cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
fdati028@gmail.com
Phone
+6281392037831
Journal Mail Official
ojsjpp@gmail.com
Editorial Address
Jl Magelang Kopeng km 7 Tegalrejo Magelang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu
ISSN : 27145964     EISSN : 27145964     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan salah satu jurnal yang dikelola Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) yang berlokasi di Magelang yang terbit pertama kali pada tahun 2005. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan jurnal ilmiah menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu-ilmu peternakan yang meliputi Penyuluhan Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Pakan ternak, Kesehatan hewan, dan produksi ternak.
Articles 94 Documents
Pengaruh Fermentasi Menggunakan Saccharomyces cerevisiae Terhadap Kualitas Fisik Potential Hydrogen (pH) Dan Kandungan Nutrien Jerami Padi Budi Purwo Widiarso; Khoirunnisa Khoirunnisa; Acep Perdinan Perdinan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1021

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Saccharomyces cerevisiae pada fermentasi jerami padi terhadap kualitas fisik, nilai Potential Hydrogen (pH), dan kandungan nutrien (Protein Kasar dan Serat Kasar). Penelitian dilakukan di Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang Jurusan Peternakan dan Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan Fakultas Peternakan dan Pertanian (FPP) Universitas Diponegoro. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan. Perlakuan kontrol (P0) tanpa Saccharomyces cerevisiae, P1 jerami padi ditambah 2% Saccharomyces cerevisiae, P2 jerami padi ditambah 4% Saccharomyces cerevisiae, dan P3 jerami padi ditambah 6% Saccharomyces cerevisiae. Analisis data yang digunakan untuk kualitas fisik yaitu analisa non-parametrik uji Kruskal-Wallis dan dilakukan uji lanjut Multiple comparisons all pairwise, sedangkan nilai pH dan kandungan nutrien menggunakan analisa parametrik analisis varian (ANOVA), dan dilakukan uji lanjut Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian diperoleh bahwa kualitas fisik, perubahan nilai pH, dan kandungan nutrien fermentasi jerami padi menggunakan Saccharomyces cerevisiae berbeda sangat nyata (P<0.01). Kualitas fisiknya yaitu berwarna coklat, berbau asam, dan bertekstur sangat halus. Nilai pH dari 7,7 menurun menjadi 4,36; kandungan Protein Kasar meningkat dari 6,65% menjadi 9,64%; sedangkan Serat Kasar menurun dari 53,02% menjadi 36,50%. Diperoleh kesimpulan bahwa fermentasi jerami menggunakan Saccharomyces cerevisiae berpengaruh positif terhadap kualitas fisik, pH, dan kandungan nutrien dengan level terbaik pada perlakuan P3 yaitu penambahan Saccharomyces cerevisiae sebanyak 6%.
Pengaruh Pemberian Indigofera Pada Pakan Kering Terhadap Produksi, Ph, Dan Viscositas Susu Kambing Jawarandu Sunardi Sunardi; Martinus Priyo Kristanto; Puji Hartati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1041

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian Indigofera pada pakan kering terhadap hasil produksi, derajat keasaman (pH), dan kekentalan (viscositas) susu Kambing Jawarandu. Perlakuan yang diberikan kepada Kambing Jawarandu dilakukan selama 2 minggu (14 hari). Perlakuan terdiri dari: P0 (kangkung kering dan konsentrat), P1 (kangkung kering+konsentrat+Indigofera 0,25kg), P2 (kangkung kering+konsentrat+Indigofera 0,5kg). Variabel yang diamati adalah produksi susu, derajat keasaman (pH), dan tingkat kekentalan (viscositas).Penelitian ini menggunakan analisa Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 3 perlakuan dan 6 ulangan, dengan total ternak 18 ekor kambing. Metode analisa data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan uji lanjut menggunakan Duncan Multiple Range Test (DMRT).Hasil dari penelitian ini bahwa penambahan Indigofera terhadap pakan kering berpengaruh sangat signifikan (P<0,01) terhadap produksi susu namun tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap derajat keasaman (pH) dan tingkat kekentalan (viscositas). Dari hasil penelitian P2 merupakan perlakuan terbaik.
Karakteristik Inovasi Sebagai Variabel Intervening dari Faktor Internal Terhadap Respons Peternak Sapi pada Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Vermiwash Di Desa Tampir Wetan Kecamatan Candimulyo Nurdayati Nurdayati; Assa Viatul Maydina; Andang Andiani Listyowati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1004

Abstract

Penelitian dilaksanakan pada tanggal 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022 di Desa Tampir Wetan Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang. Penelitian bertujuan untuk memberikan bukti empiris mengenai pengaruh faktor internal peternak (umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, tanggungan keluarga dan jumlah ternak) secara langsung terhadap respons dan secara tidak langsung terhadap respons melalui karakteristik inovasi. Responden yang menjadi sampel dalam penelitian berjumlah 40 orang yang dipilih dengan mempertimbangkan beberapa kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara dan observasi menggunakan panduan kuesioner yang sudah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis statistik dengan menggunakan analisis jalur (Path Analysis). Hasil penelitian menunjukkan faktor internal (umur) berpengaruh secara langsung terhadap respons, umur juga berpengaruh tidak langsung secara parsial terhadap respons melalui karakteristik inovasi. Variabel pendidikan, jumlah tanggungan keluarga dan jumlah ternak berpengaruh tidak langsung secara penuh terhadap respons melalui karakteristik inovasi. Karakteristik inovasi berpengaruh secara signifikan terhadap respons dan faktor internal peternak sehingga karakteristik inovasi terbukti dapat menjadi variabel intervening dari faktor internal peternak terhadap respons.
Level Penambahan Kecambah Kacang Hijau Pada Induk Ternak Ayam Ras Petelur Terhadap Fertilitas Daya Tetas Dan Berat DOC Hasil Inseminasi Buatan Nur Prabewi; Adi Santoso; Andang Andiani Listyowati
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1022

Abstract

Dewasa ini permintaan bibit ayam joper yang merupakan hasil persilangan ayam ras petelur final stock dengan ayam lokal jantan mengalami peningkatan terus dari tahun ke tahun. Ayam joper mempunyai banyak keunggulan yaitu pertumbuhannya yang lebih cepat dengan FCR maksimal diangka 3 pada akhir panen berat 1 kg, postur tubuh ayam lebih besar dari ayam kampung asli serta karakteristiknya tentang ketahanan penyakit dan pakan sederhana bisa berkembang, kualitas dagingnya mirip ayam kampung asli. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dan level penambahan kecambah kacang hijau (Phaseolus radiatus) terhadap fertilitas, daya tetas, dan berat (Day Old Chick) DOC, hasil inseminasi buatan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah 45 ekor hyline – brown betina umur 30 minggu dan 3 ekor jantan lokal umur 1,5 tahun. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan tersebut menguji P0 (tanpa pemberian kecambah kacang hijau) sebagai kontrol, P1 (30 gram kecambah kacang hijau) dan P2 (40 gram kecambah kacang hijau). Variabel yang diukur adalah fertilitas telur, daya tetas telur, dan berat DOC. Metode analisis data mengunakan ANOVA dan apabila terjadi perbedaan nyata selanjutnya akan diuji dengan uji jarak berganda Duncans. Hasil penelitian menunjukan bahwa penambahan kecambah kacang hijau berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap fertilitas, daya tetas, dan berat DOC. Hasil uji lanjut Duncan menunjukkan adanya perbedaan di setiap perlakuan. P0 berbeda nyata dengan P1 yang memiliki fertilitas tertinggi. Sementara daya tetas dan berat DOC tertinggi pada perlakuan P2. Kesimpulan hasil penelitian ini adalah penambahan kecambah kacang hijau meningkatkan sebanyak 30 gram/ekor dua kali dalam seminggu, dengan umur perkecambahan kacang hijau 48 jam dapat ,meningkatkan fertilitas, daya tetas telur, dan berat DOC hasil inseminasi buatan.
Respons Wanita Tani Terhadap Pengobatan Penyakit Cacingan Pada Domba Menggunakan Serbuk Daun Nanas (Ananas comosus) Di Kwt Tani Mukti Desa Jambewangi Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Bambang Sudarmanto; Destya Hapsari Prasetyowati; Yudiani Rina Kusuma
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1005

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Jambewangi Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang. Pengkajian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui respons wanita tani serta pengaruh faktor umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, dan intensitas penyuluhan terhadap respon wanita tani dalam penyuluhan pengobatan cacing Haemonchus contortus pada domba menggunakan serbuk daun nanas (Ananas comosus) di KWT Tani Mukti Desa Jambewangi Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang. Responden yang yang digunakan dalam kegiatan ini adalah seluruh anggota kelompok wanita tani sejumlah 32 orang. Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain penelitian one-shot case study. Dalam mengukur respons diambil data posttest setelah dilakukan penyuluhan dengan cara anjangsana, pengambilan data menggunakan metode wawancara dengan alat bantu kuesioner dengan jenjang setiap gejala diukur dengan menggunakan skala Likert. Hasil kajian menunjukkan pada perhitungan aspek pengetahuan diperoleh nilai 722 (tahu), aspek sikap diperoleh nilai 560 (sangat mau), aspek keterampilan diperoleh nilai 537 (terampil), sehingga respons wanita tani diperoleh nilai 1.819 (tinggi). Variabel umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, dan intensitas mengikuti penyuluhan secara bersamaan (simultan) berpengaruh signifikan (0,000<0,05) terhadap respons kelompok wanita tani. Secara parsial, hanya variabel pendidikan kelompok wanita tani yang berpengaruh signifikan (0,000<0,05) terhadap pengobatan penyakit cacingan pada domba menggunakan serbuk daun nanas (Ananas comosus). Sedangkan, variabel umur(0,053>0,5), pengalaman beternak (0,997>0,05), dan intensitas penyuluhan (0,985>0,05), secara parsial tidak berpengaruh signifikan.
Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Minat Wanita Tani Dalam Mengolah Telur Asin Asap Di Desa Sawangan Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang Nurdayati Nurdayati; Dwi Sekarsih Fitri Astuti; Akimi Akimi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1023

Abstract

Kegiatan penelitian dilaksanakan di Desa Sawangan Kecamatan Sawangan, pada 28 Maret sampai dengan 31 Mei 2022. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui minat wanita tani dan juga menganalisis faktor-faktor (umur, tingkat pendidikan, pengalaman mengolah telur, dan juga harga telur) yang mempengaruhi minat wanita tani dalam mengolah telur asin asap. Desain kajian yang digunakan One Grup Pre Test Post Test, dengan pemberian perlakukan terhadap 35 wanita tani yang tergabung dalam KWT (Kelompok Wanita Tani) Sri Rejeki yang diperoleh secara sensus atau sample jenuh, kemudian dilakukan pre test dan post test. Pengukuran minat dilakukan menggunakan garis kontinum berdasarkan hasil pengisian kuesioner. Hasil dianalisis secara deskriptif untuk memperoleh kategori minat wanita tani. Analisis regresi linier berganda dilakukan untuk mengetahui faktor berpengaruh terhadap minat wanita tani. Hasil analisis menunjukkan minat wanita tani dalam mengolah telur asin asap berada pada kategori tinggi. Faktor-faktor berpengaruh secara simultan terhadap minat wanita tani (P<0,01). Variabel umur berpengaruh signifikan dengan P<0,05, pengalaman mengolah telur, dan harga telur berpengaruh sangat signifikan terhadap minat wanita tani (P<0,01), sedangkan variabel tingkat pendidikan berpengaruh tidak signifikan terhadap minat wanita tani.
Respons Peternak Kelinci Terhadap Penggunaan Aplikasi Pencatatan Keuangan Berbasis Android Di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang Temy Indrayanti; Iswanto Iswanto; Sunardi Sunardi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol 5, No 1 (2023): April 2023
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v5i1.1006

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang pada tanggal 28 Maret sampai 31 Mei 2022. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat respons peternak kelinci di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang terhadap penggunaan aplikasi pencatatan keuangan berbasis android dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Desain pengkajian ini menggunakan desain One-shot Case Study.Teknik pengambilan sampel sejumlah 30 responden menggunakan teknik purposive sampling. Metode pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan alat bantu panduan wawancara. Variabel yang diamati adalah umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak dan faktor eksternal. Metode analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis Regresi Linier Berganda untuk mengetahui pengaruh terhadap respon peternak.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat respons peternak kelinci berada pada kategori tinggi yaitu dengan nilai 1716. Faktor umur, tingkat pendidikan, pengalaman beternak, dan karakteristik ekstrinsik berpengaruh tidak signifikan (P˃0,05) terhadap respons peternak kelinci. 
Persepsi Peternak Terhadap Kesembuhan Diare Domba Menggunakan Terapi Kombinasi Serbuk Temulawak Dan Daun Jambu Biji Di Desa Bateh Kecamatan Candimulyo Suharti, Suharti; Mangku Luhur, Nanda Putra Darma; Cahyani, Annisa Puti; Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i1.1202

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui persepsi peternak domba serta pengaruh faktor internal umur, tingkat pendidikan, dan pengalaman beternak terhadap persepsi peternak dalam penyuluhan terapi kombinasi serbuk temulawak dan serbuk daun jambu biji terhadap penyembuhan diare pada domba di Desa Bateh Kecamatan Candimulyo Kabupaten Magelang. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 34 orang dari seluruh anggota Kelompok Tani Mulyo Sejati dan Kelompok Wanita Tani Beningan Bangkit di Desa Bateh diambil dengan metode sampel jenuh. Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group pretest-Posttest Design. Dalam mengukur perubahan perilaku peternak diambil data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data post test setelah dilakukan penyuluhan dengan cara anjangsana, pengambilan data menggunakan metode wawancara dan observasi dengan alat bantu kuesioner. Hasil pengkajian persepsi anggota Kelompok Tani Mulyo Sejati dan Kelompok Wanita Tani Beningan Bangkit adalah “baik”. Faktor umur, tingkat Pendidikan dan pengalaman beternak secara simultan atau keseluruhan berpengaruh sangat nyata terhadap persepsi peternak (0,00<0,01). Secara parsial faktor tingkat pendidikan berpengaruh sangat signifikan (0,00<0,01) dan faktor pengalaman beternak berpengaruh signifikan (0,039<0,05) terhadap persepsi peternak. Efektivitas penyuluhan berada pada kategori “Sangat Efektif” dan efektivitas perubahan perilaku berada pada kategori “Efektif”.
Effect of Combination of Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) and Vitamin E-Selenium on the Success Rate of Artificial Insemination of Repeat Breeding Beef Cattle Rosalia, Vika; Cahyani, Annisa Putri; Widodo, Agus Tri
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i1.1266

Abstract

This research was conducted to determine the effect of the use of Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH) and Vitamin E-Selenium on cows experiencing reproductive disorders in the form of repeat breeding. This study used 20 repeat breeder beef cattle which were divided into 4 groups and 3 treatments and 5 replicates: P0 (control), P1 (AI+GnRH 5 ml), P2 (AI+Vitamin E-Selenium 20 ml), P3 (AI+GnRH 5 ml+Vitamin E-Selenium 20 ml). The NRR and CR data obtained were analyzed using the Cochran's Q Test, which if the test showed a real effect, the Pairwaise Comparison test would be continued. The results of the study stated that there was no real effect of the combination of GnRH hormone and Vitamin E-Selenium on the success rate of Artificial Insemination in repeat breeding beef cattle (P>0.05). In the P3 treatment, the pregnancy rate was 80% and P1 also produced the same pregnancy rate, which was 80%. This figure is higher when compared to the results of P0 which is 0% and P2 which is 40%. Based on the four groups and 3 treatments, it can be seen that the addition of a combination of GnRH and Vitamin E-Selenium injection has a higher influence in terms of the percentage of pregnancy, Non Return Rate and Conception Rate produced. This is because GnRH is able to induce a pre-ovulation LH surge. Increased LH concentrations promote oocyte maturation, induce ovulation and can improve the function of the corpus luteum. Abstracts must be written in Indonesian Language.
Persepsi Peternak Terhadap Inovasi Deteksi Kebuntingan Dini Pada Sapi Menggunakan Accu Zuur Prabewi, Nur; Febriyanto, Syahromi Eko; Sudarmanto, Bambang
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 6 No. 1 (2024): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v6i1.1211

Abstract

Teknologi inovasi banyak memberikan kontribusi dibidang peternakan salah satunya pemeriksaan kebuntingan dini pada ternak sapi menggunakan accu zuur. Guna untuk mengetahui apakah inovasi ini dapat diterapkan oleh peternak maka tindakan yang pertama dilakukan adalah mengetahui persepsi peternak terhadap kegiatan penyuluhan. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah mengetahui persepsi peternak terhadap inovasi deteksi kebuntingan dini pada sapi menggunakan asam sulfat accu zuur dan mengetahui pengaruh karakteristik peternak (umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak) terhadap persepsi. Penentuan sampel berjumlah 30 orang diperoleh dengan metode purposive sampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis data yang diperoleh dari persepsi peternak terhadap inovasi deteksi kebuntingan dini menggunakan accu zuur berada dalam kategori baik dengan nilai 2327. Berdasarkan analisis statistik secara simultan variabel umur, tingkat pendidikan dan pengalaman beternak berpengaruh signifikan (p<0,05) terhadap persepsi. Secara parsial bahwa faktor yang berpengaruh sangat signifikan terhadap persepsi adalah tingkat pendidikan (p<0,01), sedangkan umur dan pengalaman beternak tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap persepsi.

Page 5 of 10 | Total Record : 94