cover
Contact Name
Teti Sugiarti
Contact Email
agriscience@trunojoyo.ac.id
Phone
+6285232044703
Journal Mail Official
agriscience@trunojoyo.ac.id
Editorial Address
Department of Agribusiness, Faculty of Agriculture Trunojoyo University, Indonesia Jl. Raya Telang 02 Kamal Bangkalan
Location
Kab. bangkalan,
Jawa timur
INDONESIA
AGRISCIENCE
ISSN : -     EISSN : 27457427     DOI : https://doi.org/10.21107/agriscience
This journal encompasses original research articles, review articles, and short communications, including: Agribusiness, Agriculture Economics, Social Science, Rural Development, Rural Sociology, Risk Management, Agriculture Extension, Financial Management, Marketing Management, Human Resource Management, Corporate Governance, Strategic Management, Entrepreneurship
Articles 237 Documents
Komunikasi antar aktor pada usaha ternak sapi madura di Ketapang Timur Zami, Mohamad Wafi Zam; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.15697

Abstract

Peternak sapi di Kabupaten Sampang hidup dibawah kesejahteraan karena usaha ternak yang dilakukan berskala kecil dan tradisional. Oleh sebab itu, membandingkan potensi dan permasalahan yang ada di lapang, maka sangat diperlukan adanya upaya pembangunan untuk mengatasi masalah tersebut. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi peran komunikasi partisipatif diantara para aktor di industri peternakan sapi madura dan faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi partisipatif dalam pengembangan industri peternakan sapi madura di Kabupaten Sampang.  Metode analisis penelitian ini menggunakan analisis deskriptif dengan metode pendekatan Actor Network Theory (ANT). Untuk menjawab permasalah kedua, peneliti akan menggunakan alat analisis regresi logistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel  umur, pendidikan, teknologi informasi dan peran pendamping tidak berpengaruh signifikan terhadap efektifitas komunikasi dimana nilai sig dari masing variabel adalah 0.999, 0.999, 0.998 dan 0.410 dengan taraf kesalahan α = 0,05. Hal ini terjadi karena aktor yang terlibat kurang efektif dan tidak berjalan lancar sehingga berakibat pada perkembangan industri sapi potong yang tidak baik dan lambat.
Strategi pemasaran jenang tradisional khas Ponorogo (UMKM Jenang “Mirah” Desa Josari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo) Nurkasanah, Fitri; Tamami, Novi Diana Badrut
Agriscience Vol 6, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i1.15754

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) merupakan unit usaha yang memiliki keunggulan dalam menyerap lebih banyak tenaga kerja sebesar 87,5 persen atau sebanyak 60,4 juta dari total tenaga kerja Indonesia. Selain itu, UMKM merupakan prioritas utama dalam pembangunan ekonomi yang harus mampu bertahan dalam keadaan apapun sehingga diperlukan strategi pemasaran yang tepat. Strategi pemasaran direncanakan untuk mencapai tujuan perusahaan dalam bersaing dengan mengembangkan keunggulan yang berkesinambungan melalui pasar sasaran. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh strategi pemasaran yang tepat/cocok  untuk mengembangkan usaha. Penelitian dilakukan di UMKM  Jenang “Mirah” yang berada di Desa Josari Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. Metode penelitian yang digunakan yaitu bauran pemasaran dan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada bauran pemasaran diperoleh strategi yaitu meningkatkan promosi mengenai produk jenang. Hasil diagram SWOT diperoleh dari hasil matriks IFAS dan EFAS dengan nilai sebesar 1,13 untuk IFAS dan EFAS sebesar 0,45 yang berada pada kuadran I. Sehingga mendukung kebijakan pertumbuhan agresif, strategi yang dapat diterapkan yaitu (1)  mengembangkan pemasaran jenang menjadi lebih luas dengan memanfaatkan media E-Commerce, (2) meningkatkan promosi mengenai produk jenang, dan (3) melakukan pengembangan display dan menambah toko pemasaran jenang atau membuka cabang.
Peranan BUMDes terhadap kemandirian Desa Ellak Laok, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep (studi kasus: BUMDes Insan Barokah) Toha, Eltsabitah Shafa Kamila; Suprapti, Isdiana; Hasan, Fuad
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.23310

Abstract

Pemerintah mempunyai harapan untuk menurunkan angka kemiskinan di Indonesia dengan pembangunan desa. Kondisi kesejahteraan masyarakat yaitu dapat terpenuhinya sandang pangan, kebutuhan rumah yang layak, spiritual dan kondisi sosial masyarakat yang baik. Tujuan penelitian mengidentifikasi potensi Desa Ellak Laok, dan melihat peran BUMDes Insan Barokah. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif. Tahapan analisis penelitian ini yaitu dengan proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sesuai data pemetaan potensi desa, Desa Ellak Laok memiliki potensi di bentang alam, bentang sosial, bentang ekonomi, bentang budaya, dan bentang teknologi. Masyarakat desa mendukung dan percaya dengan keberadaan BUMDes untuk meningkatkan ekonomi desa. Keberadaan BUMDes Insan Barokah di Desa Ellak Laok menambah kegiatan usaha ekonomi desa. Kegiatan usaha BUMDes memberikan peluang pemasaran produk yang dihasilkan, dan penyedia lapangan pekerjaan bagi remaja desa. Namun, keberadaan BUMDes Insan Barokah tidak memberikan penambahan pada PADes dikarenakan pada masa merintis BUMDes terkena dampak Covid-19 dan kesiapan SDM yang kurang dalam mengelola BUMDes Insan Barokah.
Manajemen pemasaran keripik usus UD Dapur 4 Bersaudara Yunita, Dewi; Hayati, Mardiyah
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.18565

Abstract

Setiap perusahaan, baik yang bergerak dibidang produk ataupun jasa, mempunyai tujuan untuk tetap hidup dan berkembang, tujuan tersebut dapat dicapai melalui upaya untuk dapat mempertahankan dan meningkatkan keuntungan atau laba operasional perusahaan. Konsep pemasaran berpedoman untuk membantu perusahaan mencapai tujuan perusahaan terdiri dari penentuan kebutuhan dan keinginan pasar sasaran. Persaingan tersebut tentunya tidak dapat dihindari oleh setiap perusahaan, semakin tinggi tingkat persaingan akan semakin tinggi pula tingkat kreativitas suatu perusahaan. Maka dari itu setiap perusahaan harus memiliki strategi yang baik untuk bersaing dengan perusahaan lainnya, salah satu upaya yang dapat dilakukan perusahaan adalah dengan menerapkan strategi manajemen pemasaran. Tujuan dari penelitian ini adalah 1) menganalisis lingkungan produk Keripik Usus UD Dapur 4 Bersaudara, 2) menganalisis architecture UD Dapur 4 Bersaudara. Penelitian ini menggunakan data primer dan data sekunder (dari hasil riset sebelumnya). Penelitian ini dilakukan dengan cara menganalisis lingkungan UD Dapur 4 bersaudara dengan menggunakan analisis 4C diamond dan analisis Architecture menggunakan 9 Core Element.
Strategi pengembangan usaha ternak sapi sonok di Desa Dempo Barat Kecamatan Pasean Simbolon, Asri Ledy Perbina; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.21219

Abstract

Usaha ternak sapi sonok merupakan salah satu sumber perekonomian masyarakat Dempo Barat yang merupakan sentra sapi sonok di Kabupaten Pamekasan. Berdasarkan penelitian jumlah ternak yang dimiliki peternak masih dalam skala kecil berkisar antara 2 sampai 4 ekor sehingga kurang mampu meningkatkan perekonomian masyarakat karena usaha yang mengarah pada hobby peternak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman pada usaha ternak, untuk merencanakan strategi alternatif dalam mengembangkan usaha. Metode yang digunakan yaitu analisis SWOT.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukan bahwa terdapat 11 faktor internal dan 11 faktor eksternal. Hasil analisis SWOT merumuskan 9 alternatif strategi. Alternatif strategi SWOT yang perlu di terapkan dan diprioritaskan pada usaha ternak sapi sonok di Desa Dempo Barat yaitu:  meningkatkan produksi sapi indukan untuk memperoleh bibt unggul, melaksanakan pola pemeliharaan budidaya ternak yang baik (Good Farming Praktice), melaksanakan pemasaran dan promosi melalui teknologi informasi sosial media. Saran yang dapat diberikan dalam pengembangan usaha ternak sapi sonok yaitu peternak lebih memanfaatkan program-program pemerintah dalam meningkatkan produktivitas sapi.
Analisis sikap dan preferensi konsumen terhadap keputusan pembelian produk minuman UMKM Orijus Kabupaten Pamekasan Rifki, Ahmad; Sugiarti, Teti; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 6, No 1: Maret 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i1.21367

Abstract

UMKM orijus merupakan salah satu produsen yang memproduksi jus buah yang terletak di Kabupaten Pamekasan. Dalam satu tahun terakhir usaha orijus mengalami penurunan penjualan. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan menganalisis preferensi konsumen terhadap pembelian jus buah orijus. Teknik pelaksanaan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik pembagian kuesioner dan wawancara. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan alat analisis deskriptif, analisis konjoin, dan analisis multiatribut fishbein. Hasil penelitian bahwa kombinasi atribut UMKM orijus dengan isi 600 ml topping keju seharga Rp. 7.000 – Rp.15.000 dengan rasa manis yang mempunyai tekstur kental. Dari segi atribut yang paling dipertimbangkan konsumen ketika melakukan pembelian UMKM orijus dari yang tertinggi sampai terendah. Atribut yang tertinggi yaitu isi dengan nilai 0,326 dilanjut atribut topping dengan nilai 0,169, lalu atribut rasa dengan nilai 0,164 selanjutnya atribut tekstur dengan nilai 0,161 dan atribut yang terendah yaitu atribut rasa dengan nilai 0,000. Sikap konsumen terhadap kepercayaan dalam keputusan pembelian UMKM orijus berturut-turut dari yang tertinggi sampai yang terendah yaitu atribut rasa (4,01) , tekstur (3,91), harga (3,55), isi dan toping (3,3). Kepentingan konsumen dalam melakukan keputusan pembelian UMKM orijus berturut-turut yaitu rasa (3,91), toping (3,55), harga (3,45), isi (3,23), tekstur (3,18). Urutan importance values atribut UMKM orijus yang paling diprioritaskan adalah tektstur,harga,toping,isi,rasa.
Sikap pedagang dan konsumen terhadap pembelian jeruk Berastagi di Pasar Jatibarang, Kabupaten Indramayu Pelawi, Natasya Br; Priyanto, Moh. Wahyudi; Kurniyanto, Ifan Rizky
Agriscience Vol 6, No 3: November 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i3.29468

Abstract

Jeruk Berastagi merupakan komoditas unggulan di Kabupaten Karo yang menghadapi persaingan ketat di Pasar Jatibarang, Indramayu. Penelitian ini bertujuan menganalisis karakteristik serta sikap konsumen dan pedagang terhadap atribut jeruk Berastagi, yaitu harga, rasa, warna, ukuran, kadar air, dan kesegaran. Pendekatan deskripif kuantitatif digunakan dengan metode Fishbein pada 50 responden yang terdiri dari 20 responden pedagang dan 30 responden konsumen yang dipilih melalui accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pedagang lebih mempertimbangkan harga dan ukuran, sementara konsumen mengutamakan rasa dan kesegaran. Sikap pedagang bersifat netral (Ao = 80,975), sedangkan sikap konsumen cenderung positif (Ao = 96,721). Temuan ini menekankan perlunya strategi pemasaran yang disesuaikan, dengan fokus pada stabilitas harga dan pasokan bagi pedagang serta peningkatan kualitas rasa dan kesegaran bagi konsumen untuk meningkatkan daya saing jeruk Berastagi.
Pemilihan alternatif unit usaha BUMDes di Desa Jambu Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep Alhadhi, M. Habib Husen; Widodo, Slamet; Sugiarti, Teti
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.21241

Abstract

BUMDes Jambu Satu memiliki badan usaha milik desa yang dikelola oleh Pemerintah Desa Jambu yang kondisinya baru sehingga belum memiliki unit usaha, maka dari itu menjadi suatu masalah. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) Melakukan pemilihan unit usaha BUMDes Jambu Satu menggunakan metode pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA), dan (2) Perancangan model bisnis pada usaha yang ditentukan menggunakan sembilan komponen Bisnis Model Canvas (BMC). Hasil penelitian menggunakan pendekatan PRA menunjukkan bahwa unit usaha yang dipilih yaitu memunculkan kawasan desa wisata yang dipilih dengan melihat potensi pertanian, peternakan, budaya, dan keindahan alam yang dimiliki Desa Jambu. Usalan perancangan model bisnis dengan sembilan elemen BMC memberikan rencana usaha kawasan desa wisata seperti menawarkan nilai daya tarik wisata pada value proposition, konsumen yang akan dijangkau pada customer segment, penggunaan digital platform pada channels, melakukan promosi dan pendekatan pada customer relationship, mengetahui kegiatan apa saja yang memperoleh pendapatan pada revenue stream, sumberdaya utama yang digunakan dalam kawasan desa wisata pada key resources, aktivitas utama yang dilakukan dalam key activities, partner pendukung kawasan desa wisata pada key partnership, dan biaya yang dikeluarkan pada cost structure.
Strategi pengembangan usahatani salak Wedi di Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Alvionita, Ninda Ike; Sunyigono, Andrie Kisroh
Agriscience Vol 5, No 2: November 2024
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v5i2.15675

Abstract

Pengembangan komoditas hortikultura merupakan salah satu cara bagi petani untuk meningkatkan kesejahteraan pada era baru pertanian. Komoditas salak merupakan salah satu tanaman hortikultura yang berpotensi untuk dikembangkan di Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi yang tepat dalam melakukan usahatani salak wedi Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro. Jumlah responden yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 20 petani salak wedi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil dari penelitian menggunakan alat analisis IFE, EFE, dan SWOT diperoleh strategi yang tepat untuk mengembangkan usahatani salak wedi Desa Wedi Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro yaitu mempertahankan lahan milik sendiri untuk melakukan usahatani salak agar produksi salak yang dihasilkan tidak berkurang akibat dari konversi lahan.
Penilaian risiko produksi pada pabrik tahu UD. Sumber Makmur Kamal Nussyifa', Ilma; Destiarni, Resti Prastika
Agriscience Vol 6, No 2: Juli 2025
Publisher : Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/agriscience.v6i2.27017

Abstract

UD Sumber Makmur merupakan suatu industri yang memproduksi tahu di Kecamatan Kamal. Proses produksi pabrik tahu ini juga mengalami risiko yang dapat menghambat keberlangsungan usahanya. Oleh karena itu diperlukan penilaian risiko yang dapat membantu pabrik untuk mengambil keputusan yang tepat pada risiko yang terjadi. Tujuan penelitian yaitu untuk mengidentifikasi sumber-sumber risiko produksi, menganalisis dan menilai risiko produksi dari UD. Sumber Makmur. Penelitian ini menggunakan metode diagram fishbone untuk mengetahui sumber-sumber risiko produksi dan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis)menganalisis dan menilai risiko produksi. Hasil penelitian menggunakan metode diagram fishbone menunjukkan bahwa terdapat 5 kategori penyebab yaitu manusia, peralatan, material, metode, lingkungan. Sedangkan hasil dari metode Failure Mode and Effect Analysisterdapat 16 sumber risiko kerusakan tahu dengan lima risiko tertinggi sesuai nilai RPN dari yang tertinggi yaitu kesalahan saat mengemas, kualitas bahan baku tidak bagus, karyawan bagian produksi yang terburu-buru, kerusakan mesin penggiling, dan saringan bolong. Sedangkan nilai RPN paling kecil adalah kayu bakar yang basah terkena hujan. Berbagai sumber risiko tersebut maka perlu dibuat strategi untuk pemecahan masalah dalam mengurangi terjadinya kerusakan tahu. Risiko tertinggi di pabrik ini adalah kesalahan saat mengemas menjadi risiko tertinggi dengan kategori risiko yang tinggidapat dikurangi dengan berhati-hati saat pengemasan, disusun dengan rapi pada wadahnya, dan melakukan pengawasan secara langsung.