cover
Contact Name
M. Syaifuddin S.
Contact Email
syaifuddin@stkipjb.ac.id
Phone
+6281456060279
Journal Mail Official
corcysseminar@gmail.com
Editorial Address
Jl. Pattimura III/20 Jombang
Location
Kab. jombang,
Jawa timur
INDONESIA
Prosiding Conference on Research and Community Services
Published by STKIP PGRI Jombang
ISSN : -     EISSN : 26861259     DOI : -
Core Subject : Economy, Education,
CORCYS merupakan konferensi tahunan bersifat nasional yang diadakan oleh Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) STKIP PGRI Jombang yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk prosiding. Fokus artikel hasil penelitian dan pengabdian yang akan diterbitkan adalah artikel penelitian dan pengabdian kepada masyarakakt bersifat umum yang mencakup; 1) Pendidikan 2) Ekonomi dan Bisnis, 3) Sosial Humaniora, 4) Saintek, 5) Kesehatan, dan 6) Hukum
Articles 544 Documents
PARTISIPASI SOSIAL GENERASI MUDA PADA PELAKSANAAN TRADISI SEDEKAH DESA DI DESA SENGON Kristina Pita Loka; . Firman
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tradisi sedekah desa adalah rangakian kegiatan sebagai perwujudan rasa syukur dan terima kasih kepada Tuhan Yang Maha Kuasa  yang telah memberikan keselamatan kepada masyarakat dengan mengadakan slamatan. Tradisi sedekah desa merupakan   sebuah kebudayaan yang wajib dilestarikan agar tidak punah dan hilang seiring perkembangan zaman. Pentingnya  pembahasan tentang sistem religi dalam tradisi sedekah desa agar generasi muda lebih partisipasi dalam melestarikan sedekah desa di desa Sengon. Adapun tujuan penelitian antara lain : (1) mendeskripsikan proses pelaksanakan sedekah desa, (2) mengetahui partisipasi generasi muda dalam pelaksanaan sedekah desa, (3) faktor – faktor yang mempengaruhi sedekah desa. Metode penelitian yang digunakan adalah  metode penelitian kualitatif dengan hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian  ini : (1) pelaksanaan sedekah desa diawali bersih desa, nyadran kemakam leluhur, membawa tumpeng kemakam sebagai lambang rasa syukur, (2) partisispasi generasi muda dalam pelaksanakan sedekah desa didesa Sengon menunjukan sikap yang mendukung dalam melestarikan sedekah desa,  sikap ini ditunjukan dengan sikap partisipasi tenaga dan keterampilan (3) faktor – faktor yang mempengaruhi sedekah desa, faktor pendukung banyaknya warga masyarakat yang menghormati  para leluhur yang telah mendirikan desa sengon. Upaya menjaga kelestarian tradisi sedekah desa sangat diperlukan agar generasi  tidak hilang seiring perkembangan zaman, agar menjadi kekayaan budaya yang dimiliki oleh masyarakat
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KELAS VIII-B ALQUR’AN HADITS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN MAKE A MATCH DI MTSN TAPANULI UTARA Sa’adah Mardiyah Panggabean
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian tindakan kelas diperlukan karena berdasarkan data nilai ulangan harian Alqur’an hadits di kelas VIII B dengan nilai rata-rata kelas adalah 69,75 yang berarti bahwa masih di bawah ketuntasan kriteria minimal (KKM) yaitu sebesar ≥75, maka tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan hasil belajar Alqur’an hadits kelas VIII B melalui model pembelajaran Make a Match. Penelitian dilakukan pada siswa kelas VIII B MTsN Tapanuli Utara semester genap 2019/2020 yang berjumlah 40 orang. Desain penelitian yang akan digunakan adalah model Kemmis dan Mc Taggart. Metode Pengumpulan data melalui observasi, dokumentasi, post-test, dan wawancara. Persentase hasil belajar siswa pada kegiatan pra-siklus ke siklus 1 mengalami peningkatan yang awalnya 61,11% menjadi 77,77% dengan hasil perolehan nilai N-gain  sebesar 0,332 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang. Kemudian hasil belajar dari siklus 1 mengalami peningkatan  pada siklus 2 yaitu menjadi 94,4% dengan hasil perolehan nilai N-gain sebesar 0,459 yang berarti peningkatan dalam kategori sedang, sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Make a Match dapat meningkatkan hasil belajar Alqur’an hadits siswa kelas VIII B MTsN Tapanuli Utara  Tahun Ajaran 2019/2020.
ANALISIS PEMAHAMAN MAHASISWA BERDASARKAN JENIS KELAMIN Aris Wulandari; Faridatul Masruroh; Nurwiani Nurwiani
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Kurangnya   pemahaman   mahasiswa   terhadap   konsep-konsep   yang   diberikan   serta   mahasiswa   masih mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi apa yang diketahui dan apa yang akan dibuktikan. Penelitian ini  bertujuan  untuk  menganalisis  pemahaman  mahasiswa  dalam  matakuliah  aljabar linier.  Metodologi  penelitian yang digunakan  menggunakan  menggunakan  metode penelitian  deskriptif kualitatif.   Subjek   penelitian   yang   digunakan   dalam   penelitian   ini   berjumlah   30   responden.   Teknik pengumpulan   data   menggunakan   studi   kepustakaan,   dokumentasi   dan   wawancara.   Hasil   penelitian kemampuan   pemahaman   matematis   dari   dua   indikotor   penelitian   yaitu   kemampuan   pemahaman konseptual dan kemampuan pemahaman fungsional, sebagian besar mahasiswa masih mengalami kesulitan dalam   menyelesaikan   soal   pemahaman.   Sebanyak   77%   dari   sampel   penelitian   belum   paham   cara menyelesaikan  soal.  Berdasarkan  data  tersebut  maka  dapat  disimpulkan  bahwa  mahasiswa  belum  dapat mengoptimalkan seluruh kemampuan terutama kemampuan pemahaman matematisnya dalam mengerjakan soal  aljabar linier  sehingga  cenderung  menyerah  dalam  mengerjakan  soal  ketika  mengalami  kesulitan. Sebanyak 23% sampel sudah mengerti cara menyelesaikan namun masih beberapa yang kurang tepat dalam langkah   penyelesaiannya.   Hal   ini   disebabkan   oleh   beberapa   faktor,   salah   satunya   adalah   lemahnya pemahaman  dalam  menentukan definisi  dan  sifat-sifatmya dari ruang vektor.
IMPLEMENTASI MESIN PENCETAK ADONAN SKALA INDUSTRI DAN MANAJEMEN USAHA PRODUKSI LADRANG DI UMKM RATU MANIS Harliwanti Prisilia; Oktavima Wisdaningrum; Herdiana Dyah Susanti
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu UMKM yang memanfaatakan makanan khas Kabupaten Banyuwangi adalah UMKM Ratu Manis yang memproduksi ladrang telur asin dan ladrang tempong. Dalam proses pencetakan ladrang masih menggunakan cetakan skala rumah tangga dengan kapasitas yang sangat terbatas dan seringkali cetakan rusak pada saat digunakan karena melebihi kapasitas. Pada saat permintaan meningkat, cetakan yang rusak dalam sebulan bisa sebanyak 8 cetakan dan 30kg pesanan tidak bisa dipenuhi. Ladrang yang dihasilkan UMKM Ratu manis memiliki bentuk, dan ketebalan yang tidak seragam. Ada yang pipih dan ada yang gemuk, karena dalam proses pembentukannya menggunakan cetakan skala rumah tangga dengan kapasitas yang terbatas sehingga kualitas dan produktivitasnya rendah yang sering mengalami kerusakan pada gigi cetakannya. Sehingga dibutuhkan mesin penipis dan cetak adonan skala industri supaya ladrang yang dihasilkan halus  dan dengan kualitas yang bagus. Untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi UMKM Ratu Manis tahapan yang dilakukan meliputi: pelatihan dan pembinaan, penguatan teknologi melalui inovasi teknologi tepat guna, monitoring dan evaluasi. Hasil yang didapatkan dari kegiatan PKM ini adalah fasilitasi mesin penipis dan cetak adonan ladrang, peningkatan kapasitas produksi dari 20 kg per hari menjadi 40 kg per hari, produk cacat yang dihasilkan berkurang hingga 2% dari total produksi.
PELATIHAN PENGOLAHAN IKAN BAGI ANGGOTA SEKOLAH PEREMPUAN DI PULAU SABUTUNG, PANGKAJENE KEPULAUAN Maisya Zahra Al Banna; Widiastini Arifuddin; . Sulfaidah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Perempuan merupakan bentuk penyelenggaran pendidikan tidak formal yang didirikan oleh Institut Kapal Perempuan dan memiliki tujuh sekolah binaan yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia. Di Sulawesi Selatan, penyelenggaraan program Sekolah Perempuan dikoordinatori oleh Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) Makassar. Sekolah Perempuan memiliki anggota aktif sebanyak 490 orang, yang tersebar di sepuluh pulau berbeda di wilayah Pangkajene Kepulauan, yaitu Pulau Salemo, Sabangko, Sagara, Sakula, Bangko-Bangkoang, Kulambing, Sabutung, Satando, Saugi dan Sapuli. Anggota Sekolah Perempuan didominasi oleh para ibu rumah tangga, yang tidak produktif secara ekonomi. Ditinjau dari potensi daerah sebagai penghasil ikan, wilayah kepulauan Pangkajene amat berpeluang dalam menghasilkan produk olahan ikan yang dapat menambah nilai jual ikan 3 hasil tangkapan, sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat pedesaan. Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat Stimulus (PKMs) ini dilaksanakan di Pulau Sabutung dengan melibatkan 23 orang anggota Sekolah Perempuan, dengan rentang usia berkisar 17 sampai dengan 55 tahun. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan penyuluhan kepada anggota sekolah perempuan mengenai peluang usaha produk olahan ikan bagi daerah kepulauan, meningkatkan keterampilan dalam mengolah ikan menjadi tiga jenis produk berupa ikan mairo krispi, kerupuk ikan dan sambal ikan, serta pelatihan pengemasan, pelabelan dan pemasaran produk. Efektivitas pelatihan ini diukur menggunakan metode Kirkpatrik, dengan hasil menunjukkan bahwa seluruh peserta memberikan penilaian pada kategori sangat puas, sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini memiliki nilai kebermanfaatan bagi Anggota Sekolah Perempuan
ANALISIS IMPLEMENTASI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DI MTsN 4 JOMBANG Ainur Rosyidah
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Guru memegang peranan penting dalam mencari alternatif untuk mengatasi kecemasan atau kesulitan yang di hadapi siswa dalam belajar. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tentang menurunnya mutu pendidikan, khususnya dalam pendidikan matematika yaitu  dengan menerapkan pembelajaran yang berfokus pada keterampilan tertentu. Upaya tersebut akan lebih merangsang keaktifan siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar. Guru selalu berusaha untuk mencapai tujuan dalam setiap pembelajaran ,untuk mencapai tujuan itu usaha guru antara lain menggunakan berbagai model dalam pembelajaranya.Salah satu model pembelajaran yang dapat digunakan adalah model pembelajaran yang berbasis masalah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi model pembelajaran berbasis masalah dan menemukan factor penyebab guru memilih menggunakan model pembelajaran berbasis masalah.pendekatan yang di gunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif.Penelitian ini di lakukan di MtsN 4 Jombang.Subyek dalam penelitian ini adalah salah satu guru yang sudah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah di dalam mengajar.Data yang di peroleh adalah aktifitas guru mengajar menggunakan model pembelajaran berbasis masalah dan hasil wawancara dengan guru.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi model pembelajaran berbasis masalah di MtsN 4 Jombang  terlaksana dengan baik sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran berbasis masalah yang mencakup ;(a)orientasi siswa terhadap masalah,(b)mengorganisasi siswa untuk belajar,(c)membimbing penyelidikan individual dan kelompok,(d)mengembangkan dan menyajikan hasil karya,(e)menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.Faktor penyebab guru  menggunakan model pembelajaran berbasis masalah meliputi;(a)Matematika adalah bersifat abstrak,(b)Penggunaan media yang kurang tepat,(c)siswa malu untuk bertanya kepada guru berkaitan dengan materi,(d)kurangnya minat dan motivasi siswa mengakibatkan siswa malas dalam belajar
OPTIMALISASI POTENSI LOKAL SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA JARAK WONOSALAM Dian Anik Cahyani; Gebi Tri W; Fizna Nurma K; Aprilya Yunita
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk memaparkan pemanfaatan salah satu potensi alam serta salah satu upaya untuk mengangkat kebudayaan lokal yang ada di desa Jarak. Pemanfaatan potensi alam berupa pengolahan biji durian menjadi produk olahan keripik biji durian dan salah satu upaya mengangkat kebudayaan lokal berupa karya tulis cerita pendek  mengenai budaya lokal dan tradisi yang ada di desa Jarak yang ditulis oleh siswa dan siswi di desa Jarak. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah observasi (pengamatan langsung kondisi lingkungan dan kegitan perekonomian) , wawancara ( tanya jawab secara langsung kepada staf desa dan masyarakat)  dan dokumentasi (data kependudukan). Sasaran utama dari program ini adalah masyarakat desa. Hasil atau luaran dari program ini yaitu berupa produk olahan keripik biji durian dengan aneka rasa serta buku antologi cerita pendek yang berisikan kumpulan cerita pendek karya siswa dan siswi MA Anjasmoro.
HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KOGNITIF DENGAN KUALITAS HIDUP PADA LANSIA DI POSYANDU LANSIA MELATI DUSUN BERGUH, DESA TADDAN KECAMATAN CAMPLONG KABUPATEN SAMPANG Mei Lestari Ika Widyyati
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada masa lanjut usia, seseorang akan mengalami perubahan dalam segi fisik, kognitif, maupun dalam kehidupan psikososialnya, yang akan mempengaruhi kualitas hidup lansia tersebut. Segala potensi yang dimiliki oleh lansia bisa dijaga, dipelihara, dirawat dan untuk mencapai kualitas hidup lansia yang optimal (Optimum Aging), salah satu hal yang mempengaruhi kualitas hidup tersebut adalah fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia di Posyandu  lansia. Jenis penelitian yang dilakukan adalah kuantitatif, desain penelitian deskriptif korelatif, pendekatan cross sectional. Populasi yang digunakan  adalah Lansia yang berusia ≥ 45 tahun di Posyandu Melati, Dusun Berguh, Desa Taddan Kecamatan Camplong, sejumlah 25 lansia. Penentuan jumah sampel menggunakan teknik sampling probability sampling dengan proposional total sampling, jumlah sampel adalah 25 responden. Alat ukur dengan Lembar test Mini Mental State Exam (MMSE) dan WHOQOL- BREF. Analisis data dengan univariat dan bivariat dengan Chi Square. Hasil Penelitian ini adalah lansia di Posyandu Melati, Dusun Berguh, Desa Taddan Kecamatan Camplong,sebagian besar memiliki gangguan kognitif ringan.Lansia di Posyandu Melati, Dusun Berguh, Desa Taddan Kecamatan Camplong, sebagian besar memiliki kualitas hidup baik. Ada hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia di Posyandu Melati, Dusun Berguh, Desa Taddan Kecamatan Camplong, value 0,045 < 0,05. Kesimpulan penelitian ini adalah ada hubungan antara fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia di Posyandu Melati, Dusun Berguh, Desa Taddan Kecamatan Camplong. Hasil penelitian ini memberikan masukan atau informasi kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan pada lansia agar dapat meningkatkan kualitas hidup pada lansia
PENGARUH MOTIVASI PENGGUNAAN GADGET SEBAGAI SUMBER BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA KELAS X Bagas Aria Pradana; Nurwiani Nurwiani
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring perkembangan zaman, perkembangan teknologi informasi dapat memudahkan manusia untuk beraktifitas melihat berita dan mencari berbagai informasi yang beredar. Salah satu perkembangan teknologi yang sangat pesat saat ini adalah gadget. Gadget bisa dimanfaatkan oleh guru sebagai sumber belajar untuk menunjang pemahaman dan hasil belajar siswa. Karena banyak aplikasi penunjang pendidikan yang semakin lama semakin berkembang untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Akan tetapi, masih banyak guru yang belum memanfaatkan teknologi tersebut. Hal ini membuat peneliti melakukan penelitian untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh motivasi penggunaan gadget sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode penelitian eksperimen. Desain dalam penelitian ini menggunakan Quasi Experimental, One-shot case study. Dengan populasi siswa kelas X SMK Negeri 1 Jombang, dimana sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas X AKL 4 yang terdiri dari 35 siswa yang diambil dengan cara teknik Convenience Sample. Metode pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket motivasi penggunaan gadget sebagai sumber belajar dan dokumentasi hasil belajar siswa. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes materi sistem persamaan linier dua variabel dan angket motivasi penggunaan gadget sebagai sumber belajar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan uji normalitas, uji linieritas, uji heteroskedastisitas dan dilanjutkan uji regresi linier sederhana, kemudian dilanjutkan dengan menarik kesimpulan sesuai dengan data yang sudah diperoleh. Berdasarkan output program software SPSS 20.0 for windows didapatkan Model regresi motivasi penggunaan gadget sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar adalah Ŷ= 27,829 + 0,716X. Artinya setiap penambahan 1% tingkat penggunaan gadget maka hasil belajar siswa akan meningkat sebesar 0,716. Nilai Sig = 0,000 berarti Sig < 0,05. Karena H0 ditolak maka H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh motivasi penggunaan gadget sebagai sumber belajar terhadap hasil belajar siswa kelas X di SMK Negeri 1 Jombang.
PERAN PETANI PEREMPUAN TERHADAP INTERAKSI SOSIAL KELUARGA DI DESA MEGARANG KECAMATAN KEDUNGPRING KABUPATEN LAMONGAN Eva Fitria Veranda
Prosiding Conference on Research and Community Services Vol 2, No 1 (2020): Second Prosiding Conference on Research and Community Services
Publisher : STKIP PGRI Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran perempuan seiring  perkembangan zaman tidak lagi dianggap lemah. Perempuan zaman sekarang telah menjalani peran ganda. Selain berperan sebagai ibu rumah tangga, mereka juga turut berperan dalam memenuhi kebutuhan karena tuntutan kebutuhan keluarga yang semakin meningkat. Pentingnya pembahasan tentang topik petani perempuan dalam interaksi sosial keluarga supaya para suami menyadari bahwa peran perempuan sangat penting dalam membantu kehidupan sehari-hari khususnya dalam kebutuhan rumah tangga meski halnya sangat menyalahi aturan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui profil petani perempuan di desa megarang. peran petani pada perkembangan sosial serta dampak dari peran perempuan sebagai petani terhadap interaksi sosial keluarga yang ada di desa megarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini dapat diketahui  bahwa profil dari petani perempuan yang ada di desa megarang rata-rata berusia 30-60 tahun dengan berpendidikan sekolah menengah pertama  yang menjadikan mereka hanya bisa bekerja sebagai petani untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. peran petani perempuan pada perkembangan sosial mereka telah memerankan perananya dengan sangat baik sebagai fungsi reproduksi,sosialisasi dan produksi. dampak dari peran perempuan sebagai petani terhadap interaksi sosial keluarga yang ada di desa megarang, menyebabkan keluarga yang harmonis, anak yang memiliki sikap disiplin, dan saling mengharga

Page 11 of 55 | Total Record : 544