cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Hubungan Dukungan Suami Dan Pengetahuan WUS Tentang KB Dengan Keikutsertaan WUS Ber KB Di Puskesmas Cigadung Tahun 2023 Wahyuni, Dhini
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.277

Abstract

Latar Belakang : Kepadatan penduduk diakibatkan persebarannya yang tidak merata berdampak pada tingginya unmetneed KB dari strategi BKKBN tahun 2020-2024 ditargetkan menjadi 7,4%. Sedangkan di Puseksmas Cigadung tahun 2022 adalah sebesar 11,9%. Tujuan penelitian : Untuk mengetahui hubungan dukungan suami dan pengetahuan dengan Kesertaan WUS Ber KB di Puseksmas Cigadung Tahun 2023. Metode Penelitian : Menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 787 responden dengan teknik pengambilan sampel Cluster random sampling sebanyak 89 responden. Instrumen berupa kuesioner Analisa data berupa univariat dan bivariat dengan uji Chi Square dan fisher. Hasil penelitian : Diketahui kesertaan ber KB yaitu 69,7 %, suami tidak mendukung ber KB sebesar 47,2 % dan pengetahuan kurang sebanyak 15,7 %. Sedangkan analisis bivariat hubungan antara dukungan suami dengan kesertaan ber KB dengan hasil p value 0,000 dan hubungan antara pengetahuan dengan kesertaan ber KB adalah dengan hasil p value 0,001.
Kajian Literatur : Uji Aktivitas Antibakteri Beberapa Ekstrak Terhadap Propioni-bacterium Acnes Penyebab Jerawat Wijanti, Tantriska; Hidayat, Dadang Syaeful; Melinda, Citra
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.278

Abstract

ABSTRAK Jerawat merupakan kondisi abnormal akibat kelebihan produksi kelenjar minyak di kulit yang menyumbat saluran folikel rambut dan pori-pori kulit. Faktor yang menjadi pemicu jerawat timbul karena adanya sumbatan pori-pori kulit oleh sebum yang berubah menjadi padat. Adapun spesies bakteri yang dapat menyebabkan jerawat adalah Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, dan Staphylococcus aureus. Propionibacterium acnes adalah bakteri anaerob gram positif yang merupakan bakteri paling dominan pada lesi jerawat. Pengobatan jerawat di klinik kulit biasanya menggunakan antibiotik yang dapat menghambat inflamasi dan membunuh bakteri, contohnya tetrasiklin, eritromisin dan doksisiklin. Penggunaan antibiotik terhadap Propionibacterium acnes banyak mengalami resisten di berbagai negara. Kondisi tersebut mendorong para peneliti untuk menguji aktivitas antibakteri beberapa simplisia terhadap Propionibacterium acnes guna mengurangi efek samping dari antibiotik.Penelitian ini dilakukan dengan metode studi literature yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan pada penelitian ini menggunakan data sekunder yang diperoleh bukan dari pengamatan langsung. Ekstrak simplisia yang paling efektif sebagai antibakteri terhadap Propionibacterium acnes adalah ekstrak simplisia rimpang lengkuas merah, karena ekstrak tersebut menghasilkan daya hambat lebih besar daripada ekstrak yang lain yaitu 31,5mm dengan konsentrasi ekstrak hanya 20%. Kata kunci: Ekstrak, Antibakteri, Propionibacterium acnes ABSTRACT Acne is a skin ailment characterized by an overabundance of oil glands in the skin, which clog hair follicle channels and pores. The blocking of skin pores by sebum, which solidifies, is the factor that causes acne. Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis, and Staphylococcus aureus are microorganisms that can cause acne. Propionibacterium acnes is the most common gram-positive anaerobic bacteria found in acne lesions. Antibiotics such as tetracycline, erythromycin, and doxycycline are commonly used in skin clinics to treat acne. Antibiotics used to treat Propionibacterium acnes are becoming increasingly resistant in several countries. In order to reduce the negative effects of antibiotics, the researchers tested the antibacterial effectiveness of various simplicia against Propionibacterium acnes. The descriptive literature study method was used in this investigation. The data in this study was derived from secondary sources rather than firsthand observation. The red galangal rhizome simplicia extract was the most efficient antibacterial against Propionibacterium acnes because it produced a stronger inhibitory power than the other simplicia extracts, namely 31.5 mm with an extract concentration of just 20%. Keywords: Extract, Antibacterial, Propionibacterium acnes
Uji Efek Diuretik Rebusan Daun Teh Hitam (Camellia Sinensis L) Terhadap Mencit (Mus Musculus) Dengan Furosemid Sebagai Pembanding Edi , Asep; Ayu , Dinda; Isna , Afiyfah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.279

Abstract

ABSTRAK Teh hitam memiliki potensi untuk dijadikan sebagai alternatif obat diuretik alami sehingga penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek diuretik dari rebusan daun teh hitam (Camellia Sinensis L.) pada mencit jantan, menentukan dosis optimal yang memberikan efek diuretik, dan membandingkan efek diuretik teh hitam dengan furosemid. Penelitian ini menggunakan metode ekperimental murni dengan subjek penelitian adalah mencit jantan yang dibadi menjdi lima kelompok : kontrol negatif (PGA 2%), kontrol positif (Furosemid), dan kelompok perlakuan dengan dosis teh hitam 3 gram, 6 gram, dan 9 gram. Data dianalisis menggunakan uji Anova One Way untuk melihat perbedaan signifikan anatara kelompok. Hasil penelitian menunjukan bahwa rebusan daun teh hitam dengan dosis 6 gram menghasilkan volume urin pada mencit jantan yang hampir setara dengan furosemid dengan rata-rata volume 0,574 mL dan nilai p = 0,063. Dosis 3 gram dan 9 gram menghasilkan volume urin yang lebih rendah dibandingkan furosemid. Rebusan daun teh hitam terbukti memiliki efek yang signifikan pada mencit jantan, dengan dosis hampir optimal 6 gram.
Motivasi Pasien Gagal Jantung Dalam Melakukan Kontrol Pengobatan Di RSAU Dr. M. Salamun Kota Bandung Herawati, Tuti; Lestari, Fefy Hartati
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.280

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi karena di RSAU dr. M. Salamun terdapat kasus pada pasien gagal jantung yang sering mengalami kekambuhan karena tidak melakukan kontrol sehingga membuat pasien harus rehospitalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi pasien gagal jantung dalam melakukan kontrol pengobatan. Motivasi adalah suatu kondisi yang mendorong untuk dapat mencapai sebuah tujuan sedangkan gagal jantung merupakan keadaan tidak adekuatnya jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh. Metode penelitian ini deskriftif kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel quota sampling pada 127 responden. Kuesioner yang digunakan adalah exercise motivation index dengan hasil uji validitas 0.761>0.444 dan hasil uji reliabilitas dengan cronbach’ alpha 0,932>0,600. Hasil penelitian yang di dapat dari motivasi pasien gagal jantung dalam melakukan kontrol pengobatan secara umum dikategorikan sedang sebanyak 73 responden (57%), secara instrinsik bermotivasi sedang 63 responden (50%) dan secara ektstrinsik bermotivasi rendah sebanyak 86 responden (66%) dari total 127 responden. Gambaran motivasi pasien gagal jantung dalam melakukan kontrol pengobatan di RSAU dr. M. Salamun dapat disimpulkan mayoritas memiliki motivasi sedang dengan persentase 57%. Disarankan terhadap tenaga kesehatan di ruang poli RSAU dr. M. Salamun untuk terus mendorong pasien gagal jantung dalam melakukan kontrol pengobatan secara rutin dengan melakukan promosi kesehatan guna meningkatkan motivasi intrinsik dan ekstrinsik untuk dapat mencapai kesembuhan yang optimal.
Motivasi Kader Posyandu Dalam Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Anak Di Wilayah Kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang Haryanto, Ero; Oktapiani, Nenden
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.281

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kegiatan kader posyandu di puskesmas cikole. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui motivasi kader posyandu dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang. Motivasi yaitu merupakan kekuatan yang mendorong seseorang melakukan sesuatu, motivasi terdiri dari motivasi internal dan motivasi eksternal. Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif, dengan populasi berjumlah 88 orang, dan sampel 72 orang dengan menggunakan teknik random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian adalah kuisioner. Uji validitas motivasi diperoleh nilai r tabel terendah (0,523) dan r tabel tertinggi (0,949) lebih besar dari pada nilai r hitung yaitu (0,497). Dan hasil reliabilitas nilai Cronbach’s Alpha adalah (0,946). Hasil penelitian secara umum diperoleh dengan hasil motivasi 61 responden (85%) termasuk kategori tinggi dan 11 responden (15%) termasuk kategori rendah. Motivasi internal dan eksternal yaitu 65 responden (90%) kategori tinggi dan 7 responden (10%) kategori rendah. Kesimpulan Motivasi kader Posyandu Di Wilayah Kerja Puskesmas Cikole Desa Cibogo Kecamatan Lembang yaitu memilki motivasi yang tinggi. Saran yang ditujukan yaitu kepada pihak posyandu agar kegiatan posyandu dan pelaksanaan pelayanan posyandu dapat ditingkatkan dan di pertahankan supaya kualitas kesehatan masyarakat lebih baik dan terjaga.
Pengaruh Pemberian Rebusan Daun Katuk Terhadap Produksi ASI Pada Ibu Postpartum Di Puskesmas Kombos Kota Manado Hindun; Pricilia , Desiska; Hestiyanti
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.283

Abstract

Pendahulaun : Memberikan ASI eksklusif selama enam bulan pertama dan melanjutkan hingga dua tahun direkomendasikan untuk mengurangi angka kesakitan dan kematian bayi. Meningkatkan produksi ASI dapat dilakukan dengan meningkatkan konsumsi sayuran hijau seperti daun katuk yang mengandung polifenol, steroid, dan komponen kimia berlemak yang merangsang produksi ASI. Tujuan : untuk Mengevaluasi pengaruh pemberian rebusan daun katuk terhadap produksi ASI pada ibu pasca persalinan di Puskesmas Kombos, Kota Manado. Metode : Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-experiment), penelitian ini menerapkan metode pretest-posttest satu kelompok dengan total sampel 24 responden, yang dipilih melalui exhaustive sampling. Kriteria inklusi melibatkan ibu post partum dengan rentang waktu 3-14 hari pasca persalinan. Hasil : Analisis menggunakan Uji Paired T-Test menunjukkan peningkatan signifikan produksi ASI setelah pemberian rebusan daun katuk pada semua responden (100%). Nilai P-value yang diperoleh sebesar 0,000, lebih kecil dari tingkat signifikansi α = 0,05, sehingga menolak hipotesis nol (Ho) dan menerima hipotesis alternatif (Ha). Ini menunjukkan bahwa rebusan daun katuk memiliki pengaruh yang signifikan terhadap produksi ASI pada ibu pasca persalinan di Puskesmas Kombos, Manado pada tahun 2023. Kesimpulan : Dari penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan rebusan daun katuk dapat menjadi bagian dari program Kementerian Kesehatan dalam mendorong praktik pemberian ASI eksklusif serta dalam upaya menurunkan angka stunting. Ibu menyusui dapat dianjurkan untuk mengonsumsi rebusan daun katuk selama 7-14 hari, dengan dosis 400 ml pada pagi dan malam hari, untuk meningkatkan produksi ASI dan memenuhi kebutuhan nutrisi bayi melalui ASI.
Efektivitas Metode Ceramah Dengan Metode Peer Education Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang KRR Kristina; Ruslinawat; Yenny
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.284

Abstract

Masa remaja merupakan keadaan dimana individu akan mengalami kematangan dan pertumbuhan organ-organ reproduksi dan psikologis atau yang dikenal dengan masa pubertas. Pertumbuhan organ-organ reproduksi dan psikologis ini akan menimbulkan efek negative jika tidak disertai dengan ilmu pengetahuan yang tepat dan sesuai. Efek negative tersebut diantaranya perilaku seks bebas yang berakhir dengan kejadian PMS (Penyakit Menular Seksual) dan HIV/AIDS, kehamilan remaja serta pernikahan dini. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah membandingkan efektivitas Metode Ceramah Dengan Metode Peer Education Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Remaja. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan quasi eksperimen design dengan metode Pretest – Post-test Comparison Group Design. Hasil penelitian ini adalah. Hasil interprestasi yaitu dengan uji Mann-Whitney diperoleh angka signifikansi 0.106. Penelitian ini memiliki nilai p<0.05, sehingga dapat disimpulkan bahwa metode peer education lebih efektif dibandingkan dengan metode ceramah terhadap tingkat pengetahuan siswa siswi kelas X di SMAN 1 Banjarmasin tentang kesehatan reproduksi remaja sama-sama efektif. Saran peneliti pihak sekolah diharapkan penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam menerapkan metode pendidikan kesehatan seperti peer education dan ceramah untuk menyebarluaskan informasi tidak hanya mengenai kesehatan reproduksi remaja.
Aplikasi Teori Need For Help Wiedenbach Dan Adaptasi Roy Pada Asuhan Keperawatan Ibu Perdarahan Postpartum Fase Pemulihan Ratnawati; Nur, Imami; Wiwit
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.285

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan Kebutuhan ibu perdarahan postpartum fase pemulihan adalah mengatasi masalah fisik yang belum terpenuhi saat penanganan emergensi, memulihkan psikologis klien setelah menghadapi trauma dan mempersiapkan klien untuk menjalankan perannya dengan meningkatkan kepercayaan dan konsep dirinya. Perawat di rumah sakit membutuhkan model keperawatan yang sesuai untuk diaplikasikan dalam merawat klien. Tujuan Penelitian menerapkan teori keperawatan Need For Help Wiedenbach Dan Adaptasi Roy pada kasus Ibu Perdarahan Postpartum Fase Pemulihan Metode Penelitian ini merupakan studi kasus terhadap lima kasus ibu perdarahan postpartum yang dirawat di ruang perawatan setelah mendapat terapi emergensi Hasil penelitian ini adalah penggunaan integrasi model keperawatan need for help Wiedenbach dan adaptasi Roy terbukti efektif dalam memberi asuhan bagi klien ibu perdarahan postpartum. Simpulan Model ini sesuai dengan kondisi individu klien yang menjadi kelolaan perawat. Teori lain mungkin dapat dikembangkan dalam perawatan ibu perdarahan postpartum seperti integrasi teori keperawatan adaptasi Roy dan self eficacy di rumah sakit. Kata Kunci: Ibu perdarahan postpartum fase pemulihan, Teori Adaptasi Roy, Teori Need Forh Help Wiedenbach, Tehnik Afirmasi Positif
Evaluasi Implementasi Aplikasi Zi.Care dalam Pelaksanaan Rekam Medis Elektronik di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura Erwinto , Fransiskus; Siswati; Dina Sonia; Nanda Aula Rumana
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.286

Abstract

Evaluasi adalah proses pengumpulan data terkait performa suatu entitas, seperti metode, manusia, atau peralatan, untuk mendukung pengambilan keputusan. Evaluasi sistem di rumah sakit dapat membantu mengukur, menilai, dan memperbaiki kinerja layanan, serta mengidentifikasi masalah yang dihadapi oleh pengguna dan organisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi implementasi aplikasi Zi.Care di Rumah Sakit Islam Jakarta Sukapura menggunakan model HOT-Fit. Metode penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif, dengan pengumpulan data primer melalui survei dan penyebaran kuesioner yang berfokus pada aspek-aspek HOT-Fit. Terdapat 75 responden dalam penelitian ini, sebagian besar berjenis kelamin perempuan, berpendidikan sarjana, dan memiliki masa kerja 1-5 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada variabel Human, 57% responden menyatakan baik, sementara 43% menyatakan tidak baik. Pada variabel Organization, 55% responden menyatakan baik dan 45% menyatakan tidak baik. Pada variabel Technology, 43% responden menilai baik dan 57% menyatakan tidak baik. Sedangkan pada variabel Net Benefit, 68% responden menyatakan baik, sementara 32% menilai tidak baik. Hasil evaluasi ini diharapkan menjadi panduan untuk perbaikan sistem dan peningkatan kinerja layanan rumah sakit.
Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Perawatan Luka Perineum Dengan Lama Penyembuhan Luka Perineum Jumiati; Widiya , Novalia; Frani; Dwi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v10i2.288

Abstract

Robekan perineum terjadi hampir di setiap persalinan pertama dan tidak jarang juga terjadi di persalinan berikutnya. Dalam proses penyembuhan luka jahitan ini jika perawatan luka yang tidak bagus akan menimbulkan infeksi pada perlukaan perineum, sehingga pengetahuan bagaimana cara perawatan luka perineum yang baik dan benar sangat diperlukan oleh ibu nifas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang perawatan perineum dengan lama penyembuhan luka perineum di Puskesmas Juai. Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel dalam penelitian ini adalah ibu nifas hari ke 3 sampai hari ke 6 dengan jumlah 30 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Penelitian dilakukan pada tanggal 15-28 Januari 2024 di Puskesmas Juai. Instrumen yang digunakan adalah lembar ceklist dan lembar observasi. Data dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan ibu yang berpengetahuan tinggi dan lama penyembuhan nya cepat sebanyak 10 orang (76,9%), sedangkan lambat sebanyak 2 orang (11,8), sedangkan ibu yang berpengetahuan rendah yang penyembuhan lukanya cepat sebanyak 3 orang (23,1) sedangkan lambat sebanyak 15 orang (88,2%). Hasil dari uji chi Square menunjukkan hasil p value adalah 0,001 atau < 0,05 yang berarti Ha diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan pengetahuan terhadap lama penyembuhan luka perineum di Puskesmas Juai.