cover
Contact Name
Erpin Harahap
Contact Email
erpinharahap@umt.ac.id
Phone
+6281316371691
Journal Mail Official
erpinharahap@umt.ac.id
Editorial Address
Jl. Perintis kemerdekaan 1/33 cikokol kota tangerang-Banten 15118
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan
ISSN : 19790074     EISSN : 25805940     DOI : https://doi.org/10.31000/rf
Rausyan Fikr adalah jurnal yang didirikan dari tahun 2008 oleh fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Tangerang Banten. jurnal rausyan fikr memuat penelitian-penelitian di bidang Pendidikan Agama Islam, Pendidikan Bahasa Arab, Perbankan Syariah
Articles 192 Documents
Hubungan Kata dan Makna dalam Kajian Semantik Bahasa Arab Qomariyatulhusnah, Qomariyatulhusnah; Utari, Ririn Fradina; Agustiar, Agustiar
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.11511

Abstract

Hampir tidak ada aktivitas manusia yang berlangsung tanpa kehadiran bahasa didalamnya, dan bahasa tidak akan pernah terlepas dari makna pada setiap perkataan yang diucapkan. Tataran penggunaan bahasa yang digunakan saat berinteraksi pun tentunya tidak terlepas dari penggunaan kata atau kalimat yang bermuara pada makna, yang merupakan ruang lingkup dari kajian semantik. Persoalan tentang makna sesungguhnya merupakan istilah yang paling ambigu dan kontroversial. Walaupun makna adalah persoalan bahasa, tetapi keterkaitan dan keterikatannya dengan segi kehidupan manusia sangat erat. Padahal sisi kehidupan manusia itu sangatlah kompleks dan luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalis apa yang dimaksud dengan makna, penggunaan makna dalam ruang lingkup semantik dan bagaimana hubungan antar makna terjadi. Penelitian ini merupakan penelitian library research yang mengandalkan beberapa sumber data baik berupa buku ataupun jurnal, kemudian peneliti menganalisis data dengan metode content analysis (analisis isi). Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakikat makna sebuah kata baru dapat ditentukan apabila kata tersebut berada dalam konteks kalimat. Adapun hubungan antar makna dalam kajian semantik menyangkut hal-hal kesamaan makna (sinonimi), kebalikan makna (antonim), kegandaan makna (polisemi dan ambiguitas), ketercakupan makna (hiponimi), kelaianan makna (homonimi), kelainan makna (homonimi), dan kelebihan makna (redundansi).AbstractThere is almost no human activity that takes place without the presence of language in it, and language will never be separated from the meaning of every word spoken. The level of use of the language used when interacting is certainly inseparable from the use of words or sentences that lead to meaning, which is the scope of semantic studies. The issue of true meaning is the most ambiguous and controversial term. Even though meaning is a matter of language, but its relevance and attachment to aspects of human life are very close. Though the side of human life is very complex and broad. This study aims to explore and analyze what is meant by meaning, the use of meaning in the semantic scope and how the relationship between meanings occurs. This research is a research library research that relies on several data sources in the form of books or journals, then researchers analyze the data with content analysis methods. The results showed that the true meaning of a new word can be determined if the word is in the context of the sentence. The relationship between meanings in semantic studies involves matters of similarity (synonymy), the opposite of meaning (antonym), doubling of meaning (polysemy and ambiguity), the scope of meaning (hyponymy), neglect of meaning (homonymy), abnormalities of meaning (homonymy), and excess meaning (redundancy).
DAMPAK GAMES ONLINE TERHADAP GHAZWUL FIKR PADA SISWA SEKOLAH DASAR fitria, Zul; Arif, Zainal; Basyit, Abdul; Sudin, Mahmudin; Rustiana, Siti Hamidah; likhun, Muf
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.11470

Abstract

ABSTRAKDilatarbelakangi oleh pesatnya jumlah game online yang menghadirkan sebuah penawaran adanya perubahan mindset tauhid pada anak, tentu saja hal ini menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua dan pendidik. Ghazwul fikri merupakan strategi terbaru musuh-musuh Islam dimana menyerang Islam tidak lagi menggunakan senjata melainkan menggunakan pemikiran. Sebagaimana pepatah menyatakan bila ingin menghancurkan Islam, hancurkan generasi muda, bila ingin menghancurkan generasi muda, hancurkan akhlak. Perkembangan game online yang mudah dan menarik dimainkan membuat siswa menjadi terlena sehingga terlupa dengan belajar dan Ibadah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak games online terhadap Ghazwul Fikr pada siswa Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dimana pengumpulan datanya menggunakan interview wawancara koresponden, angket dan observasi di Bimbel HIAMA Bogor pada siswa Sekolah Dasar. Hasil penelitian didapatkan bahwa dampak negatif games online lebih banyak dibandingkan dapak positifnya. Hal ini karena anak usia Sekolah Dasar harus banyak dibimbing oleh orang dewasa agar tidak terpengaruh oleh tayangan games online yang kurang baik.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA BELAJAR GOOGLE CLASSROOM Mubin, Ali; Al Irsyadiyah, Al Irsyadiyah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.11699

Abstract

Pandemi Covid-19 menyebabkan pembatasan seluruh kegiatan termasuk dunia pendidikan dimana pemerintah mewajibkan pembelajaran jarak jauh. Sehingga guru dituntut untuk mampu menciptakan media belajar yang dapat digunakan peserta didik dari rumah secara efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar efektivitas pembelajaran online menggunakan media belajar google classroom siswa kelas XI di SMK Negeri 3 Kota Tangerang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media google classroom cukup efektif dalam pembelajaran online. Hal ini berdasarkan indikator pembelajaran efektif menurut Wotruba dan Wright didapatkan bahwa dalam google classroom pengorganisasiaan pembelajaran sangat efektif, antusiasme siswa cukup efektif, sikap positif guru terhadap peserta didik sangat efektif, pemberian ujian dan nilai yang adil sangat efektif, keluwesan pendekatan pembelajaran sangat efektif.
PELAJARAN BAHASA MELAYU SEBAGAI IDENTITAS DALAM MEMPERTAHANKAN BUDAYA ISLAM DI MUKHTARI VITTHAYA SCHOOL, NARATHIWAT- THAILAND. Jaelani, Safarah Fauziah; Harahap, Erpin
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 1 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i1.10699

Abstract

Bahasa Melayu di Thailand Selatan merupakan unsur utama sebagai penunjang identitas seorang Muslim-Thailand. sama yang kita ketahui bahwasannya Bahasa Melayu memainkan peranan penting dalam menyampaikan sumber ilmu dan juga dapat mempertahankan budaya Islam di Mukhtari Vitthaya School, tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui suatu fenomena pada Pelajaran Bahasa Melayu sebagai identitas dalam mempertahankan budaya Islam di Mukhtari Vitthaya School, Narathiwat- Thailand. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelajaran Bahasa Melayu di Sekolah Mukhtari Vitthaya memiliki dampak yang signifikan dalam membertahankan budaya Islam, Sehingga Masyarakat di lingkungan sekolah pun menyatakan bahwa Bahasa Melayu memberikan manfaat yang sangat besar dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi.
KONSEP PENDIDIKAN KARAKTER SISTEM AMONG PERSPEKTIF KI HAJAR DEWANTARA DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DAN BUDI PEKERTI Sarif, Ahmad; Salim, Agus; Sholehah, Afif Dewi
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12558

Abstract

ABSTRAKTujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan titik terang tentang metode yang cocok untuk pendidikan karakter yang ada di Indonesia. Menggunakan sistem among pendidikan perspektif Ki Hajar Dewantara serta di relevansikan dengan pendidikan agama islam dan budi pekerti. Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif yaitu penelitian pustaka dan menggunakan analisis yang digunakan yaitu analisis teks berupa analisis isi Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa sistem among perspektif Ki Hajar Dewantara ini dilandasi oleh 2 dasar yaitu kodrat alam dan kemerdekaan. Beliau percaya bahwa setiap anak lahir memiliki minat, bakat dan potensinya tersendiri. Semboyan dari Ki Hajar Dewantara yaitu Ing ngarso sung tulodha ing madya mangun karso, tutwuri handayani. semboyan tersebut sudah dikenal pada masyarakat terdahulu dan diterapkan di Taman Siswa. Di relevansikan dengan pendidikan Agama Islam yaitu membiasakan anak didik menggunakan metode Syariat, Hakikat, dan TarikatKata Kunci : Pendidikan Karakter, Sistem Among, Ki Hajar Dewantara
KONSEP KASIH SAYANG DALAM AL-QUR’AN DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN PAI DI SMPN 4 KOTA TANGERANG Mubin, Ali; Nadzar, Nahrawi; Wati, Reka Rachma
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12931

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan: 1) Bagaimana konsep kasih sayang menurut QS. Luqman ayat 16-17. 2) Mengapa kasih sayang seorang pendididik sangat penting terhadap peserta didik. 3) Bagaimana konsep kasih dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap pembelajaran PAI di SMPN 4 Kota Tangerang, Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, yakni hanya mengangkat fakta, keadaan, variabel, dan fenomena-fenomena yang terjadi. Instrumen penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu dengan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan yaitu, reduksi data, penyajian data, menarik kesimpulan dan verifikasi. Dalam hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa: 1) Konsep kasih sayang yang dilakukan Luqman Al-Hakim terhadap anaknya agar anaknya membentuk manusia yang beriman, Islam, dan berakhlaq. Konsep kasih sayang Luqman terhadap anaknya inilah yang dapat menjadi contoh bagi pendidik untuk melakukannya dikehidupa sekolah terhadap peserta didik. 2) Kasih sayang pendidik sangat penting, karena berdampak terhadap hasil pembelajaran yang diciptakan. Pembelajaran efektif tidak mampu diciptakan adanya kasih sayang dari seorang pendidik terhadap peserta didik. 3) Konsep kasih sayang dalam Al-Qur’an dan relevansinya terhadap pembelajaran PAI diantaranya: pendidik yang meggunakan kasih sayang dalam pembelajaran ataupun diluar pembelajaran akan menumbuhkan sebuah kedekatan atau hubungan baik, kasih sayang pendidik terhadap peserta didik sangat berpengaruh terhadap minat dan motivasi belajar, kasih sayang dapat memperbaiki aspek sosial dan aspek emosional peserta didik.
PERAN GURU PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENUMBUHKAN NILAI-NILAI RELIGIUS PESERTA DIDIK DI SMK EXCELLENT 1 TANGERANG Hamsah Tis'ah, J. Anhar Rabi; Hayati, Rihlatul; Basyit, Abdul; Fauzi, Achmad; Nasrullah, Nasrullah; Kusni, Nikmatullah
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaiamana peran guru agama Islam dalam menumbuhkan nilai religius pada peserta didik. Objek penelitian ini adalah guru pendidikan agama Islam. Metode yang telah digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil dari penelitian ini adalah peran guru dalam mengevaluasi dalam segala aspek sangat diperlukan, tidak hanya dalam satu aspek saja akan tetapi secara menyeluruh, karena ketiga aspek yaitu kognitif, afektif dan psikomotorik harus berjalan bersamasama demi meraih hasil yang maksimal dalam pembelajaran. Guru memiliki tugas dan tanggung jawab dalam meningkatkan kognitif siswa, akan tetapi guru juga harus membentuk dan membina akhlak siswa sehingga terwujud nilai-nilai religius Islami. Kesimpulan, Sebagai motivator guru sangat berperan dalam membantu peserta didik dalam mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. Sebagai Implementator dapat melakukan beberapa upaya dalam pelaksanaan pembelajaran yaitu mampu membuat perencanaan, pengorganisasian dan pelaksanaan perencanaan. Sebagai evaluator dalam menumbuhkan nilai-nilai religius siswa di SMK Excellent 1 Tangerang yaitu dengan memberikan evaluasi secara menyeluruh. Kata Kunci: Peran Guru, Pendidikan Agama Islam, Nilai Relegius.
ANALISIS PENERAPAN DISIPLIN BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN PENDIDIKAN ISLAM DI SAMAKKEE ISLAM WITTAYA SCHOOL SATUN THAILAND Hermawan, Asep; Harahap, Erpin; Irsyadiyah, Al
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan disiplin belajar siswa pada pembelajaran Pendidikan Islam di Samakkee Islam Wittaya School Satun Thailand Selatan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tantangan yang dihadapi sekolah-sekolah Islam di Thailand Selatan dalam mempertahankan identitas mereka di tengah lingkugan yang mayoritas beragama Buddha atau non-Muslim. Serta pengaruh dari kebijakan pemerintah untuk mendaftarkan lembaga Pendidikan Islam ke akta rongrian rat son sasna Islam. Kebijakan ini menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat Islam Thailand Selatan dan mereka merasa kebijakan tersebut membatasi proses Pendidikan Islam secara bebas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menunjukan bahwa, Samakkee Islam Wittaya School menerapkan disiplin belajar pada pembelajaran Pendidikan Islam melalui pembiasaan. Seperti halnya apel pagi harian, tadarus Al-Qur’an di setiap jam pertama mata pelajaran, sholat duha, dan sholat dzuhur berjama’ah. Selain itu, metode reward dan punishment diterapkan untuk mendorong perilaku disiplin dan memberikan efek jera bagi siswa yang melanggar aturan. Hasil penelitian menunjukan terjadinya perkembangan disiplin belajar yang signifikan dari tahun 2018 sampai tahun 2024. Hal itu disebabkan oleh faktor instrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik diantaranya adalah faktor psikologis dan fisiologis. Sedangkan faktor ekstrinsik adalah faktor sosial dan non-sosial.
PENGARUH POLA ASUH ORANG TUA TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK SISWA KELAS VIII DI MTSN 3 KOTA TANGERANG Damayanti, Sri; Pambudi, Ridwan Agni; Gama, Nana Suparman; Sri Wardhani, Rr Arsyita; Dyanis Anitasari, Fariska
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12499

Abstract

Pada era globalisasi saat ini membentuk akhlak yang baik pada anak dirasa sangat penting untuk membentengi diri anak dari perilaku-perilaku yang menyimpang. Hal ini tidak terlepas dari fenomena degradasi moral dan tingkah laku anak yang semakin tidak karuan, seperti penggunaan narkoba, free sex, tawuran, dan banyak terlibat dalam tindak kriminal yang yang pada hakikatnya hal tersebut adalah merupakan krisis akhlak pada usia sekolah. Orang tua memegang peran yang sangat penting dalam mengarahkan kehidupan anak-anaknya karena keluarga merupakan tempat pertama dan utama dalam memperoleh pendidikan. Apabila orang tua terbiasa menanamkan semua hal baik yang berdasarkan pada nilai-nilai agama maka anak akan menjadi terbiasa berperilaku baik dan akan terus berlanjut hingga anak beranjak ke usia dewasa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis metode deskriptif kuantitatif, sedangkan teknik pengumpulan datanya adalah kuesioner (angket).
ETIKA DAN TANGGUNG JAWAB SAINS DALAM PERSPEKTIF ISLAM Kerwanto, Kerwanto
Rausyan Fikr : Jurnal Pemikiran dan Pencerahan Vol 20, No 2 (2024): RAUSYAN FIKR
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/rf.v20i2.12542

Abstract

Rapid technological developments often ignore aspects of humanity and morality. As if science is separate from Islamic teachings. This paper examines the relationship between ethics, scientific responsibility, and Islamic teachings in the context of contemporary scientific and technological developments. Through a comprehensive analysis method, this literature study explores how Islamic ethical principles can be integrated with modern scientific ethical standards to form a strong framework for guiding technological research and development. The results of the analysis show that the integration of Islamic values with modern scientific ethics can create a scientific paradigm that is not only innovative, but also ethical, responsible, and beneficial to all humanity. This study concludes that a holistic approach that combines spiritual, moral, and practical considerations can bridge the gap between technological progress and human values, and encourage the development of science that is in line with ethical principles and social justice.