cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 256 Documents
Evaluasi Resep Obat Anti Tuberkulosis Pada Bulan Oktober – Desember 2023 Di Apotek K-24 Kiaracondong Bandung Ayu, Dinda; Dwinta, Famia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.309

Abstract

Tuberkulosis (TB) merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. TB merupakan penyakit yang sangat mudah menular melalui udara. Kesalahan dalam pengobatan merupakan salah satu masalah kesehatan yang dapat merugikan pasien mulai dari resiko ringan hingga serius. Oleh karena itu dilakukan penelitian mengenai evaluasi resep obat anti tuberkulosis dengan tujuan mencegah kesalahan pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Evaluasi resep yang dilakukan meliputi skrining resep secara administratif dan klinis, serta kajian mengenai ketepatan dosis dan kemungkinan adanya interaksi obat. Berdasarkan hasil skrining secara administratif terhadap 21 resep obat anti tuberkulosis terdapat 21 resep yang tidak lengkap, yang meliputi tidak adanya paraf dokter (9,52%), alamat pasien (90,47%), umur pasien (71,42%), jenis kelamin pasien (38,09%), dan berat badan pasien (90,47%). Obat anti tuberkulosis yang diresepkan adalah rifampisin (44,11%), isoniazid (32,35%), ethambutol (20,58%), dan pirazinamid (5,88%). Ketepatan dosis obat anti tuberkulosis tidak dapat dianalisis secara keseluruhan karena ketidaklengkapan resep, namun ada enam resep (28,57%) yang dapat dianalisis dan sudah tepat dosis. Terdapat 33,33% potensi interaksi obat dalam resep, serta terdapat 66,66% resep tanpa potensi interaksi obat. Kata Kunci: Tuberkulosis, OAT, resep, interaksi obat
Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Usia 4-6 Tahun di TK Al-Barokah Kota Bandung Cahyaning, Sussanty; Khoirina Nur
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.310

Abstract

ABSTRAK Permasalahan keterlambatan perkembangan motorik kasar di Indonesia pada tahun 2021 masih meningkat sebesar 12,4%, salah satunya di provinsi Jawa Barat yang mencapai 30% pada tahun 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran perkembangan motorik kasar pada anak usia 4-6 tahun di TK Al-Barokah Kota Bandung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, sampel berjumlah 40 anak, data diperoleh dari hasil observasi menggunakan Denver II dan kuesioner data demografi, data yang diperoleh dimasukan ke dalam rumus distribusi frekuensi. Hasil penelitian diperoleh dengan kategori normal sebanyak 36 responden (90%) dan kategori suspect sebanyak 4 responden (10%). Kesimpulan bahwa perkembangan motorik kasar pada anak mayoritas normal sebanyak 36 responden (90%). Disarankan kepada kepala sekolah dan guru di TK Al – Barokah Kota Bandung dapat bekerjasama dengan pihak puskeskmas dalam memberikan edukasi dan fasilitas pemeriksaan motorik kasar pada anak menggunakan Denver II. Kata kunci : Anak, Denver II, Perkembangan Motorik Kasar
Pengetahuan Masyarakat Tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Di RW20 Kelurahan Cipageran Cimahi Utara Kota Cimahi Agustin, Zustantria; Deviena
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.311

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi adanya 3 kematian mendadak yang tidak diketahui, disebabkan kurangnya pengetahuan tentang Penggunaan SPGDT PSC 119 di masyarakat RW 20. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengetahuan masyarakat tentang Sistem Penanggulangan Gawat Darurat Terpadu (SPGDT) Di RW 20 Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi. Sistem Penanggulangan gawat darurat merupakan mekanisme pelayanan Pasien Gawat Darurat yang terintegrasi berbasis Call Center dengan menggunakan kode akses telekomunikasi 119 untuk meningkatkan akses pelayanan kegawatdaruratan. Metode penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Sampel yang digunakan sebnayak 260 responden Teknik pengambilan Proporsional random sampling. Instrumen yang digunakan kuesioner 16 pertanyaan dengan hasil uji validitas r rentang (0,532-0,868) dan uji reliabilitas koefisien Alpha (0,634). Hasil penelitan berdasarkan sub variabel pengertian 56% kategori kurang, sub varabel tujuan 58% kategori kurang, sub variabel cara penggunaan 50% kategori kurang. Kesimpulan penelitian secara umum 45% berkategori kurang. disarankan adanya program penyuluhan tentang sistem Penanggulangan Gawat Darurat terpadu di masyarakat RW 20.
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronis (KEK) Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Nelawati; Merry; Geiby , Nurhalisa
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.312

Abstract

Latar Belakang : Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi risiko KEK pada ibu hamil (15- 49 tahun) masih cukup tinggi yaitu sebesar 17,3%, angka tersebut menunjukkan perbaikan dari persentase ibu hamil KEK yang diharapkan dapat turun sebesar 1,5% setiap tahunnya agar dapat mencapai target 10% di tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronik pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Ranomut Tahun 2024. Metode Penelitian : Jenis penelitian yang digunakan dengan pendekatan cross sectional dan jenis penelitian kuantitatif analitik, pengambilan sampel pada penelitian ini adalah dengan menggunakan Metode Total Sampling berjumlah 46 responden ibu hamil Trimester 1. Hasil : Uji statistik menunjukkan ada hubungan yang bermakna antara pendidikan (p value 0,002), riwayat penyakit infeksi (p value 0,012), pendapatan (p value 0,012), dan paritas (p value 0,027) dengan Kejadian Kekurangan Energi Kronik Pada ibu hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomut Tahun 2024. Kesimpulan : Terdapat hubungan yang bermakna antara pendidikan,riwayat penyakit, pendapatan, dan paritas dengan kejadian KEK pada ibu hamil sehingga diharapkan puskesmas dapat melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala terhadap status gizi ibu hamil serta meningkatkan program penanganan dengan cara deteksi dini faktor-faktor yang menyebabkan KEK pada ibu hamil.
Literature Review: Efektifitas Juice Therapy Dalam Menurunkan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Annisa; Nur , Kinantika; Heryyanoor
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.313

Abstract

ABSTRAK Hipertensi merupakan salah satu penyakit kronis yang umum terjadi pada lansia dan menjadi faktor risiko utama terjadinya berbagai komplikasi pada kardiovaskular. Perawatan hipertensi umumnya dilakukan dengan terapi farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu pendekatan non-farmakologis yang semakin banyak dikaji yaitu konsumsi jus buah dan sayur yang kaya akan kalium, antioksidan, dan senyawa bioaktif yang dapat membantu menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas terapi jus dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi berdasarkan kajian literatur. Studi ini menggunakan metode literature review dengan menelusuri berbagai jurnal ilmiah nasional dan internasional yang relevan. Artikel yang digunakan dipilih berdasarkan kriteria inklusi, seperti penelitian yang membahas konsumsi jus buah dan pengaruhnya terhadap tekanan darah pada lansia hipertensi dalam rentang 5 tahun terakhir. Analisis dilakukan secara deskriptif untuk meninjau mekanisme kerja, jenis buah yang efektif, serta hasil penelitian terkait. Berdasarkan hasil telaah literatur, didapatkan sebanyak 8 artikel yang direview, dimana, jus semangka, jus mentimun dan jus seledri menunjukkan efektivitas dalam menurunkan tekanan darah dengan penurunan terbanyak sebanyak 40 mmHg sistolik dan 20 mmHg diastolik pada jus semangka. Kandungan kalium, flavonoid, dan nitrat dalam buah-buahan ini berperan dalam vasodilatasi pembuluh darah serta pengurangan stres oksidatif, yang berkontribusi terhadap penurunan tekanan darah sistolik dan diastolik. Namun, efektivitas terapi ini bergantung pada durasi konsumsi, dosis, serta pola diet secara keseluruhan. Terapi jus dapat menjadi alternatif tambahan yang efektif dalam menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi. Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut dengan desain studi yang lebih kuat untuk memastikan dosis optimal, durasi konsumsi, serta interaksi dengan terapi medis lainnya.
Hubungan Regulasi Emosi Dengan Tingkat Kecemasan Pada Ibu Hamil Di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto I Kabupaten Pekalongan Rizqy; Ratnawati; Dafid; Hana
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.314

Abstract

Latar Belakang : Kehamilan merupakan periode penting bagi seorang ibu yang dapat menimbulkan kecemasan. Kecemasan pada ibu hamil berhubungan dengan berbagai perubahan emosional yang terjadi selama hamil. Oleh karena itu, ibu hamil memerlukan ketrampilan mengelola emosi untuk mengatasi kecemasan yang dirasakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Metode Penelitian : Penelitian kuantitatif desain korelasi dengan pendekatan cross sectional. Tempat penelitian di Wilayah Kerja Puskesmas Tirto 1 Kabupaten Pekalongan. Sampel diambil dengan cara cluster random sampling sebanyak 77 responden. Responden pada penelitian yaitu Ibu Hamil trimester 1-3. Instrumen penelitian berupa kuesioner regulasi emosi Emotion Regulation Questionnare Sedangkan kuesioner tingkat kecemasan Perinatal Anxiety Screening Scale. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan regulasi emosi Cognitive reappraisal sebanyak 76 responden (98,7%). Terdapat 52 responden (67,5%) mengalami tingkat kecemasan ringan-sedang. Uji Spearman rank menunjukkan nilai p value 0,644 (p>0,05) artinya tidak ada hubungan regulasi emosi dengan tingkat kecemasan pada ibu hamil. Simpulan : Dengan demikian tidak terdapat hubungan yang signifikan antara regulasi emosi dengan kecemasan pada ibu hamil. Bagi peneliti selanjutnya, disarankan untuk meneliti faktor lain yang terkait dengan kecemasan pada ibu hamil seperti dukungan sosial, status keluarga, dan status pekerjaan. Kata Kunci : Ibu Hamil, Regulasi Emosi, Tingkat Kecemasan
Narrative Review: Analisis Penerapan Internet of Things (IoT) pada Alat Continuous Glucose Monitor Huwaida, Alya; Anisa; Dina; Dwi, Nova; Shafa; Siti, Nunung; Fitri, Syawalia
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.315

Abstract

ABSTRAK Diabetes mellitus merupakan penyakit metabolik kronis yang memerlukan pemantauan kadar glukosa darah secara rutin untuk mencegah komplikasi. Teknologi Continuous Glucose Monitoring (CGM) berbasis Internet of Things (IoT) telah berkembang sebagai solusi inovatif dalam manajemen diabetes dengan memungkinkan pemantauan kadar glukosa secara real-time. CGM berbasis IoT menawarkan berbagai keunggulan, seperti notifikasi otomatis saat kadar glukosa berada di luar batas normal, integrasi dengan perangkat medis lain, serta akses data jarak jauh yang dapat membantu pasien dan tenaga medis dalam mengambil keputusan lebih cepat dan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi penerapan teknologi IoT pada sistem CGM serta menganalisis manfaat dan tantangan dalam implementasinya. Penelitian ini menggunakan metode narrative review dengan mengkaji berbagai studi yang membahas implementasi IoT dalam sistem pemantauan glukosa. Hasil kajian menunjukkan bahwa CGM berbasis IoT dapat meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan serta mengurangi risiko komplikasi akibat fluktuasi kadar glukosa. Namun, tantangan seperti biaya yang tinggi, keterbatasan akses di daerah terpencil, serta risiko keamanan data masih menjadi kendala dalam penerapannya. Oleh karena itu, pengembangan teknologi sensor non-invasif, pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), serta peningkatan sistem keamanan menjadi langkah penting untuk mendukung implementasi CGM berbasis IoT secara lebih luas dan efektif di masa depan. Kata kunci: Internet of Things, Pemantauan Glukosa Berkelanjutan, diabetes mellitus, pemantauan glukosa, teknologi kesehatan
Kajian Literatur: Terapi Musik Gamelan Untuk Mengurangi Tingkat Depresi Pada Lansia Di Panti Sosial Nurul, Nikmah; Supratman
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.317

Abstract

Lansia yang tidak dikelola masalah kesehatan mental dapat menyebabkan depresi. Salah satu terapi non-farmakologis yang sederhana dan murah adalah pemberian pengobatan dengan terapi musik gamelan. Terapi musik adalah kumpulan suara yang diputar, termasuk melodi, ritme, harmoni, warna, warna, bentuk, gaya, dan banyak lagi, karena musik diterapkan pada terapi dan dipulihkan dengan musik dan menjaga kesehatan biografi, psiko, masyarakat, dan budaya individu. Pendahuluan: Salah satu depresi yang dikendalikan secara non-farmakologis yang telah diuji keberhasilannya adalah penggunaan terapi musik. Perawatan dapat membantu lansia yang tertekan tentang suasana hati, kebahagiaan, interaksi, hubungan sosial dan berbagi pengalaman. Tujuan: Kajian literatur ini bertujuan untuk menjelaskan efek bermain instrumen gamelan pada tingkat depresi di antara lansia dalam sistem sosial. Metode: Metode yang digunakan adalah pencarian artikel Google Scholar menggunakan kata kunci yaitu terapi musik gamelan, lansia, dan depresi. Artikel ini kemudian dipilih dengan PRISMA. Data yang dihasilkan diatur secara sistematis dan diskusi dilakukan. Hasil: Terapi musik gamelan efektif dalam mengurangi depresi pada lansia. Terapi musik tidak memiliki batasan, sehingga perawatan ini berlaku untuk semua individu yang terkena. Kesimpulan: Kajian literature telah menunjukkan lima artikel bahwa terapi musik gamelan efektif dalam mengurangi depresi pada lanjut usia di panti sosial.
Evaluasi Pemberian Fisioterapi Dada Terhadap Status Pernafasan Anak Dengan Bronkopneumonia Indira, Nazella; Siti; Nuryati
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.318

Abstract

Pendahuluan: Bronkopneumenia menyebabkan perubahan pernafasan pada anak sehingga membutuhkan tindakan untuk mengatasi hal tersebut. teknik fisioterapi dada merupakan salah satu jenis terapi yang umum diberikan pada pasien dengan bronkopneumonia dengan tujuan untuk mengurangi frekuensi pernapasan, meningkatkan kadar O2, dan memperbaiki saturasi oksigen. Tujuan: untuk melaporkan efektifitas pemberian terapi Teknik fisioterapi dada dalam membantu menurunkan frekuensi pernapasan dan memperbaiki pola pernapasan pada pasien bronkopneumonia. Metode: Teknik observational yang melibatkan 5 anak dengan Bronkopneumonia di Rumah Sakit yang menerima intervensi Fisioterapi Dada dari perawat dengan kriteria anak yang mengalami kondisi sesak nafas dan terdiagnosis bronkopneumonia. Pasien diberikan teknik fisioterapi dada selama 15 menit di ruang perawatan. Observasi pernafasan dilakukan dengan memonitor frekuensi nafas dan saturasi oksigen setelah 15 menit dilakukan Fisioterapi Dada dengan menggunakan lembar pencatatan status pernapasan. Analisa data dilakukan dengan melihat perubahan nilai frekuensi pernapasan dan saturasi oksigen sebelum dan setelah dilakukan tindakan fisioterapi dada. Hasil : Terjadi penurunan pada frekuensi pernapasan secara bertahap setelah diberikan terapi fisioterapi dadaselama 15 menit Kesimpulan: Implementasi Teknik fisioterapi dada memiliki dampak positif pada pasien bronkopneumonia. Dengan mengurangi frekuensi pernapasan yang berlebihan dan mengajarkan pasien untuk mengontrol pernapasan mereka, teknik ini membantu mengendalikan gejala bronkopneumonia, meningkatkan kontrol bronkopneumonia, dan meningkatkan kualitas hidup pasien
Hubungan Pengetahuan Ibu Postpartum Dengan Pemberian Kolostrum Pada Bayi Baru Lahir Di Wilayah Kerja Puskesmas Ranomuut Kota Manado Merri; Anggun; Novenia, Putri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 11 No. 1 (2025): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v11i1.319

Abstract

Latar Belakang : Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi, dengan komposisi kompleks yang mendukung pertumbuhan serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kolostrum, sebagai ASI pertama yang dihasilkan pascapersalinan, memiliki manfaat signifikan dalam menurunkan risiko infeksi pernapasan dan gangguan pencernaan. Namun, pengetahuan ibu tentang pentingnya pemberian kolostrum masih bervariasi dan dapat memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan : untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu pascapersalinan dengan pemberian kolostrum pada bayi baru lahir di wilayah kerja Puskesmas Ranomuut. Metode : Penelitian ini menggunakan desain korelasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 27 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang kolostrum serta praktik pemberian kolostrum kepada bayi mereka. Hasil : analisis menggunakan uji Chi-Square dengan nilai Fisher's Exact Test (p=0,002) menunjukkan adanya hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian kolostrum. Semakin tinggi tingkat pengetahuan ibu, semakin besar kemungkinan mereka untuk memberikan kolostrum kepada bayi mereka. Kesimpulan : penelitian ini menegaskan bahwa peningkatan edukasi kepada ibu pascapersalinan mengenai manfaat kolostrum sangat penting untuk mendukung kesehatan bayi baru lahir. Oleh karena itu, program penyuluhan dan edukasi yang lebih intensif di fasilitas pelayanan kesehatan perlu ditingkatkan guna memastikan pemberian kolostrum yang optimal.