cover
Contact Name
Nurdayati
Contact Email
fdati028@gmail.com
Phone
+6281392037831
Journal Mail Official
ojsjpp@gmail.com
Editorial Address
Jl Magelang Kopeng km 7 Tegalrejo Magelang
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu
ISSN : 27145964     EISSN : 27145964     DOI : -
Core Subject : Health, Agriculture,
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan salah satu jurnal yang dikelola Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma) yang berlokasi di Magelang yang terbit pertama kali pada tahun 2005. Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu merupakan jurnal ilmiah menerbitkan artikel atau karya ilmiah hasil penelitian dalam bidang Ilmu-ilmu peternakan yang meliputi Penyuluhan Peternakan, Sosial Ekonomi Peternakan, Pakan ternak, Kesehatan hewan, dan produksi ternak.
Articles 9 Documents
Search results for , issue "Vol. 7 No. 2 (2025): October" : 9 Documents clear
Minat Wanita Tani Sekar Melati Terhadap Pembuatan Es Lilin Yoghurt di Desa Kaponan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Azzahra, Dewi Sarah; Sunarsih, Sunarsih; Akbarrizki, Muzizat; Mubarokah, Wida Wahidah; Triwibowo, Haris; Makmun, Lutfan; Purwono, Edi
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1481

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Kaponan Kecamatan Pakis Kabupaten Magelang pada tanggal April-Juni 2025. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui minat wanitiYani terhadap inovasi es lilin yoghurt susu sapi dengan penambahan perisa stroberi di Desa Kaponan Kecamatan Pakis. Responden yang digunakan dalam kegiatan ini adalah sejumlah 35 orang dari anggota KWT Sekar Melati, yang diambil dengan menggunakan teknik sampel jenuh . Hasil kajian penyuluhan ini menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Pengukuran perubahan perilaku diambil melalui data pretest sebelum penyuluhan dan diambil data posttest setelah penyuluhan dengan cara anjangsana, wawancara, dan observasi dengan alat bantu kuesioner. Hasil pengkajian terhadap minat inovasi es lilin yoghurt susu sapi dengan penambahan perisa stroberi adalah “Sangat tinggi". Efektivitas penyuluhan berada pada kategori “Sangat Efektif" dengan nilai 90,63% dan efektivitas perubahan perilaku berada pada kategori “Efektif” dengan nilai 64,28%, dengan peningkatan pengetahuan , sikap positif terhadap pengolahan susu, serta keterampilan dalam praktik pembuatan es lilin yoghurt. Inovasi inii diharapkan dapat menjadi solusi altematif dalam meningkatkan nilai tambah produk susu sapi dan pemberdayaan ekonomi keluarga.
Peningkatan Kualitas Albumen Tanpa Perubahan Berat Telur dan Panjang Oviduk pada Ayam Ras Petelur yang Diberi Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Suzana, Shania Ayu; Purwono, Edi; Cahyani, Annisa Putri
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1482

Abstract

Ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) mengandung flavonoid, vitamin C, dan asam organik yang berpotensi meningkatkan kualitas telur ayam ras petelur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak belimbing wuluh terhadap panjang oviduk, berat telur, dan kualitas albumen (Haugh Unit). Rancangan acak lengkap digunakan dengan empat perlakuan dosis ekstrak (P0 = kontrol, P1 = 0,5 mg, P2 = 1 mg, P3 = 1,5 mg) dan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa panjang oviduk (58,6–63,2 cm) dan berat telur (45,46–50,43 g) tidak berbeda nyata antar perlakuan (p>0,05), tetap berada dalam kisaran fisiologis normal ayam ras petelur umur 80 minggu. Sebaliknya, Haugh Unit meningkat signifikan (p<0,05) dari 64,33±3,72 (kontrol) menjadi 85,58±1,53 (P3), menunjukkan perbaikan kualitas albumen. Temuan ini menegaskan bahwa ekstrak belimbing wuluh lebih berpengaruh pada kualitas fungsional telur dibandingkan morfometri reproduksi. Kesimpulannya, ekstrak belimbing wuluh berpotensi sebagai fitofarmaka lokal untuk meningkatkan mutu albumen tanpa mengubah ukuran telur maupun panjang oviduk, sehingga relevan bagi peternak dalam mendukung produksi unggas berkelanjutan.
Persepsi Wanita Tani Terhadap Pembuatan Pupuk Organik Cair Urin Domba Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Kulit Nanas di Desa Jambewangi Kecamatan Pakis Nur ‘Aini, Ika; Zulfikhar, Rosa; Sunarsih, Sunarsih
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1483

Abstract

Penelitian dilaksanakan di Desa Jambewangi Kecamatan Pakis pada tanggal 10 April 2025 sampai 8 Juni 2025. Tujuan dari penelitian tugas akhir ini yaitu untuk mengetahui persepsi tanita tani terhadap pembuatan pupuk organik cair urin domba bioaktivator mikroorganisme lokal kulit nanas di Desa Jambewangi Kecamatan Pakis, mengetahui pengaruh faktor internal terhadap persepsi Wanita Tani dalam pembuatan pupuk organik cair urin domba bioaktivator mikroorganisme lokal kulit nanas dan mengetahui Efektifitas Penyuluhan dan Efektifitas Perubahan Perilaku wanita tani. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling dengan hasil 32 sampel. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan kuisioner. Metode analisis yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis regresi linear berganda. Hasil analisis deskriptif menunjukkan tingkat persepsi wanita tani pada kategori tinggi dengan persentase 79,71%. Hasil analisis regresi linear berganda menunjukkan secara simultan variabel umur (X1), tingkat pendidikan (X2), pengalaman beternak (X3) dan keaktifan anggota wanita tani (X4) berpengaruh sangat signifikan terhadap persepsi wanita tani sedangkan secara parsial variabel pengalaman beternak (X3) dan keaktifan anggota wanita tani (X4) tidak berpengaruh secara signifikan sedangkan variabel umur (X1) dan tingkat pendidikan (X2) berpengaruh sangat signifikan terhadap persepsi wanita tani. Hasil efektivitas penyuluhan pada kategori sangat efektif dengan presentase 80,83% dan efektivitas perubahan perilaku pada kategori efektif dengan presentase 63,94%.
Persepsi Wanita Tani Guyup Rukun Sejahtera Terhadap Pembuatan Yoghurt Dengan Penambahan Buah Alpukat (Persea Americana) Di Kecamatan Musuk Kabupaten Boyolali Anjani, Alifia Syilva Qori; Zulfikhar, Rosa; Sumaryanto, Sumaryanto
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1484

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10 April hingga 08 Juni 2025 di Desa Pegerjurang, Kecamatan Musuk. Studi ini bertujuan untuk mengkaji persepsi anggota kelompok wanita tani Guyup Rukun Sejahtera terkait produksi yoghurt susu sapi dengan penambahan buah alpukat. Penelitian ini mengevaluasi efektivitas penyuluhan dan perubahan perilaku, serta menganalisis pengaruh karakteristik variabel terhadap persepsi anggota kelompok wanita tani Guyup Rukun Sejahtera dalam pembuatan yoghurt susu sapi dengan penambahan alpukat. Teknik pengambilan sampel melibatkan 30 responden melalui metode sampel jenuh. Desain penelitian mencakup One-Shot Case Study untuk mengukur persepsi dan One-Group Pretest-Posttest Design untuk mengukur perubahan sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi anggota kelompok wanita tani Guyup Rukun Sejahtera berada dalam kategori sangat baik. Secara simultan, terdapat pengaruh signifikan antara karakteristik responden (umur, tingkat pendidikan, dan keaktifan anggota) terhadap persepsi. Secara Parsial umur berpengaruh sangat signifikan, tingkat pendidikan dan keaktifan anggota berpengaruh signifikan terhadap persepsi. Namun, variabel pengalaman beternak secara parsial berpengaruh tidak signifikan terhadap persepsi. Efektivitas penyuluhan mencapai 83,70% (kategori sangat efektif), sedangkan efektivitas perubahan perilaku sebesar 66,40% (kategori efektif).
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Minat Wanita Tani terhadap Pengolahan Kefir Susu Kambing dengan Penambahan Perisa Buah di Desa Mejing Kecamatan Candimulyo Khamid, Muh Nur; Sulistiawati, Nurul Fajar; Kusuma, Yudiani Rina; Mubarokah, Wida Wahidah; Makmun, Lutfan; Purwono, Edi; Akbarrizki, Muzizat
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1486

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat wanita tani serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhinya terhadap pengolahan kefir susu kambing dengan penambahan perisa buah. Penelitian dilakukan pada kelompok wanita tani (KWT) Dewi Sri dengan jumlah responden sebanyak 35 orang yang diambil secara sensus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pre Test Post Test dan One Shot Case Study. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner, yang diuji validitas dan reliabilitasnya. Pengolahan data dilakukan menggunakan analisis deskriptif dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat minat wanita tani dalam pengolahan kefir susu kambing berada pada kategori sangat tinggi sebesar 94,2% dan faktor-faktor seperti usia, tingkat pendidikan, pengalaman mengolah susu, dan jumlah ternak secara simultan berpengaruh sangat signifikan (p < 0,01) terhadap minat. Secara parsial, usia, tingkat pendidikan, pengalaman mengolah susu, dan jumlah ternak berpengaruh sangat signifikan (p < 0,01). Efektivitas penyuluhan sebesar 80,2% dengan kategori efektif dan efektivitas perubahan perilaku sebesar 58,2% dengan kategori cukup efektif.
Tingkat Keberdayaan KWT Ngudi Rahayu terhadap Inovasi Pembuatan Garlic Butter Wibowo, Haris Tri; Khamid, Muh Nur
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1487

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di Desa Samirono Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang mulai tanggal 10 April sampai 8 Juni 2025. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat keberdayaan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Ngudi Rahayu terhadap inovasi pembuatan garlic butter; (2) menganalisis pengaruh tingkat pendidikan, pengalaman berusahatani, peran penyuluh, dan intensitas penyuluhan terhadap tingkat keberdayaan; serta (3) mengetahui efektivitas penyuluhan dan efektivitas perubahan perilaku anggota setelah dilakukan penyuluhan. Tingkat keberdayaan dianalisis melalui empat aspek, yaitu kemampuan mengakses informasi, mengambil keputusan, berusaha, dan menjalin hubungan/kerja sama. Data dikumpulkan dari 40 responden melalui wawancara, kuesioner, dan observasi. Penelitian ini menggunaan dua analisis statistik yaitu deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberdayaan anggota KWT berada dalam kategori “Berdaya” dengan persentase sebesar 74,62%. Hasil uji regresi linier berganda menunjukkan bahwa variabel tingkat pendidikan tidak memiliki pengaruh yang signifikan, sedangkan variabel pengalaman berusahatani, peran penyuluh, dan intensitas penyuluhan memiliki pengaruh sangat signifikan terhadap tingkat keberdayaan. Sementara itu, hasil efektivitas penyuluhan menunjukkan peningkatan skor dari aspek pengetahuan, sikap, dan keterampilan sebesar 75,22% yang termasuk dalam kategori “Efektif” sedangkan efektivitas perubahan perilaku sebesar 50,86% yang dikategorikan “Cukup Efektif”.
Kualitas Semen Ayam Pejantan Bangkok (Gallus Domesticus) Sebagai Induk Pejantan Pembibit dengan Penambahan Kecambah Kacang Hijau dari Berbagai Umur Perkecambahan Prabewi, Nur; Listyowati, Andang Andiani
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1489

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan dan untuk mengetahui umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat ditambahkan dalam ransum pakan untuk produktivitas dan kualitas semen ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit. Bahan yang digunakan adalah 36 ekor ayam bangkok yang berumur 1,5 tahun. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 9 kali ulangan, penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gr/ekor dua kali dalam 1 minggu dari berbagai umur adalah : 36 jam (P1), 48 jam (P2), 60 jam (P3), 72 Jam (P4). Variabel yang diamati adalah volume semen, motilitas spermatozoa, dan abnormalitas spermatozoa. Metode analisis data yang digunakan adalah Analysis F Variance (ANOVA) apabila terjadi perbedaan nyata, dilanjutkan dengan Uji Duncans Multiple Ring Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaruh penambahan kecambah kacang hijau dari berbagai umur perkecambahan menunjukkan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kualitas semen (Motilitas Spermatozoa) pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit, sedangkan variabel produktivitas (Volume Semen) dan kualitas semen ( Abnormalitas spermatozoa) menunjukkan pengaruh nyata (P<0,05). Umur perkecambahan kacang hijau yang paling tepat untuk meningkatkan volumen semen, motilitas semen dan menurunkan Abnormalitas spermatozoa pada ayam bangkok sebagai induk pejantan pembibit adalah pada perlakuan P2 yaitu umur perkecambahan 48 jam, dengan penambahan kecambah kacang hijau sebanyak 30 gram/ekor dua kali dalam 1 minggu.
Peningkatan Kualitas Albumen Tanpa Perubahan Berat Telur dan Panjang Oviduk pada Ayam Ras Petelur yang Diberi Ekstrak Daun Belimbing Wuluh Suzana, Shania Ayu; Purwono, Edi; Cahyani, Annisa Putri
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1490

Abstract

Ekstrak daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) mengandung flavonoid, vitamin C, dan asam organik yang berpotensi meningkatkan kualitas telur ayam ras petelur. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh ekstrak belimbing wuluh terhadap panjang oviduk, berat telur, dan kualitas albumen (Haugh Unit). Rancangan acak lengkap digunakan dengan empat perlakuan dosis ekstrak (P0 = kontrol, P1 = 0,5 mg, P2 = 1 mg, P3 = 1,5 mg) dan lima ulangan. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan uji Duncan. Hasil menunjukkan bahwa panjang oviduk (58,6–63,2 cm) dan berat telur (45,46–50,43 g) tidak berbeda nyata antar perlakuan (p>0,05), tetap berada dalam kisaran fisiologis normal ayam ras petelur umur 80 minggu. Sebaliknya, Haugh Unit meningkat signifikan (p<0,05) dari 64,33±3,72 (kontrol) menjadi 85,58±1,53 (P3), menunjukkan perbaikan kualitas albumen. Temuan ini menegaskan bahwa ekstrak belimbing wuluh lebih berpengaruh pada kualitas fungsional telur dibandingkan morfometri reproduksi. Kesimpulannya, ekstrak belimbing wuluh berpotensi sebagai fitofarmaka lokal untuk meningkatkan mutu albumen tanpa mengubah ukuran telur maupun panjang oviduk, sehingga relevan bagi peternak dalam mendukung produksi unggas berkelanjutan.
Pengaruh Pemberian Tepung Kunyit Pada Ransum Ayam Ras Petelur Terhadap Karakteristik Organ Reproduksi Aljazari, Alan; Sunardi , Sunardi; Daryatmo, Joko
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 7 No. 2 (2025): October
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v7i2.1504

Abstract

Aspek utama dalam peningkatan produksi telur pada ayam ras petelur terletak pada optimalisasi kinerja organ reproduksi. Keberhasilan produksi telur sangat bergantung pada kondisi fisiologis dan perkembangan saluran reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan level yang tepat dalam pemberian tepung kunyit (Curcuma longa Linn.) pada ransum terhadap karakteristik organ reproduksi ayam ras petelur. Penelitian ini dilakukan selama 56 hari dengan bahan 90 ekor ayam ras petelur strain Lohmann Brown umur 74 minggu dan tepung kunyit. Rancangan penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan dan 6 ulangan yang setiap ulangan menggunakan sampel 5 ekor. Perlakuan terdiri dari: P0 (ransum 100% + tepung kunyit 0%), P1 (ransum 100% + tepung kunyit 10%), dan P2 (ransum 100% + tepung kunyit 20%). Variabel penelitian: jumlah folikel, berat ovarium, dan panjang oviduk. Metode analisis data menggunakan Analysis of Variance (ANOVA) dan jika terdapat perbedaan yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan pemberian tepung kunyit berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap variabel jumlah folikel. Sedangkan variabel berat ovarium dan panjang oviduk menunjukkan hasil berpengaruh tidak nyata (P>0,05). Berdasarkan hasil uji dapat disimpulkan bahwa level pemberian tepung kunyit sebesar 20% adalah level terbaik dalam meningkatkan jumlah folikel.

Page 1 of 1 | Total Record : 9