cover
Contact Name
Subaidi
Contact Email
subaidi@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
subaidi@unisnu.ac.id
Editorial Address
JL. Taman Siswa No.09 Tahuna Jepara Jawa Tengah 59427
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 23391979     EISSN : 25492632     DOI : https://doi.org/10.3400/intelegensia
Core Subject : Education,
Jurnal Intelegensia is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every Juni Desember and Desember. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Intelegensia is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 132 Documents
Netiquette Bagi Mahasiswa Calon Guru di Era Digital Slamet Widodo; Wulida Arina Najwa
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2022): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 10 NO. 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v10i2.3817

Abstract

Bagi mahasiswa calon guru (MCG), memiliki netiquette yang kuat di era digital merupakan keharusan karena ini akan menjadi kebiasaan yang baik. Apalagi bagi yang sudah lulus dari kampus dan berkarir menjadi guru, hal itu akan melekat menjadi karakter yang kokoh. Sesuai peran dan fungsi guru, segala hal yang dilakukan guru merupakan teladan bagi siswa, termasuk netiquette.  Netiquette merupakan adab dalam menggunakan internet yang diterima oleh umum atau kelompok. Oleh karena itu, diperlukan deskripsi secara rinci terkait netiquette bagi mahasiswa calon guru (MCG) agar menjadi panduan dalam menggunakan internet. Penelitian ini menggunakan metode literature review yang mengkaji berbagai dokumen dari artikel jurnal, buku, majalah, website dan sejenisnya. Instrumen yang digunakan adalah lembar analisis dokumen. Hasil data instrumen kemudian ditabulasi dan direduksi menjadi kesimpulan penting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam menggunakan internet, mahasiswa calon guru (MCG) harus memperhatikan tujuan, waktu, jenis website, dan penggunaan informasi. Sedangkan, untuk berkomunikasi menggunakan media sosial dan email, mahasiswa calon guru (MCG) juga harus memperhatikan penerima, tujuan berkomunikasi, isi pesan, waktu mengirim pesan, dan cara menulis pesan
ANALISI KEBIJAKAN KURIKULUM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI MADRASAH: Analisis Keputusan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 rosyid abdur
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2022): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 10 NO. 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v10i2.3705

Abstract

Education is a system, so in the work process education must have core components so that it can run as it should. One of the main components of the education system is the content or educational materials. Educational content/materials need to be arranged in such a way as to be called an educational curriculum. The curriculum is a set of plans and arrangements regarding the objectives, content, and learning materials as well as the methods used as guidelines for the implementation of learning activities to achieve the objectives. In formulating the objectives of a curriculum, it must be related to the educational goals to be achieved. In addition, a curriculum compiled or developed cannot be separated from its background and foundations. This article discusses the background and foundations of developing Islamic religious education curriculum in madrasas which are the contents of the Decree of the Minister of Religion Number 183 of 2019. The study was carried out with a content analysis approach regarding the concept or theory stated, then explored more deeply or more broadly to obtain clarity of understanding. The author finds the historical background in the form of challenges that are internal and external to the condition of national education, especially the condition of Islamic religious education in madrasas which is the background for developing Islamic religious education curriculum. Likewise, the existing background contains logical consequences for compiling the foundations of thought as the basics, the footing on which the structure of the Islamic religious education curriculum at the madrasa stands.
SUPERVISI PROGRAM PENDIDIKAN KEPALA MADRASAH PADA PROFESIONALISME GURU Abdurrahman Abdurrahman; Heru Juabdin Sada
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2022): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 10 NO. 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v10i2.3546

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pembinaan profesionalisme guru melalui peran kepala madrasah. Pada penelitian ini melakukan pendekatan deskripstif analisis dengan hasil data deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan Teknik wawancara dan dokumentasi dalam pengumpulan data yang dibutuhkan. Penelitian ini dilakukan di Madrasah Aliyah Mathalaul Anwar Pesawaran. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah menggunakan analisis data deskriptif dengan prosedur analisis data berdasarkan Miles, Huberman, and Johnny saldana dengan tiga Langkah yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dengan melakukan keabsahan data berdasarkan Kredibilitas, transferability, auditability, serta confirmability. Hasil yang didapat pada penelitian ini didapat bahwa pembinaan profesionalisme yang berhubungan pada kinerja kepala madrasah yang menjadi supervisor dapat membuat atau Menyusun program supervisi pendididkan yang diwujudkan dalam penyusunan program supervisi kelas serta pengupayaan melalui dukungan dari beberapa program yang dilaksanakan pemerintah guna peningkatan profesionalisme guru dengan memberikan kegiatan secara ekternal dalam bentuk workshop serta secara internal dengan melakukan evaluasi tahunan serta pemberian teguran dengan cara kekeluargaan kepada guru yang melakukan kesalahan agar tetap pada jalur sesuai dengan visi misi sekolah.
KEBIJAKAN KEPALA SEKOLAH DALAM UPAYA PEMBENTUKAN AKHLAK TERPUJI SISWA DAN SISWI DI SDN CISARUA 01 Aulya Fitriliani; Zahra Khusnul Latifah
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 10, No 2 (2022): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 10 NO. 2 JULI-DESEMBER 2022
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v10i2.3468

Abstract

AbstrakPendidikan akhlak sangat penting bagi siswa dan siswi terlebih lagi siswa Sekolah Dasar karena dengan pemupukan akhlak yang baik sedini mungkin akan menjadi kebiasaan yang dibawa hingga dewasa. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui apa saja kebijakan kepala sekolah dalam upaya pembentukan akhlak terpuji siswa dan siswi di SDN Cisarua 01. Metode yang digunakan yaitu survei dengan pendekatan kualitatif, serta teknik pengumpulan data dengan cara wawancara kepala sekolah menggunakan instrumen yang telah dibuat sebelumnya. Hasil dari penelitian ini kebijakan yang diterapkan kepala sekolah di SDN Cisarua 01 yaitu melakukan pembiasaan Sholat Dhuha bersama, Tadarus Al-Quran, dan mendengarkan suraman rohani dari guru, hal ini rutin dilakukan setiap hari Jumat pagi sebelum masuk ke kelas untuk pembelajaran. Kebijakan ini berjalan dengan lancar karena mendapat dukungan dari pihak guru dan orangtua. Kebijakan ini bisa diterpakan disetiap sekolah untuk sebagai contoh yang baik dalam membentuk akhlak para siswa. Kepala sekolah juga memiliki program yang akan ditetapkan kedepannya yaitu membentuk kesadaran siswa akan kebersihan lingkungan sekitar baik sekolah maupun rumah.Kata kunci: Akhlak Terpuji; Kebijakan; Kepala sekolah; Siswa-Siswi  AbstractMoral education is very important for students and especially elementary school students because cultivating good morals as early as possible will become a habit that is carried into adulthood. The purpose of this study is to find out what the principal's policies are in an effort to form commendable morals for students at SDN Cisarua 01. The method used is a survey with a qualitative approach, as well as data collection techniques by interviewing the principal using an instrument that has been made previously. The results of this study are the policies applied by the principal at SDN Cisarua 01, namely to make the habit of praying together Dhuha, Tadarus Al-Quran, and listening to spiritual gloom from the teacher, this is routinely done every Friday morning before going to class for learning. This policy went smoothly because it received support from the teachers and parents. This policy can be applied in every school to serve as a good example in shaping the morals of students. The principal also has a program that will be set in the future, namely to form students' awareness of the cleanliness of the environment both at school and at home.Keywords: Praiseworthy Morals; Policy; Principal; Students
LITERASI DIGITAL: PELUANG DAN TANTANGAN DALAM MEMBANGUN KARAKTER PESERTA DIDIK DIGITAL LITERACY: OPPORTUNITIES AND CHALLENGES IN BUILDING STUDENT CHARACTER Fadlin Fajri; Mardianto Mardianto; Muhammad Irwan Padli Nasution
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.5079

Abstract

In this day and age the use of technology has become very fast and massive, and today's technology users do not look at age and gender status with easy use. The purpose of writing articles is to present opportunities and challenges in building students' character in digital literacy. The research method is to use literature research using national and international journals, the results of the research include the challenges of spreading fake news, rampant negative content, triggering bullying in cyberspace, decreasing the moral quality of students, and the lack of technologically literate educators as well as opportunities for digital literacy in building character students namely supporting educational progress, eradicating illiteracy in students, supporting student skills and understanding digital responsibility as students. Based on the results of the research, the conclusion of the study is that digital literacy has positive and negative impacts for each individual, in schools, especially students, it is something that must be the responsibility of teachers and parents who are responsible for students at home and in the surrounding environment.  
PENGEMBANGAN KURIKULUM PROGRAM KETERAMPILAN LIFE SKILL DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 SRAGEN Achfan Aziz Zulfandika; Saiddaeni Saiddaeni
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.3976

Abstract

AbstractBased on the Decree of the Director General Number 4924 of 2016 and Number 2851 of 2020, regarding the implementation of skills programs stipulated by the ministry of religion. The development of the life skill Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen as an actualization equips students to have skills as life support when they are in the community. This study aims to find out how the curriculum development of life skills program is implemented by Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen. The curriculum implemented by the institution uses the Education Unit Level Curriculum (KTSP). This research method uses a qualitative approach with a structured and empirical type of exploration with interview techniques, observation, and documentation studies. The analysis technique includes three processes, namely data reduction, data exposure, and drawing conclusions. The results of the study can be drawn conclusions 1) The life skills are given in intra-curricular learning and must be followed by all students, except for digital classes. 2) The development process implemented in general is good. 3) The Life Skills that are applied are eight mandatory programs and four new programs. It is better for institutions to carry out life skills funding separately.Keywords: Curriculum Development; Life Skill; MadrasahAbstrakBerlandaskan SK Dirjen Nomor 4924 Tahun 2016 dan Nomor 2851 Tahun 2020, tentang pelaksanaan program keterampilan yang ditetapkan oleh kementrian agama. Pengembangan program life skill Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen sebagai aktualisasi membekali peserta didik untuk memiliki kecakapan sebagai penunjang kehidupan saat berada di lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengembangan kurikulum program keterampilan life skill yang dilaksanakan Madrasah Aliyah Negeri 1 Sragen. Kurikulum yang diterapkan lembaga menggunakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis eksplorasi terstruktur dan empiris dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik analisis mencakup tiga proses yaitu reduksi data, paparan data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan 1) Program life skill diberikan dalam pembelajaran intrakulikuler dan wajib diikuti semua peserta didik, terkecuali kelas digital. 2) Proses pengembangan yang dilaksanakan secara umum bagus. 3) Life Skil yang diterapkan terdapat delapan program wajib dan empat program baru. Sebaiknya lembaga melaksanakan pendanaan life skill secara terpisah.Kata kunci: Life Skill; Madrasah; Pengembangan Kurikulum
IMPLEMENTASI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI SD SWASTA ISLAM TERPADU AL-HIJRAH Rizki Akmalia; Amaluddin Tanjung; Elsa Elita Hasibuan; Irma Tussadiyah Hasibuan; Soleh Parlindungan Tambak; Wardah Sahrani Sibarani
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.4999

Abstract

Seorang pemimpin pendidikan yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah adalah prinsip dalam lembaga tertentu. Kepala sekolah sangat menentukan keberhasilan dan kemajuan peningkatan standar sekolah. Hal ini karena sekolah harus memiliki pemimpin yang kuat karena merupakan entitas yang menyelenggarakan pendidikan. Seorang pemimpin yang baik harus mampu membimbing sekolah menuju tujuan yang sejalan dengan visi dan misinya serta mampu mengatasi tantangan yang dihadapinya. Penelitian ini dilakukan di SDS TERPADU dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif deksritip dan teknik pengumpulan data yaitu dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Berdarakan hasil penelitian ditemukan bahwa Peran seorang pemimpin kepala sekolah sangat penting sekali dalam kemajuan suatu sekolah. Pengimplementasian Kepemimpinan kepala sekolah dalam lembaga pendidikan Islam di SD Swasta Islam Terpadu Al-Hijrah ini sudah berjalan semestinya. Dalam penerapan Kepemimpinan kepala sekolah di sekolah ini bisa dilihat dari dua poin besar didalamnya, yaitu konsultasi dan pengambilan keputusan.
KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONALISME GURU Nunuk Anggraini; Muhammad Alamsyah Putra; Mardiyah Mardiyah
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.5061

Abstract

Leadership is the main determinant of the process of the birth of a nation, the dynamics of education and the effectiveness of leadership. The principal is a person who has great influence on the school. As a supervisor, the principal participates in the management of his educational resources. Writing this article uses a type of qualitative research with the method of literature study. The purpose of writing this article is to find out the role of the principal in developing extraordinary teacher professionalism, so that teachers can be professional in educating students. The results of the school principal's research must carry out their duties according to their obligations, policies and be responsible. The responsibilities of the principal include the following for professional teachers: the principal as an educator, the principal as a manager, the principal as a supervisor, the principal as a leader, the principal as an administrator, the principal as a motivator, and the principal as a creator of the environment Work. The following abilities are needed by every educator to become a professional teacher: knowledge, understanding, abilities, attitudes, values and interests. A quality teacher can cultivate high-quality, future-ready students.
Konsep dan Teori Kepemimpinan Pendidikan: Suatu Pemahaman Teks Bahasa Arab pada Buku Al Idaroh Tarbawiyah Yanti Fatmariyanti; Suhada Marwah
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.4865

Abstract

The existence of leadership as part of a management is very important to achieve organizational goals. It has strategic and dominant roles due to its position in managing an organization. This article written aims to describe the understanding of educational leadership by examining problems through library research, according to the book written by Dr. Ahmad Bittoh, Dr. Hasan At-toani entitled Al Idaroh Tarbawiyah. The method used in writing this article is a qualitative method. To understand whether educational leadership must first know the definition, concept and theory of leadership itself, especially in leadership Islamic educational institutions should concern the four characteristics of leadership according to Islam, namely shiddiq, amanah, tabligh, and fathonah.Keywords: Educational leadership; Concept; Theory
PENGEMBANGAN METODOLOGI PAI DENGAN PENDEKATAN TEORI BEHAVIORISTIK DAN TEORI KOGNITIF Nisa'atun Nafisah; Esa Nur Wahyuni
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 11, No 1 (2023): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 11 NO 1 JANUARI-JUNI 2023
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v11i1.4827

Abstract

Dalam dunia pendidikan, kurikulum memainkan peran kunci. Kurikulum berfungsi sebagai peta untuk perjalanan pendidikan yang dijalani oleh setiap siswa. Kurikulum, sebagai sarana untuk mewujudkan dan mencapai tujuan pendidikan nasional, perlu terus menerus dibuat dan disempurnakan untuk merefleksikan realitas saat ini. Pengembangan metodologi Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan pendekatan teori behavioristik dan teori kognitif bertujuan untuk memberikan pandangan baru dalam mengembangkan metode pengajaran PAI yang efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi literatur dengan cara melakukan pengumpulan data dari buku, jurnal, dan artikel hingga disusun menjadi sebuah analisis yang sistematis dan objektif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan behavioristik dan kognitif dapat digunakan dalam pengembangan metodologi PAI. Pendekatan behavioristik menekankan pada penggunaan reinforcement dan punishment dalam memotivasi siswa untuk belajar. Sedangkan pendekatan kognitif fokus pada pengembangan keterampilan berpikir dan pemecahan masalah siswa. Kombinasi dari kedua pendekatan tersebut dapat membantu siswa untuk belajar dengan lebih efektif dan efisien. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan metodologi PAI yang lebih baik di masa depan.

Page 11 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2014 2025