cover
Contact Name
Suyahman
Contact Email
suyahman.suyahman@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
suyahman.suyahman@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Letjend. S. Humardani No. 1 Sukoharjo
Location
Kab. sukoharjo,
Jawa tengah
INDONESIA
Civics Education And Social Science Journal (CESSJ)
ISSN : 26863162     EISSN : 26863170     DOI : http://dx.doi.org/10.32585/cessj
Core Subject : Education,
CIVICS EDUCATION AND SOCIAL SCIENCE JOURNAL (CESSJ) merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Program Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Veteran Bangun Nusantara. CESSJ memiliki scope teori dan praktik pendidikan kewarganegaraan. CESSJ terbit 2 kali dalam setahun, yakni bulan Juni dan Desember.
Articles 176 Documents
Peranan Kepemimpinan Ninik Mamak dalam Pelestarian Budaya Minangkabau di Nagari Kayu Tanam Arrazak, Muhammad Afdhal; Syamsir, Syamsir; Utama, Annisa Wahyu; Fauza, Fauza
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.2629

Abstract

Budaya Minangkabau sebagai suatu indentitas dari etnis masyarakat Sumatera Barat haruslah dilestarikan dan dijaga keutuhannya. Pelestarian budaya Minangkabau sudah menjadi tanggungjawab dan peran bagi seluruh elemen masyarakat terutama para pemangku adat seperti ninik mamak dalam menjaga agar budaya tersebut tidak hilang ataupun pudar oleh perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peranan kepemimpinan ninik mamak dalam pelestarian budaya Minangkabau di Nagari Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Faktor yang menyebabkan pudarnya budaya Minangkabau, kendala yang dihadapi dalam pelestraian budaya serta solusi dalam mengatasi pudarnya budaya Minangkabau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif analisis dengan pengumpulan data berupa wawancara kepada informan serta melalui observasi atau pengamatan peneliti. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa peranan ninik mamak sebagai tokoh adat di Minangkabau memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga kelestarian dan keaslian budaya Minangkabau. Ninik mamak berperan dalam memberikan perhatian dan nesehat terhadap pelaksanaan budaya agar kebudayaan itu tetap ada dan terjaga sebagaimana mestinya. Key words: Peranan, Ninik Mamak, Pelestarian, Budaya Minangkabau
Peran Pemerintah Desa dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri Octavia, Indri; Harsan, Toni; Fatimah, Siti
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.2776

Abstract

Tujuan   penelitian  ini   adalah untuk mendeskripsikan Peranan Pemerintah Desa Dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama Di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri dan untuk mendeskripsikan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Dalam Menjaga Kerukunan Antar Umat Beragama Di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri. Pendekatan penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dengan wawancara, dokumentasi dan observasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah pemerintah desa dan tokoh masyarakat di Desa Singodutan. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa peran pemerintah dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri  dilakukan dengan empat peran pemerintah desa yaitu sebagai pemimpin dalam membina kerukunan, mempererat hubungan intern antar umat beragama, menyelsaikan konflik antar masyarakat, dan sebagai motivator dan mediator antar masyarakat umat beragama. Kemudian faktor-faktor yang mempengaruhi dalam menjaga kerukunan antar umat beragama di Desa Singodutan Kecamatan Selogiri Kabupaten Wonogiri  ada 2 macam yaitu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor-faktor pendukung antara lain sifat saling hormat menghormati antar agama di dalam masyarakat, saling menjaga perasaan antar umat beragama untuk menghindari adanya gesekan antar umat beragama, tingginya rasa kebersamaan dan saling menghargai antar umat beragama sedangkan faktor-faktor penghambat dalam menjaga kerukunan antar agama antara lain kondisi ekonomi yang buruk, media sosial, dan sikap acuh terhadap pentingnya toleransi. Kata Kunci: Pemerintah Desa, kerukunan Antar umat beragama
Peran Pancasila sebagai Pedoman dalam Moderasi Beragama di Indonesia Ramadhan, Muhammad Ramzy; Islam, Zaenul
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.2924

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan tentang hubungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam moderasi beragama yang diterapkan di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kepustakaan. Sistem penelitian ini menggunakan sistem pengumpulan informasi serta bahan yang bersifat kepustakaan seperti buku, jurnal, artikel, dokumen pustaka. Fokus pada penelitian ini adalah hubungan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai pedoman masyarakat Indonesia dalam moderasi beragama di Indonesia. Analisis data penelitian ini dibagi menjadi tiga tahapan, yaitu: Mengetahui hakikat Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia, Penjelasan setiap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, Hubungan nilai-nilai yang ada dalam Pancasila sebagai tuntunan dalam moderasi beragama di Indonesia. Hal ini disebabkan negara Indonesia yang bersifat majemuk sehingga tidak menutup kemungkinan adanya kericuhan dan diskriminasi atas perbedaan dalam keyakinan dan beragama kerap jadi pemicu perpecahan antar masyarakat. Penyebab utama dalam perpecahan ini adalah sikap ekstrimisme yang dianut oleh sebagian kelompok agama dalam mempertahankan argumentasi dan pendapat serta merasa benar akan hal tersebut. Sikap moderat dalam beragama merupakan sikap yang harus diterapkan pada setiap jiwa manusia dalam beragama. Nilai-nilai Pancasila yang bersifat universal membuat Pancasila bisa menjadi pedoman dan memiliki hubungan yang sangat berkaitan dengan moderasi beragama. Kata Kunci: Pancasila, Moderat, Majemuk, Pedoman, Diskriminasi
Problematika Pengembangan Karakter Disiplin (Studi Kasus pada Mahasiswa STAKPN Sentani) Bu’tu, Dorce; Manurung, Hasanuddin
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.2947

Abstract

Orientasi pengembangan pendidikan tinggi yang berbasis nilai dan karakter menjadi hal yang mendasar dan berkontribusi secara signifikan bagi kemajuan pembangunan yang berorientasi pada manusia. Sebagai pusat keunggulan bangsa Indonesia, Perguruan Tinggi dituntut untuk memainkan peran penting dalam membentuk dan mengarahkan karakter generasi bangsa. Perguruan Tinggi juga memegang kendali melalui sejumlah kebijakan untuk menerapkan disiplin bagi mahasiswa. Namun, terhadap problem pengembangan karakter disiplin pada mahasiswa STAKPN Sentani. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persoalan pengembangan karakter disiplin pada mahasiswa STAKPN Sentani, Papua. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan terdapat problem pengembangan disiplin bagi mahasiswa. Ketidakpatuhan terhadap aturan perkuliahan, terlambat mengikuti perkuliahan, terlambat mengumpulkan tugas, menghadiri perkuliahan tidak teratur, belum adanya kode etik dan aturan akademik bagi mahasiswa menghambat penerapan karakter disiplin. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah bahwa gambaran pengembangan karakter disiplin mahasiswa masih relatif kurang. Dalam upaya menumbuhkan karakter disiplin mahasiswa, dosen berperan sebagai teladan, menunjukkan ketegasan dan integritas. Kata Kunci: Problematika, Pengembangan, Karakter Disiplin, Mahasiswa
Penerapan Hak Asasi Manusia dan Moderasi Beragama untuk Mengembangkan Pendidikan Siswa di Indonesia Bizany, Zibran; Islam, Zaenul
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.2974

Abstract

Indonesia merupakan sebuah negara yang memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya. Kata keberagaman sangatlah mungkin untuk melekat kepada negara Indonesia yang dikatakan sebagai negara pluralisme. Dengan adanya keberagaman tersebut akan menjadi bagian terpenting untuk menegakkan prinsip Hak Asasi Manusia yang bersifat kebebasan. Kebebasan untuk beragama untuk menjalin toleransi antar umat beragama agar menghilangkan permasalahan-permasalahan yang selama ini masih terjadi di Indonesia baik di lingkungan masyarakat maupun di dunia pendidikan. Hak Asasi Manusia disini sangat diperlukan untuk menciptakan kondisi yang berlandaskan kepada moderasi beragama untuk mampu menambah kualitas kehidupan pribadi manusia. Terdapat sedikitnya lima hak asasi manusia yang telah mendapat pengakuan dari masyarakat dunia yaitu kebebasan berbicara dan berpendapat, kebebasan beragama, kebebasan berkumpul dan berserikat, hak atas perlindungan yang sama di depan hukum, dan hak atas pendidikan dan penghidupan yang layak. Hak Asasi Manusia tidak lepas dari moderasi beragama, maka dari itu diciptakan pendidikan yang berdasarkan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 kepada para siswa untuk menciptakan generasi yang toleransi dan menegakkan Hak Asasi Manusia. Kata Kunci: Hak Asasi Manusia, Moderasi Beragama, Pendidikan, Toleransi
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Siswa sekolah Dasar di Desa Lumbungkerep Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten Setelah Masa Pandemi Covid 19 Tahun 2022 Rahmawati, Annisah; Sri Rahayu, Maria Helena; Ciptandriyo, Petrus Andi
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v4i2.3194

Abstract

Tujuan dari penelitian ini:1. Mendiskripsikan upaya yang dilakukan orang tua meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa SD setelah pandemi covid 19. 2. Mendiskripsikan langkah meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa Sekolah Dasar setelah pendemi dan pembelajaran daring usai. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Subyek penelitian ini adalah orang tua di Desa Lumbungkerep Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten yang memiliki anak yang bersekolah di jenjang Sekolah Dasar. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara, dokumentasi dan observasi di Desa Lumbungkerep Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten. Analisis data menggunakan analisis dengan 3 langkah yaitu: reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Validitas yang dipakai menggunakan triagulasi sumber dan triagulasi tehnik. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa Upaya yang dilakukan oleh orang tua di Desa Lumbungkerep Kecamatan Wonosari Kabupaten Klaten agar hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa Sekolah Dasar meningkat setelah pandemi dengan adalah dengan melakukan pendampingan saat siswa sedang belajar. Langkah meningkatkan hasil belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan siswa Sekolah Dasar setelah pendemi dan pembelajaran daring usai sebagai berikut orang tua selalu menanyakan apa yang dibutuhkan oleh anak, menyiapkan sarapan/bekal yang disukai anak, melakukan bimbingan, memberikan kata-kata motivasi dan pujian pada anak, dan memberi perhatian pada pekerjaan rumah anak.  Kata Kunci: Covid 19,  Hasil Belajar PPKn, Masa Pendemi 
Upaya Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) Dengan Metode Debat Zahrah, Chilwaddiniz; Winarno, Winarno; Permata Hartanto, Rima Vien
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v5i1.3619

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dengan debat mampu meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa kelas XI TKJ 2 SMK Gondang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri atas 2 siklus. Setiap siklus terdiri dari (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan evaluasi, serta (4) refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas XI TKJ 2 SMK Gondang yang berjumlah 31 siswa. Sumber data penelitian, diperoleh berdasarkan hasil tes dan observasi. Teknik pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, tes dan dokumentasi. Uji validitas data menggunakan trianggulasi data dan metode. Analisis data menggunakan teknik analisis komparatif dari hasil observasi dan tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek hasil belajar pada siklus I nilai rata-rata sebesar 70,71 yang kemudian meningkat pada siklus II dengan nilai rata-rata sebesar 86,84. Presentase siswa yang tuntas pada siklus I sebanyak 58,06% dan yang tidak tuntas sebanyak 41,94%, sedangkan pada siklus II presentase siswa yang tuntas sebanyak 93,55% dan siswa yang tidak tuntas sebanyak 6,45%. Pada aspek keaktifan siswa pra siklus didapatkan persentase ketuntasan 62,5%, pada siklus I persentase mengalami peningkatan menjadi 77,5% dan pada siklus II persentase ketuntasan menjadi 100%.  Proses pembelajaran pada prasiklus bersifat teacher-centered dan menggunakan model pembelajaran ceramah sehingga kegiatan belajar  menunjukkan keaktifan dan hasil belajar siswa rendah. Pelaksanaan siklus I terjadi peningkatan walaupun belum maksimal. Pelaksanaan siklus II menyebabkan keaktifan dan hasil belajar siswa meningkat lebih tinggi sehingga pembelajaran di kelas berkualitas. Simpulan penelitian ini adalah penerapan model pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) dengan debat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa dalam pembelajaran PPKn siswa kelas XI TKJ 2 SMK Gondang.
Urgensi Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Media Sosial dalam Mengatasi Cyberbullying terhadap Anak Zai, Leo Swastani; Marampa, Elieser
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v5i1.3663

Abstract

Fenomena cyberbullying terhadap anak tidak pernah berhenti atau selesai. Hal ini sangat dipengaruhi oleh perkembangan teknologi yang semakin pesat sehingga memudahkan setiap orang, termasuk anak-anak dapat mengakses media sosial dengan mudah. Mengingat hal ini berkaitan dengan karakter dalam pendidikan kewarganegaraan, untuk itulah peneliti tertarik untuk mencari tahu urgensi pendidikan kewarganegaaran melalui media sosial dalam mengatasi cyberbullying terhadap anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitataif dengan metode kepustakaan. Penelitian ini menggunakan hasil penelitian atau data yang telah ada sebagai referensi argument. Hasil pembahasan menemukan bahwa Dengan memperdalam pendidikan kewarganegaraan, dapat membantu anak untuk semakin hati-hati menggunakan media sosial sehingga tidak terjerumus dalam lingkaran cyberbullying.
PERANAN TATA TERTIB UNIVERSITAS DALAM MENANAMKAN PERILAKU DISIPLIN MAHASISWA Citra R.S, Anugrance; Mufarohah, Azmil; Angelina, Deira
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v5i1.3804

Abstract

Pendidikan memiliki peranan penting dalam mencetak generasi muda yang cerdas. Setiap universitas memiliki visi dan misi agar peserta didik dapat berpartisipasi dalam mewujudkannya dengan cara mematuhi tata tertib yang telah ditentukan. Masalah yang sering dihadapi oleh mahasiswa yaitu kedisiplinan. Sehingga, tujuan penelitian ini adalah menjelaskan hubungan nilai-nilai pancasila dengan peranan tata tertib yang telah dibuat oleh dewan senat akademik dan mengetahui adanya permasalahan terkait sikap disiplin mahasiswa. Jenis penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan kualitatif. Didapatkan data hasil wawancara dosen terkait permasalahan yang terjadi pada mahasiswa dalam mematuhi tata tertib di lingkungan kampus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa telah memahami peraturan tersebut karena adanya kesepakatan yang telah disetuji bersama. Sehingga, apabila ada yang melanggar akan diberikan sanksi. Sebagai alat untuk mengetahui tingkat permasalahan mahasiswa dalam melaksanakaan tata tertib digunakan penyebaran kuesioner yang diisi oleh 41 mahasiswa didapatkan hasil bahwa mahasiswa telah memahami peraturan yang sudah ditetapkan sebesar 90,2%, mahasiswa pernah melakukan pelanggaran sebesar 70,7%, dan poin pelanggaran tertinggi ialah keterlambatan sebesar 61%.
DINAMIKA INTERAKSI POLITIK: (Mengurai Proyeksi Pembuatan APBD dan RANPERDA di Kabupaten Maluku Barat Daya) Homes Karey, Wempy; Malatuny, Yakob Godlif
Civics Education and Social Science Journal (CESSJ) Vol. 5 No. 1 (2023)
Publisher : Universitas Veteran Bangun Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/cessj.v5i1.3861

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika interaksi politik antara lembaga eksekutif dan legislatif dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dan rancangan peraturan daerah di Kabupaten Maluku Barat Daya. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan Bupati, Wakil Bupati dan seluruh anggota DPRD, analisis dokumen kebijakan, dan observasi langsung terhadap proses pembuatan kebijakan. Interaksi politik antara kedua lembaga ini dibangun melalui proses negosiasi secara berkelanjutan demi menata kemajuan daerah Maluku Barat Daya ke arah yang lebih baik. Lembaga eksekutif yang menjalankan sistem pemerintahan di daerah, selalu berkolaborasi dengan lembaga legislatif dalam menghasilkan PERDA dan membahas APBD, dan dalam memajukan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pemerintahan yang bersih dan harmonis, selalu berpatokan pada PERDA yang merupakan produk dari kedua lembaga.