cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 304 Documents
ETHNO-EDUGAMES: IMPLEMENTASI APLIKASI SANGKURIANG UNTUK MENINGKATKAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA MATERI SISTEM KOORDINASI KELAS XI SMAN 14 BANDUNG Nurhaliza, Inda; Utari, Toto Sutarto Gani; Kurniawan, Iwan Setia
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6047

Abstract

Berpikir kritis adalah suatu siklus yang terkoordinasi untuk pelatihan psikologis, misalnya menangani suatu permasalahan, mengambil keputusan, membedah perselisihan, dan memimpin pengujian logika. (Yuni. 2021). Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui keefektifan penggunaan aplikasi ethno-edugames pada meningkatnya berpikir kritis peserta didik dalam materi sistem koordinasi. Subjek penelitian yaitu peserta didik kelas XI MIPA 4 di SMAN 14 Bandung. Metode penelitian yaitu pendekatan kuantitatif dalam pre-experiment (one group pretest-postest design) yaitu memakai satu kelas sebagai eksperimen yang akan diuji pretest dan posttest sebanyak 50 soal memakai aplikasi ethno-edugames. Hasil penelitian kelas eksperimen menggunakan perhitungan Shapiro Wilk menunjukkan skor Sig. pretest yaitu .104 > .05 berarti berdistribusi normal. Kemudian skor Sig. posttest yaitu .148 > .05 berarti berdistribusi normal. Hasil Paired Sample T-Test menunjukkan bahwa skor Sig. (2-tailed) yaitu .000 < .05, maka Ha diterima serta Ho ditolak, maka dapat dikatakan terjadi peningkatan berpikir kritis siswa kelas XI MIPA 4 terhadap penggunaan media pembelajaran ethno-edugames pada materi sistem koordinasi. Hasil perhitungan N-Gain yaitu 0,8379 dengan kriteria tinggi, artinya terdapat keefektifan penggunaan aplikasi ethno-edugames terhadap peningkatan berpikir kritis siswa.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ASSEMBLR EDU TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA PADA MATERI SUHU TUBUHKU Fujiati, Maulidia Esa Abdika; Taufik, Annisa Novianti; Biru, Lulu Tunjung
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7571

Abstract

Rendahnya minat belajar merupakan hal yang perlu diperhatikan, salah satu penyebab rendahnya minat belajar dari faktor eksternal yaitu media pembelajaran yang kurang interaktif dan menyenangkan bagi siswa, berdasarkan hal tersebut penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh media pembelajaran Augmented Reality berbasis Assemblr Edu terhadap minat belajar siswa. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 34 pada masing-masing kelas dengan jumlah kelas yang digunakan 2 kelas. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis Quasi Eksperimen. Dengan menggunakan teknik pengumpulan data angket minat belajar siswa, angket respon siswa. Berdasarkan hasil uji hipotesis menggunakan Independent Sample t-Test dengan nilai signifikasi pada kelas eksperimen 0,000 maka
PENGARUH METODE PRAKTIKUM TERHADAP KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA KELAS VIII PADA MATERI GETARAN DAN GELOMBANG Azzahra, Syakirah; Resti, Vica Dian Aprelia; Kurniasih, Septi
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh metode praktikum terhadap keterampilan proses sains siswa kelas VIII pada materi getaran dan gelombang di SMP Negeri 14 Kota Serang. Keterampilan proses sains merupakan kompetensi dasar yang mendukung pencapaian tujuan pembelajaran IPA melalui penyelidikan ilmiah, termasuk kemampuan observasi, mengklasifikasi, pengujian hipotesis, interpretasi data, menyimpulkan dan mengkomunikasikan. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan bahwa siswa kurang menguasai keterampilan tersebut, terutama dalam aspek komunikasi dan interpretasi data, akibat penerapan metode pembelajaran yang kurang variatif. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan teknik purposive sampling, melibatkan dua kelas: kelas eksperimen yang diterapkan metode praktikum, dan kelas kontrol yang diterapkan metode demonstrasi. Data dikumpulkan melalui pretest, postest, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa pada kelas eksperimen yang menggunakan metode praktikum mengalami peningkatan signifikan dalam keterampilan proses sains, dengan rata-rata nilai postest mencapai 74, lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yaitu memperoleh nilai rata-rata sebesar 66. Uji hipotesis menunjukkan nilai sig. 0,001, yang berarti H1 diterima dan H0 ditolak, mengindikasikan bahwa metode praktikum berpengaruh positif terhadap keterampilan proses sains siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SISWA KELAS VI PADA MATERI ROTASI BUMI Rahayu, Dita; Sunaengsih, Cucun; Sujana, Atep
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7372

Abstract

Pemahaman konsep penting dimiliki siswa untuk menghubungkan setiap konsep agar mampu menyelesaikan permasalahan yang terdapat di dalam kehidupan sehari-hari. Pemahaman konsep IPA rendah di jenjang sekolah dasar karena tidak diimbangi dengan media pembelajaran yang mendukung, khususnya pada materi rotasi bumi. Rotasi bumi merupakan materi yang asbtrak dan sulit dihadirkan di kelas sehingga guru perlu melaksanakan pembelajaran dan menggunakan media yang membantu untuk menyampaikan pesan yang abstrak menjadi konkret. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pelaksanaan pembelajaran kontekstual berbantuan media video pembelajaran, serta perbedaan pemahaman konsep siswa pada pembelajaran kontekstual berbantuan video pembelajaran dengan pembelajaran langsung (direct instruction). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi eksperimental) dengan rancangan kelompok non-equivalent control group design. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pembelajaran kontekstual berbantuan media video pembelajaran di kelas eksperimen meningkatkan pemahaman konsep siswa kelas VI pada materi rotasi bumi.
MODIFIKASI ASPAL DENGAN POLIMER KARET ALAM SIKLIK SECARA IN-SITU Pasaribu, Elfrida Romaito; Eddiyanto, Eddiyanto; Farras, Hammid Al
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6746

Abstract

Aspal termodifikasi merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan kualitas aspal. Modifikasi dilakukan dengan cara mencampurkan aspal dengan material lain yang dapat memperbaiki kelemahan aspal. Material baru yang memungkinkan dicoba untuk dijadikan campuran dalam pembuatan aspal adalah karet alam siklik (Cyclic Natural Rubber) Penelitian mengenai modifikasi aspal polimer yang memanfaatkan karet alam siklik dengan adanya maleat anhidrida dan dikumil peroksida melalui proses blending. Modifikasi telah dilakukan melalui proses blending antara aspal penetrasi 60/70 dengan karet alam siklik menggunakan pelarut kloroform yang dilanjutkan dengan penambahan maleat anhidrat sebagai agen pengikat dan dikumil peroksida sebagai inisiator. Keberhasilan blending aspal dengan karet alam siklik dapat dilihat dari analisis FTIR yang menujukkan puncak-puncak khas gelombang serapan pada 1737 cm-1 sebegai puncak karbonil (C=O), 1655 cm-1 sebagai puncak vinil (C=C), 1023 cm-1 sebagai puncak karboksilat. Penambahan polimer reaktif secara in-situ ke dalam aspal memberikan dampak yang signifikan terhadap perubahan sifat kimia dan fisiknya. Secara kimia, interaksi antara polimer reaktif dengan komponen-komponen aspal menyebabkan terjadinya ikatan kimia baru, yang meningkatkan stabilitas termal dan ketahanan oksidasi aspal. Polimer reaktif berfungsi sebagai modifikator yang mampu memperbaiki struktur molekul aspal
PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK 4TMC BERBASIS WEBSITE UNTUK MENGUKUR PEMAHAMAN KONSEP SISWA SMP PADA TEMA BERGERAK KITA HIDUPk Kita Hidup Madalawati, Neng Esih; Nulhakim, Lukman; Taufik, Annisa Novianti
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6934

Abstract

Pemahaman siswa terhadap suatu konsep sangat penting dilakukan untuk mengukur pencapaian siswa dalam belajar. Rendahnya pemahaman konsep akan berdampak pada keberhasilan siswa dalam memahami materi. Untuk mengetahui tinggi rendahnya pemahaman konsep siswa dibutuhkan tes instrumen diagnostik berbasis 4TMC sebagai alat ukur pemahaman konsep. Penelitian pengembangan ini menghasilkan instrumen tes 4TMC yang valid dan mengetahui tingkat respon guru terhadap tes diagnostik 4TMC berbasis website dalam mengukur tingkat pemahaaman konsep siswa. Metode penelitian research and development dengan model pengembangan yang dimodifikasi dari sugiyono terdiri dari 6 tahapan yaitu, potensi dan masalah; 2) pengumpulan data; 3) desain produk; 4) validasi produk; 5) revisi produk; dan 6) uji coba produk. Subjek penelitian 44 siswa SMP kelas VIII. Instrumen yang digunakan yaitu lembar validasi dan angket respon guru IPA. Hasil penilaian validitas instrumen tes diagnostik 4TMC berbasis website memperoleh rata-rata persentase sebesar 95,7% (sangat valid). Hasil angket respon guru terhadap instrumen tes mendapatkan persentase rata-rata sebesar 95% (sangat tinggi). Dengan ini menegaskan bahwa instrumen tes diagnostik 4TMC berbasis website pada tema bergerak kita hidup dapat digunakan oleh guru sebagai alat penilaian untuk mengukur tingkat pemahaman konsep siswa kelas VIII tingkat SMP.
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI DALAM MENGATASI HAMBATAN MEMBACA PERMULAAN SISWA FASE B PADA MATERI IPAS Trenggono, Yusuf; Winarni, Retno; Triyanto, Triyanto
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.8669

Abstract

Kesulitan membaca di kelas dasar awal menimbulkan tantangan yang signifikan bagi perkembangan akademik siswa di seluruh mata pelajaran, khususnya IPAS yang memerlukan kemampuan literasi untuk memahami konsep sains dan sosial. Penelitian ini bertujuan menerapkan dan mengevaluasi strategi pembelajaran berdiferensiasi untuk mengatasi hambatan membaca awal di kalangan siswa fase B pada mata pelajaran IPAS. Pendekatan deskriptif kualitatif menggunakan desain studi kasus eksplorasi digunakan untuk memeriksa perencanaan, implementasi, dan evaluasi reflektif dari strategi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran IPAS. Delapan siswa kelas tiga yang mengalami kesulitan membaca materi IPAS berpartisipasi, bersama tiga guru kelas. Studi ini mengungkapkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi secara efektif mengubah siswa dari keadaan learned helplessness menjadi pembelajar mandiri yang memiliki motivasi intrinsik terhadap kegiatan membaca materi IPAS. Temuan utama menunjukkan bahwa diferensiasi konten IPAS yang menggunakan bahan bacaan bergambar tentang tubuh manusia dan lingkungan, diferensiasi proses yang menerapkan tutor sebaya dan dukungan individu, dan diferensiasi produk yang menggunakan metode penilaian fleksibel secara signifikan meningkatkan akurasi fonetik siswa (85%), kefasihan membaca materi IPAS, dan kepercayaan diri. Fenomena tak terduga muncul dimana tutor sebaya mengalami peningkatan membaca materi IPAS yang lebih besar daripada mereka yang dibimbing, menciptakan ekosistem pembelajaran regeneratif.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PjBL) TERHADAP HASIL BELAJAR MATERI SISTEM INDRA KELAS XI SMA NEGERI 5 SAMARINDA Dwiyanti, Nova Elfina; Akhmad, Akhmad; Herliani, Herliani; Tindangen, Makrina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.6696

Abstract

Penelitian ini dibawah bimbingan Bapak Dr. H. Akhmad, M.Kes. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar siswa kelas XI pada materi sistem sensori di SMA Negeri 5 Samarinda. Penelitian kuantitatif ini menggunakan metodologi quasi eksperimen dengan rancangan pretest-posttest control group design. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling untuk kelas eksperimen (XI-1) dan kelas kontrol (XI-2). Analisis data menggunakan Independent Sample t-Test dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisis data menunjukkan bahwa uji-t dengan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berpengaruh positif signifikan terhadap hasil belajar siswa (0,004 < 0,05). Materi sistem sensori kelas XI SMA Negeri 5 Samarinda terbukti memberikan pengaruh terhadap hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL).
ANALISIS PROFIL LITERASI SAINS PESERTA DIDIK SMP DI SURABAYA BERDASARKAN INDIKATOR PISA 2015 Adien, Reyhana Talitha; Hidayati, Siti Nurul
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7243

Abstract

Penelitian memiliki tujuan untuk menganalisis profil literasi sains peserta didik SMP di Surabaya berdasarkan indikator PISA 2015. Penelitian ini menggunakan desain survei yang dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Alat ukur yang diterapkan diadaptasi dari kumpulan item asesmen PISA 2015 berisi 9 soal pilihan ganda yang mencakup tiga aspek dari domain kompetensi literasi sains. Sasaran penelitian ini merupakan peserta didik di kelas VII SMPN 13 Surabaya sejumlah 160 peserta didik dalam satu angkatan. Jumlah peserta didik yang mengisi kuesioner kemudian mengembalikan kuesioner sebanyak 129 dengan tingkat respons sebesar 81% responden. Hasil penelitian menunjukkan pada indikator menjelaskan fenomena secara ilmiah meraih rerata skor tertinggi dengan persentase sebesar 64%. Indikator menginterpretasikan data dan bukti secara ilmiah serta mengevaluasi dan merancang penyelidikan secara ilmiah masih membutuhkan pelatihan tambahan karena berada dalam kategori rendah dengan rerata sebesar 43% dan 42%. Mengacu hasil dan pembahasan penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa peserta didik kelas VII SMP di Surabaya memiliki kemampuan literasi sains dengan rata-rata presentase keseluruhan 50% yang tergolong rendah.
PENGARUH MODEL TGT BERBANTUAN MEDIA WORDWALL BUKA KOTAK TERHADAP HASIL BELAJAR KOGNITIF PESERTA DIDIK KELAS VIII PADA MATERI USAHA DAN ENERGI Warraihanah, Dzul Asfi; Suryani, Dwi Indah; Biru, Lulu Tunjung
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 3 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i3.7463

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model kerjasama Team Games Tournament (TGT) Berbantuan media Wordwall Buka Kotak terhadap hasil belajar kognitif speserta didik kelas VIII pada materi usaha dan energi. Penelitian ini menggunakan metodologi quasi experimental design dengan pola Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian berjumlah 70 peserta didik dari kelas VIII A dan VIII B. Berdasarkan hasil penelitian, rata-rata hasil belajar peserta didik kelas VIII A adalah 79,94. Hasil ini lebih baik jika dibandingkan dengan rata-rata hasil belajar peserta didik kelas VIII B yang hanya 68,8. Penggunaan paradigma pembelajaran Team Games Tournament (TGT) dengan media Wordwall Buka Kotak memberikan pengaruh yang signifikan terhadap hasil belajar kognitif peserta didik kelas VIII A, hal ini ditunjukkan dengan hasil Independent Sample T Test yang menunjukkan nilai sig. sebesar 0,000 yang berarti lebih kecil dari 0,05.