cover
Contact Name
AKBAR ALFA
Contact Email
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Phone
+628122742652
Journal Mail Official
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Editorial Address
Kantor BAPPEDA Kabuapaten Indragiri Hilir Jl. Akasia no. 1 Tembilahan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SELODANG MAYANG
ISSN : 24427845     EISSN : 26203332     DOI : https://doi.org/10.47521/selodangmayang
Jurnal “SELODANG MAYANG” menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain. Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Innovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 290 Documents
PERILAKU PASAR KELAPA TINGKAT PETANI Mardesci, Hermiza; Novitasari, Rifni; Yulianti, Yulianti; Ninsix, Retti; Marlina, Marlina; Apriyanto, Mulono; Ilyas, Ilyas; Widyawati, Widyawati
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i1.369

Abstract

This research aims to analyze the structure, conduct, and performance of the coconut market in the villages of Teluk Dalam, KuIndra Subdistrict. A sampling of farmers using accidental sampling and merchant sampling using the census method. Data analysis descriptively and quantitatively. Descriptively the market structure is seen through the number of market participants and market behavior is seen through the practice of price formation. Quantitatively, market structure analysis uses concentration analysis of market behavior using correlation analysis. The results of this research show Market behavior indicates that factories and traders dominate the market, this is seen from the value of the transmission price <1 are the channels with the lowest margin among the four channels in Teluk Dalam Villages. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur, perilaku dan kinerja pasar kelapa di desa Teluk Dalam, Kecamatan KuIndra. Pengambilan sampel petani menggunakan accidential sampling dan sampel pedagang menggunakan metode sensus. Analisis data dengan deskriptif dan kuantitatif. Secara deskriptif struktur pasar dilihat melalui jumlah pelaku pasar dan perilaku pasar dilihat melalui praktik pembentukan harga. Secara kuantitatif, analisis struktur pasar menggunakan analisis konsentrasi perilaku pasar dengan menggunakan analisis korelasi. Hasil penelitian ini adalah Perilaku pasar menunjukkan bahwa pabrik dan pedagang mendominasi pasar, hal ini dilihat dari nilai harga transmisi <1 merupakan saluran dengan margin terendah di antara empat saluran di Desa Teluk Dalam.
UJI EFEKTIVITAS PLANT GROWTH PROMOTING RHIZOBACTERIA (PGPR) DARI AKAR BAMBU KUNING (BAMBUSA SP.) UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (ARACHIS HYPOGAEA VAR) PADA MEDIA GAMBUT Riono, Yoyon; Marlina, Marlina
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.381

Abstract

Abstract This research is entitled TESTING THE EFFECTIVENESS of Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) FROM YELLOW BAMBOO ROOTS (Bambusa sp.) FOR THE GROWTH AND PRODUCTION OF PEANUT PLANTS (Arachis hypogaea var) ON PEAT MEDIA. The aim of this research was to determine the growth and production of peanut plants with different doses of PGPR. This research was conducted from August to November 2023 with a non-factorial Randomized Block Design (RAK). Namely the PGPR dose consisting of 0 ml/L (P0), 10 ml/L (P1), 20 ml/L (P2), 30 ml/L (P3), 40 ml/L (P). The parameters observed were the increase in plant height, average flowering age, number of pods per plant, and weight of 100 grains. The results showed that the best treatment was a PGPR concentration of 40 ml/L which had a significant to very significant effect on the parameters of plant height increase, average flowering age, wet weight of pods per plant, and weight of 100 seeds. Penelitian ini berjudul UJI EFEKTIVITAS Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) DARI AKAR BAMBU KUNING (Bambusa sp.) UNTUK PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI TANAMAN KACANG TANAH (Arachis hypogaea var) PADA MEDIA GAMBUT. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi tanaman kacang tanah dengan perbedaan dosis PGPR. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Agustus sampai November 2023 dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) nonfaktorial. Yaitu dosis PGPR yang terdiri dari 0 ml/L (P0), 10ml/L (P1), 20 ml/L (P2), 30 ml/L (P3), 40 ml/L (P). Parameter yang diamati adalah pertambahan tinggi tanaman, umur berbunga rata-rata, jumlah polong per tanaman, bobot 100 butir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan terbaik adalah konsentrasi PGPR 40 ml/L yang memberikan pengaruh nyata sampai sangat nyata pada parameter pertambahan tinggi tanaman, umur berbunga rata-rata, berat basah polong per tanaman dan bobot 100 biji
ANALISIS KEBIJAKAN DALAM HUKUM PIDANA PERLINDUNGAN ANAK PADA PEMBARUAN SISTEM PERADILAN PIDANA ANAK DI INDONESIA Mulyana Saputri, Rahayu; Wahyuni, Fitri; Muhsin, Muhsin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.407

Abstract

Juvenile delinquency behavior is an action that is contrary to social norms and can cause discomfort in society. Nevertheless, this is considered a general phenomenon that must be accepted as part of social reality. Adolescents, because of their physical, mental, and social limitations, are in a more vulnerable position compared to adults, so their treatment must be different. However, efforts to protect children still do not fully reflect agreed international principles. Violations of children's rights still often occur in court, especially in handling cases of children in conflict with the law. The laws governing the juvenile criminal justice system do not fully accommodate the principle of the best interests of the child, so normative efforts to protect children are still not optimal. Perilaku kenakalan remaja merupakan tindakan yang bertentangan dengan norma sosial dan dapat menimbulkan ketidaknyamanan di masyarakat. Meskipun demikian, hal ini dianggap sebagai fenomena umum yang harus diterima sebagai bagian dari realitas sosial. Remaja, karena keterbatasan fisik, mental, dan sosial mereka, berada dalam posisi yang lebih rentan dibandingkan dengan orang dewasa, sehingga perlakuan terhadap mereka haruslah berbeda. Namun, upaya perlindungan terhadap anak masih belum sepenuhnya mencerminkan prinsip-prinsip internasional yang telah disepakati. Pelanggaran terhadap hak-hak anak masih sering terjadi di pengadilan, terutama dalam penanganan kasus anak yang berurusan dengan hukum. Undang-undang yang mengatur sistem peradilan pidana anak belum sepenuhnya mengakomodasi prinsip the best interest of the child, sehingga upaya perlindungan terhadap anak secara normatif masih belum optimal.
ANALISIS PERAN DAN KEWENANGAN BADAN PENGAWAS PEMILIHAN UMUM DALAM PENYELESAIAN DUGAAN PELANGGARAN ADMINISTRATIF: Jurnal hukum Tata Negara Syarifudin, Syarifudin; Wandi, Wandi; Jamri, Jamri
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.409

Abstract

The core meaning of general elections (elections) in the context of democratic political life is as an institution for changing power which is carried out with standards, regulations, and ethics. In terms of the process, it cannot be separated from the history of the election itself, which began in 1971 as the second election in the history of elections in Indonesia. At that time, there was a crisis of confidence in election organizers due to allegations of widespread manipulation. Since then, the background to the formation of election monitoring institutions has become increasingly clear. The crisis continued in the 1977 election, where more massive fraud and violations occurred. However, it was only in 1982 that an election supervisory institution was formed with the name of the General Election Oversight Committee (Panwaslak Pemilu) as a refinement of the General Election Institution. The role and authority of Bawaslu in handling election administration violations start from the findings of City Panwaslu members, the formation of an examination panel led by the Chair of Bawaslu, an examination hearing, and finally the holding of a final hearing. decision. There are three obstacles at this stage, namely the difficulty of presenting witnesses at the trial, limited authority to execute decisions, and a lack of institutional members to carry out their duties during the trial. Inti makna dari pemilihan umum (pemilu) dalam konteks kehidupan politik yang demokratis adalah sebagai sebuah lembaga untuk pergantian kekuasaan yang dijalankan dengan standar, peraturan, dan etika. Dalam hal proses, tidak dapat dipisahkan dari sejarah pelaksanaan pemilu itu sendiri, yang dimulai pada tahun 1971 sebagai kali kedua dalam sejarah pemilu di Indonesia. Pada waktu itu, muncul krisis kepercayaan terhadap petugas pemilu akibat dugaan manipulasi yang marak dilakukan. Sejak saat itu, latar belakang terbentuknya lembaga pengawas pemilu menjadi semakin jelas. Krisis terus berlanjut pada pemilu 1977, di mana terjadi kecurangan dan pelanggaran yang lebih masif. Namun, baru pada tahun 1982, lembaga pengawas pemilu dibentuk dengan nama Panitia Pengawas Pelaksanaan Pemilihan Umum (Panwaslak Pemilu) sebagai penyempurnaan dari Lembaga Pemilihan Umum. Peran dan kewenangan Bawaslu dalam menangani pelanggaran administratif pemilu dimulai dengan temuan dari anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan Kota, pembentukan majelis pemeriksa yang dipimpin oleh Ketua Bawaslu, persidangan untuk pemeriksaan, dan akhirnya pembuatan putusan akhir, terdapat tiga hambatan pada tahap ini, kesulitan dalam mendatangkan saksi dalam persidangan, keterbatasan kewenangan dalam eksekusi putusan, dan kekurangan anggota lembaga untuk menjalankan tugas saat persidangan berlangsung.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERPEN DENGAN PENGGUNAAN MEDIA KARTU SISWA KELAS IXC MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 KUANTAN SINGINGI TP.2022/2023 KECAMATAN SENTAJO RAYA KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Juliana, Juliana
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.415

Abstract

The purpose of this research was to describe and to explain the increasing process of writing short story ability by using flashcards in class IX C of State Islamic School 2 Kuantan Singingi academic year 2022/2023 Sentajo Raya District Kuantan Singingi Regency. The research was classroom action research. The research consisted of 3 cycles, each cycle covered: planning, acting, observing, and reflecting. The subject of the research was the students of Class IX C of State Islamic School 2 Kuantan Singingi, which consisted of 32 students with different social and financial backgrounds. Due to the difference in the social and financial background of the students, the teacher must have used suitable teaching method in teaching and learning process. The data collecting technique was descriptive quantitative. The research was conducted from June to December 2022. Based on the result of the pre cycle in writing short story, the student’s ability in writing short story did not meet expectation yet. Thus, based on the data collected, it was concluded that writing short story by using flashcard as media increased students’ results and activities in the learning process. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan proses peningkatan kemampuan menulis teks cerpen melalui media kartu kelas IXC MTs negeri 2 Kuantan Singingi TP. 2022/2023 Kecamatan Sentajo Raya kabupaten Kuantan Singingi. Jenis penelitian ini merupakanPenelitian Tindakan Kelas. Penelitian ini terdiri dari 3 siklus masing masing siklus meliputi:perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IXC MTs Negeri 2 Kuantan Singingi yang berjumlah 32 dengan latar belakang sosial dan ekonomi yang berbeda. Dengan adanya perbedaan tersebut guru harus mampu menemukan metode yang tepat dalam pembelajaran.Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kuantitatif. Penelitian ini dilakukan dari bulan Juli sampai bulan Desember 2022. Dari hasil menulis teks cerpen yang dilaksanakan pada prasiklus, keterampilan siswa masih belum menunjukkan hasil yang memuaskan. Dari lima indikator yang telah ditentukan rata-rata nilai siswa dalam menulis teks cerpen hanya mencapai (kelengkapan struktur 89,6, kesesuaian tahapan alur 60,1 ,penegembangan latar 67,1, pengembangan watak tokoh 75,7 dan kebahasaan 82,8). Dapat disimpulkan bahwa materi pembelajaran menulis teks cerpen dengan media kartu dapat meningkatkan hasil belajar dan aktivitas siswa dalam PBM
IMPROVING STUDENTS’ READING COMPREHENSION OF DESCRIPTIVE TEXT BY USING JIGSAW TECHNIQUE IN CLASS VII B IN MTsN 2 KUANTAN SINGINGI IN ACADEMIC YEAR 2022 / 2023 Wati, Elda
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.416

Abstract

This research was held in MTsN 2 kuantan Singingi. the reseacher applied the jigsaw as a technique to improve the students’ reading comprehension. Specifically, in understanding descriptive text. The purpose of this research is to what extend is jigsaw technique could influence the students' comprehension in reading descriptive text. The collection data method are observation, test, and interview. The students are given multiple choice. The analyzing data is by using the quantitative method. The data was taken from a written test. The test were given in three cycles. The test was done In the last of every cycle. The research result was taken from the application of the Jigsaw technique. The proof of the test average in cycle one is 58,93, in the second cycle was increased in 77.22 average. While in the third cycle is 83,33. The conclusion of this research is the application jigsaw technique can improve the students' reading comprehension of descriptive text in class VII B IN ACADEMIC YEAR 2022/2023. Penelitian ini dilaksanakan di MTsN 2 kuantan Singingi. Peneliti menerapkan puzzle sebagai teknik untuk meningkatkan pemahaman membaca siswa. Khususnya dalam memahami teks deskriptif. Tujuan dari penelitian ini adalah sejauh mana teknik Jigsaw dapat mempengaruhi pemahaman siswa dalam membaca teks deskriptif. Metode pengumpulan datanya adalah observasi, tes, wawancara. Siswa diberikan pilihan ganda. Penganalisisan data dilakukan dengan menggunakan metode kuantitatif. Data diambil dari tes tertulis. Tes diberikan dalam tiga siklus. Tes dilakukan pada akhir setiap siklus. Hasil penelitian diambil dari penerapan teknik Jigsaw. Terbukti rata-rata tes pada siklus I sebesar 58,93, pada siklus II terjadi peningkatan rata-rata 77,22. Sedangkan pada siklus III sebesar 83,33. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penerapan teknik jigsaw dapat meningkatkan pemahaman membaca teks deskriptif siswa di kelas VII B TAHUN PELAJARAN 2022/2023
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR ANTARA SISWA YANG DIBERI TUGAS KELOMPOK DENGAN SISWA YANG DIBERI TUGAS INDIVIDU PADA MATA PELAJARAN AQIDAH AKHLAK DI KELAS VIII MTS NEGERI 2 KUANTAN SINGINGI TAHUN PELAJARAN 2022/2023 Siska Indriani, Dewi
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.417

Abstract

The objective of the research was to find out the comparison of students’ learning result given group task treatment and those given individual task by giving the task directly to 8th-grade students of State Islamic School 2 Kuantan Singingi. The type of research was classroom act research. The subject of this research was the students of 8th-grade students class VIII.B that was given individual task treatment and students of class VIII.E that were given group task treatment. The data collecting technique was done by doing observation, test, and documentation. Based on the processed data, it was concluded the comparison of students’ learning result that were given group task treatment and those given individual task treatment in Akidah Akhlak subject in 8th grade of State Islamic School 2 Kuantan Singingi as follows: it was found that the students that were given individual task in cycle I got the mean class 84,08 while in cycle II the mean score was 86,52, meanwhile the class that was given group task the mean score in cycle I was 81,98 and in cycle 2 the mean score was 84,10. The factors that affected the result of students’ learning result between those given group task with those given individual task were as follows: the students given individual task were more active to accomplish the task compared to those given group task, because the group there were only about one or two students who were active in the process, meanwhile in accomplishing individual task the students were more active and independent. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan hasil belajar antara siswa yang diberi tugas kelompok dengan siswa yang diberi tugas Individu melalui pelaksanaan metode pemberian tugas secara tidak langsung siswa kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Kuantan Singingi. Jenis penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Sebagai subjek dalam penelitian ini adalah seluruh Siswa-siswi di kelas VIII.B yang diberikan tugas secara individu dan siswa kelas VIII.E yang diberikan tugas secara Kelompok. Pengumpulan data dengan cara observasi, Tes, dan dokumentasi. Dari hasil pengolahan data dapat disimpulkan bahwa Perbandingan hasil belajar antara siswa yang diberi tugas kelompok dengan siswa yang diberi tugas individu pada mata pelajaran aqidah akhlak di Kelas VIII MTs Negeri 2 Kuantan Singingi adalah pada siswa yang diberi tugas Individu saat siklus I adalah 84,08 dan pada saat siklus II adalah 86,52 dan pada kelas yang diberi tugas Kelompok saat siklus I adalah 81,98 dan pada saat siklus II adalah 84,10. Faktor-faktor yang mempengaruhi perbandingan hasil belajar antara siswa yang diberi tugas kelompok dengan siswa yang diberi tugas individu adalah siswa yang diberi tugas individu lebih aktif mengerjakan soal dari pada siswa yang diberi tugas kelompok, dikarenakan dalam kelompok hanya satu atau dua orang saja yang aktif, pada tugas individu siswa lebih aktif dan bekerja secara mandiri.
PENYERAPAN TENAGA KERJA INDUSTRI MIKRO KECIL DAN PENURUNAN TINGKAT KEMISKINAN: BUKTI DATA PANEL DI PROVINSI RIAU Arifin, Muhammad; Amri, Khairul
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.420

Abstract

This study aims to analyze the impact of labor absorption in the micro and small industrial (IMK) sector on poverty levels in Riau province. The data used is in the form of panel data from 12 districts/cities over the period 2018-2020. The data is then analyzed using an econometric panel regression model. The study finds that labor absorption in this industrial sector has a negative and significant effect on poverty levels. The greater the labor absorption in the IMK sector, the lower the poverty level in Riau province. Conversely, the smaller the labor absorption, the higher the poverty level. The results of this study provide implementable policy recommendations that efforts to reduce poverty levels in Riau province can be carried out through policies related to the development of micro and small industries in the community. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penyerapan tenaga kerja sektor industri mikro kecil (IMK) terhadap tingkat kemiskinan di provinsi Riau. Data yang digunakan berbentuk data panel 12 kabupaten kota selama periode 2018-2020. Selanjutnya data dianalisis menggunakan model ekonometrik regresi panel. Penelitian menemukan bahwa penyerapan tenaga kerja pada sektor industri ini berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemiskinan. Semakin besar penyerapan tenaga kerja di sektor IMK, semakin rendah tingkat kemiskinan di provinsi Riau. Sebaliknya, semakin kecil penyerapan tenaga kerja semakin tinggi tingkat kemiskinan. Hasil penelitian ini memberikan rekomendasi implementatif bahwa upaya penurunan tingkat kemiskinan di provinsi Riau dapat dilakukan melalui kebijakan yang berkaitan dengan pengembangan industri mikro kecil di masyarakat.
ANALISIS LOCATION QUOTIENT (LQ) DALAM PENENTUAN SEKTOR BASIS DAN NON BASIS DI KABUPATEN KUANTAN SINGINGI Pratiwi, Retni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.421

Abstract

Identifying industrial sectors and sub-sectors is one of the steps in planning the development of economic growth centers. Therefore, local quotient analysis is needed to understand how far a particular regional economic sector is specialized using its basic or leading sectors. The base sector can be determined using the Local Quotient (LQ) method. The variable used to determine the basic economic sector is the Gross Regional Domestic Product (GRDP) for regions whose activities are focused on financial structure. Gross domestic product (GDP) is an important indicator for understanding economic conditions, especially in Kuantan Singingi Regency during a certain period based on current business prices. The data collection process was carried out by obtaining secondary data based on the Kuantan Singingi District Statistics and Riau Province Statistics documents. During the analysis period, the agriculture, forestry, and fisheries sectors have become strong sectors in increasing the GRDP of Kuantan Singingi Regency. Mengidentifikasi sektor dan sub-sektor industri merupakan salah satu langkah dalam merencanakan pembangunan pusat pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, analisis local quotient diperlukan untuk memahami seberapa jauh spesialisasi sektor ekonomi daerah tertentu dengan menggunakan sektor dasar atau unggulannya. Sektor basis dapat ditentukan dengan metode Local Quotient (LQ). Variabel yang digunakan untuk menentukan sektor ekonomi basis adalah Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) untuk daerah yang kegiatannya difokuskan pada struktur finansial. Produk Domestik Bruto (PDB) adalah indikator penting untuk memahami kondisi ekonomi khususnya di Kabupaten Kuantan Singingi selama periode tertentu berdasarkan harga berlaku lapangan usaha. Proses pengumpulan data dilakukan dengan perolehan data sekunder berdasarkan dokumen Statistik Kabupaten Kuantan Singingi dan Statistik Provinsi Riau. Selama periode analisis, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan telah menjadi sektor yang kuat dalam meningkatkan PDRB Kabupaten Kuantan Singingi.
PENGARUH PERTUMBUHAN PERUSAHAAN, UKURAN PERUSAHAAN, STRUKTUR MODAL DAN PROFITABILITAS TERHADAP NILAI PERUSAHAAN PADA PERUSAHAAN SEKTOR INDUSTRI DI BURSA EFEK INDONESIA PERIODE 2020-2022 Karlinda Sari, Dika; Setia Wati, Riski
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 2 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i2.422

Abstract

This research aims to determine the influence of company growth, company size, capital structure, and profitability on company value. The population in this study is all industrial sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange for the 2020-2022 period. The total sample tested was 113 companies selected using the purposive sampling technique. The data analysis technique used is multiple linear regression. Based on the results of the analysis, show that company growth, company size, capital structure, and profitability simultaneously influence company value. Partially, company size, capital structure, and profitability influence company value, while company growth has no effect on company value. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan, struktur modal dan profitabilitas terhadap nilai perusahaan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan sektor industri yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. Total sampel yang diuji adalah 113 perusahaan yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan bahwa pertumbuhan perusahaan, ukuran perusahaan, struktur modal dan profitabilitas secara simultan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Secara parsial ukuran perusahaan, struktur modal, dan profitabilitas berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sedangkan pertumbuhan perusahaan tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan.