cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 416 Documents
The Importance of E-Crm on PLN Mobile Applications to Increase E-Customer Loyalty by Improving E-Service Quality and E-Customer Satisfaction Revda, Afdilla
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 2 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i2.818

Abstract

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) or PLN, is an Indonesian State-Owned Enterprise engaged in the electricity sector for the provision of electrical energy in Indonesia. As one of the strategic companies in the energy sector, PLN has an important role in supporting economic growth throughout Indonesia as its customers. To improve operational efficiency and provide a better experience to customers, PLN continues to innovate through digital technology, namely by launching the PLN Mobile application designed to facilitate customers. In the context of service digitalization, the implementation of E-CRM and improving E-Service Quality are PLN's strategic priorities. This research was provided by 255 respondents by filling out a questionnaire in the form of a google form from August to October by users of the PLN Mobile application in Banten Province. The data was processed with the data analysis method used to test the validity and reliability using is Structural Equation Modeling (SEM) PLS.  Through this strategy, PLN aims to increase E-Customer Satisfaction and E-Customer Loyalty which ultimately supports the company's business sustainability. This study aims to analyze the effect of E-CRM and E-Service Quality on E-Customer Satisfaction and E-loyalty in the PLN Mobile application, as an effort to understand the effectiveness of the company's digital strategy in providing optimal service to customers.
Perbedaan Perilaku Berbohong Ditinjau dari Tipe Kepribadian Barus, Sherlina Agustin Br; Istiana, Istiana
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.797

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan perilaku berbohong menurut tipe kepribadian pada mahasiswa Jurusan Psikologi Universitas Medan Area. Subjek penelitian ini ialah mahasiswa fakultas psikologi Universitas Medan Area pada tahun akademik 2024/2025 dengan sampel sebanyak 133 orang. Metode dalam penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dan menggunakan alat ukur berupa dua skala yaitu skala perilaku berbohong dan skala tipe kepribadian menggunakan Big Five Inventory (BFI), mengukur lima ciri kepribadian: Openness, Extraversion, Conscientiousness, Agreeablenes dan Neuroticism, penilaian skala ini berdasarkan format skala likert. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa perilaku berbohong berbeda-beda tergantung pada tipe kepribadian, dimana tingkat signifikansinya ialah 0,000, yaitu p 0,050. Hasil klasifikasi menunjukkan bahwa kepribadian Ekstraversion menunjukkan tingkat perilaku berbohong yang lebih tinggi dibandingkan dengan kepribadianOpenness, Conscientiousness, Agreeablenes dan Neuroticism dengan nilai empirik 61,42 kategori tinggi, dan Neuroticism memiliki sumbangan varians yang lebih rendah yaitu dengan nilai empirik 36,41 kategori sedang. Jadi dapat disimpulkan bahwa perilaku berbohong memiliki perbedaan dengan tipe kepribadian.
Perbedaan Penyesuaian Diri pada Remaja Korban Perceraian Orang Tua Ditinjau dari Jenis Kelamin Nasution, Shania Dhita Thahirah F; Novita, Eryanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.798

Abstract

Penelitian ini bertujuan guna mengetahui perbedaan penyesuian diri pada remaja korban perceraian orang tua ditinjau dari jenis kelamin. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini ialah “terdapat perbedaan penyesuian diri pada remaja korban perceraian orang tua ditinjau dari jenis kelamin” jumlah sampel pada penelitian ini 73 mahasiswa fakultas psikologi universitas medan area tahun ajaran 2024/2025 yang dipilih berdasarkan purposive sampling, yaitu teknik pengumpulan data dimana sampel dipilih berdasarkan kriteria yang ditetapkan. Penelitian ini menggunakan teknik kuantitatif guna mengumpulkan data dengan menggunakan satu skala, yaitu skala penyesuaian diri. untuk mengolah data, digunakan uji hipotesis yang terdiri mulai uji normalitas, uji homogenitas, dan uji perbedaan (uji-t). Hasil analisis data yang dilakukan menunjukkan koefisien uji-t sejumlah 3,134 dengan taraf signifikansi 0,001 (P 0,05). Dengan demikian, terdapat perbedaan penyesuaian diri antara laki-laki dan perempuan korban perceraian orang tua, dengan nilai rerata aktual sejumlah 50,30 ± SD 16,54 untuk laki-laki dan 45,12 ± SD 9,68 untuk perempuan, maka hipotesis penelitian ini diterima.
Mengurangi Pikiran dan Perilaku pada Pria Obsessive Compulsive Disorder dengan Brief- Cognitive Behavior Therapy Dewi, Gusti Ayu Putu Alma Milda; Natalia, Johanna; Nasruddin, Dedi
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.265

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengatasi pikiran dan perilaku kompulsi pada laki-laki dengan obsessive compulsive disorder (OCD) dengan pendekatan Brief-Cognitive Behavior Therapy (CBT). Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus. Asesmen menggunakan observasi, wawancara, tes grafis untuk menggali data terkait subjek dan OCI-R untuk mengukur indikasi OCD. Penelitian dilakukan single case. Diagnosis subjek merupakan OCD dengan pikiran kecemasan berlebihan kehilangan dan melupakan sesuatu dan perilaku kompulsi memeriksa barang berkali-kali. Hasil penelitian menunjukkan berkurangnya perilaku memeriksa barang setelah diberikan Brief-CBT. Skor OCI-R subjek yang awalnya 32 berkurang menjadi 29.
Pengaruh Social support, Gratitude dan Happiness pada Ibu yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Ristawaty, Tita
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara Social Support dan Gratitude terhadap Happiness pada Ibu yang memiliki Anak Berkebutuhan Khusus. Penelitian ini melibatkan 41 responden ibu yang memliki Anak Berkebutuhan Khusus. Teknik analisa yang digunakan adalah teknik analisis regresi berganda. Hipotesis dalam penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara Social Support dan Gratitude terhadap Happiness pada Ibu Yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus.
Hubungan Persepsi Terhadap Pola Asuh Otoriter Dengan Kepercayaan Diri Remaja Di Desa Tulung Selapan Ulu Ananda, Vinka; T, Mulia Marita Lasutri
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.287

Abstract

Salah satu gagasan variabel yang dihubungkan dengan cara kepercayaan diri adalah persepsi terhadap pola asuh. Motivasi penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan persepsi terhadap pola asuh dengan kepercayaan diri pada remaja di Desa Tulung Selapan Ulu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dimana penelitian tersebut menggunakan pengambilan data di dalamnya. Teknik yang digunakan peneliti untuk mengambil data adalah dengan menggunakan angket yaitu berupa skala kepercayaan diri dengan persepsi terhadap pola asuh. Berdasarkan penelitian yang dilakukan peneliti mengenai kepercayaan diri dan persepsi terhadap pola asuh yang melibatkan sebanyak 336 subjek penelitian yaitu remaja di Desa Tulung Selapan Ulu. Hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dan persepsi terhadap pola asuh pada remaja di Desa Tulung Selapan Ulu. Analisis dilakukan dengan menggunakan uji regresi sederhana yang hasilnya menunjukkan adanya adanya penerimaan terhadap hipotesis yang diajukan. Hasil tersebut dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi r 0,567 dengan nilai sigifikansi (P) 0,000. Hal ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan antara Kepercayaan Diri dan Persepsi Terhadap Pola Asuh pada remaja di Desa Tulung Selapan Ulu.
Kecilnya Pengaruh Trait Mindfulness terhadap Work Engagement: Studi Meta Analisis Rizkha, Nabilla Aulia; Yudiarso, Ananta
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.225

Abstract

Trait mindfulness merupakan kecenderungan individu untuk dapat mengontrol dan mempertahankan kesadaran pada suatu aktivitas secara penuh. Berbagai macam penelitian tentang trait mindfulness telah dilakukan di mana salah satunya pada work engagement. Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara analisis statistik mengenai seberapa besar pengaruh trait mindfulness terhadap work engagement dengan menggunakan metode meta analisis. Penelitian ini menggunakan review literature pada 8 jurnal penelitian internasional menggunakan variabel penelitian yang relevan, serta total jumlah responden sebanyak 2.132. Berdasarkan pengolahan data r ditemukan hasil nilai effect size yang kecil sebesar 0.293 (95% CL = 0.156 sampai 0,486, P = 0.001 dengan I^2(inconsistency) = 92,29%. Dapat disimpulkan bahwa trait mindfulness tidak berkorelasi terhadap work engagement. Hal ini mengisyaratkan bahwa terdapat variabel lain yang memiliki nilai effect size yang lebih besar dari trait mindfulness.
Mindfulness-based Cognitive Therapy (MBCT) Berbasis Kelompok untuk Menurunkan Gejala Depresi pada Remaja Yulianarista, I Gusti Ayu Agug Prami; Herdiana, Ike
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 6, No 3 (2025): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v6i3.808

Abstract

Remaja merupakan masa peralihan dari masa anak-anak dan masa dewasa. Depresi pada remaja bukan sekadar perasaan sedih atau stres biasa, melainkan kondisi serius yang permanen dan memengaruhi perilaku, emosi, serta cara berpikir mereka. MBCT dapat melatih remaja mengembangkan metacognitive awareness, yaitu kemampuan untuk mengamati pikiran sebagai peristiwa mental yang sementara, bukan sebagai kebenaran mutlak. Melalui latihan mindfulness, remaja belajar untuk menjadi "pengamat" emosi mereka, menciptakan ruang antara diri mereka dan pengalaman emosional, yang memungkinkan respons yang lebih fleksibel dan adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas MBCT dalam menurunkan gejala depresi pada remaja. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan kualitatif dalam menentukan efektivitas MBCT terhadap depresi pada remaja. Sebanyak 4 subjek dalam penelitian ini diwawancara, dinilai dengan skor BDI-II (Beck Depression Inventory) sebelum dan setelah diberikan MBCT. Analisis pada penelitian ini menggunakan analisis non-parametrik dikarenakan subjek yang diteliti hanya 4 orang. Berdasarkan analisis wilcoxon didapatkan hasil tidak signifikan dengan p=0.066, namun dengan besar efek -0.92 yang menandakan adanya efek yang besar dalam penurunan gejala depresi dengan MBCT. Hasil ini ditunjang dengan adanya peningkatan pemahaman remaja terkait depresi dan konsep mindfulness serta peningkatan remaja terkait aplikasi koping emosi yang adaptif. 
Faktor Kontributor Gangguan Makan pada Remaja: Literature Review Saraswati, Anak Agung Sagung Istri Nanda Widya; Suarya, Luh Made Karisma Sukmayanti
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 5, No 1 (2024): J-P3K APRIL
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v5i1.303

Abstract

Perubahan fisik yang dialami remaja ternyata membawa dampak yang besar dalam kehidupan remaja. Adanya ketidaksesuaian antara kondisi fisik individu dengan konsep tubuh ideal, berpotensi mendorong remaja melakukan berbagai cara untuk mencapai tubuh ideal. Akan tetapi, tidak sedikit di antaranya melakukan upaya mendapatkan gambaran tubuh ideal dengan cara yang terbilang ekstrem dan salah satunya dapat memicu kemunculan gangguan makan. Gangguan makan merupakan salah satu bentuk gangguan jiwa berupa gangguan pada perilaku makan, pikiran, emosi, dan sikap, hal ini berdampak pada gangguan fisiologis. Gangguan makan juga berpengaruh pada pola hubungan sosial dalam kehidupan remaja. Pengkajian ini bertujuan untuk mengkaji faktor kontributor gangguan makan pada remaja. Penelitian dilakukan dengan metode kajian literatur memanfaatkan laman Google Scholar dan ScienceDirect dengan rentang periode tahun penelitian 2013 hingga 2022. Individu yang menjadi subjek dalam pengkajian ini merupakan remaja dengan kisaran usia 12-21 tahun. Berdasarkan 11 artikel jurnal terpilih didapatkan faktor kontributor gangguan makan pada remaja yakni citra tubuh, kecenderungan gangguan jiwa, citra tubuh, kepercayaan diri, teman sebaya, body shaming, perilaku media sosial, self-dissatisfaction, family environment, stressful event outside the family, dan internalisasi sosiokultural.
Penggunaan Intervensi Cognitive Behavioral Therapy untuk Menurunkan Gangguan Stres Pasca Trauma Wanita Dewasa Ratnasari, Ratih; Rizqi, Muhammah Arif
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) Vol 4, No 3 (2023): J-P3K DESEMBER
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v4i3.240

Abstract

Gangguan pasca trauma ataupun F 43.10 adalah suatu sindrom kecemasan, labilitas autonomic, ketidak rentanan emosional dan kilas balik dar pengalaman yang sangat sedih setelah stress fisik maupun emosi yang melampai batas ketahanan orang biasa. Hettema dkk (2001) dan Davidson dkk (2018) menjelaskan bahwa trauma dapat mengaktivasi system noradrenergic, meningkatkan level norepinefrin sehingg membuat orang yang bersangkutan lebih mudah terkejut dan lebih cepat mengekspresikan emosi dibanding kondisi normal. Salah satu intervensi yang terbukti efektif menangani gangguan stress pasca trauma adalah terapi kognitif perilaku. Cognitive behavioral therapy (CBT) merupakan terapi yang menggabungkan terapi perilaku dan terapi kognitif Albert Ellis dan Aaron. T. Beck, kemudian kedua terapi tersebut dikembangkan oleh Meichenbaum Mahoney (Oemarjoedi, 2003). Wilding dkk (2008) menjelaskan CBT adalah pendekatan berbasis kognitif yang dapat membantu individu yang memiliki permasalahan. Pada intervensi ini subjek yang memiliki gangguan pasca trauma diberikan intervensi CBT. Namun sebelum memberikan intervensi CBT, individu akan mendapatkan asesmen berupa tes kognitif, kepribadian dan inventori. Tes ini bertujuan untuk menegakan diagnose dari gangguan stress pasca trauma. Berdasarkan intervensi yang sudah dilakukan, menunjukkan bahwa intervensi CBT efektif untuk menurunkan gangguan stress pasca trauma.