cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Literatur Riview: Peran Kepemimpinan Terhadap Mutu Pelayanan Kesehatan Di Fasilitas Kesehatan Salsabila; Afri; Dwiyana; Yoreina, Elsa; Wasiyem
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.293

Abstract

Kemampuan seorang pemimpin untuk memotivasi orang lain agar berusaha keras mencapai tujuan dan sasaran dikenal sebagai kepemimpinan. Tinggi rendahnya kualitas layanan kesehatan yang ditawarkan oleh fasilitas kesehatan dasar dijelaskan oleh sejumlah elemen, menurut berbagai gagasan mengenai kualitas layanan kesehatan. Penyedia layanan kesehatan, elemen organisasi dan kepemimpinan, serta faktor lingkungan (internal dan eksternal) adalah beberapa dari variabel tersebut. Metodologi penelitian studi ini mengkaji peran kepemimpinan dalam manajemen layanan rumah sakit menggunakan pendekatan tinjauan pustaka yang ditemukan di Google Scholar. Data penelitian berasal dari tahun 2019–2024 dan memenuhi kriteria inklusi dengan dipublikasikan dalam publikasi yang sepenuhnya dapat diakses (teks lengkap) dalam bahasa Indonesia. Sebanyak 15.500 makalah Google Scholar (n 15.500) yang sesuai dengan kata kunci ditemukan dengan mencari "peran kepemimpinan dalam manajemen layanan kesehatan" di Google Scholar. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah cross-sectional, deskriptif kualitatif, deskriptif kuantitatif, dan kasus kontrol. Literatur dipublikasikan dalam bahasa Indonesia antara tahun 2019 dan 2024. Sebanyak 488 artikel (n488) ditemukan dengan menyaring hasil pencarian literatur berdasarkan kata kunci dan relevansi judul dengan isu. Berdasarkan temuan studi tersebut di atas, dapat dikatakan bahwa kepemimpinan memainkan peran utama dalam menentukan seberapa baik manajemen rumah sakit bekerja, yang penting untuk meningkatkan kinerja staf medis dokter dan perawat, yang merupakan mayoritas sumber daya manusia di institusi tersebut.
Efektivitas Pemberian Permen Jahe Terhadap Penurunan Mual Muntah Pada Ibu Hamil Trimester I Dipuskesmas Bahu Nelawati; Puji , Endang; Jeaneth , Helmi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.299

Abstract

Pendahuluan : Mual muntah yang terjadi di awal kehamilan pada trimester 1 adalah kondisi normal yang timbul sebagai respon fisiologis akibat peningkatan kadar hormon selama masa kehamilan yaitu Human Chorionic Gonadotropin (HCG) yang dihasilkan oleh plasenta selama kehamilan. Kasus mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama tercatat cukup tinggi di Puskesmas Bahu. Tujuan : Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis efek konsumsi permen jahe terhadap tingkat frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama di wilayah kerja Puskesmas Bahu, Kota Manado. Metode : Penelitian ini menggunakan metode quasi-eksperimen dengan desain control group pre-post test. Sampel terdiri dari 40 ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Bahu, dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan dengan uji paired t-test, independent t-test, dan ANCOVA pada α < 5%. Hasil : Penelitian menunjukkan perbedaan rata-rata frekuensi mual muntah antara kelompok intervensi dan kontrol sebesar 1,29 dengan p-value = 0,019 (p≤0,05). Ini menunjukkan bahwa permen jahe berpengaruh terhadap penurunan frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester pertama di Puskesmas Bahu. Kesimpulan : Mengonsumsi permen jahe dapat menjadi salah satu pendekatan non-farmakologis untuk mengurangi frekuensi mual dan muntah pada ibu hamil trimester pertama.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu Itqan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung Sundari, Desi; Januardi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.300

Abstract

Dapartemen Kesehatan RI 2018 melaporkan bahwa 0,4 juta (16%) balita di Indonesia mengalami gangguan perkembangan baik perkembangan motorik halus, gangguan pendengaran, kecerdasan kurang, dan keterlambatan bicara. Dari beberapa gangguan perkembangan anak, angka ganguan bicara dan bahasa pada anak Indonesia masih tinggi yaitu 2,3% - 24,6% dan prevelensi keterlambatan bicara dan bahasa pada anak usia prasekolah 5-10%. Dinkes Provinsi Jawa Barat terdapat 1-3% anak mengalami keterlambatan perkembangan bahasa. Mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu Itqan Kecamtan Cimenyan Kabupaten Bandung.Desain penelitian ini menggunakan deskriptip kuantitatif dengan menggunakan populasi dan sampel seluruh anak dan orang tua sebanyak 76 responden dan menggunakan teknik sampel jenuh. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner pola asuh orang tua (Buri, 1991) dan perkembangan bahasa menggunakan kuesioner sebanyak 25 pertanyaan. Secara umum diperoleh pada anak usia prasekolah di Paudqu Itqan Kecamtan Cimeyan Kabupaten Bandung Pola Asuh Orang Tua memiliki kategori pola asuh demokratis 22 responden (58%) dan Distribusi Frekuaensi Perkembangan Bahasa Anak Usia dengan keterangan berkembang sesuai harapan 16 responden (42%). dari penelitian ini menunjukan nilai nilai p-value sebesar 0,026 < taraf signifikasi (0,05) yang artinya Ho ditolak Ha diterima. Kesimpulan Terdapat Hubungan Antara Pola Asuh Demokratis, Otoriter Dan Permisif Dengan Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia Prasekolah Di Paudqu ItQan Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung.
Analisis Perencanaan Obat Antihipertensi Di Apotek X Berdasarkan Metode Konsumsi Dengan Analisis ABC Edi, Asep; Astri; Risda
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.301

Abstract

Pengelolaan obat menyangkut enam unsur salah satunya perencanaan. Perencanaan adalah suatu bentuk kegiatan penentuan jumlah dan periode pengadaan. Pengelolaan perencanaan obat dapat dilakukan dengan metode metode ABC dan metode konsumsi. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui persentase obat antihipertensi berdasarkan jumlah item dan investasinya dengan menggunakan metode analisis ABC dan untuk mengetahui obat antihipertensi fast moving yang harus dilakukan perencanaan untuk periode berikutnya berdasarkan metode konsumsi. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode retrospektif dengan mengambil data kuantitatif berupa penggunaan obat antihipertensi selama bulan Januari – Maret tahun 2024. Hasil dari penelitian pada analisis ABC selama 3 bulan terdapat 56 item obat dengan penyerapan dana Rp 82.146.600. Jumlah obat kelompok A sebanyak 12 item (21%) dengan investasi Rp 56.807.800 (69%), kelompok B sebanyak 13 item (23%) dengan investasi Rp 16.332.900 (20%), kelompok C sebanyak 31 item (55%) dengan investasi Rp 9.005.900 (11%). Hasil pada perhitungan metode konsumsi, terdapat 12 item obat antihipertensi fast moving yang harus dilakukan perencanaan kembali pada periode selanjurnya, yaitu: amlodipine 5 mg, amlodipine 10 mg, candesartan 8 mg, candesartan 16 mg, bisoprolol 5 mg, bisoprolol 2,5 mg, ramipril 5 mg, furosemide 40 mg, captopril 12,5 mg, zevask 5 mg, propranolol 40 mg, propranolol 10 mg.
Pengadaan Dan Pengeluaran Obat Tradisional Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung Eva; Tantri; Cantika
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.303

Abstract

Pengadaan merupakan kegiatan yang dimaksud untuk merealisasikan perencanaan kebutuhan. Tahap pengadaan merupakan tahapan yang penting karena faktor pengadaan obat yang tidak tepat, belum efektif dan kurang efisien dapat berakibat kepada tidak terpenuhinya kebutuhan obat-obat. Obat Tradisional adalah bahan atau ramuan bahan yang berupa bahan tumbuhan, bahan hewan, bahan mineral, sediaan galenik atau campruran dari bahan-bahan tersebut, yang secara tradisional telah digunakan sebagai pengobatan berdasarkan pengalaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengadaan dan pengeluaran obat tradisional di Apotek K24 Kiaraconcong. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yang menggambarkan pengadaan dan pengeluaran obat tradisional di Apotek K24 Kiaracondong Bandung. Teknik pengambilan data yang dilakukan dengan cara observasi menggunakan alat checklist observasi dan wawancara menggunakan alat pedoman wawancara kepada Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pengadaan di apotek k24 kiaracondong sudah sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) Apotek K24 Kiaracondong. Pengeluaran tertinggi obat tradisional yaitu sediaan tolak angin sedangkan pengeluaran terkecil obat tradisional yang ada pada Apotek K24 Kiaracondong adalah entrostop herbal.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita 6-59 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Mooat Kabupaten Bolaang Mongondow Timur Sulawesi Utara Wida , Irne; Zainar; Devinsia , Debora
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.304

Abstract

Background : Stunting is described as a growth disorder that causes the failure to reach growth potential, leading to suboptimal health and nutrition status. This nutritional condition, known as stunting, is defined as stunted growth (short stature) based on anthropometric measurements, specifically Length for Age (L/A) or Height for Age (H/A). Objective : To determine the factors associated with the occurrence of stunting in children aged 6-59 months in the Mooat Health Center area. Method : This study uses a case-control design. The sampling technique used is total sampling, with 34 stunted children as cases and 34 non-stunted children as controls, resulting in a 1:1 case-to-control ratio. Results : The chi-square test for Maternal Knowledge obtained a p-value of 0.003, indicating that Maternal Knowledge is a factor associated with stunting, with an Odds Ratio (OR) of 0.223 (95% CI 0.080-0.624). This means that children with mothers who have low knowledge are 0.223 times less likely to experience stunting. The chi-square test for Exclusive Breastfeeding obtained a p-value of 0.001, indicating that Exclusive Breastfeeding is a factor associated with stunting, with an OR of 0.190 (95% CI 0.067-0.545). This means that children who are not exclusively breastfed are 0.190 times more likely to experience stunting. The chi-square test for Birth Weight obtained a p-value of 0.000, indicating that Birth Weight is a factor associated with stunting. The OR value of 53.308 (95% CI 6.487-438.049) means that children with a birth weight of <2500 grams are 53.308 times more likely to experience stunting Conclusion: The factors of Maternal Knowledge with a p-value of 0.003, Exclusive Breastfeeding with a p-value of 0.001, and Birth Weight with a p-value of 0.000, conclude that these factors have a significant relationship with the occurrence of stunting in the Mooat Health Center working area.
Narrative review: Peran Dukungan Sosial Perawat Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Subjektif Anak Penyandang Talasemia Mayor Diah , Vidya; Ai; Nina
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.305

Abstract

Talasemia adalah penyakit genetik yang membutuhkan perawatan seumur hidup, memengaruhi kondisi fisik, emosional, dan sosial. Penurunan kesejahteraan subjektif sering terjadi pada penyandang talasemia mayor akibat tantangan kesehatan yang dihadapi. Tinjauan literatur ini bertujuan mengetahui pengaruh dukungan sosial dalam meningkatkan kesejahteraan subjektif. Digunakan metode narrative review untuk menganalisis literatur dengan data diperoleh dari Scopus, PubMed, dan Google Scholar, ditentukan batasan tahun 2014-2024. Hasil berdasarkan 5 artikel menunjukkan bahwa dukungan sosial meningkatkan kepuasan hidup, menurunkan afek negatif, dan mendorong perilaku sehat. Pendekatan holistik oleh perawat yang mencakup dukungan emosional dan edukasi juga terbukti efektif. Selain itu, dukungan keluarga membantu anak mengatasi tekanan emosional dan sosial, serta meningkatkan performa mereka di sekolah. Disimpulkan bahwa dukungan sosial yang diberikan secara adekuat mampu meningkatkan kesejahteraan subjektif. Thalassemia is a genetic disease that requires lifelong treatment, affecting physical, emotional, and social well-being. A decline in subjective well-being is often observed among individuals with major thalassemia due to the health challenges they face. This literature review aims to examine the impact of social support on improving subjective well-being. A narrative review method was used to analyze literature, with data sourced from Scopus, PubMed, and Google Scholar, limited to publications from 2014 to 2024. Results from five articles indicate that social support enhances life satisfaction, reduces negative affect, and promotes healthy behaviors. A holistic approach by nurses, including emotional support and education, has also proven effective. Additionally, family support helps children cope with emotional and social pressures and improves their academic performance. It is concluded that adequate social support significantly enhances subjective well-being.
Literature Review: Pengaruh Pendidikan Mitigasi Bencana Terhadap Kesiapsiagaan Masyarakat Dera, Moch
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.306

Abstract

Abstrak Indonesia memiliki risiko bencana yang tinggi akibat letak geografisnya yang berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama. Minimnya kesiapsiagaan masyarakat seringkali memperburuk dampak bencana seperti gempa bumi, banjir, tanah longsor, dan tsunami. Penelitian ini bertujuan untuk mengulas efektivitas edukasi mitigasi bencana dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dari sepuluh jurnal ilmiah yang relevan. Hasil menunjukkan bahwa edukasi mitigasi bencana secara signifikan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana. Misalnya, pelatihan mitigasi gempa bumi meningkatkan kesiapsiagaan siswa dari skor 17,36 menjadi 56,20, dan edukasi banjir berhasil meningkatkan kesiapsiagaan dari kategori “Hampir Siap” menjadi “Sangat Siap”. Namun, hambatan seperti kurangnya regulasi dan keterlibatan organisasi eksternal masih menjadi tantangan. Kesimpulannya, edukasi mitigasi bencana efektif dalam meningkatkan kesiapsiagaan, namun memerlukan dukungan regulasi dan pelibatan berbagai pihak. Kata Kunci: Bencana, Gempa Bumi, Kesiapsiagaan, Mitigasi Bencana, Review Literatur. Abstract Indonesia faces high disaster risks due to its geographic position at the convergence of three major tectonic plates. Frequent natural disasters such as earthquakes, floods, landslides, and tsunamis emphasize the need for community preparedness. This study aims to evaluate the effectiveness of disaster mitigation education in enhancing preparedness. The method used is a literature review of ten relevant scientific journals. The results indicate that disaster mitigation education significantly improves knowledge, attitudes, and skills. For example, earthquake mitigation training increased student preparedness scores from 17.36 to 56.20, and flood education elevated preparedness from the “Almost Ready” category to “Very Ready.” However, challenges such as insufficient regulations and external organizational involvement persist. In conclusion, disaster mitigation education effectively enhances preparedness but requires regulatory support and broader stakeholder engagement. Keywords: Education, Disaster Mitigation, Preparedness, Earthquake, Flood. Keywords: Disaster, Earthquake, Preparedness, Disaster Mitigation,Literatur Review.
Pengetahuan Siswa Kelas XII Mengenai Generasi Berencana Di SMA Negeri 25 Kota Bandung Ero; Salsabila
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.307

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh meningkatnya perilaku beresiko pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui gambaran pengetahuan siswa kelas XII mengenai Generasi Berencana di SMA Negeri 25 Bandung. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan 422 populasi dan 206 sampel menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner sebanyak 25 pertanyaan, hasil uji validitas nilai r 0,464 – 0,813 dan reliabilitas cronbach’s alpha 0,902. Hasil penelitian secara umum kategori kurang 55%. Per subvariabel tentang definisi Generasi Berencana kategori kurang 55%, ciri-ciri remaja Generasi Berencana kategori kurang 56%, program Generasi Berencana kategori kurang 54%, tujuan program Generasi Berencana kategori kurang 54%, substansi program Generasi Berencana kategori kurang 55%, maka disarankan kepada Kepala SMA Negeri 25 Bandung dan Pembina PIK-R SMILE mengembangkan program kerja secara teratur seperti pemberian materi setiap seminggu sekali tentang Generasi Berencana untuk memberikan informasi kepada remaja mengenai perencanaan kehidupan yang matang. This study is motivated by the increase in risky behavior in teenagers. The aim of the study was to determine the description of class XII students' knowledge regarding the Planning Generation at SMA Negeri 25 Bandung. This type of study is descriptive with 422 populations and 206 samples using simple random sampling techniques. The study instrument used a questionnaire with 25 questions, the validity test results had an r value of 0.464 – 0.813 and Cronbach's alpha reliability was 0.902. The general study results are in the less than 55% category. Per sub-variables regarding the definition of the Planning Generation in the less than 55% category, the characteristics of the Planned Generation youth in the less than 56% category, the Generation Planning program in the less than 54% category, the objectives of the Planning Generation program in the less than 54% category, the substance of the Planned Generation program in the less than 55% category, it is recommended to the Principal of SMA Negeri 25 Bandung and the PIK-R SMILE Trustees to develop regular work programs such as providing material once a week about the Planning Generation to provide information to teenagers regarding mature life planning.
Tingkat Kecemasan Dan Stres Perpisahan Dengan Orang Tua Pada Santri Kelas VII Di Pondok Pesantren Salsabiila Zainia Cidaun Cianjur Rina; Indra
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.308

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi dengan kasus masalah kesehatan mental pada remaja di Indonesia seperti kecemasan pada tahun 2019 sebanyak 18.373 jiwa dan stres 22.195 jiwa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan dan stres perpisahan dengan orang tua pada santri kelas VII di Pondok Pesantren Salsabiila Zainia Cidaun. Kecemasan adalah rasa takut yang tidak jelas, isolasi, ketakutan, dan ketidaknyamanan dengan respon yang terkadang tidak diketahui. Stres merupakan respon tubuh yang tidak spesifik terhadap setiap kebutuhan tubuh yang terganggu, berdampak secara total pada individu yaitu terhadap fisik, psikologis, intelektual, sosial dan spiritual. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif. Sampel penelitian sebanyak 99 responden dengan menggunakan teknik total sampling. Instrument penelitian menggunakan kuesioner DASS. Kesimpulan penelitian diketahui bahwa santri yang mengalami kecemasan paling banyak yaitu tingkat kecemasan sedang sebanyak 34 responden (34,34%). Sedangkan santri yang mengalami stres paling banyak yaitu tingkat stres ringan sebanyak 33 responden (33,33%). Saran untuk pengurus pesantren selalu menjalin kedekatan, care, dan selalu berinteraksi dengan santri sehingga bisa mengurangi kecemasan santri. Saran untuk stres agar tanggap serta mampu mengatasi permasalahan yang sedang dialami santri agar mereka bisa menjalankan tanggung jawabnya, mengikut proses belajar dengan baik, dan mengikuti kegiatan lainnya sehingga menjadikan mereka seorang santri secara utuh.   This study is motivated by cases of mental health problems in adolescents in Indonesia such as anxiety in 2019 as many as 18,373 people and stress 22,195 people. The study aims to determine the level of anxiety and stress of separation from parents in seventh grade students at Salsabiila Zainia Cidaun Islamic Boarding School. Anxiety is a vague sense of fear, isolation, fear, and discomfort with sometimes unknown responses. Stress is a non-specific response of the body to any disturbed body needs, having a total impact on the individual, namely on physical, psychological, intellectual, social and spiritual. The research design is quantitative descriptive. The research sample was 99 respondents using the total sampling technique. The research instrument used the DASS questionnaire. The conclusion of the study found that students who experienced the most anxiety were moderate anxiety levels as many as 34 respondents (34.34%). While students who experience the most stress are mild stress levels as many as 33 respondents (33.33%). Suggestions for pesantren administrators always establish closeness, caring, and always interact with students so that they can reduce student anxiety. Suggestions for stress to be responsive and able to overcome the problems being experienced by students so that they can carry out their responsibilities, follow the learning process well, and participate in other activities so that they become a complete student.