cover
Contact Name
Khairuddin
Contact Email
khairuddin@staff.uma.ac.id
Phone
+6281377116720
Journal Mail Official
jurnalp3@gmail.com
Editorial Address
Jalan H.M. Yamin SH No 225 Medan, Sumatera Utara
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K)
ISSN : 27215393     EISSN : 27215385     DOI : -
JURNAL PENELITIAN PENDIDIKAN, PSIKOLOGI DAN KESEHATAN (J-P3K) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan manuskrip penelitian di bidang pendidikan, psikologi dan kesehatan. Fokus dan ruang lingkup jurnal adalah untuk: 1) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional di seluruh konteks pendidikan 2) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang psikologi 3) Menyediakan jurnal yang melaporkan penelitian tentang topik-topik yang memiliki signifikansi lokal, nasional dan internasional dalam bidang kesehatan. Mengutamakan hasil-hasil penelitian lintas disiplin ilmu dan temuan-temuan terbaru dalam bidang ilmu pengetahuan. J-P3K terbit tiga kali dalam setahun yaitu April, Agustus dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 447 Documents
Hubungan Intensitas Penggunaan Media Sosial Tiktok dengan Tingkat Konformitas pada Mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman Anwar, Nur Fathiyyah Ramadhania; Wahyuni, Ridha
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 1 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i1.971

Abstract

Pada era digital, intensitas penggunaan media sosial, khususnya TikTok berpotensi memengaruhi tingkat konformitas melalui paparan konten dan interaksi daring. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara intensitas penggunaan media sosial TikTok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 365 mahasiswa FISIP Universitas Mulawarman sebagai subjek yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Pengumpulan data dilakukan dengan mengunakan dua instrumen penelitian, yaitu skala intensitas penggunaan media sosial dan skala konformitas. Data yang diperoleh dianalisis dengan bantuan software IBM SPSS Statistics 21. Teknik analisis data yang digunakan adalah Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan dengan arah positif dan signifikan antara intensitas penggunaan media sosial Tiktok dengan tingkat konformitas pada mahasiswa dengan nilai signifikansi p = 0.000 (< 0.05) dan koefisien korelasi = 0.185. Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan media sosial TikTok, maka semakin tinggi pula tingkat konformitas mahasiswa.
Pengaruh Pola Asuh Demokratis dan Kontrol Diri Terhadap Perilaku Cyberbullying pada Remaja di Karawang Yustika Putri; Cempaka Putrie Dimala; Dinda Aisha
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.1004

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh demokratis dan kontrol diri terhadap perilaku cyberbullying pada remaja di Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain kausalitas. Subjek penelitian berjumlah 385 remaja berusia 15– 18 tahun yang merupakan pengguna aktif media sosial, dipilih menggunakan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian meliputi Cyberbullying in Social Media Scale (CSMS), skala pola asuh demokratis, dan Self-Control Scale (SCS). Analisis data dilakukan menggunakan regresi berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis dan kontrol diri secara simultan berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberbullying (p < 0,05) dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,487, yang berarti kedua variabel memberikan kontribusi sebesar 48,7%. Secara parsial, pola asuh demokratis berpengaruh negatif terhadap perilaku cyberbullying, sedangkan kontrol diri berpengaruh signifikan terhadap perilaku cyberbullying. Temuan ini menunjukkan pentingnya peran pola asuh orang tua dan kemampuan kontrol diri dalam upaya pencegahan perilaku cyberbullying pada remaja.
Pengaruh Harga Diri terhadap Perilaku Konsumtif pada Pegawai Ikhbal Hidayat Lubis; Dwi Octa Silvia; Khairuddin Khairuddin
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.985

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh harga diri terhadap perilaku konsumtif pada pegawai Dinas Pariwisata Kota Medan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah karyawan Dinas Pariwisata Kota Medan yang berjumlah 167 pegawai dengan sampel berjumlah 83 pegawai, teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan adalah skala psikologi yang disusun berdasarkan indikator harga diri dan perilaku konsumtif. Metode analisis data yang digunakan adalah teknik analisis regresi linier sederhana, didapatkan hasil signifikan regresi P = 0,000 < 0,05, artinya ada pengaruh antara harga diri terhadap perilaku konsumtif, dan koefisien determinan (R²) sebesar 0,213 dengan sumbangsih sebesar 21,3%. Dengan kata lain, hipotesis diterima. Harga diri tergolong rendah (mean empirik = 37,69 < mean hipotetik = 52,5 dimana selisinya lebih dari bilang SD = 7,277), dan untuk perilaku konsumtif tergolong tinggi (mean empirik = 65,57 > mean hipotetik = 55 dimana selisinya lebih dari bilang SD = 6,129).
Kontrol Diri dan Kenakalan Remaja: Studi Pada Anggota Geng Motor di SMK "X" Tiara Ramayani
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.984

Abstract

Riset ini bertujuan guna mengetahui adanya hubungan control diri dengan kenakalan remaja pada anggota geng motor di SMK “X”. Hipotesis yang digunakan pada penelitian ini adalah terdapat “Hubungan Negatif Kontrol Diri dengan Kenakalan Remaja pada Anggota Geng Motor di SMK “X”. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja yang ada di SMK “X”, dengan jumlah sampel 100 orang siswa SMK yang didapat berdasarkan teknik purposive sampling. Riset ini memakai model kuantitatif untuk mengumpulkan data dengan menggunakan dua skala, yaitu skala control diri dan skala kenakalan remaja dengan 4 pilihan jawaban alternatif. Untuk mengolah data, digunakan uji hipotesis yang terdiri mulai uji normalitas, uji linieritas, uji korelasi, reliabilitas dan linealitas. Berdasarkan hasil penelitian, nilai rxy adalah 0,447 dengan P = 0,000 dan P < 0,01. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kontrol diri dan kenakalan remaja pada siswa SMK “X”. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat kontrol diri yang lebih tinggi mengurangi kenakalan remaja. Sebaliknya, tingkat kontrol diri yang lebih rendah meningkatkan kenakalan remaja. Oleh karena itu, berdasarkan hasil pengujian hipotesis dalam penelitian ini, hipotesis penelitian diterima.
Advancing Winged Animal Classification Through Image Analysis Prasetya Triputra Nugraha; Imam Yuadi
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.994

Abstract

This study is to assess how well two classification algorithms, Support Vector Machine (SVM) and Logistic Regression, work with deep learning-based feature extraction techniques, including Inception V3, VGG-16, and VGG-19. The methodology comprised preprocessing a collection of photos of flying animals, using the three convolutional neural network (CNN) designs to extract features, and applying the two algorithms to do classification. AUC, Classification Accuracy (CA), F1 Score, Precision, Recall, and MCC were among the important metrics used to assess the models. According to the findings, Inception V3 performed better than VGG-16 and VGG-19 on every parameter, with Logistic Regression obtaining nearly flawless scores (AUC = 1.000, CA = 0.987, F1 = 0.987). Although it was marginally less effective than Logistic Regression (AUC = 0.998, CA = 0.943, F1 = 0.946), SVM also did well with Inception V3. The feature extraction techniques that performed the worst were VGG-16 and SVM in particular (CA = 0.890, F1 = 0.891). These results highlight the effectiveness of Logistic Regression for classification in this setting and the improved multi-scale feature extraction capabilities of Inception V3. This study demonstrates how effective classifiers and cutting-edge CNN architectures, such as Inception V3, may be combined to automatically classify winged animals.
Gratitude Journaling dan Tingkat Gratitude Pada Mahasiswa: Studi Komparatif dalam Konteks Indonesia Cut Sarah; Shirley Melita Sembiring Meliala; Atika Mentari Nataya
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.1005

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan tingkat gratitude antara mahasiswa yang melakukan gratitude journaling dan yang tidak. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif yang melibatkan 297 mahasiswa dari perguruan tinggi di Indonesia. Responden dibagi menjadi dua kelompok, yaitu mahasiswa yang melakukan gratitude journaling (n = 149) dan yang tidak (n = 148). Pengukuran gratitude dilakukan menggunakan Gratitude Questionnaire (GQ) versi adaptasi Indonesia yang terdiri dari 11 item dengan reliabilitas yang memadai. Analisis data dilakukan menggunakan independent samples t-test serta perhitungan effect size untuk mengetahui besaran pengaruh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik antara kedua kelompok (295) = 1.69; p = .091). Namun, secara deskriptif kelompok yang melakukan journaling memiliki skor gratitude yang lebih tinggi (M = 5,98; SD = 0,64) dibandingkan kelompok yang tidak (M = 5,85; SD = 0,65). Nilai effect size (d = 0,20) menunjukkan bahwa pengaruh yang dihasilkan berada dalam kategori kecil. Temuan ini mengindikasikan bahwa gratitude journaling memiliki potensi dalam meningkatkan gratitude, namun memerlukan praktik yang lebih terstruktur dan konsisten untuk menghasilkan dampak yang lebih kuat dalam konteks mahasiswa.
The Effect of Physical Exercise on the Recurrence of Atrial Fibrillation: A Meta-Analysis Prastika Dica Izwara; Muthia Tsabita Rahmi; Kesowo Soejoko; M. Dzikrul Haq Karimullah; Wirawan Prabowo
Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K) Vol 7, No 2 (2026): J-P3K
Publisher : Yayasan Mata Pena Madani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51849/j-p3k.v7i2.982

Abstract

Evidence on the benefits of physical exercise on AF recurrence after therapy is still limited. This meta-analysis evaluated the effect of physical exercise programmes on AF recurrence. Studies followed the PRISMA 2020 guidelines and were registered in PROSPERO. Literature searches were conducted in PubMed, Scopus, and the Cochrane Library (2020–2025). RCTs in adult patients with post-treatment AF and exercise interventions ≥6 weeks were included. The primary outcome was AF recurrence, with secondary outcomes being VO₂max and quality of life. Analyses were performed using RevMan 5.4.1 with a random-effects model. Nine RCTs with a total of 760 participants were analysed. The duration of the intervention ranged from 12 weeks to 12 months. A meta-analysis of three studies (287 participants) showed a significant reduction in the risk of AF recurrence with a risk ratio of 0.77 [95% CI 0.66–0.89; p=0.0006; I²=0%]. VO₂max increased by 2.77 mL/kg/minute [95% CI 0.59–4.94; p=0.01; I²=36%]. Quality of life improved with a mean difference of 4.47 [95% CI 1.41–7.53; p=0.004; I²=82%]. Physical exercise programmes effectively reduce AF recurrence by 23%, improve cardiorespiratory capacity, and enhance patients' quality of life. Physical exercise should be integrated as a standard component in comprehensive AF management alongside risk factor control.