cover
Contact Name
Yadi Mardiansyah
Contact Email
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Phone
+6281313446559
Journal Mail Official
hijai.bsa@uinsgd.ac.id
Editorial Address
Fakultas Adab dan Humaniora UIN Sunan Gunung Djati Jl. AH Nasution 105 Cibiru Bandung
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
ISSN : -     EISSN : 26211343     DOI : https://doi.org/10.15575/hijai
Core Subject : Education,
Hijai Journal is managed by Arabic Department , State Islamic University of Sunan Gunung Djati and Asosiasi Prodi Bahasa dan Sastra Arab (AP-BSA). It publishes research reports on Arabic language and Literature such as linguistics, literary studies and criticism, translation, and multidisciplinary research such as language and politics, as well as literature and psychology.
Articles 194 Documents
`ARUDL, QAFIYAH, DAN PESAN MORAL PADA PUISI- PUISI AL-`AINIYYAH DALAM ANTOLOGI QAIS BIN DZARIH Afifah, Hana Zulfa; Jamjam, Ajang
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i1.7568

Abstract

Penyair menggunakan puisi sebagai sarana untuk mengungkapkan ide, imajinasi, dan keadaan yang sedang dialami. Dalam masyarakat Arab, puisi dikenal sebagai syair. Syair Arab memiliki aturan- aturan tersendiri tentang ritme (wazan) dan rima (qafiyah). Aturan- aturan tersebut kemudian dipelajari dalam suatu ilmu yaitu ilmu`arudl dan ilmu qawafi. Sebuah karya sastra pun tak lepas dari adanya pesan yang terkandung didalamnya baik secara tersirat maupun tersurat. Pesan tersebut dinamakan amanat.Objek yang digunakan dalam penelitian ini yaitu qashaid al-`ainiyyah dalam diwan Qais bin Dzarih. Terdiri dari sembilan judul puisi dan 110 bait. Namun yang dijadikan sampel penelitian hanya 55 bait. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui vareasi `arudl dan dlarab, untuk mengetahui qafiyah, serta untuk mengetahui pesan moral yang terkandung pada qashaid al-`ainiyyah dalam diwan Qais bin Dzarih.Hasil penelitian pada qashaid al-`ainiyyah dalam diwan Qais bin Dzarih yaitu: qashidah ini menggunakan bahar thawil, bahar wafir, dan bahar khafif. Taf`ilah `arudl dan dlarabnya ada yang terkena zihaf makhbun, zihaf maqbudl, dan `illat mahdzuf. Adapun bentuk qafiyahnya yaitu qafiyah muthlaqah. Kata qafiyahnya terdiri dari setengah kata dan satu kata. Huruf qafiyahnya yaitu rawi huruf `ain, washal, ridif, ta’sis, dan dakhil. Harakat qafiyahnya yaitu majra, hadzwu, isyba’ dan rass. Nama qafiyahnya yaitu mutawatir, dan mutadarak. ‘Uyub qafiyah yang ditemukan yaitu sinad hadzwu, terletak pada qashidah pertama. Amanat yang terkandung didalamnya yaitu berkorban untuk kebaikan.
Improving the Teaching of Arabic Through the Effective Use of YouTube Jumah-Alaso, Salih Muhammad; Onisabi, Abdullahi Shehu
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 2 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i2.7918

Abstract

This study examines ways of improving Arabic's teaching and learning process by applying YouTube video clips as audio-visual aids. Eighteen Arabic students in Kaduna State College of Education and Kwara State University constituted the study sample. A descriptive method with Pre-test and Post-test was conducted. Data were collected through the essay writing, translation, and structure test. The data were analyzed through the descriptive statistics of frequency (f) and percentage (%). The study findings revealed that the subjects performed better and demonstrated linguistic communicative competence in Arabic. Finally, the study recommends that YouTube videos should be integrated into the Arabic teaching-learning process.
Pengaruh Penggunaan Whatssapp dan Metode Pembelajaran Based Learning Pada Pembelajaran Bahasa Arab Nurazmi, Isti Azhura
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 2 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i2.8656

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan tentang penerapan penggunaan aplikasi daring whatssapp dan metode pembelajaran project based learning khususnya pada program pendidikan jarak jauh di masa pandemi covid-19 ini di Mts Al-Wathoniyah Al-Hamidiyah. Kombinasi penggunaan whatssapp dan metode pembelajaran project based learning lebih efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Dalam melakukan penelitian, peneliti menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode case study. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Di dalam penelitian ini, peneliti mengambil 4 aspek pembelajaran untuk dijadikan fokus penelitian, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan faktor kekurangan dan kelebihan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa terdapat kegiatan perencanaan pembelajaran selama dilaksanakannya pendidikan jarak jauh. This study aims to describe the use of WhatsApp and project-based learning method, especially in the program distance education during the COVID-19 pandemic at MTs Al- Wathoniyah Al-Hamidiyah. The combination of using these methods is effective in improving students learning outcomes. The qualitative approach with the case study method is used here. The researcher takes four aspects of learning to focus on the study: planning, implementation, evaluation, and lack and strength factors. The results show that there are activities for planning the learning of distance education.
Ideologi Patriarki dalam Novel Wa Nasitu Anni Imra'ah Karya Ihsan Abdul Quddus Arianty, Monika Wulan; Rohanda, Rohanda; Budiharjo, Imam Ghozali
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 1 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i1.8779

Abstract

Peran laki-laki dalam mengatur perempuan bukan hanya terjadi di dunia nyata namun hal tersebut terjadi pula di dalam karya sastra khususnya pada masyarakat Mesir dalam Novel Wa Nasitu Anni Imraah karya Ihsan Abdul Quddus. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unsur struktural berupa alur, tokoh dan penokohan serta latar dan untuk mengetahui ideologi patriarki yang melliputi subordinasi, stereotipe dan kekerasan gender. Penelitian ini menggunakan sumber data berupa novel yang berjudul Wa Nasitu Anni Imraah karya Ihsan Abdul Quddus. Dalam penelitian ini ditemukan adanya unsur struktural berupa alur, tokoh dan penokohan serta latar dan juga menemukan ideologi patriarki berupa subordinasi, stereotipe dan kesetaraan gender. Ideologi patriarki yang muncul dalam masyarakat tersebut dapat membatasi gerak perempuan, baik dalam ranah domestik maupun dalam ranah publik.
YERUSALEM DALAM PUISI AL-QUDS KARYA NIZAR QABBANI (Kajian Semiotika Charles Sanders Pierce) Sahida, Astri Aspianti; Supriadi, Dedi
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 2 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i2.8795

Abstract

Konflik di Palestina-Israel menjadi perbincangan panjang dunia. Perang yang berlangsung sejak masa kekhalifahan itu terus terjadi hingga kini. Yerusalem atau Al-Quds biasa orang Arab menyebutnya sebagai kota yang indah, bukan hanya dari segi bangunannya namun juga memiliki kedudukan inti dari ketiga agama samawi, tiga simbol hidup damai dengan berdampingan. Tujuan penelitian ini untuk memaparkan deskripsi atau situasi kondisi Yerusalem dalam puisi Al-Quds serta mendeskripsikan makna dari simbol yang terdapat didalamnya. Metode yang digunakan ialah deskriptif analitik. Adapun teori pendekatan yang digunakan ialah teori pendekatan semiotika Charles Sanders Peirce untuk menjelaskan proses semiosis segitiga tanda atau yang kita kenal sebagai triadik untuk mengetahui Representament, Object, dan Interpretant, kemudian dihubungkan dengan sejarah yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian dalam puisi Al-Quds karya Nizar Qabbani yang terdiri dari 39 bait tersebut dapat disimpulkan bahwa keadaan yang tergambar dalam puisi menunjukan kondisi Yerusalem atau Al-Quds yang sedang bersedih akibat perang yang berlangsung sejak lama. Pengarang dengan gaya bahasa yang selalu mengindikasikan sebuah ratapan, seakan menggambarkan bahwa tidak ada satupun hal yang dapat ia lakukan. Nizar Qabbani banyak menggunakan kata tanya dalam puisinya guna menjadi bahan muhasabah diri bahwa apa yang harusnya kita lalukan sebagai sesama manusia kepada para pembacanya. Dan tidak hanya itu, dalam puisi pun terekam dampak buruk terjadi yang diakibatkan oleh perang itu sendiri. Long conflicts of Israel-Palestine have been an animated topic of discussion everywhere in the world. This paper aims to unveil Jerusalem's description in poetry entitled Al-Quds by Nizar Qabbani and describe the symbols' meaning. The method used is descriptive analytics. The theoretical approach used is the semiotics theory by Charles Sanders Peirce, sign triangle or triadic to find out the Representament, Object, and Interpretant, and try to connect its history. The study reveals that poetry consists of 39 stanzas depicts the dreadful situation in Jerusalem due to constant conflicts there. His language style is a multitude of laments that illustrate nothing we can do in this hopeless, desperate predicament of endless war. He uses question words in his poetry for muhasabah (self-retrospections) he believes we should do as fellow human beings. The poetry also records all the war's harmful effects, where the hope for peace settlement as a final solution seems going amiss.
RAGAM BAHASA SANTRI DI PONDOK PESANTREN Nugraha, Eghy Farhan; Taufiq, Wildan; Halim, Muhammad Abdul
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 4 No 2 (2021): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v4i2.9298

Abstract

ABSTRAK            Gejala campur kode dan interferensi merupakan akibat dari adanya penutur bilingual atau multilingual. Begitu pula yang terjadi dengan subjek peneliti di pondok pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Singaparna Tasikmalaya yang memiliki santri dari latar belakang yang berbeda.            Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk dan faktor-faktor campur kode serta interferensi yang terdapat dalam tuturan santri pondok pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Singaparna Tasikmalaya.            Adapun penelitian ini bersifat deskriptif analitik. Dalam metode pengumpulan data, peneliti menggunakan metode simak dan cakap. Metode simak hanya menggunakan teknik sadap dengan merekam percakapan melalui aplikasi smartphone. Dalam metode cakap, peneliti menggunakan teknik pancing serta rekaman. Kemudian data dianalisis dengan mencari tuturan santri pondok pesantren Al-Furqon Muhammadiyah Singaparna yang didalamnya mengandung campur kode dan interferensi.            Hasil dari penelitian ialah berupa bentuk campur kode ke luar dan ke dalam yang berwujud penyisipan kata dan frase. Adapun interferensi bahasa terjadi pada tataran fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Faktor-faktor penyebab terjadinya campur kode dan interferensi dalam tuturan santri pondok pesantren Al-furqon Muhammadiyah Singaparna ialah berdasarkan asal usul penutur berasal, kebergantungan dengan bahasa Ibu, dan kurangnya padanan kata pada bahasa penerima.  Kata Kunci: Tuturan santri, Campur kode, Interferensi.
RAMALAN MENURUT IMAM JA’FAR ASH-SHADIQ DALAM NASKAH ‘ADZĪMAH-FĪ ‘ILM AR-RAMLI (Kajian filologi) Supianudin, Asep; Agustin, Neli
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 3 No 2 (2020): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v3i2.9511

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan deskripsi naskah, suntingan dan terjemahan teks serta mengetahui isi kandungan teks. Adapun salah satu manfaatnya yaitu memperkaya khazanah pengetahuan mengenai ilmu meramal. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif untuk mendeskripsikan naskah diantaranya yaitu keadaan naskah, bahan dan ukuran naskah, metode standar untuk menyunting naskah, dan metode analisi isi untuk menganalisis isi naskah, mengenai transliterasi menggunakan kaidah transliterasi aksara Arab-Latin tahun 1987, dan terjemahan menggunakan terjemahan setengah bebas Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli karangan imam Ja‟far ash-Shadiq terdiri dari 56 halaman, berukuran 18,19 cm x 15,3  dan  aksara  yang  digunakan  yaitu  aksara  Arab.  Pada  naskah tersebut tidak terdapat nomor halaman, keadaan naskah masih bagus dan lengkap. Bentuk-bentuk kesalahan baik disengaja ataupun tidak disengaja yang ditemukan dalam naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli sebagai hasil pengkajian filologi dikelompokan kedalam tiga kategoris yaitu:  substitusi  (013),  adisi  (84)  dan  omisi  (14).  Dari  keseluruhan kasus salah tulis tersebut, kasus substitusi merupakan kasus terbanyak. Adapun isi naskah „Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli diklasifikasikan menjadi tiga  macam,  yaitu:  tata  cara  meramal  yang  menggunakan  kerikil, bentuk-bentuk kerikil dengan jumlah 16 bentuk, dan arti dari bentuk- bentuk kerikil dengan jumlah 16 arti. This research aims to serve the ‘"Adzimah Fī ‘Ilm Ar-Ramli" by Imam Ja’far Ash-Shadiq manuscript description, editing, translation, and the text's content. One of its benefits is to enrich the knowledge treasure concerning the science of fortune-telling. The method uses a descriptive method to describe the manuscript, including the condition, material, size of the manuscript, the standard method in editing the manuscript, and the content analysis method to analyze the manuscript content. The manuscript translation uses the translation principle of Arabic- Alphabetic script 1987 and a half free translation. The result shows that the manuscript consists of 56 pages, 18,19 cm x 15,3 cm in size, and an Arabic script. It does not have page numbers, and it is in excellent and complete condition. The forms of error, as the result of the philological analysis, are divided into three categories: substitution (310), addition (84), and omission (14). The substitution denotes the majority of all writing error cases. Then, the content is classified into three types: the way of telling fortune uses gravel. There are 16 different forms of gravel, indicating 16 different meanings.
KESELARASAN HURUF AKHIR DALAM KITAB MATAN ZUBAD KARYA SYEKH AHMAD RUSLAN ASY-SYAFI’I Hidayat, Muhammad Taufiq; Karman, Karman; Nurhasan, Muhammad
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 4 No 2 (2021): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v4i2.11560

Abstract

As - Saja’ merupakan suatu kesatuan huruf akhir pada dua fasilah atau susunan kalimatnya baik kalimat awal, tengah dan akhir. Yang dimaksud dengan fasilah bisa termasuk bait, ayat, kalimat atau penggalan kalimat. Dan sajak sajak menentukan pelafalan dan perulangan bunyi yang sama pada awal, tengah dan akhir kalimat yang ditentukan dengan sebuah pola bunyi atau pola persajakan sehingga menimbulkan keindahan dari segi bentuk pelafalannya pada akhir kata huruf akhirnya.Dalam peneletian ini membahas tentang jumlah dan jenis jenis saja’ dan sajak yang terdapat pada sebuah kitab matan zubad yang dikarang oleh ulama mahsyur yaitu syekh ahmad ruslan asy-syafi’i. Dengan menggunakan jenis jenis Saja’ dan sajak yang ditinjau dari segala aspek. Kemudian mengetahui jumlah saja’ dan sajak yang terdapat dalam kitab tersebut. Dengan adanya ilmu saja’ yang ditunjang dengan ilmu sajak pengarang dapat menentukan bunyi dan nada huruf serta keserasian dalam dua fasilah.Metode yang digunakan peneliiti dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan Ilmu Badi, yaitu mendeskripsikan data dengan cara menentukan kalimat akhir yang sesuai dengan Wazannya agar dapat menemukan jenis-jenis Saja’ dan menentukan pola bunyi pada awal, petengahan dan akhir sebuah kalimat atau fashilah agar dapat menentukan jenis – jenis sajak dalam kitab Matan Zubad karya Syekh Ahmad Ruslan Asy-Syafi’i.Hasil penelitian yang terdapat dalam kitab Matan Zubad ini menghasilkan kesimpulan bahwa jenis-jenis Saja’ bila ditinjau berdasarkan fasilahnya terdapat 3 jenis Saja’ diantaranya Saja’ Muthorrof, Murashsha dan Mutawadzi dan jumlah sajak bila diinjau berdasarkan jenisnya terdapat 4 jenis diantaranya sajak awal, tengah, akhir dan sajak  merata. Jumlah Saja’ dalam kitab ini adalah 45 dan jumlah sajak adalah 47 dari total keseluruhan data fasilah yang peneliti teliti sebanyak 48 bait.
PENGARUH MADRASAH KUFAH DALAM KITAB NAHWU YANG DIAJARKAN DI INDONESIA Sa'diyah, Halimatus; Abdurahman, Maman; Sopian, Asep
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 4 No 1 (2021): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v4i1.12741

Abstract

تناقش هذه الدراسة مدرسة الكوفة التي كان لها تأثير كبير على تطور اللغة ، خاصة في استخدام المصطلحات في كتاب النحو. استخدمت هذه الدراسة منهج الدراسة الأدبية والمنهج النوعي لمعرفة تأثير مدرسة الكوفة على الكتاب الذي يستخدمه الطلاب الإندونيسيون لتعلم اللغة العربية وهو كتاب الجرمية. وأظهرت نتائج الدراسة أن ابن عجورم مؤلف الكتاب من أتباع مدرسة الكوفة ، ويدل على ذلك العديد من المصطلحات المستخدمة في مدرسة الكوفة والتي تستخدم أيضا في كتاب الجرمية على النحو التالي: (1) استخدام مصطلح الخفض للإشارة إلى اعراب اسم الذي يتميز بكسره وليس جر (2) استخدام المصطلح "المفعول الذي لم يسم فاعله لمصطلح الفاعل في الفعل المبني للمجهول ، وليس لمصطلح نائب الفاعل. (3) استخدام مصطلح كيف ما هو جزء من الأفعال الجوازم أو عامل الذي يمكن أن يضع فعل مضارع في مرتبة المجزوم كما يعتقد علماء الكوفة. (4) وعلامة الاسم هي إدراج الألف واللام كما يعتقد علماء الكوفة ، أما عند علماء البصرة فإن هذا هو حكم الألف واللام. لا السيفة. (6) استخدام الأسماء الخامسة وهي أبوك، أخوك، حموك، فوك، ذو مال، بينما استخدم علماء البصرة الأسماء الستة بإضافة هنوك.]This study discusses the Kufah Madrasah which has had a lot of influence on the development of Nahwu, especially on the use of terms in the Arabic grammatical book. This study used a literary study method and a qualitative approach to find out the influence of the Kufah madrasah on the book used by Indonesian students to learn Arabic, namely the al-Jurumiyah book. The results of the study show that Ibn Ajurrum, the author of the book, is a follower of the Kufa madrasah, this is indicated by the many terms used in the kufah madrasah which are also used in the al-Jurumiyah book as follows, (1) the use of the term al-khafd for i'rab isim which marked by kasroh, not the term jarr; (2) the use of the term al-maf'ul al-ladhi lam yusamma fa'iluh for the term subject in the passive verb, not the term na'ib al-fa'il; (3) the use of the term kayfama is part of al-af'al al-jawazim or of amil (particle) which can put fi'il mudari 'into the majzum position, as believed by kufah scholars; (4) the sign of a noun is the inclusion of alif and lam as believed by Kufah scholars, whereas according to the scholars of Basrah, this is the rule of alif and lam (5) the use of the term an-na'at, not al-sifah; (6) the use of al-asma al-khamsah, namely abuka, akhuka, hamuka, fuka, dhu mal, while Basrah scholars used al-asma al-siita by adding hanuka.
KESALAHAN TULIS DALAM NASKAH AL-MI’RAJ BUNTET PESANTREN (Kajian Filologi) Muharam, Muhamad Zaki; Heryani, Yani; Rachtikawati, Yayan
Hijai - Journal on Arabic Language and Literature Vol 4 No 2 (2021): Hijai - Journal on Arabic Language and Literature
Publisher : Bahasa dan Sastra Arab, Fakultas Adab dan Humaniora, UIN Sunan Gunung Djati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/hijai.v4i2.12770

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan deskripsi naskah, suntingan, terjemahan, transliterasi dan kandungan isi teks pada naskah Al-Mi’raj  Buntet Pesantren. Adapun manfaat dari penelitian ini adalah menumbuhkan minat dalam pengkajian, penelitian dan pelestarian naskah kuno di Indonesia. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif, metode standar dan metode analisis isi. Metode deskriptif digunakan untuk mendeskripsikan informasi mengenai naskah. Metode standar digunakan dalam proses suntingan teks. Metode analisis isi digunakan untuk menganalisis isi naskah  Al-Mi’raj  Buntet Pesantren dan hubungannya dengan kitab Qishoh Al-Mi’raj karya Imam Najmuddin Al-Ghoity. Naskah Al-Mi’raj Buntet Pesantren terdiri dari 66 halaman. Terdapat 274 kesalahan tulis berupa; 268 subtitusi, 5 omisi  dan 1 adisi. Kemudian terdapat kesamaan tema, alur dan jenis antara naskah Al-Mi’raj  Buntet Pesantren dan kitab Qishoh Al-Mi’raj karya Imam Najmuddin Al-Ghoity.