cover
Contact Name
Yadi Mardiansyah
Contact Email
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Phone
+6281313446559
Journal Mail Official
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Jl. AH Nasution 105 Cibiru Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 26211343     DOI : https://doi.org/10.15575/hijai
Core Subject : Education,
Hijai Journal is managed by Arabic Department , State Islamic University of Sunan Gunung Djati and Asosiasi Prodi Bahasa dan Sastra Arab (AP-BSA). It publishes research reports on Arabic language and Literature such as linguistics, literary studies and criticism, translation, and multidisciplinary research such as language and politics, as well as literature and psychology.
Articles 194 Documents
BAHAR, QAFIYAH DAN AMANAT QASIDAH HURUF BA DALAM DIWAN IMAM AL HADDAD Kulsum, Ummu; Taufiq, Wildan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i2.5479

Abstract

Al Habib Abdullah bin Alwi al Haddad adalah seorang waliyullah yang  Diwan al Durr al Mandzum li dzawi al ‘Uquli wa al Fuhum adalah salah satu karya Al Habib Imam Al Haddad yang sangat luarbiasa. Kitab ini menyajikan berbagai macam qasidah dengan memuat didalamnya berbagai rahasia al Qur’an sehingga setiap pembaca akan merasakan perasaan dan emosi yang kuat terhadap setiap pesan yang disampaikan seperti kala membaca al Qur’an. Sebuah syair arab tidak akan pernah terlepas dari kaidah ilmu arudl dan qawafi dalam penyusunannya. Untuk membuktikan pola syair tersebut serta pesan apa saja yang disampaikan, penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kajian strukturalisme. Hasil dari penelitian ini membuktikan bahwa adanya beberapa qasidah yang mengalami perubahan dari pola syair yang telah ditentukan serta amanat yang sesuai dengan ayat-ayat Al Qur’an maupun hadits Nabi SAW
TINDAK KEKERASAN DALAM NOVEL LAILUN WA QUDHBAAN KARYA NAJIB KAILANY (Kajian Strukturalisme Genetik) Zaka, Muhammad Qodhi; Dayudin, Dayudin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 2 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i2.5509

Abstract

This research examines the forms of violence and factors underlying the acts of violence in the novel Lailun wa Qudhbaan by Najib Kailany. The purpose of this study is to find out the forms of violence and factors underlying the acts of violence in the novel Lailun wa Qudhbaan by Najib Kailany. The method used in this reaserch is a descriptive analysis method with a study of genetic structuralism. This study uses structural genetic theory to reveal all forms of violence and the factors behind violence based on life experiences experienced by the author.Keywords: Violence, Novel Lailun wa Qudhbaan, Genetic Structuralism, by reading it off.
Simbol Masalah Sosial Dalam Novel Al-Karnak Karya Najib Mahfudz (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Suminar, Elih Ratna; Karman, Karman; Solihin, Ihin
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 2 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i2.5515

Abstract

Penelitian ini mencoba mengungkap makna simbol masalah sosial dalam novel Al-Karnak buah karya Najib Mahfudz dengan kajian semiotika Charles Sanders Pierce. Penelitian ini dilakukan dengan cara menetapkan representamen (R) dan objek (O) kemudian dihubungkan, sehingga akan menghasilkan interpretan atau makna. Inilah yang dinamakan teori triadic Pierce.
STUDI KOMPARATIF KHAT NASKHI ABDURRAZIQ MUHAMMAD SALIM DAN MAHDI SAYYID MAHMUD Prasetyo, Eko; Jalil, Maman Abdul
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 2 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i2.5516

Abstract

ABSTRAK Sebagai sebuah tanda terdapatnya peradaban manusia, tulisan secara alami telah mewarisi pengetahuan dari satu generasi ke generasi yang lain. tentu saja dalam hal ini tak terelakan bahwa terdapat perkembangan signifikan didalamnya. Tidak hanya menjadi media tulis baca semata, Namun juga erat kaitannya dengan kultur, seni dan budaya masyarakat tertentu. Dalam hai ini, kaitan antara kultur, seni, serta budaya dengan tulisan sebagai sebuah pewaris dari pengetahuan terdahulu yang ada didalamnya memiliki ranah tersendiri dalam kesenian bangsa Arab, yang dikenal banyak bangsa dengan Kaligrafi atau Khatt dalam bahasa Arab. Dalam perkembangannya kaligrafi memiliki beberapa jenis tulisan, yang terdiri dari Al-Aqlam Al-Sittah (kaligrafi enam), yang meliputi: khat Naskhi, Tsuluts, Muhaqqaq, Raihani, Riqa’dan Tauqi’. Adapun dalam penggunaannya, khat Naskhi cenderung lebih banyak digunakan dalam berbagai media tulisan, baik itu berupa tulisan tangan maupun yang berbasis digital. Khat Naskhi dengan penulisan tangan pun memiliki beberapa perbedaan antar tokoh, baik itu dalam cara penulisan maupun bentuk yang dihasilkan dari proses penulisannya. Tokoh yang menjadi fokus dalam penelitian ini yaitu Abdurraziq Muhammad Salim serta Mahdi Sayyid Mahmud. Keduanya memiliki perbedaan satu sama lain dari cara penulisan serta bentuk yang dihasilkan dari penulisan tersebut. Adapun dalam proses penelitian ini digunakan metode komparatif sebagai alat bantu mrnganalisis bentuk serta cara penulisan, serta teori tipografi dalam menganalisis tulisan kedua tokoh tersebut. Metode komparatif merupakan metode yang mempelajari data-data dari satu atau beberapa objek kajian, Data-data dari beberapa variabel tersebut diperbandingkan secara cermat untuk memperoleh kaidah-kaidah perubahan yang terjadi dalam variabel itu. serta teori tipografi yaitu teori yang berlandaskan pada teori gestalt yang membahas anatomi serta faktor-faktor yang menjadi kaitannya dengan huruf. Dengan hal ini penulis mensinkronkan antara teori dengan bahan yang akan di kaji, setelah itu ditemukan beberapa hasil bahwa dengan menggunakan teori serta metode komparatif, kedua tokoh memiliki banyak sekali perbedaan, baik dalam cara penulisan maupun dalam bentuk yang dihasilkan dari cara penulisan tersebut. Untuk lebih terperinci dapat dilihat dari lembar selanjutnya peneitian ini. Tentunya dengan adanya hasil dari pada penelitian ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat bagi penulis, umumnya teruntuk khalayak umum. Kata kunci : khat naskhi, perbandingan, anatomi huruf
Jinās dalam Kitab Fathul Mu’in Karya Ahmad Zainuddin Alfannani Bab (Shalat, Zakat, Puasa, Haji dan Umrah, jual beli, dan Ijarah) Kajian Ilmu Badi’. Qodariyah, Putri Fatimah; Nurlinah, Nurlinah
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i1.5522

Abstract

Penelitian ini berangkat dari kenyataan bahwa kitab-kitab terdahulu banyak terdapat keindahan bahasa, baik dari segi lafadz maupun makna. Kitab Kitab Fathul Mu’in merupakan salah satu kitab yang dikarang oleh Ahmad Zainuddin Alfannani, kitab ini membahas tentang fiqih dalam kitab ini cukup lengkap karena mencangkup bab thaharah hingga jinayat atau pidana,. Kitab Fathul Mu’in merupakan salah satu kitab yang banyak terdapat keindahan bahasa didalamnya, yaitu jinās,. Jinās adalah keserupaan dua lafadz dalam pengucapan, akan tetapi makna keduanya berbeda. Dalam penelitian ini bermaksud melakukan analisis jinas yang terdapat dalam Kitab Fathul Mu’in, dan berdasarkan latar belakang tersebut, maka masalah penelitian ini dirumuskan sebagai berikut : 1) Jinās apa saja yang terdapat dalam Kitab Fathul Mu’in Karya Ahmad Zainuddin Alfannani Bab (Sholat, Zakat, Puasa, Haji dan umrah, jual beli, dan ijarah ) Karya Ahmad Zainuddin Alfannani, 2) Bentuk Jinās apa saja yang terdapat dalam Kitab Fathul Mu’in Karya Ahmad Zainuddin Alfannani Bab (Sholat, Zakat, Puasa, Haji dan umrah, jual beli, dan ijarah ) Karya Ahmad Zainuddin Alfannani.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis, metode deskriptif analisis dilakukan dengan cara mendeskripsikan fakta-fakta kemudian disusul dengan analisis. Metode deskriptif analisis tidak semata-mata menguraikan melainkan juga memberikan pemahaman dan penjelasan secukupnya tentang jinās dalam Kitab Fathul Mu’in dengan menggunakan pendekatan ilmu balāghah. Setelah melakukan penelitian, maka peneliti menarik hasil dari analisis, bahwa jenis dan bentuk Jinās yang terdapat dalam kitab Fathul Mu’in Bab (Sholat, Zakat, Haji Haji dan umrah, jual beli, ijarah) karya Ahmad Zainuddin Bin Abdul Aziz Alfannani adalah : jenis Jinās, berjumlah 87 jenis Jinās, yang Meliputi 7 jenis Jinās, yaitu Jinās tām mumāsil, Jinās tām mustaufi, Jinās ghair tām naqis mudhōri’, Jinās tām , Jinās ghair tām naqis lāhi), Jinās ghair tām qolab kul, dan Jinās ghair tām qolab ba’di kulk, dan Bentuk Jinās, berjumlah 145 bentuk, yaitu terdiri dari susunan fi’il (kata kerja) dan isim (kata benda). Fi’il tersebut adalah fi’il Mādi dan Fi’il Mudōri. Isim yang terdapat dalam kitab tersebut adalah isim masdar, isim fa’il isim maf’ul dan isim jamid.  
Campur Kode Bahasa Sunda Ke Dalam Bahasa Arab Pada Percakapan Santri Pondok Pesantren Al-Basyariyah Cigondewah Bandung (Kajian Sosiolinguistik) Yoda, Fildzah Arifah; Mardiansyah, Yadi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i1.5531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan faktor-faktor campur kode pada tuturan bahasa Sunda ke dalam bahasa Arab santriwati pondok pesantren Al-Basyariyah. Pendekatan pada penelitian ini menggunakan pendekatan sosiolinguistik dengan teori campur kode Muysken, yang membagi bentuk campur kode ke dalam tiga yaitu penyisipan (insertion), alternasi (alternation), dan leksikalisasi kongruen (congruent lexicalization). Campur kode merupakan salah satu fenomena berbahasa yang menggunakan dua bahasa atau lebih dalam satu ujaran. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Adapun metode pengambilan data berupa metode simak dengan teknik sadap dan catat, dan metode cakap dengan teknik pancing berupa wawancara dengan beberapa pertanyaan untuk responden.
KETIDAKPADANAN DIKSI TERJEMAHAN ACHMAD SUNARTO DALAM BUKU TERJEMAH TA’LIM MUTA’ALIM Pamungkas, Muhammad Ibnu; Musthafa, Izzuddin; Nurhasan, Muhammad
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 1 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i1.6471

Abstract

Ta’lim Muta’alim is Syaikh al-Zarnūjī’s opus that consists of norms, ethics, and rules for gaining knowledge based on Islamic teachings. Thus, claimants of science could reach their goals to obtain it. This book was translated by Achmad Sunarto into Indonesian language and published by Husaini Publisher in Bandung. After reading it totally, researcher found mistakes in translation, especially mistakes in words selection (diction) in translation. And after analyzed it, researcher formulate the mistakes into 4 parts, (1) translation that is the result of direct transliteration from SL without considering its compability in TL, (2) existence of information loss and gain that effects the translation itself and makes it unsuitable, (3) choosing a word which is not suit with the meaning reference from the source text, (4) translation is unacceptable in TL because it is translated literally.
TASYBIH DALAM KITAB QASHIDAH BURDAH KARYA SYAIKH MUHAMMAD IMAM AL BUSHIRI Iman, Saepul; Hidayat, Deden; Supianudin, Asep
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 1 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i1.6472

Abstract

Kitab Qashidah Burdah is a book authored by Shaykh Muhammad Al Bushiri. This Qashidah in the book tells the story of the story of the Prophet Muhammad, the Apostolic privileges, the Prophet Muhammad, to the miracle. In Verse-verse contained in the book of Qashidah is very beautiful Burdah. Therefore, the very need to be examined, beauty-beauty that exists on the Poetry Book. Qashidah Burdah by using the review Balaghoh Bayan Tasybih Science in particular. The problem in this research include what type of Tasybih in the book Qashidah Burdah works of Shaykh Muhammad Imam Al Bushiri?, and how Tasybih Purpose in the book Qashidah Burdah works of Shaykh Muhammad Imam Al Bushiri?. As for the purpose of this research is to know the type and purpose of Tasybih in the book Qashidah Burdah works of Shaykh Muhammad Imam Al Bushiri. To achieve that goal this research uses descriptive analytic method. Descriptive analytic method is done by means of descript the data in the form of a word or phrase containing Tasybih, then proceed with the analysis. This research uses the study of science science approach with Parrot Balaghah.  Conclusion of this research is that the Tasybih contained in the book of Qashidah Burdah works of Shaykh Muhammad Imam Al Bushiri 11 types of Tasybih, such as: Tasybih Mursal Mufashshal on get at 4 Temple of poetry, Tasybih Puberty in the get on 2 the Temple of poetry, Tasybih Mursal Mujmal Temple poems on 2, Tasybih Mufashshal Ghoiru Tamtsil Mursal at 2 Temple of poetry, Tasybih Muakkad Mufashshal at 2 Temple of poetry, Tasybih Mursal Mufashshal Tamtsil at 7 Tasybih poetry, Mursal Temple on Temple 5 poems Tasybih Mujmal Temple poems 1 Tasybih, Muakkad Mufashshal Tamtsil at 1 Temple of poetry, and Tasybih Muakkad Mujmal Maqlub 1 Temple, Tasybih Dhimny Temple on 12 verses. The purpose of Tasybih found in: Bayan musyabbah al things in 28 Temple of poetry, Bayan al imkan musyabbah in poetry, Tazyin Temple 3 al musyabbah in the 5th stanza poem, Mengongkritkan musyabbah Temple in three verses, and Bayan miqdar al musyabbah thing in 3 Temple poems
GAYA BAHASA CINTA JIBRAN KHALIL JIBRAN DALAM NOVEL “AL-AJNIḤAT AL-MUTAKASSIRAT” (Kajian Stilistika) Fathurohman, Rendi; Syasi, Muhammad; AD, Ahmad Qonit
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 1 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i1.6473

Abstract

This article aims to explain the style that is identified in Jibran Khalil Jibran’s novel “al-Ajnihat al-Mutakassirat”. The style includes diction, sentence, figurative language and meaning effect based on Ahmad Sayyeb’s theory that is clearness, force, beauty, and pressing. The styles used by Jibran includes 1) Diction that is repeating the same sound in makhraj and using synonyms, and 2) The sentence includes mumtaddah, muta’addidah, murakkabah, and mutasyābikah. 3) Figurative language includes figure of thought and figure of speech. The figure of thought includes simile, metaphor, personification, metonymy, and sinekdok. The figure of speech includes repetition, parallelism, paradoks, anaphora, and polisidentol. 4) Meaning effect includes clearness, force, beauty, and pressing
SIMBOL KEKERASAN POLITIK DI IRAK ERA KEPEMIMPINAN SADDAM HUSSEIN DALAM NOVEL UKHRUJ MINHA YA MAL’UN KARYA SADDAM HUSSEIN (KAJIAN SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE) Soemargono, Ahmad Bambang; Ainusyamsi, Fadlil Yani; Taufiq, Wildan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 2 No 1 (2019): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v2i1.6474

Abstract

Penelitian ini berjudul simbol kekerasan politik di Irak era kepemimpinan Saddam Hussein dalam novel Ukhruj Minha Ya Mal’un Karya Saddam Hussein. Saddam Hussein adalah seorang presiden di negara Irak sekaligus sastrawan yang hebat. Ia menggunakan karya sastra sebagai alat pengkritik untuk melawan kekerasan-kekerasan yang dilakukan musuhnya. Seperti dalam novel Ukhruj Minha Ya Mal’un yang didalamnya banyak menceritakan kelicikan dan kejahatan yang dilakukan oleh musuhnya yaitu Amerika. Ia juga menciptakan beberapa karya sastra diantaranya novel yang berjudul Zabibah Wa al-Mulk, al-Qal’ah al-Hashinah, Rijal Wa Madinah dan Ukhruj Minha Ya Mal’un. Maka dari itu, peneliti menggunakan novel sebagai objek dalam penelitian ini.Tujuan dari penelitian ini bertujuan untuk memahami simbol  kekerasan politik di Irak era kepemimpinan Saddam Hussein dan mendeskripsikan makna kekerasan politik yang terdapat dalam novel Ukhruj Minha Ya Mal’un karya Saddam Hussein. Sehingga dalam novel tersebut, dapat diketahui variasi kekerasan politik yang disimbolkan.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berdasarkan sesuai dengan hasil menelaah dan mengkaji sumber data yang didapatkan dari novel Ukhruj Minha Ya Mal’un. Sedangkan kajian yang digunakan dalam penelitian ini adalah konsep triadik Semiotika Charles S. Peirce, yaitu mengungkap Representamen (R), Objek (O), serta Interpretan (I).Berdasarkan analisis, penelitian ini ditemukan 20 data yang memberikan simbol-simbol kekerasan politik, diantaranya: (1) kekerasan tidak langsung (indirect violence); (2) kekerasan alienatif (alienative violence); (3) kekerasan refresif (represif violence); (4) peperangan; (5) revolusi. Kekerasan politik adalah suatu kondisi yang sangat tidak ingin dihadapi oleh sebagian besar dari  masyarakat serta hanya menguntungkan bagi elit politik saja. Karena hal itu, dengan adanya analisis ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menjadi dasar dalam mengenal dan mengetahui variasi dari kekerasan politik yang biasa terjadi disekelilingnya.Â