cover
Contact Name
Ridwan Rustandi
Contact Email
ridwanrustandi@uinsgd.ac.id
Phone
+6285721502422
Journal Mail Official
jurnaltabligh@gmail.com
Editorial Address
Floor 4 Dakwah and Communication Faculty, Universitas Islam Negeri, Sunan Gunung Djati, Bandung, Indonesia Jln. A.H. Nasution 105 Cibiru, Bandung, Indonesia 40614
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
ISSN : 26229781     EISSN : 26229773     DOI : DOI: https://doi.org/10.15575/tabligh.v5i1
Core Subject : Social,
Focus and Scope Tabligh Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam publishes original researches in multi concepts theories, perspectives, paradigms, and methodologies on Islamic communication studies. Specific topics of interest include Public speaking, writing and journalism, Mass media, Social media, Computer-mediated communication
Articles 131 Documents
Analisis Isi Pesan Dakwah dalam Lirik Lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata Karya Chrisye Mohamad Faizal Agung; Jujun Junaedi; Heny Gustini Nuraeni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 3 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i3.214

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah yang terdapat dalam lirik lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata Karya Chrisye.Yang mencakup pesan akidah, akhlak, dan syariah. Dan mengetahui pesan dakwah apa yang paling dominan didalam lagu ini.Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis isi. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah melalui observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lagu Ketika Tangan dan Kaki Berkata karya Chrisye ini sangat jelas mengandung pesan dakwah, termasuk pesan akidah, pesan akhlak, dan pesan syariah didalamnya, karena lirik lagu yang dinyanyikannya sama sekali tidak bertentangan dengan Quran dan Hadis. Adapun pesan dakwah yang paling dominan adalah pesan akidah. Bahkan hal inipun dibuktikan dengan penulisan lirik lagu ini sendiri yang terinspirasi dari salah satu ayat didalam Quran. This study aims to find out the message of da'wah contained in the lyrics of the song Ketika Tangan dan Kaki Berkata by Chrisye. Which includes the message of faith, morals, and sharia. And find out what da'wah message is most dominant in this song. Research uses qualitative methods with content analysis approach. Data collection techniques used in this study are through observation and documentation. The results of this study indicate that the song Ketika Tangan and Kaki Berkata Chrisye's work clearly contains the message of da'wah, including the message of faith, moral messages, and sharia messages in it, because the song lyrics sung are in no way contrary to the Quran and Hadith. The most dominant message of da'wah is the message of faith. Even this is evidenced by the writing of the lyrics of this song itself, inspired by one of the verses in the Quran.
Gaya Retorika Mubaligh Lukman Wahyudi; Lukman Wahyudi
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.337

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gaya retorika tabligh Insan Abdul Halim khususnya dalam aspek ethos pathos dan logos. Diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran dalam meningkatkan retorika para mubaligh, khususnya retorika yang digunakan oleh KH. Insan Abdul Halim. Metode yang digunakan adalah metode Studi dokumentasi dan wawancara. Hal ini berdasarkan tujuan penelitian yang ingin menggambarkan Gaya retorika dakwah Insan Abdul Halim dengan menjelaskannya dalam bentuk uraian-uraian kualitatif. Penelitian ini dilakukan dengan menempuh langkah: Pertama, menentukan jenis metode penelitian; kedua, menentukan jenis dan sumber data: ketiga, menentukan teknik pengumpulan data; dan keempat, mengolah data tersebut dan menganalisisnya menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Insan Abdul Halim dalam berdakwah, mampu mempengaruhi banyak orang dan meyakinkan banyak orang. Bahkan melalui pondok pesantren yang didirikannya, sudah banyak merubah tatanan hidup masyarakat setempat. Kata Kunci : Retorika; Mubaligh; Studi Deskriptif. ABSTRACT The purpose of this research is to find out how Abdul Halim's tabligh rhetoric is primarily in the ethos aspect of pathos and logos. It is hoped that it can contribute to improving the rhetoric of the preachers, especially the rhetoric given by KH. Insan Abdul Halim. The method used is the method of documentation and interview studies. This is based on research objectives that want to describe the rhetorical style of the propaganda of Abdul Halim personnel by explaining it in the form of qualitative descriptions. This research was carried out by taking steps: First, determine the type of research method; second, determine the type and source of data: third, determine data collection techniques; and fourth, processing the data and analyzing it using qualitative analysis. The results showed that Abdul Halim's people in preaching were able to influence many people and convince many people. Even through the Islamic boarding school that he founded, there have been many changes in the order of life of the local community. Keywords : Rhetoric; Mubaligh; Descriptive study.
Khithabah Ustadz Asep Totoh Gojali Vian Nur Syehha; Saeful Anwar; Hajir Tajiri
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 3 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.353

Abstract

Khithabah merupakan proses tabligh melalui lisan yang di perintahkan oleh Allah kepada utusanNya yakni Nabi Muhammad SAW untuk menyebarluaskan ajaran Islam keseluruh umat manusia, yang selanjutnya diteruskan oleh pengikut atau umatnya. Adanya proses khithabah merupakan salah satu faktor yang menentukan Islam berkembang hingga saat ini. Pelaku khithabah sendiri disebut khatib. Sebagai khatib yang profesional harus memiliki metode, materi, dan media khithabah yang efektif agar khithabah dapat mudah tersampaikan kepada jama’ahnnya. Adapun tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui bagaimana metode khithabah, materi khithabah, serta media khithabah yang digunakan oleh Ustadz Asep Totoh Gojali dalam berkhithabah mempengaruhi jama’ahnya. Penelitian ini menggunakan teori dari Harold Lasswell meliputi “Who, Says What, In With Channel, To Whom, With What Effect”. Yakni memiliki makna “Siapa, Mengatakan Apa, dengan Media/Saluran, kepada Siapa, Dengan Efek Apa”. Lalu metode dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif, dengan tujuan untuk menggambarkan dan memberikan penjelasan tentang khithabah Ustadz Asep Totoh Gojali. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang dilakukan dengan teknik pengumpulan data dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap khithabah Ustadz Asep Totoh Gojali. Hasil penelitian ini terkait khithabah Ustadz Asep Totoh Gojali meliputi metode khithabah bil hikmah yakni dengan kata-kata yang lemah lembut berupa nasihat, metode khithabah mauidzatil hasanah yakni dengan pelajaran yang baik melalui kisah-kisah, metode khithabah mujadalah yakni dengan dialog atau diskusi. Selanjutnya terkait materi khithabah berdasarkan kebutuhan jama’hnya di antaranya tentang fiqih, aqidah, dan tauhid, serta media apa yang digunakan Ustadz Asep Totoh Gojali dalam khithabahnya. Media yang digunakan Ustadz Asep Totoh Gojali di antaranya media khithabah secara langsung yakni mimbar dalam pelaksanaan khutbah jum’at atau majelis taklim di masjid, lalu media TV seperti Bandung TV, TVRI Jawa Barat, Radio Dahlia, dan juga Youtube.
Analisis Wacana dalam Film Insya Allah Sah Saodah Saodah; Yusuf Zaenal Abidin; Asep Shodiqin
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.354

Abstract

Aktifitas dakwah mempunyai arti luas, tidak hanya dengan berceramah saja, akan tetapi dakwah bisa dilakukan dengan berbagai cara misalnya dengan tulisan, gambar, audio, audio visual (film). Film digunakan sebagai sarana baru yang berfungsi untuk menyebarkan dakwah. Film menjadi salah satu media yang sangat efektif dalam proses penyampaian pesan dakwah kepada para mad’u, dengan media film maka jangakauan dakwah tidak memiliki batasan ruang dan waktu. Film Insya Allah Sah adalah salah satu contoh film yang bergenre komedi dan religi yang didalamnya terdapat banyak pesan dakwah, dikemas dalam bentuk film sehingga memudahkan para mad’u menerima pesan dakwah yang disampaikan didalam film tersebut. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) mengetahui struktur makro dalam film Insya Allah Sah, (2) mengetahui struktur mikro dalam film Insya Allah Sah, (3) mengetahui suprastruktur dalam film Insya Allah Sah. Penelitian ini menggunakan teori analisis wacana Teun A Van Dijk untuk meneliti dan mengkaji wacana yang ada di dalam film. Analisi wacana Van Dijk menitik tekankan pada struktur makro, struktur mikro, dan suprastruktur. Sedangkan metode yang digunakan adalah metode penelitian studi deskriptif. Dengan teknik pengumpulan data dilakukan dengan menonton film, mengkalsifikasikan wacana yang termasuk struktur makro, struktur mikro dan suprastruktur. Dan menganalisis data-data yang telah terkumpul. Setelah dilakukan analisi terhadap film Insya Allah Sah, dapat ditarik kesimpulan bahwa: (1) struktur makro dalam film Insya Allah yaitu aturan dalam Agama Islam dan budaya. (2) struktur mikro dalam film Insya Allah Sah meliputi semantik ( Latar: latar pertama, latar kedua, latar ketiga. Detail: pengarang menggunakan tokoh rekaan dalam cerita. Maksud: disampaikan dengan eksplisit dan terbuka) sintaksis (Koherensi: koheresi yang sering digunakan adalah kata “tapi”. Bentuk kalimat: berpola deduktif-induktif. Kata ganti: kata ganti yang sering digunakan adalah kata ganti untuk orang kedua “kamu”) stilistik (style yang digunakan dalam film ini adalah bahasa pokem) retoris (menggunakan hiperbolik). (3) suprastruktur dalam film Insya Allah Sah meliputi inti cerita (proses hijrah seorang wanita dan pentingnya menepati sebuah janji), plot ( awal cerita, tengah cerita dan akhir cerita).
Pesan Dakwah dalam Upacara Tradisi Rebo Wekasan di Situgunung Kabupaten Sukabumi Selvi Septiani; Ahmad Sarbini; Heny Gustini Nur'aeni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.375

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui pesan dakwah, mengetahui cara tradisi ritual yang digunakan dan menganalisis pesan dakwah hermeneutik dalam upacara tradisi rebo wekasan di Situgunung. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif ini yang mencari teori dan bukan untuk menguji teori, metode ini juga menitik beratkan pada hasil observasi dan suasana ilmiah. Adapun teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah merujuk pada teori komunikasi pesan yang dikembangkan oleh Hermeneutik Hans Georg Gadamer bahwa orang selalu memahami pengalamannya dari perspektif asumsi. Tradisi atau kebiasaan kita memberikan cara kepada kita memahami lingkungan, dan kita tidak dapat memisahkan diri kita dengan tradisi yang kita miliki. Observasi, alasan, dan pengertian tidak pernah sepenuhnya bersifat objektif karena telah diwarnai dengan sejarah dan pengalaman kita dengan orang lain. Hasil penelitian membuktikan bahwa terhadap pesan dakwah dalam upacara tradisi rebo wekasan di Situgunung Desa Gedepangrango Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi adalah memiliki pesan dakwah yang diajarkan oleh sesepuh zaman dahulu di Kadudampit bernama Eyang Jalun juga yang dijelaskan dalam upacara tradisi yang merujuk pada pesan dakwah yakni penyampaian rukun islam (sahadat. Shalat, zakat, puasa, ibadah haji) dalam ajaran Islam. This Paper aims to find out the message of da’wah, knowing the way the ritual tradition is used and analyzing the message of hermeneutic preaching in the rebo wekasan traditional ceremony in Situgunung. The method used in this study is a qualitative descriptive method. This qualitative descriptive method that seeks theory and not to test theories, this method also focuses on the results of observation and scientific atmosphere. The theory used in this study is to refer to the message communication theory develoved by Hermeneutic Hans Georg Gadamer that people always understand their experience from an assumption perspektive. Our traditions or habits provide a way for us to understand the environment, an we cannot separate ourselves from the traditions we have. Observation, reason, and understanding are never entirely objective because they have been colored by our history and experience
Kegiatan Dakwah Karyawan Departement Store dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Mereka Rahayu Aulia Ramdania; Atjep Muhlis; Uwes Fatoni
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.437

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perhatian, pemahaman dan penerimaan karyawan terhadap kegiatan dakwah untuk meningkatkan motivasi kerja. Metode penelitian yang digunakan Metode survei dengan pendekatan kuantitatif, sedangkan sumber data yang dikumpulakn yaitu dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil observasi, wawancara dan angket yang disebarkan kepada Karyawan Departement Store Sukabumi sedangkat data sekunder diperoleh dari hasil studi pustaka yaitu dari buku, struktur dan bisi misi perusahan yang mendukung terhadap hasil penelitian. Hasil penelitian dari lapangan menunjukan respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkatkan motivasi kerja termasuk kedalam kategori tinggi sebesar (90%), pemahaman respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkatkan motivasi kerja di respon tinggi (89%), dan penerimaan berdasarkan respon karyawan dalam meningkatkan motivasi kerja yaitu direspon tinggi (88,1%). Penelitian ini menunjukan Ha diterima, artinya terdapat respon karyawan terhadap kegiatan dakwah dalam meningkat motivasi kerja karyawan di PT. Matahari Departement Store Tbk Sukabumi. This paper aims to find out how employee attention, understanding and acceptance of da'wah activities to increase work motivation. The research method used is survey method with a quantitative approach, while the data sources collected are from primary data and secondary data. Primary data obtained from the results of observations, interviews and questionnaires distributed to Employees Department Store Sukabumi as a secondary data obtained from the results of the literature study, namely from the books, structures and mission of the company that support the results of the study. The results of research from the field showed employee response to da'wah activities in increasing work motivation included in the high category of (90%), understanding employee response to da'wah activities in increasing work motivation in high response (89%), and response based response employees in increasing work motivation are responded to high (88,1%). This study shows that Ha is accepted, meaning that there is an employee response to da'wah activities in increasing employee work motivation at PT. Matahari Departement Store Tbk Sukabumi.
Pesan Dakwah dalam Film Cek Toko Sebelah Muhammad Anton; Dindin Solahudin; Aep Wahyudin
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v2i4.523

Abstract

ABSTRAKTulisan ini bertujuan untuk mengetahui apa pesan dakwah yang disampaikan dalam film, film Cek Toko Sebelah adalah drama komedi yang berlatar dari keluarga Tionghoa, dan penulis sekaligus sutradaranya adalah Ernest Prakasa. Metode penelitian yang digunakan Metode Semiotika Roland Barthes dengan pendekatan kualitatif, Hasil dari penelitian menujukan beberapa pesan dakwah yang terkandung dalam film Cek Toko Sebelah. Film ini mengandung pesan dakwah yang yang harus dilakukan seluruh umat muslim pesan dakwah yang digambarkan dalam film ini diantaranya: menyayangi anak kecil, menjaga lingkungan, menjaga keluarga, menghormati orang tua, orang tua yang baik, menyayangi ibu, saling memaafkan, menghargai perempuan, kebersamaan dengan keluarga, berbakti kepada orang tua.Kata Kunci: Pesan Dakwah, Film, Semiotika ABSTRACTThis paper aims to find out what da'wah messages conveyed in films, the film Cek Toko Sebelah is a comedy drama based on a Chinese family, and the writer and director is Ernest Prakasa. The research method used by Roland Barthes's Semiotic Method with a qualitative approach, the results of the study addressed several da'wah messages contained in the film Check Shop Next. This film contains a message that must be carried out by all Muslims the da'wah message described in this film including: loving children, protecting the environment, looking after the family, respecting parents, good parents, loving mother, forgiving each other, respecting women, togetherness with family, serving parents. Keywords: Da'wah messages, films, semiotic
Respon Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam Angkatan 2014 Terhadap Dakwah Ustad Evie Effendi nida aidah; Tjetjep Fachruddin; Encep Taufik Rahman
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 1 (2021): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v6i1.780

Abstract

ABSTRAK Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui perhatian, pemahaman dan penerimaan Mahasiswa Komunikasi Penyiaran IslamUniversitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung Angkatan 2014 Terhadap Dakwah Ustad Evie Effendi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori SOR (Stimulus, Oraganism, dan Respons)diambil dari teori sosiologi komunikasi yang dikemukakan oleh Onong Uchjana Effendi dalam buku “Ilmu, Teori dan Filsafat Komunikasi” (2003) yang bertujuan untuk mengetahui stimulus (materi pesan) yang disampaikan komunikan (Da’i) ditolak atau diterima. Komunikasi akan berlangsung jika ada perhatian dari komunikan lalu komunikan mengerti, menerima dan terjadilah proses mengubah sikap. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif bertujuan untuk menjelaskan, meringkaskan, meringankan berbagai kondisi, berbagai situasi atau berbagai variable yang timbul dimasyrakat yang menjadi objek penelitian. Jenis data yang digunakan yaitu data kuantitaf yang dapat menghasilkan data yang akurat setelah melakukan perhitungan angka yang tepat. Hasil dari penelitian ini, perhatian mahasiswa terhadap dakwan ustad Evie Effendi mendapatkan respon yang baik dengan demikian mahasiswa selalu memperhatikan kegiatan dakwah Ustad Evie Effendi. Pemahaman mahasiswa terhadap dakwah Ustad Evie Effendi dimulai dari segi materi dakwah dan pemahaman keagamaan yang meningkat mendapatkan respon yang positif. Penerimaan mahasiswa terhadap dakwah Ustad Evie Effendi dari segi materi dakwah, mengamalkan apa yang telah disampaika oleh Ustad Evie Effendi. Kata kunci : Dakwah, Respon, Evie Effendi. ABSTRACT The purpose of this study is to find out the attention, understanding and acceptance of Islamic Broadcasting Communication Students of the State Islamic University of Sunan Gunung Djati Bandung in 2014 against Da'wah Ustadh Evie Effendi. The theory used in this study is the SOR theory (Stimulus, Oraganism, and Response) taken from the sociological theory of communication proposed by Onong Uchjana Effendi in the book "Communication Science, Theory and Philosophy" (2003) which aims to find out the stimulus (message material) delivered by the communicant (Da'i) rejected or accepted. Communication will take place if there is attention from the communicant then the communicant understands, accepts and there is a process of changing attitudes. The research method used is descriptive method aimed at explaining, summarizing, alleviating various conditions, various situations or various variables that arise in the community that are the object of research. The type of data used is quantitative data that can produce accurate data after calculating the right number. The results of this study, the attention of students to cleric ustad Evie Effendi received a good response so students always pay attention to Ustadh Evie Effendi's preaching activities. Students' understanding of Ustadz Evie Effendi's preaching began in terms of the material of da'wah and increased religious understanding received a positive response. Student acceptance of the preaching of Ustadz Evie Effendi in terms of the material of da'wah, practicing what was received by Ustadh Evie Effendi. Keywords: Da'wah, Response, Evie Effendi.
Vidgram Sebagai Sarana Media Dakwah Taqdirul Alim Yanis; Mukhlis Aliyudin; Asep Shodiqin
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i2.1302

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penggunaan vidgram sebagai sarana media dakwah yang mana didalamnya terdapat pula pembahasan mengenai materi dakwah, serta kriteria vidgram pada akun instagram pelangiislam. Metode yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif terhadap akun instagram pelangiislam. Hasil penelitian ditemukan bahwa akun instagram pelangiislam menggunakan fitur vidgram untuk menyampaikan pesan dakwah dengan jenis video berdurasi maksimal 60 detik, materi yang disampaikan dikategorikan terhadap 3 materi pembahasan, materi akidah, materi akhlak dan materi syari’ah serta kriteria vidgram sebagai sarana media dakwah pada akun instagram pelangiislam terdapat 5 poin, lemah lembut dalam menyampaikan, mempermudah tidak mempersulit, memberikan kesadaran, tidak provokatif dan memiliki pendasaran yang kuat. This paper aims to find out how to use vidgram as a means of da'wah media in which there is also a discussion on the material of da'wah, as well as the vidgram criteria on the Pelangiislam Instagram account. The method used is a descriptive research method of the Islamic rainbow account. The results of the study found that the Pelangiislam Instagram account uses the vidgram feature to deliver propaganda messages with a video type of a maximum duration of 60 seconds, the material delivered is categorized into 3 discussion material, aqidah material, moral material and shari'ah material and vidgram criteria as a means of propaganda media on the account rainbow Islamic instagram there are 6 points, gentle in conveying, making it easier not to complicate, giving awareness, not provocative and having a strong foundation.
Dakwah Simbolik pada Kaos Izma Muslim Store Fakhri Ghiffari Fasya; Uwoh Saepulloh; Aang Ridwan
Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 4 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam
Publisher : Department of Islamic Communication and Broadcasting, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/tabligh.v5i4.1303

Abstract

Dakwah pada bidang fhasion merupakan salah satu pilihan media yang beru. Izma Muslim Store merupakan brand kaos bertema dakwah. Desain atau simbol pada kaos Izma Muslim merupakan pesan dakwah yang disampaikan secara kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui kategorisasi pesan dakwah yang terkandung dalam kaos Izma Muslim dan 2) mnggambarkan manfaat menggunakan kaos dakwah. Metode penelitan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan semiotika. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Izma Muslim Store menyampaikan pesan Aqidah, Syari’ah dan Akhlaq dalam desain atau simbol kaos yang dibuatnya, dan pembeli kaos pula merasakan manfaat yang sangat baik terhadap interpretasi pesan yang terdapat pada desain tersebut. Da'wah in the fhasion field is one of the most popular media choices. Izma Muslim Store is a da'wah theme shirt. The design or symbol on the Izma Muslim shirt is a missionary message that is delivered creatively. This study aims to 1) find out the categorization of da'wah messages contained in Izma Muslim shirts and 2) describe the benefits of using da'wah shirts. The research method used in this research is descriptive method. Data collection techniques used are observation, documentation and interview techniques. The research approach used in this study is the semiotic approach. The results of this study indicate that Izma Muslim Store conveyed the message of Aqidah, Syari'ah and Akhlaq in the design or symbol of the t-shirt it made, and t-shirt buyers also felt very good benefits for the interpretation of the message contained in the design.

Page 8 of 14 | Total Record : 131


Filter by Year

2016 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 6 No 3 (2021): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 2 (2021): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 6 No 1 (2021): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 4 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 3 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 2 (2020): Tabligh : Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 5 No 1 (2020): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 4 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 3 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 2 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 4 No 1 (2019): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 4 (2018): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 3 (2018): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 2 (2018): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 3 No 1 (2018): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 4 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 3 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 2 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 2 No 1 (2017): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 4 (2016): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 3 (2016): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 2 (2016): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Vol 1 No 1 (2016): Tabligh: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam More Issue