Currently, the trajectory of urban sprawl is shifting southward toward Bantul Regency. This study aims to delineate the peri-urban zones within the Kawasan Perkotaan Yogyakarta (KPY). This research employs a quantitative approach utilizing Geographic Information System (GIS)-based spatial analysis. Regional clustering was performed using the k-means algorithm based on four primary variables: percentage of built-up land, net population density, percentage of non-agricultural households, and availability of public facilities. The results indicate that peri-urban areas in the KPY are no longer confined by administrative boundaries but have significantly expanded southward into Bantul Regency. The study classifies the region into four distinct zones: (1) urban core, (2) urban fringe, (3) peri-urban, and (4) rural. These findings indicate a substantial transformation of agricultural land into non-agricultural use within the peri-urban zone. Consequently, this study recommends the integration of cross-regional spatial planning policies within the KPY to control land conversion and ensure sustainable development in these transitional areas.
KEBERLANJUTAN HUNIAN TRADISIONAL MELALUI ADAPTASI RUANG: STUDI KASUS RADAKNG BETANG SAHAPM, KABUPATEN LANDAK Mandayu, Claudia Olla; Wiyatiningsih, Wiyatiningsih
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2207

Abstract

penelitian ini mengeksplorasi keberlanjutan Radakng Betang Sahapm, Kalimantan Barat melalui adaptasi ruang yang dilakukan oleh penghuni. Adaptasi ini meliputi penambahan ruang dan penyesuaian material untuk memenuhi kebutuhan penghuni saat ini. Transformasi yang terjadi, merupakan proses dari penyesuaian masyarakat setempat dalam memenuhi kebutuhan yang menyesuaikan perubahan zaman. Metode penelitian yang digunakan merupakan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penghuni Radakng melakukan adaptasi ruang dengan mempertimbangkan fungsionalitas ruang dan penggunaan material yang menyesuaikan ketersediaan dan efisiensi saat ini. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adaptasi ruang dalam Radakng Betang Sahapm tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan penghuni nya, melainkan untuk mendukung keberlanjutan masyarakat setempat.
ANALISIS PERUBAHAN TINGKAT BAHAYA BANJIR DI KOTA BENGKULU PADA TAHUN 2025 DAN 2041 Anugerah, Aria Panji; Pattiasina, Cannavaro Vicenzo Richardo; Satria, Handika Dwi
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 12 No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v12i4.2209

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana hidrometeorologi yang paling sering terjadi di Indonesia dan menjadi permasalahan serius di wilayah perkotaan, termasuk Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perubahan tingkat ancaman bahaya banjir di Kota Bengkulu pada tahun 2025 sebagai kondisi baseline dan tahun 2041 sebagai kondisi proyeksi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif berbasis analisis spasial menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG). Analisis dilakukan melalui metode skoring dan overlay terhadap beberapa parameter yang memengaruhi bahaya banjir, yaitu elevasi, kemiringan lereng, curah hujan, jenis tanah, kerapatan sungai, dan penggunaan lahan. Perbedaan utama antara kedua tahun analisis terletak pada variabel penggunaan lahan yang disesuaikan dengan rencana pola ruang Kota Bengkulu Tahun 2021–2041. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahun 2025 maupun 2041, sebagian besar wilayah Kota Bengkulu berada pada tingkat ancaman bahaya banjir sedang hingga tinggi. Proyeksi tahun 2041 memperlihatkan peningkatan luasan kelas bahaya tinggi yang signifikan, terutama di kecamatan yang mengalami peningkatan kawasan terbangun. Temuan ini menegaskan bahwa perubahan penggunaan lahan akibat pembangunan berperan penting dalam meningkatkan ancaman banjir di Kota Bengkulu.