cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 235 Documents
THE ROLE OF HOSPITALITY TO IMPROVE THE PATIENT EXPERIENCE IN HOSPITAL : A SCOPING REVIEW Monica Vidian; Wahyu Sulistiadi
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.4980

Abstract

The hospitality industry has a strong focus on providing excellent customer service and creating positive experiences for guests. These same principles can be applied to the healthcare industry to improve the patient experience in hospitals. When patients are in the hospital, they may experience vulnerability, anxiety, and uncertainty about their health and treatment. Thus, providing a welcoming and comfortable environment can create a more positive and supportive environment for patients which may help ease their stress and improve their overall experience and contribute to better health outcomes.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU SETELAH DIBERIKAN EDUKASI TENTANG PMT BERBASIS KEARIFAN LOKAL Yuliza Anggraini; Aze Renata Fenzelina Zalukhu
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5272

Abstract

Pendahuluan: Masalah gizi menjadi salah satu masalah terpenting yang harus ditangani pemerintah di dunia maupun di Indonesia untuk memperoleh generasi yang baik. Gizipada masa 5 tahun pertama kehidupan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan balita di masa depan. Dampak yang dapat timbul akibat kekurangan gizi pada lima tahun pertama adalah perkembangan otak dan pertumbuhan. Pemberian Makanan Tambahan berbasis kearifan lokal adalah program pemerintah yang dapat dijadikan sebagai salah satu aternatif untuk mengatasi permasalah tersebut. Program ini bertujuan untuk memulihkan gizi balita dengan memberikan makanan dengan kandungan gizi yang cukup sehingga kebutuhan gizi balita dapat terpenuhi. Tujun Penelitian: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal di Kenagarian Balingka. Metode Penelitian : kuantitatif dengan desain  pendekatan deskritif. Populasi adalah ibu balita usia 12-24 bulan sebanyak 68 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil Penelitian : adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal sebesar 24.2%. Kesimpulan dan Saran : adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal sebesar 24.8%. Di sarankan setelah mendapatan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal ini para ibu yang memiliki balita dapat mempraktikkannya setiap hari untuk pemenuhan gizi balita. Kata Kunci : Pengetahuan, PMT, kearifan lokal
PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KONSUMSI BAYAM MERAH DAN BAYAM HIJAU TERHADAP KADAR HB IBU HAMIL TRIMESTER I DENGAN ANEMIA Nurjana Al Idrus; Lisa Trina Arlym; Retno Widowati
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5201

Abstract

Latar Belakang : Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin (Hb) di dalam darah lebih rendah dari normal sedangkan penanggulangan anemia pada ibu hamil dengan memberikan 90 tablet Fe kepada ibu hamil selama periode kehamilan. Konsumsi sayur bayam merah dan sayur bayam hijau adalah salah satu alternatif yang dapat dilakukan untuk memenuhi kebutuhan tambahan zat besi Tujuan : Untuk mengetahui perbedaan efektivitas konsumsi sayur bayam merah dan sayur bayam hijau terhadap kadar Hb pada ibu hamil trimester I dengan anemia di TPMB Suraily Kabupaten Bogor Metode: Penelitian ini menggunakan quasy experiment dengan pendekatan two grou p pretest and posttest design. desain quasy experimen. Jumlah sampel 30 ibu hamil trimester I dengan anemia, yang terdiri dari 15 orang intervensi konsumsi sayur bayam merah dan intervensi konsumsi sayur bayam hijau terdiri 15 orang. Penelitian ini menggunakan lembar SOP untuk mengobservasi dan konsumsi sayur bayam merah dan sayur bayam hijau sebanyak 2 X 150 ml diberikan pagi dan soreh selama 14 hari. Data dan analisis  dengan paired sample t-test untuk mengetahui perbedaan skor sebelum dan sesudah konsumsi. Independent t-test untuk mengetahui perbedaan antar kelompok uji. Hasil Penelitian : Terdapat perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah konsumsi sayur bayam merh dengan nilai p-value 0,003 ≤ 0,05. Terdapat perbedaan rata-rata sebelum dan sesudah konsumsi sayur bayam hijau dengan nilai p-value 0,009 0,05. Hasil uji independen tidak terdapat perbedaan konsumsi sayur bayam merah dengan sayur bayam hijau pada rata-rata kadar Hb. Kesimpulan : Mengkonsumsi sayur bayam merah dan sayur bayam hijau dapat meningkatkan kadar Hb ibu hamil trimester I dengan anemia.
HUBUNGAN INTENSITAS PENGGUNAAN SMARTPHONE DENGAN KECENDERUNGAN NOMOPHOBIA PADA REMAJA Feri Musharyadi; Febriyanti Febriyanti
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5189

Abstract

Masa remaja adalah masa peralihan, ketika individu mulai tumbuh dan berkembang dari masa anak-anak menjadi individu yang memiliki kematangan. Pada masa ini remaja akan mengalami perubahan baik secara fisik, kognitif, sosial dan emosional. Masalah psikososial yang sering ditemui adalah nomophobia pada remaja. Penggunaan smartphone yang berlebihan pada remaja akan memberikan dampak negatif seperti ketakutan jika tidak memakai smartphone dan mengalami kesulitan ketika berinterkasi secara langsung yang disebut dengan nomophobia. Berdasarkan data pengguna smartphone di Indonesia menurut Asosiasi Penyelenggaraan Jasa Smartphone Indonesia (APJII) bahwa pada tahun 2019 terdapat 196,71 juta jiwa pengguna smartphone, dari jumlah tersebut diketahui bahwa mayoritas pengguna smartphone di Indonesia adalah remaja yang berusia 15-19 tahun dengan prevalensi 91%. Jika dilihat pengguna smartphone per wilayah Sumatera 16,2%, dan Sumatera Barat 2,5%. Berdasakan penelitian Young, 2011. diketahui sekitar 23% siswa merasa kehilangan konsentrasi dan menjadi stres apabila mereka jauh dari smartphone, 39,5% mengidap nomophobia dan 27% berada pada risiko mengalami nomophobia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan Intensitas penggunaan Smartphone dengan kecenderungan Nomophobia Pada Remaja. Jenis Penelitian yang digunakan adalah deskriptif corelational  dengan pendekatan cross sectional, dengan teknik pengambilan sampel simple random sampling. Pengolahan data bivariat dengan Chi-Square. Hasil Penelitian didapatkan tidak ada hubungan intensitas pengguanaan smartphone terhadap kecendrungan nomophobia dengan nilai p value 0.05 yaitu p = 0.618.
HUBUNGAN KEBERSIHAN GIGI DAN MULUT DENGAN KONDISI GINGIVA PADA SISWA SMP Eka Sukanti; Eriyati Eriyati; Aflinda Yenti; Muhammad Faisal; Triana Dewi
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5284

Abstract

Poor oral and dental hygiene can cause plaque to build up on the surface of the teeth. Plaque buildup that is not cleaned will harden and disrupt the condition of the gingiva, resulting in inflammation of the gingiva. The aim of this research was to determine the relationship between dental and oral hygiene and gingival conditions in students at SMP Negeri 2 Baso, Agam Regency. This research uses analytical methods. Research subjects were taken using a saturated sampling technique. Data collection was carried out by examining the Plaque Index (IP) and Gingival Index (GI), with data analysis using the "Spearman correlation" statistical test. The results of the study showed that there was a significant relationship between dental and oral hygiene and gingival conditions. The results of the "Spearman correlation" statistical test obtained a p-value of 0.0180.05. Most students had a Plaque Index with moderate criteria and mild inflammation criteria. It is recommended that students pay more attention to oral and dental hygiene, such as brushing their teeth twice a day, namely in the morning after breakfast and at night before bed, consuming fruit and vegetables, gargling with antiseptic and using dental floss or dental floss so that the condition of the gingiva is well maintained so that they can prevent inflammation of the gingiva.
PENGARUH INTERVENSI KEPERAWATAN SPIRITUAL ISLAMI TERHADAP KUALITAS HIDUP PADA PENDERITA KANKER SERVIKS Viki Yusri; Novria Hesti; Febriyanti Febriyanti
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5188

Abstract

Pendahuluan: Kanker serviks merupakan penyebab utama kematian dari semua jenis kanker ginekologi pada wanita. Prevalensi angka kejadian kanker serviks di Indonesia pada 2020 mencapai 396.914 kasus dan total kematian sebesar 234.511 kasus, sedangkan pada tahun 2022 kanker sevik menempati urutan kedua terbanyak dengan penambahan kasus sejumlah 36.633 kasus atau 9,2%, di Sumatera barat sendiri juga menduduki peringkat ke dua yaitu sebesar 2,47‰, kemudian di ikuti daerah Gorontalo sebanyak 2,4%. Permasalahan yang terjadi pada pasien kanker serviks meliputi permasalahan fisik, psikologis, sosial, spiritual dan seksual yang memerlukan perawatan yang holistik, salah satunya tidak kalah penting adalah dalam  masalah spiritual, masalah spiritual yang dihadapi oleh penderita kanker seperti putus harapan, tidak memahami arti kehidupan, dan hidup dengan ketidak pastian, merasa berduka dan kehilangan. Kompleksisitas penderitaan spiritual pada penderita kanker serviks memerlukan penanganan dan pendekatan oleh tim interdisipliner dalam mangatasinya. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh  intervensi keperawatan spiritual dengan nilai-nilai Islami terhadap kualitas hidup penderita kanker serviks. Metode penelitian Quasi eksperiment dengan desain pre-post test, dengan metode consecutive sampling pada perempuan kanker serviks stadium II-IV dan usia 25-60 tahun di ruangan kebidanan RSUP Dr. M.Djamil Padang dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang. Hasil penelitian ini didapatkan ada pengaruh pemberian intervensi keperatan spritial islmai terhadap kualitas hidp penderita kanker dengan nilai p-value 0,00. Kesimpualan dan Saran: dengan adanya pengaruh pemeberian intervensi keperawatan spritual islami ini, diharapkan bidang pelayanan keperawatan khususnya melayani kanker agar memasukan intervensi spiritual islami dalam keseharian dan dijadikan sebagai panduan dalam perawatan di layanan secara umumnya.
PANDANGAN MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM KAMPUNG KELUARGA BERENCANA (KB) LEMBUTI Shinta Angellina; Rilly Yane Putri; Pagdya Haninda Nusantri Rusdi; Nurul Nazwa Aprilia; Adinda Fortuna Rizky
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5244

Abstract

Pendahuluan: Kampung Keluarga Berencana (KB) bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui Program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga serta Pembangunan sektor terkait dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pandangan Masyarakat Terhadap Program Kampung Keluarga Berencana Lembuti di Tanah Hitam Kota Padang Panjang. Metode: Jenis Penelitian ini bersifat deskriptif  dengan pendekatan Kualitatif. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan Triangulasi Sumber Data dan Metode. Data Penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara mendalam dengan informan penelitian diambil dari Ketua Kampung KB, Tokoh Masyarakat, 6 Pasangan Usia Subur. Teknik analisis data dengan cara Reduksi Data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil: Penelitian menunjukkan bahwa masih minimnya pemaham masyarakat terhadap program kampung KB, pandangan masyarakat terhadap program kampung kb beragam. Dan dari pengelola mengatakan kalau masih minimnya pengetahuan masyarakat itu karna kurangnya sosialisasi yang diadakan. Penyebab kurangnya sosialisasi itu karna dana dari pemerintah tidak ada. Kesimpulan: Penelitian ini menemukan bahwa pengetahuan masyarakat yang  masih minim karna kurangnya sosialisasi dari Kader. Saran untuk pemerintah dan pengelola agar mengembangkan lagi program-program yang ada di kampung KB.      
FAKTOR–FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TERJADINYA HIPERTENSI PADA IBU HAMIL Bunga Tiara Carolin; Liyana Safitri; Rukmaini Rukmaini; Shinta Novelia
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5216

Abstract

Pendahuluan: Tekanan darah pada masa kehamilan dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor penyebab. Usia ibu, kelahiran pertama, paritas dan peningkatan indeks massa tubuh, tingkat pendidikan, dukungan keluarga, stres merupakan faktor predisposisi munculnya hipertensi dalam kehamilan. Tujuan: untuk melihat faktor-faktor yang mempengaruhi hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Sriamur Kecamatan Tambun Utara. Metode: Penelitian ini megunakan pendekatan case control mengunakan anlisis chi square. Populasi ini adalah seluruh ibu hamil dengan jumlah 839 ibu hamil. Dengan menggunakan teknik purposive sampling yang memenuhi kriteria sebanyak 90 ibu hamil dengan jumlah 30 ibu hamil hipertensi sebagai kasus dan 60 ibu hamil tidak hipertensi sebagai kontrol. Hasil: analisis data dilakukan secara anivariat dengan hasil ibu yang mengalami hipertensi sebanyak 33,3%, usia yang beresiko 70%, paritas berisiko 50%, obesitas 66,7 %, stress 36,7%, gaya hidp tidak sehat 66,7 %, dan aktifitas fisik 60% dan hasil bivariat (0,05) pengaruh antara usia (p=0.000), paritas (p= 0.002), obesitas (p=0.001), stress (p=0,006), gaya hidup (p=0,021) dan aktivitas fisik (p=0.019) dengan kejadian hipertensi pada ibu hamil di Puskesmas Sriamur 2023. Kesimpulan dan Saran: Ada hubungan signifikan antara usia, paritas, stress, gaya hidup dan aktivitas fisik ibu hamil dengan kejadian hipertensi di Puskesmas Sriamur Kecamatan Tambun Utara. Ibu hamil diharapkan menjaga pola makan, gaya hidup sehat, tidak melakukan aktivitas berat dan sebaiknya ibu hamil tidak terbebani oleh masalah yang dapat menyebabkan stress.
FAKTOR RESIKO INFERTILITAS PADA WANITA Eny Puji Astuti; Triana Indrayani; Putri Azzahroh
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5204

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan data dari Perhimpunan Fertilisasi In Vitro Indonesia (FIV) pada 2017 Tingkat infertilitas wanita di Indonesia mencapai 15%, atau setidaknya ada 6 juta wanita Indonesia yang mengalami ketidaksuburan atau didapati memiliki masalah reproduksi. Tujuan: Untuk mengetahui faktor resiko infertilitas pada wanita di Poli Kebidanan Endokrin RSPAD Gatot Soebroto Jakarta tahun 2023. Metodologi: Penelitian ini bersifat survei analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah semua wanita pasangan usia subur dengan infertilitas yang datang berobat di Poli Kebidanan Endokrin pada bulan September 2023 sebanyak 262 pasien. Sampel penelitian ini sebanyak 72 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder dengan melihat data Rekam Medis pasien yang ada di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan chi square. Hasil Penelitian: Mayoritas responden mengalami infertilitas primer sebanyak 50 orang  (69,4%). Pada pasien dengan infertilitas primer, mengalami siklus menstruasi tidak normal sebanyak 26 orang (52%), obesitas sebanyak 37 orang (74%), ada sumbatan saluran tuba sebanyak 24 orang (48%), mengalami kelainan/penyakit di uterus sebanyak 40 orang (80%), dan mengalami PCOS sebanyak 13 orang (26%). Hasil uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signigfikan antara siklus menstruasi, obesitas, masalah tuba, masalah uterus, dan PCOS dengan kejadian infertilitas pada wanita usia subur di RSPAD Gatot Soebroto tahun 2023, dimana p value 0,05.[1]  Keimpulan: Siklus menstruasi, obesitas, masalah tuba, masalah uterus, dan PCOS mempunyai hubungan yang bermakna terhadap kejadian infertilitas pada wanita usia subur. Saran: Wanita usia subur agar memeriksakan kesehatannya jika memiliki masalah dalam kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan infertilitas serta menambah wawasan mengenai infertilitas dengan membaca buku, majalah, ataupun informasi dari media internet. 
PENERAPAN TERAPI MUSIK KLASIK TERHADAP KEMAMPUAN BERBAHASA PADA ANAK AUTISME DI SLB X KOTA JAMBI Rina Oktaria; Resya Mulyana
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5722

Abstract

Pendahuluan: Anak autisme merupakan anak yang megalami hambatan atau kesulitan dalam hal komunikasi dan juga kesulitan dalam berbahasa sehingga anak autisme tidak mampu beradaptasi dengan lingkungan atau disebut tidak ada konta lingkungan. Gejala autisme antara lain tidak mampu berkomunikasi dengan jelas, susah bersosialisasi, dan susah beradaptasi. Terapi musik merupakan terapi yang dilakukan menggunakan musik yang dilakukan sebagai upaya yang diracang untuk membantu klien dalam berinteraksi sosial, mengembangkan bahasa, dan aktif untuk bermain musik. Metodologi : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus penerapan terapi musik klasik terhadap kemampuan berbahasa pada 2 orang anak dengan autisme dengan pendekatan asuhan keperawatan. Hasil : Intervemsi yang diberikan adalah penerapan terapi musik klasik pada An.G dan An.M selama 7 hari, 1 kali penerapan terapi musik klasik diberikan selama 30 menit pada masing-masing anak. Setelah dilakukan terapi musik klasik selama 7 hari, kemampuan berbahasa pada anak autisme meningkat. diperoleh terjadi peningkatan kemampuan berbahasa pada anak autisme setelah dilakukan penerapan terapi musik klasik. Diskusi : Diharapkan orang tua dan guru dapat memberikan terapi musik klasik untuk anak autisme guna meningkatkan kemampuan berbahasa.