cover
Contact Name
Hamid Mukhlis
Contact Email
jiberdaya@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jiberdaya@gmail.com
Editorial Address
Lucky Arya Residence 2 No 18 RT/RW 003/001 Fajar Agung Barat Kecamatan Pringsewu
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Indonesia Berdaya
Published by Utan Kayu Institute
ISSN : 27163822     EISSN : 27210669     DOI : https://doi.org/10.47679/ib
The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as follows: - Community Services, People and Health; - Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; - Community Empowerment, Social Access; - Student Community Services; - Border Region, Less Developed Region; - Education for Sustainable Development.
Articles 44 Documents
Search results for , issue "Vol 5, No 4 (2024)" : 44 Documents clear
Pengetahuan Pelaku UMKM Tentang Kemasan Dan Pendampingan Pemasaran Berbasis Digital Dalam Pengembangan Usaha Tape Gambut Melviani, Melviani; Rohama, Rohama; Tumanggor, Agustina Hotma Uli; Husna, Hafizatul; Nabila, Yasmin; Khuluqia, Munirah; Anggraini, Livani; Caroline, Putricia; Ningtias, Radita Dia Ayu
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024941

Abstract

Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan produk adalah melalui kemasan. Kemasan diharapkan mampu mempengaruhi konsumen untuk memberikan kesan positif. Kemasan produk perlu diperhatikan dalam persaingan di dunia bisnis. Terutama untuk produk makanan yang mempunyai banyak pesaing di pasaran. Disamping itu, saat ini kemajuan teknologi menjadi hal yang tidak dapat dihindari. Kemajuan teknologi dimanfaatkan untuk memperluas pengenalan produk kepada konsumen dengan lebih cepat dan mudah. Teknologi digital menawarkan kesempatan untuk semua pelaku usaha. Pemasaran berbasis digital dapat menjangkau seluruh masyarakat dimanapun mereka berada. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan UMKM tape gambut dalam penjualan tape gambut. Metode yang digunakan berupa ceramah interaktif dan demonstrasi praktik. Untuk mengetahui tingkat pengetahuan mitra UMKM sebelum dan sesudah penyampaian edukasi, pelatihan dan pendampingan dilakukan pre-test dan post-test yang diikuti sebanyak 21 responden. Kegiatan pengabdian ini menunjukkan terjadinya peningkatan pengetahuan terkait konsep kemasan dapat dilihat dari adanya peningkatan nilai sebesar 22,14 dan peningkatan nilai sebesar 41,54 terkait pemasaran berbasis digital.Abstract: One of the efforts that can be made in product development is through packaging. Packaging is expected to be able to influence consumers to give a positive impression. Product packaging needs to be considered in the competition in the business world. Especially for food products that have many competitors in the market. In addition, currently technological advances are inevitable. Technological advances are used to expand product introduction to consumers more quickly and easily. Digital technology offers opportunities for all business actors. Digital-based marketing can reach all people wherever they are. This service activity is expected to solve the problem of limited knowledge and skills of peat tape MSMEs in the sale of peat tape. The methods used are in the form of interactive lectures and practical demonstrations. To find out the level of knowledge of MSME partners before and after the delivery of education, training and mentoring were carried out pre-test and post-test which were attended by 21 respondents This service activity shows an increase in knowledge related to the concept of packaging, which can be seen from an increase in value of 22.14 and an increase in value of 41.54 related to digital-based marketing.
Pendampingan dan Pelatihan Budidaya Maggot sebagai Alternatif Pakan Bernutrisi Tinggi di POKMAS Barokah Jaya Mandiri Nastiti, Kunti; Rahmadani, Rahmadani; Novianty, Nadya; Chintia, Avrensya Eka; Fitriani, Noor; Lydia T, Ni Gitta Putri; hadi, samsul; Hermawan, Afreza Rizky; Fatmala, Ella Mauli
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024935

Abstract

Salah satu tantangan yang dihadapi oleh mitra POKMAS Barokah Jaya Mandiri adalah harga pakan pellet yang mahal sehingga tidak dapat menutupi biaya budidayanya. Hal inipun pasti dirasakan juga oleh para ternak ikan. Mitra POKMAS ini bertempat di Kelurahan Landasan Ulin, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Kalimantan Selatan dengan bidang fokus pengembangan di ternak ikan lele. Terdapat alternatif pakan ikan yang dapat dikembangbiakkan dan mengandung protein yang tinggi yaitu Maggot dari lalat Black Soldier Fly. Adanya pakan Maggot dapat mengurangi kebutuhan pakan ikan pellet sehingga pengeluaran dapat ditekan. Maggot merupakan predator dari sampah organik bahkan sisa makanannya bisa dijadikan pupuk organik. Kegiatan dilakukan dengan sosialisasi, pemberian materi, pelatihan, pendampingan dalam budidaya Maggot, analisis stok pakan dan manajerialnya serta pengisian kuisioner kepuasan mitra terhadap pelaksanaan kegiatan. Dilakukan pretes dan postes untuk mengetahui pengetahuan mitra tentang budidaya Maggot. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan mitra dalam proses budidaya Maggot sebagai pakan ikan, dan peningkatan manajerial mitra. Hasil peningkatan pengetahuan dan keterampilan mengenai proses budidaya Maggot meningkat sebesar sebesar 100% dikarenakan mitra belum mengenal dan mengetahui Maggot untuk pakan ikan. Selain itu, tersedia pakan Maggot bernutrisi tinggi yang dapat diperjualbelikan. Mitra sangat antusias dalam melaksanakan kegiatan ini dengan tingkat kepuasan “Sangat Puas”. Abstract. One of the problem by POKMAS Barokah Jaya Mandiri is the pellet price is so expensive. This must also be felt by fish farmers. This POKMAS is located in Landasan Ulin Village, Liang Anggang District, Banjarbaru, South Kalimantan with a focus on catfish farming. There is an alternative fish feed that can be bred and contains high protein, namely Maggot from the Black Soldier Fly. Activities are carried out through socialization, providing materials, training, assistance in Maggot cultivation, analysis of feed stocks and their management, and filling out a partner satisfaction questionnaire regarding the implementation of activities. Pretests and posttests were carried out to determine partner knowledge about Maggot cultivation. The results of the activity showed that there was an increase in partner skills in the process of cultivating Maggot as fish feed, and an increase in partner management. The results of the increase in knowledge and skills regarding the Maggot cultivation process increased by 100% because partners did not know and were not familiar with Maggot for fish feed. In addition, there is a high-nutrient Maggot feed that can be traded. Partners are very enthusiastic in carrying out this activity with a satisfaction level of "Very Satisfied".
Analisis Pengelolaan Dana Desa Adat pada Masyarakat Adat Suku Baduy dan Ciptagelar Haryanti, Afaf Septi
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024925

Abstract

Desa yang pada mulanya merupakan organisasi komunitas lokal yang memiliki batas-batas wilayah, dihuni oleh sejumlah penduduk, dan memiliki adat-istiadat untuk mengelola dirinya sendiri (self-governing community). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan dana desa pada masyarakat adat Suku Baduy dan Ciptagelar. Penelitian ini menerapkan metode hukum normatif dan empiris, dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, studi kasus, dan historis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepala Desa Kanekes, yang juga menjabat sebagai pemimpin masyarakat adat Baduy, bertanggung jawab untuk mengawasi pengelolaan keuangan dana desa untuk masyarakat adat Baduy. Hal ini dikarenakan pengelolaan dana desa Kanekes, yang bertindak sebagai perwakilan masyarakat adat Baduy, mengambil keputusan terkait penerimaan dan penolakan dana desa. Para pemuka adat suku Baduy mengambil keputusan tersebut dengan mempertimbangkan kemungkinan bahwa dana desa yang diberikan oleh pemerintah dapat membahayakan tatanan budaya dan cara hidup masyarakat adat Baduy yang sudah berlangsung lama. Berbeda dengan Masyarakat Adat Kasepuhan Ciptagelar yang tidak berhak menerima dana desa dari APBN karena tidak berbadan hukum.
Disiplin Positif sebagai Ekosistem Sekolah untuk Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila di Sekolah Dasar Akhwani, Akhwani; Rulyansah, Afib; Mustofa, Mustofa
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024939

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah mewujudkan ekosistem sekolah yang ramah anak melalui kegiatan disiplin postif di sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan metode drill practice. Pengabdian dilakukan dengan melibatkan 14 sekolah dasar. Kegiatan dilakukan secara luring dan daring secara berkesinambungan. Instrument yang digunakan adalah angket dan tanya jawab tidak terstruktur. Data dianalisis dengan menganalisis jawaban peserta. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan peserta sangat membutuhkan materi disiplin positif untuk menyelenggarakan sekolah yang ramah anak. Awalnya tidak semua guru maemiliki pemahaman konsep dan praktik disiplin positif. namun setelah adanya pengabdian kepada masyarakat peserta mampu memahami konsep disiplin positif, konsekuensi logis bukan hukuman, unusur-unsur konsekuensi logis, kebutuhan dasar manusia, segitiga restitusi. Peserta juga mampu menyusun keyakinan kelas sesuai dengan kondisi satuan Pendidikan dan kelas yang diampu. Selain itu peserta mampu menyusun aksi nyata dan rencana tindak lajut kegiatan. Pengembangan suasaan pembelajaran yang menyenangkan merupakan cita-cita pendidikan. Profil pelajar Pancasila dapat diwujudkan melalui ekosistem sekolah yang menerapkan disiplin positif.
Stimulasi Tumbuh Kembang Anak Dengan Baby Massage di PMB Hj. Saidatunnisa, S.Si.T., Bdn., M.Kes Suryati, Suryati; Anisa, Noor
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024930

Abstract

Baby massage atau pijat bayi merupakan stimulus touch atau terapi sentuh yang sangat populer dikalangan masyarakat. Dikatakan terapi sentuh karena melalui pijat bayi inilah akan terjadi komunikasi yang nyaman dan dapat meningkatkan Bounding Attachment antara ibu dan bayi. Baby massage ini salah satu bentuk stimulasi dini yang sangat penting untuk menunjang tumbuh kembang anak. Pengabdian masyarakat ini bertjuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemahaman dan praktek tentang pijat bayi kepada masyarakat terkhususnya ibu yang memiliki bayi agar dapat melakukan secara mandiri pijat bayi kepada anaknya. Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan menggunakan metode penyuluhan, ceramah untuk memberikan teori tentang pijat bayi dan demonstrasi cara menstimulasi perkembangan dengan melakukan pijat bayi dengan sasaran ibu yang memiliki anak umur 3 bulan – 1 tahun yang berjumlah 15 orang. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah didapatkan adanya peningkatan pengetahuan pada peserta. Terlihat dari nilai pre test (sebelum dilakukan penyuluhan) paling rendah 8 dan paling tinggi 10 sedangkan nilai post test (setelah dilakukan penyuluhan) paling rendah 14 dan paling tinggi 15. Nilai rata-rata pengetahuan ibu stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage saat dilakukan pretes didapatkan rerata skor 9,33. Setelah peserta diberikan penyuluhan tentang stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage, didapatkan skor postest 14,67 sehingga terdapat kenaikan skor sebesar 5,33 point. Dari hasil rerata ini terlihat kenaikan nilai pengetahuan pretest dan posttes yang cukup signifikan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dengan adanya edukasi tentang stimulasi tumbuh kembang anak dengan baby massage diharapkan dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan kesadaran ibu untuk secara aktif memberikan stimulasi kepada anaknya agar tumbuh kembangnya dapat optimal.
Perbandingan Penerapan Metode Peer Group Dengan Metode Ceramah Dalam Pendidikan Kesehatan Terhadap Kesadaran Perilaku Sadari Terhadap Remaja Putri Di Smpn 1 Talaga Kabupaten Majalengka Oktaviani, Pearly Otis Putri; Astuti, Ani
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024916

Abstract

Breast cancer is an urgent global health problem. It is estimated that more than 2 million new cases of breast cancer are diagnosed each year worldwide, making breast cancer the most common type of cancer in women. The aim of this research is to determine the comparison of the application of the peer group method with the lecture method in health education on awareness of BSE behavior in young women at SMPN 1 Talaga. This research used a pre-experimental method with a one group pre-test post-test design, which was carried out as a benchmark for the intervention. Post-test activities were carried out on the same day to minimize bias. The population in the study was 103 young women who were grade 9 students at SMPN 1 Talaga Majalengka. Based on the results of statistical tests using the paired sample t-test, with the help of SPSS version 21 with a significance level of α = 0.05, the result was p = 0.002, which means p 0.05, namely H1 is accepted, which means there is a difference between the application of the peer group method. using the lecture method in health education towards awareness of BSE behavior in young women at SMPN 1 Talaga. Health workers are expected to be able to adopt and apply peer group methods in health education in the community, especially among teenagers.
Pendampingan Ibu – Ibu PKK Melalui Inovasi Kulit Buah Pisang Sebagai Media Filter Dan Sabun Herbal Halal Alawiyah, Tuti; Kusumawati, Linda; Kusvitasari, Hairiana
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024928

Abstract

Penyakit diare di Kalimantan Selatan masih termasuk dalam salah satu golongan penyakit terbesar yang angka kejadiannya relatif cukup tinggi, keadaan ini di dukung oleh faktor lingkungan, terutama kondisi sanitasi dasar yang masih tidak baik, misalnya penggunaan air untuk keperluan sehari-hari yang tidak memenuhi syarat, jamban keluarga yang masih kurang dan keberadaannya kurang memenuhi syarat, serta kondisi sanitasi perumahan yang masih kurang dan tidak higienis. Sebagai perbandingan kasus diare kota Banjarmasin pada tahun 2017 sebanyak 8.681 kasus, tahun 2019 sebanyak 1.073 kasus, serta tahun 2020 kasus diare mengalami peningkatan sebanyak sebanyak 5.412 kasus (Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, 2022) [6]. Salah satu kelurahan di kota Banjarmasin yang tinggi angka diare yaitu Kelurahan Belitung Selatan. Kelurahan Belitung Selatan mempunyai luas wilayah 54 ha dan secara administratif merupakan salah satu kelurahan dalam lingkungan Kecamatan Banjarmasin Barat dengan jarak tempuh ke Pusat Kecamatan sekitar 1,5 km./ 10 mnt. Dari segi penataan sanitasi masih kurang baik dan kondisi tersebut Perluaadanya upaya dalam pengelolaan kesehatan. Perlu adanya upaya dalam peningkatan derajat Kesehatan di kelurahan Belitung Selatan salah satunya dengan adanya upaya pelatihan PHBS serta pemanfaatan inovasi pembuatan sabun dan filter air berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. Kulit buah pisang memiliki manfaat kesehatan yang signifikan karena kandungan karbohidrat, kalsium, fosfor, vitamin A, B C, dan beberapa senyawa metabolit sekunder lainnya. Tujuan dari PkM ini adalah untuk: (1) Menumbuhkan dan Meningkatkan kepedulian PHBS melalui cuci tangan pakai sabun; (2) Meningkatkan derajat Kesehatan masyarakat RT 25 kelurahan Belitung Selatan; (3) Meningkatkan keterampilan mitra dalam pengelolaan air bersih melalui filtrasi karbon aktif kulit buah pisang; (4) Meningkatkan ketempilan mitra dalam pembuatan sabun cair herbal halal berbahan dasar karbon aktif kulit buah pisang. kegiatan ini bermanfaat bagi dosen dan mahasiswa sendiri yang mengacu terhadap 8 (delapan) Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah. Bagi dosen memberikan pengalaman berkegiatan di luar kampus (IKU) dan Hasil kerja riset dosen terkait karbon aktif kulit buah pisang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dalam menyelesaikan permasalahan yang ada (IKU 5. Bagi mahasiswa kegiatan ini dapat sebagai wadah pengalaman diluar kampus (IKU 2) dan dapat dintegrasikan dalam kegiatan MBKM dengan mata kuliah 7 SKS yaitu mata kuliah Kewirausahaan (3 sks) Kuliah Kerja
E-Posyandu: Pemanfaatan Teknologi Informasi pada Layanan Kesehatan Posyandu Meutia, Nur Shabrina; Magfira, Dike Bayu; Kurniastuti, Ima
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024938

Abstract

Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Saat ini Posyandu 1C yang terletak pada Griya Permata Gedangan masih melakukan pencatatan secara manual, hal tersebut menjadi permasalahan tersendiri seperti hilangnya data pasien ataupun kurangnya efisiensi waktu pada saat pemeriksaan. Oleh karena itu, Tim Pengabdian menawarkan implementasi system informasi Posyandu. Implementasi system E-Posyandu diharapkan Posyandu 1C dapat mengurangi permasalahan yang ditimbulkan oleh pengelolaan system secara manual. Dengan adanya E-Posyandu, pengelolaan data bisa dilakukan dengan lebih baik karena Sistem informasi membantu pencatatan data secara elektronik. Selain itu, E-Posyandu memungkinkan kader Posyandu melaporkan hasil kegiatan mereka secara real-time ke Puskesmas atau dinas kesehatan, sehingga mempermudah koordinasi.Abstract. Posyandu is a form of Community-Based Health Effort (UKBM) managed from, by, for, and with the community, to empower the community and provide convenience to the community in obtaining basic health services. Currently, Posyandu 1C located in Griya Permata Gedangan still records the data manually, this system has caused a problem such as loss of patient data or lack of time efficiency during examinations. Therefore, the Community Service Team offers the implementation of a Posyandu web-based information system. The implementation of the E-Posyandu system is expected that Posyandu 1C can reduce problems caused by manual system management. With the implementation of E-Posyandu, data management can be done better because the Information System helps record data electronically. In addition, E-Posyandu allows Posyandu cadres to report the results of their activities in real-time to the Health Center or health office, thus facilitating coordination.
Training on the Use of Batik Waste Processing Equipment to Enhance Productivity for the Wijirejo Pandak Bantul Batik Group Amelia, Shinta; Evitasari, Rachma Tia; Rosyida, Miftahurrahma; Sabila, Liya Yusrina; Sabilihaq, Roby; Lestari, Betty Novia; Aini, Siti Nur
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024906

Abstract

The batik industry is one that continues to develop over time. One of the ongoing concerns is the waste generated by the batik industry, particularly the dye content in batik dyes. Reactive dyes, if not processed properly, can have a very negative impact on the environment. They can pollute water sources, harm the surrounding environment, and even kill aquatic biota. Currently, liquid batik waste is stored in holding tanks and allowed to seep into the ground without further processing. Given the environmental impact of batik dyes, efforts must be made to minimize these effects before the waste is discharged into water bodies. A batik waste processing method currently under development is the Heterogeneous Fenton method. This method can degrade batik waste into compounds that are less harmful to the environment. The implementation of this service involves socialization and introduction of the program to the service partners, as well as training. This includes technology introduction, tool usage, and the transfer of scientific and technological knowledge to the service partners.
Peningkatan Perekonomian Melalui Pemberdayaan UMKM dan Pemanfaatan Digital Marketing (di SMP Yamassa Surabaya) Adinugroho, Mukhtar; 'Arobi, Akhmad 'Izzul; Wulansari, Tri; Herlambang, Teguh; Yudianto, Firman; Authar, Nailul
Indonesia Berdaya Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2024903

Abstract

The development of technology and digitalization has drastically changed the marketing landscape. Today's consumers are more connected online and spend a lot of time on digital platforms. Digital marketing training provides an understanding of how to use data and analytics to identify and understand consumer behavior, allowing companies to send relevant and engaging messages to the right audience. This digital marketing training program is carried out with several approaches offered to solve the problem of limited knowledge and skills of Yamassa Surabaya Middle School students in marketing expertise using digital technology. These methods include lecture methods and practical demonstrations. The participants of this Community Service were all attended by 25 Yamassa Surabaya Middle School students and 1 accompanying class teacher. The implementation of the activity went smoothly, this was due to the participation and involvement of all parties, especially students, teachers, and the Unusa community service team. The results of the community service are expected to help participants maximize their knowledge and skills in the field of digital marketing which can support entrepreneurship for the younger generation.Abstrak. Perkembangan teknologi dan digitalisasi telah mengubah lanskap pemasaran secara drastis. Konsumen saat ini lebih terhubung secara online dan menghabiskan banyak waktu di platform digital. Pelatihan digital marketing memberikan pemahaman tentang cara menggunakan data dan analitik untuk mengidentifikasi dan memahami perilaku konsumen, sehingga memungkinkan perusahaan untuk mengirim pesan yang relevan dan menarik kepada audiens yang tepat. Program pelatihan digital marketing ini dilakukan dengan beberapa metode pendekatan yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan pengetahuan dan keterampilan siswa SMP Yamassa Surabaya dalam keahlian pemasaran menggunakan teknologi digital. Metode tersebut antara lain yaitu metode ceramah dan demonstrasi praktik. Peserta Pengabdian Masyarakat ini seluruhnya dihadiri oleh 25 siswa SMP Yamassa Surabaya dan 1 orang guru kelas pendamping. Pelaksanaan kegiatan tersebut berjalan lancar, hal ini dikarenakan partisipasi dan keterkaitan semua pihak terutama para siswa, guru, dan tim pengabdian masyarakat Unusa. Hasil pengabdian masyarakat tersebut diharapkan dapat membantu para peserta untuk memaksimalkan pengetahuan dan keterampilan mereka dalam bidang digital marketing yang dapat menunjang kewirausahaan bagi generasi muda.