cover
Contact Name
Hoiruddin Fathurohman
Contact Email
ssyarah077@gmail.com
Phone
+6289618357674
Journal Mail Official
syntaxbandung@gmail.com
Editorial Address
Perum Derwati Mas Jl. Derwati Mas, No.20 Rancasari, Ciwastra - Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Published by Cv.Rifainstitut
Syntax Imperatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan adalah jurnal yang diterbitkan dua bulan sekali oleh CV. Syntax Corporation Indonesia. Jurnal Syntax Imperatif akan menerbitkan artikel-artikel ilmiah dalam cangkupan ilmu sosial dan pendidikan. Artikel yang dimuat adalah artikel hasil penelitian, kajian atau telaah ilmiah atas issue penting dan terkini atau resensi buku ilmiah.
Articles 675 Documents
Solidaritas Sosial dalam Media Sosial (Grup Whatsapp) Organisasi Pencak Silat Cempaka Putih Padepokan Jember Aprilia Dwi Maharani; I Wayan Mudana; Muhammad Idris
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1122

Abstract

Perkembangan media sosial telah mengubah pola interaksi dalam berbagai organisasi, termasuk organisasi pencak silat. Salah satu media yang kerap dimanfaatkan adalah grup WhatsApp yang tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai ruang interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk solidaritas sosial yang terbentuk dalam grup WhatsApp Organisasi Pencak Silat Cempaka Putih (PSCP) Padepokan Jember menggunakan perspektif solidaritas sosial Emile Durkheim. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Informan penelitian terdiri atas pengurus dan anggota aktif PSCP Padepokan Jember yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dikembangkan dengan snowball sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial dalam grup WhatsApp PSCP Padepokan Jember terbentuk melalui solidaritas mekanik dan solidaritas organik. Solidaritas mekanik tampak lebih dominan melalui sikap peduli, saling membantu, dan rasa persaudaraan antaranggota, sedangkan solidaritas organik terlihat melalui pembagian peran antara anggota senior dan junior dalam komunikasi dan koordinasi organisasi. Penelitian ini menunjukkan bahwa grup WhatsApp berperan sebagai ruang sosial yang mendukung terbentuknya solidaritas dan integrasi sosial anggota organisasi. Implikasi penelitian ini memperkuat kajian sosiologi digital mengenai peran media sosial dalam membangun kohesi sosial pada organisasi berbasis komunitas.
Adab Berinteraksi dengan Literatur Perspektif Ibnu Jama’ah dalam Kitab Tadzkiratus Saami’ Agus Sopian; Roni Nugraha; Ela Komala
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1123

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya problem etika akademik kontemporer, seperti plagiarisme, fabrikasi data, publikasi predator, serta lemahnya penghormatan terhadap karya ilmiah. Dalam tradisi keilmuan Islam, adab memiliki kedudukan penting sebagai dasar pembentukan karakter penuntut ilmu, termasuk ketika berinteraksi dengan literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep adab berinteraksi dengan literatur menurut Ibnu Jama’ah dalam kitab Tadzkiratus Saami’, menganalisis relevansinya dengan problematika akademik kontemporer, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap penguatan budaya akademik yang berintegritas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian pustaka dan metode analisis isi. Sumber data primer adalah kitab Tadzkiratus Saami’, sedangkan data sekunder diperoleh dari kitab, buku, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibnu Jama’ah merumuskan adab berinteraksi dengan literatur secara komprehensif, meliputi adab mengoleksi, meminjamkan, merawat, menyalin, mengoreksi, dan menelaah kitab. Konsep tersebut relevan dengan etika akademik modern karena menekankan kejujuran intelektual, ketelitian, penghormatan terhadap karya orang lain, serta tanggung jawab dalam menyebarluaskan ilmu. Penelitian ini menyimpulkan bahwa adab berliteratur perspektif Ibnu Jama’ah dapat menjadi landasan etis dalam membangun budaya akademik yang jujur, kritis, bertanggung jawab, dan berkarakter mulia
Pengaruh Kompetensi, Motivasi dan Koordinasi Dimediasi Pengembangan Sumber Daya Manusia Terhadap Kinerja Pegawai Badan Perencanaan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Karimun Delfy Maulin Makmur; Ervin Nora Susanti; Herni Widiyah Nasrul
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1124

Abstract

Capaian kinerja pegawai di Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Kabupaten Karimun masih belum optimal. Hal ini teridentifikasi sebagai akibat dari perlunya peningkatan dalam pengembangan sumber daya manusia, kompetensi, motivasi, serta pengoptimalan fungsi koordinasi antar instansi. Tujuan dari penelitian kuantitatif ini adalah untuk menganalisis pengaruh kompetensi, motivasi, dan koordinasi, dengan pengembangan sumber daya manusia sebagai variabel mediasi terhadap kinerja pegawai. Populasi penelitian ini berjumlah 85 pegawai, dan melalui metode purposive, diperoleh 79 pegawai sebagai sampel. Analisis data dilakukan menggunakan Smart Partial Least Square. Hasil penelitian menyimukan bahwa: Motivasi dan pengembangan sumber daya manusia berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kompetensi dan koordinasi berpengaruh positif tidak signifikan. Kompetensi dan koordinasi berpengaruh positif signifikan terhadap pengembangan sumber daya manusia, sementara motivasi berpengaruh positif tidak signifikan. Pengembangan sumber daya manusia mampu memediasi peningkatan pengaruh kompetensi, motivasi, dan koordinasi terhadap kinerja pegawai
Storytelling Strategies in Instagram Captions and Audience Emotional Engagement: A Narrative Analysis of @viralforjustice.co Kun Muhammad Adi; Siti Mujanah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1075

Abstract

This study analyzes storytelling strategies in the Instagram content of the @viralforjustice.co account by examining the first 500 uploads published during the March to April 2026 period. Using a qualitative narrative analysis approach complemented by simple quantitative content analysis, the study identifies patterns in caption structures, emotional elements, and their relationship with audience engagement as measured by likes and comments. The findings reveal four dominant narrative models: problem–solution, victim–hero, call-to-action, and investigative disclosure. Captions employing urgency, victim–hero framing, and explicit calls to action consistently generate higher engagement than purely informative captions. These findings contribute to a better understanding of how digital civic movements can leverage storytelling strategies to encourage public participation and strengthen institutional accountability.
Inovasi Pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) Melalui Aplikasi Plavon di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo Dini Raihanun Jannah; Rizka Dwi Agustin; Nabilah Izzati Zaewari; Saniyyah Arun Clarinta
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i2.1137

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis inovasi pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA) melalui aplikasi PLAVON di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Sidoarjo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dilakukan berdasarkan indikator inovasi pelayanan publik digital yang meliputi transparansi, partisipasi, antisipasi, kolaborasi, personalisasi, kesadaran konteks, dan kecerdasan konteks. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PLAVON memberikan kemudahan akses, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta mendukung transparansi dalam pelayanan KIA. Masyarakat dapat memperoleh informasi dan mengajukan layanan secara daring tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan. Namun, pelaksanaan layanan masih menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan literasi digital masyarakat, gangguan teknis aplikasi, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam pengembangan layanan. Secara keseluruhan, inovasi pelayanan KIA melalui aplikasi PLAVON telah berjalan cukup baik dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan administrasi kependudukan, meskipun masih diperlukan pengembangan sistem, peningkatan sosialisasi, dan evaluasi berkelanjutan agar pelayanan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Nilai-Nilai Religius dan Partisipasi Masyarakat dalam Padhang Mbula Bestari Pramita Kusuma Wardhani; Diah Puji Nali Brata
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.998

Abstract

Budaya religius merupakan pola pikir, perilaku, atau kebiasaan sehari-hari masyarakat yang dilandasi oleh nilai-nilai agama. Namun, menurunnya nilai-nilai religius serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan akibat pengaruh perkembangan zaman dan globalisasi menjadi permasalahan yang signifikan saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan gambaran umum kegiatan Padhang Mbulan, nilai-nilai religius yang terkandung, serta mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraannya. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, yang dilaksanakan di Desa Mentoro, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Padhang Mbulan merupakan budaya religius berupa majelis pengajian yang menghadirkan ruang bersama bagi masyarakat untuk memahami ajaran agama secara lebih terbuka, dialogis, dan kontekstual. Nilai-nilai religius yang terkandung di dalamnya tercermin melalui nilai keyakinan, praktik, pengalaman, pengetahuan, dan konsekuensi. Sementara itu, partisipasi masyarakat diwujudkan dalam bentuk sumbangan pemikiran, tenaga, harta, keterampilan, serta partisipasi sosial. Kesimpulannya, Padhang Mbulan merupakan budaya religius berupa majelis pengajian yang berfungsi sebagai ruang ibadah, pembelajaran, dan partisipasi sosial secara inklusif. Melalui pendekatan dialogis dan sinau bareng, Padhang Mbulan mampu menanamkan nilai-nilai religius yang komprehensif sekaligus mendorong partisipasi masyarakat
Evaluasi Peran Guru dalam Penguatan Karakter Siswa melalui Disiplin Positif di Sekolah Dasar Anto Akbar; Ace Suryadi; Asep Dahliyana; Abih Gumelar
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1131

Abstract

Pendidikan karakter merupakan salah satu aspek penting dalam pendidikan dasar untuk membentuk peserta didik yang berakhlak, bertanggung jawab, dan mampu berperilaku sesuai nilai-nilai moral. Namun, berbagai permasalahan seperti rendahnya kedisiplinan, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian masih ditemukan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi peran guru dalam penguatan karakter siswa melalui disiplin positif di sekolah dasar menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas satu kepala sekolah, satu guru kelas V, dan enam siswa kelas V pada salah satu sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek context, sekolah memiliki kebijakan, program, dan budaya sekolah yang mendukung penerapan disiplin positif. Pada aspek input, guru menunjukkan kesiapan yang baik melalui pemahaman konsep disiplin positif, pengalaman pelatihan, serta dukungan sekolah. Pada aspek process, disiplin positif diterapkan melalui hubungan positif antara guru dan siswa, kesepakatan kelas, penguatan positif, dan restitusi. Pada aspek product, penerapan disiplin positif berkontribusi terhadap perkembangan karakter siswa, terutama pada aspek disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan kepedulian. Meskipun demikian, beberapa siswa masih memerlukan pembinaan yang berkelanjutan agar perilaku positif dapat berkembang secara konsisten. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan disiplin positif memberikan kontribusi positif dalam mendukung penguatan karakter siswa di sekolah dasar, meskipun hasil penelitian ini terbatas pada konteks sekolah yang diteliti.
Gaya Retorika DAI Kontemporer dalam Menjawab Tantangan Dakwah Digital: Studi Komparatif Humor, Interaktivitas, dan Kelembutan Pesan Hendra Prasetia; Bayu Darmawan; Feggy Nurdiyansah; Lilis Satriah
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1151

Abstract

Perkembangan media digital mengubah ruang dakwah dari komunikasi satu arah menjadi ruang publik yang cepat, interaktif, dan rentan terhadap pemotongan konteks. Artikel ini bertujuan menganalisis gaya retorika dai kontemporer dalam menjawab tantangan dakwah digital melalui studi komparatif atas tiga model: humor, interaktivitas, dan kelembutan pesan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi komparatif berbasis analisis isi terhadap tiga naskah kajian terdahulu tentang Ustadz Abdul Somad, Dr. Aam Amirudin, dan Prof. KH. Nasaruddin Umar. Data dianalisis melalui kategorisasi tematik berdasarkan kerangka retorika Aristoteles yang mencakup ethos, pathos, dan logos, kemudian dibandingkan dengan tantangan komunikasi digital seperti perluasan jangkauan, dialog dua arah, dan decontextualization. Hasil kajian menunjukkan bahwa Ustadz Abdul Somad merepresentasikan model retorika humoris-populis yang mencairkan resistensi audiens; Dr. Aam Amirudin merepresentasikan model edukatif-interaktif yang menghubungkan dalil dengan problem keseharian melalui media sosial; sedangkan Nasaruddin Umar merepresentasikan model kelembutan-resilien yang menekankan kedalaman pesan, empati, dan ketahanan komunikasi dalam situasi post-truth. Artikel ini menyimpulkan bahwa efektivitas dakwah digital ditentukan oleh kemampuan dai mengintegrasikan otoritas keilmuan, kedekatan emosional, argumentasi logis, serta desain pesan yang adaptif terhadap ekosistem digital
Peningkatan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini melalui Bermain Balok di TK Adabiah, Desa Tanjung Kuaw, Provinsi Bengkulu Endang Maryati; Elise Muryanti
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1159

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan sosial anak kelompok B di Taman Kanak-kanak Adabiah Desa Tanjung Kuaw Provinsi Bengkulu. Berdasarkan hasil observasi awal, sebagian besar anak masih mengalami kesulitan dalam bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berinteraksi positif dengan teman sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini melalui penerapan metode bermain balok. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah 10 anak kelompok B usia 5–6 tahun yang terdiri atas 5 anak laki-laki dan 5 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif dengan menghitung persentase dan nilai rata-rata (mean) perkembangan sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode bermain balok mampu meningkatkan perkembangan sosial anak secara signifikan. Persentase perkembangan sosial anak meningkat dari 45% pada pra siklus dengan nilai rata-rata 7,2, menjadi 68,1% pada Siklus I dengan nilai rata-rata 10,9, dan meningkat lagi menjadi 86,87% pada Siklus II dengan nilai rata-rata 13,9. Peningkatan terjadi pada kemampuan bekerja sama, berbagi, berkomunikasi, dan berinteraksi sosial dengan teman sebaya. Dengan demikian, metode bermain balok terbukti efektif untuk meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini di TK Adabiah Desa Tanjung Kuaw Provinsi Bengkulu
Kaidah Tafsir dalam Kitab Uṣūl Al-Tafsīr Wa Manāhijuh Karya Fahd Al-Rūmī: Implementasi dan Implikasinya terhadap Penafsiran Al-Qur’an R. Muhammad Farhal Azkiya; Jajang A. Rohmana; Sasa Sunarsa
JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : CV RIFAINSTITUT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54543/syntaximperatif.v7i3.1139

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji kaidah-kaidah tafsir yang dirumuskan oleh Fahd al-Rūmī, implementasinya dalam penafsiran Al-Qur’an, serta implikasinya terhadap legitimasi makna dan ruang ijtihad tafsir. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari karya-karya Fahd al-Rūmī tentang metodologi tafsir dan didukung oleh literatur Ulūmul al-Qur’an klasik maupun kontemporer. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, interpretasi, dan penarikan kesimpulan, dengan memanfaatkan teori Uṣūl al-Tafsīr Ibn Taymiyyah sebagai pisau analisis untuk menelaah landasan epistemologis pemikiran al-Rūmī. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaidah tafsir menurut Fahd al-Rūmī merupakan sistem metodologis yang berfungsi menjaga validitas penafsiran berdasarkan Al-Qur’an, Sunnah, pemahaman salaf, dan kaidah bahasa Arab. Kaidah-kaidah tersebut berperan sebagai instrumen tarjīḥ, pengontrol subjektivitas mufasir, serta penjaga kesinambungan epistemologis tradisi tafsir Islam. Penelitian ini juga menemukan adanya kedekatan epistemologis yang kuat antara konstruksi metodologis al-Rūmī dan Uṣūl al-Tafsīr Ibn Taymiyyah, meskipun al-Rūmī melakukan sistematisasi yang lebih operasional. Di samping itu, kaidah tafsir dapat memperkuat disiplin metodologis penafsiran, tetapi berpotensi membatasi keragaman makna apabila diterapkan secara rigid dan tekstual.

Filter by Year

2020 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 2 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 5 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 4 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 6 (2025): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 3 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 2 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 6 (2024): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 5 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 6 (2023): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol. 3 No. 5 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 4 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 3 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3 No 1 (2022): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 6 (2022): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 5 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 4 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 3 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 2 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 2 No 1 (2021): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 6 (2021): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 5 (2020): Jurnal Syntax Imperatif: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 4 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 3 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 2 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 1 No 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan More Issue