cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 619 Documents
Perumahan Dan Perubahan Gaya Dakwah Terhadap Aktivitas Keagamaan Lokal: Studi Kasus Kawasan Perumahan Kecamatan Bojongsoang Kabupaten Bandung Hendrawan, Andri; Pratiwi, Anggi Ayu
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v5i6.811

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana pembangunan perumahan memengaruhi perubahan gaya dakwah serta implikasinya terhadap aktivitas keagamaan masyarakat setempat. Pertumbuhan kawasan perumahan di Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, telah membawa perubahan sosial yang signifikan, termasuk dalam bidang aktivitas keagamaan masyarakat. Urbanisasi dan masuknya kelompok pendatang dengan latarbelakang sosial-ekonomi berbeda menciptakan dinamika baru dalam gaya dakwah dan praktik keagamaan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh agama, pengurus masjid perumahan, serta warga lokal dan pendatang, dilengkapi observasi lapangan dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, serta interpretasi tematik untuk menemukan pola pergeseran dakwah dan dampaknya terhadap hubungan sosial-keagamaan. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran dakwah dari pola tradisional berbasis komunitas lokal menuju dakwah modern yang lebih formal, tematik, dan memanfaatkan media digital. Dakwah modern memperluas akses keagamaan bagi warga pendatang, namun sekaligus menimbulkan kesenjangan partisipasi dengan warga asli yang lebih terikat pada tradisi keagamaan lokal. Perubahan ini mencerminkan proses negosiasi identitas sosial yang terjadi di ruang perumahan urban. Kesimpulan penelitian ini bahwa perubahan gaya dakwah di kawasan perumahan tidak hanya berkaitan dengan strategi komunikasi agama, tetapi juga berperan dalam membentuk integrasi atau fragmentasi sosial. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap kajian dakwah kontemporer dan sosiologi agama, sekaligus menekankan pentingnya strategi dakwah yang inklusif dan kontekstual. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan pendekatan mixed methods untuk memperoleh gambaran lebih komprehensif mengenai dampak sosial dan religius dari urbanisasi
Kepemimpinan Transformasional dalam Mobilisasi Sumber Daya Nasional: Rancang Bangun Doktrin Pertahanan Adaptif Indonesia Menuju 2045 Wahyudi, Tody; Arifin, Zaenal; Susilo, Tarsisius; Supriyo, Sarwo; Risandi, Anton Bimo
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.810

Abstract

Penelitian ini menganalisis model kepemimpinan transformasional dalam konteks mobilisasi sumber daya nasional untuk mendukung pembangunan doktrin pertahanan masa depan Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis SWOT, penelitian ini mengintegrasikan teori kepemimpinan transformasional Burns-Bass dengan kepemimpinan adaptif Heifetz dalam kerangka nilai kejuangan TNI dan Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kepemimpinan transformasional yang berbasis pada nilai-nilai kejuangan, integritas, dan Pancasila mampu mengoptimalkan mobilisasi sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA), dan teknologi untuk mendukung pertahanan adaptif menuju Indonesia Emas 2045. Model kepemimpinan yang diusulkan mencakup dimensi pengaruh ideal berbasis Pancasila, motivasi inspirasional berkarakter kejuangan, stimulasi intelektual adaptif dan pertimbangan individual yang humanis. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan kepemimpinan strategis militer Indonesia serta rekomendasi praktis bagi reformulasi doktrin pertahanan yang responsif terhadap tantangan masa depan.
Studi Komparatif Evektivitas Penyediaan Pelayanan Publik Hari Kerja dan Akhir Pekan di Mal Pelayanan Publik Kabupaten Karawang As Sya’ban, Fathan Farid; Ariyani, Lina; Adiarsa, Sopyan Resmana
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.813

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penyediaan pelayanan publik pada hari kerja dan akhir pekan di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Karawang. Penelitian menggunakan teori efektivitas organisasi dari Gibson (1996) yang mencakup lima dimensi: produksi, efisiensi, adaptabilitas, kepuasan, dan pengembangan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Informan terdiri dari aparatur DPMPTSP, petugas instansi pelayanan, dan masyarakat pemohon layanan
Analisis Ancaman Berdasarkan Perkembangan Lingkungan Strategis Alki II dengan Pendekatan NKKK, DIME-FIL, AHP dan SWOT Subagio, Bungkus Prasojo
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.830

Abstract

Alur Laut Kepulauan Indonesia II (ALKI II) adalah jalur strategis yang menghubungkan Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Posisi ini vital bagi perdagangan dunia, tetapi sekaligus rawan ancaman seperti rivalitas geopolitik, illegal fishing, penyelundupan, dan terorisme maritim. Penelitian ini bertujuan menganalisis ancaman ALKI II dengan menggunakan kerangka Niat, Kemampuan, Kondisi, dan Kerawanan (NKKK), instrumen kekuatan nasional (DIME-FIL), konsep Sea Power A.T. Mahan, metode Analytical Hierarchy Process (AHP), dan analisis SWOT. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan dukungan kuantitatif AHP. Data primer berasal dari wawancara ahli dan dokumen pertahanan, sedangkan data sekunder berasal dari literatur akademik dan regulasi. Analisis dilakukan melalui tahapan: identifikasi ancaman (NKKK), pemetaan instrumen nasional (DIME-FIL), analisis kekuatan maritim (Sea Power), prioritas ancaman (AHP), dan formulasi strategi (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia menempati peringkat ancaman tertinggi (0,3746), disusul Amerika Serikat (0,3642), dan Australia (0,2612). Analisis SWOT menempatkan ALKI II pada Kuadran II (Strength–Threats), sehingga strategi yang tepat adalah defensif-aktif dengan memanfaatkan kekuatan internal untuk menghadapi ancaman eksternal. Kesimpulan penelitian ini menekankan bahwa penguatan ALKI II tidak hanya mengandalkan militer, tetapi juga menuntut diplomasi maritim, modernisasi armada, penegakan hukum, pengembangan industri maritim, serta penguatan budaya maritim. Strategi komprehensif ini memungkinkan Indonesia memperkuat kedaulatannya sekaligus mewujudkan visi sebagai poros maritim dunia
Analisa Pemilihan Mesin Pendorong Pokok Kri Clurit-641 dalam Melaksanakan Re Engine Untuk Mendukung Operasi di Wilayah Koarmada I Al Mukharom, Rio Rakhman; Sugiarto, Budi; Nugroho, Panji Agung
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.842

Abstract

KRI Clurit-641 is one of the naval defense assets of the Indonesian Navy operating under the jurisdiction of Koarmada I and holds a strategic role in maintaining maritime security stability. However, due to aging components and the high intensity of operational deployment, the vessel has encountered several technical issues, including decreased engine performance, increasing frequency of propulsion system failures, limited availability of spare parts, and rising maintenance costs. These challenges necessitate the implementation of a re engine program to ensure optimal operational readiness. This study aims to identify the main criteria and sub-criteria for selecting a replacement propulsion engine, determine the most suitable engine alternative, and formulate a supporting strategy based on internal and external conditions. The Analytical Hierarchy Process (AHP) method is applied to evaluate the priority of each criterion and determine the best alternative, while SWOT analysis is used to develop an appropriate implementation strategy. The research findings indicate that the Technical Requirement criterion, particularly the reliability sub-criterion, holds the highest weight at 35.4%, while the Operational Requirement criterion with the strategic sub-criterion follows with a weight of 33.2%. Among the three engine alternatives analyzed, the MTU 12V 2000 M93 emerged as the most suitable choice with a total weight of 36.3%. A diversification strategy is recommended, based on the SWOT position that reflects internal weaknesses but significant external opportunities. Therefore, the re-engine of KRI Clurit should be conducted by aligning technical and strategic considerations with defense policy direction to support sustainable and efficient operations
Implementasi moderasi beragama berdasarkan pemikiran Abdurrahman Wahid : Studi kasus di SMAN 10 Kota Tangerang Abidin, Zainal; Wijayanti, Euis Dewi; Ependi, Pendi Khoer; Ulum, Moh. Syaeful; Nurjamilah, Lelah; Dewi , Sri Utami
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.854

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi implementasi moderasi beragama di SMAN 10 Kota Tangerang, dengan landasan pemikiran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang menempatkan keberagaman sebagai anugerah dan pentingnya toleransi dalam kehidupan bersama. Gus Dur, yang dikenal sebagai tokoh pluralisme dan pembela hak asasi manusia, memandang agama sebagai sarana memperkokoh hubungan sosial dalam masyarakat majemuk. Pemikirannya menekankan bahwa agama harus mengajarkan cinta, kemanusiaan, dan kebersamaan tanpa mengorbankan nilai-nilai keyakinan masing-masing individu. Di dunia pendidikan, prinsip moderasi ini diterapkan melalui berbagai kebijakan yang menyesuaikan dengan karakter siswa dalam menghormati perbedaan dan menolak segala bentuk ekstremisme. Dalam penelitian ini, metode kuesioner digunakan untuk mengetahui tanggapan siswa mengenai penerapan moderasi beragama. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruh siswa memberikan respons positif, mendukung pentingnya penerapan nilai moderasi beragama. Untuk mengimplementasikan konsep ini secara efektif, SMAN 10 Kota Tangerang telah memasukkan nilai-nilai moderasi dalam kurikulum pendidikan agama Islam dan dalam kegiatan ekstrakurikuler. Hal ini terlihat khususnya dalam Program Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5), di mana siswa terlibat dalam kegiatan-kegiatan yang mendorong penghormatan terhadap keberagaman dan peningkatan pemahaman lintas agama. Dengan menanamkan nilai-nilai moderasi ini dalam kurikulum dan kegiatan sekolah, kebijakan pendidikan di SMAN 10 mencerminkan pemikiran Gus Dur yang mengutamakan pengembangan karakter siswa sebagai warga negara yang toleran dan siap hidup di tengah keberagaman. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kebijakan berbasis moderasi beragama dapat memperkuat harmoni sosial di kalangan siswa. Nilai-nilai yang diambil dari pemikiran Gus Dur, seperti toleransi, penghargaan terhadap perbedaan, dan sikap saling menghormati, memungkinkan siswa untuk berinteraksi dalam lingkungan pendidikan yang aman dan damai. Dengan demikian, pendidikan moderasi beragama yang diterapkan di sekolah tidak hanya meningkatkan pemahaman tentang agama, tetapi juga membentuk generasi yang toleran dan menghargai keberagaman sesuai dengan prinsip-prinsip kemanusiaan yang diajarkan oleh Gus Dur.
Analisis Hukum Pendukung Ekonomi Nasional: Persepektif Humanis Dalam Era Smart Society Amalia, Afni Aisyah; Damayanti, Sri
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.855

Abstract

Analisis hukum yang mendukung ekonomi nasional dalam era smart society merupakan studi tentang dampak perkembangan teknologi digital terhadap regulasi hukum ekonomi nasional. Penelitian ini bertujuan untuk memahami cara kerangka hukum dapat berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang adil dan humanis. Metode yang digunakan adalah yuridis-normatif dengan pendekatan kualitatif, melalui studi literatur terkait regulasi terbaru dan kebijakan pemerintah. Data dianalisis dengan pendekatan deskriptif dan komparatif guna mengidentifikasi kelebihan dan kekurangan regulasi dalam menghadapi tantangan di era digital. Dari penelitian ini, terungkap bahwa demi terciptanya kepastian hukum, perlindungan hak konsumen dan pelaku usaha, serta pendorongan inklusi ekonomi, transformasi hukum yang berlandaskan pada nilai-nilai kemanusiaan menjadi sangat penting. Kesimpulannya, pembaruan regulasi dan harmonisasi kebijakan yang adaptif dibutuhkan untuk mendukung pembangunan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan di era smart society.
Pentingnya Literasi Digital untuk Menghindari Misinformasi Mahasiswa Generasi Z Kusumawati, Nina Angraeni; Tumanggor, Raja Oloan; Isnaeny, Anggela; Mareta, Keysha Ananda; Harto, Ivania Rachel; Putri, Raisya Anaya; Saputri, Danisa Ara
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.904

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara generasi Z mengakses dan mengonsumsi informasi. Fenomena penyebaran misinformasi khususnya hoaks, menjadi tantangan signifikan yang berpotensi memengaruhi sikap dan perilaku sosial mahasiswa. Literasi digital dianggap sebagai kompetensi penting dalam menghadapi tantangan ini. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review untuk menganalisis peran literasi digital dalam mencegah penyebaran misinformasi di kalangan mahasiswa generasi Z. Kajian menunjukkan bahwa literasi digital tidak hanya mencakup keterampilan teknis, tetapi juga kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi informasi. Implementasi strategi pendidikan literasi digital yang tepat dapat meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap risiko misinformasi. Temuan ini menjadi landasan bagi pengembangan pendidikan literasi digital yang relevan untuk generasi Z
Analisis Yuridis Putusan Pengadilan Negeri Tarutung Nomor 2/PDT.G.S/2021/Pn Trt Tentang Sengketa Wanprestasi dalam Perjanjian Arisan Online Adjani, Astri Asmarandani; Windari, Ratna Artha; Hadi, I Gusti Ayu Apsari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.907

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji karakteristik perjanjian arisan online dalam perspektif hukum perjanjian di Indonesia serta menganalisis dasar pertimbangan hakim dalam Putusan Nomor 2/Pdt.G.S/2021/PN Trt terkait wanprestasi. Penelitian ini menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan kasus melalui analisis bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arisan online merupakan kontrak elektronik innominaat yang sah apabila memenuhi syarat Pasal 1320 KUHPerdata. Kesepakatan para pihak yang dilakukan melalui media digital, seperti grup percakapan atau dokumen elektronik, diakui sebagai alat bukti sah menurut UU ITE. Pemanfaatan sarana digital tersebut tidak hanya mempermudah proses kesepakatan dan transaksi iuran, tetapi juga menghasilkan jejak digital yang berfungsi sebagai bukti jika terjadi sengketa. Namun, ketergantungan pada kepercayaan virtual dan minimnya klausul tertulis menjadikan peserta rentan mengalami wanprestasi, sehingga perlindungan hukumnya melemah. Putusan Nomor 2/Pdt.G.S/2021/PN Trt menegaskan kerentanan tersebut, karena tergugat dinyatakan wanprestasi berdasarkan bukti transfer dan kerugian nyata yang dialami penggugat. Berdasarkan hasil penelitian, maka penelitian ini dapat berkontribusi dalam memperjelas kedudukan arisan online sebagai kontrak elektronik innominaat serta menekankan kebutuhan standar perlindungan hukum yang lebih adaptif terhadap transaksi digital
Persepsi Mahasiswa Pemilih Pemula Terhadap Peran Media Sosial TikTok dalam Komunikasi Politik dan Pengetahuan Politik Aprillia, Putri; Hendra, Hendra; Sariani, Dona
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v6i5.909

Abstract

Karakter generasi muda yang melek teknologi membuat mereka cepat menerima informasi, namun rentan terhadap hoaks dan disinformasi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui persepsi mahasiswa pemilih pemula terhadap peran media sosial TikTok dalam komunikasi politik dan pengetahuan politik. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa TikTok berperan penting sebagai media komunikasi politik sekaligus sarana pendidikan politik bagi mahasiswa. TikTok efektif menarik perhatian melalui konten video singkat yang kreatif dan interaktif, tetapi pemahaman politik yang terbentuk masih terbatas karena rendahnya literasi digital. Pengguna aktif TikTok 1–3 jam per hari lebih terpapar isu politik, namun belum semuanya mampu berpikir kritis terhadap konten yang dikonsumsi. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan pemanfaatan yang etis dan edukatif, TikTok dapat menjadi jembatan antara dunia politik dan generasi muda untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue