cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 600 Documents
Nilai-Nilai Karakter pada Bai’at Santri PERSIS Studi Kasus di MA PERSIS 69 Matraman Jakarta Selamet Sayra, Agus; Idrus, Moh; Syarief, Nashruddin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.870

Abstract

Pendidikan karakter menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi krisis moral generasi muda di era modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan baiat dalam tradisi pendidikan Pesantren PERSIS dan mengidentifikasi nilai-nilai karakter yang diinternalisasikan melalui proses baiat santri di MA PERSIS Matraman Jakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baiat merupakan tradisi khas Pesantren PERSIS yang berfungsi sebagai instrumen pendidikan karakter holistik dan terstruktur. Baiat tidak sekadar ritual verbal, melainkan proses internalisasi nilai-nilai Islami yang mengikat santri secara spiritual dan moral. Melalui 14 butir ikrar yang diucapkan rutin setiap pekan, santri diinternalisasikan dengan nilai-nilai karakter utama meliputi religiusitas, tanggung jawab, disiplin, kerja keras, toleransi, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, peduli sosial, peduli lingkungan, dan gemar membaca. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan teori pendidikan karakter Thomas Lickona, pandangan Imam Al-Ghazali, dan 18 nilai karakter Kemendikbud. Kesimpulan penelitian membuktikan bahwa baiat efektif sebagai metode pendidikan karakter berbasis nilai Islam yang mencetak santri berakhlak mulia, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi positif bagi masyarakat
Pengaruh Komunikasi Orang Tua–Anak dalam Keluarga Pengaruh Komunikasi Orang Tua–Anak dalam Keluarga Novrian, Arfie; Nugraha, Roni; Rohaeni, Anie
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.871

Abstract

Komunikasi orang tua dengan anak dalam keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk sikap keberagamaan dan prestasi belajar anak. Namun, dalam kehidupan masyarakat perkotaan, tidak sedikit orang tua yang mengabaikan komunikasi dengan anaknya karena kesibukan, sehingga berdampak pada rendahnya sikap keberagamaan dan prestasi belajar anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komunikasi orang tua-anak dalam keluarga terhadap sikap keberagamaan dan prestasi belajar anak santri kelas XII MAS Persis 69 Matraman Jakarta Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah 58 santri kelas XII, dengan sampel sebanyak 35 santri yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui angket untuk variabel komunikasi orang tua-anak dan sikap keberagamaan, serta dokumentasi nilai rapor untuk variabel prestasi belajar. Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi orang tua-anak berpengaruh signifikan terhadap sikap keberagamaan (Sig. 0,014 < 0,05) dengan kontribusi 16,8%, dan berpengaruh signifikan terhadap prestasi belajar anak (Sig. 0,036 < 0,05) dengan kontribusi 12,7%. Secara simultan, komunikasi orang tua-anak berpengaruh signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa komunikasi keluarga yang efektif dapat menciptakan keseimbangan antara kecerdasan spiritual dan intelektual anak, sehingga pendidikan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk generasi yang berkarakter dan berprestasi.
Peran Program Baiat Sebagai Penguatan Akhlak Santri dalam Mewujudkan Tujuan Pendidikan Tafaqquh Fi Al-Din Hadillah, Arief; Nugraha, Roni; Komala, Ela
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.872

Abstract

Pendidikan pesantren berperan strategis dalam membentuk akhlak santri sebagai fondasi utama pencapaian tujuan pendidikan Islam. Salah satu instrumen yang digunakan di Pesantren Persis 1 Bandung adalah program Baiat, yaitu ikrar komitmen santri terhadap nilai-nilai keislaman dan disiplin kehidupan pesantren. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran program Baiat dalam penguatan akhlak santri serta kontribusinya dalam mewujudkan tujuan pendidikan tafaqquh fi al-dīn. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta telaah dokumen terkait pelaksanaan program Baiat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Baiat berfungsi sebagai sarana internalisasi nilai moral, pembiasaan perilaku positif, dan penguatan kesadaran spiritual santri. Dampak yang menonjol ialah peningkatan kedisiplinan, ketaatan kepada guru dan orang tua, komitmen ibadah, serta sikap tanggung jawab sosial. Baiat juga memperkuat relasi antara nilai-nilai akhlak dengan kurikulum pesantren, sehingga membentuk keterpaduan antara aspek kognitif, afektif, dan spiritual. Dengan demikian, program Baiat terbukti efektif dalam menanamkan akhlak mulia sekaligus mendukung pencapaian tujuan tafaqquh fi al-dīn. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan program serupa sebagai strategi pendidikan karakter di pesantren agar lebih terintegrasi, berkelanjutan, dan kontekstual dengan kebutuhan zaman
Pengaruh Pembelajaran Durusul Qur’an 2 dan Motivasi Belajar terhadap Etika Islam Siswa Kelas XII Sarif Hidayat, Asep
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.873

Abstract

Perkembangan globalisasi telah menimbulkan tantangan besar terhadap etika Islam di kalangan pelajar. Salah satu faktor yang diyakini dapat memperkuat etika Islam siswa adalah pembelajaran Durusul Qur’an 2 dan motivasi belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pembelajaran Durusul Qur’an 2 dan motivasi belajar terhadap etika Islam siswa kelas XII di SMA Plus Ulumul Qur’an Al-Marwah, Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Sampel penelitian sebanyak 40 siswa kelas XII yang ditentukan dengan rumus Slovin. Instrumen penelitian berupa angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier sederhana dan berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Durusul Qur’an 2 berpengaruh signifikan terhadap etika Islam siswa dengan kontribusi sebesar 34,7%, motivasi belajar berpengaruh signifikan sebesar 42,5%, dan secara simultan keduanya berkontribusi sebesar 41%. Temuan ini menegaskan bahwa semakin berkualitas pembelajaran Durusul Qur’an 2 dan semakin tinggi motivasi belajar siswa, semakin baik pula etika Islam yang terbentuk.
Pengaruh Pembelajaran Fiqih dan Akidah Akhlak Terhadap Sikap Keberagamaan Siswa di SMP Plus Cendekia, Cikeas, Bogor Hermana, Banjar; Irma Solihah, Ade; Muharam Basyari, Ahmad
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.874

Abstract

Pembelajaran Fiqih untuk membuat siswa memahami aturan dan hukum Islam, sedangkan Akidah Akhlak menekankan pada Pendidikan moral, etika, dan perilaku. Hasil dari mempelajari Fiqih dan Akidah Akhlak diharapkan mampu membentuk sikap keberagamaan siswa. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masalah masifnya perilaku masyarakat khususnya pelajar yang tidak mencerminkan sikap keberagamaan yang baik. Sering terjadi perkelahian antar pelajar narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, tindakan kasar, dan siswa melawan guru, menunjukkan rendahnya sikap keberagamaan pelakunya. Siswa SMP masih dalam tahap perkembangan menuju dewasa, penuh rasa ingin tahu dan mencoba-coba. Secara umum mereka rentan terhadap pengaruh negatif dari luar, pendiriannya belum stabil karenanya memerlukan bimbingan dan pengetahuan yang dapat membentenginya dari pengaruh buruk, seperti budaya asing yang merusak moral, atau konten negatif media sosial. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji pengaruh pembelajaran fiqih dan akidah akhlak terhadap sikap keberagamaan, perilaku, kesadaran beribadah, dan moral siswa. Penelitian ini termasuk jenis penelitian Survei menggunakan pendekatan kuantitatif dan dilaksanakan di SMP Plus Cendekia, Cikeas, Bogor. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, wawancara dan observasi, Instrumen penelitian yang digunakan diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan metode korelasi Pearson dan uji Cronbach’s Alpha. untuk memastikan keakuratan dan konsistensi data. Analisis data untuk menguji hipotesis menggunakan teknik statistik regresi berganda, karena variabel bebas yang diteliti lebih dari satu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran fiqih dan Akidah Akhlak berpengaruh signifikan dalam meningkatkan sikap keberagamaan siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa pembelajaran Fiqih dan Akidah Akhlak dapat memberi pengaruh terhadap pembentukan sikap keberagamaan siswa
Metode Pembelajaran Tajwid di Pesantren Persatuan Islam: Analaisis Metode di Pesantren Persis 69 Matraman Jakarta dan Pesantren Persis 24 Rancaekek Bandung Danaswara, Danaswara; Idrus, Moh; Syarief, Nashruddin
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.875

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya santri yang kesulitan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid meskipun telah belajar di pesantren. Tujuan penelitian ialah mengkaji secara mendalam metode pembelajaran tajwid di lingkungan Persatuan Islam, menganalisis implementasinya, serta menilai kontribusinya terhadap peningkatan kemampuan bacaan santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif di Pesantren Persis 69 Matraman Jakarta dan Pesantren Persis 24 Rancaekek Bandung. Subjek meliputi pengasuh pesantren, guru tajwid, dan santri. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, tes bacaan Al-Qur’an, serta dokumentasi kurikulum dan bahan ajar; analisis data mencakup reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil menunjukkan Persis 69 lebih dominan menerapkan metode Riyaadlatullisan dan Syafi’i, sedangkan Persis 24 mengandalkan ceramah, sorogan/bandongan, dan belajar dengan teman sejawat; keduanya menekankan musyafahah untuk menjaga ketepatan bacaan. Metode-metode tersebut efektif meningkatkan kemampuan membaca, namun terkendala keterbatasan waktu, heterogenitas kemampuan santri, dan minimnya pelatihan lanjutan bagi guru. Disimpulkan bahwa pembelajaran tajwid di kedua pesantren telah berjalan efektif, tetapi perlu penguatan kompetensi guru serta penyesuaian strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dengan kebutuhan santri.
Implementasi Guru PAI dalam Meningkatkan Kompetensi Membaca Al-Qur’an: Studi Deskriptif Di Kelas Iv Sd Islam Plus Ummul Mukminin Mulyana, Didin; Hidayat, Syarif; Rohaeni, Anie
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.876

Abstract

Kemampuan membaca Al-Qur'an merupakan kompetensi fundamental dalam Pendidikan Agama Islam di sekolah dasar. Namun, banyak siswa kelas IV masih mengalami kesulitan dalam tajwid, makhraj, dan kelancaran membaca Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi guru PAI dalam meningkatkan kompetensi membaca Al-Qur'an siswa kelas IV SD Islam Plus Ummul Mukminin serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan guru, siswa, dan kepala sekolah, serta analisis dokumen pembelajaran. Data dianalisis secara tematik untuk menemukan pola implementasi dan faktor penentu keberhasilan. Hasil penelitian menunjukkan guru PAI mengimplementasikan pembelajaran secara sistematis melalui perencanaan adaptif, metode bervariasi seperti talaqqi, Iqra', sorogan, dan peer teaching, serta evaluasi berkelanjutan. Dukungan sekolah melalui program tilawah pagi dan tahfidz mingguan, ditambah kerja sama dengan orang tua, menjadi faktor penting dalam keberhasilan. Tantangan yang dihadapi meliputi heterogenitas kemampuan siswa, keterbatasan waktu, dan minimnya pembiasaan di rumah. Kesimpulannya, keberhasilan pembelajaran membaca Al-Qur'an ditentukan oleh kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua, serta strategi guru yang kreatif, kontekstual, dan menciptakan suasana belajar kondusif.
Model Pendidikan Lansia dalam Program Biah Quraniyyah Pimpinan Wilayah Persistri Jawa Barat Kamilawati, Ella; Nugraha, Roni; Rohaeni, Anie
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i4.877

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh realitas lansia yang sering mengalami keterbatasan fisik, penurunan daya ingat, serta rasa kesepian dan tidak berguna, khususnya pada perempuan. Kondisi tersebut menuntut adanya model pendidikan yang mampu memberikan aktivitas bermakna agar mereka tetap produktif dan bahagia di masa tua. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan model pendidikan lansia dalam program Biah Quraniyyah di Pimpinan Wilayah Persistri Jawa Barat, dengan fokus pada tujuan, materi, metode, serta evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Biah Quraniyyah memberikan ruang pembelajaran Al-Qur’an melalui kegiatan tahsin, terjemah, tafsir, dan tahfiz yang dirancang secara bertahap sesuai kemampuan lansia. Metode yang digunakan meliputi ceramah, diskusi, eksperimen, dan resitasi, dengan evaluasi mingguan serta haflah tahunan. Program ini terbukti mampu meningkatkan motivasi, melatih daya ingat, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an, serta memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan psikologis dan spiritual lansia. Kesimpulannya, model pendidikan lansia berbasis Biah Quraniyyah relevan sebagai solusi untuk mencegah keterpurukan, menguatkan ingatan, serta mengembalikan peran lansia sebagai pribadi yang bermanfaat di lingkungan keluarga dan organisasi.
Penanaman Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Dalam Pembentukan Karakter Siswa Miskin Kota Hadistia, Mega; Basyari, Ahmad Muharam; Hidayat, Syarif
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i6.878

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) merupakan fase fundamental dalam membentuk karakter anak, terutama bagi anak-anak dari keluarga miskin kota yang menghadapi keterbatasan ekonomi dan lingkungan sosial yang kurang kondusif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dalam pembentukan karakter siswa miskin kota di PAUD Nurul Ilahi, menganalisis faktor pendukung dan penghambat, serta mengidentifikasi dampaknya terhadap perkembangan karakter anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan kepala sekolah, guru, dan orang tua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Validitas data diperkuat melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam dilaksanakan melalui strategi pembiasaan ibadah harian, keteladanan guru, integrasi nilai moral dalam pembelajaran tematik, dan kegiatan sosial. Nilai-nilai yang dikembangkan meliputi keimanan, ketaatan beribadah, kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Faktor pendukung meliputi komitmen guru, lingkungan sekolah religius, dan kerjasama orang tua. Faktor penghambat mencakup keterbatasan sarana prasarana, rendahnya pemahaman sebagian orang tua, dan pengaruh lingkungan sekitar. Penelitian menyimpulkan bahwa penanaman nilai-nilai Pendidikan Agama Islam memberikan kontribusi signifikan dalam pembentukan karakter anak dari keluarga miskin kota melalui sinergi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat
Pengaruh Pembelajaran Aqidah Akhlak Terhadap Kedisiplinan dan Kejujuran Peserta Didik Madrasah Tsanawiyyah Ciganitri Fahmi, Muhamad Ismail; Nugraha, Roni; Rohaeni, Anie
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i6.879

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat kedisiplinan dan kejujuran peserta didik di lingkungan madrasah, yang menunjukkan perlunya penguatan nilai-nilai moral melalui pembelajaran Aqidah Akhlak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pengaruh pembelajaran Aqidah Akhlak terhadap kedisiplinan dan kejujuran peserta didik di Madrasah Tsanawiyyah (MTs) Ciganitri Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Subjek penelitian berjumlah 32 guru dan staf MTs yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup dengan skala Likert, dan analisis data meliputi uji validitas, reliabilitas, normalitas, serta uji regresi linear sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran Aqidah Akhlak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedisiplinan peserta didik dengan kontribusi sebesar 59,6%, sedangkan terhadap kejujuran memberikan pengaruh sebesar 42,9%, meskipun tidak signifikan secara statistik. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran Aqidah Akhlak memiliki peranan penting dalam membentuk karakter disiplin dan jujur peserta didik, namun penguatan aspek kejujuran memerlukan dukungan lingkungan keluarga dan budaya sekolah yang konsisten. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kualitas pembelajaran Aqidah Akhlak melalui metode keteladanan, pembiasaan, dan integrasi nilai-nilai Islam dalam seluruh aktivitas pendidikan

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue