cover
Contact Name
Nurul Frasiska, M.Si.
Contact Email
jec@unper.ac.id
Phone
+6281322958700
Journal Mail Official
nurulfrasiska@unper.ac.id
Editorial Address
Jalan Pembela Tanah Air (PETA) No. 177 Kota Tasikmalaya, Kode Pos 46115 Telepon (0265) 326058, laman: http://www.unper.ac.id
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Journal of Empowerment Community
ISSN : 26864444     EISSN : 26864436     DOI : 10.36423
a) Pelayanan pada masyarakat, b) Ketahanan Pangan Lokal; c) Pelatihan, Pemasaran, Teknologi Tepat Guna, Desain; d) Pemberdayaan Masyarakat; e) Layanan Komunitas Mahasiswa; f) Wilayah Perbatasan dan Wilayah Kurang Dikembangkan; g) Pengembangan wilayah terpadu h) Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan i) Pengembangan UMKM j) Iptek bagi masyarakat (IbM), k) Kuliah Kerja Nyata Mahasiswa, l) Pengembangan hasil penelitian yang diterapkan ke masyarakat
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 118 Documents
PEMBUATAN PROPOSAL BISNIS GUNA MENANAMKAN MINAT BERWIRAUSAHA PADA SISWA MTS NURUL HIKMAH KABUPATEN BEKASI Loecita Sandiar; Dwi Narsih
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1174.928 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i2.311

Abstract

Tingginya minat berwirausaha akan melahirkan entrepreneur-entrepreneur muda yang memiliki visi yang jelas di masa depan, kreativitas serta inovasi yang tinggi dalam segala bidang. Mereka akan menjadi lebih mandiri, kreatif, dan inovatif dalam menciptakan peluang bisnis baru dan penemuan-penemuan baru. Masalah pengangguran terdidik akan dapat teratasi karena keluaran (output) dari hasil pendidikan kewirausahaan adalah calon-calon entrepreneur muda berbakat yang tidak lagi menjadi pencari kerja (job seeker) tetapi telah menjadi pencipta lapangan pekerjaan (job maker). Secara parsial, hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa variabel subjective norms tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap minat berwirausaha. Norma subjektif (subjective norms) merepresentasikan dukungan yang diberikan oleh orang-orang terdekat ketika responden akan memilih berwirausaha sebagai salah satu pilihan karir. Pengabdian masyarakat diadakan selama 3 bulan. Kegiatan diadakan di MTS Nurul ikmah Bekasi. Hasil yang dicapai siswa lebih mengenal cara  tahapan berwirasuaha,dan berhati – hati serta cermat dalam merencanakan suatu bisnis / usaha.Kata Kunci : Proposal Bisnis, Siswa MtsABSTRACTThe high interest in entrepreneurship will give birth to young entrepreneurs who have a clear vision of the future, high creativity and innovation in all fields. They will become more independent, creative and innovative in creating new business opportunities and new discoveries. The problem of educated unemployment will be overcome because the outputs of the results of entrepreneurship education are prospective talented young entrepreneurs who are no longer job seekers (job seekers) but have become job creators (job makers). Partially, the results of hypothesis testing indicate that the variable subjective norms do not have a significant effect on entrepreneurial interest. Subjective norms represent the support given by the people closest to them when the respondent will choose entrepreneurship as a career choice. Community service is held for 3 months. The activity was held at MTS Nurul ikmah Bekasi. The results achieved by students are more familiar with the stages of entrepreneurship, and careful and careful in planning a business / business.Key Word : Business proposal, Mts Student
PENERAPAN PENGENDALIAN SEDERHANA UNTUK MENGENDALIKAN HAMA DI PERTANAMAN SKALA RUMAH TANGGA Efrin Firmansyah; Siti Nurhidayah
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (796.717 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.178

Abstract

Perlindungan tanaman merupakan salah satu aspek penting yang dapat mempengaruhi perolehan hasil panen petani. Pada proses budidaya skala rumah tangga, upaya perlindungan tanaman jarang dilakukan. tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk menyampaikan dan menerapkan beberapa  pengendalian sederhana yang dapat dilakukan oleh para petani skala rumah tangga. Pengabdian dilakukan pada salah satu kelompok wanita tani yang ada di Kota Tasikmalaya.  yang digunakan dalam pengabdian ini diantaranya  transfer matode, pelatihan atau workshop, pendampingan, monitoring dan evaluasi. Hasil pengabdian ini para anggota peserta pengabdian membuat beberapa perangkap hama dan mengaplikasikannya di areal pertanaman masing-masing dan pada kegiatan evaluasi ada cara pembuatan perangkap yang harus dievaluasi dan diperbaiki.
PENGOLAHAN SAWI HIJAU MENJADI MIE HIJAU YANG MEMILIKI NILAI EKONOMIS TINGGI DI DESA SUKAMANIS KECAMATAN KADUDAMPIT KABUPATEN SUKABUMI Siti Alifah; Anita Nurfida; Aditya Hermawan
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1095.683 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i2.364

Abstract

Sawi hijau merupakan salah satu jenis sayur-mayur yang memiliki masa simpan yang tergolong singkat. Sawi hijau akan cepat menguning dan membusuk dalam waktu dua sampai empat hari jika tidak dilakukan pengolahan dan pengawetan lebih lanjut. Untuk memberikan nilai tambah dan mengurangi waktu pembusukan, sawi dapat diolah lebih awal sebelum membusuk. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan penyuluhan pengolahan sawi hijau menjadi mie hijau yang bercita rasa tinggi dan awet , sehingga  dapat menambah kesejahteraan para petani sayur, khususnya sawi hijau di desa Sukamanis, Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi.  Kegiatan ini juga memberikan pemahaman kepada petani , bahwa produk pertanian yang segar dan penuh dengan kandungan mineral bagi tubuh manusia .  Metode  yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat dengan observasi langsung dan pengadaan workshop yaitu tim pengabdi langsung datang ke lokasi kegiatan abdimas untuk memperoleh data awal sebagai bahan pertimbangan dalam pelaksanaan kegiatan. Hal ini kami lakukan pada saat menjelang maupun saat kegiatan berlangsung. Observasi berguna untuk mengetahui kondisi ibu-ibu PKK dan pengolahan sawi hijau pasca panen. Hasil yang dicapai para peserta telah memahami bahwa sawi hijau memiliki kandungan gizi yang banyak  manfaat bagi kesehatan dan  memahami bahwa sawi hijau dapat diolah menjadi bahan makanan seperti mie sawi/ mie hijau yang mempunyai masa simpan lebih lama dan memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Kata kunci: Mie hijau, Pengolahan, Produk, sawi.
INTENSIFIKASI AYAM BURAS : MANAJEMEN PEMELIHARAAN DAN ANALISIS USAHA TERNAK AYAM BURAS DI DESA GURANTENG KECAMATAN PAGERAGEUNG KABUPATEN TASIKMALAYA Novia Rahayu; Nurul Frasiska
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.712 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.176

Abstract

Tujuan pengabdian untuk mengatasi permasalahan manajemen pemeliharaan dan pengelolaan usaha ayam buras yang dapat menjadi tambahan pendapatan bagi masyarakat Desa Guranteng. Kegiatan pengabdian menggunakan metode ceramah mengenai permasalahan manajemen pemeliharaan, pemanfaatan limbah rumah tangga bagi pakan ayam, dan analisis usaha ayam buras. Kegiatan tanya jawab dilakukan disela-sela materi ceramah guna meningkatkan pemahaman peternak dan pemecahan masalah untuk masing-masing peternak. Pendampingan lapangan dilakukan untuk meningkatkan keterampilan peternak dalam aplikasi pemeliharaan dan pengembangan ayam buras menjadi skala usaha rumah tangga. Evaluasi dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peternak dapat menerapkan manajemen pemeliharaan melalui intensifikasi. Tingkat antusias kelompok ternak terhadap program intensifikasi ayam buras sangat baik karena selama ini peternak merasa bahwa manajemen pemeliharaan secara ekstensifikasi belum mampu menunjang pemeliharaan ayam buras kearah usaha. Perlu dilakukan kegiatan pendampingan selanjutnya mengenai pengolahan dan pemasaran hasil ternak yang nantinya dapat memberikan nilai tambah bagi usaha yang dijalankan oleh para kelompok ternak
PELATIHAN BAHASA INGGRIS KOMUNIKATIF UNTUK PEMANDU WISATA DI SAFARI TOUR AND TRAVEL TASIKMALAYA Wida Mulyanti; Sundari Purwaningsih
Journal of Empowerment Community Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.938 KB) | DOI: 10.36423/jec.v2i1.401

Abstract

This community service program takes the form of communicative English training for tour guides in Tasikmalaya. This program is organized based on requests from one of the Safari Tour and Travel tour guides who report that they have difficulty communicating in English when confronted with foreign tourists. After conducting the survey, it can be concluded that the tour guides have good knowledge of English, but are not trained in its use. Therefore, they need communicative English training. The steps used in providing training materials are: orientation, training, feedback and continuation. Pre-test and post-test are carried out at the beginning and end of the meeting and show an increase in the acquisition of test scores at the end of the meeting. From the results of these tests it can be concluded that this service contributes to improving communicative English skills for tour guides.
UPAYA MENINGKATKAN PEMASARAN PRODUK UMKM DENGAN MEMANFAATKAN KATALOG PRODUK DI KELURAHAN SUKAHURIP KECAMATAN TAMANSARI KOTA TASIKMALAYA Gea Aristi; Kusuma Agdhi Rahwana
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.991 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.175

Abstract

Kelurahan Sukahurip adalah salah satu kelurahan di Kota Tasikmalaya yang penghasilan penduduknya didapat dari berwirausaha diantaranya yaitu kelom geulis, spon bahan alas sandal, tas, aneka makanan ringan, dan alat peraga interaktif. Akan tetapi masih terdapat masalah yang dialami oleh masyarakat tersebut diantaranya adalah permasalahan dalam pemasaran produk yang mereka hasilkan. Pada tahun pertama telah dilakukan pelatihan mengenai strategi pemasaran produk UMKM kepada para pelaku UMKM dan telah dibuat rancangan katalog produk untuk membantu pemasaran produk UMKM tersebut. Akan tetapi para pelaku UMKM masih kebingungan dalam mengatur strategi pemasaran dengan memanfaatkan katalog tersebut. Maka diperlukan pelatihan kembali mengenai strategi pemasaran dan pemanfaatan media social dalam pemasaran katalog tersebut. Dengan demikian diharapkan dapat memudahkan penjual untuk mengenalkan produk yang dijualnya dan memudahkan masyarakat konsumen dalam pemilihan produk yang akan dibeli. Kegiatan akan dilaksanakan dengan metode Prototype yang terdiri atas pengumpulan kebutuhan, membangun prototyping, evaluasi prototyping, mengkodekan sistem, menguji sistem, dan evaluasi sistem. Tahapan pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan sebagai pendekatan untuk menjalin keterbukaan, kepercayaan, dan memahami persepsi, sikap, serta pengalaman dan persoalan yang dimiliki pelaku UMKM untuk mendukung dalam mengembangkan pemasaran dengan pembuatan katalog produk
Penggunaan Digital Learning Material dalam Pembelajaran di Sekolah Dasar untuk Menghadapi Revolusi Industri 4.0 Hatma Heris Mahendra; Fajar Nugraha; Riga Zahra Nurani; Missi Hikmatyar
Journal of Empowerment Community Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (479.08 KB) | DOI: 10.36423/jec.v2i1.365

Abstract

The industrial revolution emphasizes the definition of the speed element of information availability, which is an industrial environment in which all entities are always connected and able to share information with one another. The industrial revolution 4.0 has a big influence on the course of learning in the classroom in the future. One of the implications of technological development is that Digital learning material (DLM) is used to deliver a variety of diverse material with a variety of content such as written text, audio, audio visual, animation, and interactive practice questions. This activity is a training for teachers related to the use of DLM in elementary school learning to deal with the industrial revolution 4.0 to improve teacher competency and optimize learning activities. The method used is discussion, simulation and practice. The activity was followed by elementary school teachers in the city of Tasikmalaya at SDN 1 Gunungpereng. The results of the activity got a very good response and provided knowledge and skills for teachers using DLM in learning. With this activity the teacher is able to understand and master the use of DLM in learning in elementary schools.Keywords: DLM, industrial revolution 4.0
SOSIALISASI KOMPETENSI GURU DAN PENGGUNAAN MASALAH KONTEKSTUAL DALAM PEMBELAJARAN DI LEMBAGA PENDIDIKAN AL-MA’ARIF KUNINGAN Riza Fatimah Zahrah; Fajar Nugraha; Hatma Heris Mahendra; Dudung Suryana
Journal of Empowerment Community Vol. 2 No. 1 (2020): Maret 2020
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (535.685 KB) | DOI: 10.36423/jec.v2i1.352

Abstract

Tumenggung Argawijaya foundation care to the education sector especially of basic education .Under a shade foundation tumenggung argawijaya standing as many as the three institutions such as Early childhood education, Islamic Diniyyah. An educational institution Al-Ma’arif  let encounters many obstacles such as the aspect of human resources that is the motivation , innovation and creativity is still low which is potential to the process of teaching in which you held the realization of education and .Repair the aspect of human resources in improved the motivation of done with information competence that should be owned by an educator.The event was held by about to transfer of competence that should be owned by an educator for one day. Then to increase innovation and creativity human resources activities are transferring technologies regarding the use of contextual problems for one day and assistance in the process of learning for one day. A method of execution that used on an activity pkm it encompasses a method of transfer technology and sustainable assistance of an implementation team to gradually. partnerThe conclusion of its service that the satisfaction of the partners for the implementation of this activity due to lack of guidance from the government against teachers in an educational institution Al-Ma’arif 
PEMBELAJARAN KARAKTER MELALUI PELAKSANAAN IDUL ADHA PADA SISWA SMA Nana Suyana; Lusiana Wulansari
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 2 (2019): September 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1202.908 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i2.310

Abstract

Pembelajaraan karakter sangat diperlukan , agar siswa dapat dibekali lebih dini tentang tantangan zaman yang cepat berubah. Perubahan tersebut dapat diimbangi, dengan pendidikan karakter yang mumpuni , sehingga para siswa mempunyai jiwa dan hati yang teduh, saling tepo seliro, saling menghormati dan kasih sayang pada sesamanya. Pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Juli dan Agustus 2019. Metode yang digunakan adalah ceramah dan pelaksanaan kegiatan secara langsung serta evaluasi kegiatan. Hasil kegiatan pembelajaran akhlakul karimah melalui kegiatan Idul Adha, terlihat siswa lebih toleran dan menghormati sesama siswa serta dapat menghormat kepada para guru dan orang tua dirumah. Selain itu mereka lebih memahami secara teori dan praktek nilai- nilai pengorbanan pada perayaan Idul Adha.Kata Kunci : Pembelajaran,Karakter,Idul Adha. Abstract Character learning is needed, so students can be equipped early about the challenges of a rapidly changing era. These changes can be balanced, with qualified character education, so that students have a shady heart and heart, tepo seliro each other, mutual respect and affection for each other. The implementation of community service activities was carried out in July and August 2019. The method used was a lecture and direct implementation of activities and evaluation of activities. The results of the morality learning activities through the activities of Eid al-Adha, students look more tolerant and respectful of fellow students and can respect teachers and parents at home. In addition they better understand in theory and practice of the values of sacrifice at the celebration of Eid al-Adha.Keywords : Learning,character ,Idul Adha 
PELATIHAN PENGAJARAN BAHASA INGGRIS DI KAMPUNG ULIN KECAMATAN RANCAH KABUPATEN CIAMIS Etika Rachmawati; Lilies Youlia Friatin; Lystiana Nurhayat Hakim
Journal of Empowerment Community Vol. 1 No. 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (392.858 KB) | DOI: 10.36423/jec.v1i1.177

Abstract

Penerapan pengajaran Bahasa Inggris untuk anak-anak sangat penting dalam sistem pendidikan Indonesia saat ini. Bahasa Inggris juga memiliki pengaruh yang sangat kuat pada era globalisasi ini serta menjadi salah satu alat komunikasi yang sangat penting dalam hubungan internasional, dengan mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang baik akan memberikan keuntungan bagi para pelajar dan generasi muda Indonesia. Oleh karena itu guru dituntut untuk mampu berbahasa Inggris dengan baik serta mengetahui metode atau strategi pengajaran bahasa Inggris yang baik serta sesuai karakter anak.Dengan demikian, untuk membantu guru dalam menciptakan pengajaran yang baik tersebut, penulis bermaksud melakukan pengabdian dengan memberikan pelatihan pengajaran Bahasa Inggris bagi pengajar di Kampung Ulin Kecamatn Rancah Kabupaten Ciamis yang bertujuan untuk (1) Memberikan pengajaran bahasa Inggris dengan menggunakan permainan tradisional yang ada di komunitas kampung ulin agar kemampuan speaking mereka meningkat, (2) Memberikan keterampilan nyata (pengalaman praktis) serta media pembelajaran yang tepat sehingga motivasi dan rasa percaya diri mereka untuk berbicara bahasa Inggris meningkat.

Page 1 of 12 | Total Record : 118