cover
Contact Name
AKBAR ALFA
Contact Email
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Phone
+628122742652
Journal Mail Official
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Editorial Address
Kantor BAPPEDA Kabuapaten Indragiri Hilir Jl. Akasia no. 1 Tembilahan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SELODANG MAYANG
ISSN : 24427845     EISSN : 26203332     DOI : https://doi.org/10.47521/selodangmayang
Jurnal “SELODANG MAYANG” menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain. Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Innovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 290 Documents
PENGARUH FAKTOR DANA TERHADAP UPAYA PENINGKATAN KUALITAS PELAYANAN PUBLIK KABUPATEN INDRAGIRI HILIR administrator admin; Samihah Khalil Halim
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.33

Abstract

The quality of public services is influenced by the availability of funds. Today, KabupatenIndragiri Hilir is consisted of 170 villages where most of them are poor villages, despitereceiving variety of funding to administer good public services. The objective of this study isto investigate the influence of the availability of funding on the quality of public services inthe Regency. The methodology used in this study was the official documents. The documentsanalysis covers four types of funding sources which are the central fund, the provincial fund,the district and village fund in the last 5 years (2008-2012). Data were analyzed of theinfluence of the availability of public funds with the quality of public service using regressiontechniques with t test, F test and the coefficient of determination. The availability of funds forthe wellbeing of the people also had an influence on the quality of public services. In order tofurther improve the quality of public service, particularly in the Regency of Indragiri Hilir.
STRATEGI PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP DALAM PEMENUHAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR DENGAN METODE SWOT administrator admin; Syafrizal Thaher
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.34

Abstract

nergi Listrik merupakan komponen kunci untuk pengembangan daerah dan merupakanstrategi yang akan berkelanjutan dengan dampak-dampak yang telah terbukti memberikankontribusi besar pada pengembangan kesejahteraan masyarakat. Public Private Partnership(PPP) dapat diterjemahkan sebagai perjanjian kontrak antara swasta dan pemerintah, yangkeduanya bergabung bersama dalam sebuah kerjasama untuk menggunakan keahlian dankemampuan masing-masing untuk meningkatkan pelayanan kepada publik di manakerjasama tersebut dibentuk untuk menyediakan kualitas pelayanan terbaik dengan biayayang optimal untuk publik. Penelitian ini mengkaji tentang potensi penerapan Public PrivatePartnership dalam pemenuhan kebutuhan energi listrik dengan menemukan strategi-strategi,instrumen kebijakan serta melakukan analisa SWOT. Kebutuhan energi listrik di KabupatenIndragiri Hilir sebesar 1.166.722/tahun MWh atau 66% dari keseluruhan permintaan energidi Indragiri Hilir. Apabila diproyeksikan untuk tahun 2025 kebutuhan energi listrik di IndragiriHilir yaitu sebesar 1.819.208 MWh. Berdasarkan Dokumen Rencana Pembangunan JangkaMenengah Daerah 2014 – 2018, saat ini Indragiri Hilir memproduksi energi listrik 492.603MWh/tahun dan ditargetkan pada tahun 2018 sebesar 650.000 MWh/tahun. Hal inimenyebutkan bahwa besarnya kebutuhan masyarakat terhadap akses energi listrik namunsangat sulit di wujudkan oleh pemerintah dikarenakan pemerintah pun memiliki keterbatasankhususnya anggaran. Oleh karena itu adanya sentuhan dari pihak ketiga dalam bentuk PublicPrivate Partnership (PPP) dapat dijadikan alternatif untuk pemecahan masalah ini
KURIKULUM 2013 DAN PEMBELAJARAN SAINTIFIK administrator admin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.36

Abstract

Kurikulum memang mesti berubah. Perubahan itu tentunya seiring dengan kebutuhanpembangunan bangsa dan sejalan dengan kemajuan zaman. Perubahan itu sendiri, tentulahharus merupakan bagian dari usaha segenap insan pendidikan demi perbaikan hasilpendidikan. Namun perlu diingat, bahwa perubahan kurikulum tanpa dilandasi denganperencanaan yang matang, konprehenship maka hanya akan menjadi usaha yang sia-sia.Saat ini, kurikulum pendidikan kita berubah dari yang bersifat kurikulum tingkat satuanpendidikan (KTSP) menjadi kurikulum 2013 (K-13). Perbedaan yang sangat mendasarsebagai pembeda antara K-13 dari KTSP adalah pada proses pembelajarannya, dimana K-13bersifat integrasi ilmiah (saintifik) sedangkan KTSP bersipat parsial dan tidak terintegrasidalam beberapa mata pelajaran untuk satu materi pokoknya. Pembelajaran saintifik erat kaitannya dengan metode ilmiah. Aktivitas dalam metode ilmiahsesungguhnya terdiri serangkaian kegiatan, dimana kegiatan tersebut saling terkait. Adapunurutan kegiatan belajar yang dilakukan sebagai berikut: a) observasi, b) perumusanhipotesis, c) eksperimen dan observasi, d) hasil data, e) kesimpulan, f) teori dan model.
HUBUNGAN INISIASI MENYUSU DINI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI UPT PUSKESMAS GAJAH MADAKABUPATEN INDRAGIRI HILIR administrator admin; Sandra Harianis
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.37

Abstract

Inisiasi menyusu dini adalah proses bayi menyusu segera setelah dilahirkan, dimana bayi dibiarkan mencari putting susu ibunya sendiri. Pemberian ASI Eksklusif serta prosesmenyusui yang benar merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk membangun sumberdaya manusia yang berkualitas. Pemerintah Indonesia mendukung kebijakan WHO danUnicef yang merekomendasikan inisiasi menyusu dini sebagai tindakan “penyelamatankehidupan”, karena inisiasi menyusu dini dapat menyelamatkan 22% dari bayi yangmeninggal sebelum usia satu bulan. Menurut laporan persalinan di UPT Puskesmas GajahMada Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2014 ibu bersalin yang melakukan inisiasi menyusudini sebanyak 216 ibu. Dari 222 persalinan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuiapakah ada hubungan inisiasi menyusu dini terhadap pemberian ASI Eksklusif di UPTPuskesmas Gajah Mada Kabupaten Indragiri Hilir Tahun 2014. Jenis penelitian ini bersifatanalitik dengan desain Cross Sectional yang dilaksanakan pada tanggal 09 sampai 14 Juni2014 di UPT Puskesmas Gajah Mada. Tehnik pengambilan sampel dengan purposivesampling sebanyak 60 orang. Pengumpulan data menggunakan daftar checklist dengananalisa data chi square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ibu yang melakukan InisiasiMenyusu Dini sebanyak 46 orang (83,6%), dan ibu yang tidak melakukan Inisiasi MenyusuDini sebanyak 9 orang (16,4%). Ibu yang memberikan ASI Eksklusif kepada bayinyasebanyak 41 orang (74,5%) dan ibu yang tidak memberikan ASI Eksklusif sebanyak 14orang (25,5%). Secara statistik dapat disimpulkan bahwa ada Hubungan Inisiasi MenyusuDini terhadap pemberian ASI eksklusif di UPT Puskesmas Gajah Mada Kabupaten Indragiri Hilir dengan nilai p value (p = 0,007). Diharapkan perlunya melakukan evaluasi tentangpenatalaksanaan Inisiasi Menyusui Dini pada ibu terhadap bayinya karena manfaatnya yangsangat penting terutama dalam menunjang pemberian ASI Eksklusif.
ANALISA POTENSI FESES SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF DI PONDOK PESANTREN SYECH WALID THAIB SALEH INDRAGIRI TELUK SUNGKA administrator admin; Khairul Ihwan
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisa potensi energi alternatif berupa biogas yangdihasilkan dari feses santri Ponpes Syech Walid Thaib Shaleh Indragiri. Berdasarkan hasilpenelitian potensi biogas yang dihasilkan dari feses asrama putri sebesar 0,154 m/ hari biladi dikonversikan ke dalam bahan bakar lain akan stara dengan elpiji 0,07084 kg, minyaktanah 0,0924 liter, minyak solar 0,08008 liter, bensin 0,1232 liter, gas kota 0,231 m, Kayubakar 0, 539 kg. Rendahnya potensi biogas yang dihasilkan dari feses santri putri di asramaputri dikarenakan jumlah penghuni asrama yang hanya 60 orang. Namun seiring dengancita-cita ponpes yang akan menjadi ponpes modern terbesar di wilayah propinsi riau denganmenargetkan ribuan santri putra maupun putri tentu akan menambah besar potensi biogasyang didapatkan. Jika 5-10 tahun kemudian total jumlah santri mencapai 1000 orang santrimaka potensi biogas yang akan didapatkan akan mencapai 2,576 mper hari.
PERAN PEREMPUAN SUKU DUANU DALAM PEREKONOMIAN KELUARGA administrator admin; Hikmatul Hasanah
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.39

Abstract

Peran dan kontribusi perempuan dalam kontribusi terhadap kemajuan bangsa tidak dapatlagi dianggap remeh bahkan dikesampingkan, karena sangat menunjang perekonomiankeluarga. Penelitian ini dilakukan di 13 desa dimana masyarakat suku Duanu bermukim.Sampel penelitian ini menggunakan purposive sampling. Pembahasan penelitian ini adalahJenis Kelamin, Pekerjaan, Pencari nafkah keluarga dan Peran Perempuan dalamperekonomian keluarga. Dari penelitian ini dapat diketahui peran perempuan dalampenunjang ekonomi keluarga, Pencari nafkah utama dalam keluarga adalah Ayah (Laki-laki),Namun Peran Ibu (Perempuan) dalam perekonomian keluarga sangat besar, karenaperempuan turut membatu penghasilan keluarga. Peran perempuan perekonomian keluargatidak tunggal, karena pencari nafkah utama adalah Ayah (Laki-laki), adapun persentasepencari nafkah dalam keluarga adalah: Ayah (laki-laki) 48 persen; Ayah (laki-laki) danIbu(Perempuan) 18 persen; Ayah (laki-laki), Ibu(Perempuan), Anak sebesar 9 persen; Ayah(laki-laki), Ibu(Perempuan), Paman (laki-laki) sebesar 2 persen.
PUBLIC PRIVATE PARTNERSHIP SEBAGAI SUMBER PEMBIAYAAN PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR SELAIN APBN/APBD DI KABUPATEN INDRAGIRI HILIR administrator admin; Roberta Zulfhi Surya
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.40

Abstract

Ketersediaan infrastruktur adalah faktor utama penggerak perekonomian, sehingga dengan rendahnyatingkat investasi untuk penyediaan infrastruktur akan sangat berdampak negatif pada pertumbuhanekonomi suatu wilayah. Tantangan utama yang dihadapi adalah funding gaps antara kebutuhan investasiinfrastruktur dengan relatif terbatasnya kemampuan keuangan negara untuk memenuhi kebutuhantersebut. Pemberlakuan sistem otonomi daerah dengan dasar Undang Undang (UU) Nomor 32 tahun2004 tentang Pemerintahan Daerah telah mendelegasikan beberapa kewenangan Pemerintah Pusatkepada Pemerintah Daerah (Pemda), salah satu diantaranya adalah sektor transportasi. Hal tersebutmenjadikan Pemda (Propinsi dan Kabupaten/Kota) memegang peranan sangat penting dalammewujudkan ketersediaan infrastruktur transportasi yang dapat mendukung aktivitas transportasidaerah dan terintegrasi dalam sebuah sistem transportasi nasional (SISTRANAS), dan konsep PublicPrivate Partnership (PPP) merupakan alternatif strategi pembiayaan yang dapat diterapkan selain dariAPBN dan APBD. beberapa infrastruktur dapat dikelola dengan model PPP, adapun infrastruktur Kab.Inhil yang dapat dikelola dengan PPP adalah Pelabuhan laut dan sungai; Jalan dan Jembatan;Pembuangan Sampah Padat; Ketenagalistrikan; Penyediaan air minum. Sedangkan infrastruktur Kab.Inhil yang tidak berpotensi dikelola dengan PPP adalah Bandar udara; Jalan Kereta Api; Penyediaan airbaku dan sistem irigasi; Penampungan Air Limbah; Teknologi Informasi dan Komunikasi serta Minyakdan Gas.
EVALUASI DIAGNOSTIK DAN REMEDIAL OLEH GURU DALAM PROSES PEMBELAJARAN administrator admin; Indra Yasir
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.42

Abstract

Evaluasi diagnostik merupakan salah satu fungsi evaluasi yang memerlukan prosedur dankompetensi yang lebih tinggi dari para guru sebagai evaluator pembelajaran. Evaluasidiagnostik, merupakan evaluasi yang memiliki penekanan khusus pada penyembuhankesulitan belajar siswa yang tidak terpecahkan oleh formula perbaikan yang biasanyaditawarkan dalam bentuk evaluasi formatif oleh guru. Jika para siswa secara terus-menerus tidak dapat menyerap informasi yang berupa nasehatperbaikan dan masih tetap gagal dalam menerima materi pelajaran yang disampaikan olehguru, atau masih kesulitan dalam menerima materi pembelajaran perbaikan, sepertimembaca, menulis, berhitung atau menguasai mata pelajaran yang lain, maka evaluasidiagnostik sebagai langkah akhir yang perlu disiapkan oleh seorang guru sebagai evaluator.Evaluasi diagnostik dilakukan untuk menentukan posisi siswa dalam kelompoknya danmengetahui tingkat dan bentuk masalah yang dialami siswa dalam belajar, sedangkanremedi adalah proses pemberian materi kepada kelompok siswa yang benar-benar memilikikesulitan belajar agar dapat mengejar ketertinggalannya dalam belajar, termasuk perbaikannilai akhir. Fungsi diagnostik dikenal juga dikalangan paramedis atau bidang kedokteran yang kegiatandan prosedurnya hampir sama dengan di dunia pendidikan, yaitu untuk mencari danmenentukan penyebab problem pasien, kemudian diikuti dengan pemberian formulasi solusiatau tindakan remedial. Yang perlu diingat oleh guru ialah: 1) penilaian diagnostik padaumumnya tidak digunakan untuk menentukan grade, 2) semakin baik evaluasi diagnostikdilakukan, akan semakin jelas tujuan belajar dapat ditetapkan.
PENGARUH PEMBERIAN DAUN UBI JALAR DENGAN DOSIS YANG BERBEDA TERHADAP KELULUS HIDUPAN BENIH IKAN MAS (CYPRINUS CARPIO L.) DALAM PENGANGKUTAN administrator admin; Dian Anggraini
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.43

Abstract

This research has been conducted for on 1 week (5th February – 12February 2015), whichplaced in UPTBAT Rumbai from Pekanbaru to Tembilahan. The goal of this research is toknow about how the influence of given the potato sweet’s leaf with different dose towardsurvival rate of goldfish seed (Cyprinus carpio L) in transportation. The experiment methodeis applied with 4 treatments and 3 times. According to the result of each treatment can beseen that A (100 gram) is 99%, treatment B (120 gram) 97%, treatment C (140 gram)92,5%, and control 90%. From this research, can be conclued that the best survival rate thegoldfish in transportation is in treatment A (100 gram).
SELODANG MAYANG Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir administrator admin
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol 2 No 3 (2016): Vol. 2 No. 3, Desember 2016
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v2i3.44

Abstract

Puji Syukur Kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, Karena Jurnal Selodang MayangVolume 2 Nomor 3 Bulan Desember 2016 yang merupakan edisi Ketiga tahun 2016 dapatdiselesaikan dengan baik. Dalam edisi jurnal Selondang Mayang kali ini, Tim Redaksi Menyajikan 10 (sepuluh) karyatulis ilmiah yang mengangkat karya tulis ilmiah dari hasil penelitian maupun kajian berbagaiperguruan tinggi,lembaga dan perorangan, serta jurnal-jurnal kajian yang telah disusun oleh BadanPerencanaan Pembangunan Kabupaten Indragiri Hilir terkait dengan potensi-potensi yang dapatdikembangkan dan relevan untuk pembangunan di Kabupaten Indragiri Hilir. Tim redaksi mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas kerjasama dan perannyadalam penerbitan jurnal Selodang Mayang ini. Masukan dan saran senantiasa kami harapkan dalamupaya melengkapi dan menyempurnakan penerbitan jurnal Selodang Mayang Bappeda KabupatenIndragiri Hilir selanjutnya. Semoga jurnal ini dapat memberikan manfaat dan referensi serta informasi bagi pembaca,untuk perkembangan dan peningkatan ilmu pengetahuan khususnya bagi masyarakat KabupatenIndragiri Hilir Terima kasih.

Page 3 of 29 | Total Record : 290