cover
Contact Name
AKBAR ALFA
Contact Email
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Phone
+628122742652
Journal Mail Official
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Editorial Address
Kantor BAPPEDA Kabuapaten Indragiri Hilir Jl. Akasia no. 1 Tembilahan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SELODANG MAYANG
ISSN : 24427845     EISSN : 26203332     DOI : https://doi.org/10.47521/selodangmayang
Jurnal “SELODANG MAYANG” menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain. Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Innovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 290 Documents
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA TANI NANAS MORIS UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANI NANAS MORIS DI DESA BAYAS JAYA KECAMATAN KEMPAS Afiza, Yeni; Sawitri, Nina; Agus
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.371

Abstract

Pineapple moris is a horticultural commodity that is in great demand by the public. Various uses of this fruit such as juice, jam, lunkhead, chips, and others. The purpose of this study was to determine the strategy for developing moris pineapple farming in Bayas Jaya Village, Kempas District. Data analysis uses the IE matrix, SWOT matrix, and QSPM matrix. The results showed that the position of pineapple moris farming based on the IE matrix was in cell V, with of defend and maintain strategy. Alternative strategies that can be applied in the development of pineapple moris in Bayas Jaya Village Kempas District are : (1) Carrying out an intercropping system with other types of pineapples to increase income, (2) Partnering with a moris pineapple processing business, (3) Making processed product using pineapple moris as raw materials. The priority strategy that can be applied in the development of pineapple moris in Bayas Jaya Village Kempas District based on QSPM analysis is to partner with a moris pineapple processing business. Buah nanas moris merupakan komoditi hortikultura yang banyak diminati masyarakat. Berbagai macam pemanfaatan dari buah seperti jus, selai, dodol, keripik dan lain-lain. Tujuan penelitian ini adalah untuk merumuskan strategi pengembangan usahatani nanas moris di Desa Bayas Jaya Kecamatan Kempas. Analisis data menggunakan matrik IE, matrik SWOT dan matrik QSPM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi usahatani nanas moris berdasarkan matrik IE berada pada sel V dengan strategi pertahankan dan pelihara. Alternatif strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usahatani nanas moris di Desa Bayas Kecamatan Kempas adalah : (1) Melakukan sistem tanaman tumpang sari dengan jenis nanas lainnya untuk meningkatkan pendapatan, (2) Melakukan mitra dengan usaha pengolahan nanas moris, (3) Membuat produk olahan dengan bahan baku nanas moris. Prioritas strategi yang dapat diterapkan dalam pengembangan usahatani nanas moris di Desa Bayas Kecamatan Kempas berdasarkan analisis QSPM adalah melakukan mitra dengan usaha pengolahan nanas moris.
ANALISIS HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA KORUPSI DENGAN PENYALAGUNAAN JABATAN DALAM BENTUK PENYUAPAN AKTIF Tryana, Welisa; Arfiani Siregar, Vivi; Puspita Sari, Feni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.406

Abstract

Corruption has become a term commonly used in Indonesia, referring to actions that harm the government by misusing state money that should be used for the benefit of the people. Bribery is a form of corruption that has long haunted society. Generally, bribes are given to influential individuals or officials to do or not do something related to their position. This research aims to identify the criminal responsibility of perpetrators of criminal acts of corruption who give bribes to state officials who abuse their position, as well as to understand the basic considerations of judges in imposing sentences on perpetrators of active corruption. This research adopts a normative legal approach, using library materials such as books, journals, and official articles, as well as analyzing legal doctrines and theories from various literary sources and statutory regulations that are relevant to the problem discussed. Korupsi telah menjadi istilah yang umum digunakan di Indonesia, merujuk pada tindakan yang merugikan pemerintah dengan menyalahgunakan uang negara yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat. Suap merupakan salah satu bentuk korupsi yang telah lama menghantui masyarakat. Umumnya, suap diberikan kepada individu berpengaruh atau pejabat agar melakukan atau tidak melakukan sesuatu yang terkait dengan jabatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tanggung jawab pidana pelaku tindak pidana korupsi yang memberi suap kepada pejabat negara yang menyalahgunakan jabatannya, serta untuk memahami dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan hukuman terhadap pelaku korupsi aktif. Penelitian ini mengadopsi pendekatan hukum normatif, menggunakan bahan pustaka seperti buku, jurnal, artikel resmi, serta menganalisis doktrin-doktrin dan teori hukum dari berbagai sumber literatur dan peraturan perundang-undangan yang relevan dengan masalah yang dibahas.
TINJUAN HUKUM PERDATA TERHADAP PENGGUNAAN PERJANJIAN TIDAK TERTULIS DALAM KEGIATAN BISNIS Yola; Nurhan; Puspita Sari, Feni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.408

Abstract

Undocumented agreements are often used in business transactions in traditional communities. However, the evidentiary strength of the agreement tends to be lower than that of an agreement recorded in writing, especially when there is a dispute. Therefore, the purpose of this paper is to evaluate the existence of unwritten agreements in civil law, as well as to examine the advantages and disadvantages in their formation and implementation. In the context of civil law, unregistered agreements are considered valid as long as they do not conflict with Article 1320 of Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Kesepakatan yang tidak terdokumentasikan sering kali digunakan dalam transaksi bisnis di lingkungan masyarakat tradisional. Namun, kekuatan bukti dari kesepakatan tersebut cenderung lebih rendah dibandingkan dengan kesepakatan yang tercatat secara tertulis, terutama saat ada perselisihan. Oleh karena itu, tujuan penulisan ini adalah untuk mengevaluasi eksistensi kesepakatan yang tidak tertulis dalam hukum perdata, serta untuk menelaah keunggulan dan kelemahan dalam pembentukan dan pelaksanaannya. Dalam konteks hukum perdata, kesepakatan yang tidak tercatat dianggap sah selama tidak bertentangan dengan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
EVALUASI APLIKASI GOOGLE CLASSROOM MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) PADA UNIVERSITAS ISLAM INDRAGIRI Halimatussa’diah; Samsudin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.418

Abstract

Indragiri Islamic University is committed to utilizing technology and information systems to support online learning and create a smart campus ecosystem. Although Google Classroom does not fully meet certain e-learning standards, in practice, this application is often used in academic environments. Research using the System Usability Scale (SUS) shows that in general, Google Classroom receives positive assessments from users. In terms of application acceptance (Acceptability), this application is categorized as "acceptable", while in terms of quality (Grade Scale), it is rated "B", indicating there is still room for improvement. Google Classroom provides a discussion forum feature, allowing interaction between teachers and students. The SUS method was used to evaluate this application, with data processing using Microsoft Excel software and some collection instruments using Google Forms. Evaluation results from 50 respondents showed that Google Classroom was rated "excellent" in the usability rating, indicating that this application is very useful in the context of online learning at Indragiri Islamic University. Universitas Islam Indragiri berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi dan sistem informasi guna mendukung pembelajaran daring dan menciptakan ekosistem kampus cerdas. Meskipun Google Classroom tidak sepenuhnya memenuhi standar e-learning tertentu, namun dalam praktiknya, aplikasi ini sering digunakan di lingkungan akademik. Penelitian menggunakan System Usability Scale (SUS) menunjukkan bahwa secara umum, Google Classroom mendapat penilaian positif dari pengguna. Dalam aspek penerimaan aplikasi (Acceptability), aplikasi ini dikategorikan sebagai "acceptable", sementara dari segi kualitas (Grade Scale), mendapat peringkat "B", menandakan masih ada ruang untuk peningkatan. Google Classroom menyediakan fitur forum diskusi, memungkinkan interaksi antara guru dan siswa. Metode SUS digunakan untuk mengevaluasi aplikasi ini, dengan pengolahan data menggunakan perangkat lunak Microsoft Excel dan sebagian instrumen pengumpulan menggunakan Google Form. Hasil evaluasi dari 50 responden menunjukkan bahwa Google Classroom dinilai "excellent" dalam rating kebergunaan, menandakan aplikasi ini sangat berguna dalam konteks pembelajaran daring di Universitas Islam Indragiri.
MENINGKATKAN PEREKONOMIAN MELALUI INOVASI KERIPIK KELAPA DI DESA TELUK JIRA KECAMATAN TEMPULING Syahfitri, Triyana; Ghazza Al Giffari, Muhammad; Zahratunnisa, Ihda; Azizah, Nur; Jalaluddin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.419

Abstract

Coconut is widely used for various kinds of product offerings. Coconut is usually used as cooking ingredients, making oil and so on. Processes from coconuts are also widely found because coconuts are needed every day. Apart from being used to make various types of food, coconut can also be made into crunchy snacks, namely coconut chips. Coconut chips are an interesting preparation made from coconut. The coconut flavor on these coconut chips is crispy and delicious, perfect for snacking. Processed coconut that is made into chips is also in great demand, for this reason, the coconut chip business opportunity is worth considering, for the people in Teluk Jira Village, because there are many coconut farmers in the Jira Bay area. Apart from being used as a snack, coconut chips can also be one of the products of micro, small and medium enterprises which the author has practiced with PKK mothers and sold them to improve the economy of the people in Teluk Jira village, Tempuling District, Indragiri Hilir Regency. Given the economic conditions of the people who are experiencing a downturn after Covid 19. And coconut farmers can process their coconuts into a product, namely coconut chips, in order to increase the selling price of coconuts. This is one of the efforts to improve the community's economy, especially coconut farmers. This is because coconut chips are still foreign to society, because coconut chips have not been widely marketed. So this is an opportunity for farmers to process their coconut into coconut chips. Kelapa banyak digunakan untuk berbagai macam sajian Produk. Kelapa biasa dijadikan bahan memasak, membuat minyak dan sebagainya. Olahan dari kelapa juga banyak ditemui karena memang buah kelapa sangat dibutuhkan setiap harinya. Kelapa selain bisa digunakan untuk membuat aneka jenis makanan juga bisa dibuat camilan renyah yaitu keripik kelapa. keripik kelapa menjadi olahan yang menarik dari bahan kelapa. Rasa kelapa pada keripik kelapa ini krispi dan lezat, cocok dijadikan camilan. Olahan kelapa yang dijadikan keripik ini pun banyak diminati, untuk itu peluang usaha keripik kelapa layak untuk dipertimbangkan, bagi masyarakat di desa teluk jira, karena daerah teluk jira banyak dijumpai petani kelapa. Selain dapat sebagai camilan, keripik kelapa juga dapat menjadi salah satu produk usaha mikro kecil menengah yang telah penulis praktekkan dengan ibu PKK dan telah dilakukan penjualan, guna peningkatan perekonomian masayarakat di desa Teluk Jira, Kecamatan Tempuling, Kabupaten Indragiri Hilir. Mengingat kondisi perekonomian masyarakat yang mengalami keterpurukkan pasca covid 19. Dan para petani kelapa dapat mengolah kelapanya menjadi suatu produk yaitu keripik kelapa, agar meningkatkan harga jual kelapa. Hal tersebut menjadi salah satu upaya perbaikan perekonomian masyarakat khususnya petani kelapa. Hal terebut dikarenakan, Keripik kelapa masih asing di tengah masyarakat, sebab keripik kelapa memang belum banyak dipasarkan. Sehingga ini merupakan kesempatan bagi petani untuk mengolah kelapanya menjadi keripik kelapa.
PENGARUH TEKANAN EKSTERNAL, KETIDAKPASTIAN LINGKUNGAN DAN KOMITMEN MANAJEMEN TERHADAP PENERAPAN TRANSPARANSI PELAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN INDRAGIRI HILIR Suryani; Rosliana; Melasari, Ranti; Risha, Ar
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.424

Abstract

The Influence of External Pressure, Environmental Uncertainty, and Management Commitment on The Implementation of Transparency in Financial Reporting of The Regional Government of Indragiri Hilir District: This study aims to find out empirically whether external pressure, environmental uncertainty, and management commitment affect the implementation of financial reporting transparency in OPD in Indragiri Hilir Regency. This research was conducted at 33 OPD in Indragri Hilir District, this type of research is quantitative. In this study, 99 questionnaires were distributed, but only 78 data could be processed and the remaining 21 questionnaires were questionnaires that could not be processed. This was due to the busyness of the field head at the OPD. The type of power used is primary data. The data analysis model used in this study is multiple linear regression analysis and the analytical tool used is SPSS version 26. The results of this study indicate that external pressure, environmental uncertainty, and management commitment have a positive and significant effect on the application of transparency in the government's financial reporting of Indragiri Hilir Regency. Pengaruh Tekanan Eksternal, Ketidakpastian Lingkungan, Dan Komitmen Manajemen Terhadap Penerapan Transparansi Pelaporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara empiris apakah tekanan eksternal, ketidakpastian lingkungan dan komitmen manajemen berpengaruh terhadap penerapan transparansi pelaporan keuangan di OPD yang ada di Kabupaten Indragiri Hilir. Penelitian ini dilakukan pada 33 OPD yang ada di Kabupaten Indragri Hilir, jenis penelitan ini adalah kuantitatif. Di dalam penelitian ini kuesioner yang disebarkan sebanyak 99 koesioner, namun data yang dapat diolah hanya 78 dan 21 kuesioner sisanya merupakan kuesioner yang tidak dapat diolah, hal ini disebabkan karena faktor kesibukan dari kepala bidang pada OPD tersebut. Jenis data yang dipakai adalah data primer. Model analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda dan alat analisis yang digunakan yaitu SPSS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tekanan eksternal, ketidakpastian lingkungan dan komitmen manajemen berpengaruh positif dan signifikan pada penerapan transparansi pelaporan keuangan pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir.
STUDI EKSPERIMEN KUAT TEKAN BETON MENGGUNAKAN PORTLAND COMPOSITE CEMENT (PCC) DAN PORTLAND POZZOLAN CEMENT (PPC) DENGAN PASIR YANG DITAMBANG DARI SUNGAI WAMPU (MIX DESIGN SNI 7656-2012) Lestari, Ayu Dwi; Hutauruk, Denny Meisandy; Alfa, Akbar
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.429

Abstract

The commonly used types of cement are PCC and PPC. Research on the differences in compressive strength of concrete using PCC and PPC cement has yielded contradictory results. This study was conducted to re-examine and determine the differences in compressive strength of concrete using these two types of cement. The research sample consisted of 18 specimens (9 using PCC cement and 9 using PPC cement). The concrete mix design was based on SNI 7656-2012. The sand used was sourced from the Wampu River. From the mix design calculations, the composition for PCC cement concrete was 1.574 kg of cement, 4.054 kg of sand, 5.957 kg of gravel, and 0.96 kg of water. Meanwhile, the composition for PPC cement concrete was 1.574 kg of cement, 4.014 kg of sand, 5.957 kg of gravel, and 0.96 kg of water. The compressive strength test results for PCC cement concrete at 7 days were 7.26 MPa; at 14 days, 15.75 MPa; and at 28 days, 23.58 MPa. For PPC cement concrete, the compressive strength at 7 days was 7.17 MPa; at 14 days, 13.90 MPa; and at 28 days, 21.41 MPa. It was concluded that concrete using PCC cement has higher compressive strength compared to PPC cement, with compressive strength differences at 7, 14, and 28 days being 1.31%, 12.47%, and 9.64%, respectively. Jenis semen yang umum digunakan adalah PCC dan PPC. Penelitian terkait perbedaan kuat tekan beton yang menggunakan semen PCC dan PPC memiliki hasil yang bertolak belakang. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk meninjau kembali dan mengetahui perbedaan kuat tekan beton yang menggunakan kedua jenis semen. Sampel penelitian adalah sebanyak 18 buah (9 menggunakan semen PCC dan 9 menggunakan semen PPC). Mix design beton menggunakan SNI 7656-2012. Pasir yang digunakan berasal dari sungai Wampu. Dari perhitungan mix design, diperoleh komposisi untuk campuran beton semen PCC adalah 1,574 kg semen; 4,054 kg pasir; 5,957 kg kerikil; dan 0,96 kg air. Sedangkan komposisi untuk campuran beton semen PPC adalah 1,574 kg semen; 4,014 kg pasir; 5,957 kg kerikil; dan 0,96 kg air. Hasil pengujian kuat tekan yang diperoleh untuk semen PCC pada umur 7 hari 7,26 MPa; 14 hari 15,75 MPa; 28 hari 23,58 MPa. Untuk beton semen PPC pada umur 7 hari 7,17 MPa; 14 hari 13,90 MPa; 28 hari 21,41 MPa. Disimpulkan bahwa beton yang menggunakan semen PCC memiliki kuat tekan yang lebih tinggi dibandingkan semen PPC dengan selisih kuat tekan pada umur 7, 14, dan 28 hari berturut-turut adalah sebesar 1,31%; 12,47%; dan 9,64%.
ANALISIS DAYA DUKUNG DAN PENURUNAN PONDASI TIANG PANCANG DENGAN MENGGUNAKAN NILAI STANDARD PENETRATION TEST (SPT) PADA PROYEK JEMBATAN SICANANG, KEC. MEDAN BELAWAN Harahap, Muhammad Zailani Sidik; Hutauruk, Denny Meisandy; Irwan, Irwan
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.430

Abstract

The Sicanang Bridge is one of the access routes for residents to cross the river that separates Belawan Sicanang Village and Belawan Bahari Village. The bridge has a span of 60 meters and a width of 6 meters, with a single two-lane roadway. The bridge is built over a river estuary that flows directly into the sea. Based on soil investigation results, it was found that the hard soil layer capable of bearing the load from the superstructure is located at a depth of 63 meters, necessitating the use of deep foundations, specifically pile foundations. In this thesis, the bearing capacity and settlement of the pile foundation will be analyzed using several methods. Axial bearing capacity will be analyzed using Standard Penetration Test (SPT) data (Meyerhof), axial bearing capacity using pile driving data (Danish formula, Hiley, and ENR), group pile bearing capacity by considering pile efficiency (Converse-Labarre), lateral bearing capacity using laboratory test data (Broms), and group pile settlement (Meyerhof). The analysis of the axial bearing capacity of a single pile foundation at a depth of 63 meters using SPT data resulted in 262.48 tons. The analysis of axial bearing capacity using pile driving data resulted in 256.40 tons (Danish Formula), 362.97 tons (Hiley), and 419.24 tons (ENR). The efficiency of the pile group was found to be 0.752, resulting in a group pile axial bearing capacity of 2368.61 tons. The analysis of group pile settlement resulted in 3.37 mm, which is within the allowable settlement limit of 6 cm. Jembatan sicanang merupakan salahsatu akses keluar masuk warga untuk menyeberangi aliran sungai yang memisahkan Kelurahan Belawan Sicanang dan Kelurahan Belawan Bahari, dengan bentang 60m dan lebar 6m dengan 1 jalur 2 lajur. Jembatan tersebut dibangun diatas muara sungai yang mengalir langsung ke laut. Berdasarkan hasil pnyelidikan tanah dapat diketahui bahwa lapisan tanah keras yang mampu memikul beban dari struktur atas berada pada kedalaman 63m, sehingga diperlukanya menggunakan pondasi dalam yakni pondasi tiang pancang. Dalam penulisan tugas akhir ini daya dukung dan penurunan tiang pancang akan dianalisis dengan menggunakan beberapa metode. Daya dukung aksial berdasarkan data Standard Penetration Test (Meyerhof), daya dukung aksial dengan data kalendering (Danish formula, Hiley, dan ENR), daya dukung kelompok dengan memperhitungkan efisiensi tiang (Converse-labare), daya dukung lateral dengan data hasil uji laboraturium (Broms), dan penurunan tiang kelompok (Meyerhof). Analisis daya dukung aksial pondasi tiang tunggal pada kedalaman 63m dengan data SPT diperoleh 262,48Ton, analisis daya dukung aksial pondasi tiang tunggal dengan data kalendering diperoleh 256,40Ton (Danish Formula), 362,97Ton (Hiley), dan 419,24 (ENR). Efisiensi tiang kelompok diperoleh 0,752 sehingga daya dukung aksial tiang kelompok diperoleh 2368,61. Analisis penurunan tiang pancang kelompok diperoleh 3,37mm, dimana hasil ini masih memenuhi batas penurunan yang diijinkan sebesar 6cm.
ANALISIS PEMAHAMAN SANTRI TERHADAP HUKUM WARIS ISLAM STUDI KASUS DI PONDOK PESANTREN DARUL RAHMAN TEMBILAHAN “INDRAGIRI HILIR” Saputra, M. Rezki; Apriyanto, Mulono; Iqbal, Muhammad
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.431

Abstract

Islamic inheritance law is a legal rule based on the assets left behind. The struggle for assets, often leads to disputes among the families left behind. In Islamic boarding schools, there is also a foundation with an Islamic theme. In writing this article, the aim is to look at the understanding related to the understanding of the students of Darul Rahman Islamic Boarding School regarding Islamic inheritance law. This research method is the socialization of observations, use of cultural mediation, and interviews regarding the distribution of inheritance according to Islamic inheritance law. The results of this research show that the study conducted on the distribution of inheritance related to the teachings of Islamic inheritance law can overcome the limited understanding of Islamic inheritance law for students at the Darul Rahman Islamic boarding school. After the study and interviews conducted, there are 70% of class X students can understand Islamic inheritance law. In other words, Darul Rahman Islamic Boarding School students can understand and apply inheritance law specifically, the same as existing law because the Darul Rahman Islamic Boarding School is steeped in Islamic teachings. Hukum waris Islam merupakan aturan hukum yang berdasarkan tentang harta yang ditinggalkan, di dalam perebutan harta sering kali menimbulkan pertikaian kepada keluarga yang ditinggalkan. Dalam Pondok pesantern pula yayasan yang bertema kan islamic dalam penulisan artikel ini bertujuan untuk melihat pemahaman terkait dengan pemahaman para santri Pondok Pesantern Darul Rahman tentang hukum waris Islam. Metode penelitian ini adalah sosialisasi pengamatan, pemanfaatan mediasi secara kultural Dan wawancara tentang pembagian harta waris menurut hukum waris Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa atas studi yang dilakukan pembagian harta waris terkait ajaran hukum waris Islam dapat mengatasi keterbatasan pemahaman hukum waris Islam bagi santri pondok pesantren Darul Rahman Setelah Studi dan wawancara yang dilakukan, Terdapat 70% santri Santri kelas X Yang dapat memahami hukum waris Islam. dengan kata lain para santri ponpes Darul Rahman dapat memahami dan menerapkan hukum waris secara spesifik sama seperti hukum yang sudah ada. Dikarena kan Ponpes Darul Rahman Yang kental dengan Ajaran” islam.
Pengaruh Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian Kerupuk Amplang Udang di Kabupaten Indragiri Hilir: Pengaruh Word of Mouth terhadap Keputusan Pembelian Kerupuk Amplang Udang di Kabupaten Indragiri Hilir Fajar Susanto, Bayu; Widyawati; Zulfhi Surya, Roberta; Ikhwan, Khairul; Nalendra, Brama
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 10 No. 3 (2024): JURNAL SELODANG MAYANG
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v10i3.432

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi pengaruh Word of Mouth (WOM) terhadap keputusan pembelian kerupuk amplang udang di Kabupaten Indragiri Hilir. Studi ini mengungkap bahwa dimensi WOM seperti intensitas, konten positif, sumber terpercaya, dan kecepatan penyebaran memainkan peran signifikan dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen. Analisis data menunjukkan bahwa konten positif memiliki pengaruh paling kuat, menekankan pentingnya informasi yang menyoroti rasa, tekstur, dan kualitas produk. Rekomendasi dari teman dan keluarga terbukti lebih dipercaya dibandingkan iklan komersial, menciptakan kesadaran produk yang lebih luas dan meningkatkan loyalitas konsumen. Penelitian ini menyarankan strategi pemasaran yang mengintegrasikan WOM tradisional dengan media sosial untuk memperluas jangkauan dan dampak.