cover
Contact Name
Fatkhul Imron
Contact Email
fatkhul.imron@lecture.utp.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
fatkhul.imron@lecture.utp.ac.id
Editorial Address
Jl. Walanda Maramis No.31, Nusukan, Kec. Banjarsari, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57135
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Spirit
ISSN : 14118319     EISSN : 23016647     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal Ilmiah SPIRIT (JIS) per Vol.20 No.1 (2020) menggunakan cover dengan desain baru, sebagai representasi progresivitas jurnal menuju pengajuan akreditasi jurnal. Desain dengan warna dominasi biru dan font berwarna orange menyala melambangkan bahwa JIS semakin luas kemanfaatannya bagi khazanah keilmuan khususnya dibidang pembelajaran,pendidikan, olahraga dan kesehatan
Articles 424 Documents
HUBUNGAN PHYSICAL SELF-CONCEPT DENGAN TINGKAT AKTIVITAS FISIK PADA SISWA SMA KARTIKA XX-1 MAKASSAR Andi Sahrul Jahrir; Muhammad Ivan Miftahul Aziz
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan physical self-concept dengan tingkat aktivitas fisik pada siswa SMA Kartika XX-1 Makassar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 132 siswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan Physical Self-Description Questionnaire Short Form(PSDQ-S) untuk mengukur physical self-concept dan International Physical Activity Questionnaire Short Form (IPAQ-SF) untuk mengukur tingkat aktivitas fisik siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata physical self-concept siswa sebesar 134,76 ± 18,44, sedangkan rata-rata aktivitas fisik sebesar 2.148,52 ± 1.052,38 MET-menit/minggu. Sebagian besar siswa memiliki physical self-concept kategori sedang (53,8%) dan aktivitas fisik kategori sedang (62,1%). Hasil pengujian hipotesis menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara physical self-concept dan tingkat aktivitas fisik (r = 0,468; p < 0,001). Selain itu, physical self-concept memberikan kontribusi sebesar 21,9% terhadap variasi aktivitas fisik siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa persepsi positif siswa terhadap kondisi dan kemampuan fisiknya berkaitan dengan kecenderungan yang lebih tinggi untuk terlibat dalam aktivitas fisik. Oleh karena itu, pengembangan physical self-concept perlu menjadi bagian penting dalam program pendidikan jasmani dan promosi gaya hidup aktif di lingkungan sekolah.
PENGARUH MODEL SPORT EDUCATION TERHADAP PHYSICAL LITERACY, MOTIVASI BELAJAR, DAN AKTIVITAS FISIK HARIAN MAHASISWA PJKR Sudirman
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6639

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan Model Sport Education (SEM) terhadap physical literacy, motivasi belajar, dan aktivitas fisik harian mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama 16 pertemuan pada mata kuliah Permainan Bola Besar. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023 (N=120), dengan sampel sebanyak 60 mahasiswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen (n=30) yang menerima pembelajaran berbasis SEM dan kelompok kontrol (n=30) yang menerima pembelajaran konvensional. Physical literacy diukur menggunakan Perceived Physical Literacy Instrument (PPLI), motivasi belajar diukur menggunakan Kuesioner Motivasi Belajar berbasis model ARCS, dan aktivitas fisik harian diukur menggunakan International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) versi pendek. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance (MANOVA) pada taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan Model Sport Education terhadap physical literacy (t = 4,87; p = 0,000; d = 0,89), motivasi belajar (t = 5,12; p = 0,000; d = 0,94), dan aktivitas fisik harian (t = 3,94; p = 0,001; d = 0,81) mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional baik secara parsial maupun simultan (MANOVA: F = 14,32; p < 0,001; Wilks’ ? = 0,612; partial ?² = 0,388), sehingga SEM direkomendasikan sebagai model pembelajaran holistik dalam kurikulum PJKR untuk membentuk mahasiswa yang physically literate dan berperilaku hidup aktif.
PENGGUNAAN WEARABLE TECHNOLOGY UNTUK MEMANTAU AKTIVITAS FISIK DAN MENINGKATKAN SELF-REGULATED LEARNING MAHASISWA PJKR Sudirman; M. Said Zainuddin; Muhammad Qasash Hasyim
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6640

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan wearable technology berupa fitness tracker dan smartwatch terhadap pemantauan aktivitas fisik dan peningkatan self-regulated learning mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama enam belas pertemuan pada mata kuliah Kebugaran Jasmani Berbasis Teknologi. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menggunakan wearable technology dalam pembelajaran dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran konvensional tanpa perangkat wearable. Aktivitas fisik diukur secara objektif menggunakan data keluaran perangkat wearable yang divalidasi dengan International Physical Activity Questionnaire, sedangkan self-regulated learning diukur menggunakan Motivated Strategies for Learning Questionnaire. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan wearable technology memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan aktivitas fisik dan self-regulated learning mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional baik secara parsial maupun simultan, sehingga integrasi wearable technology direkomendasikan sebagai strategi inovatif berbasis data yang perlu dikembangkan secara sistematis dalam kurikulum PJKR guna membentuk mahasiswa yang aktif secara fisik, mandiri dalam belajar, dan melek teknologi kesehatan sebagai calon guru pendidikan jasmani profesional.
INTEGRASI GAMIFIKASI DALAM PERKULIAHAN PENDIDIKAN JASMANI UNTUK MENINGKATKAN ENGAGEMENT DAN LEARNING OUTCOMES MAHASISWA Hasbi Asyhari
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6641

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas integrasi gamifikasi dalam perkuliahan Pendidikan Jasmani terhadap peningkatan student engagement dan learning outcomes mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama enam belas pertemuan pada mata kuliah Teori dan Praktik Permainan Olahraga. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerima pembelajaran berbasis gamifikasi dan kelompok kontrol yang menerima pembelajaran konvensional. Student engagement diukur menggunakan Student Engagement Instrument yang mencakup dimensi kognitif, behavioral, dan emosional, sedangkan learning outcomes diukur menggunakan instrumen tes keterampilan gerak (psychomotor) dan tes pengetahuan (cognitive) yang dikembangkan berdasarkan capaian pembelajaran mata kuliah. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi gamifikasi memberikan pengaruh yang signifikan terhadap student engagement dan learning outcomes mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pembelajaran konvensional baik secara parsial maupun simultan, sehingga gamifikasi direkomendasikan sebagai pendekatan pedagogis inovatif berbasis teknologi digital yang perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PJKR guna membentuk generasi mahasiswa yang aktif, termotivasi, dan kompeten di era pendidikan abad ke-21.
PENGARUH PEER ASSESSMENT TERHADAP KETERAMPILAN GERAK, REFLEKSI BELAJAR, DAN TANGGUNG JAWAB AKADEMIK MAHASISWA PJKR Nurliani
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan peer assessment terhadap keterampilan gerak, refleksi belajar, dan tanggung jawab akademik mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experiment pretest-posttest control group design yang dilaksanakan selama enam belas pertemuan pada mata kuliah Senam Lantai. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa PJKR angkatan 2023, dengan sampel yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan dibagi menjadi kelompok eksperimen yang menerapkan peer assessment secara terstruktur dan kelompok kontrol yang mengikuti pembelajaran dengan asesmen konvensional oleh dosen. Keterampilan gerak diukur menggunakan rubrik penilaian keterampilan motorik terstandar yang dinilai oleh penilai terlatih, refleksi belajar diukur menggunakan Reflective Learning Scale, dan tanggung jawab akademik diukur menggunakan Academic Responsibility Scale. Data dianalisis menggunakan Paired Sample t-test, Independent Sample t-test, dan Multivariate Analysis of Variance pada taraf signifikansi yang telah ditetapkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan peer assessment memberikan pengaruh yang signifikan terhadap keterampilan gerak, refleksi belajar, dan tanggung jawab akademik mahasiswa PJKR, dengan efektivitas yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan asesmen konvensional baik secara parsial maupun simultan, sehingga peer assessment direkomendasikan sebagai strategi asesmen formatif alternatif yang perlu diintegrasikan secara sistematis dalam kurikulum PJKR guna membentuk mahasiswa yang kompeten secara motorik, reflektif, dan bertanggung jawab sebagai calon guru pendidikan jasmani profesional.
ANALISIS BIOMEKANIKA SERVIS SPIN PADA ATLET TENIS LAPANGAN USIA REMAJA BERBASIS KINOVEA Ians Aprilo; Poppy Elisano Arfanda; Yusnadi
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6643

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil biomekanika servis spin pada atlet tenis lapangan usia remaja menggunakan perangkat lunak Kinovea. Penelitian menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Subjek penelitian terdiri atas 20 atlet tenis remaja yang aktif mengikuti program latihan di Sulawesi Selatan. Data diperoleh melalui perekaman video saat atlet melakukan servis spin, kemudian dianalisis menggunakan Kinovea untuk mengukur beberapa parameter biomekanika, yaitu fleksi lutut, rotasi batang tubuh, ekstensi siku, sudut raket saat impact, dan kecepatan bola. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata fleksi lutut sebesar 110,10±8,47°, rotasi batang tubuh 65,86±6,84°, ekstensi siku 161,56±7,11°, sudut raket saat impact 76,88±5,92°, dan kecepatan bola 120,93±11,25 km/jam. Secara umum, sebagian besar atlet berada pada kategori sedang hingga tinggi pada seluruh parameter yang diukur. Temuan ini menunjukkan bahwa atlet remaja telah memiliki kemampuan biomekanika servis spin yang cukup baik, khususnya dalam memanfaatkan mekanisme kinetic chain untuk menghasilkan kecepatan bola. Analisis biomekanika menggunakan Kinovea dapat menjadi alternatif yang efektif dan ekonomis dalam mengevaluasi teknik servis serta mendukung proses pembinaan atlet tenis usia muda.
PERAN SENAM AEROBIK DALAM MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR MAHASISWA: IMPLIKASI BAGI KESEHATAN DAN PERFORMA AKADEMIK Poppy Elisano Arfanda; Ians Aprilo
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6644

Abstract

Kualitas tidur merupakan salah satu faktor penting yang mendukung kesehatan fisik, psikologis, dan performa akademik mahasiswa. Namun, berbagai tuntutan akademik, penggunaan perangkat digital yang berlebihan, serta rendahnya aktivitas fisik sering menyebabkan menurunnya kualitas tidur pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan intensitas senam aerobik dengan kualitas tidur mahasiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 40 mahasiswa yang aktif mengikuti kegiatan senam aerobik dan dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data intensitas senam aerobik diperoleh melalui kuesioner frekuensi, durasi, dan intensitas latihan, sedangkan kualitas tidur diukur menggunakan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI). Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji korelasi Pearson Product Moment pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,412 pada variabel intensitas senam aerobik dan 0,687 pada variabel kualitas tidur. Hasil uji korelasi menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas senam aerobik dengan kualitas tidur mahasiswa (r = 0,600; p = 0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa mahasiswa yang melakukan senam aerobik dengan intensitas lebih baik cenderung memiliki kualitas tidur yang lebih baik. Dengan demikian, senam aerobik dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan kualitas tidur dan mendukung kesehatan mahasiswa.
IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PJOK MATERI BOLA VOLI PADA KELAS X-1 DI SMA NEGERI 2 SINGARAJA TAHUN AJARAN 2025/2026 Setevanus Araventa Sembiring; I Wayan Artanayasa; I Putu Panca Adi; I Gusti Lanang Agung Parwata; Made Agus Wijaya
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6648

Abstract

Penelitian yang dilakukan ini adalah tergolong penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini di laksanakan di SMA Negeri 2 Singaraja yang terletak di Di Jalan Srikandi No. 6 Baktiseraga, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali. Subjek penelitian yang di gunakan dalam penelitian tindakan kelas ini adalah seluruh peserta didik kelas X-1 SMA Negeri 2 Singaraja tahun ajaran 2025/2026 yang berjumlah 40 peserta didik, di antaranya 18 laki-laki dan 22 perempuan. Analisis data dari Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research yaitu Organisasi Data, Deskripsi Data, Analisis Kualitatif, Analisis Kuantitatif, dan Pembandingan Data. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada hasil belajar peserta didik dari siklus I ke siklus II. Ketuntasan hasil belajar meningkat sebesar 54,33% dari rata-rata 45,67% pada siklus I (kategori cukup) menjadi 100% pada siklus II (kategori sangat baik). Pada aspek sikap, ketuntasan belajar mencapai 100% pada kedua siklus dengan kategori baik. Aspek pengetahuan meningkat dari 58% (kategori cukup) menjadi 85% (kategori baik), sedangkan aspek keterampilan meningkat sebesar 28% dari (kategori cukup) menjadi 100% (kategori sangat baik). Dengan demikian, penerapan model pembelajaran problem based learning terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar PJOK, khususnya pada materi teknik dasar passing bawah dalam permainan bola voli pada peserta didik kelas X-1 SMA Negeri 2 Singaraja. Kata Kunci: Problem based learning, Bola Voli, Pembelajaran PJOK
MODEL PEMBELAJARAN FUTSAL HYBRID LEARNING BERBASIS VIDEO INTERAKTIF UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA SD UNGGULAN PACCINONGAN GOWA Andi Saiful Alimsyah
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas model pembelajaran futsal hybrid learning berbasis video interaktif dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa sekolah dasar. Model pembelajaran ini dirancang untuk menggabungkan pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring dengan bantuan video interaktif yang memuat demonstrasi teknik dasar futsal, latihan mandiri, umpan balik, serta evaluasi formatif. Penelitian menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan (R&D) dengan desain uji coba terbatas dan uji efektivitas quasi experiment pada siswa SD Unggulan Paccinongan Gowa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan dinilai sangat layak oleh ahli materi, ahli media, dan ahli pembelajaran, serta memperoleh respon positif dari siswa karena lebih menarik, mudah dipahami, dan mendorong keterlibatan aktif. Uji efektivitas menunjukkan adanya peningkatan motivasi belajar dan hasil belajar futsal setelah penerapan model pembelajaran hybrid berbasis video interaktif. Temuan ini memperkuat bahwa integrasi hybrid learning dan media video interaktif dapat menjadi alternatif inovatif dalam pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar.
PENERAPAN MODEL LATIHAN PEMECAHAN MASALAH TEKNIK DASAR UNTUK MENINGKATKAN HASIL PRESTASI ATLETIK LOMPAT JAUH Bagus Kuncoro
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Jurnal Ilmiah Spirit

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/.v26i2.6652

Abstract

Jenis penelitian bertujuan untuk meningkatkan atau memperbaiki hasil Latihan yang seharusnya dilakukan oleh pelatih secara profesional yang akan diterapkan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Olahraga (PTO). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan lembar tes dan dokumentasi. Penelitian ini mengimplementasikan model Latihan Pemecahan masalah teknik dasar yang dilakukan dalam 2 siklus, hasil siklus I pada aspek pengetahuan atlet yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 77% dan pada aspek keterampilan atlet mendapatkan kategori tuntas sebesar 82%. Setalah diberikan siklus II pada aspek pengetahuan atlet yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 96% dan pada aspek keterampilan atlet yang mendapatkan kategori tuntas sebesar 91%. Berdasarkan hasil diatas menunjukan bahwa implementasi model pemlatihann Pemecahan masalah teknik dasar ini dapat meningkatkan hasil latihan terhadap atlet dasar di Ekstrakulikuler SD Negeri Ngringo Jaten Karanganyar. Disarankan dengan adanya penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan masukan bagi pelatihdalam melaksanakan kegiatan Latihan di dalam kelas, terutama pada program latihan pemecahan masalah dan untuk menunjang semangat serta kemampuan atlet dalam menganalisis dan berpikir kritis tentang program latihan yang diajarkan.

Filter by Year

2001 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 26 No 2 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 25 No. 1 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 24 No. 2 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 24 No. 1 (2024): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 23 No. 2 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 23 No. 1 (2023): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 22 No. 2 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 22 No. 1 (2022): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 21 No. 2 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 21 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 20 No. 2 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 20 No. 1 (2020): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 19 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 19 No. 1 (2019): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 3 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 2 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 18 No. 1 (2018): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 17 No. 2 (2017): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 17 No. 1 (2017): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 16 No. 2 (2016): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 16 No. 1 (2016): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 3 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 2 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 15 No. 1 (2015): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 3 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 2 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 14 No. 1 (2014): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 3 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 2 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 13 No. 1 (2013): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 3 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 2 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 12 No. 1 (2012): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 11 No. 3 (2011): JURNAL ILMIAH SPIRIT Vol. 11 No. 2 (2011): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 11 No. 1 (2011): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 10 No. 2 (2010): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 10 No. 1 (2010): Jurnal Ilmiah Spirit Vol. 2 No. 2 (2001): Jurnal Ilmiah Spirit More Issue