cover
Contact Name
Junaidin
Contact Email
junaidinfarm03@gmail.com
Phone
+6282119895060
Journal Mail Official
lppmstfm01@gmail.com
Editorial Address
Alamat Redaksi: Jl. KH Syekh Nawawi km.4 No.13 Tigaraksa – Kabupaten Tangerang Telp./Fax. (021) 2986 7307
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Jurnal Farmagazine
ISSN : 23024933     EISSN : 26218216     DOI : 10.47653
Core Subject : Health, Science,
Jurnal (Farmagazine) adalah jurnal ilmiah tentang hasil-hasil penelitian ilmu-ilmu farmasi yang meliputi: farmasi maritim, farmasi bahan alam, formulasi, kimia farmasi, rumah sakit dan komunitas, farmakologi, dan bioteknologi farmasi.
Articles 148 Documents
TARGET KERJA OBAT COVID-19: REVIEW Purwaniati Purwaniati; Aiyi Asnawi
Jurnal Farmagazine Vol 7, No 2 (2020): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v7i2.172

Abstract

Corona virus desease 2019 (COVID-19) yang disebabkan Severe acute respiratory syndrome Corona Virus 2 (SARS-CoV-2) telah menjadi wabah global. Hingga saat belum ada obat atau vaksin untuk terapi COVID-19 ini. Upaya penemuan obat baru atau pengujian terhadap obat yang telah ada mendesak untuk dilakukan. Penentuan target kerja obat COVID-19 yang tepat menjadi tantangan tersendiri, karena sebagai virus baru strukturnya belum diketahui secara jelas. Dalam kesempatan ini, kami melakukan sistematik review untuk dapat mengidentifikasi molekul-molekul yang dapat menjadi target kerja obat anti COVID-19. Review ini diawali dengan penelusuran pustaka pada database Pubmed dengan menggunakan kata kunci “SARS-CoV-2 drug target”. Main protease (Mpro), angiotensin converting enzyme 2 (ACE2), protein spike dan RNA-dependent RNA polymerase (RdRp) merupakan protein target yang paling banyak digunakan dalam penelitian.
Formulasi Ekstrak Etanol 96% Daun Sirih Hijau (Piper Betle L.) Dalam Bedak Tabur Anti Jerawat Dan Uji Aktivitas Antiacne Terhadap Staphylococcus Aureus La Ode Akbar Rasydy; Jaka Supriyanta; Dwi Novita
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 2 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i2.142

Abstract

Radiasi ultraviolet (UV) masih merupakan penyebab utama terjadinya kanker kulit, sehingga dipasaran banyak beredar sediaan krim atau gel yang berisi UV-filter. Oktil-metoksisinamat dan avobenzon adalah contoh zat aktif UV-filter. Berdasarkan Peraturan Kepala Badan Pengawasan Obat dan Kosmetik konsentrasi maksimum oktil metoksisinamat yang diizinkan sebagai sediaan kosmetik tabir surya adalah 10% dan untuk avobenzon sebesar 3%. Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan kadar oktil metoksisinamat dan avobenzon dalam sedian gel tabir surya yang beredar di Kota Bandung dan menilai apakah sediaan tersebut memenuhi persyaratan tersebut diatas atau tidak. Penetapan kadar ini dilakukan dengan metode kromatografi cair kinerja tinggi (KCKT). Hasil penelitian menunjukan persamaan regresi linier oktil metoksisinamat y = 1634,7x + 8500,8 dengan R² = 0,9962; dengan nilai BD dan BK, 0,694 bpj dan 2,314 bpj. Persamaan linier untuk avobenzon yaitu y = 4329,9x +9268,5 dengan R2 = 0,9912, dengan nilai BD dan BK, 1,058 bpj dan 3,527 bpj. Validasi metode analisis dengan sampel simulasi meliputi akurasi menunjukkan persen perolehan kembali untuk konsentrasi sampel simulasi 80%; 100% dan 120% masing-masing adalah 102,011%; 112,368%; 108,490% untuk oktil metoksisinamat dan 81,722%; 98,01%; 117,8% untuk avobenzon. Presisi menunjukan keterulangan hasil pengukuran, untuk oktil metoksisinamat dan avobenson diperoleh nilai %RSD sebesar 1,641% dan 1,946%. Berdasarkan data penetapan kadar, maka ketiga sampel gel yang diteliti mengandung oktil metoksisinamat dan avobenzon dalam batas aman.
PENGEMBANGAN FORMULASI DAN EVALUASI FISIK SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL 70% DAUN LABU SIAM (Sechium edule (Jacq.)Swatz) Ery Erawati1; Dina Pratiwi2; Mohammad Zaky3
Jurnal Farmagazine Vol 3, No 1 (2016): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v3i1.7

Abstract

Daun labu siam (Sechium edule (Jacq.)Swartz) merupakan salah satu tanaman yang mengandung senyawa flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan. Senyawa ini diketahui dapat mencegah dan menghambat pembentukan radikal bebas yang menyebabkan penuaan dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik fisik sediaan krim dari ekstrak etanol 70% daun labu siam (Sechium edule(Jacq.)Swartz) dengan konsentrasi 2%, 4%, 6% , 8% dan krim tanpa sampel (blanko). Pengujian yang dilakukan antara lain: organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, uji kemampuan proteksi, viskositas, dan uji tipe krim. Hasil penelitian menunjukan bahwa bentuk sediaan yang didapat berupa setengah padat, berwarna hijau dan memiliki bau krim yang khas daun labu siam. Uji homogenitas menunjukan bahwa kelima formula memiliki homogenitas yang cukup baik. Uji pH krim berkisar 6,45-7,84 tidak memenuhi syarat; uji daya sebar terbaik pada formula F2 ( 2%) dan F3 (4%); uji viskositas dengan adanya variasi konsentrasi ekstrak mengalami penurunan. Kelima formula memiliki kemampuan proteksi terhadap lingkungan luar. merupakan tipe emulsi minyak dalam air (m/a). Kandungan kimia yang terdapat pada daun labu siam berupa alkaloid, saponin, tanin, flavonoid, triterpenoid, steroid dan glikosida.
REVIEW ARTIKEL : ETNOFARMAKOLOGI TANAMAN TIN (Ficus Carica L.) (KAJIAN TAFSIR ILMI TENTANG BUAH TIN DALAM AL-QUR’AN) wahyu fajar; Tri Mulyani
Jurnal Farmagazine Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v7i1.156

Abstract

Buah Tiin adalah salah satu tanaman yang disebutkan al-Quran yang termuat di dalam Surah At-Tiin, hal ini memberikan isyarat bahwa dibalik kalimat sumpah Allah SWT kepada buah Tiin tersirat khasiat atau manfaat dari tanaman tersebut. Tiin (Ficus carica L.) (Moraceae) adalah tanaman yang sangat penting dalam pengobatan tradisional Arab karena sifat terapeutiknya. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan kontribusi pada pengetahuan tentang etnofarmakologis dari tanaman ini. Penelitian ini menggambarkan senyawa fitokimia dan sifat etnofarmakologis dari tanaman F. carica yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional selama beberapa dekade. Kandungan kimia terbesar dalam F carica. L yang telah diteliti adalah polifenol dan flavonoid. Senyawa bioaktif dalam tanaman tiin memiliki beragam aktivitas biologis. Dalam pengobatan tradisional, dilaporkan bahwa F. carica digunakan sebagai obat untuk bisul, gangguan pencernaan dan diare, sedangkan dalam beberapa penelitian ilmiah yang telah dilakukan menunjukkan bahwa tiin memiliki aktivitas farmakologis yang luas diantaranya, antibakteri, antioksidan, antitumor, serta agen anti-inflamasi. Kata Kunci: Qasam, Tafsir Ilmi, Etnofarmakologi, Ficus carica L
FORMULASI SEDIAAN GEL ANTISEPTIK EKSTRAK ETANOL 96% RIMPANG KUNYIT PUTIH (Curcuma zedoaria) Abdul Aziz Setiawan; Endang Sunariyanti; Anggiselina Gustiningtyas
Jurnal Farmagazine Vol 6, No 1 (2019): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v6i1.130

Abstract

Kunyit putih (Curcuma zedoaria) merupakan salah satu tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat tradisional dan pembuatan sediaan gel serta mengandung berbagai senyawa metabolit yang memiliki efektivitas sebagai antimikroba. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas antibakteri dari sediaan gel antiseptik ekstrak etanol 96% rimpang kunyit putih stabilitas yang paling baik. Sampel yang digunakan adalah serbuk rimpang kunyit putih yang diekstraksi menggunakan etanol 96% dengan metode maserasi dan dilakukan pemekatan rotary evaporator, selanjutnya digunakan dalam pembuatan sediaan gel dan uji efektivitas antibakteri. Uji efektivitas dilakukan dengan metode disc diffusion Kirby-Bauer terhadap bakteri Staphylococcus aureus. Kelompok uji efektivitas gel terdiri dari dettol antiseptik sebagai kontrol positif, F10%, F28%, F310%, F412%. Uji stabilitas dilakukan pengamatan organoleptis, daya sebar, daya lekat, dan pH. Hasil uji stabilitas menunjukkan sediaan gel F2 8% mengalami perubahan yang kecil, sehingga stabilitas sediaan gel F2 8% lebih baik dibandingkan sediaan lainnya. Hasil uji efektivitas menunjukkan gel antiseptik tidak terdapat zona bening disekitar kertas cakram, sedangkan pada dettol terdapat zona bening disekitar kertas cakram. Dari data tersebut dapat isimpulkan bahwa sediaan gel antiseptik ekstrak rimpang kunyit putih tidak memiliki efektivitas antibakteri terhadap pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus.
UJI AKTIVITAS LARVASIDA DARI EKSTRAK ETANOL 96% TANAMAN ANTING-ANTING (Acalypha indica L.) TERHADAP LARVA NYAMUK Aedes aegypti INTISAR III Wahyu Nurcahyo; Nita Rusdiana; Abdul Aziz Setiawan
Jurnal Farmagazine Vol 4, No 1 (2017): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v4i1.75

Abstract

Pada awal tahun 2016 demam berdarah dangue menempati salah satu kejadian luar biasa didaerah kabupaten tangerang. Salah satu upaya pencegahan penyebaran penyakit ini dengan cara memutus rantai penyebaranya yaitu dengan memberantas vektor endemik demam berdarah nyamuk Aedes aegypti. Seringnya pengunaan larvasida sintetik dapat menyebabkan terjadinya resistensi terhadap larva nyamuk Aedes aegypti sehingga perlu adanya pengembangan larvasida alternatif. Ekstrak etanol 96% herba anting-anting telah dilakukan skrining fitokimia kemudian dilakukan uji aktivitas larvasida pada larva nyamuk Aedes aegypti intisar III mengunakan metode Rancang Acak Lengkap. Ekstrak dengan konsentrasi berbeda (0, 100, 200, 500, dan 1000 ppm) telah diujikan bersama dengan kontrol positif Abate sebagai pembanding dan dilakukan pengamatan selama 24 jam pada kondisi terkontrol. Jumlah kematian larva dihitung pada saat sebelum pemberian dan setelah pemberian ekstrak. Hasil pengamatan kemudian diolah secara statistik menggunakan metode analisa probit. Dari hasil skrining fitokimia yang telah dilakukan diketahui bahwa tanaman anting- anting mengandung metabolit sekunder berupa flavonoid, gikosida, fenol, alkaloid, triterpenoid, steroid, tannin dan saponin. Dari hasil uji aktivitas larvasida nyamuk Aedes aegypti mengunakan metode rancang acak lengkap (RAL) diketahui nilai LT50 ekstrak etanol 96% tanaman anting-anting 0, 100, 200, 500, dan 1000 ppm secara berturut adalah 10.82, 2.65, 2,31, 1.66, dan 1.59 hari sedangkan nilai LC50 sebesar 246,219 ppm. Kata kunci: larvasida, Acalypha indica, Aedes aegypti, LT50, LC50, Analisis probit, Abate..
Pengaruh Kompensasi, Lingkungan Kerja Dan Pengembangan Karier Terhadap Kepuasan Kerja Serta Dampaknya Terhadap Loyalitas Karyawan PT. XYZ Linda Suryanti; Masruchin ,; Djoharsjah Mx
Jurnal Farmagazine Vol 5, No 3 (2018): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v5i3.108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan dan menganalisis pengaruh kompensasi, lingkungan kerja dan pengembangan karier terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap loyalitas karyawan PT. XYZ. Penelitian yang dilakukan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, dimana variabel penelitian ini terdiri dari lima variabel yaitu Kepuasan kerja (Y1), Loyalitas karyawan (Y2), Kompensasi (X1), Lingkungan kerja (X2), dan Pengembangan karier (X3). Objek penelitian ini adalah PT. XYZ dengan responden yang berjumlah 90 orang. Pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) variabel kompensasi tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. XYZ. 2) variabel lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. XYZ. 3) variabel pengembangan karier berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. XYZ. 4) variabel kompensasi, lingkungan kerja dan pengembangan karier secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap kepuasan kerja karyawan PT. XYZ. 5) variabel kepuasan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap loyalitas karyawan PT. XYZ. Kata kunci : kompensasi, lingkungan kerja, pengembangan karier, kepuasan kerja, loyalitas karyawan.
Efek Penambahan Ekstrak Daun Kembang Sungsang (Gloria Superba L.) Pada Ekstrak Daun Gandarusa (Justicia Gendarussa Burm. F.) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Darah Tikus Putih Jantan yang Diinduksi Kalium Oksonat Abdul Aziz Setiawan; Sediarso .; Siska .
Jurnal Farmagazine Vol 1, No 1 (2014): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v1i1.50

Abstract

Daun gandarusa dan daun kembang sungsang telah terbukti dapat menurunkan kadar asam urat darah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penambahan ekstrak daun kembang sungsang pada ekstrak daun gandarusa terhadap penurunan kadar asam urat darah tikus putih jantan yang diinduksi dengan kalium oksonat. Percobaan ini dilakukan terhadap enam kelompok tikus, 4 ekor tiap kelompok. Tikus diinduksi kalium oksonat secara intraperitoneal terhadap lima kelompok, sedangkan satu kelompok diberikan larutan Na CMC 0,5% secara oral sebagai kontrol normal. Kata kunci: Daun Gandarusa, Daun Kembang Sungsang, Asam Urat
AKTIVITAS ANTIOKSIDAN dan KANDUNGAN TANIN TOTAL EKSTRAK ETANOL DAUN KUPU-KUPU (Bauhinia purpurea L.) Dyah Aryantini
Jurnal Farmagazine Vol 8, No 1 (2021): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v8i1.537

Abstract

Tanaman daun kupu-kupu (Bauhinia purpurea L.) adalah tanaman yang banyak ditemukan sebagai perindang di jalanan dan belum banyak dieksplorasi. Tanaman ini diketahui mengandung senyawa aktif seperti flavonoid, fenol, dan tanin yang kaya akan manfaat salah satunya sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kandungan senyawa tannin total ekstrak etanol daun kupu-kupu. Ekstraksi dilakukan dengan cara maserasi dan remaserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Skrining fitokimia dan analisis KLT secara kualitatif dilakukan untuk mengetahui adanya senyawa flavonoid, fenol. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH menggunakan konsentrasi 10, 50, 100, 150, dan 200 ppm, sedangkan penetapan kandungan senyawa tanin total ditetapkan secara spektrofotometri menggunakan asam galat sebagai standar. Hasil penelitian menunjukkan ekstrak mengandung senyawa flavonoid dan fenol, sedangkan hasil KLT ekstrak dengan standar asam galat belum menunjukkan pemisahan yang berarti karena terjadi tailing. Pengujian aktivitas antioksidan dengan metode DPPH memberikan hasil IC50 706 ± 1,52 ppm. Hasil uji kandungan senyawa tannin total ekstrak daun kupu-kupu adalah 33,3± 0,58 mg GAE/g ekstrak. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun kupu-kupu masuk dalam kategori lemah karena IC50 yang diperoleh lebih dari 200 ppm dan kandungan senyawa tannin total dalam setiap gram ekstrak adalah 33,3± 0,58 mg ekuivalen dengan tiap gram asam galat
Penyebab Penurunan Penjualan (Unit) Produk Alpara Kaplet Di Apotik Di Wilayah Jakarta Timur Dengan Pendekatan Bauran Pemasaran Produk Hayatun Nufus
Jurnal Farmagazine Vol 5, No 2 (2018): Jurnal Farmagazine
Publisher : STF Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47653/farm.v5i2.94

Abstract

Salah satu perusahaan industri farmasi yaitu PT. Molex Ayus memproduksi obat Flu & Batuk yaitu ALPARA KAPLET & SIRUP dimana ALPARA KAPLET merupakan produk unggulan dengan penjualan pada Tahun 2013 mencapai 27 M/Tahun. Hanya saja penjualan Produk ALPARA KAPLET (unit) mengalami penurunan di Tahun 2013. Isu yang terjadi dilapangan penurunan terjadi karena adanya pembatasan distribusi PPA (Phenylpropanolamine) oleh Badan POM, dan harga ALPARA KAPLET yang naik tiap tahunnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor penyebab penurunan penjualan (unit) Produk ALPARA KAPLET PT. Molex Ayus dan untuk mengetahui pengaruh variabel bauran pemasaran yang terdiri dari produk, harga dan promosi terhadap keputusan pembelian produk ALPARA KAPLET. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif-explanatori kuantitatif, data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah disusun dan diuji di lapangan. Pengambilan sampel dilakukan secara non probability sampling – purposive sampling, peneliti mengambil sampel yang memenuhi ciri-ciri yang sudah ditentukan terlebih dahulu. Penelitian dilakukan di Apotik yang merupakan saluran distribusi utama Produk ALPARA KAPLET dan penelitian dilakukan di wilayah Jakarta Timur dikarenakan wilayah ini merupakan wilayah dengan penjualan Produk ALPARA KAPLET terbesar. Jumlah sampel sebanyak 78 Apotik yang ada di Wilayah Jakarta Timur dimana responden yang ditanya adalah Asisten Apoteker/Apoteker/Bagian Pembelian di Apotik. Pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi berganda, uji F dan uji T dimaksud untuk mengetahui secara serempak dan parsial pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen pada tingkat kepercayaan 95% (ά = 5%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa variabel produk berpengaruh terhadap keputusan pembelian, Sedangkan variabel harga & promosi tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Keputusan pembelian berpengaruh terhadap tingkat penjualan. Nilai koefisien determinasi (R2) menunjukkan bahwa variabel independen yang diteliti mampu menjelaskan 54,4% variabel keputusan pembelian, sedangkan sisanya 45,6%. Kata kunci : PPA, Bauran Pemasaran, ALPARA KAPLET, Keputusan Pembelian, Tingkat Penjualan.

Page 6 of 15 | Total Record : 148