cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B/9 A SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktikum
ISSN : 20873557     EISSN : 27747794     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 245 Documents
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEAMS GAMES TOURNAMENT UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP KEGIATAN EKONOMI Arif, Muhammad
Didaktikum Vol 20, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam pembelajaran IPS Terpadu merupakan salah satu mata pelajaran hafalan sehingga kurang menarik. Berdasarkan  hasil  observasi  awal diperoleh data yang menunjukkan indikasi rendahnya hasil belajar, di mana persentase ketuntasan belajar siswa sebesar 18%. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan model pembelajaran  Team  Games  Tournament (TGT) dapat  meningkatkan  hasil  belajar  pada mata pelajaran IPS terpadu pokok bahasan kegiatan ekonomi Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VII-A MTs Tasywiqul Banat Robayan Kalinyamatan Jepara  yang berjumlah 22. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus meliputi empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini adalah soal evaluasi di setiap akhir siklus dan lembar observasi aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan hasil belajar,  pada siklus I nilai rata-rata 74 dengan ketuntasan klasikalnya  sebesar  45%.  Nilai rata-rata pada siklus II yaitu 80 dengan  ketuntasan  klasikalnya  sebesar 86%. Adapun hasil pengamatan  aktivitas  siswa  selama  proses  pembelajaran pada siklus I sebesar 56,6% dan pada siklus II sebesar 75,3%. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran TGT mampu meningkatkan hasil belajar siswa pada kompetensi dasar Memahami konsep kegiatan ekonomi, produksi, distribusi dan  konsumsi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE LEARNING PADA MATA PELAJARAN TEKNIK KERJA UKIR -, Kandacong
Didaktikum Vol 20, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan merupakan sebuah perbuatan atau tindakan yang dilakukan baik secara individu maupun kelompok dengan maksud untuk mencapai tujuan yang telah dirumuskan. Sedangkan, model pembelajaran adalah teknik atau cara yang digunakan oleh pendidik untuk menyampaikan materi pembelajaran. Tujuan diadakan penelitian ini adalah untuk mengetahui hasil belajar siswa dengan menggunakan model pembelajaran group investigation. Penelitian tindakan ini dilakukan dalam 3 siklus. Hasil dari observasi awal pada pembelajaran Gambar teknik dan teknik kerja ukir di SMK Negeri 5 Jayapura juga menunjukkan kemampuan dan hasil belajar siswa yang masih kesulitan untuk mencapai ketuntasan dengan standar KKM 70, yang telah ditetapkan oleh sekolah. Dari hasil tindakan yang dilakukan terbukti dapat meningkatkan prestasi belajar siswa dengan mencapai standar ideal. Dari 66  % pada Siklus l, dapat meningkat pada siklus 2 menjadi 73 % dan siklus 3 mencapai 79 %, dan  secara klasikal telah mencapai ketuntasan. Hasil penelitian tindakan ini menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran group investigation dapat meningkatkan hasil  belajar siswa kelas XI Kriya Kayu dengan ketuntasan mencapai 100%, dengan demikian penerapan model pembelajaran group investigation efektif dalam meningkatkan hasil belajar di SMK Negeri 5 Jayapura.
PENGGUNAAN METODE COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MEMBACA TEKS NARRATIVE -, Nurkhasanah
Didaktikum Vol 20, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data perolehan nilai rata-rata Bahasa Inggris sangat rendah yaitu 5,00. Perolehan nilai rata-rata tersebut masih di bawah standar ketuntasan belajar. Hal ini dimungkinkan karena dalam proses belajar mengajar masih kurang mengembangkan dan memvariasi metode dan media pembelajaran yang modern dan inovatif. Oleh karena itu, pada penelitian ini digunakan model pembelajaran CIRC. Model  memberi peluang dalam perbaikan hasil belajar pembelajaran membaca teks Narrative. Tujuan pada penelitian ini yaitu untuk meningkatkan aktivitas belajar dan hasil belajar siswa dengan menerapkan model inovatif. Penelitian dilaksanakan dengan dua siklus dengan menggunakan metode penelitian kuantitatif dan kualitatif. Data yang dihasilkan melalui metode kualitatif berupa hasil observasi guru terhadap kinerja siswa selama proses pembelajaran berlangsung. Sedangkan data yang diperoleh melalui metode kuantitatif berupa nilai tes. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa dalam mempelajari teks Narrative Bahasa Inggris dibuktikan dengan diperoleh data secara individual dari 76,51 menjadi 85,30 atau mengalami peningkatan 4,67% sedangkan secara kelompok dari 74,16 menjadi 86,66 atau mengalami peningkatan 11,68%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Model CIRC dapat meningkatkan keterampilan membaca teks naratif pada bacaan berbahasa Inggris.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SHARE MATERI AJAR DESAIN GRAFIS MENGGUNAKAN PHOTOSHOP BTIK -, Purhandayani
Didaktikum Vol 20, No 3 (2020): September - Desember 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah kecenderungan perolehan keterampilan dan kompetensi siswa dalam pelajaran BTIK pada materi ajar tentang photoshop masih belum sesuai dengan standar yang diharapkan atau masih jauh dari KKM yang ditentukan. Oleh karena itulah penelitian ini diarahkan untuk mencapai tujuan utama yaitu mengentaskan persoalan pembelajaran dengan fokus mencakup peningkatan kompetensi dan aktivitas siswa dengan menggunakan model pembelajaran TPS (Think Pair Share). Untuk mencapai tujuan penelitian, dirancang metode penelitian yang dikenal dengan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dengan dua siklus. Pengambilan data pada siswa dilaksanakan dengan pengujian, observasi dan portofolio pekerjaan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran dapat meningkatkan kemampuan siswa menggunakan photoshop edit yang dipakai sebagai alat mendesain atau menggambar. Sebagian para siswa menjalankan aktivitas pembelajaran secara maksimal dan berjalan dengan lancar. Kebaharuan penelitian ini adalah penggunaan model yang dimodifikasi secara cermat sesuai dengan kebutuhan belajar dan psikologis siswa. Akhirnya dapat disampaikan manfaat penelitian tindakan ini yakni peningkatan kualitas pembelajaran BTIK yang berdampak pada capaian belajar siswa.
PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DAN KUALITAS BELAJAR MELALUI MANAJEMEN SEKOLAH Pertiwi, Bunga; Maulana, Haydnn Caesha; Iktavia, Shinta Rizqoh
Didaktikum Vol 21, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sekolah adalah suatu tindakan yang berkaitan dengan proses pengendalian dalam pendidikan guna mencapai suatu tujuan. Pendidikan merupakan salah satu upaya yang dilakukan guna membentuk, mencerdaskan, mengembangkan, serta menghasilkan karya anak bangsa. Sekolah memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas mutu pendidikan. Di Indonesia sendiri pendidikan belum memenuhi kriteria pendidikan yang sempurna. Belum banyak sekolah di Indonesia yang mengerti akan keefektifan tujuan sekolah yang sudah ditetapkan. Tingginya kualitas SDM menjadi karakter utama dalam peningkatan kualitas pendidikan. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui manajemen serta mengetahui seberapa besar pengaruh mutu serta kualitas pendidikan di Indonesia melalui manajemen sekolah. Dengan adanya usaha peningkatan kualitas mutu pendidikan dan minat belajar melalui manajemen sekolah ini, diharapkan mampu meningkatkan kualitas SDM di sekitar serta dapat melaksanakan tujuan sekolah yang telah disepakati. Dalam penelitian ini terdapat 2 metode pembelajaran yang diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa, diantaranya ada metode kelas unggulan bagi siswa SMP dan SMA, dan metode Joyful Learning untuk anak SD. Diharapkan penelitian ini dapat membantu kinerja pelaksanaan tujuan pembelajaran yang sesuai.
ANALISIS PENGARUH SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN MOTIVASI KINERJA GURU TERHADAP KINERJA GURU Islamiati, Dina; Agustin, Eri Dwi; Pramuditya, Nila
Didaktikum Vol 21, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengeksplorasi dampak supervisi sekolah dan tingkat motivasi guru terhadap kinerja guru di sekolah menengah. Populasi penelitian terdiri dari kepala sekolah dan guru, dan sampel beberapa guru. Penelitian ini menggunakan metode analisis data untuk mendapatkan gambaran tentang pengajaran di sekolah dan motivasi guru dalam kaitannya dengan efektivitasnya. Penelitian ini mendapatkan temuan 1) terdapat korelasi positif dan berarti antara kepemimpinan sekolah, motivasi guru dan hasil kerja guru. Pengaruh gabungan kepemimpinan di sekolah dan motivasi guru terhadap efektivitas guru mencapai 58,5%, sementara 41,5% sisanya terpengaruh oleh variabel lain yang tidak diselidiki dalam studi ini 2) Motivasi guru memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja mereka, dan baik kepemimpinan sekolah maupun motivasi guru berdampak pada kinerja guru secara bersamaan. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk meningkatkan kepemimpinan sekolah dan motivasi guru, dengan tujuan meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat menengah atas. 3) Efisiensi kerja guru berkaitan dengan kemampuan guru dalam menciptakan lingkungan komunikasi pendidikan yang efektif dengan siswa. Efektivitas guru mencakup kemampuan mengajar, kepribadian, keterampilan sosial, dan kompetensi profesional. Faktor lain yang memengaruhi efektivitas guru meliputi keterampilan individu, motivasi, dukungan yang diterima, sifat pekerjaan, dan hubungan dengan organisasi. Untuk meningkatkan kualitas pengajaran, perlu memperhatikan kepemimpinan sekolah dan motivasi guru.
PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM MENINGKATKAN EFISIENSI MANAJEMEN SEKOLAH DAN MUTU PEMBELAJARAN Syah, Hana Erlia; Huwaida, Dindaswari Fathiya; Danuarto, Lois
Didaktikum Vol 21, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan sistem informasi manajemen akademik berbasis teknologi di sekolah memiliki potensi untuk meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan proses belajar-mengajar. Memanfaatkan teknologi informasi dalam pendidikan dapat meningkatkan hasil akademik, komunikasi, dan kinerja siswa. Menerapkan sistem informasi manajemen di sekolah berkontribusi dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas proses pendidikan. Selain itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggali lebih jauh tentang implementasi sistem informasi manajemen (SIM) untuk meningkatkan kualitas layanan pengajaran dan pembelajaran.Dalam konteks pendidikan, pengelolaan dan pemanfaatan SIM merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari proses belajar-mengajar, pendaftaran siswa, dan kegiatan akademik lainnya. Kemajuan teknologi komputerisasi telah menunjukkan bahwa SIM dapat secara efektif mengatasi berbagai tantangan dalam pendidikan. Semua pemangku kepentingan yang terlibat dalam proses pembelajaran, termasuk administrator sekolah, staf administrasi, guru, siswa, dan orang tua, dapat dengan mudah mengelola informasi tentang pencapaian siswa dan kemajuan sekolah secara keseluruhan dengan menggunakan teknologi informasi. Melalui penggunaan teknologi informasi, manajemen pembelajaran siswa dapat dioptimalkan tidak hanya pada saat pertemuan di kelas, namun juga untuk memperoleh informasi mengenai pelajaran di luar interaksi tatap muka dan kegiatan sekolah lainnya.
PENGARUH SUPERVISI AKADEMIK TERHADAP KEMAMPUAN SERTA KETERAMPILAN GURU DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH Kurniawan, Irfan; Wijaya, Ilham Adi; Aditya, Deva
Didaktikum Vol 21, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada proses pengajaran di sekolah guru, peserta didik merupakan komponen hari kemanusiaan (SDM) yang perlu dicermati secara berulang-ulang. Salah satu caranya adalah melalui pengawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teknik supervisi akademik dipengaruhi oleh kemampuan dan keterampilan guru dalam proses pendidikan di SMP N 1 Ngadirejo Temanggung. Studi-studi ini bersifat kuantitatif. Dengan menggunakan desain korelasional untuk penelitian pustaka. Tujuan penelitian untuk mengetahui manfaat pengawasan jenis ini terutama dalam hal peningkatan produktivitas dan guru sebagai tenaga pendidik. Berdasarkan temuan penelitian, telah terjadi peningkatan kapasitas. Mengajar di KBM, tetapi perubahan yang telah terjadi tidak signifikan secara statistik. Hasil dari tes kemampuan dan ketrampilan guru masih agak jenaka. Dari sini bisa disimpulkan bahwa pelaksanaan kegiatan supervisi akademik tidak terlalu memberikan manfaat yang berarti bagi peningkatan kemahiran guru. Oleh karena itu, guru disarankan untuk terus melakukan inovasi langkah demi langkah agar bisa meningkatkan kualitas baik saat dilakukan pengawas maupun tidak.
PERAN KEPEMIMPINAN YANG DILAKUKAN KEPALA SEKOLAH DALAM PELAKSANAAN MANAJEMEN SEKOLAH Anggrahini, Jagaddhita Rizqi; Setiawan, Fariski Bagus; Ramadani, Seillamita Yesi
Didaktikum Vol 21, No 1 (2021): April 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam struktur organisasi sekolah, peran kepala sekolah sangat dominan dalam menetapkan kebijakan. Salah satu tujuannya adalah meningkatkan kompetensi siswa di dalam kelas. Kepala sekolah memiliki signifikansi yang besar sebagai sumber motivasi bagi seluruh anggota sekolah, termasuk instruktur, staf, dan siswa. Oleh karena itu, kehadiran kepala sekolah memiliki dampak yang luar biasa. Pedoman manajemen pendidikan di SMA Negeri 01 Sukabumi mengacu pada standar nasional pendidikan. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dan metode deskriptif untuk mencapai hasilnya. Peneliti berharap bahwa dengan mematuhi prinsip profesionalisme, perkembangan tenaga kependidikan dapat lebih mudah dicapai sesuai dengan tugas kepala sekolah. Peneliti menggunakan berbagai instrumen seperti observasi, angket, wawancara, dan pengambilan dokumentasi. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probabilitas (Purposive sampling dengan snowball sampling). Evaluasi validitas penelitian sangat penting untuk memastikan keakuratan temuan. Peneliti menggunakan triangulasi sebagai uji validitas. Kesimpulan dari penelitian ini adalah manajemen yang diterapkan oleh sekolah telah efektif mengacu pada standar nasional pendidikan.
MANAJEMEN BERBASIS SEKOLAH SEBAGAI ALTERNATIF SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL Zahra, Khansa Luthfia; Riatin, Yulinda April; Putri, Dhea Aditya
Didaktikum Vol 21, No 2 (2021): September 2021
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karena pentingnya manajemen berbasis sekolah penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi manajemen berbasis sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam permasalahan ini, model pembelajaran seperti problem-based learning dan pembelajaran kooperatif dapat digunakan untuk meningkatkan kompetensi siswa. Ini merupakan penelitian kualitatif. Dari data-data yang telah dikumpulkan dalam penelitian ini menghasilkan simpulan yaitu: Otonomi yang ada di sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan sudah sesuai dengan peraturan yang berlaku. Di partisipasi sekolah untuk meningkatkan mutu pendidikan yaitu melibatkan seluruh stakehorder yang terkait. Disipasi ini dilakukan di kegiatan perencana, penetapan kebijakan, v dan juga dalam penyelenggaraan pendidikan disekolah. Dalam kepemimpinan kepala sekolah mampu menjalankan perannya sebagai leader dan juga meneger secara seimbang sehingga mutu pendidikan di berjalan baik. Dalam kerja tim kekompakan dan kebersamaan nya sangat kuat sehingga mampu mengatasi permasalahan secara optimal dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam implementasi Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), perubahan budaya organisasi menjadi penting untuk mecapai mutu pendidikan yang berkelanjutan. Pemerintah perlu mendelegasikan wewenang kepada kepala sekolah dan melibatkan guru serta orang tua murid dalam pengambilan keputusan. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti keterbatasan rasionalitas manusia, pertimbangan etis dan model pembelajaran yang digunakan dapat mempengaruhi kompetensi siswa dalam aspek afeksi mereka. Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, perlu adanya perubahan organisasi dan penerapan model pembelajaran yang efektif.