cover
Contact Name
Qorry Meidianingsih
Contact Email
qorrymeidianingsih@unj.ac.id
Phone
+6281297142104
Journal Mail Official
jrpms@unj.ac.id
Editorial Address
Gedung Dewi Sartika Lt. 6, Kampus A Universitas Negeri Jakarta Jln. Jl. Rawamangun Muka, RT.11/RW.14, Rawamangun, Pulo Gadung, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13220
Location
Kota adm. jakarta timur,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
ISSN : -     EISSN : 26214296     DOI : https://doi.org/10.21009
Core Subject : Education,
Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah (JRPMS) is a journal that is published by the mathematics education study program of MIPA, Jakarta State University. The manuscript published in JRPMS was the result of research in the field of school mathematics education and contributed significantly to the dissemination of knowledge in the field of mathematics education, both theory and application.
Articles 156 Documents
Efforts to Improve Mathematic Reasoning Abilities and Self Efficacy with E-Learning Methods Based on Google Suite and Geogebra Applications on Circle Subject Grade XI MIPA SMAK PENABUR Kota Jababeka Romada Rumahorbo; Lukita Ambarwati; Lukman El Hakim
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.042.06

Abstract

The physical distancing policy to prevent the spread of the Covid 19 outbreak, which was established by WHO as a global pandemic on March 12, 2020, affects various aspects of life. Distance learning is an implementation of physical distancing policies in the field of education. The purpose of this study in general is to provide an alternative interactive distance learning method, namely by using e-Learning learning methods assisted by google suite and geogebra to improve mathematical reasoning skills and self-efficacy of class XI MIPA students of SMAK PENABUR Kota Jababeka. The subjects in this study were 6 students, three male students and three female students. The results of this research indicate that use e-Learning method based on Google Suite and Geogebra Applications can improve mathematical reasoning skills and self efficacy. The average score of students' mathematical reasoning ability test of class XI MIPA in the final test of cycle I was 63.93 with the percentage of the number of students who achieved completeness criteria was 28.12%. In the final test of cycle II, the average score increased to 69.54 with the percentage was 40.63%. In the final test of cycle III, the average score of students' mathematical reasoning ability test increased to 74.33 with the percentage of the number of students who achieved completeness criteria was 67.75%. Meanwhile, the students' self-efficacy scores of class XI MIPA before using the e-Learning method assisted by the Google Suite and Geogebra applications, after which it has increased from 3.20 to 3.30.
Peningkatan Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis Siswa Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Pada Materi SPLDV Kelas VIII-C SMPN 196 Jakarta Mifta Putri Apriyani; Dwi Antari Wijayanti
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.031.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan matematis siswa dalam pembelajaran matematika melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing pada materi SPLDV di kelas VIII-C SMPN 196 Jakarta. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Tahapan yang dilakukan yaitu perencanakan, pelaksanaan, analisis dan refleksi. Tindakan dilakukan dalam tiga siklus yang terdiri dari dua pertemuan di setiap siklusnya. Langkah-langkah penerapan model inkuiri terbimbing meliputi exploration, concept formation dan application. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Data yang dianalisis secara kuantitatif berupa hasil tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa, sedangkan data yang dianalisis secara kualitatif berupa wawancara, lembar observasi, dan hasil dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran matematika melaui model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-C SMPN 196 Jakarta. Jumlah persentase kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-C adalah 84,85% atau sebanyak 28 siswa dari 36 siswa memasuki kategori tinggi dan sangat tinggi. Nilai rata-rata tes kemampuan pemecahan masalah matematis siswa pada kelas VIII-C memasuki kategori tinggi pada interval 61-80 dengan nilai rata-rata 70,1394. Selain itu juga terjadi peningkatan nilai tes kemampuan pemecahan masalah pada masing-masing subjek penelitian. Peningkatan yang dicapai SP1 adalah 85,71 pada siklus I, 89,28 pada siklus II dan 100 pada siklus III. Peningkatan yang diperoleh SP2 adalah 82,14 pada siklus I, 85,71 pada siklus II dan 92,85 pada siklus III. Peningkatan yang dicapai SP3 adalah 71,42 pada siklus I, 85,71 pada siklus II dan 96,42 pada siklus III. Peningkatan yang dicapai SP4 adalah 64,28 pada siklus I, 82,14 pada siklus II dan 89,28 pada siklus III, Peningkatan yang dicapai SP5 adalah 71,42 pada siklus I, 82,14 pada siklus II dan 96,42 pada siklus III. Peningkatan yang dicapai SP6 adalah 39,28 pada siklus I, 60,71 pada siklus II dan 78,57 pada siklus III. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa melalui model inkuiri terbimbing dapat meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa kelas VIII-C SMPN 196 Jakarta.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Kelas VIII-4 SMP Negeri 182 Jakarta pada Materi Teorema Pythagoras Menggunakan Model Pembelajaran Tipe Think-Talk-Write (TTW) Risa Lubis; Ellis Salsabila; Aris Hadiyan W
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.042.10

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan komunikasi matematis siswa, Mengingat kemampuan ini memiliki kedudukan yang penting sebagai penunjang proses pembelajaran maka model pembelajaran TTW dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif guna meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas, dilaksanakan dalam tiga siklus dengan setiap siklusnya terdiri dari 2 pertemuan, Terdapat enam subjek penelitian dengan metode pengumpulan data berdasarkan hasil observasi, tes pada setiap akhir siklus, dan wawancara. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif menggunakan triangulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TTW dapat meningkatkan kemampuan komunikasi matematis siswa. Hal ini ditunjukkan dengan tercapainya indikator keberhasilan pada penelitian ini. Nilai rata rata kelas VIII-4 pada tes awal sebesar 58,87, meningkat pada siklus I menjadi 70,15 dan pada siklus II meningkat sebesar 81,91 hingga pada siklus III mencapai 86,32. Jumlah siswa yang telah mencapai kriteria baik pada siklus I sebesar 56% , pada siklus II sebesar 85%, dan pada siklus III meningkat sebesar 88% dari keseluruhan siswa kelas VIII-4.
Pengaruh Model Pembelajaran Missouri Mathematics Project dan Self-Efficacy terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Khoirunnisa; Ellis Salsabila; Vera Maya Santi
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.051.09

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran missouri mathematics project dan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan populasi seluruh siswa SMP Negeri 232 Jakarta pada tahun ajaran 2019-2020 dengan sampel yang terdiri dari 64 siswa. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari sampai Maret 2020 pada pokok bahasan aritmatika sosial. Data yang digunakan diperoleh dari hasil tes kemampuan berpikir kritis dan hasil angket self-efficacy. Rancangan penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah treatment by level 2x2. Teknik analisis data menggunakan uji ANOVA dua jalan untuk mengetahui pengaruh utama dan pengaruh interaksi serta menggunakan uji Tukey untuk mengetahui pengaruh sederhana dengan taraf nyata 5%. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) kemampuan berpikir kritis siswa kelompok yang diajar menggunakan model pembelajaran missouri mathematics project lebih tinggi dibanding kelompok yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (2) terdapat pengaruh interaksi antara penggunaan model pembelajaran missouri mathematics project dan self-efficacy terhadap kemampuan berpikir kritis siswa, (3) pada siswa dengan self-efficacy tinggi, kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran missouri mathematics project lebih tinggi dari siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional, (4) pada siswa dengan self-efficacy rendah, tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara kemampuan berpikir kritis siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran missouri mathematics project dengan siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran konvensional.
Analysis of Mathematical Content Knowledge of Elementary Teachers in Lampung Utara Regency: A Baseline Study Budi Poniam
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.042.08

Abstract

According to TIMSS 2015 and PISA 2018 reports, Indonesian students’ knowledge and skills of mathematics are still far from adequate compare to other countries. Therefore the efforts to improve the condition need to done, not just by government but also educational institutions and movements. One of new movement is Gerakan Nasional Berantas Buta Matematika (GernasTastaka, 2018). This baseline study aims to describe and analysis the mathematical content knowledge of 100 elementary teachers from Lampung Utara regency that joined the workshop of mathematics teaching and learning which was developed and facilitated by team from Gernas Tastaka. The eight-question multiple choice pre-test covers Number and Operation, Measurement, Data Analysis, and Probability. Each question is related to specific mathematical content knowledge and skill that are supposed to be mastered by grade 6 students. The quantitative descriptive for each question was conducted to give more details on specific mathematical content knowledge. The result displays that only 36% of the participants can answer correctly 50% of the questions. The low competency of teachers gives impact to their students’ achievement. It is correspondent with the data from Indonesian National Assessment Program (INAP, 2012); mathematics competency of elementary students in Lampung province is below Indonesian national level. One of the teachers’ competencies is their mastery of content knowledge. This study recommends that future developmental workshops/ program for the participants must cover all mathematical content knowledge and skills of elementary level. Besides that, detailed data of participants should be provided in order to attain more reliable analysis.
The Relationship between Students’ Learning Interest and Students’ Problem-Solving Skill of Eighth-Grade Students in Learning Mathematics Anggun Siska Hamidah; Desyarti Safarini TLS
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 4 No 2 (2020): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.042.09

Abstract

This study aims to determine the relationship between students’ learning interests and students’ problem-solving skill of eighth-grade students in learning mathematics. Correlational research design is applied in this study whether to determine the relationship between the two variables. The sample consists of 43 eighth-grade students at one of Junior High School in Jakarta academic year 2019/2020. In general, the eighth-grade students dominate at an average level of students’ learning interest and students’ problem-solving skill with a percentage of 79.07% and 72.09%, respectively. Based on the SPSS analysis, it is obtained that was 0.405, which describe a relationship between students’ learning interest and students’ problem-solving skill of eighth-grade students in learning mathematics. The students’ learning interest and students’ problem-solving skill have a moderate positive correlation. Since the data are collected online, there will be factors that can be considered as factors that influence students’ mathematical problem-solving skill. Thus, the students’ learning interest can explain about 16.4% of the total variation in the students’ mathematical problem-solving skill.
Upaya Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Menggunakan Pendekatan Saintifik dengan Model Pembelajaran Think Pair Square Share (TPSS) pada Pokok Bahasan Polinomial di Kelas XI IPA 3 SMA Negeri 50 Jakarta Evan Setiyady Priyatna; Anton Noornia; Dwi Antari Wijayanti
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 3 No 1 (2019): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.031.05

Abstract

Berdasarkan hasil observasi dan hasil tes kemampuan awal pemahaman konsep matematika yang dilakukan di kelas XI IPA 3 SMA Negeri 50 Jakarta, dapat dikatakan bahwa kemampuan pemahaman konsep matematika siswa masih tergolong rendah, sehingga kemampuan tersebut perlu ditingkatkan. Penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Think Pair Square Share (TPSS) dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif dalam pelaksanaan pembelajaran di kelas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI IPA 3 SMA Negeri 50 Jakarta melalui penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Think Pair Square Share (TPSS). Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang dilaksanakan dalam tiga siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Pembelajaran di setiap siklus dengan menerapkan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran TPSS. Siswa diberikan tes akhir siklus untuk mengukur kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Penelitian ini berlangsung dari bulan Oktober hingga November 2016 di kelas XI IPA 3 SMA Negeri 50 Jakarta tahun ajaran 2016/2017 dengan jumlah siswa di kelas sebanyak 36 orang siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan saintifik dengan model pembelajaran Think Pair Square Share (TPSS) dapat meningkatkan kemampuan pemahaman konsep matematika siswa. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya peningkatan nilai rata-rata tes kemampuan pemahaman konsep matematika yang diberikan setiap akhir siklus. Rata-rata nilai kemampuan pemahaman konsep matematika siswa kelas XI IPA 3 pada penelitian pendahuluan adalah 38,03, pada siklus I meningkat menjadi 61,67, pada siklus II meningkat menjadi 80,18 dan pada siklus III meningkat menjadi 92,22. Jumlah siswa yang mencapai atau melebihi nilai 75 yang menjadi kriteria ketuntasan minimal (KKM) pada tes akhir siklus juga mengalami peningkatan. Pada penelitian pendahuluan terdapat 1 siswa (2,78%), pada siklus I meningkat menjadi 5 siswa (13,89%), pada siklus II meningkat menjadi 26 siswa (72,22%), dan pada siklus III meningkat menjadi 34 siswa (94,44%).
Pengaruh Model Pembelajaran Van Hiele dan Kecerdasan Spasial terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Siswa di MAN Bekasi Diah Citra Ningrum Citra; Lukita Ambarwati; Pinta Deniyanti Sampoerno
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.051.07

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan keterampilan yang sangat penting dalam pembelajaran matematika. Matematika merupakan hasil pemikiran manusia yang berkaitan dengan ide, proses dan penalaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran Van Hiele dapat memberikan kesempatan dan mendorong siswa untuk mempraktikkan keterampilan penalarannya dalam hal kecerdasan spasial siswa Sekaligus untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh model pembelajaran Van Hiele terhadap kemampuan penalaran matematis siswa di MAN Bekasi melalui penggunaan materi dimensi tiga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dan menggunakan metode penelitian eksperimen jenis Multistage Random Sampling. Populasi Penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII MAN di Bekasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Multistage Random Sampling yaitu kombinasi dari metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Cluster Stratified Sampling. Penelitian ini dilakukan di empat Madrasah Aliyah (MAN) di Negeri Bekasi yaitu MAN 1 Kota Bekasi, MAN 2 Kota Bekasi, MAN 2 Kabupaten Bekasi dan MAN 3 Kabupaten Bekasi dengan melibatkan 126 siswa dari kelas XII IPA. Dalam penelitian ini pengumpulan data menggunakan instrumen keterampilan penalaran matematis dan instrumen kecerdasan spasial. Uji instrumen dilakukan di empat sekolah kemudian data dianalisis, pertama dilakukan uji persyaratan yaitu uji normalitas menggunakan tes Kolmogorov Sminov dan uji homogenitas dengan menggunakan uji Bartlett serta uji kesamaan rata-rata dengan menggunakan uji Anava satu arah. Sebaran data diperoleh menggunakan Desain penelitian menggunakan desain analisis (ANNOVA) dengan rancangan 2x2.Setelah diperoleh data sampel kemudian pengujian hipotesis dilanjutkan dengan uji normalitas dengan menggunakan uji Kolmogorov Sminov dan uji Levene dalam menentukan homogenitas. Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji-t menghasilkan sebesar 6,153 dan sebesar 1,979 yang mengakibatkan H0 ditolak pada taraf signifikan 0,05. Oleh karena itu, hasil penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran Van Hiele terhadap kemampuan penalaran matematis ditinjau dari kecerdasan spasial siswa di MAN Bekasi diterima.
Pengaruh Model Brain Based Learning terhadap Kemampuan Koneksi Matematis Siswa SMA ditinjau dari Self-Regulated Learning Ayu Lestari Sardi; Wardani Rahayu; Pinta Deniyanti Sampoerno
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.051.04

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui terdapat atau tidaknya pengaruh model Brain Based Learning terhadap kemampuan koneksi matematis ditinjau dari Self-Regulated Learning. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain kontrol post-test kemampuan koneksi matematis. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA di SMA Muhammadiyah Jakarta pada semester genap Tahun Ajaran 2019/2020 dengan sampel yang diteliti sebanyak 72 siswa. Teknik pengambilan sampel dengan cara cluster random sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen kemampuan koneksi matematis. Sebelum data dianalisis, terlebih dahulu dilakukan uji prasyarat yaitu uji normalitas dengan menggunakan uji kolmogrov smirnov, dan uji homogenitas dengan menggunakan uji levene’s. Berdasarkan hasil analisis data yang menggunakan uji-t diperoleh sebesar 4.603 dan sebesar 1.994 yang mengakibatkan H0 ditolak pada taraf signifikan 0,05 dengan nilai effect size 1,4 yang tergolong tinggi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini memiliki kesimpulan bahwa terdapat pengaruh model Brain Based Learning terhadap kemampuan koneksi matematis siswa ditinjau dari Self-Regulated Learning tergolong tinggi.
Design of Realistic Mathematics Education Approach to Develop Students High-Order Thinking Skill in Online Learning Aris Budiyanto; Pinta Deniyanti Sampoerno; Makmuri Makmuri
JURNAL RISET PEMBELAJARAN MATEMATIKA SEKOLAH Vol 5 No 1 (2021): Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika FMIPA Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/jrpms.051.01

Abstract

High-level mathematical thinking skills are the main goal in learning mathematics. So far, the practice of learning in schools has not facilitated students to develop these abilities. PMRI (the Indonesian version of realistic mathematics education) is a learning approach that is oriented towards the students` ability to understand the realistic situations that can be imagined and integrated with the ability to understand concepts, use progressive mathematical models, interactivity and take advantage of student contributions are expected to improve students' abilities in learning mathematics. This study aims to determine the implementation of PMRI approach in improving high-order thinking skills of mathematics in class XI SMA Mutiara Bangsa 2 Tangerang on limit function through e-learning. This research was developed based on a research design that includes three, those are preliminary design, experiment, and retrospective analysis. This study was designed with five meetings using six research subjects. The subjects of this study consisted of six students who were selected based on their evaluation test and their activeness during learning process. The research instruments analyzed were formative and summative test results based on higher-order thinking skills, findings note, student questionnaires, and the hypothetical learning trajectory (HLT). The results obtained from the retrospective analysis show that the implementation of PMRI in learning and instruction of limit function is able to develop higher-order thinking skills of class XI students of SMA Mutiara Bangsa 2 Tangerang.

Page 5 of 16 | Total Record : 156