cover
Contact Name
AKBAR ALFA
Contact Email
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Phone
+628122742652
Journal Mail Official
selodang.mayang.bappeda.inhil@gmail.com
Editorial Address
Kantor BAPPEDA Kabuapaten Indragiri Hilir Jl. Akasia no. 1 Tembilahan
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
SELODANG MAYANG
ISSN : 24427845     EISSN : 26203332     DOI : https://doi.org/10.47521/selodangmayang
Jurnal “SELODANG MAYANG” menerima artikel ilmiah mengenai hasil penelitian, tinjauan hasil-hasil penelitian, methodology dan pendekatan-pendekatan baru dalam penelitian yang berkaitan dengan Ekonomi, Industri, Pembangunan Infrastruktur, Teknologi, Energi, Sosial, Budaya, Lingkungan, Pertanian, Kesehatan, Pendidikan, Kemaritiman dan lain-lain. Tema sentral yang diutamakan adalah tentang Innovasi di bidang Infrastruktur, Ekonomi Kreatif dan DMIJ Plus Terintegrasi yang erat kaitannya dengan pembangunan dan pengembangan di Kabupaten Indragiri Hilir.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 319 Documents
EVALUASI KEBERHASILAN APLIKASI NASI UDUK MENGGUNAKAN MODEL DELONE & MCLEAN DALAM PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI KECAMATAN SUNGAI BATANG Indri Mulyana; Bayu Rianto; Muh. Rasyid Ridha
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.557

Abstract

Digital transformation in public services drives the need to evaluate information systems to ensure effectiveness and user satisfaction. This study aims to assess the success of the Nasi Uduk Application in population administration services at Sungai Batang District using the DeLone & McLean (2003) Information System Success Model. A quantitative evaluative approach was applied to 103 respondents selected through proportionate stratified random sampling. The analyzed variables included Information System Quality, Service Quality, and User Satisfaction, measured using five-point Likert scales and analyzed via Structural Equation Modeling (SEM). Results show that Information System Quality was rated high (M = 4.02), particularly in system responsiveness, while Service Quality was moderate (M = 2.40). User Satisfaction was moderate (M = 2.79) with a positive tendency in the intention to recommend the service. SEM analysis indicated that Information System Quality significantly influenced Service Quality, and together they explained approximately 35% of the variance in User Satisfaction. These findings highlight the need for simultaneous improvements in both system and service aspects to enhance public satisfaction. Theoretically, this study extends the application of the DeLone & McLean Model to the context of district-level population administration services. Practically, it provides evidence-based guidance for optimizing digital public service delivery. Transformasi digital dalam pelayanan publik mendorong kebutuhan evaluasi sistem informasi untuk memastikan efektivitas dan kepuasan pengguna. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi keberhasilan Aplikasi Nasi Uduk dalam pelayanan administrasi kependudukan di Kecamatan Sungai Batang menggunakan Model Keberhasilan Sistem Informasi DeLone & McLean (2003). Pendekatan kuantitatif dengan desain evaluatif diterapkan pada 103 responden yang dipilih secara stratified random sampling. Variabel yang dianalisis meliputi Kualitas Sistem Informasi, Kualitas Layanan, dan Kepuasan Pengguna, diukur melalui instrumen berbasis Likert lima poin dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kualitas Sistem Informasi dinilai tinggi (M = 4,02), terutama pada dimensi responsivitas sistem, sedangkan Kualitas Layanan berada pada tingkat sedang (M = 2,40). Kepuasan Pengguna tergolong sedang (M = 2,79) dengan kecenderungan positif pada niat merekomendasikan layanan. Analisis SEM memperlihatkan bahwa Kualitas Sistem Informasi berpengaruh signifikan terhadap Kualitas Layanan, dan kedua konstruk tersebut menjelaskan sekitar 35% variasi Kepuasan Pengguna. Temuan ini menegaskan perlunya perbaikan simultan pada aspek sistem dan layanan untuk meningkatkan kepuasan masyarakat. Secara teoretis, penelitian ini memperluas penerapan Model DeLone & McLean pada konteks pelayanan administrasi kependudukan tingkat kecamatan, dan secara praktis memberikan dasar pengambilan keputusan berbasis data untuk optimalisasi layanan publik digital.
PENGARUH REWARD TERHADAP MOTIVASI DAN DAMPAKNYA PADA PERUMDA TIRTA RAHARJA KABUPATEN BANDUNG Andhika Mochamad Siddiq
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.560

Abstract

This study aims to reveal whether Rewards can be a variable that controls employee satisfaction through work motivation. Rewards themselves are something that is highly anticipated and sought after by employees and are used by many organizations to increase work motivation and job satisfaction. Various research results have shown that rewards directly and indirectly affect job satisfaction through work motivation. There are 100 employees of PERUMDA Tirta Raharja Bandung Regency who became the sample in this study. This number was obtained using the Slovin technique with a margin of error of 5%. Path Analysis techniques are used to reveal the magnitude of the direct and indirect effects of this research model, as well as determine a more effective path to increase Employee Job Satisfaction. The t-test and the Sobel test are used to test the hypothesis of this study. The results of this study indicate that Rewards have a direct effect on Employee Job Satisfaction, as well as motivation that is able to mediate the indirect effect of Rewards on Employee Job Satisfaction. The results of the direct effect are higher than the indirect effect, so the most effective path used is the Direct Effect of Rewards on Job Satisfaction. Penelitian ini berutujuan unutk mengungkap apakah Reward bisa menjadi variabel yang mengontrol kepuasan pegawai melalui motivasi kerja. Reward sendiri merupakan sebuah hal yang sangat ditunggu dan dicari oleh pegawai yang memang digunakan oleh banyak organisasi untuk meningkatkan motivasi kerja dan kepusan kerja. Dalam berbagai hasil penelitian disebutkan bahwa Reward sendiri berpengaruh secara positif kepada kepuasan kerja secara langsung dan tidak langsung melalui motivasi kerja. Terdapat 100 Pegawai PERUMDA Tirta Raharja Kabupaten Bandung yang menjadi sampel dalam penelitian ini. Jumlah tersebut didapat menggunakan teknik slovin dengan margin error sebesar 5%. Teknik Analisis Jalur digunakan untuk mengungkap besaran pengaruh langsung dan tidak langsung dari model penelitian ini, serta menentukan jalur yang lebih efektif untuk meningkatkan Kepuasan Kerja Pegawai. Uji t dan Uji Sobel digunakan untuk menguji hipotesis dari penelitian ini. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Reward berpengaruh secara langsung terhadap Kepuasan Kerja Pegawai, begitupun motivasi yang mampu memediasi pengaruh tidak langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja Pegawai. Hasil pengaruh langsung lebih tinggi daripada pengaruh tidak langsug, sehingga jalur yang paling efektif digunakan adalah Pengaruh Langsung dari Reward terhadap Kepuasan Kerja
EFEKTIVITAS PENGGUNA JASA DALAM MENGIMPLEMENTASIKAN WASTE PEMBESIAN Akbar Alfa; Kharisma Permata Sari; Elsa Widara Pramisti
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.564

Abstract

Building construction is a crucial aspect of infrastructure development, involving architectural planning, civil engineering, and project management. This research focuses on analyzing rebar waste in the Basko City Mall construction project in Padang, which can affect project efficiency and costs. The applied research method is a mixed-method approach, integrating quantitative and qualitative data to evaluate material utilization. Quantitative data includes planned values from the Budget Plan (RAB) and actual material volumes used on-site, while qualitative data was obtained through interviews with relevant parties. The findings show material volume discrepancies, with surpluses of 384 D16 rebars, 176 D13 rebars, and 164 M8 wiremesh sheets. There were also material shortages for D19 rebars, D10 rebars, and M10 wiremesh. The total waste cost reached Rp. 68,628,844.61 (approximately $4,500). Unused excess material potentially causes budget waste, making leftover material management crucial for cost reduction and waste minimization. This study recommends comprehensive evaluation of project planning and execution processes, along with better leftover material management. Suggestions for future research include using more accurate data and updated software for more detailed analysis, as well as tracking construction material waste from project commencement. Konstruksi gedung merupakan aspek penting dalam pengembangan infrastruktur, melibatkan perencanaan arsitektur, teknik sipil, dan manajemen proyek. Penelitian ini berfokus pada analisis waste pembesian dalam proyek pembangunan Basko City Mall di Padang, yang dapat memengaruhi efisiensi dan biaya proyek. Metode penelitian yang diterapkan adalah metode gabungan, mengintegrasikan data kuantitatif dan kualitatif untuk mengevaluasi pemanfaatan material. Data kuantitatif mencakup nilai rencana dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan volume material yang digunakan di lapangan, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara dengan pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan adanya selisih volume material, dengan kelebihan besi D16 sebanyak 384 batang, D13 sebanyak 176 batang, dan wiremesh M8 sebanyak 164 lembar. Selain itu, terdapat kekurangan material untuk besi D19, D10, dan wiremesh M10. Total biaya waste mencapai Rp. 68.628.844,61. Kelebihan material yang tidak terpakai berpotensi menyebabkan pemborosan anggaran, sehingga pengelolaan material sisa menjadi penting untuk mengurangi biaya dan meminimalkan limbah. Penelitian ini merekomendasikan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap proses perencanaan dan pelaksanaan proyek serta pengelolaan sisa material yang lebih baik. Saran untuk penelitian selanjutnya mencakup penggunaan data yang lebih akurat dan software terbaru untuk analisis yang lebih mendetail.
ANALISIS SISTEM PEMBELAJARAN TAHFIZ Al-QUR’AN DENGAN METODE TURKI UTSMANI DI PESANTREN SULAIMANIYAH JASINGA BOGOR Khairul Ihsan; Ridhoul Wahidi; Dewi Murni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 1 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i1.566

Abstract

This study focuses on examining the Al-Qur'an memorization learning system using the Ottoman Turkish Method applied at the Sulaimaniyah Jasinga Islamic Boarding School in Bogor, West Java, which is one of the largest memorization centers in Indonesia. The study was conducted to understand the curriculum structure, daily coaching patterns, memorization submission procedures, muroja'ah reinforcement strategies, and the role of mentors in maintaining the quality of students' memorization achievements. The findings show that the implementation of memorization at this boarding school emphasizes discipline, accuracy in reading according to institutional standards, and intensive monitoring of memorization progress. Using a qualitative case study approach, involving four students, two musyrifs, and one pesantren administrator, data were collected through participatory observation of daily tahfidz activities and in-depth interviews, as well as documentation such as memorization report books. The study reveals that the Ottoman Turkish Method emphasizes the accuracy of makhraj, accuracy in following the Ottoman rasm, and a gradual deposit system that is supervised through strict daily evaluations. Memorization checks are carried out in stages, both through routine deposits and periodic assessments. A conducive boarding school environment, strong supervision from mentors, and an academic culture that emphasizes serious learning are important factors that support the success of students in achieving stable and high-quality memorization. This study is expected to contribute to the development of tahfidz learning models in other Islamic educational institutions. Penelitian ini berfokus pada pengkajian sistem pembelajaran tahfidz Al-Qur’an dengan Metode Turki Utsmani yang diterapkan di Pesantren Sulaimaniyah Jasinga, Bogor, Jawa Barat yang merupakan salah satu pusat tahfidz terbesar di Indonesia. Kajian dilakukan untuk memahami susunan kurikulum, pola pembinaan harian, prosedur setoran hafalan, strategi penguatan muroja’ah, serta peran para pembimbing dalam menjaga mutu capaian hafalan santri. Temuan menunjukkan bahwa pelaksanaan tahfidz di pesantren ini sangat menekankan kedisiplinan, ketelitian bacaan sesuai standar lembaga, dan pemantauan perkembangan hafalan secara intensif. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, melibatkan empat santri, dua orang musyrif serta satu orang pengelola pesantren, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif kegiatan tahfidz harian dan wawancara mendalam, serta dokumentasi seperti buku laporan hafalan. Penelitian mengungkap bahwa Metode Turki Utsmani menitikberatkan pada ketepatan makhraj, akurasi dalam mengikuti rasm Utsmani, serta sistem setoran bertahap yang diawasi melalui evaluasi harian yang ketat. Pemeriksaan hafalan dilakukan secara berjenjang, baik melalui setoran rutin maupun penilaian berkala. Lingkungan pesantren yang kondusif, supervisi pembimbing yang kuat, serta budaya akademik yang menekankan kesungguhan belajar menjadi faktor penting yang mendukung keberhasilan santri dalam mencapai hafalan yang stabil dan bermutu tinggi. Penelitian ini diharapkan dapat menawarkan kontribusi bagi pengembangan model pembelajaran tahfidz di lembaga pendidikan Islam lain
TINJAUAN LITERATUR SISTEMATIS TENTANG MOTIVASI, TEKNIK, DAN KONSEKUENSI MANAJEMEN LABA: SINTESIS RISET DAN PRAKTIK AKUNTANSI INTERNASIONAL Tri Ayu Parwati; Elvira Luthan; Annisaa Rahman; Syahril Ali
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.537

Abstract

Earnings management is a complex phenomenon that affects the quality of financial reporting and economic decision-making. This study aims to identify and synthesize the motivations, techniques, and consequences of earnings management based on international accounting literature published between 2020 and 2025. A systematic literature review using the PRISMA protocol was conducted on 309 articles retrieved from five databases, which were subsequently screened to obtain 50 high-quality articles for analysis through narrative synthesis and thematic categorization. The findings indicate that the motivations for earnings management have evolved from competitive pressures and capital structure considerations toward ESG sustainability issues and responses to systemic crises, including the COVID-19 pandemic. Manipulation techniques have shifted from traditional accrual-based methods toward more complex forms of real earnings management. The consequences include declining market valuation, distorted financial stability, and changes in investor perceptions of earnings quality. Corporate governance and board gender diversity act as significant moderators. The study recommends strengthening ESG-based oversight, utilizing machine learning, and reforming regulations to enhance transparency and accountability. Manajemen laba merupakan fenomena kompleks yang memengaruhi kualitas pelaporan keuangan dan pengambilan keputusan ekonomi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan mensintesis motivasi, teknik, serta konsekuensi manajemen laba berdasarkan literatur akuntansi internasional periode 2020–2025. Metode yang digunakan adalah systematic literature review dengan protokol PRISMA terhadap 309 artikel dari lima basis data, yang diseleksi menjadi 50 artikel berkualitas untuk dianalisis melalui sintesis naratif dan kategorisasi tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi manajemen laba berkembang dari tekanan kompetisi dan struktur modal menuju isu keberlanjutan ESG serta respons terhadap krisis sistemik, termasuk pandemi COVID-19. Teknik manipulasi bergeser dari metode berbasis akrual menuju real earnings management yang lebih kompleks. Konsekuensinya meliputi penurunan valuasi pasar, distorsi stabilitas keuangan, dan perubahan persepsi investor terhadap kualitas laba. Tata kelola perusahaan dan keberagaman gender dewan berperan sebagai moderator. Penelitian merekomendasikan penguatan pengawasan berbasis ESG, pemanfaatan machine learning, serta reformasi regulasi untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
IMPLIKASI HUKUM TERHADAP KELALAIAN PENGEMBANG DALAM TANGUNG JAWAB PEMBANGUNAN FASUM/FASOS DI TINJAU DARI UNDANG-UNDANG NOMOR 1 TAHUN 2011 TENTANG PERUMAHAN DAN KAWASAN PERMUKIMAN (UU PKP) Wahyu Dwi; Fitri Wahyuni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.547

Abstract

This paper examines the legal implications of a developer's lack of prudence (negligence/carelessness) in the obligation to provide and hand over Public Facilities and Social Facilities (Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial - Fasum/Fasos) to the Local Government. The main focus of this research is the State Administrative Law framework based on Law Number 1 of 2011 concerning Housing and Residential Areas (UU PKP). The developer's imprudence/negligence, whether through failure to carry out the development or failure to hand over the public or social facilities, is viewed as a violation of public responsibility regulated in Article 47 paragraph (4) of the UU PKP. The primary legal implication is the application of Administrative Sanctions by the local government, in accordance with the provisions of Article 150 of the UU PKP. These sanctions are tiered, ranging from written warnings, restrictions on development activities, temporary use of assets, to the most severe sanction, which is the revocation of the business license. The results of this study indicate that administrative sanctions are the most efficient and direct legal instrument for local governments to encourage developers to fulfill their obligations, restore the rights of the community, and ensure the feasibility of residences in accordance with the provisions of the law. Karya tulis ini mengkaji dampak hukum dari ketidakhati-hatian pengembang dalam kewajiban untuk menyediakan dan menyerahkan Fasilitas Umum dan Fasilitas Sosial kepada Pemerintah Daerah. Fokus utama penelitian adalah kerangka Hukum Administrasi Negara berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman (UU PKP). Kecerobohan pengembang, baik karena tidak melakukan pembangunan maupun tidak menyerahkan fasilitas umum atau fasilitas sosial, dipandang sebagai suatu pelanggaran terhadap tanggung jawab publik yang diatur dalam Pasal 47 ayat (4) UU PKP. Implikasi hukum yang utama adalah penerapan Sanksi Administratif oleh pemerintah daerah, sesuai dengan ketentuan Pasal 150 UU PKP. Sanksi ini bersifat bertingkat, mulai dari teguran tertulis, pembatasan aktivitas pembangunan, penggunaan sementara aset, hingga sanksi paling berat yaitu pencabutan izin usaha. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sanksi administratif adalah alat hukum yang paling efisien dan langsung bagi pemerintah daerah untuk mendorong pengembang agar memenuhi kewajiban, mengembalikan hak-hak masyarakat, serta memastikan kelayakan tempat tinggal sesuai dengan ketentuan undang-undang.
EVALUASI KINERJA PEMERINTAH KOTA PEKANBARU BERBASIS PERSEPSI MASYARAKAT Hilma Rusdi; Virna Rizawati; Reka Kurniawati; Afriyanni Afriyanni
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.548

Abstract

The performance of local governments is a key indicator for assessing the quality of public services and the implementation of good governance principles. This study aims to evaluate the performance of the Pekanbaru City Government based on public perceptions. A descriptive quantitative approach was employed, using public perception survey data analyzed through tabulation and descriptive interpretation. The findings indicate that respondents’ perceptions of public service performance, service institutions, service governance, and the overall performance of the Pekanbaru City Government are generally dominated by positive assessments. However, several aspects still require serious attention, particularly government performance in the economic and infrastructure sectors. Therefore, this study recommends that the Pekanbaru City Government not only maintain its positive achievements in basic public services but also strengthen the governance of economic and infrastructure policies and enhance public communication to ensure that the benefits of development are more widely and equitably experienced by the community. Kinerja pemerintah daerah merupakan indikator kunci dalam menilai kualitas pelayanan publik dan implementasi prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Pemerintah Kota Pekanbaru berdasarkan persepsi masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan memanfaatkan data survei persepsi masyarakat yang dianalisis melalui tabulasi dan interpretasi deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap kinerja pelayanan publik, kinerja instansi pelayanan, tata kelola layanan, dan kinerja Pemerintah Kota Pekanbaru secara umum didominasi oleh penilaian positif. Namun demikian, terdapat beberapa aspek yang masih memerlukan perhatian serius, terutama kinerja pemerintah pada sektor ekonomi dan infrastruktur. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan agar Pemerintah Kota Pekanbaru tidak hanya mempertahankan capaian positif pada sektor pelayanan publik dasar, tetapi juga memperkuat tata kelola kebijakan ekonomi dan infrastruktur serta meningkatkan komunikasi publik agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas dan merata oleh masyarakat.
TINGKAT PEMAHAMAN ANGGOTA KELOMPOK MAJLIS TA’LIM AL-ZAYN JL. SUARNA BUMI TEMBILAHAN TERHADAP HUKUM WARIS ISLAM Raudatul Mardiyah; Rifki Hakim; Muhammad Arif; Azwandi Azwandi
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.551

Abstract

Islamic inheritance law is an important part of Islamic teachings that regulates the distribution of inherited property among Muslims. However, in practice, many people still lack an adequate understanding of these provisions and tend to rely on customary law that has developed through generations. This study aims to identify the level of knowledge among members of the Al-Zayn Majlis Ta’lim in Tembilahan, Suarna Bumi Street, Indragiri Hilir Regency, Riau Province, and examine its influence on the implementation of Islamic inheritance law. This qualitative empirical study employed an interpretive-hermeneutic approach through direct observation and in-depth discussions. The findings indicate that the level of understanding among members of the Majlis Ta’lim significantly influences the implementation of Islamic inheritance law. Limited knowledge and guidance from government authorities and local religious scholars may lead to misunderstandings and family conflicts, particularly regarding the inheritance rights of men and women. Equal distribution of inheritance may be accepted when based on mutual agreement and does not lead to disputes. Hukum kewarisan Islam merupakan bagian penting dari ajaran Islam yang mengatur pembagian harta peninggalan bagi umat Muslim. Namun, dalam praktiknya, masih banyak masyarakat yang belum memahami ketentuan tersebut dan lebih sering menggunakan hukum adat yang telah berkembang secara turun-temurun. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tingkat pengetahuan anggota Majlis Ta’lim Al-Zayn di Tembilahan, Jl. Suarna Bumi, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, serta pengaruhnya terhadap penerapan hukum waris Islam. Penelitian menggunakan metode empiris kualitatif dengan pendekatan interpretatif-hermeneutik melalui observasi dan diskusi mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pemahaman anggota majlis ta’lim sangat memengaruhi penerapan hukum waris Islam. Kurangnya pengetahuan dan bimbingan dari pemerintah maupun ulama dapat menimbulkan kesalahpahaman dan konflik keluarga, khususnya mengenai hak laki-laki dan perempuan. Pembagian warisan secara merata dapat diterima apabila dilakukan berdasarkan kesepakatan bersama dan tidak menimbulkan perselisihan.
PENGARUH ORIENTASI PASAR, ORIENTASI KEWIRAUSAHAAN DAN INOVASI PRODUK TERHADAP KINERJA UMKM KERAJINAN ROTAN DI KOTA PADANG Yentisna Yentisna; Alvin Alfian; Likanopa Syentia; Ridho Deza Perkasa
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.568

Abstract

The purpose of this study is to examine the influence of market orientation, entrepreneurial orientation, and product innovation on the performance of micro, small, and medium enterprises (MSMEs). Case study: Rattan Craft MSMEs in Padang City. This research proposal uses a saturated sampling approach, a sampling technique where all members of the population are used as samples. In this study, the sample taken is 52 business actors. The analysis technique used is multiple linear regression analysis. Based on the research results, data analysis, and discussion, 1). The entrepreneurial orientation variable has a calculated t-value of 2.661 > t-table 1.675 and a significance level of 0.011 < 0.05. Judging from these results, it can be concluded that the market orientation variable has a positive and significant influence on MSME performance. 2). Entrepreneurial orientation has a calculated t-value of 2.772 > t-table 1.675 and a significance level of 0.008 < 0.05. Based on these results, it can be concluded that the entrepreneurial orientation variable has a positive and significant influence on MSME performance. 3). Product innovation has a calculated t-value of 5.186 > 1.675, and a significance level of 0.000 < 0.05. Based on these results, it can be concluded that the product innovation variable has a positive and significant influence on MSME performance.
ANALISIS PERBANDINGAN KINERJA CRYPTOCURRENCY BITCOIN, SAHAM DAN EMAS MENGGUNAKAN MODEL SHARPE, TREYNOR, JENSEN, DAN SORTINO SEBAGAI ALTERNATIF INVESTASI (2020-2024) Reza Akbar Ramadhan; Ratnawati Raflis
Selodang Mayang: Jurnal Ilmiah Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Selodang Mayang
Publisher : Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Indragiri Hilir Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47521/selodangmayang.v12i2.569

Abstract

This study aims to analyze the comparative performance of Cryptocurrency Bitcoin, Stocks, and Gold as investment instruments using performance measurement variables including the Sharpe, Treynor, Jensen, and Sortino ratios. This research employs a descriptive quantitative approach. The population consists of monthly closing prices of Bitcoin, IDX30 stocks, and Gold. The sampling technique used is saturated sampling, resulting in 60 data points for each investment instrument—Bitcoin, IDX30 stocks, and Gold—during the period from January 1, 2020 to December 31, 2024.The analytical method applied is comparative analysis using secondary data. The data were initially calculated using Microsoft Excel and subsequently processed statistically using SPSS through the Kruskal–Wallis test. The results indicate significant differences among Bitcoin, IDX30 stocks, and Gold when investment performance is assessed using the Sharpe, Treynor, Jensen, and Sortino indices.Based on the Kruskal–Wallis test, Gold demonstrates the best performance according to the Sharpe and Jensen indices, IDX30 stocks perform best according to the Treynor index, and Bitcoin shows the best performance according to the Sortino index. However, based on the highest overall average return value, Cryptocurrency Bitcoin outperforms the other instruments. Therefore, it can be concluded that the best alternative investment is Cryptocurrency Bitcoin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan kinerja Cryptocurrency Bitcoin, Saham, dan Emas sebagai instrumen investasi menggunakan variabel pengukuran kinerja Sharpe, Treynor, jensen, dan Sortino. Jenis penelitian merupakan kuantitatif Deskriptif. Populasi yang digunakan merupakan harga penutupan bulanan dari Bitcoin, IDX30, dan Emas. Teknik pemilihan sampel adalah sampel jenuh yang berjumlah 60 data untuk masing-masing instrumen investasi Bitcoin, Saham IDX30, dan Emas selama periode 1 januari 2020 – 31 Desember 2024. Metode analisis yang digunakan adalah metode komperatif dan menggunakan data sekunder. Data dihitung terlebih dahulu dengan menggunakan program Microsoft Excel kemudian diolah secara statistik menggunakan aplikasi SPSS yaitu Uji Kruskall-Wallis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara Bitcoin, Saham IDX30, dan Emas jika kinerja investasi dilihat dari Indeks Sharpe, Treynor, Jensen, dan Sortino. Berdasarkan uji Kruskal-Wallis, investasi terbaik menurut indeks Sharpe dan Jensen , adalah Emas, sedangkan menurut Indeks Teynor Saham IDX30, dan menurut Indeks Sortino adalah Cryptocurrency Bitcoin. Sedangkan dengan nilai jumlah rata-rata terbaik adalah Cryptocurrency Bitcoin. Sehingga dapat disimpulkan bahwa alternatif investasi terbaik adalah Cryptocurrency Bitcoin.

Filter by Year

2016 2026