cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
PENATAAN SIGNAGE DI JALAN TEUKU UMAR DENPASAR I Gusti Bagus Adistanaya; Ida Ayu Armeli; Ngakan Putu Sueca
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penataan signage berupa periklanan dalam suatu Kawasan atau ruang kota jika diatur dalam suatu keragaman atau pola tertentu bisa menjadikan elemen pembentuk estetika kota. Namun sebaliknya keberadaan periklanan yang tidak memiliki aturan dan pola tertentu akan menimbulkan dampak ketidaknyamanan visual serta menurunkan kualitas pembentuk estetika suatu Kawasan. Berdasarkan aturan yang ada serta mengacu pada teori kenyamanan visual sebagai sampling pendataan untuk mengidentifikasi diambil periklanan di segmen jalan Teuku Umar Denpasar. Adapun jenis periklanan yang mencakup dalam pengamatan pengidentifikasian tersebut adalah berupa Iklan standard yaitu iklan yang ditata khusus untuk keperluan memperkenalkan barang, jasa pelayanan untuk konsumen melalui sebuah media. Yang tujuannya merangsang motif dan minat para pembeli atau pemakai. Pendataan dilakukan dari berbagai pemasangan periklanan baik yang keberadaannya menempel ataupun terlepas dari bangunan berupa baliho, billboard ataupun vidiotron. Berdasarkan kajian teori persepsi dari hasil pengamatan diperoleh kelompok periklanan yang nantinya teridentifikasi secara katagori kelompok.
PENGARUH PENERAPAN ERGONOMI PADAFASILITAS KERJA TERHADAP PRODUKTIVITASPEKERJA PEMBUNGKUS DODOL I ketut Simpen 1
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suatu proses industri merupakan suatu sistem kerja yang saling mendukung satu sama lain dari tiap-tiap bagian yang ada didalamnya. System kerja yang tidak ergonomois dalam suatu perusahaan seperti cara, sikap dan posisi kerja akan berpengaruh terhadap produktivitas, efesiensi dan efektivitas pekerja dalam menyelesaikan pekerjaanya. Pada bagian pembungkusan dodol di UKM ria menunjukkan bahwa terdapat ketidaksesuaian antara fasilitas kerja yang digunakan oleh pekerja pada bagian pembungkusan dodol tidak sesuai dengan antropometri tubuh pekerja yang menyebabkan keluhan sakit pada pekerja hal ini ditunjukkan dalam hasil kuesioner peta tubuh yang dilakukan setelah selesai bekerja 100% pekerja merasakan keluhan sangat sakit pada bahu, leher, punggung, pinggang, bokong, pantat, lutut, betis, kaki, dan lengan. 100% tidak merasakan sakit pada siku dan tangan. Kesemua rasa sakit yang dirasakan pekerja ini, disebabkan karena bekerja dengan posisi duduk bersila dilantai dan menunduk dalam waktu yang lama. Oleh karena itu dilakukan perancangan dan penerapan fasilitas kerja yang sesuai dengan antropometri pekerja berupa meja dan kursi kerja. Perancangan tersebut diambil dari pengukuran antropometri pekerja, data antropometri pekerja yang diambil untuk perancangan fasilitas kerja adalah 50-th persentil. Setelah dilakukan penerapan fasilitas kerja yang ergonomic terjadi pengurangan keluhan pada pekerja setelah selesai bekerja 70% pekerja merasakan keluhan agak sakit dan 30% nya merasakan sakit pada leher, bahu, lengan, punggung, pinggang, bokong, pantat. 80% pekerja mersakan keluhan agak sakit dan 20% sakit pada lengan, pergelangan tangan, paha, pantat, lutut, betis dan kaki.Produktifitas pekerja pada bagian pembungkusan juga terjadi peningkatan antar 15% sampai dengan 22%.
PENGEMBANGAN KAWASAN PERKOTAAN DI BALI SEBAGAIKONEKTIVITAS INDUSTRI PARIWISATA I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan kawasan Perkotaan dewasa Ini Semakin Pesat, berbagai komponen kota menjadi sebuah keberhasilan dalam pengembangan dan penataan Kota terpadu.Perencanaan kota merupakan suatu kegiatan untuk merumuskan suatu kebijakan yang dapat digunakan untuk membuat sebuah rencana kota kedepannya. Perencanaan kota akan menjadi lebih baik, jika terdapat keselarasan dan saling memahami antara kekuatan pemerintah dan swasta yang saling melengkapi satu sama lainnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan rasionalistik dengan data yang diolah secara kualitatif. Data berupa literatur dan peta dikumpulkan untuk melihat tanda-tanda dan temuan di lapangan. Kemudian menyusun konsepsualisasi teoritik berdasarkan teori-teori yang ada dari variabel penelitian.Perencanaan secara keseluruhan tidak dapat hanya dilakukan oleh satu atau beberapa orang saja melainkan harus secara sinergitas bersama dengan semua pemangku kepentingan.Disisi pemerintahan, perencanaan kota harus sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku bagi daerah perkotaan dan wilayah tertentu, yang berkaitan dengan kesehatan, keamanan, dan kesejahteraan masyarakat, penggunaan tanah, pembagian persil dan kualitas lingkungan. Perencanaan kota juga harus sesuai dengan budaya dan keadaan sosial masyarakat yang tinggal di dalam kota tersebut. Karena pada hakekatnya perencanaan kota di buat untuk memberikan keamanan,kenyamanan, memberikan kemudahan, bahkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mendiami kota tersebut. Konektivitas jalur antar Kota yang baik dapat memberikan kontribusi besar Terhadap tujuan Pariwisata di Masing-masing Kota/Daerah. Kedepan Akan menjadi sebuah karya Besar jika Pengembangan Kawasan Perkotaan Di Pulau Bali sebagai konektivitas jalur Industri Pariwisata yang terintegrasi dalam satu buah guideline Perencanaan Kota
PERANCANGAN FASILITAS BELAJAR DAN BERMAINYANG ERGONOMIS BAGI ANAK-ANAK PAUD(Studi Kasus: PAUD Angsa, Gugus Mawar, Denpasar Utara) Eka Diana Mahira
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan sejak dini dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dimana nantinya dapat berguna bagi masa depan. Taman kanak-kanak sebagai lembaga pendidikan formal pertama merupakan program pendidikan untuk anak usia dini dengan konsep belajar sambil bermain. Taman kanak-kanak dirancang untuk meningkatkan perkembangan intelektual, sosial, emosional, bahasa, dan fisik. Faktor yang berperan dalam menunjang perkembangan anak disini adalah kualitas pengajar, program kegiatan pembelajaran, dan lingkungan fisik. Lingkungan fisik adalah ruang belajar anak beserta fasilitas belajar mengajar. Fasilitas ruang belajar yang baik dapat berperan penting sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar sehingga kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan optimal. Saat ini pada beberapa Sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), masih dijumpai adanya fasilitas kelas maupun penunjangnya yang kurang memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui penerapan standar fasilitas ruang belajar pada PAUD Angsa Denpasar, sehingga nantinya hasil yang diperoleh dapat dijadikan rekomendasi bagi para pelaku ataupun pengelola sekolah TK mengenai beberapa hal tentang fasilitas kelas maupun bermain yang ergonomis, sehingga anak-anak didik mereka merasa nyaman serta aman baik belajar maupun bermain diluar maupun di dalam kelas.
RANCANG BANGUN METRONOME BERBASIS MIKROKONTROLER Mardiki Supriadi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Untuk dapat mengetahui ketepatan perhitungan periode waktu yang sama antara yang satu dengan selanjutnya, dalam hal ketukan suatu lagu, maka perlu alat yang disebut metronome. Pada penelitian ini dilakukan untuk merancang dan membuat alat metronome berbasis mikrokontroler AT89S51, sehingga dapat dianalisis perhitungan periode waktu setiap detaknya pada masing-masing tempo. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah tinjauan pustaka dengan melakukan kajian-kajian yang berkaitan dengan mikrokontroler AT89S51, tampilan tujuh ruas, LCD, keypad 3X4 dan buzzer. Tampilan tujuh ruas digunakan sebagai keluaran untuk menampilkan angka 1,2,3 dan 4 secara bergantian. LCD berfungsi sebagai keluaran untuk menampilkan kategori tempo, agar pemilihan tempo pada keypad 3X4 dapat diketahui. Keypad 3X4 digunakan sebagai masukan untuk mengatur tempo. Buzzer akan mengeluarkan suara “beep” pada saat tampilan angka tujuh ruas tersebut menyala. Kemudian dilanjutkan dengan perancangan blok diagram dan skematik rangkaian alat, pembuatan alat dan software BASCOM serta melakukan pengujian rangkaian alat untuk mengetahui apakah rangkaian alat yang dirancang bekerja sesuai fungsinya. Alat metronome ini sudah berjalan sesuai perencanaan. Alat ini memiliki ketepatan perhitungan periode waktu yang sama antara yang satu dengan selanjutnya. Alat ini dapat menampilkan angka 1,2,3 dan 4 secara bergantian pada tampilan tujuh ruas dan dapat menampilkan kategori atau kelompok tempo tersebut pada LCD dan suara “beep” pada buzzer.
STUDY OF LAND USE CHANGE FROM 1997 TO 2014 USINGLANDSAT DATA IN BANGLI REGENCY Nuranita naningsi
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 1 No. 2 (2018): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kabupaten bangli adalah merupakan kabupaten satu-satunya diwilayah kabupaten di Provinsi Bali yang tidak memiliki pantai dengan luas 52.081 Ha atau 9,24% dari luas wilayah Provinsi Bali (563.666 Ha). Pertumbuhan dan perkembangan wilayah di kabupaten Bangli berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat namun juga berdampak negatif terhadap lingkungan. Alih fungsi lahan menjadi salah satu isu negatif dari perkembangan wilayah Kabupaten Bangli. Penelitian ini bermaksud untuk menghitung besarnya perubahan fungsi lahan yang terjadi dalam kurun waktu 17 tahun (1997 – 2014) di kabupaten Bangli. Citra Landsat 5 TM, Landsat 7 ETM+ dan Landsat 8 OLI/TIRS digunakan dalam penelitian ini untuk mengetahui peta penggunaan lahan. Peta penggunaan lahan diperoleh melalui proses klasifikasi citra dengan menggunakan metode supervised kemudian diverifikasi menggunakan data lapangan. Teknik klasifikasi supervised terbagi menjadi 9 klas yaitu danau, lahan kosong, hutan, pemukiman, semak belukar, sawah irigasi, sawah tadah hujan, tegalan, dan perkebunan. Hasil analisis memperlihatkan perubahan penggunaan lahan pada tahun 1997 - 2003 yakni danau bertambah 3,60(0,00%), pemukiman (2.777,00 ha (5,32%)), dan tegalan bertambah (1.866,80 ha (35,84%)) sedangkan lahan kosong (-99,00 ha (-0,19%)), hutan (-223,90 ha (-4,29%)), semak belukar (-629,10 ha (-1,21%)), sawah irigasi (-679,50 ha (-1,30%)), sawah tadah hujan (-515,70 ha (-0,99%)) dan tegalan (-17.287,20 ha (-33,19%)) cenderung berkurang. Ditahun 2003 - 2014 yakni yang mengalami perubahan besar adalah perkebunan (918,90 ha (1,76%)), kemudian pemukiman (569,70 ha (1,09%)), lahan kosong (36,00 ha (0,07%)), semak belukar (91,80 ha (0,18%)), dan sawah tadah hujan (502,20 ha (0,96%)), sedangkan yang berkurang danau (-6,30 ha (-0,01%)), hutan (-0,60 ha (0,00%)), sawah irigasi (-540,00 ha (-1,04%)), dan tegalan (-1.571,70 ha (-3,02%)). Hasil prediksi ini diperoleh dengan tingkat akurasi sebesar 89,45%. Hasil analisis penggunaan menunjukkan luas perkebunan khususnya pada wilayah kabupaten bangli sangat tinggi, akan tetapi meningkatnya pengembangan sarana penunjang pariwisata yang sangat pesat mempengaruhi luas penggunaan lahan, kemudian areal pemukiman mengalami peningkatan luas yang cukup tinggi, khususnya diwilayah kecamatan kintamani.
Analisis Perhitungan Waktu Siklus, Waktu Normal Dan Waktu Baku Dengan Menggunakan Metode Jam Henti Normal Di Teras Rumah Barbershop Ni Putu Decy Arwini; Yeremiaz Elson Ate; Made Winda
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.478

Abstract

Teras Rumah Barbershop merupakan salah satu penyedia jasa bisnis pangkas rambut terbaik di Denpasar Bali, meskipun baru berdiri pada tahun 2020. Dalam kondisi persaingan yang ketat, hal utama yang harus diprioritaskan oleh Teras Rumah Barbershop adalah perhitungan waktu siklus, waktu normal dan waktu baku yang dapat memberikan kepuasan kepada konsumen. Studi terhadap waktu dapat menunjukkan ukuran kerja, yang melibatkan teknik dalam penetapan waktu baku yang diijinkan untuk melakukan tugas yang telah diberikan berdasarkan ukuran suatu metode kerja dengan memperhatikan faktor kelelahan, pekerja, dan kelambatan yang tidak dapat dihindarkan. Waktu siklus, waktu normal, dan waktu baku adalah tiga konsep penting dalam pengukuran waktu kerja. Di Teras Rumah Barbershop, waktu pelayanan memiliki pengaruh yang besar bagi kepuasan pelanggan. Setiap pelanggan memiliki model rambut yang berbeda sesuai dengan keinginan pribadi berdasarkan beberapa faktor misalnya bentuk wajah, jenis rambut, pekerjaan dan lain sebagainya. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan peneliti tentang waktu siklus, waktu normal dan waktu baku dalam mencukur rambut di teras rumah barbershop dengan menggunakan jam henti. Di Teras Rumah Barbershop ini menentukan waktu kelonggaran sebesar 10% sehingga melalui rumus yang telah ditentukan diperoleh nilai waktu siklus sebesar 56,73 menit, waktu normal sebesar 58,75 menit dan waktu baku sebesar 59,76 menit. 
Konsep Rumah Tumbuh Ideal Pada Lahan Sempit Di Bali I Made Juniastra; I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.479

Abstract

Kondisi kepadatan penduduk di bali saat ini sangat tinggi, mencapai sekitar 793-798 jiwa/km2 pada tahun 2024-2025. Menjadikannya salah satu wilayah terpadat di indonesia. Pertumbuhan pesat ini disebabkan oleh urbanisasi dan pertumbuhan pariwisata dengan tingkat konsentrasi di kota-kota di Bali. Kepadatan penduduk yang tinggi tersebut secara signifikan menurunkan kemampuan masyarakat untuk memiliki rumah yang layak huni akibat keterbatasan lahan karena melonjaknya harga properti. Kebutuhan lahan yang melampaui ketersediaan lahan memicu kompetisi tinggi, memaksa masyarakat beradaptasi dengan hunian padat atau tidak layak secara fasilitas lingkungan. Masyarakat bali yang sebelumnya mempunyai ciri khas hunian dengan arsitektur tradisional bali dimana rumah dengan bangunan yang terpisah-pisah dengan adanya natah (open space) ditengah dan sanggah di hulu menjadi sangat sulit untuk diwujudkan. Kenaikan harga tanah di bali rata-rata 7-15% per-tahun dan dengan biaya pembangunan yang terus naik setiap tahun semakin sulit dijangkau oleh masyarakat umum yang berpenghasilan upah minimum regional. Oleh karena itu solusi rumah tumbuh mutlak menjadi solusi masa depan. Hunian tumbuh adalah konsep hunian fleksibel yang dibangun bertahap sesuai kebutuhan dan anggaran yang memungkinkan penambahan ruang ke arah vertikal atau horizontal tanpa merombak total struktur dasar.
Monitoring Chiller Makeup Water Tank Di Mall Terintegrasi Teknologi Komunikasi Berbasis IOT I Gde Nyoman Sangka; IK. Darminta; Fairuzsyah Raisan FA; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; IG. Ketut Sri Budarsa; IG. Suputra Widharma
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.480

Abstract

Sistem monitoring level air berbasis Internet of Things (IoT) terintegrasikan dengan teknologi komunikasi dirancang untuk memantau tinggi air pada Chiller Makeup Water Tank di Mall. Sistem ini menggunakan sensor ultrasonik JSN-SR04T yang terhubung dengan mikrokontroler ESP32 untuk mengamati tinggi air setiap 10 menit, kemudian mengirimkan data memanfaatkan teknologi komunikasi secara otomatis ke Google Sheets dan telegram user. Selain itu, data juga dikirim ke Arduino Cloud setiap 1 menit untuk visualisasi langsung melalui dashboard. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu menjaga kapasitas air tangki dalam rentang aman sebesar 57–89% dari total kapasitas (62,5 m³), dengan rata-rata harian sebesar 73,14% atau 46,03 m³. Sistem mengirimkan notifikasi ke telegram otomatis setiap 2 menit saat level air turun di bawah ambang batas 50% kapasitas, memungkinkan respons cepat terhadap potensi anomali. Koefisien korelasi hasil kalibrasi sensor mencapai 0,989 yang menandakan akurasi tinggi dalam pengukuran. Sistem ini terbukti efektif dalam memberikan visibilitas real-time, mendeteksi fluktuasi dan anomali operasional, serta mendukung efisiensi tenaga kerja dan konservasi air dalam sistem pendinginan mall. Diharapkan sistem ini dapat diimplementasikan secara luas di berbagai infrastruktur yang membutuhkan pemantauan air otomatis dan responsif.
Integrasi Teknologi Komunikasi Dalam Monitoring Areal Parkir Di Mall Berbasis Artificial Intelligence IG Suputra Widharma
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 9 No. 1 (2026): JURNAL ILMIAH VASTUWIDYA VOL 9 NO 1
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/vastuwidya.v9i1.481

Abstract

Sistem monitoring areal parkir di mall ini berbasis artificial intelligence dan terintegrasi teknologi komunikasi untuk memantau jumlah kendaraan dan ketersediaan areal parkir di Mall. Penelitian ini menggunakan tensorflow lite dan Convolutional Neural Network sebagai metode pendeteksian objek dan teknologi komunikasi untuk mengirimkan pesan. Cara kerja teknologi ini dalam mengambil keputusan yaitu menganalisis dan menggunakan data yang sudah ada dalam sistem. Sistem terdiri atas hardware dan software, dimana hardware terdiri dari kamera webcam sebagai input, Raspberry Pi 4B, Monitor, dan Smartphone serta output berupa hasil deteksi gambar. Sedangkan untuk software menggunakan kodular dan aplikasi pemrograman python. Hasil pengujian menunjukkan model lebih baik performanya dalam menanggapi training data dan menurun performanya dalam menanggapi data baru dari validation loss. Model dengan 2000 data gambar mengalami overfitting. Selisih antara training loss dan validation loss sekitar 0,1. Selanjutnya proses evaluasi terhadap model tersebut menggunakan test data. Average precision dari model yang dihasilkan oleh dataset gambar tersebut sebesar 0.855. Itu berarti kemampuan model dalam mendeteksi objek dalam test data memiliki tingkat kepresisian sebesar 85,26%. Hal ini sangat penting untuk kenyamanan dan rasa aman bagi pengguna jasa parkir, karena tidak lagi membutuhkan banyak waktu mencari lokasi parkir dan dapat dilihat melalui monitor yang telah disiapkan.