cover
Contact Name
Subaidi
Contact Email
subaidi@unisnu.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
subaidi@unisnu.ac.id
Editorial Address
JL. Taman Siswa No.09 Tahuna Jepara Jawa Tengah 59427
Location
Kab. jepara,
Jawa tengah
INDONESIA
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam
ISSN : 23391979     EISSN : 25492632     DOI : https://doi.org/10.3400/intelegensia
Core Subject : Education,
Jurnal Intelegensia is a periodic scientific journal published in Indonesian Language published twice in a year on every Juni Desember and Desember. The manuscript submission process is open year-round. All submitted manuscripts are reviewed with blind-peer reviews and editorial reviews before being accepted for publication. Jurnal Intelegensia is an information media and scientific knowledge mainly publishes research articles in the field of Islamic Education Management manuscripts from the following areas with an interdisciplinary and multidisciplinary approach: Islamic studies Islamic education and institutional management Islamic curriculum management and learning resources Islamic facilities and finance management Islamic education psychology Islamic education management information systems and technology Islamic education leadership Islamic counseling management Islamic education planning Islamic education evaluation
Articles 132 Documents
KRITERIA SEORANG GURU BAHASA ARAB Abdur Rosyad Syuhudi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 3, No 2 (2015): Jurnal Intelegensia - Vol. 03 No. 2 Juli-Desember 2015
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v3i2.1341

Abstract

Abstrak:Guru merupakan penggerak utama jalannya roda perkembangan pendidikan. Guru yang baik adalah yang bisa memberikan suasana yang aman dan menyenangkan serta menggunakan metode yang tepat, sehingga siswa dapat belajar dengan tenang.Guru bahasa Arab mempunyai kriteria yang berbeda dengan guru-guru mata pelajaran lainnya. Peran seorang guru dalam menyajikan palajaran bahasa Arab, sangat besar.Penulis ingin mengutarakan kriteria– kriteria guru bahasa Arab, dengan mengajuka beberapa pertanyaan berikut : a. Apakahguru penutur asli (native speaker) lebih baikdari guru bukan penutur asli,b. Apakah guru cukup dengan penguasaanya terhadap materi bahasa Arab? c. Perlukah seorang guru bahasa Arab mengtahui ilmu bahasa atau linguistik? d.Apakah seorang guru bahasa Arab harus mempunyai pengetahuan pedagogik? e. Apakah guru bahasa Arab harus memiliki pengetahuan psikologi? f. Apa saja sifat-sifat seorang guru bahasa Arab?Kata kunci: Kriteria Guru, Bahasa Arab.
DIMENSI-DIMENSI PSIKOLOGIS TAHFIDZ AL-QURAN PADA ANAK-ANAK (Studi tentang Tahfidz al-Quran Anak-anak di Pesantren Yanbu' al-Qur'an Kudus Jateng) Abdul Rohman
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 4, No 2 (2016): Jurnal Intelegensia - Vol. 04 No. 2 Juli-Desember 2016
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i2.1362

Abstract

AbstrakPemuda merupakan aset bagi suatu bangsa, karenanya mereka harus bisa berkembang secara baik. Supaya bisa berkembang dengan baik, mereka harus mendapatkan treatment yang tepat, harus mengalami pendidikan yang terbaik, harus mendapatkan “menu” yang cocok.Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan tahfidz al-Quran pada anak-anak yang akan difokuskan padapenglihatan aspek-aspek psikologis anak yang sedang melakukan hafalan al-Quran pada anak-anak Madrasah Ibtidaiyyah Yanbu’ al-Quran Kudus Jawa Tengah yang menampung anak-anak usia Madrasah Ibtidaiyyah, yang di samping menempuh pendidikan formal (Madrasah Ibtidaiyyah), mereka juga harus melakukan hafalan al-Quran tiga puluh juz selama menempuh pendidikan. Dengan pendekatan kualitatif, metode deskriptif, case study,studi ini menemukan bahwa dengan melihat aspek-aspek psikologis anak yang sedang menempuh pendidikan dan melakukan tahfidz al-Quran, program yang ditawarkan oleh Madrasah Ibtidaiyyah Yanbu’ al-Quran Kudus cocok bagi anak untuk pengembangan dirinya.Kata Kunci: dimensi psikologi; psikologi; tahfidz Qur'an
MASA DEPAN KAJIAN KEISLAMAN DI PTAI Mujiburrahman Mujiburrahman
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 7, No 1 (2019): Jurnal Intelegensia - Vol. 07 No. 1 Januari-Juni 2019
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v7i1.401

Abstract

Tulisan ini berawal dari persoalan tiga masalah yakni komitmen PTAI pada agama Islam sebagai dasar normatif bagi pendidikan yang dilaksanakannya di satu sisi, dan keharusannya untuk tanggap terhadap dinamika perubahan sosial, budaya, politik dan ekonomi di masyarakat di sisi lain. Dua hal ini menjadi pertimbangan yang sangat penting dalam meletakkan pada posisi yang tepat dan proporsional jika PTAI ingin dapat terus bertahan menghadapi perubahan zaman Kata-kata  kunci: Kajian keislaman PTAI, normatifitas, dan globalisasi
MANAJEMEN KETENAGAAN DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI MI NU MIFTAHUL FALAH CENDONO DAWE KUDUS Ulin Ni’am; Barowi Barowi; Moh Nasuka; Munasir Munasir
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 1 (2020): Jurnal Intelegensia - Vol. 08 No. 1 Januari-Juni 2020
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v8i1.1278

Abstract

AbstractThe purpose of this research is to determine the quality of planning, organizing, directing, and superviisng the personnel at MI NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus and to determine factors that influence planning, organizing, and supervising at MI NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus. This research uses qualitative descriptive research which was carried out at MI NU Miftahul Falah Cendono Dawe Kudus. Data is collected by observation, interview, and documentation. Data analysis is by data collection, data reduction, data presentation, and data verification. Based on the result of this research found that: 1) Planning of personnel is carried out by determining number of employee in work unit. 2) Organization including recruitment, selection and proper compensation. 3) Directing is done by providing development and coaching programs. 4) Supervising is done by supervising and performance evaluation. Furthermore, there are 2 factors that influence personnel management, namely the management process itself and external factors in the form of technological, economic, customer, competitor, legal, and political.   Keywords: Personnel Management; Teacher; Educational Staff
PENGARUH KUALITAS PEMBELAJARAN FIQH TERHADAP PENGUASAAN DAN PENGAMALAN IBADAH SHALAT SISWA Muhammad Rodli
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2018): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 06 NO. 1 JANUARI-JUNI 2018
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i1.1789

Abstract

Abstarct:This study is aimed to explain the quality of Fiqh learning, describe mastery of prayer, describe of students prayer practice, determine the effect of the Fiqh learning quality on mastery of prayer, find out the effect of the fiqh learning quality on the practice of the prayer, explain the effect of the quality of Fiqh learning on the mastery and practice of prayer. This study uses a method of field survey research with analyst technique. Data collection used questionnaire to determine the quality of fiqh learning quality as variable X, mastery of prayer service as a variable Y1 and the practice of prayer as a variable Y2. The results of this study indicate that: 1) the average calculation of the quality of fiqh learning is 52% and it can be categorized as good. 2) The average value of the calculation of the results of the prayer mastery test in the students 'fiqh subject was 81. 3) The average value of the students' prayer practice was 19%. 4) The influence of the quality of fiqh learning on students' mastery and practice of prayer at a significant level of 5% obtained Fcount = 11.193, Ftable = 4.04 (Fh> Ftable). Thus it can be said that the magnitude of the influence of the quality variable of fiqh learning on the mastery and practice of prayer is 34.6%. So it can be concluded that the quality of fiqh learning towards prayer and practice of prayer for students is in the weak category, namely 34.6.Keywords: fiqh, quality of learning, prayer
PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENGEMBANGKAN MUTU SUMBER DAYA PENDIDIK DI SEKOLAH Suyanto Nur Amin
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2021): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 09 NO 1 JANUARI-JUNI 2021
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v9i1.2058

Abstract

Pendidikan tidak lepas dari berbagai permasalahan, diantaranya adalah masalah mutu, seperti mutu lulusan, mutu pengajaran, khususnya mutu sumber daya guru. Permasalahan tersebut menuntut kepala sekolah sebagai pimpinan lembaga untuk mengambil strategi yang tepat dalam mengembangkan mutu sumber daya guru, sehingga tercipta guru profesional sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) kebijakan mengembangkan mutu sumber daya guru, yaitu kecakapan untuk meningkatkan sikap profesionalitas secara berkelanjutan, kemampuan menjadi pembelajar sejati, menyusun karya ilmiah sesuai bidang keilmuannya, yakni pendidikan, dan menjalankan tugas lain sesuai tuntutan kompetensi professional; 2) membentuk kelompok kerja guru (POKJA guru), menugaskan dalam forum-forum akademik, supervisi, diskusi bersama ahli dan pemerhati pendidikan, memfasilitasi untuk studi lanjut dan studi banding, pengejawantahan nilai-nilai Islami, misalnya melakukan pengajian bersama, berkontribusi positif dalam menciptakan iklim kerja yang kondusif, tersedianya fasilitas yang mampu mewadahi kegiatan belajar mengajar, khususnya pemanfaatan teknologi informasi; 3) Kepala sekolah mempunyai tanggung jawab dalam mewujudkan kompetensi unggul guru, baik sebagai pendidik, pemimpin, maupun tugas administrasi lainnya.
IMPLEMENTASI SUPERVISI PENDIDIKAN PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI MADRASAH ALIYAH SUNAN PRAWOTO PATI Afif Takhlishi
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 1 (2018): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 06 NO. 1 JANUARI-JUNI 2018
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i1.1667

Abstract

Education supervision in madrasah is carried out by the madrasah principal who acts as a supervisor. The madrasah principal must be able to carry out supervision activities to improve teacher performance. Supervision will be useful to identify deficiencies in the learning process carried out by teachers so far. Then look for solutions together to improve learning activities in class. This study reveals the supervision activities carried out by the principal of MA Sunan Prawoto on teacher's performance during the Covid-19 pandemic. The results of this study are: 1) Supervision is carried out through several stages, namely: planning, implementation, and follow up. Supervision is carried out by  madrasah principal and assisted by senior teachers. The things that are supervised include: administrative and academic supervision. Administrative supervision is carried out before the implementation of online class, while Academic supervision is carried out by means of supervisor joining virtual classes or online classes; 2) Obstacles in the implementation of supervision include: a) the tight schedule of the principal activities, b) the low IT skills of some educators, c) insufficient supporting facilities and infrastructure for online class; 3) The follow up taken in overcoming some teachers' mastery of teaching methods is by facilitated teachers to take online training through RUANG GURU application. Furthermore, madrasah also provide the facilities needed by these teachers in implementing online class in the form of the availability of adequate computers and gadgets.Keywords: Teacher; Madrasah Principal; Supervision
SOLUSI TERHADAP PROBLEM IT DI PENDIDIKAN ISLAM Zaenal Arifin
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 9, No 1 (2021): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 09 NO 1 JANUARI-JUNI 2021
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v9i1.2001

Abstract

AbstrakIlmu pengetahuan dan teknologi telah mengalami perkembangan yang begitu pesat. Kemajuan zaman telah memasuki revolusi indrustri 4.0, yakni kemajuan zaman di bidang teknologi informasi atau era digitalisasi. Bentuk kemajuan di bidang IT tersebut mempengaruhi segala aspek kehidupan manusia termasuk pendidikan. Segala bentuk pemanfaatan kemajuan teknologi pada dasarnya untuk memudahkan kehidupan manusia. Namun demikian pendidikan Islam masih mengalami problem ketertinggalan di bidang teknologi informasi.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab pendidikan Islam mengalami ketertinggalan di bidang teknologi informasi dan solusi pemecahan problem ketertinggalan tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan, yakni penelitian yang menjadikan literatur-literatur baik dari buku, jurnal-jurnal, serta artikel-artikel yang terkait dengan penelitian sebagai sumber data penelitian.Penelitian ini menggunakan pendekata fenomenologi, dimana pendeskripsian permasalahan berdasarkan fenomena atau kejadian nyata.Hasil penelitian ini menujukkan bahwa problem IT dalam pendidikan Islam disebabakan karena umat Islam kurang memperhatikan keilmuan kemajuan modern. Kemudian secara teknis ketertinggalan pendidikan Islam dalam bidang IT disebabkan lemahnya SDM dalam penguasaan IT dan infrastruktur atau perangkat IT yang belum tersedia dengan baik. Solusi bagi problem tersebut adalalah dengan menyadarkan umat Islam tentang pentingnya iptek, menyiapakan SDM yang berkualitas, serta menyiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai untuk proses pendidikan.Kata Kunci: Pendidikan Islam, Problem IT, Revolusi Industri 4.0
IMPLEMENTASI NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PRESPEKTIF ISLAM PADA MADRASAH ALIYAH NU TBS KUDUS Nur Khamim
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 6, No 2 (2018): JURNAL INTELEGENSIA - VOL. 06 NO. 2 JULI-DESEMBER 2018
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v6i2.1819

Abstract

Abstrak:Penelitian ini mendeskripsikan implementasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam prespektif Islam pada madarasah Aliyah NU TBS Kudus. Hasil penelitian berkesimpulan: Pertama, pendidikan karakter dalam perspektif Islam adalah “karakter” sama halnya dengan “akhlak”. Sehingga pendidikan karakter dalam perspektif Islam lebih menitikberatkan pada sikap peserta didik, yang hal tersebut pada kehendak positif yang selalu dibiasakan, sehingga mampu menimbulkan perbuatan dengan mudah, tanpa pertimbangan pemikiran terlebih dahulu dalam kehidupan sehari-hari. Kedudukan akhlak sangatlah urgen dalam kehidupan manusia, sehingga Allah mengutus Nabi Muhammad SAW. ke muka bumi ini adalah untuk memperbaiki akhlak manusia. Implementasi pendidikan karakter di lembaga pendidikan Islam anatara lain; kejujuran disiplin, hemat, berfikir kritis, berperilaku qanaah, toleran, peduli terhadap lingkungan, tidak sombong, optimis, terbiasa berperilaku ridha, produktif, dan obyektif. Kedua, madrasah aliyah NU TBS Kudus yang merupakan madrasah berbasis salaf dan pesantren, lewat kurikulum dan program-programnya, sangat konsen dalam bidang implementasi nilai-nilai karakter islami.Kata Kunci: nilai-nilai pendidikan karakter, prespektif Islam, implementasi
BUDAYA ORGANISASI PENDIDIKAN DI INDONESIA ORGANISASI DALAM PENDIDIKAN Slamet Panuntun
Intelegensia : Jurnal Pendidikan Islam Vol 8, No 2 (2020): Jurnal Intelegensia - Vol. 08 No. 2 Juli-Desember 2020
Publisher : PASCASARJANA UNISNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/intelegensia.v8i2.1487

Abstract

AbstrakBudaya organisasi berdasarkan kebersamaan, sikap, hubungan, dan asumsi secara eksplisit atau implisit diterima di keseluruhan organisasi untuk membantu menghadapi lingkungan luar dan mencapai tujuan. Ada empat budaya organisasi yaitu: apathetic culture; perhatian anggota organisasi terhadap hubungan antar manusia maupun terhadap kinerja pelaksanan tugas, keduanya rendah. Penghargaan diberikan terutama berdasarkan permainan politik dan pemanipulasian orang lain, caring culture;dicirikan oleh rendahnya perhatian terhadap kinerja dan perhatian hubungan antar manusia. Penghargaan didasarkan atas kepaduan dan harmoni, bukan atas pelaksanaan tugas, exacting culture; perhatian terhadap orang lain rendah tetapi perhatian terhadap kinerja sangat tinggi. Secara ekonomis, penghargaan sangat memuaskan tetapi hukuman atas kegagalan sangat berat, integrative culture; dicirikan dengan perhatian terhadap orang maupun kinerja keduanya. Budaya organisasi Indonesia belum mengacu pada keyakinan bersama, sikap, tata hubungan, dan asumsi yang secara eksplisit atau implisit diterima masyarakat dalam lingkup pendidkan sehingga untuk membantu menghadapi lingkungan luar dan mencapai tujuan organisasi sulit terwujud. Lembaga pendidikan dapat berjalan dengan baik dengan adanya organisasi yang terstruktur. Berorganisasi membutuhkan tenaga dan fikiran, uang. Sementara organisasi memberikan kepuasan. Orang akan bekerja efektif apabila yang diperoleh lebih tinggi dari pada nilai yang dinvestasikan. Organisasi pendidikan selalu mengadakan perubahan dalam pencapaian tujuan yang. Demikian juga organisasi pendidikan demi tujuan yang diharapkan dalam undang-undang.

Page 6 of 14 | Total Record : 132


Filter by Year

2014 2025