cover
Contact Name
Rio Fernandez Tamba
Contact Email
rio.fernandez@wbi.ac.id
Phone
+6282223399944
Journal Mail Official
jurnalsemar@mail.uns.ac.id
Editorial Address
-
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
SEMAR
ISSN : 27454223     EISSN : 23023937     DOI : https://doi.org/10.59966/semar.v3i4.2114
SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society. Articles published in the SEMAR Journal can be in the form of research-based Community Service activities such as Participatory Action Research, Asset-Based Community Development, Community-Based Research, Service Learning and Community Development. SEMAR Journal is a community service journal published and managed by the Institute for Research and Community Service, Sebelas Maret University, Surakarta. This journal is expected to be a tool of information and socialization regarding the results of the dedication of the entire academic community to various kinds of innovations and solutions to multiple problems in society.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol 14, No 2 (2025): November" : 28 Documents clear
Peningkatan Kapasitas Peternak Melalui Pendampingan Pembuatan Silase Berbasis Aditif Lokal Di Peternakan Sapi Perah AI Farm Rizka Muizzu Aprilia; Hermanto Hermanto; Ifar Subagiyo; Ainy Novitasari; Asri Nurul Huda; Budi Utomo; Anifiatiningrum -; Moh Mimbar Fauzi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109220

Abstract

Ketersediaan hijauan pakan ternak yang tidak merata sepanjang tahun menjadi tantangan utama dalam usaha peternakan sapi perah, terutama pada musim kemarau. Kelangkaan hijauan ini juga meningkatkan biaya operasional peternak. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kemandirian peternak dalam penyediaan pakan melalui pelatihan dan pendampingan pembuatan silase berbahan lokal. Kegiatan dilaksanakan di Peternakan Sapi Perah AI Farm, Kota Batu, dengan melibatkan 30 peternak sapi perah. Proses dilakukan menggunakan bahan rumput gajah, rumput odot, dan tebon jagung yang difermentasi secara anaerob dengan tambahan 10% aditif lokal seperti molases, dedak padi, pollard, dan jagung giling. Evaluasi organoleptik dan kimiawi menunjukkan silase dengan aditif molases dan jagung giling memiliki pH terendah (<3,80) dan kandungan bahan kering tertinggi (>30%), menandakan fermentasi berlangsung optimal. Hasil kegiatan membuktikan bahwa teknologi silase dapat diterapkan secara efektif oleh peternak skala kecil melalui pendekatan partisipatif. Program ini berkontribusi langsung terhadap keberlanjutan peternakan rakyat melalui peningkatan ketahanan pakan dan efisiensi produksi.
Optimalisasi pemanfaatan lahan kosong sebagai sarana budidaya tanaman holtikultura oleh PKK Kalisegoro Shofia Nur Awami; Ahmad Muhtadin; Puspita Wijayanti; Lu&#039;lu&#039;a Ulyn Ni&#039;mah
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110583

Abstract

Wilayah RT 04 RW 04 Kalisegoro yang dulunya merupakan lahan tegalan, sekarang sebagian wilayahnya beralih fungsi menjadi area kompleks perumahan. Meskipun sudah menjadi area perumahan, terdapat sebagian kecil lahan yang dibiarkan kosong, dan belum dimanfaatkan secara optimal, dikarenakan lahan tersebut sedianya untuk fasilitas umum area perumahan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk membenahi lahan, menata agar terlihat rapi, memotivasi warga dan memanfaatkan lahan kosong untuk berbudidaya tanaman hortikultura oleh ibu-ibu Dawis dan Anggota PKK RT 04. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan pada bulan September hingga Desember 2024. Metode pengabdian yang digunakan adalah pemberdayaan ibu-ibu dawis dan PKK melalui kegiatan pendampingan pemanfaatan lahan kosong, pembuatan sarana dan prasarana budidaya, sekaligus mengusahakan tanaman hortikultura. Tahapan kegiatan meliputi: koordinasi dan survei awal, perencanaan tata letak, perbaikan serta pembuatan sarana prasarana, pembinaan lapangan, dan monitoring. Kegiatan pengabdian melibatkan ibu-ibu anggota PKK dan Dawis di RT 04/04 Kalisegoro, serta dibantu 4 (empat) mahasiswa Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Wahid Hasyim. Hasil kegiatan diantaranya, tertatanya lahan menjadi rapi, semula dengan ukuran sekitar 130 m2, dibiarkan terbengkelai (belum dimanfaatkan), sekitar 4 x 10 m bagian lahan ditata ulang. Dari bagian lahan yang tertata, sebagian dibuat petak-petak tanam sehingga dapat dimanfaatkan sebagai media tanam tanaman hortikultura, selain itu lingkungan menjadi bersih dan dapat menghasilkan sayuran. Disisi lain motivasi ibu-ibu anggota PKK dan dawis untuk berbudidaya serta merawat tanaman menjadi meningkat. Tanaman hortikultura yang ditanam adalah tanaman cabai (cabai rawit dan cabai merah), tomat dan terong, yang masing-masing tanaman disediakan sejumlah 100 bibit. Akhir kegiatan, tanaman hortikultura yang dibudidayakan di lahan setempat, ternyata belum menghasilkan secara optimal dikarenakan ada hama dan penyakit yang menyerang, seperti hama belalang hijau, lalat buah, virus gemini dan penyakit hama layu.
Implementasi Literasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kompetensi Guru di SMK Negeri 2 Surakarta Yudho Yudhanto; Eko Harry Pratisto; Fendi Aji Purnomo; Taufiqurrakhman Nur Hidayat; Ovide Decroly Wisnu Ardhi
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.105791

Abstract

Pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) memiliki peran yang sangat signifikan dalam pengembangan media ajar modern. AI memungkinkan media ajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Sistem AI juga dapat memberikan umpan balik secara real-time dan membantu guru memahami kemajuan belajar siswa. Oleh karena itu, dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini, tim dosen Prodi D3 Teknik Informatika bermaksud untuk mengadakan Pelatihan Pengembangan Literasi Pemanfaatan Artificial Intelligence (Ai) untuk Kemajuan Guru di SMK Negeri 2 Surakarta. Dengan adanya pelatihan ini, para guru diharapkan mampu memanfaatkan media ajar berbasis AI untuk menunjang proses pembelajaran yang interaktif di dalam kelas. Dalam pengabdian masyarakat ini, terdapat beberapa rangkaian kegiatan yang dilakukan mulai dari perencanaan, survei lokasi, penyusunan modul, pelaksanaan pelatihan, evaluasi acara, dan pembuatan laporan. Dalam pelaksanaannya, terdapat empat sesi acara yaitu penyampaian materi, praktik langsung, tanya jawab dan serah terima produk riset. Pada akhir pelatihan, peserta juga diminta untuk mengisi formulir survei kepuasan untuk menilai keberhasilan pelaksanaan pelatihan. Dari seluruh rangkaian acara pelatihan di SMK Negeri 2 Surakarta, dapat disimpulkan bahwa proses pelaksanaan pengabdian masyarakat telah berjalan dengan lancar dengan jumlah peserta pelatihan mencapai 42 guru. Antusiasme peserta pelatihan juga tergolong sangat baik. Hal ini terlihat saat proses pre dan post-test berlangsung, serta hasil dari pengukuran tingkat kepuasan peserta yang mencapai 83%.
Intervensi Sosial Berbasis Ecological Citizenship Guna Meningkatkan Pro-Environmental Behavior pada Kelompok Siswa Kelas IV SDIT Kasih Ibu Karawang Ni Putu Gita Indah Cahyani; Kayla Alam Rupaka; Riska Putri Nurfadilah; Theresia Esterlita Asmoditomo; Fadjri Kirana Anggarani
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.99496

Abstract

Perubahan iklim merupakan isu global yang dampaknya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dan memerlukan tindakan kolektif termasuk dari siswa sebagai salah satu agen perubahan yang dapat memberikan aksi nyata melalui perilaku pro-lingkungan. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan perilaku pro-lingkungan melalui ecological citizenship menggunakan pendekatan experiential learning di SDIT Kasih Ibu Karawang, Jawa Barat. Program diimplementasikan melalui metode praktik lapangan, ceramah yang ditunjang dengan materi tertulis, pemberian lembar kerja yang relevan, serta video edukasi. Terdapat 36 siswa yang menjadi peserta program pengabdian. Pre-test dan Post-test dilakukan menggunakan skala perilaku pro-lingkungan. Uji keberhasilan dilakukan untuk mengetahui efektivitas program menggunakan metode paired sample T-Test. Hasil uji menunjukkan terjadi perubahan signifikan dengan nilai p < 0.05, serta nilai effect size 0.289 yang tergolong rendah. Temuan ini mengindikasikan bahwa program pengabdian efektif dalam meningkatkan perilaku pro-lingkungan, meskipun dengan dampak yang relatif kecil. Program intervensi selanjutnya disarankan untuk memperkuat keterlibatan keluarga dan komunitas dalam mendukung perubahan perilaku, serta memperpanjang durasi intervensi
Pelatihan Pengenalan Dasar Produk Berbasis Kecerdasan Buatan untuk Membekali Siswa Sekolah Menegah Atas Solo Raya Menyosong Era Revolusi Industri 5.0 Pringgo Widyo Laksono; Cucuk Nur Rosyidi; Retno Wulan Damayanti; Wakhid Ahmad Jauhari; Eko Pujiyanto; Andreas Wegiq Adia Hendix; Era Febriana Aqidawati
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.94863

Abstract

Revolusi Industri 5.0 membawa dampak yang signifikan bagi masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk ekonomi, sosial, budaya, dan lingkungan. Meskipun demikian, pendidikan di Indonesia masih belum siap untuk beradaptasi dengan teknologi kunci dari revolusi ini, seperti kecerdasan buatan, energi terbarukan, dan keberlanjutan. Salah satu hambatannya adalah kurangnya fasilitas dan materi yang memadahi dalam pembelajaran. Oleh karena itu, sebuah pengabdian dilakukan untuk membantu sekolah- sekolah di sekitar UNS, khususnya SMA dan SMK di Solo Raya, dalam memulai pembelajaran berorientasi Revolusi Industri 5.0. Kegiatan pengabdian meliputi workshop, sosialisasi, pelatihan singkat, dan pemberian paket trainer. SMANRA dipilih sebagai sekolah pertama yang akan menerima pengabdian ini. Permasalahan yang dihadapi oleh SMANRA adalah kurangnya fasilitas yang memadahi dan sumber daya manusia yang belum menguasai dasar-dasar kecerdasan buatan dan internet of things. Solusi yang ditawarkan meliputi workshop dan sosialisasi tentang Revolusi Industri 5.0, serta pemberian paket trainer yang berisi perangkat keras, perangkat lunak, buku, dan materi pembelajaran terkait. Metode pelaksanaan kegiatan tersebut meliputi identifikasi kebutuhan, perencanaan kegiatan, pelaksanaan workshop dan sosialisasi, pemberian paket trainer, dan pendampingan teknis.Kata kunci : revolusi  industri 5.0, kecerdasan buatan, internet of things, inovasi, pembelajaran. 
Karya Cipta Lagu Ikonik Sebagai Pengembangan Citra Desa Wisata Krebet Sagaf Faozata Adzkia; Muhammad Yoga Supeno; Daniel De Fretes; Gilbert Novaldo Tobing; Fery Setyaningrum
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.111061

Abstract

Artikel ini membahas strategi inovatif dalam pengembangan citra Desa Wisata Krebet di Kabupaten Bantul melalui penciptaan lagu ikonik sebagai media branding berbasis budaya lokal. Desa Krebet dikenal sebagai sentra batik kayu dan destinasi wisata budaya yang menghadapi tantangan regenerasi pengrajin, keterbatasan inovasi promosi, serta rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran karya cipta musik dalam memperkuat identitas budaya, mendorong partisipasi masyarakat, dan meningkatkan daya tarik pariwisata. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penciptaan lagu ikonik mampu berfungsi sebagai sound branding yang merepresentasikan nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, kebanggaan terhadap tradisi, serta keindahan alam dan batik kayu Krebet. Lagu ini tidak hanya menjadi sarana promosi digital, tetapi juga wahana pelestarian budaya dan pemberdayaan masyarakat berbasis community-based empowerment. Lagu ikonik ini berkontribusi terhadap peningkatan kunjungan wisatawan, pengembangan UMKM, serta penguatan solidaritas sosial. Penerapan strategi branding digital berbasis partisipasi masyarakat sejalan dengan kebijakan Kemenparekraf dalam mendorong pariwisata berkualitas dan ekonomi kreatif berkelanjutan. Dengan demikian, model pengembangan melalui lagu ikonik dapat dijadikan contoh replikasi bagi desa wisata lain di Indonesia sebagai bentuk integrasi antara pelestarian budaya, inovasi kreatif, dan pembangunan ekonomi lokal di era digital.
Pengelolaan Sampah Organik melalui Integrasi UMAITA (Unggas, Maggot, Ikan, dan Tanaman) sebagai Model Ekonomi Sirkular Suryanto Suryanto; Izza Mafruhah; Nurul Istiqomah; Sofyan Sholeh; Salva Asti Agustian; Samuel Boni Setyawan
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.108112

Abstract

Permasalahan sampah makanan di Kota Surakarta menjadi isu yang semakin kompleks seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk, intensifikasi aktivitas konsumsi di sektor kuliner, serta pergeseran pola konsumsi masyarakat. Studi ini mengkaji implementasi model ekonomi sirkular berbasis integrasi UMAITA (Unggas, Maggot, Ikan, dan Tanaman) oleh TPS3R “Mojo Makmur” dalam upaya pengelolaan sampah organik. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif, data diperoleh melalui observasi langsung, studi literatur, dan diskusi kelompok terarah (FGD) dengan pemangku kepentingan. Temuan menunjukkan bahwa pendekatan UMAITA mampu mengintegrasikan rantai pengelolaan limbah organik melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF), pemanfaatan maggot sebagai pakan ternak unggas dan ikan, serta pemrosesan residu menjadi pupuk organik hortikultura. Kendati terdapat tantangan berupa minimnya partisipasi masyarakat dan keterbatasan pasokan bahan baku, model ini menunjukkan potensi strategis dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, bernilai ekonomi, dan mendukung ketahanan pangan lokal. Studi ini merekomendasikan penguatan kolaborasi multisektor dan peningkatan litersi lingkungan untuk mendukung efektivitas dan replikasi program serupa di tingkat komunitas.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pembuatan Detergen Cair Alami Berbasis Buah Lerak untuk Mengurangi Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya Abu Masykur; Dina Fitriana; Sri Hastuti; Atmanto Heru Wibowo; Candra Purnawan; Denna Artika Cinta; Khairunnisa Nabilla
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.109413

Abstract

Aktivasi peran masyarakat dalam menjaga lingkungan perairan penting dilakukan untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat. Salah satu caranya adalah melalui edukasi tentang pentingnya menggunakan bahan rumah tangga yang ramah lingkungan. Kegiatan pengabdian dilakukan dengan melakukan sosialisasi kepada kelompok PKK di Perumahan Pondok Baru Permai IV, Kelurahan Ngesrep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali mengenai dampak penggunaan detergen kimia yang berlebihan terhadap lingkungan. Pada sosialisasi ini, dikenalkan detergen ramah lingkungan yang berbahan dasar buah lerak yang kemudian diikuti dengan demonstrasi dan pelatihan. Keberhasilan kegiatan diukur dengan menganalisis hasil pretest dan posttest. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pemahaman yang ditunjukkan oleh hasil posttest yang meliputi (1) anggota kelompok PKK telah mengetahui kandungan dalam detergen dan isu pencemaran lingkungan karena detergen komersial yang dievaluasi melalui peningkatan nilai rata-rata yang semula 87 pada pretest menjadi 99 pada postest. (2) Anggota kelompok PKK memahami cara membuat detergen cair berbasis lerak. Dengan demikian, kegiatan pengabdian ini memberikan implikasi mampu meningkatkan pengetahuan anggota kelompok PKK mengenai dampak penggunaan detergen konvensional, bahan alam yang potensial untuk digunakan sebagai bahan dasar detergen alami ramah lingkungan, dan keterampilan dalam membuat detergen cair dari bahan alam.
Implementasi Metode Learning by Doing Untuk Meningkatkan Pemahaman Prinsip Kerja Motor dan Generator Listrik Pada Siswa Klas XII MAN I Grobogan Suharyana Suharyana; Budi Purnama; Riyatun Riyatun; Utari Utari; Suharno Suharno; Artono Dwijo Sutomo
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110622

Abstract

Group Riset Material dan Sensor Magnetik FMIPA UNS telah melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat kepada 15 guru dan 36 siswa klas XII MAN I Grobogan dengan tujuan meningkatkan pemahaman para siswa pada prinsip kerja motor listrik dan generator listrik menggunakan metode learning by doing. Efektivitas metode dilihat dari perbandingan nilai pre-test dan post-test sesudah siswa melaksanakan eksperimen. Nilai rata-rata pre-test adalah 67 sedangkan nilai post-test sebesar 84. Dengan demikian dapat disimpulkan metode learning by doing yang diimplementasikan dalam eksperimen berhasil meningkatkan pemahaman para siswa.  
Pemberdayaan Masyarakat melalui Penguatan Branding Produk Hilir Kakao di Suka Agung Bulok Tanggamus Lampung Dayang Berliana; Analianasari Analianasari; Fadila Marga Saty; Rima Maulini; Sutarni Sutarni; Fitriani Fitriani; Kurnia Rimadhanti Ningtyas
SEMAR (Jurnal Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni bagi Masyarakat) Vol 14, No 2 (2025): November
Publisher : LPPM UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/semar.v14i2.110532

Abstract

Pekon Suka Agung merupakan salah satu pekon di Kecamatan Bulok yang memiliki luas lahan kering tertinggi untuk budi daya kakao. Kelompok tani di Pekon ini telah membudi dayakan kakao sejak tahun 1998 serta memperoleh hibah bantuan Dana Aspirasi berupa Fasilitas Pengelolaan Biji Kakao November 2020. Pembentukan kelompok tani Sido rukun 5 sejak tahun 2016 dengan jumlah anggota kelompok tani berjumlah 24 orang aktif serta luas garapan 37 ha. Sarana prasarana pengolahan produk cokelat yang dimiliki kelompok tani Sido rukun 5 tergolong cukup memadai. Sarpras tersebut berasal dari Bantuan Dana Aspirasi untuk memproduksi bubuk cokelat dan coco butter. Merek produk cokelat yang dihasilkan bernama Kihako. Namun,  kemasan dan label produk belum variatif, inovatif dan menarik.  Promosi maupun penjualan produk bubuk cokelat masih terbatas lokal. Penerapan digital marketing belum dilakukan secara optimal oleh anggota kelompok. Oleh karenanya perlunya penguatan branding produk melalui pengenalan platform pemasaran digital dan pendampingan promosi kepada anggota kelompok. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar dan menjadikan produk kelompok mampu bersaing secara kompetitif di tingkat regional hingga nasional. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kelompok tentang pembuatan desain kemasan dan label produk bubuk cokelat yang variatif, inovatif dan menarik dan meningkatkan pengetahuan kelompok tentang pembuatan materi promosi dan penerapan digital marketing. Metode pendekatan yang digunakan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang dihadapi Kelompok Sido Rukun 5 adalah dengan cara pendekatan partisipatif aktif. Berdasarkan hasil kegiatan dapat diketahui bahwa sebanyak 90% peserta PKM setuju adanya peningkatan pengetahuan petani tentang pentingnya kemasan, desain, dan label produk serta 90% juga peserta PKM siap menerapkan  digital marketing dalam meningkatkan daya saing produk anggota poktan.  Kemasan yang dimiliki anggota kelompok setelah adanya kegiatan PKM menjadi lebih variatif dan desainnya lebih menarik. Sebanyak 90% anggota kelompok tani juga siap menerapkan promosi digital pada akun-akun media sosial yang dimiliki.

Page 1 of 3 | Total Record : 28