cover
Contact Name
Irma Fidora, S.Kep., Ns., M.Kep
Contact Email
irma.fidora@gmail.com
Phone
+628126751654
Journal Mail Official
redaksi.menaramedika@gmail.com
Editorial Address
Jl. By Pass No.9, Aur Birugo Tigo Baleh, Bukittinggi, Sumatera Barat
Location
Kota padang,
Sumatera barat
INDONESIA
Jurnal Menara Medika
ISSN : 2622657X     EISSN : 27236862     DOI : https://doi.org/10.31869
Core Subject : Health,
Jurnal Menara Medika hanya menerima naskah asli yang belum pernah dipublikasikan baik di jurnal dalam maupun luar negeri. Naskah dapat berupa hasil penelitian, tinjauan pustaka, studi kasus dan konsep pemikiran inovatif yang menunjang kemajuan ilmu, pendidikan dan praktik kesehatan (keperawatan, kebidanan dan administrasi rumah sakit).
Articles 235 Documents
FAKTOR-FAKTOR PENDORONG PERILAKU SWAMEDIKASI TANPA RESEP DOKTER OLEH MASYARAKAT DI KELURAHAN X PEKANBARU TAHUN 2024 Putri Wulandini; Debi Panjaitan; Sukarni Sukarni
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5803

Abstract

Latar belakang : Masyarakat sangat sering melakukan swamedikasi tanpa resep dokter karena ada beberapa faktor yang membuat masyarakat melakukannya. Untuk itu swamedikasi sangat penting diperhatikan karena dapat mempengaruhi kesehatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor pendorong perilaku swamedikasi tanpa resep dokter oleh masyarakat di Kelurahan X Pekanbaru. Metode: kuantitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Kelurahan X Pekanbaru. Populasi penelitian ini adalah masyarakat yang berada di Kelurahan X Pekanbaru yang berjumlah 2.500 kepala keluarga. Sampel penelitian berjumlah 250 responden. Hasil: penelitian didapatkan mayoritas responden faktor sosial-ekonomi 241 orang (96,4%) ekonomi rendah, mayoritas responden faktor gaya hidup 157 orang (62,8%) tidak merokok dan diet, mayoritas faktor kemudahan memperoleh produk obat 234 orang (93,6%) mudah mendapatkan obat, mayoritas responden faktor kesehatan lingkungan 207 orang (82,8%) tinggal di lingkungan sehat dan mayoritas responden faktor ketersedian produk obat baru 224 orang (89,6%) tidak tertarik membeli obat. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian faktor-faktor tersebut mempengaruhi terjadinya perilaku swamedikasi. Saran dapat melakukan edukasi kepada masyarakat agar masyarakat tidak membeli obat tanpa resep dokter dikarenakan perilaku swamedikasi tanpa resep dokter dapat berdampak menurunkan kesehatan masyarakat karena ketidaksesuai pemakaian obat.
HUBUNGAN PERAN KELUARGA MENGONTROL GAYA HIDUP PENDERITA HIPERTENSI DI DESA X KABUPATEN KAMPAR Maswarni Maswarni; Trisiwi Kusumaningrum; Pratiwi Gasril; Juli Widiyanto; Yeni Yarnita
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5806

Abstract

Pendahuluan Hipertensi atau tekanan darah tinggiadalah suatu penigkatan abnormal tekanan darah dalam pembuluh darah arteri secara terus-menerus lebih dari suatu periode. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa sekitar 972 juta jiwa di dunia atau 26,4% orang menderita hipertensi. Dari 972 juta jiwa sebanyak 333 juta jiwa berada di negara maju dan 639 berada di negara berkembang. Prevalensi hipertensi mencapai 34,1% dengan angka tertinggi di provinsi kalimantan selatan 44,1% dan yang terendah di provinsi papua sebesar 22,2% . Menurut Kementrian Kesehatan tahun 2018 hipertensi menjadi peringkat pertama dari jenis penyakit tidak menular dengan jumlah kasus mencapai 185.857.  Penyebab hipertensi yaitu gaya hidup oleh karenanya di perlukan peran keluarga agar gaya hidup pada penderita hipertensi dapat terkontrol. Peran dari keluarga sangat di butuhkan dalam memberikan dukungan kepada pasien hipertensi untuk rajin memeriksakan diri ketempat pelayanan kesehatan untuk melakukan kontrol darah secara rutin. Gaya hidup dan pola hidup sehat merupakan hal yang saling berhubungan dan berkaitan. Para pakar kesehatan berpendapat bahwa terciptanya pola hidup yang sehat akan bergantung dari gaya atau pola hidup yang dijalani oleh seseorang. Tujuan dari peneltian ini melihat apakah ada hubungan peran keluarga dalam mengontrol gaya hidup penderita hipertensi terhadap derajat hipertensi  di Pandau Jaya Kabupaten Kampar. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi korelasi dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji statistik dengan nilai P value 0,05 yang bermakna terdapat hubungan antara peran keluarga dalam mengontrol hipertensi  terhadap derajat hipertensi. Untuk mencegahnya terjadi peningkatan tekanan darah maka hal yang perlu dilakukan   mengontrol gaya hidup.
PENGUKURAN KINERJA RUMAH SAKIT X DI KOTA PADANG PANJANG DENGAN PENDEKATAN BALANCED SCORECARD Putri Ayu Sari; Elsi Susanti; Pratiwi Soni Redha
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5911

Abstract

Latar Belakang: Pengukuran kinerja penting untuk menilai efektivitas dan efisiensi operasional rumah sakit. Observasi awal menunjukan bahwa terdapat karyawan yang berhenti kerja dan pandemi COVID-19 mengganggu arus kas rumah sakit. Tujuan: untuk mengukur kinerja Rumah Sakit X di Kota Padang Panjang menggunakan pendekatan balanced scorecard, dengan menganalisis perspektif keuangan serta pembelajaran dan pertumbuhan. Metode: penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif, dengan fokus pada dua indikator keuangan, yaitu ROA dan ROE, serta pembelajaran dan pertumbuhan melalui retensi karyawan yang mencakup komponen organisasi, peluang karir, penghargaan, rancangan tugas dan pekerjaan, serta hubungan karyawan. Populasi penelitian ini terdiri dari 40 responden karyawan non-medis. Hasil: Kinerja keuangan rumah sakit mengalami penurunan, dengan ROA dari 2,23% pada tahun 2022 menjadi 0,51% pada tahun 2023, dan ROE dari 2,54% menjadi 0,57% pada periode yang sama. Dari perspektif pembelajaran dan pertumbuhan, komponen organisasi, peluang karir, dan penghargaan dinilai baik (52,5%, 52,5%, dan 57,5%,). Sedangkan, rancangan tugas dan pekerjaan serta hubungan karyawan dinilai kurang baik (75% dan 62,5%). Kesimpulan dan Saran: Disimpulkan  bahwa kinerja keuangan rumah sakit dinilai kurang baik, sedangkan aspek pembelajaran dan pertumbuhan sebagian besar dinilai baik, kecuali rancangan tugas dan pekerjaan serta hubungan karyawan. Disarankan agar rumah sakit mengevaluasi strategi pengelolaan aset dan ekuitas, memperbaiki rancangan tugas, dan meningkatkan dukungan manajemen serta interaksi positif antar karyawan. Aspek yang dinilai baik perlu dipertahankan dan ditingkatkan untuk mendukung retensi karyawan dan kinerja rumah sakit.
HUBUNGAN MENGKONSUMSI MAKANAN KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN KARIES PADA ANAK SEKOLAH DASAR X PEKANBARU Lora Marlita; Aprilia Suci Cahyani
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5838

Abstract

Pendahuluan Beberapa hal yang dapat mempengaruhi terjadinya karies gigi pada anak salah satu nya adalah jenis makanan yang mengandung kariogenik seperti coklat, permen, kue yang mudah menempel pada gigi yang diragikan oleh bakteri tertentu dan membentuk asam sehingga dapat menjadi plak dan merusak stuktur gigi jika dibiarkan begitu saja dalam kurun waktu yang lama. Tujuan: penelitian ini bertujuan mengetahui Hubungan Mengkonsumsi Makanan Kariogenik Dengan Kejadian Karies Pada Anak SD X Pekanbaru. Metodologi Penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel pada penelitian ini 44 responden dengan menggunakan Teknik cluster sampling. Hasil  Hasil penelitian ini tidak ada hubungan mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kejadian karies pada anak SD dengan uji korelasi chi- square didapatkan hasil 0,365 0,05. Diskusi pihak sekolah dapat bekerja sama dengan puskesmas terdekat untuk mengadakan pengecekan gigi  berkala.
TRANSCATHETER TRICUSPID INTERVENTION: SHORT PERSPECTIVE Sidhi Laksono; Yoseph Alam Naibaho
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5910

Abstract

Introduction Around 4% of individuals who are 75 years old or older demonstrate clinically significant tricuspid regurgitation (TR). Primary tricuspid regurgitation is caused by a structural abnormality of the tricuspid valve and is present in 8-10% of patients with tricuspid valve issues. Secondary tricuspid regurgitation is frequently seen due to annular stretching resulting from right ventricular enlargement and dysfunction due to pulmonary hypertension, which is commonly associated with left-sided heart disease or atrial fibrillation. Regardless of its cause, TR results in excessive volume and heightened wall pressure, which contribute negatively to harmful remodeling and worsening of TR. Interventions to address TR are not being used enough in daily clinical practice due to higher surgical risk and patients presenting late.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        An extensive electronic search was performed using PubMed, Google Scholar, and ScienceDirect. The inquiry was confined to English-language publications. A manual search of relevant publications and reference lists was conducted.. Result The newly introduced transcatheter tricuspid valve interventions are designed to meet this unfulfilled requirement. Furthermore, a comprehensive evaluation of the currently available transcatheter treatments, including the primary factors for choosing patients and devices, as well as details on lingering uncertainties, is presented Discussion Both dedicated expertise and a comprehensive evaluation by a multidisciplinary Heart Team are crucial in effectively incorporating these new techniques and choosing suitable patients—an established method to assess patients with TR who are potential candidates for transcatheter procedures.
GAMBARAN PELAKSANAAN PROSES ASUHAN GIZI PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH dr. ADNAAN WD PAYAKUMBUH Loli Erlina Oktavia; Silvia Adi Putri; Elsi Susanti
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5353

Abstract

Berdasarkan obervasi awal yang peneliti di RSUD dr.Adnaan WD Payakumbuh, terdapat kendala dalam pelaksanaan proses asuhan gizi pasien rawat inap seperti belum optimal mengumpulan data pasien dan diet gizi pasien tidak berjalan dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan proses asuhan gizi pasien rawat inap. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif. Metode pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Peneliti mewawancarai 4 orang informan kunci untuk mendapatkan hasil penelitian. Analisis data kualitatif berkaitan dengan data kata atau kalimat yang dihasilkan dari objek penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan pelaksanaan proses asuhan gizi pasien rawat inap di RSUD dr.Adnaan WD Payakumbuh dimulai dari: Pertama assesmen gizi. Kedua diagnosis gizi, petugas gizi terkendala dalam menghafal terminologi diagnosis dikarena banyaknya terminologi yang digunakan, serta tidak lengkapnya data pasien sehingga kesulitan dalam melakukan diagnosis. Ketiga, intervensi gizi terdapat kendala pada asupan gizi pasien dikarenakan kurangnya selera makan pasien, pelanggaran diet gizi oleh pasien dikarenakan kurangnya pengetahuan pasien mengenai diet gizi, serta pasien kurang kooperatif dengan petugas konseling gizi sehingga intervensi tidak berjalan dengan baik. Keempat monitoring-evaluasi gizi. Kesimpulan pada penelitian ini didapatkan bahwa pelaksanaan proses asuhan gizi pasien rawat inap oleh petugas gizi di RSUD dr.Adnaan WD Payakumbuh, telah dilaksanakan sesuai standar Kemenkes RI tahun 2013 dalam Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Untuk itu diharapkan pihak rumah sakit dapat mempersingkat terminologi yang digunakan dalam mendiagnosis gizi pasien, dan memberikan edukasi kepada pasien mengenai diet gizi serta dampaknya jika melanggar diet gizi tersebut. Kata Kunci : Proses Asuhan Gizi, Pelayanan Gizi, Rawat Inap 
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU DENGAN SIKAP IBU HAMIL TENTANG PENCEGAHAN KEHAMILAN RISIKO TINGGI Made Komala Intan Pratiwi; Komang Ayu Purnama Dewi; Ni Made Ayu Yulia Raswati Teja
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5517

Abstract

Latar Belakang: Kehamilan risiko tinggi yaitu suatu keadaan dimana dalam kehamilan terjadi kondisi yang bisa mengancam ibu maupun janin. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Kehamilan Risiko Tinggi dengan Sikap Ibu Hamil Tentang Pencegahan Kehamilan Risiko Tinggi di PMB “NS” Desa Sambirenteng. Metode: Penelitian ini menggunakan survei deskriptif kuantitatif dengan metode cross-sectional Populasi yaitu ibu hamil yang melakukan kunjungan di Praktik Mandiri Bidan “NS” sebanyak 30 orang. Jumlah sampel penelitian ini adalah 30 responden dengan menggunakan Non Probability dengan metode Total Sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner. Analisa data yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif.  Hasil: Karena terdapat 3 sel dengan frekuensi harapan yang kurang dari 5 sebesar 75%, maka nilai significancy yang dilihat berdasarkan uji fisher exact test dengan p-value 1,000 (p0,05) nilai p-value hal ini menunjukkan tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi dengan sikap ibu hamil tentang pencegahan kehamilan risiko tinggi. Kesimpulan: Pengetahuan ibu hamil tentang kehamilan risiko tinggi tidak ada keterkaitannya dengan sikap ibu hamil tentang pencegahan kehamilan risiko tinggi. Diharapkan kepada ibu hamil lebih sering untuk mencari informasi lebih mengenai kehamilan agar terhindar dari kehamilan yang beresiko tinggi
STUDI MIXED METHODS : DETERMINAN INTENSI TURNOVER PERAWAT GEN Z DI RUMAH SAKIT Jamaatus Saadah; Utari Wardhani; Wulan Pramadhani
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5924

Abstract

Latar Belakang : Kekurangan perawat merupakan salah satu masalah yang berada di dalam sejarah profesi keperawatan, Saat ini tenaga keperawatan sudah berada di empat generasi yaitu, generasi baby boomers, generasi X, generasi millenial, dan generasi Z. Demikian juga layanan kesehatan sepenuhnya menyadari tantangan dan kemungkinan yang ditimbulkan oleh kesenjangan generasi, karena pengaruh perbedaan setiap sepuluh tahun sehingga mempengaruhi dari segi pemikiran, perilaku, dan standar budaya yang  akan terus beradaptasi. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian mixed methods, dengan rancangan penelitian explanatory sequential design. Sampel penelitian ini adalah perawat RS yang berusia 21-27 tahun dengan pengambilan sampel yaitu total sampling kuantitatif dan purposive sampling kualitatif. Waktu penyebaran kuesioner dilakukan pada tanggal 4 Juni 2024 dan wawancara mendalam dilakukan pada tanggal 10 Agustus 2024. Hasil : penelitian didapatkan nilai rata-rata usia perawat adalah 25 tahun dengan masa kerja 2 tahun. Faktor-faktor determinan yang menjadi pemicu intensi turnover dari hasil penelitian ini memiliki tema pendapatan bulanan, beban kerja, kebermaknaan spiritual, dan ketidakpercayaan diri sendiri. Kesimpulan dari Hasil secara keseluruhan determinan intensi turnover menunjukkan score 212,63 dimana score tersebut masih dalam kategori sedang yang berarti bisa berubah sesuai kondisi perawat dan kondisi manajemen rumah sakit.  Diskusi : Diharapkan hasil penelitian ini bisa dijadikan acuan untuk meneliti lebih dalam pada turnover perawat Gen Z menggunakan uji korelasi untuk mengetahui apakah memiliki nilai pengaruh yang signifikan atau tidak.
COMPREHENSIVE EVALUATION OF CERVICAL CANCER RISK QUESTIONNAIRES: ANALYZING DEMOGRAPHIC, BEHAVIORAL, ENVIRONMENTAL DIMENSIONS Indah Mauludiyah; Miftakhul Mahfirah Ermadona; Achmad Zani Pitoyo
Menara Medika Vol 7, No 1 (2024): VOL 7 NO 1 SEPTEMBER 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i1.5928

Abstract

Background: Cervical cancer is highly preventable and treatable if detected early; however, many women still face serious consequences due to this cancer. Late screening is one of the primary risk factors contributing to the incidence of cervical cancer. Problem: Many studies that use questionnaires to assess cervical cancer risk factors often lack a thorough evaluation of the instruments' validity, reliability, and appropriateness, underscoring the need for comprehensive assessment. Objective: This study aims to evaluate questionnaires related to cervical cancer risk factors by assessing their validity, reliability, and suitability. Method: A systematic review was conducted based on the Preferred Reporting Items for Systematic Review and Meta-Analyses (PRISMA) guidelines, analyzing studies published from 2014 to 2024. Nine papers were reviewed, focusing on questionnaire characteristics, including the number of items, item types, and validity assessment methods. Results: The analysis showed that 56% of the studies used questionnaires with fewer than 50 items, and all studies used closed-item formats. In 44% of the studies, the number of items was not disclosed. The highest percentage of studies (44%) involved using questionnaires adapted from previous research. Regarding validity, 44% of the studies employed Cronbach's alpha as a measure. Conclusion: Questionnaires used in studies on cervical cancer risk factors exhibit variation in characteristics and validity assessment methods. To improve questionnaire quality, it is crucial to ensure clear disclosure of item counts and robust validity and reliability assessments.
PENERAPAN TERAPI MUROTAL ALQURAN TERHADAP ANSIETAS PADA LANSIA YANG MENGALAMI HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS RABAIN MUARA ENIM Sari, Yade Kurnia; Nur, Yulia M.; Oktorina, Rola; Nelly, Septa
Menara Medika Vol 7, No 2 (2025): VOL 7 NO 2 MARET 2025
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v7i2.6381

Abstract

Hipertensi merupakan penyebab kematian utama tersering di dunia,  Hal ini disebabkan karena semakin tinggi tekanan darah maka akan semakin berisiko untuk mengalami penyakit jantung dan vaskular. Salah satu faktor yang mendukung terjadinya peningkatan tekanan darah adalah ansietas akut dan kronik. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh terapi murotal alquran terhadap ansietas pasien lansia yang mengalami Hipertensi di Wilayah kerja puskesma Rabain Muara Enim. Metode: Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuntitatif  dengan menggunakan pendekatan Pre Experiment (One Group Pre Test – Post Test Design) dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling Hasil: nilai rata-rata ansietas pada saat  pretest adalah 17,10 sedangkan nilai rata-rata ansietas setelah diberikan terapi sebesar 9,45, selisih nilai mean antara pre test dan post test sebesar 7,650. Kesimpulan: Terdapat pengaruh  terapi murotal Alquran terhadap ansietas pada lansia yang mengalami hipertensi dengan p value = 0,009Keyword: Terapi Murotal Alquran, Ansietas, Lansia dengan Hipertensi