cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 675 Documents
Strategi Pemanfaatan Teknologi Geospasial Intelijen dalam Mendukung Operasional Satgas Yonif 432/ Waspada Setia Jaya Pada Operasi di Daerah Rawan Papua Saputro Kurniawan; Sunarko Sunarko; Rudi Lazuardi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1162

Abstract

Operasi di daerah rawan Papua menuntut dukungan informasi medan yang akurat, aktual, terpadu dan mudah digunakan oleh unsur komando maupun pasukan di lapangan. Kompleksitas medan yang ditandai oleh pegunungan, lembah, hutan lebat, sungai, akses terbatas, jalur pergerakan yang sulit serta dinamika keamanan yang cepat berubah menjadikan teknologi geospasial intelijen sebagai kebutuhan penting dalam mendukung operasional Satgas Yonif 432/Waspada Setia Jaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemanfaatan teknologi geospasial intelijen serta penerapan citra satelit, foto udara, drone, GPS dan Sistem Informasi Geografis dalam mendukung informasi medan satuan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan teknologi geospasial intelijen perlu diarahkan pada pemahaman karakteristik wilayah operasi, penyediaan data geospasial sesuai kebutuhan satuan, integrasi berbagai sumber data, peningkatan kemampuan personel, penyajian informasi medan yang praktis serta koordinasi antara penyedia data dan satuan pengguna. Penerapan teknologi tersebut mendukung perencanaan patroli, pergerakan pasukan, pengamanan rute, identifikasi titik rawan dan pengambilan keputusan taktis. Dengan demikian, teknologi geospasial intelijen menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesiapan operasional Satgas di daerah rawan Papua
Proyeksi Implikasi Geopolitik dan Militer Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan Filipina-Amerika Serikat bagi ASEAN Adam Mardamsyah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1165

Abstract

Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan Filipina-Amerika Serikat memperluas akses rotasional pasukan Amerika Serikat ke fasilitas pertahanan Filipina dan memperkuat interoperabilitas kedua negara. Perkembangan tersebut berpotensi memengaruhi keamanan Asia Tenggara di tengah rivalitas kekuatan besar dan sengketa Laut China Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sistemik perjanjian tersebut terhadap keamanan kawasan ASEAN hingga 2035. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-strategis dengan metodologi estimatif dan kerangka politik, militer, ekonomi, sosial, informasi, serta infrastruktur. Data sekunder periode 2014-2025 diperoleh dari artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan keamanan kawasan, kemudian diklasifikasikan, diberi skor, dibobotkan, dan diproyeksikan ke dalam tiga skenario. Hasil analisis menunjukkan nilai dampak tertimbang 3,75 dari skala lima. Dimensi militer menjadi faktor paling dominan, diikuti dimensi politik dan infrastruktur. Perjanjian tersebut memperkuat daya tangkal Filipina dan kapasitas respons Amerika Serikat, tetapi juga meningkatkan risiko dilema keamanan, fragmentasi sikap ASEAN, kontestasi informasi, dan kerentanan ekonomi. Skenario yang paling mungkin adalah stabilitas relatif dengan kompetisi strategis yang meningkat. Penguatan konsultasi keamanan ASEAN, transparansi pelaksanaan perjanjian, dan langkah pembangunan kepercayaan diperlukan untuk mencegah pergeseran menuju eskalasi terbuka.
Perbandingan Metode Ikhtiṣār dalam Mukhtaṣar Tafsīr Ibn Kaṡīr Karya ‘Alī Al-Ṣābūnī Dengan Al-Miṣbāḥ Al-Munīr Karya Al-Mubārakfūrī Muhammad Bayu Fitriansyah; Eni Zulaiha; Asep Ahmad Fathurrahman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter metodologis dan perbedaan metode ikhtiṣār dalam Mukhtaṣar Tafsīr Ibn Kaṡīr karya Muḥammad ‘Alī al-Ṣābūnī dan Al-Miṣbāḥ al-Munīr fī Tahżīb Tafsīr Ibn Kaṡīr karya Ṣafī al-Raḥmān al-Mubārakfūrī, serta menjelaskan implikasi metodologisnya terhadap konstruksi penafsiran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-komparatif terhadap kedua karya sebagai sumber primer. Analisis dilakukan melalui identifikasi prinsip manhaj al-khāṣ, komparasi penerapannya pada ayat-ayat representatif, serta sintesis terhadap orientasi metodologis masing-masing mukhtaṣir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua karya mempertahankan substansi penafsiran Ibn Kaṡīr, tetapi menerapkan strategi ikhtiṣār yang berbeda. Al-Ṣābūnī menekankan penyederhanaan struktur tafsir melalui reduksi sanad, riwayat, pembahasan fikih, dan khilāfiyah sehingga menghasilkan penyajian yang lebih ringkas dan komunikatif. Sebaliknya, al-Mubārakfūrī mempertahankan struktur argumentasi dengan menjaga riwayat utama, proses tarjīḥ, takhrīj hadis, dan evidensi ilmiah sehingga karakter akademik tafsir induk tetap terpelihara. Perbedaan tersebut berimplikasi pada konstruksi otoritas penafsiran, yaitu preservasi hasil interpretasi pada karya al-Ṣābūnī dan preservasi argumentasi pada karya al-Mubārakfūrī. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan dua tipologi metodologis ikhtiṣār, yaitu reader-oriented abridgement yang berorientasi pada keterbacaan dan efisiensi komunikasi, serta scholar-oriented abridgement yang berorientasi pada preservasi argumentasi dan kesinambungan metodologi tafsir. Tipologi ini menjadi kontribusi konseptual penelitian dalam pengembangan kajian metodologi tafsir, khususnya mengenai transmisi dan reproduksi pengetahuan melalui karya-karya Mukhtaṣar.
Strategi Pendistribusian Logistik Khusus Satgas Rajawali dalam Mendukung Operasi Pamrahwan Papua Amir Husin Said; Robby Moechammad Taufik; Sulistyanto Sulistyanto
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1173

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pendistribusian logistik khusus Satgas Rajawali dalam mendukung Operasi Pamrahwan Papua yang dihadapkan pada medan sulit, keterbatasan akses, perubahan cuaca, dan gangguan keamanan. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pendistribusian, implementasi teknis, serta strategi perencanaan logistik khusus. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas distribusi ditentukan oleh ketepatan jenis, jumlah, waktu, sasaran, kondisi materiil, keamanan, kesinambungan dukungan, dan konfirmasi penerimaan. Implementasi teknis memerlukan sistem multimoda yang mengintegrasikan moda darat, helikopter Penerbad, dan alternatif drone logistik. Drone Spider-i M400 dikaji sebagai alternatif teknologi pendukung yang harus disesuaikan dengan kebutuhan operasi, kapasitas, jarak, cuaca, kesiapan operator, pemeliharaan, dan keselamatan. Strategi perencanaan perlu berbasis kebutuhan aktual, data persediaan, prioritas, kesiapan sarana, mitigasi risiko, koordinasi, dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem distribusi yang multimoda, adaptif, aman, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan diperlukan untuk menjaga kelancaran Operasi Pamrahwan Papua.
Strategi Reformasi Tata Kelola Kejaksaan Untuk Penguatan Akuntabilitas Penegakan Hukum Yunita Puspitasari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1174

Abstract

isu strategis dalam kerangka RPJMN 2025-2029 yang menekankan penguatan transparansi, akuntabilitas, dan transformasi digital penegakan hukum. Data Case Management System (CMS) Tahun 2024 menunjukkan adanya disparitas antara perkara masuk (176.760 perkara) dan perkara selesai (151.566 perkara) serta belum optimalnya penyelesaian perkara secara komprehensif (63,9%). Fenomena ini mengindikasikan perlunya pembenahan sistemik pada regulasi, digitalisasi, kapasitas sumber daya manusia, dan mekanisme akuntabilitas berbasis hasil (outcome). Penelitian ini bertujuan merumuskan model reformasi tata kelola Kejaksaan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan meliputi analisis Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar masalah, pendekatan Urgency-Seriousness-Growth (USG) untuk menentukan prioritas isu, serta kerangka evaluasi kebijakan William N. Dunn untuk menilai alternatif kebijakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan integratif reformasi regulasi dan integrasi sistem digital nasional berbasis outcome merupakan alternatif paling komprehensif (skor 52). Rekomendasi kebijakan yang diusulkan adalah penetapan Peraturan Jaksa Agung tentang Sistem Tata Kelola Kejaksaan Terintegrasi Berbasis Digital dan Outcome-Based Performance guna mewujudkan penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue