cover
Contact Name
AKBAR ALFA
Contact Email
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Phone
+628122742652
Journal Mail Official
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Editorial Address
Kantor BAPPEDA Kabuapaten Indragiri Hilir Jl. Akasia no. 1 Tembilahan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SELODANG MAYANG
ISSN : 24427845     EISSN : 26203332     DOI : https://doi.org/10.47521/selodangmayang
Jurnal “SELODANG MAYANG” menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain. Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Innovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 304 Documents
EVALUASI KEBERHASILAN APLIKASI NASI UDUK MENGGUNAKAN MODEL DELONE & MCLEAN DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN SUNGAI BATANG Indri Mulyana; Bayu Rianto; Muh. Rasyid Ridha
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.557

Abstract

Digital transformation in public services drives the need to evaluate information systems to ensure effectiveness and user satisfaction. This study aims to assess the success of the Nasi Uduk Application in population administration services at Sungai Batang District using the DeLone & McLean (2003) Information System Success Model. A quantitative evaluative approach was applied to 103 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The analyzed variables included Information System Quality, Service Quality, and User Satisfaction, measured using five-point Likert scales and analyzed via Structural Equation Modeling (SEM). Results show that Information System Quality was rated high (M = 4.02), particularly in system responsiveness, while Service Quality was moderate (M = 2.40). User Satisfaction was moderate (M = 2.79) with a positive tendency in the intention to recommend the service. SEM analysis indicated that Information System Quality significantly influenced Service Quality, and together they explained approximately 35% of the variance in User Satisfaction. These findings highlight the need for simultaneous improvements in both system and service aspects to enhance public satisfaction. Theoretically, this study extends the application of the DeLone & McLean Model to the context of district-level population administration services. Practically, it provides evidence-based guidance for optimizing digital public service delivery. Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong kebutuhan evaluasi sistem informasi untuk memastikan efektivitas dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan Aplikasi Nasi Uduk dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Sungai Batang menggunakan Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone & McLean (2003). Pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif diterapkan pada 103 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi Kualitas Sistem Informasi, Kualitas Layanan, dan Kepuasan Pengguna, diukur melalui instrumen berbasis Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Sistem Informasi dinilai tinggi (M = 4,02), terutama pada dimensi responsivitas sistem, sedangkan Kualitas Layanan berada pada tingkat sedang (M = 2,40). Kepuasan Pengguna tergolong sedang (M = 2,79) dengan kecenderungan positif pada niat merekomendasikan layanan. Analisis SEM memperlihatkan bahwa Kualitas Sistem Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Layanan, dan kedua konstruk tersebut menjelaskan sekitar 35% variasi Kepuasan Pengguna. Temuan ini menegaskan perlunya perbaikan simultan pada aspek sistem dan layanan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Model DeLone & McLean pada konteks pelayanan administrasi kependudukan tingkat kecamatan, dan secara praktis memberikan dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk optimalisasi layanan publik digital.
PENGARUH REWARD TERHADAP MOTIVASI DAN DAMPAKNYA PADA PERUMDA TIRTA RAHARJA KABUPATEN BANDUNG Andhika Mochamad Siddiq
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.560

Abstract

This study aims to reveal whether Rewards can be a variable that controls employee satisfaction through work motivation. Rewards themselves are something that is highly anticipated and sought after by employees and are used by many organizations to increase work motivation and job satisfaction. Various research results have shown that rewards directly and indirectly affect job satisfaction through work motivation. There are 100 employees of PERUMDA Tirta Raharja Bandung Regency who became the sample in this study. This number was obtained using the Slovin technique with a margin of error of 5%. Path Analysis techniques are used to reveal the magnitude of the direct and indirect effects of this research model, as well as determine a more effective path to increase Employee Job Satisfaction. The t-test and the Sobel test are used to test the hypothesis of this study. The results of this study indicate that Rewards have a direct effect on Employee Job Satisfaction, as well as motivation that is able to mediate the indirect effect of Rewards on Employee Job Satisfaction. The results of the direct effect are higher than the indirect effect, so the most effective path used is the Direct Effect of Rewards on Job Satisfaction. Penelitian ini berutujuan unutk mengungkap apakah Reward bisa menjadi variabel yang mengontrol kepuasan pegawai melalui motivasi kerja. Reward sendiri merupakan sebuah hal yang sangat ditunggu dan dicari oleh pegawai yang memang digunakan oleh banyak organisasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan kepusan kerja. Dalam berbagai hasil penelitian disebutkan bahwa Reward sendiri berpengaruh secara positif kepada kepuasan kerja secara langsung dan tidak langsung melalui motivasi kerja. Terdapat 100 Pegawai PERUMDA Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Jumlah tersebut didapat menggunakan teknik slovin dengan margin error sebesar 5%. Teknik Analisis Jalur digunakan untuk mengungkap besaran pengaruh langsung dan tidak langsung dari model penelitian ini, serta menentukan jalur yang lebih efektif untuk meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai. Uji t dan Uji Sobel digunakan untuk menguji hipotesis dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Reward berpengaruh secara langsung terhadap Kepuasan Kerja Pegawai, begitupun motivasi yang mampu memediasi pengaruh tidak langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja Pegawai. Hasil pengaruh langsung lebih tinggi daripada pengaruh tidak langsug, sehingga jalur yang paling efektif digunakan adalah Pengaruh Langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja
EFEKTIVITAS PENGGUNA JASA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN WASTE PEMBESIAN Akbar Alfa; Kharisma Permata Sari; Elsa Widara Pramisti
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.564

Abstract

Building construction is a crucial aspect of infrastructure development, involving architectural planning, civil engineering, and project management. This research focuses on analyzing rebar waste in the Basko City Mall construction project in Padang, which can affect project efficiency and costs. The applied research method is a mixed-method approach, integrating quantitative and qualitative data to evaluate material utilization. Quantitative data includes planned values from the Budget Plan (RAB) and actual material volumes used on-site, while qualitative data was obtained through interviews with relevant parties. The findings show material volume discrepancies, with surpluses of 384 D16 rebars, 176 D13 rebars, and 164 M8 wiremesh sheets. There were also material shortages for D19 rebars, D10 rebars, and M10 wiremesh. The total waste cost reached Rp. 68,628,844.61 (approximately $4,500). Unused excess material potentially causes budget waste, making leftover material management crucial for cost reduction and waste minimization. This study recommends comprehensive evaluation of project planning and execution processes, along with better leftover material management. Suggestions for future research include using more accurate data and updated software for more detailed analysis, as well as tracking construction material waste from project commencement. Konstruksi gedung merupakan aspek penting dalam pengembangan infrastruktur, melibatkan perencanaan arsitektur, teknik sipil, dan manajemen proyek. Penelitian ini berfokus pada analisis waste pembesian dalam proyek pembangunan Basko City Mall di Padang, yang dapat memengaruhi efisiensi dan biaya proyek. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode gabungan, mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi pemanfaatan material. Data kuantitatif mencakup nilai rencana dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan volume material yang digunakan di lapangan, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya selisih volume material, dengan kelebihan besi D16 sebanyak 384 batang, D13 sebanyak 176 batang, dan wiremesh M8 sebanyak 164 lembar. Selain itu, terdapat kekurangan material untuk besi D19, D10, dan wiremesh M10. Total biaya waste mencapai Rp. 68.628.844,61. Kelebihan material yang tidak terpakai berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran, sehingga pengelolaan material sisa menjadi penting untuk mengurangi biaya dan meminimalkan limbah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan proyek serta pengelolaan sisa material yang lebih baik. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup penggunaan data yang lebih akurat dan software terbaru untuk analisis yang lebih mendetail.
ANALISIS SISTEM PEMBELAJARAN TAHFIZ Al-QUR’AN DENGAN METODE TURKI UTSMANI DI PESANTREN SULAIMANIYAH JASINGA BOGOR Khairul Ihsan; Ridhoul Wahidi; Dewi Murni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.566

Abstract

This study focuses on examining the Al-Qur'an memorization learning system using the Ottoman Turkish Method applied at the Sulaimaniyah Jasinga Islamic Boarding School in Bogor, West Java, which is one of the largest memorization centers in Indonesia. The study was conducted to understand the curriculum structure, daily coaching patterns, memorization submission procedures, muroja'ah reinforcement strategies, and the role of mentors in maintaining the quality of students' memorization achievements. The findings show that the implementation of memorization at this boarding school emphasizes discipline, accuracy in reading according to institutional standards, and intensive monitoring of memorization progress. Using a qualitative case study approach, involving four students, two musyrifs, and one pesantren administrator, data were collected through participatory observation of daily tahfidz activities and in-depth interviews, as well as documentation such as memorization report books. The study reveals that the Ottoman Turkish Method emphasizes the accuracy of makhraj, accuracy in following the Ottoman rasm, and a gradual deposit system that is supervised through strict daily evaluations. Memorization checks are carried out in stages, both through routine deposits and periodic assessments. A conducive boarding school environment, strong supervision from mentors, and an academic culture that emphasizes serious learning are important factors that support the success of students in achieving stable and high-quality memorization. This study is expected to contribute to the development of tahfidz learning models in other Islamic educational institutions. Penelitian ini berfokus pada pengkajian sistem pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dengan Metode Turki Utsmani yang diterapkan di Pesantren Sulaimaniyah Jasinga, Bogor, Jawa Barat yang merupakan salah satu pusat tahfidz terbesar di Indonesia. Kajian dilakukan untuk memahami susunan kurikulum, pola pembinaan harian, prosedur setoran hafalan, strategi penguatan muroja’ah, serta peran para pembimbing dalam menjaga mutu capaian hafalan santri. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan tahfidz di pesantren ini sangat menekankan kedisiplinan, ketelitian bacaan sesuai standar lembaga, dan pemantauan perkembangan hafalan secara intensif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, melibatkan empat santri, dua orang musyrif serta satu orang pengelola pesantren, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif kegiatan tahfidz harian dan wawancara mendalam, serta dokumentasi seperti buku laporan hafalan. Penelitian mengungkap bahwa Metode Turki Utsmani menitikberatkan pada ketepatan makhraj, akurasi dalam mengikuti rasm Utsmani, serta sistem setoran bertahap yang diawasi melalui evaluasi harian yang ketat. Pemeriksaan hafalan dilakukan secara berjenjang, baik melalui setoran rutin maupun penilaian berkala. Lingkungan pesantren yang kondusif, supervisi pembimbing yang kuat, serta budaya akademik yang menekankan kesungguhan belajar menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan santri dalam mencapai hafalan yang stabil dan bermutu tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menawarkan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran tahfidz di lembaga pendidikan Islam lain