cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 712 Documents
Strategi Pertahanan Darat dalam Serangan Umum 1 Maret 1949: Pembelajaran Operasional bagi Postur Pertahanan Indonesia Ari Eko Prasetio; Budi Santoso; Heri Abriyadi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1161

Abstract

Serangan Umum 1 Maret 1949 merupakan peristiwa penting dalam sejarah perjuangan Indonesia yang menunjukkan efektivitas strategi pertahanan darat dalam menghadapi keunggulan militer Belanda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pertahanan darat yang diterapkan dalam Serangan Umum 1 Maret 1949 serta merumuskan pembelajaran operasional bagi postur pertahanan Indonesia. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif-analitis melalui kajian dokumen sejarah, literatur, wawancara dan analisis data berbantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan operasi ofensif terbatas di Yogyakarta bertumpu pada integrasi manuver dinamis, pertahanan berlapis, koordinasi antarsatuan tempur, infiltrasi senyap, serangan kilat serta penguasaan wilayah perkotaan secara terbatas selama enam jam. Efektivitas operasi tersebut diperkuat oleh sistem komando desentralistik berbasis Wehrkreise dan kemanunggalan TNI-Rakyat yang mampu mengompensasi keterbatasan sumber daya militer. Temuan penelitian menegaskan bahwa nilai operasional Serangan Umum 1 Maret 1949 tetap relevan bagi pengembangan postur pertahanan Indonesia, terutama dalam memperkuat sistem pertahanan wilayah, kepemimpinan situasional, pembinaan teritorial dan kesiapan menghadapi ancaman hibrida. Dengan demikian, pengalaman historis tersebut dapat menjadi dasar pembelajaran operasional bagi pembangunan postur pertahanan darat yang adaptif, berlapis dan berkarakter nasional.
Strategi Pemanfaatan Teknologi Geospasial Intelijen dalam Mendukung Operasional Satgas Yonif 432/ Waspada Setia Jaya Pada Operasi di Daerah Rawan Papua Saputro Kurniawan; Sunarko Sunarko; Rudi Lazuardi
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1162

Abstract

Operasi di daerah rawan Papua menuntut dukungan informasi medan yang akurat, aktual, terpadu dan mudah digunakan oleh unsur komando maupun pasukan di lapangan. Kompleksitas medan yang ditandai oleh pegunungan, lembah, hutan lebat, sungai, akses terbatas, jalur pergerakan yang sulit serta dinamika keamanan yang cepat berubah menjadikan teknologi geospasial intelijen sebagai kebutuhan penting dalam mendukung operasional Satgas Yonif 432/Waspada Setia Jaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi pemanfaatan teknologi geospasial intelijen serta penerapan citra satelit, foto udara, drone, GPS dan Sistem Informasi Geografis dalam mendukung informasi medan satuan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis melalui pengumpulan data, kondensasi data, penyajian data serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemanfaatan teknologi geospasial intelijen perlu diarahkan pada pemahaman karakteristik wilayah operasi, penyediaan data geospasial sesuai kebutuhan satuan, integrasi berbagai sumber data, peningkatan kemampuan personel, penyajian informasi medan yang praktis serta koordinasi antara penyedia data dan satuan pengguna. Penerapan teknologi tersebut mendukung perencanaan patroli, pergerakan pasukan, pengamanan rute, identifikasi titik rawan dan pengambilan keputusan taktis. Dengan demikian, teknologi geospasial intelijen menjadi instrumen penting dalam memperkuat kesiapan operasional Satgas di daerah rawan Papua
Proyeksi Implikasi Geopolitik dan Militer Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan Filipina-Amerika Serikat bagi ASEAN Adam Mardamsyah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1165

Abstract

Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan Filipina-Amerika Serikat memperluas akses rotasional pasukan Amerika Serikat ke fasilitas pertahanan Filipina dan memperkuat interoperabilitas kedua negara. Perkembangan tersebut berpotensi memengaruhi keamanan Asia Tenggara di tengah rivalitas kekuatan besar dan sengketa Laut China Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak sistemik perjanjian tersebut terhadap keamanan kawasan ASEAN hingga 2035. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif-strategis dengan metodologi estimatif dan kerangka politik, militer, ekonomi, sosial, informasi, serta infrastruktur. Data sekunder periode 2014-2025 diperoleh dari artikel ilmiah, dokumen kebijakan, dan laporan keamanan kawasan, kemudian diklasifikasikan, diberi skor, dibobotkan, dan diproyeksikan ke dalam tiga skenario. Hasil analisis menunjukkan nilai dampak tertimbang 3,75 dari skala lima. Dimensi militer menjadi faktor paling dominan, diikuti dimensi politik dan infrastruktur. Perjanjian tersebut memperkuat daya tangkal Filipina dan kapasitas respons Amerika Serikat, tetapi juga meningkatkan risiko dilema keamanan, fragmentasi sikap ASEAN, kontestasi informasi, dan kerentanan ekonomi. Skenario yang paling mungkin adalah stabilitas relatif dengan kompetisi strategis yang meningkat. Penguatan konsultasi keamanan ASEAN, transparansi pelaksanaan perjanjian, dan langkah pembangunan kepercayaan diperlukan untuk mencegah pergeseran menuju eskalasi terbuka.
Perbandingan Metode Ikhtiṣār dalam Mukhtaṣar Tafsīr Ibn Kaṡīr Karya ‘Alī Al-Ṣābūnī Dengan Al-Miṣbāḥ Al-Munīr Karya Al-Mubārakfūrī Muhammad Bayu Fitriansyah; Eni Zulaiha; Asep Ahmad Fathurrahman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1171

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis karakter metodologis dan perbedaan metode ikhtiṣār dalam Mukhtaṣar Tafsīr Ibn Kaṡīr karya Muḥammad ‘Alī al-Ṣābūnī dan Al-Miṣbāḥ al-Munīr fī Tahżīb Tafsīr Ibn Kaṡīr karya Ṣafī al-Raḥmān al-Mubārakfūrī, serta menjelaskan implikasi metodologisnya terhadap konstruksi penafsiran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan (library research) dan analisis deskriptif-komparatif terhadap kedua karya sebagai sumber primer. Analisis dilakukan melalui identifikasi prinsip manhaj al-khāṣ, komparasi penerapannya pada ayat-ayat representatif, serta sintesis terhadap orientasi metodologis masing-masing mukhtaṣir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua karya mempertahankan substansi penafsiran Ibn Kaṡīr, tetapi menerapkan strategi ikhtiṣār yang berbeda. Al-Ṣābūnī menekankan penyederhanaan struktur tafsir melalui reduksi sanad, riwayat, pembahasan fikih, dan khilāfiyah sehingga menghasilkan penyajian yang lebih ringkas dan komunikatif. Sebaliknya, al-Mubārakfūrī mempertahankan struktur argumentasi dengan menjaga riwayat utama, proses tarjīḥ, takhrīj hadis, dan evidensi ilmiah sehingga karakter akademik tafsir induk tetap terpelihara. Perbedaan tersebut berimplikasi pada konstruksi otoritas penafsiran, yaitu preservasi hasil interpretasi pada karya al-Ṣābūnī dan preservasi argumentasi pada karya al-Mubārakfūrī. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menawarkan dua tipologi metodologis ikhtiṣār, yaitu reader-oriented abridgement yang berorientasi pada keterbacaan dan efisiensi komunikasi, serta scholar-oriented abridgement yang berorientasi pada preservasi argumentasi dan kesinambungan metodologi tafsir. Tipologi ini menjadi kontribusi konseptual penelitian dalam pengembangan kajian metodologi tafsir, khususnya mengenai transmisi dan reproduksi pengetahuan melalui karya-karya Mukhtaṣar.
Strategi Pendistribusian Logistik Khusus Satgas Rajawali dalam Mendukung Operasi Pamrahwan Papua Amir Husin Said; Robby Moechammad Taufik; Sulistyanto Sulistyanto
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1173

Abstract

Penelitian ini membahas strategi pendistribusian logistik khusus Satgas Rajawali dalam mendukung Operasi Pamrahwan Papua yang dihadapkan pada medan sulit, keterbatasan akses, perubahan cuaca, dan gangguan keamanan. Penelitian bertujuan menganalisis efektivitas pendistribusian, implementasi teknis, serta strategi perencanaan logistik khusus. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas distribusi ditentukan oleh ketepatan jenis, jumlah, waktu, sasaran, kondisi materiil, keamanan, kesinambungan dukungan, dan konfirmasi penerimaan. Implementasi teknis memerlukan sistem multimoda yang mengintegrasikan moda darat, helikopter Penerbad, dan alternatif drone logistik. Drone Spider-i M400 dikaji sebagai alternatif teknologi pendukung yang harus disesuaikan dengan kebutuhan operasi, kapasitas, jarak, cuaca, kesiapan operator, pemeliharaan, dan keselamatan. Strategi perencanaan perlu berbasis kebutuhan aktual, data persediaan, prioritas, kesiapan sarana, mitigasi risiko, koordinasi, dan evaluasi berkelanjutan. Penelitian menyimpulkan bahwa sistem distribusi yang multimoda, adaptif, aman, terintegrasi, dan berbasis kebutuhan diperlukan untuk menjaga kelancaran Operasi Pamrahwan Papua.
Strategi Reformasi Tata Kelola Kejaksaan Untuk Penguatan Akuntabilitas Penegakan Hukum Yunita Puspitasari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1174

Abstract

isu strategis dalam kerangka RPJMN 2025-2029 yang menekankan penguatan transparansi, akuntabilitas, dan transformasi digital penegakan hukum. Data Case Management System (CMS) Tahun 2024 menunjukkan adanya disparitas antara perkara masuk (176.760 perkara) dan perkara selesai (151.566 perkara) serta belum optimalnya penyelesaian perkara secara komprehensif (63,9%). Fenomena ini mengindikasikan perlunya pembenahan sistemik pada regulasi, digitalisasi, kapasitas sumber daya manusia, dan mekanisme akuntabilitas berbasis hasil (outcome). Penelitian ini bertujuan merumuskan model reformasi tata kelola Kejaksaan yang terintegrasi dan berkelanjutan. Metodologi yang digunakan meliputi analisis Fishbone Diagram untuk mengidentifikasi akar masalah, pendekatan Urgency-Seriousness-Growth (USG) untuk menentukan prioritas isu, serta kerangka evaluasi kebijakan William N. Dunn untuk menilai alternatif kebijakan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa pendekatan integratif reformasi regulasi dan integrasi sistem digital nasional berbasis outcome merupakan alternatif paling komprehensif (skor 52). Rekomendasi kebijakan yang diusulkan adalah penetapan Peraturan Jaksa Agung tentang Sistem Tata Kelola Kejaksaan Terintegrasi Berbasis Digital dan Outcome-Based Performance guna mewujudkan penegakan hukum yang transparan, profesional, dan akuntabel.
Winning The War For Talent: Transformasi Rekrutmen dan Seleksi Karyawan di Era Digital Nurjanah Nurjanah; Rismawati Rismawati
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1166

Abstract

Transformasi digital telah mengubah berbagai aspek manajemen organisasi, termasuk praktik rekrutmen dan seleksi karyawan. Persaingan global dalam memperoleh sumber daya manusia yang berkualitas atau war for talent menuntut organisasi untuk mengembangkan strategi rekrutmen yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi proses rekrutmen dan seleksi karyawan di era digital, mengidentifikasi peran teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pengambilan keputusan sumber daya manusia, serta mengevaluasi peluang dan tantangan yang dihadapi organisasi dalam mengimplementasikan sistem rekrutmen modern. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku akademik, laporan organisasi internasional, serta hasil penelitian terdahulu yang relevan mengenai manajemen sumber daya manusia digital. Analisis data dilakukan menggunakan model analisis interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi digital telah menggeser proses rekrutmen konvensional menuju sistem yang lebih terintegrasi melalui pemanfaatan Artificial Intelligence (AI), Applicant Tracking System (ATS), Big Data Analytics, media sosial profesional, video interview, serta HR Analytics. Teknologi tersebut mampu meningkatkan efisiensi proses seleksi, memperluas jangkauan kandidat, mempercepat proses penyaringan pelamar, dan meningkatkan kualitas keputusan perekrutan. Namun demikian, implementasi teknologi digital juga menghadirkan berbagai tantangan seperti bias algoritma, perlindungan data pribadi, transparansi sistem AI, serta kesiapan kompetensi digital praktisi sumber daya manusia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan organisasi dalam memenangkan persaingan memperoleh talenta terbaik tidak hanya ditentukan oleh penggunaan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan organisasi mengintegrasikan inovasi digital dengan pendekatan human-centered recruitment yang mengedepankan etika, keadilan, dan pengalaman kandidat. Oleh karena itu, organisasi perlu mengembangkan strategi rekrutmen digital yang adaptif, berorientasi pada data, serta tetap mempertahankan dimensi kemanusiaan dalam proses seleksi.
Ta‘awun dalam Al-Qur’an dan Kritik atas Resiprositas Instrumental: Dialog Tafsir dengan Social Exchange Theory George C. Homans Muhammad Zia Ulhaq Albana; Eni Zulaiha; Asep Ahmad Fathurrahman
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1170

Abstract

Relasi sosial modern kerap dipahami melalui paradigma rasional-instrumental yang menempatkan interaksi manusia sebagai sarana memperoleh keuntungan dan menghindari kerugian. Paradigma ini tercermin dalam Social Exchange Theory George C. Homans yang menjelaskan hubungan sosial melalui prinsip ganjaran, biaya, dan keuntungan. Berbeda dengan pendekatan tersebut, Al-Qur'an menawarkan konsep ta‘awun sebagai prinsip kerja sama yang berlandaskan kebajikan (al-birr), ketakwaan (al-taqwa), dan orientasi transendental. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep ta‘awun dalam Al-Qur'an, menganalisis karakter resiprositas instrumental dalam Social Exchange Theory, serta mendialogkan keduanya untuk menemukan aspek afirmasi dan kritik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan metode tafsir tematik (maudhu‘i). Ayat-ayat terkait ta‘awun dianalisis berdasarkan penafsiran mufasir klasik dan kontemporer, kemudian didialogkan dengan Social Exchange Theory melalui pendekatan dialogis-kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ta‘awun mengarahkan kerja sama pada kebajikan dan ketakwaan serta melarang kerja sama dalam dosa dan permusuhan. Resiprositas dalam ta‘awun bersifat moral dan transendental, berorientasi pada ridha Allah Swt., pahala, kemaslahatan bersama, dan tanggung jawab etis. Dengan demikian, ta‘awun mengafirmasi pentingnya timbal balik sosial, tetapi mengkritik reduksi relasi manusia menjadi pertukaran kepentingan dengan memperluasnya melalui dimensi etika, spiritual, dan transendental. Konsep ini sekaligus menempatkan hubungan sosial sebagai ruang aktualisasi nilai keagamaan yang melampaui kalkulasi untung-rugi dalam kehidupan sosial bersama manusia.
Building Teachers' Organizational Commitment Through Organizational Culture, Agile Leadership, Self-Efficacy, and Work Motivation: An Integrated SEM-PLS and SITOREM Approach Dewi Purwaningsih; Sri Setyaningsih; Dian Wulandari
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1180

Abstract

Teachers' organizational commitment is a critical determinant of educational quality, institutional effectiveness, and long-term school sustainability. Despite extensive research demonstrating the influence of organizational culture, leadership, self-efficacy, and work motivation on organizational commitment, previous studies have predominantly focused on examining statistical relationships without providing evidence-based priorities for organizational improvement. This study aims to develop an integrated model for strengthening teachers' organizational commitment through organizational culture, agile leadership, self-efficacy, and work motivation by combining Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) with the Science and Technology Index Optimization Recommendation Method (SITOREM). A quantitative explanatory research design was employed involving 195 permanent teachers from private vocational schools in West Jakarta, Indonesia. Data were collected using validated Likert-scale questionnaires and analyzed using SEM-PLS to evaluate the structural relationships among variables, followed by SITOREM to determine strategic priorities for improvement. The findings indicate that organizational culture, self-efficacy, and work motivation significantly contribute to teachers' organizational commitment, while agile leadership demonstrates a positive but statistically insignificant direct effect. Furthermore, work motivation partially mediates the relationships between the antecedent variables and organizational commitment. The SITOREM analysis identifies priority indicators requiring immediate managerial intervention while maintaining those that already demonstrate satisfactory performance. The integration of SEM-PLS and SITOREM represents the primary contribution of this study by bridging causal explanation with practical decision-making, thereby providing school leaders with an evidence-based framework for prioritizing organizational development initiatives. These findings contribute to the advancement of educational management literature by offering both theoretical insights into teachers' organizational commitment and a practical model for enhancing school effectiveness through systematic organizational improvement.
Kerangka Evaluasi Interdisipliner Sistem Pewarnaan Tajwid Mushaf Standar Indonesia Nur Hidayat Muhammad; Eni Zulaiha; Sasa Sunarsa
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1181

Abstract

Sistem pewarnaan tajwid pada Mushaf Standar Indonesia dikembangkan untuk membantu pembaca mengenali hukum bacaan Al-Qur'an secara lebih mudah. Namun, kajian mengenai sistem ini umumnya masih berfokus pada aspek normatif, pedagogis, atau visual secara terpisah sehingga belum tersedia kerangka evaluasi yang mengintegrasikan ketiga perspektif tersebut. Penelitian ini bertujuan mengonstruksi Kerangka Evaluasi Interdisipliner Sistem Pewarnaan Tajwid melalui sintesis perspektif Ulumul Qur'an, neurosains kognitif, dan psikologi warna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa studi dokumentasi, wawancara mendalam, dan observasi. Data dianalisis melalui reduksi data, analisis tematik, dan sintesis interdisipliner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas sistem pewarnaan tajwid ditentukan oleh keterpaduan tiga dimensi, yaitu validitas normatif, efektivitas kognitif, dan keberterimaan psikologis. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini menghasilkan Kerangka Evaluasi Interdisipliner Sistem Pewarnaan Tajwid sebagai landasan konseptual untuk mengevaluasi sistem pewarnaan tajwid secara lebih komprehensif. Kerangka ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan mushaf Al-Qur'an dan media pembelajaran berbasis visual serta menjadi dasar bagi penelitian lanjutan dalam kajian Al-Qur'an dan pendidikan Islam

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif More Issue